BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
52
Dari berbagai pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa, dengan adanya pengajian rutin di Masjid Al-Manar Ongko sangat berdampak positif bagi kehidupan masyarakat khususnya dalam keagamaan, dengan diadakanya pengajian rutin ini, masyarakat mampu memperbaiki bacaan Al-Qur’an agar tidak lagi terdapat kesalahan. Dengan adanya pengajian rutin di Masjid Al-manar Ongko juga mampu menambah wawasan keagamaan masyarakat karena adanya ceramah agama dari ustadz pengajar.
53
stimulus atau merupakan hasil stimulus tersebut. Tanggapan seseorang bisa baik atau buruk, positif atau negatif, menyenangkan atau tidak menyenangkan.
Menurut teori agama Durkheim: Sakral dan Profan yang menjelaskan tentang fenomena keagamaan dan keyakinan yang berkembang ditengah-tengah masyarakat. Dalam teori sosialnya ini Durkheim menjelaskan salah satu aspek agama yaitu kesakralan.Durkheim mengajukan tiga syarat berdirinya agama yaitu kepercayaan, ritual, dan tempat ibadah. Salah satu fenomena umum yang yang ada dalam masyarakat saat ini adalah pengajian rutin, saat ini banyak masyarakat ata umat muslim yang ikut serta dalam kegiatan pengajian rutin. Pengajian rutin yang diadakan di Masjid Al-Manar Ongko mendapat respon yang positif dari masyarakat sekitar, baik masyarakat yang mengikuti pengajian rutin maupun masyarakat yang tidak mengikuti pengajian rutin.
Dengan adanya pengajian rutin di Masjid Al-Manar Ongko sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran beragama bagi peserta pengajian, serta sangat membantu bagi masyarakat yang masih belum mahir dalam membaca Al-Qur’an.Pengajian rutin di Masjid Al-Manar Ongko diharapkan mampu meningkatkan kualitas masyarakat dalam membaca dan menulis Al-Qur’an.
54
b. Kegiatan yang dilakukan dalam pengajian rutin di Masjid Al-Manar Ongko
Menurut Blummer esensi masyarakat harus ditentukan pada diri aktor dan tindakanya, ia mengatakan bahwa masyarakat terdiri atas orang yang bertindak. Masyarakat adalah tindakan dan kehidupan kelompok adalah aktivitas kompleks yang berkelanjutan.Di dalam pengajian rutin terdapat beberapa kegiatan atau tindakan yang dilakukan bersama-sama oleh da’i dan para mad’u.
Dalam pengajian rutin yang diadakan di Masjid Al-manar Ongko terdapat beberapa kegiatan seperti pelajaran dasar pengucapan huruf hijaiyah hijaiyah yang merupakan kunci dasar agar mampu membaca Al- Qur’an dengan baik dan benar, ilmu tajwid yang merupakan salah satu ilmu yang membahas dan memberikan tata cara pengucapan setiap huruf darimana asalnya yang kemudian dikenal dengan istilah makhroirul huruf, kajian-kajian ilmu fiqih Fiqih menurut pengertian (istilah) adalah segala hukum syarak’ yang diambil dari kitab Allah S.W.T dan Sunnah Nabi Muhamad SAW, penghafalan surah pendek, dan ceramah agama atau tausiyah dari ustaz pengajar agama yang bertujuan untuk memberi suatu metode yang digunakan oleh seorang da’i dalam menyampai kan suatu pesan kepada mad’u serta mengajak mad’u kepada jalan yang benar, sesuai dengan ajaran agama guna untuk meningkat kan ketakwaan kepada Allah S.W.T demi kebahagiaan di dunia dan akhirat.
