PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Tujuan dan Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
- Pengertian Sistem Informasi Akuntansi
- Sistem Informasi Berbasis Komputer
- Pengolahan Data Akuntansi Berbasis Komputer
- Pengendalian Intern dalam sistem Electronic Data Processing
- Kerangka Pikir
Menurut Bodnar, pengolahan data elektronik adalah penggunaan teknologi komputer untuk melakukan pengolahan data transaksional dalam suatu organisasi. Kelebihan dan manfaat pengolahan data melalui sistem pengolahan data elektronik pada perusahaan adalah sebagai berikut. Kecepatan pengolahan data dengan EDPS sangat berbeda dengan pengolahan data manual.
Sistem Pengolahan Data Sistem pengolahan data elektronik merupakan salah satu pengembangan alat pengolahan data yang sangat diperlukan dalam sistem informasi suatu perusahaan.
METODE PENELITIAN
Lokasi dan Waktu Penelitian
Jenis Data
Data sekunder yaitu data yang diperoleh peneliti secara tidak langsung dari sumber seperti data eksternal yaitu data yang diperoleh dari pihak luar. Contoh data sekunder antara lain: buku, artikel dan bahan perkuliahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Untuk memperoleh data-data yang diperlukan sehubungan dengan penelitian dan persiapan, penulis menggunakan tiga metode, yaitu: observasi/.
Metode wawancara yaitu pengumpulan data melalui tanya jawab langsung dengan pihak perusahaan, khususnya pada bagian yang berkaitan dengan penelitian. Metode observasi adalah dengan melakukan observasi langsung maupun tidak langsung terhadap kegiatan yang berkaitan dengan penerapan VGP pada SIA di PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar.
Sistematika Pembahasan
Hingga saat ini, PT Jamsostek (Persero) memberikan perlindungan pada 4 (empat) program, antara lain Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua. JHT) dan Jaminan Pelayanan Kesehatan (JPK) bagi seluruh pekerja dan keluarganya. Tugas : Melakukan pengolahan data dan pencetakan KPJ, KPK, SPA, SPI, DUTK, duplikat sertifikat KPJ, D/P PSJHT, daftar KPJ, daftar KPK, daftar tertanggung. PT Jamsostek (Persero) memberikan perlindungan pada 4 (empat) program yang meliputi Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) bagi seluruh pekerja dan keluarganya. .
SIPT (Sistem Informasi Pelayanan Terpadu) khusus digunakan dalam kaitannya dengan pekerja dan perusahaan baru. Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar mempunyai Account Officer dan Teknis Pengolahan Data Informasi untuk mengelola komputer, serta seorang Arsiparis yang tugasnya menyimpan setiap dokumen yang telah lengkap. Pengolahan data elektronik pada perusahaan juga memerlukan penanganan yang baik tanpa melupakan pengendalian fasilitas dan sistem yang ada.
Kontrol umum (Kontrol umum). 1) Pengendalian perangkat keras dilaksanakan untuk menjamin kegiatan pengolahan data lebih teratur, lancar, tepat waktu, terpadu dan akurat. Pengolahan data elektronik dengan menggunakan komputer pada perusahaan juga memerlukan penanganan yang tepat, tidak melupakan fasilitas dan sistem yang ada. Secara keseluruhan, teknologi informasi dapat lebih ditingkatkan dengan memanfaatkan pengolahan data yang ada di lingkungan PT Jamsostek.
GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN
Sejarah Singkat Perusahaan
Penyelenggaraan program jaminan sosial merupakan salah satu tanggung jawab dan kewajiban negara untuk memberikan perlindungan sosial ekonomi masyarakat. Sesuai dengan kemampuan keuangan negara, Indonesia, seperti berbagai negara berkembang lainnya, mengembangkan program asuransi sosial berbasis funded social Insurance, yaitu asuransi sosial yang dibiayai oleh peserta dan masih terbatas pada masyarakat yang bekerja di sektor formal. Sejarah terbentuknya PT Jamsostek (Persero) melalui proses yang panjang, dimulai dari Undang-undang No. 33/1947 juncto UU No. Sehubungan dengan PMP No. 8 Tahun 1956 tentang Peraturan Bantuan Usaha Kesehatan Pekerja, PMP No. 15 Tahun 1957 tentang Pendirian Yayasan Pekerjaan Sosial, PMP No. 5 Tahun 1964 tentang Pendirian Yayasan Dana Jaminan Sosial (YDJS), pengesahan UU No. 14/1969 tentang Prinsip-Prinsip Kerja, secara kronologis proses penciptaan jaminan sosial bagi pekerja semakin transparan.
