BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan membaca murid melalui penerapan media pembelajaran big book mengalami perubahan dari siklus I hingga siklus berikutnya. Data hasil observasi aktivitas belajar murid selama penelitian berlangsung menunjukkan bahwa persentase kehadiran murid dalam setiap pembelajaran sebesar 100%. Hal ini membuktikan bahwa murid memiliki kemauan untuk mengikuti pembelajaran di sekolah dan perhatian murid terhadap penjelasan guru sangat baik. Murid yang menyimak isi bacaan yang dibaca mengalami peningkatan. Pada akhir siklus I sebanyak 3 orang murid dengan persentase sebesar 37,5% sedangkan pada akhir siklus II persentasenya sebesar 100%. Murid yang masih butuh bimbingan guru dalam membaca pada akhir siklus I sebesar 62,5% sedangkan pada akhir siklus II sebesar 0%. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan membaca murid sudah meningkat. Murid yang mengikuti pembelajaran dengan santai dan tidak penuh tekanan pada siklus I dan II sebesar 100%. Jumlah murid yang termotivasi untuk giat belajar dengan media big book selama siklus I dan II sebesar 100%. Jumlah murid yang berani tampil di
depan kelas mengalami peningkatan. Pada siklus I persentase sebesar 50%
sedangkan pada siklus II persentase sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa media big book merupakan salah satu media yang dapat membantu murid dalam meningkatkan keterampilan membacanya.
Adapun data hasil tes keterampilan membaca pada siklus I menunjukkan bahwa 2 orang murid berada pada kategori sangat rendah dengan persentase 25%, 3 orang murid berada pada kategori rendah dengan persentase 37,5%, 1 orang
murid yang berada pada kategori sedang dengan persentase 12,5%, 1 orang murid yang berada pada kategori tinggi dengan persentase 12,5%, dan 1 orang murid yang berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 12,5%. Adapun persentase ketuntasan hasil belajar Bahasa Indonesia murid dalam membaca melalui penggunaan media pembelajaran big book menunjukkan bahwa 3 orang murid yang termasuk dalam kategori tuntas dengan persentase 37,5% dan 5 orang murid yang termasuk dalam kategori tidak tuntas dengan persentase sebesar 62,5%. Sedangkan pada siklus II menunjukkan bahwa 3 orang murid berada pada kategori sedang dengan persentase 37,5%, 2 orang murid yang berada pada kategori tinggi dengan persentase 25%, dan 3 orang murid yang berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 37,5%. Adapun persentase ketuntasan hasil belajar Bahasa Indonesia murid dalam membaca melalui penggunaan media pembelajaran big book pada siklus kedua menunjukkan bahwa 8 orang murid yang termasuk dalam kategori tuntas dengan persentase sebesar 100%. Data ini menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas.
Pembelajaran membaca dengan menggunakan media big book dengan metode pembelajaran yang sesuai membuat murid terlihat senang dalam mengikuti pembelajaran, murid bebas dari tegangan karena anak merasa tidak ada tuntutan atau tugas yang harus dikerjakan, kemudian membaca tanpa beban dan membuat semua anak terlibat aktif dalam mengikuti pembelajaran, sehingga kemampuan membaca dari masing-masing anak dapat dilihat dengan baik.
Terjadinya peningkatan persentase aktivitas belajar murid, kehadiran murid dalam mengikuti pembelajaran dan jumlah murid yang berani mengajukan diri tampil di depan untuk membaca menunjukkan bahwa murid memiliki perhatian yang cukup besar dalam pembelajaran, khususnya dalam penelitian ini.
Peningkatan terjadi karena pada siklus II dilakukan perbaikan-perbaikan berupa pemberian motivasi belajar, melakukan umpan balik dengan murid, lebih intensif membimbing murid yang masih kurang baik dalam membaca, membuat media semenarik mungkin, dan menyesuaikan penggunaan metode pembelajaran dengan media yang digunakan.
Setelah mengadakan perubahan tindakan dari siklus sebelumnya, terlihat adanya peningkatan hasil belajar dalam hal keterampilan membaca secara individual. Penggunaan media pembelajaran akan sangat membantu keefektifan pembelajaran dan penyampaian pesan dan isi pembelajaran. Selain membangkitkan motivasi dan minat murid, media pembelajaran juga dapat membantu murid meningkatkan pemahaman.