55
2.Motivasi Masyarakat Untuk Mengikuti Pengajian Rutin di Masjid Al- Manar Ongko Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang
a. Motivasi masyarakat mengikuti pengajian rutin
Motivasi adalah sebuah dorongan, hasrat atau pun minat yang begitu besar di dalam diri, untuk mencapai suatu keinginan, cita-cita dan tujuan tertentu, adanya motivasi akan memberikan dampak yang baik bagi kehidupanya. Motivasi yang tinggi akan mengubah perilaku untuk mencapai tujuan dan menjalani kehidupan yang lebih baik. Setiap orang sangat membutuhkan motivasi untuk diri sendiri, agar tidak mudah putus asa.
Motivasi masyarakat mengikuti pengajian rutin di Masjid Al- Manar Ongko adalah untuk melatih kemampuan dalam membaca Al- Qur’an dengan baik dan benar.Untuk membaca Al-qur'an dengan benar dan benar membutuhkan tahapan tertentu, hal ini sejalan dengan teori yang menunjukkan bahwa kemampuan membaca Al-qur'an dapat diperoleh melalui beberapa tahapan yaitu tahap kemampuan melafalkan huruf dengan benar dan baik sesuai makhraj dan sifatnya (Djalaluddin 2012: 17).Kemampuan membaca ayat-ayat Alquran sesuai dengan hukum tajwid dan kemampuan membaca Alquran dengan baik dengan tetap mengikuti kaidah tajwid.
56
b. Dampak yang dirasakan peserta pengajian selama mengikuti kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar Ongko
Pengajian rutin di masjid Al-Manar Ongko sangat berdampak bagi para peserta pengajian rutin.Efek atau dampak adalah akibat atau pengaruh terhadap segala keputusan yang diambil oleh seseorang biasanya mempunyai pengaruh sendiri-sendiri, juga positif dan negatif.
Dengan adanya pengajian rutin di Masjid Al-Manar Ongko sangat berdampak positif bagi kehidupan peserta pengajian khususnya dalam bidang keagamaan.Marx mengatakan bahwa agama adalah sebagai candu, agama juga mampu mendukung suatu perubahan sosial. Agama yang berkaitan erat dengan kepercayaan manusia ini diwujudkan dalam berbagai aktivitas seperti mengikuti kegiatan pengajian rutin, dengan agama juga mampu mengubah hidup manusia seperti dalam pengajian rutin mampu memperbaiki bacaan Al-Qur’an agar tidak lagi terdapat kesalahan. Dengan adanya pengajian rutin di Masjid Al-Manar Ongko juga mampu menambah wawasan keagamaan peserta pengajian karena adanya ceramah agama dari ustadz pengajar.
Pengajian rutin di Masjid Al-Manar Ongko sangat berdampak positif karena setelah adanya pengajian rutin di Masjid Al-Manar Ongko masjid yang dulunya sepi menjadi ramai karena adanya peserta pengajian.
57
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Dari hasil penelitian yang dilakukan dilapangan yang telah diuraikan dalam pembahasan penelitian, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa:
1. pengajian rutin yang didakan di Masjid Al-Manar Ongko mendapat respon yang positif dari masyarakat, baik masyarakat yang mengikuti pengajian rutin maupun masyarakat yang tidak mengikuti pengajian rutin. Pengajian rutin di Masjid Al-Manar Ongko mendapat respon yang positif dari masyarakat karena pengajian rutin ini sangat membatu bagi masyarakat yang masih belum fasih dalam membaca Al-Qur’an, sehingga dengan adanya pengajian rutin ini masyarakat dapat memperbaiki kualitas mereka dalam membaca dan menulis Al-Qur’an serta dapat menambah wawasan keagamaan bagi masyarakat.
2. Motivasi masyarakat mengikuti pengajian rutin di Masjid Al- Manar Ongko Kec. Maiwa Kab. Enrekang adalah untuk meningkatkan atau memperbaiki kualitas masyarakat dalam membaca Al-Qur'an, agar masyarakat dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
57
58
B. SARAN
1. Bagi para peserta pengajian diharapkan tetap konsisten untuk mengikuti kegiatan pengajian rutin dan mengamalkan apa yang telah diajarkan oleh ustadz.