Setelah mengalami kemajuan dan perkembangan baik dari segi landasan hukum, bentuk perlindungan maupun cara pelaksanaannya, suatu tonggak sejarah penting dicapai pada tahun 1977 dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 33 Tahun 1977 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Hukum. program jaminan sosial. Program Jamsostek memberikan perlindungan dasar untuk memenuhi kebutuhan minimum pekerja dan keluarganya, memberikan jaminan bagi kelangsungan aliran pendapatan keluarga untuk menggantikan sebagian atau seluruh hilangnya pendapatan akibat risiko sosial. Selain itu, pada akhir tahun 2004, pemerintah juga mengundangkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, tentang perubahan UUD 1945 dengan perubahan Pasal 34 ayat 2, yang didalamnya Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) ) memutuskan untuk mengadopsi amandemen yang telah diratifikasi, yang sekarang berbunyi: "Negara akan mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan akan memberdayakan masyarakat yang lemah dan kurang beruntung sesuai dengan martabat kemanusiaan."
Manfaat perlindungan ini dapat memberikan rasa aman kepada pekerja sehingga dapat lebih berkonsentrasi dalam meningkatkan motivasi dan produktivitas kerja. Dengan implementasi yang semakin maju, Program Jaminan Sosial tidak hanya memberikan manfaat bagi pekerja dan pengusaha, namun juga berperan aktif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan bangsa di masa depan.
Visi dan Misi Perusahaan
Struktur Organisasi Perusahaan
Kantor Cabang dipimpin oleh Kantor Cabang yang dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh bidangnya masing-masing. Setiap kepala lapangan dibantu dalam pelaksanaan fungsi dan tugasnya oleh staf di bidangnya masing-masing. Di bawah ini kami jelaskan tugas masing-masing bagian dalam perusahaan yang tentunya disesuaikan dengan struktur organisasi perusahaan yang bersangkutan.
Tugas: Perluasan keanggotaan dan pengolahan data informasi perusahaan sasaran untuk mencapai tujuan keanggotaan dan tertib pengelolaan keanggotaan. Memantau kinerja AO program khusus dan melatih AO program khusus untuk mencapai tertib pengelolaan. Tugas: Melakukan registrasi pengembangan keanggotaan untuk memenuhi tujuan keanggotaan, biaya keanggotaan dan meningkatkan layanan program khusus.
Mengkoordinasikan penyelesaian klaim tepat waktu dan mengawasi layanan garansi serta menanggapi keluhan peserta untuk mencapai kepuasan peserta. Tugas : Verifikasi dokumen keanggotaan, biaya, jaminan dan pemberian pelayanan termasuk pelayanan keanggotaan, biaya pengajuan jaminan dan pemberian informasi dalam menangani pengaduan peserta. Merencanakan arus kas berdasarkan RKAP yang telah disetujui, yang akan digunakan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan cabang.
Kegiatan Usaha
Tugas operator data mengolah data dan mencetak KPJ, KPK, SPA, SPI, DUTK, duplikat sertifikat KPJ, D/P PSJHT, daftar KPJ, daftar KPK, daftar tertanggung. Oleh karena itu, fungsi dan peran pengendalian dalam sistem pengolahan data tidak dapat diabaikan. Salah satu bentuk pengendalian pengeluaran dalam suatu perusahaan adalah laporan (report) yang dihasilkan dari sistem pengolahan data perusahaan yang terkomputerisasi, sebelum didistribusikan kepada pengguna, terlebih dahulu diperiksa keakuratannya dengan pengendalian keluaran.
Semua itu merupakan upaya penyalahgunaan atau kesalahan dalam pengolahan data perusahaan, baik disengaja maupun tidak disengaja. Dengan suasana kerja yang kondusif ini diharapkan para pegawai dapat bekerja dengan sebaik-baiknya sehingga informasi hasil pengolahan data dapat bebas dari kesalahan. Menurut penulis, pengendalian penggunaan komputer dalam pengolahan data elektronik sudah cukup memadai, meskipun masih terdapat kekurangan disana-sini yang belum dapat ditutupi.
