Pengujian laboratorium: Semua bahan, komponen, dana penggabungan harus, kecuali dengan catatan lain, diperiksa dan diuji oleh agensi independen pemeriksaan/inspeksi yang telah disetujui oleh pemberi kerja dari kasus ke kasus untuk menjamin kepuasan pemberi kerja, saat pengujian dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. Saat dimana tidak ada prosedur yang ditentukan, makan kontraktor harus mengajukan standar yang pas atau prosedur tertentu untuk persetujuan pemberi kerja.
Pengujian dan pemeriksaan yang dilakukan oleh kontraktor di dalam India maupun di luar India, biaya orang yang direkrut seperi proses visa, tiket udara, Perhubungan, asrama & penginapan termasuk bantuan lokal akan ditanggung hanya oleh kontraktor.
Jaminan kualitas: Kontraktor harus merumuskan rencana QA secara lengkap untuk persetujuan pemberi kerja, yang kemudian diikuti sepanjang masa kontrak.
Seluruh bahan, komponen atau pemasangan harus diuji dan diperiksa pada frekuensi yang dinyatakan dalam spesifikasi yang ada.
Jadwal yang lengkap dari seluruh pengujian bahan/pengujian saat dibutuhkan/frekuensi pengujian yang disepesifikasikan harus diserahkan oleh kontraktor untuk persetujuan pemberi kerja.
Contoh proforma, dengan contoh khusus, untuk pemeriksaan bahan/pengujian harus diserahkan oleh kontraktor untuk persetujuan pemberi kerja.
Dalam mendapat persetujuan pemeriksaan bahan/jadwal pengujian, kontraktor harus mengikuti jadwal untuk menyiapkan test indivual wajib gan rencana pemeriksaan serta penyerahan untuk persetujuan pemberi kerja.
Pengujian dan pemeriksaan semacam itu, yang mana pemberi kerja harus melihat untuk memberi pendapat, harus dilakukan dengan kehadiran pemberi kerja. Untuk pengujian & uji pemeriksaan/hasil pemeriksaan dan sertifikasi daripadanya harus diserahkan sesuai arahan oleh pemberi kerja untuk persetujuannya. Tetapi, pemberi kerja bisa dengan kebijaksanaannya melakukan pengujian yang ditanggung oleh kontraktor untuk validasi hasil pengujian/pemeriksaan. Pengujian seperti itu ditanggung oleh kontraktor.
Proforma yang tepat untuk pencatatan dan menyaksikan semua pengujian dan pemeriksaan harus diserahkan untuk persetujuan pemberi kerja. Konfirmasi tanggal pengujian atau pemeriksaan harus disajikan pada proforma yang disetujui, tidak kurang dari 21 hari sebelum tanggal pengujian/pemeriksaan.
Tidak ada bahan, komponen atau penggabungan yang dapat dikirmkan sampai izin didapatkan dari pemberi kerja.
Item yang setelah diuji atau diperiksa gagal meemnuhi persyaratan dari spesifikasi ini, membutuhkan pengujian tambahan di laboratorium untuk pengujian ulang atau pemeriksaan dan biaya pengujian ini ditanggung oleh kontraktor.
Secara teratur, selama kontrak, pemberi kerja dapat mengadakan pemeriksaan kegiatan manufaktur/pabrik di tempat kontraktor dan pada pemasok dan subkontraktor. Pemeriksaan harus mengandung pengecekan kualitas prosedur, saksi pemeriksaan, baik rutin maupun prototype dan harus merupakan tujuan pemantauan kemajuan. Selama masing-masing pemeriksaan pekerja yang sesuai harus disediakan oleh kontraktor.
Bahan dan komponen yang dipasok oleh kontraktor
Semua bahan dan komponen yang dipasok oleh kontraktor harus diperiksa dan diuji sesuai dengan Spesifikasi teknis yang relevan.