2. Bagi peneliti pembaca hasil penelitian ini untuk dapat memberikan kritikan dan masukan yang membangun bagi peneliti.
3. Bagi peneliti selanjutnya, agar melakukan penelitian terhadap pengajian rutin agar mampu mencari informasi yang akurat melalui sumber atau informasi yang benar-benar mengetahui apa yang ingin kita teliti, dan melakukan observasi langsung ke lapangan.
59
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, M.K. (2015). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Lengkap Terbaru.
Jakarta: Sandro Jaya.
Abdulsyani. (2006). Masyarakat Dinamika Kelompok dan Implikasi Kebudayaan dan Pembangunan Bandar Lampung: Universitas Lampung.
.(2007). Sosiologi Skematika, Teori dan Terapan.Jakarta: Bumi Aksara.
Abdullah, Syamsuddin. (2004). Agama dan Masyarakat (Pendekatan Sosiologi Agama). Jakarta: Logos Wacana Ilmu.
Afrazal.(2014). Metode Penelitian Kualitatif.Jakarta: Rajagrafindo.
Anggita Car. (2013). Manfaat Mengikuti Pengajian Rutin, (http ://
anggitcaroko04. blogspot.com/2013/12/manfaat-mengikuti- pengajian_2.html?m=1, diakses 27 April 2020).
Ahmad, S. (2013). Manfaat Mengikuti Pengajian Wisata Rohani di Masjid Al- Falah Tuban.Jurnal Paradigma, 1(3).
Aliyudin Mukhlis (2019). Respon Masyarakat Terhadap Pengajian Selasa. Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 4(3).
Arisandi Herman. (2015). Buku Pintar Pemikiran Tokoh-Tokoh Sosiologi Dari Klasik Sampai Modern. Yogyakarta: IRCiSoD.
Astuti Rini. (2013). Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur'an pada Anak Attention Deficit Disorder Melalui Metode Al-Barqy Berbasis Applied Behavior Analysis.Jurnal Pendidikan Usia Dini, 7(2).
Azwar.(1988). Sikap Manusia Teori dan Pengukuranya. Seri Psikologi.
Yogyakarta: Liberty.
. (2015). Sikap Manusia Teori dan Pengukuranya.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Babbie Earl (1973).Survey Research Method.Belmont, California: Wadsworth Publishing Company.
Bungin Burhan (2007).Metodologi Penelitian Kualitatif: Aktualisasi Metodologis ke arah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Darmadi Hamid (2013). Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial. Bandung:
Alfabeta.
59
60
Dimas. (2012). Definisi Masyarakat, (https :// definisimu. blogspot.com /2012/09/definisi-masyarakat. html?m=1 , diakses 3 Mei 2020).
Dwi. (2016). Pengertian Masyarakat Secara Umum .(http :// umum-pengertian.
blogspot.com/2016/05/ pengertian- masyarakat –secara -umum. html?, diakses 7 Mei 2020).
Elva, O. (2019). Manfaat Mengikuti Pengajian Rutin dalam Meningkatkan Kesadaran Beragama Masyarakat.Jurnal Riset Keagamaan, sosial dan budaya, 1(2).
Gulo, W. (1996).Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Grasindo.
Halim.(1987). Sari Hukum Perubahan Aktual.Jakarta: Pradnya Paramitha.
Hamdanah.(2017). Motivasi Ibu-ibu Mengikuti pengajian di Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Palangka Raya.Jurnal Transformatif (Islamic studies),1(2).
Harahaph, S.S. (1993). Teori Akuntansi. Radjawali: Jakarta.
Husaini Usman. (2009). Metodologi Penelitian Sosial.Jakarta: Bumi Aksara.
Moleong, Lexy J. (2007).Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.
Najla Armiah. (2017). Peran Pengajian Terhadap Perkembangan Konsep Keberagamaan Pada Diri Remaja di Kota Banjarmasin.Al Hiwar Jurnal Ilmu dan Teknik Dakwah, 5 (10).