61
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa media big book dapat meningkatkan keterampilan membaca dalam pembelajaran Bahasa Indonesia murid kelas II SD Negeri 153 Walimpong Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Hal ini dapat dilihat dari data observasi aktivitas belajar murid dan hasil tes pada saat siklus I dan siklus II yang mengalami peningkatan.
Data hasil observasi aktivitas belajar murid selama penelitian berlangsung menunjukkan bahwa persentase kehadiran murid dalam setiap pembelajaran sebesar 100%. Hal ini membuktikan bahwa murid memiliki kemauan untuk mengikuti pembelajaran di sekolah dan perhatian murid terhadap penjelasan guru sangat baik. Murid yang menyimak isi bacaan yang dibaca mengalami peningkatan. Pada akhir siklus I sebanyak 3 orang murid dengan persentase sebesar 37,5% sedangkan pada akhir siklus II persentasenya sebesar 100%. Murid yang masih butuh bimbingan guru dalam membaca pada akhir siklus I sebesar 62% sedangkan pada akhir siklus II sebesar 0%. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan membaca murid sudah meningkat. Murid yang mengikuti pembelajaran dengan santai dan tidak penuh tekanan pada siklus I dan II sebesar 100%. Jumlah murid yang termotivasi untuk giat belajar dengan media big book selama siklus I dan II sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa media big book
merupakan salah satu media yang dapat membantu murid dalam meningkatkan keterampilan membacanya.
Hasil tes pada siklus I menunjukkan bahwa 2 orang murid berada pada kategori sangat rendah dengan persentase 25%, 3 orang murid yang berada pada kategori rendah dengan persentase 37,5%, 1 orang murid yang berada pada kategori sedang dengan persentase 12,5%, 1 orang murid yang berada pada kategori tinggi dengan persentase 12,5%, dan 1 orang murid yang berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 12,5%. Sedangkan pada tes akhir siklus II menunjukkan bahwa 3 orang murid berada pada kategori sedang dengan persentase 37,5%, 2 orang murid yang berada pada kategori tinggi dengan persentase 25%, dan 3 orang murid yang berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 37,5%.
Peningkatan tersebut diperoleh dari proses pembelajaran aktif, penggunaan media pembelajaran big book, dan penggunaan metoda pembelajaran yang sesuai sehingga murid secara aktif terlibat dalam proses pembelajaran. Dengan demikian murid tertarik untuk membaca, semangat mengikuti pelajaran, dan mudah memahami pelajaran.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian dan simpulan, maka dikemukakan saran sebagai berikut:
1. Dalam pembelajaran dengan menggunakan media big book hendaknya ditampilkan dengan cara yang menarik, tulisan jelas terbaca, dan memiliki gambar yang menarik sehingga dapat menarik minat murid untuk membaca.
2. Dalam pembelajaran sebaiknya menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi pelajaran dan media pembelajaran.
3. Dalam pembelajaran harus diselingi dengan permainan yang dapat menghilangkan kejenuhan murid dalam belajar.
DAFTAR PUSTAKA
A.M, Sardiman. 2014. Interaksi dan Motivasi BelajarMengajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Arikunto, Suharsimi. 2014. Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktek.
Jakarta: Rineka Cipta.
Arsyad, Azhar. 2017. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers Dalman. 2014. Keterampilan Membaca. Jakarta: Rajawali Pers.
Depdiknas. 2004. Kurikulum 2004 Standar Kompetensi dan Tujuan Pembebelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Emzir. 2015. Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif dan Kualitatif.
Jakarta: Rajawali Pers.
Fitriana. 2016. Peningkatan Minat Membaca Menggunakan Media Big Book Pada Siswa Kelas IIIB SD Negeri Jageran Sewon, Bantul, Yagyakarta.
Skripsi. FIP, Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Yogyakarta.
Handayani, A. 2018. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Konkret (Benda Asli) terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas 1 MIS DDI Cendana Hijau Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur. Skripsi.
Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar.
Hardjodipuro. 2014. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: IKIP Jakarta.
Kunandar. 2014. Penilaian Autentik (Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013). Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Kurniawan, Ardy. 2014. Peningkatan Minat Dan Hasil Belajar Mata Pelajaran IPA Melalui Penerapan Strategi Pembelajaran Lightening The Learning Climate Bagi Siswa Kelas V SD 01 Tawangmangu Tahun2013/2014.
Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Purwanto. 2014. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Samad, Muliati & Maryati. 2016. Bahan Kuliah (Media Pembelajaran) Pendidikan Guru Sekolah Dasar. FKIP. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Susanto, Ahmad. 2014. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar.
Jakarta: Kencana Prenadamedia Grup.
Tim Penyusun FKIP Unismuh Makassar. 2018. Panduan Penulisan Skripsi Program S-1 FKIP. Universitas Muhammadiyah Makassar.
Triwiyanto, Teguh. 2017. Pengantar Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara Usaid Prioritas, 2014. Pembelajaran Literasi Kelas Awal SD/Mi di LPTK: Usaid
Prioritas.
Yamin, Moh. 2015. Teori dan Metode Pembelajaran (Konsepsi. Strategi, dan Praktik Belajar yang Membangun Karakter). Malang: Madani.
1. Putri P . . . . . . . .
2. Alfin. B L . . . . . . . .
3. Dewi Sandra P . . . . . . . .
4. Fajar Arham L . . . . . . . .
5. Misdatul Jannah P . . . . . . . .
6. Nur Fadhilah. BN P . . . . . . . .
7. Ahmad Kalif Aslam L . . . . . . . .
8. Alvin. H L . . . . . . . .
Keterangan:
. : Hadir a : Alfa s : Sakit I : Izin
2. Murid yang memperhatikan penjelasan guru 8 8 8 8 3. Murid yang menyimak isi bacaan yang dibaca 3 3 3 3 4. Murid yang masih butuh bimbingan guru dalam
membaca
5 5 5 5
5. Murid yang mengikuti pembelajaran dengan santai dan tidak penuh tekanan
8 8 8 8
6. Jumlah murid yang termotivasi untuk giat belajar dengan media big book
8 8 8 8
7. Jumlah murid yang berani tampil di depan kelas - 1 3 4 Hasil Observasi Aktivitas Pembelajaran Murid Siklus II
No. Aspek yan diamati Pertemuan
I II III IV
1. Murid yang yang hadir saat pembelajaran 8 8 8 8
2. Murid yang memperhatikan penjelasan guru 8 8 8 8
3. Murid yang menyimak isi bacaan yang dibaca 3 4 5 8 4. Murid yang masih butuh bimbingan guru dalam
membaca
4 2 1 -
5. Murid yang mengikuti pembelajaran dengan santai dan tidak penuh tekanan
8 8 8 8
6. Jumlah murid yang termotivasi untuk giat belajar dengan media big book
8 8 8 8
7. Jumlah murid yang berani tampil di depan kelas 4 4 8 8
Kelas /Semester : 2 / 2 (dua )
Tema 8 : Keselamatan di Rumah dan di Perjalanan Subtema 3 : Aturan Keselamatan di Perjalanan
Pembelajaran ke- : 5
Alokasi Waktu : 6 x 35 menit (1 hari) A. KOMPETENSI INTI (KI)
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangga.
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR Bahasa Indonesia
Kompetensi Dasar Indikator
3.2 Mengenal teks cerita narasi sederhana kegiatan dan bermain di lingkungan dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang
3.2.1 Memprediksi isi teks cerita narasi tentang kegiatan di lingkungan keluarga.
3.2.2 Membaca teks cerita narasi sederhana tentang kegiatan di
sederhana tentang kegiatan dan bermain di lingkungan secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian.
PPKn
Kompetensi Dasar Indikator
3.3 Memahami makna keberagaman karakteristik individu di rumah dan di sekolah.
3.1.1 Mengidentifikasi karakteristik masing-masing individu di lingkungan rumah.
4.3 Berinteraksi dengan beragam teman di lingkungan rumah dan sekolah..
4.3.1 Menceritakan bentuk keberagaman teman di lingkungan rumah.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat membuat pertanyaan dan menjawab pertanyaan yang dibuat oleh temannya dengan teliti.
2. Siswa dapat menyimpulkan isi teks cerita narasi sederhana tentang kegiatan di lingkungan keluarga yang telah dibaca dengan bahasa yang santun.
3. Dengan mengerjakan soal latihan berupa menjodohkan,siswa dapat membedakan masing-masing individu di lingkungan rumah berdasarkan karakteristik yang dimilikinya dengan teliti.