68 Basic Engineering Design Spesifikasi Teknis untuk Pekerjaan Track
Pengelasan: Semua las (flash butt dan alumina-thermic) harus diuji secara ultrasonik sesuai manual yang relevan untuk pengujian ultrasonik rel dan las. Selebihnya, semua las-an harus diperiksa untuk toleransi dimensional dan diuji secara ultrasonik. Jarak minimum antara dua las-an pada rel yang sama tidak boleh lebih dari 6 m.
Semua pengelasan yang cacat saat diidentifikasi sebagai hasil pengujian USFD atau sebaliknya harus disingkirkan dari jalur dan di las ulang oleh kontraktor. Biaya semua pengelasan ulang las-an yang cacat/ditolak dan yang berkaitan dengan panjang rel termasuk pemotongan rel, penyesuaian dan semua pengerjaan yang berkaitan ditanggung oleh kontraktor.
Bahan las untuk pengelasan Alumina-thermic harus diuji sesuai dengan Spesifikasi teknis yang relevan untuk persetujuan proses dan porsi pasokan untuk pengelasan termit rel.
Pengujian pengelasan flash butt dan untuk pengelasan alumina-thermic harus dilakukan sesuai kode/standar yang relevan.
Las-an baru harus memiliki spesifikasi penerimaan minimum untuk kualitas geometri:
Tabel 16.1 Kriteria minimum penerimaan las
Arah vertikal Arah horisontal/lateral
Versine dasar 1 m diantara 0 dan 0.2 mm (hump); dan
Versine pada dasar 1m diantara -0.5 and 0.5mm; dan
Kemiringan di atas 200 mm kurang dari 1:1000
Kemiringan di atas 200 mm kurang dari 1:500
Switches, Persilangan (Crossings) and Sambungan rel panjang (Rail Expansion Joints) Pemeriksaan switch dan pemeriksaan crossing (pengujian pemasangan) harus dilakukan.
Switch dengan bagian heel tetap harus diperiksa sebagai bagian utuh. Penggantian running edge dan sepur harus diperiksa pada lokasi acak, baik pada jalur utama maupun jalur perpindahan (wesel).
Running edge offsets harus diambil maksimum pada interval 1000 mm. shall be taken at Running edge offsets harus berada dalam +2mm/- 1 mm dari nilai rancangannya.
Pemeriksaan switch dan derailing switches harus termasuk, namun tidak dibatasi, berikut ini:
i. Pemindah rel secara merata berujung dengan rel tetap disepanjang perencanaan perpindahan dengan switch terletak sesuai aslinya
ii. Bagian bawah switch dan rel tetap secara merata tertopang pada semua plat dasar iii. Semua pengecekan dimensional dari bukaan switch, sepur, penjajaran, cross level offset,
kepala, dan jarak sayap rel yang berdekatan dan flangeways berada dalam batas toleransi.
iv. Pemindah rel melewati panjang bebas tidak berpelintir/bengkok Kaki switch tidak boleh di luar kotak/diluar toleransi tertentu.
Perlintasan harus tertahan dengan merata pada setiap plat dasar.
Buffer Stops: Buffer stops pabrikan harus diperiksa oleh pemberi kerja sebelum pemasangan. Bantuan yang dibutuhkan harus disediakan oleh kontraktor untuk memfasilistasi pemeriksaan. Minimum 21 hari pemberitahuan dalam penulisan tanggal dimana buffer stop dapat diperiksa harus diberikan pada pemberi kerja.
Buffer stop harus memiliki plat identifikasi , sebelum pemeriksaan, dan plat identifikasi ini harus dijaga sampai penerimaan buffer stop dalam pengerjaan,
69 Basic Engineering Design Spesifikasi Teknis untuk Pekerjaan Track
Lembaran pemeriksaan harus disiapkan dan dikumpulkan untuk persetujuan dari setiap perakitan yang menunjukkan dengan jelas rancangan/desain dan dimensi sebenarnya, nomor item dan tanda indentifikasi.