Nurbuko, Cholid & Abu Achmadi.(1999). Metodologi Penelitian, Cet. II.
Jakarta: Bumi Aksara.
Nursalam, Dkk. (2016). Teori Sosiologi Klasik, Modern, Saintifik, Hermeneutik, kritis, Evaluatif, dan Integratif. Yogyakarta: Penerbit Writing Revolution.
Nuryanis.(2003). Pendidikan Luar Sekolah Kontribusi Ditpenamas Dalam Pencapaian Tujuan Pendidikan Nasional.Surabaya: Departemen Agama RI Direktorat Jenderal Kelembagaan Islam.
Pendidikan Sosiologi. (2019). Panduan Penulisan proposal dan Skripsi.
Makassar: Pendidikan Sosiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar.
Pin Pinout. (2013). Pengertian Respon, (http :// kuliah online komunikasi.
blogspot.com 2013/ 09 / pengertian-respon. html?m=1 ,diakses 30 April 2020).
61
Poerwadarminta W.J.S. (1986). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Qutub Sayid. (2011). Sumber-sumber Ilmu Pengetahuan Dalam Al-Qur’an dan Hadits.Jurnal Humanior, 2 (2), 1339-1350.
Sarlito .(1995). Teori-teori Psikologi Sosial.Mataram: Rajawali.
Sugiyono.(2012). Memahami Penelitian Kualitatif.Bandung: ALFABETA.
Soemardjan Selo. (1974). Setangkai Bunga Sosiologi.Jakarta: Lembaga Penerbit FE-UI.
Sunarto Kamanto. (2012). Sosiologi Perubahan Sosial: Perspektif Klasik, Modern, Posmodern dan Poskolonial. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Suriati, S. (2015).Efektifitas Pengajian Rutin Dalam Meningkatkan Perilaku beragama Masyarakat.Jurnal Al-Misbah, 11(1), 117-150.
Suyatno, Bagon & Sutina.(2011). Metode Penelitian Sosial, Cet. VI.
Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.
Soleman, Taneko.B. (1994). Sistem Sosial Indonesia.Fajar Agung: Jakarta.
62
63
PEDOMAN WAWANCARA 1. Pedoman Wawancara Peserta Pengajian
a. Apa faktor yang mendorong anda mengikuti pengajian rutin ? b. Sejak kapan anda mengikuti pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
c. Apakah anda rutin mengikuti kegiatan pengajian di Masjid Al-Manar?
d. Bagaimana respon anda terhadap kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
e. Kegiatan apa saja yang dilakukan dalam penganjian rutin di Masjid Al- Manar?
f. Apakah anda sudah mengamalkan ilmu yang diperoleh dari pengajian?
g. Apa saja dampak yang anda rasakan selama mengikuti kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
2. Pedoman Wawancara Pengurus Masjid
a. Kapan berdirinya pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
b. Apa latar belakang diadakanya pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
c. Bagaimana respon masyarakat saat diadakanya pengajian rutin?
d. Ada berapa peserta pengajian rutin di masjid Al-manar?
3. Pedoman Wawancara Masyarakat Sekitar yang Tidak Mengikuti Pengjian Rutin
a. Apakah anda mengikuti pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
b. Apakah anda tahu adanya kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
c. Kapan biasanya pengajian rutin ini dilaksanakan?
d. Apa kendala sehingga anda tidak mengikuti kegiatan pengajian rutin di Masjid
Al-Manar?
64
PEDOMAN OBSERVASI
NO OBJEK PENELITIAN HASIL OBSERVASI
1. Responmasyarakatterha dappengajianrutin yang diadakan di Masjid Al- ManarOngkoKec.
MaiwaKab. Enrekang
Pengajianrutin di Masjid Al-
ManarOngkosangatberdampakpositifbagikehidu panmasyarakatkhususnyadalamkeagamaan, dengandiadakanyapengajianrutinini,
masyarakatmampumemperbaikibacaan Al- Qur’an agar tidaklagiterdapatkesalahan.