Namun satu hal yang bertekad dilakukan perusahaan adalah terus berupaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi usaha, hal ini dapat dibuktikan dengan tindakan yang dilakukan perusahaan dalam menerapkan pengendalian sistem otomasi dalam pengolahan data elektronik, seperti: penulis jelaskan sebelumnya. Pengolahan data berperan dalam menunjang kelengkapan informasi sehingga lebih efektif dan efisien dalam pengambilan keputusan. Dengan mengolah data akuntansi secara elektronik yaitu menggunakan komputer, kesalahan yang sering terjadi pada pengolahan manual dapat diminimalisir.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
Dalam pengelolaan dan pembuatan akun sebagai suatu sistem informasi akuntansi yang akurat, relevan dan kredibel, PT (Jamsostek) Kantor Cabang Makassar telah memanfaatkan komputer sebagai sarana untuk menciptakan sistem informasi akuntansi yang akurat, relevan dan kredibel. Sistem akuntansi yang diterapkan di PT Jamsostek (Persero) dimulai dari: a) Kepesertaan, untuk menangani transaksi-transaksi yang berkaitan dengan . keanggotaan, kontribusi, persyaratan dan jaminan atas informasi dan laporan. Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar merupakan informasi yang berkaitan dengan pembiayaan yaitu laporan keuangan yaitu: laporan neraca, laporan laba/rugi, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas.
Jamsostek (Persero) juga menggunakan jaringan LAN dan Internet: a) Dengan menggunakan teknologi LAN yang digunakan oleh perusahaan. Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Makassar pada servernya menggunakan Windows server 2003, Windows server 2008 dan Linux, sedangkan pada client menggunakan Windows XP dan Windows 7. Sistem Terintegrasi adalah program komputer yang berfungsi menangani transaksi yang berkaitan dengan keanggotaan, kontribusi, klaim dan Jaminan atas informasi dan laporan.
PT Jamsostek menggunakan UPS (Uninterruptible Power System), dimana alat ini selalu siap untuk mengatasi permasalahan listrik padam secara tiba-tiba. 2) Kontrol akses. Contoh pengendalian ini adalah mengotorisasi seluruh data yang akan dimasukkan ke dalam komputer, mencatat jenis bukti transaksi yang sedang diproses beserta jumlahnya, memverifikasi seluruh bukti transaksi dan membandingkannya dengan jumlah yang dimasukkan oleh pengguna. . Misalnya, jika departemen pemasaran menemukan kesalahan setelah data tiba di departemen TI untuk diproses, departemen pemasaran tidak dapat lagi menggunakan data di komputernya dan harus melaporkannya.
Pembahasan
Fungsi server publik gedung di sini adalah untuk mengelola pengguna atau perusahaan di luar perusahaan Jamsostek (antar cabang atau kantor wilayah Jamsostek), sedangkan server lokal sendiri berfungsi untuk mengelola pengguna yang berada di dalam gedung Jamsostek. Penggunaan backup dan recovery data juga mendukung pengendalian nyata sistem ini untuk melindungi jika file yang ada hilang atau rusak. Terhadap seluruh sistem keamanan yang digunakan oleh perusahaan, pemeriksaan yang dilakukan oleh perusahaan antara lain dengan melakukan pengujian terhadap program yang digunakan sedemikian rupa sehingga benar-benar sistem yang bebas dari kesalahan.
Seluruh tindakan pengendalian yang ada di PT Jamsostek (Persero) juga sangat mendukung dengan suasana kerja yang sangat mendukung baik dari segi lokasi maupun psikologis. Tenaga kerja yang ada harus selalu mengimbangi perkembangan sistem otomasi yang semakin canggih dan berkembang. Di sisi jaringan data, hal ini diharapkan dapat mengurangi konektivitas jaringan ke server dan kantor pusat pada saat kegiatan operasional pengolahan data online.
Kuesioner ini bertujuan untuk memperoleh data mengenai penerapan pengolahan data elektronik pada sistem informasi akuntansi di PT Jamsostek (Persero) kantor cabang Makassar untuk menyelesaikan skripsi kami di jurusan akuntansi Fakultas Ekonomi Unismuh Makassar. Untuk itu Anda diharapkan menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam kuesioner ini sesuai dengan fakta yang ada. Penggunaan backup dan recovery data sangat mendukung untuk melindungi jika file yang ada hilang atau rusak.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Selain informasi tersebut telah dihasilkan beberapa informasi antara lain: Daftar Voucher, Neraca Saldo, Buku Harian Rekapitulasi, Rekapitulasi Peringatan, Bagan Buku Besar, Narasi Lacak, Realisasi Anggaran, Bunga JHT, Daftar Saldo Deposito, MIS Keuangan, Akuntansi dan Investasi, Laporan Lampiran.
Saran
Kesediaan anda meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner ini sangat berharga bagi kami, untuk itu peneliti mengucapkan terima kasih. Sistem jaringan yang dimiliki adalah jaringan yang terhubung dengan jaringan komunikasi data, misalnya LAN dan Internet atau yang lainnya.