4. Siswa dapat menjelaskan makanan yang baik bagi kesehatan dengan teliti dan bahasa yang santun.
1. Gambar ayah, Udin, Edo, Lani, Siti, dan Dayu lari pagi.
2. Teks aktivitas bersama anggota keluarga.
E. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan : Saintifik
Metode : Tanya jawab dan penugasan
F. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu Pendahuluan 1. Kelas dibuka dengan salam, menanyakan kabar, dan
mengecek kehadiran siswa.
2. Kelas dilanjutkan dengan doa dipimpin oleh salah seorang siswa.
3. Siswa difasilitasi untuk bertanya jawab pentingnya mengawali setiap kegiatan dengan doa. Selain berdoa, guru dapat memberikan penguatan tentang sikap syukur.
4. Siswa diajak menyanyikan Lagu Indonesia Raya.
Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menanamkan semangat kebangsaan.
5. Pembiasaan membaca (literasi).
15 menit
Kegiatan inti
Ayo Mengamati
1. Siswa mencoba mengajukan pertanyaan yang dianggap penting untuk membangkitkan rasa ingin tahu siswa (menanya).
2. Siswa saling menukarkan pertanyaan yang telah
180 menit
4. Siswa yang lain memberikan tanggapan terhadap jawaban yang disampaikan siswa yang tampil (menanya).
5. Siswa diajak mengidentifikasi berbagai kegiatan lain yang dilakukan siswa di kelas sebelum kegiatan pembelajaran dimulai (menalar).
6. Siswa mengamati gambar Beni menjelaskan aturan menggiring bola di halaman (mengamati).
7. Siswa bertanya jawab menyebutkan aturan yang berlakudi lingkungan sekolah (menanya).
8. Siswa menunjukkan sikap melaksanakan aturan dilingkungan sekolah (mencoba).
Ayo Menanya
9. Siswa membiasakan diri melaksanakan aturan di lingkungan sekolah (mencoba).
Ayo Membaca
10. Siswa mengisi tabel benda-benda yang menghasilkan bunyi yang lemah dan bunyi yang keras (mencoba).
11.Siswa membaca teks “Aturan Keselamatan Bermain”
berhubungan dengan bentuk permintaan maaf tentang sikap hidup rukun dalam kemajemukan teman yang telah dibaca (mengamati).
12. Siswa menyimpulkan isi teks permintaan maaf tentang sikap hidup rukun dalam kemajemukan teman yang telah dibaca pada teks (mencoba).
13. Siswa menulis teks permintaan maaf sederhana tentang sikap hidup rukun dalam kemajemukan
terhadap prestasi belajar siswa, boleh dengan menggunakan bahasa verbal.
Penutup 1. Siswa bersama guru melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung.