Denganadanyapengajianrutin di Masjid Al- manarOngkojugamampumenambahwawasankea gamaanmasyarakatkarenaadanyaceramahagaam adariustadzpengajar.
2. Motivasimasyarakatuntu kmengikutipengajianruti n di Masjid Al-
ManarOngkoKec.
MaiwaKab. Enrekang
Motivasimasyarakatmengikutipengajianrutin di Masjid Al-
ManarOngkoadalahuntukmelatihkemampuandal ammembaca Al-Qur’an denganbaikdanbenar.
3. Kegiatan yang
dilakukandalampengajia nrutin di Masjid Al- ManarOngko
Dalampengajianrutin yang diadakan di Masjid Al-
manarOngkoterdapatbeberapakegiatansepertipel ajarandasarpengucapanhurufhijaiyahhijaiyah yang merupakankuncidasar agar
mampumembaca Al-Qur’an
denganbaikdanbenar, danpelajaranilmutajwid 4. Dampak yang
dirasakanpesertapengaji anselamamengikutikegi atanpengajianrutin di Masjid Al-ManarOngko
Denganadanyapengajianrutin di Masjid Al- ManarOngkosangatberdampakpositifbagikehidu panpesertapengajiankhususnyadalambidangkeag amaan, denganadanyapengajianrutinini,
pesertapengajianmampumemperbaikibacaan Al- Qur’an agar tidaklagiterdapatkesalahan.
Denganadanyapengajianrutin di Masjid Al- ManarOngkojugamampumenambahwawasankea gamaanpesertapengajiankarenaadanyaceramah agama dariustadzpengajar.
65
Lampiran Nama-Nama Informan
No Nama Jenis Kelamin
P L
1. Adry Muhammad √
2. Arwaty √
3. Hamsa √
4. Hj. Manda √
5. H. Sulaeman √
6. Megawati √
7. Dewi Astuti √
8. A. Sukma √
9. Musliha √
10. Makmur √
66
Transkip Wawancara Nama Informan : Adry Muhammad
Lokasi Wawancara : Ongko, Maroangin Tanggal Wawancara : Minggu 13 September
No Pertanyaan Jawaban Ket
1. Apa faktor yang mendorong anda
mengikuti pengajian rutin?
Ingin menambah
pengalamanmdan pengetahuan dalam ilmu Al-Qur’an
Peserta pengajian 2. Sejak kapan anda
mengikuti pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Januari 2020
3. Apakah anda rutin mengikuti pengajian di Masjid Al-Manar?
Rutin
4. Bagaimana respon anda terhadap kegiatan
pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Pengajian ini sangat membantu karena minat untuk membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar masih sangat kurang 5. Kegiatan apa saja yang
dilakukan dalam pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Pelajaran dasar pengucapan huruf hijaiyah (dirosa), dan dilanjutkan dengan ilmu tajwid 6. Apakah anda sudah
mengamalkan ilmu yang diperoleh dari pengajian?
insyaAllah sudah
7. Apa saja dampak yang anda rasakan selama mengikuti kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Bacaan Al-Qur’an sudah mulai lancer
67
Transkip Wawancara Nama Informan : Tamsil
Lokasi Wawancara : Ongko, Maroangin Tanggal Wawancara : Minggu 13 September
No Pertanyaan Jawaban Ket
1. Apa faktor yang mendorong anda
mengikuti pengajian rutin?
Ingin melatih bacaan Al- Qur’an yang baik dan benar
Peserta pengajian 2. Sejak kapan anda
mengikuti pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Februari 2020
3. Apakah anda rutin mengikuti pengajian di Masjid Al-Manar?
Iya
4. Bagaimana respon anda terhadap kegiatan
pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Pengajian ini menurut saya tentu saja baik, dan menurut saya kegiatan pengajian rutin ini perlu diperkenalkan kepada masyarakat yang lain
5. Kegiatan apa saja yang dilakukan dalam pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Kegiatan yang biasanya dilakukan selain belajar
mengaji, ada juga kajian-kajian ilmu fiqih
6. Apakah anda sudah mengamalkan ilmu yang diperoleh dari pengajian?
Iya sudah
7. Apa saja dampak yang anda rasakan selama mengikuti kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Menyadari bahwa selama ini bacaan saya banyak salah dan kekeliruan yang perlu
diperbaiki dan dilatih secara mendalam
68
Transkip Wawancara Nama Informan : Hamsah
Lokasi Wawancara : Ongko, Maroangin Tanggal Wawancara : Minggu 13 September
No Pertanyaan Jawaban Ket
1. Apa faktor yang mendorong anda
mengikuti pengajian rutin?
Untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an
Peserta pengajian 2. Sejak kapan anda
mengikuti pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Bulan februari 2020
3. Apakah anda rutin mengikuti pengajian di Masjid Al-Manar?
Iya
4. Bagaimana respon anda terhadap kegiatan
pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Pengajian rutin ini sangat membantu bagi saya yang masih belum mahir dalam membaca Al-Qur’an 5. Kegiatan apa saja yang
dilakukan dalam pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Memperdalam ilmu tajwid, dan tausiyah dari ustadz pengajar 6. Apakah anda sudah
mengamalkan ilmu yang diperoleh dari pengajian?
Dalam membaca Al-Qur’an setiap hari saya
mempraktekkan apa yang telah diajarkan
7. Apa saja dampak yang anda rasakan selama mengikuti kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Dampak dari kegiatan pengajian ini, yaitu
membiasakan diri saya untuk membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar
69
Transkip Wawancara Nama Informan : Hj. Manda
Lokasi Wawancara : Ongko, Maroangin Tanggal Wawancara : Senin 12 Oktober
No Pertanyaan Jawaban Ket
1. Apa faktor yang mendorong anda
mengikuti pengajian rutin?
Karena ingin belajar membaca Al-Qur’an
Peserta pengajian 2. Sejak kapan anda
mengikuti pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Sejak mulai pengajian saya sudah ikut
3. Apakah anda rutin mengikuti pengajian di Masjid Al-Manar?
Iya rutin, setiap duakali satu minggu, hari senin dan kamis 4. Bagaimana respon anda
terhadap kegiatan
pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Menurut saya bagus, karena mendapat ceramah agama
5. Kegiatan apa saja yang dilakukan dalam pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Mengaji, ada juga Tanya jawab
6. Apakah anda sudah mengamalkan ilmu yang diperoleh dari pengajian?
Iya sudah dipraktekkan
7. Apa saja dampak yang anda rasakan selama mengikuti kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Sangat bermanfaat karena banyak pelajaran yang didapatkan
70
Transkip Wawancara Nama Informan : Arwaty
Lokasi Wawancara : Ongko, Maroangin Tanggal Wawancara : Rabu 30 September
No Pertanyaan Jawaban Ket
1. Apa faktor yang mendorong anda
mengikuti pengajian rutin?
Ingin meningkatkan cara membaca Al-Qur’an karena jika salah baca nanti berdosa
Peserta pengajian 2. Sejak kapan anda
mengikuti pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Tahun 2018
3. Apakah anda rutin mengikuti pengajian di Masjid Al-Manar?
Iya, rutin
4. Bagaimana respon anda terhadap kegiatan
pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Tentu saja pengajian itu baik
5. Kegiatan apa saja yang dilakukan dalam pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Kegiatan yang biasa dilakukan adalah mengaji, menghafal surah-surah pendek dan ceramah agama