2. Siswa menyimak penjelasan guru tentang aktivitas pembelajaran pada pertemuan selanjutnya.
3. Siswa menyimak cerita motivasi tentang pentingnya sikap disiplin.
4. Siswa melakukan operasi semut untuk menjaga kebersihan kelas.
5. Kelas ditutup dengan doa bersama dipimpin salah seorang siswa.
15 menit
G. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR 1. Teks Bacaan
2. Buku Siswa Kelas 2, Tema 8: Keselamatan di Rumah dan di Perjalanan.
Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (Revisi 2017). Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
H. PENILAIAN
1. Teknik Penilaian a. Tes membaca
Ketepatan Siswa membaca tulisan dengan jelas dan lancar
Siswa membaca tulisan dengan jelas namun kurang lancar
Siswa membaca tulisan kurang jelas dan kurang lancar
Siswa membaca tulisan tidak jelas dan tidak lancar
Lafal Siswa
melafalkan tulisan dengan baik dan benar
Siswa melafalkan tulisan dengan baik namun kurang lancar
Siswa melafalkan tulisan kurang tepat dan kurang lancar
Siswa melafalkan tulisan tidak tepat
Intonasi Siswa
mengucapkan kata secara baik dan benar
Siswa
mengucapkan kata dan kalimat dengan baik namun kurang tepat dalam jeda
Siswa
mengucapkan kata dan kalimat kurang tepat dan jeda yang kurang tepat
Siswa
mengucapkan kata dan kalimat tidak tepat dan tidak lancar Kelancaran Siswa membaca
dengan lancar semua bacaan
Siswa membaca lancar semua bacaan dengan sedikit bantuan guru
Siswa membaca sebagian bacaan dengan bantuan guru
Siswa merasa kesulitan membaca
Kejelasan Suara
Siswa membaca dengan suara jelas dan lantang
sehingga dapat didengar semua siswa
Siswa membaca dengan suara yang hanya dapat didengar sebagian siswa
Siswa membaca dengan suara yang hanya dapat didengar teman sebangku
Siswa membaca dengan suara yang hanya dapat
didengar diri sendiri
Dedi Purwandi Sri Rahayu
NIM. 10540956615
Mengetahui, Kepala Sekolah,
Muh. Tahir, S.Pd., MM NIP. 19660504 199001 1 002
Kelas /Semester : 2 / 2 (dua )
Tema 8 : Keselamatan di Rumah dan di Perjalanan Subtema 3 : Aturan Keselamatan di Perjalanan
Pembelajaran ke- : 6
Fokus Pembelajaran : Bahasa Indonesia, PPKn, Matematika SBdP Alokasi Waktu : 6 x 35 menit (1 hari)
A. KOMPETENSI INTI (KI)
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangga.
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR Bahasa Indonesia
Kompetensi Dasar Indikator
3.2 Mengenal teks cerita narasi sederhana kegiatan dan bermain di lingkungan dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan dan
3.2.2 Membaca teks cerita narasi sederhana tentang kegiatan di lingkungan keluarga.
sederhana tentang kegiatan dan bermain di lingkungan secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian.
sederhana tentang kegiatan di lingkungan keluarga
berdasarkan teks yang dibaca secara mandiri.
PPKn
Kompetensi Dasar Indikator
3.3 Memahami makna keberagaman karakteristik individu di rumah dan di sekolah.
3.3.1 Mengidentifikasi karakteristik masingmasing individu di lingkungan rumah..
4.3 Berinteraksi dengan beragam teman di lingkungan rumah dan sekolah..
4.3.1Menceritakan bentuk keberagaman teman di lingkungan rumah.
Matematika
Kompetensi Dasar Indikator
3.5 Mengenal satuan waktu dan menggunakannya pada kehidupan seharihari di lingkungan sekitar.
3.5.1 Menyebutkan satuan waktu dengan satuan tidak baku.
4.5 Memecahkan masalah nyata secara efektif yang berkaitan dengan penjumlahan, pengurangan,
perkalian,pembagian, waktu,panjang, berat benda dan uang, selanjutnya
4.5.1 Memecahkan masalah yang berkaitan dengan waktu.
3.2 Mengenal pola irama lagu bertanda birama tiga, pola bervariasi dan pola irama rata dengan alat musik ritmis.
3.2.1 Mengidentifikasi pola irama lagu bertanda birama tiga dengan alat musik ritmis.
4.7 Menyanyikan lagu anakanak
sederhana dengan membuat kata-kata sendiri yang bermakna.
4.7.2 Menyanyikan lagu anakanak sederhana dengan kata-kata yang bermakna.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN.
1. Siswa dapat menjawab pertanyaan berdasarkan isi teks dengan jujur.
2. Siswa dapat menceritakan bentuk keberagaman teman di lingkungan rumah berdasarkan gambar kesukaannya dengan bahasa yang santun.
3. Siswa dapat menyebutkan satuan waktu berupa namanama bulan dalam satu tahun dengan bahasa yang santun.
4. Siswa dapat mengidentifikasi bahan alam di lingkungan sekitar untuk karya kreatif dengan teliti.
5. Dengan bimbingan guru, siswa dapat membuat karya kerajinan bahan alam melalui kegiatan menempel dengan menggunakan pola sederhana dengan bertanggung jawab.
D. MATERI PELAJARAN
1. Gambar kegiatan Udin dan teman-teman di ruang keluarga.
2. Teks bersantai di ruang keluarga.
E. METODE PEMBELAJARAN Pendekatan Pembelajaran: Saintifik.
Metode Pembelajaran : Tanya jawab dan penugasan F. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
2. Kelas dilanjutkan dengan doa dipimpin oleh salah seorang siswa.
3. Siswa difasilitasi untuk bertanya jawab pentingnya mengawali setiap kegiatan dengan doa. Selain berdoa, guru dapat memberikan penguatan tentang sikap syukur.
4. Siswa diminta memeriksa kerapian diri dan kebersihan kelas.
5. Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
6. Pembiasaan membaca(literasi).
Kegiatan inti
Ayo Mengamati
1. Pada awal pembelajaran siswa diajak mengamati gambar kegiatan Udin dan teman-teman bertamasya berkeliling kota (mengamati).
2. Guru membimbing siswa untuk mengidentifikasi gambar yang diamati (mengamati).
Ayo Menanya
1. Siswa mencoba mengajukan pertanyaan yang dianggap penting untuk membangkitkan rasa ingin tahu siswa(menanya).
2. Siswa diajak mengidentifikasi berbagai kegiatan lain yang dilakukan siswa di kelas sebelum kegiatan pembelajaran dimulai (menalar).
Ayo Membaca
1. Siswa mengamati gambar pada buku siswa
180 menit
lingkungan sekolah (mencoba).
4. Siswa mengamati teks lagu yang ada pada buku (mengamati).
5. Siswa menyanyikan lagu anak-anak sederhana dengan kata-kata sendiri yang bermakna (mencoba).
Ayo Menanya
1. Siswa mengamati gambar Dayu dan Edo saling bermaafan pada buku siswa (mengamati).
2. Siswa membaca teks “Bertamasya dengan Becak”
yang berkaitan dengan bentuk permintaan maaf tentang sikap hidup rukun dalam kemajemukan teman (mengamati).
Ayo Berlatih
1. Siswa mendemostrasikan contoh permintaan maafdalam menjaga kerukunan hidup dalam kemajemukanteman (mengomunikasikan).
2. Siswa mengamati gambar jarak beberapa tempat saat Udin dan teman-teman mengelilingi kota pada buku siswa (mengamati).
3. Siswa menyebutkan jarak dua tempat dengan satuan tidak baku (mencoba).
Ayo Berlatih
1. Siswa mengamati gambar jarak beberapa tempat saatUdin dan teman-teman mengelilingi kota pada buku siswa (mengamati).
2. Siswa menyebutkan jarak dua tempat dengan satuan tidak baku (mencoba).
5. Guru memberikan penghargaan dan motivasi terhadap prestasi belajar siswa dengan menggunakan bahasa verbal.
Penutup 1. Siswa bersama guru melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung:
2. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada hari ini.
3. Siswa menyimak penjelasan guru tentang aktivitas pembelajaran pada pertemuan selanjutnya.
4. Siswa menyimak cerita motivasi tentang pentingnya sikap disiplin.
5. Siswa melakukan operasi semut untuk menjaga kebersihan kelas.
6. Kelas ditutup dengan doa bersama dipimpin salah seorang siswa.
15 menit
G. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR 1. Media Big Book
2. Buku Siswa Kelas 2, Tema 8: Keselamatan di Rumah dan di Perjalanan.
Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (Revisi 2017). Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
H. PENILAIAN a. Tes Membaca
Ketepatan Siswa membaca tulisan dengan jelas dan lancar
Siswa membaca tulisan dengan jelas namun kurang lancar
Siswa membaca tulisan kurang jelas dan kurang lancar
Siswa membaca tulisan tidak jelas dan tidak lancar
Lafal Siswa
melafalkan tulisan dengan baik dan benar
Siswa melafalkan tulisan dengan baik namun kurang lancar
Siswa melafalkan tulisan kurang tepat dan kurang lancar
Siswa melafalkan tulisan tidak tepat
Intonasi Siswa
mengucapkan kata secara baik dan benar
Siswa
mengucapkan kata dan kalimat dengan baik namun kurang tepat dalam jeda
Siswa
mengucapkan kata dan kalimat kurang tepat dan jeda yang kurang tepat
Siswa
mengucapkan kata dan kalimat tidak tepat dan tidak lancar Kelancaran Siswa membaca
dengan lancar semua bacaan
Siswa membaca lancar semua bacaan dengan sedikit bantuan guru
Siswa membaca sebagian bacaan dengan bantuan guru
Siswa merasa kesulitan membaca
Kejelasan Suara
Siswa membaca dengan suara jelas dan lantang
sehingga dapat didengar semua siswa
Siswa membaca dengan suara yang hanya dapat didengar sebagian siswa
Siswa membaca dengan suara yang hanya dapat didengar teman sebangku
Siswa membaca dengan suara yang hanya dapat
didengar diri sendiri