6. Apakah anda sudah mengamalkan ilmu yang diperoleh dari pengajian?
Alhamdulillah sudah
diamalkan, biasanya serelah sholat saya mengaji
7. Apa saja dampak yang anda rasakan selama mengikuti kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Saya sudah bisa membaca Al- Qur’an dengan lebih baik dan lebih banyak memahami tentang keagamaan
71
Transkip Wawancara Nama Informan : Musliha
Lokasi Wawancara : Ongko, Maroangin
Tanggal Wawancara : Kamis 17 September 2020
No Pertanyaan Jawaban Ket
1. Apakah anda mengiuti pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Tidak Masyarakat
yang tidak mengikuti pengajian
rutin 2. Apakah anda tahu adanya
kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Iya, tahu
3. Bagaimana respon anda terhadap kegiatan
pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Menurut saya pengajian rutin sangat bagus, karna dapat menambah wawasan keagamaan
4. Apa kendala sehingga anda tidak mengikuti kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Sebenarnya saya juga ingin ikut kegiatan pengajian, tapi karena saya harus jaga toko jadi saya tidak ikut serta dalam pengajian
72
Transkip Wawancara Nama Informan : Megawati
Lokasi Wawancara : Ongko, Maroangin Tanggal Wawancara : Senin 26 Oktober
No Pertanyaan Jawaban Ket
1. Apakah anda mengiuti pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Tidak Masyarakat
yang tidak mengikuti pengajian
rutin 2. Apakah anda tahu adanya
kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Tahu
3. Bagaimana respon anda terhadap kegiatan
pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Sangat bagus, karena dapat menambah ilmu bagi semua majelis’ ta’lim di lingkungan tempat tinggal dan juga dapat menyambung silaturahmi antar sesama.
4. Apa kendala sehingga anda tidak mengikuti kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Sebelumya rutin, tapi
semenjak memiliki bayi, sudah jarang ikut
73
Transkip Wawancara Nama Informan : A. Sukma
Lokasi Wawancara : Ongko, Maroangin
Tanggal Wawancara : Rabu 23 September 2020
No Pertanyaan Jawaban Ket
1. Apakah anda mengiuti pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Tidak Masyarakat
yang tidak mengikuti pengajian
rutin 2. Apakah anda tahu adanya
kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Iya, saya tahu
3. Bagaimana respon anda terhadap kegiatan
pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Pengajian menurut saya bagus karena mengarakan tentang agama
4. Apa kendala sehingga anda tidak mengikuti kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Karena ibu saya sakit, hanya bisa berbaring di tempat tidur, jadi saya harus menjaga dia, memberi makan, dan juga memandikan dia.
74
Transkip Wawancara Nama Informan : Makmur
Lokasi Wawancara : Ongko, Maroangin Tanggal Wawancara : Rabu 21 Oktober 2020
No Pertanyaan Jawaban Ket
1. Apakah anda mengiuti pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Tidak Masyarakat
yang tidak mengikuti pengajian
rutin 2. Apakah anda tahu adanya
kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Tahu
3. Bagaimana respon anda terhadap kegiatan
pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Menurut saya pengajian rutin sangat bagus
4. Apa kendala sehingga anda tidak mengikuti kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Karena pengajian dilaksanakan setelah shalat ashar, dan
setelah shalat ashar itu saya harus memberikan makan kepada sapi ternak saya, dan tempatnya cukup jauh
75
Transkip Wawancara Nama Informan : H. Sulaeman
Lokasi Wawancara : Ongko, Maroangin Tanggal Wawancara : Selasa 20 Oktober
No Pertanyaan Jawaban Ket
1. Kapan berdirinya
pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Awalnya tahun 2013, tapi tidak begitu aktif, tapi pada tahun 2018 kembali di laksanakan
Pengurus Masjid
2. Apa latar belakang
diadakanya pengajian rutin di Masjid Al-Manar?
Ini semua karena inisiatif masyarakat, agar dapat membaca Al-Qur’an dengan baik
3. Kapan biasanya pengajian rutin ini dilaksanakan?
Setiap dua kali dalam
seminggu, hari senin dan kamis sesudah sholat ashar
4. Ada berapa peserta pengajian rutin di masjid Al-manar?
Ada 50, 30 perempuan dan 20 laki-laki