Pengujian pada hasil akhir: Pengujian pada hasil akhir dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Spesifikasi umum san Kondisi kontrak. Pengujian pada hasil akhir dianggap termasuk penyerahan dan persertujuan seluruh dokumentasi yang diidentifikasi disitu dan dalam format tertentu.
Penyerahan
Sebelum ada bagian kerja yang diterima sebagai hasil akhir, informasi berikut harus sudah diserahkan untuk persetujuan pemberi kerja.
Pencatatan dan sertifikasi untuk pengujian dan pemeriksaan yang diidentifikasi dalam ketentuan berikut
Sesuai catatan yang dibuat/gambar sebagai berikut:
i. Perataan vertikal ii. Perataan horisontal
iii. Catatan tanda bekas unit dari of versine’s, sepur, pelintir, cant/cross level dan profil longitudinal atas rel
iv. Rencana rekam las
v. Semua hasil uji las sesuai rincian pada bagian ini, catatan de-stressing vi. Jarak dalam kilometer, koordinat, offset dari seluruh jalur permanen vii. Catatan kelerengan rel & pengukuran beban kaki
viii. Perizinan coping peron stasiun
Hasil dan laporan dari setiap pengujian dan bahan, peraktian dan item/komponen
Hasil pengujian harus diserahkan dalam format hardcopy dan elektronik dengan spesifikasi sbb.
Pengujian penyekatan rel dengan tanah (Rail Insulation to Earth Test): Semua pengerjaan jalur harus dihubungkan dengan pengujian penyekatan rel dengan tanah. Jalur harus memiliki nilai minimum penyekatan rel ke tanah untuk ditentukan setelah interface dengan kontraktor khusus untuk jalur pada kondisi cuaca terburuk.
Pengujian penyekatan rel dengan tanah harus dilaksanakan setelah jalur selesai sepenuhnya dan dibersihkan sebelum akhirnya terbentuk menjadi sistem las berkelanjutan dan sebelum semua ikatan dipasang.
Pengujian harus dilakukan pada rel dengan panjang maksimum 1000m.
Jalur tidak boleh terbentuk menjadi panjang yang berkelanjutan , sampai pengujian penyekatan rel ke tanah dilakukan dan disetujui.
Penyekatan rel ke rel: Pengujian ketahanan yang dibutuhkan harus diambil pada setiap panjang jalur diatas 50 meter sesuai ketentuan kontraktor khusus.
Prosedur pengujian dan ketahanan minimum harus mengikuti persyaratan yang diajukan melalui interface dengan Kontraktor Power Supply yang ditentukan dan kontraktor pemberi arahan dan sesuai persetujuan pemberi kerja.
70 Basic Engineering Design Spesifikasi Teknis untuk Pekerjaan Track
Pengujian ketahanan jalur dasar tanpa pemberat balas: Pengujian ketahanan jalur dasar tanpa pemberat balas harus dilakukan pada sepanjang jalur di atas 50 meter sebagai tanda adanya kebocoran arus melalui jalur dasar dan sistem penambat rel dari satu rel ke rel lainnya.
Pengujian ketahanan jalur dasar tanpa pemberat balas dilaksanakan setelah jalur selesai dan dibersihkan sebelum akhirnya dibentuk menjadi panjang berkelanjutan dan seluruh bagiannya berikatan.
Prosedur pengujian dan ketahana minimum harus memenuhi persyaratan yang diajukan melalui interface denga kontraktor power supply yang ditentukan dan kontraktor pemberi arahan dan disetujui oleh pemberi kerja.
Pengujian kemiringan rel: Kedua rel pada semua jalur tanpa balas harus diperiksa, maksimum pada interval 10 m, untuk kemiringan mengunakan digital inclinometer yang ditujukan dan telah disetujui oleh pemberi kerja.
Pembacaan yang menunjukkan kemiringan diluar batas yang telah ditentukan setiap rakitan penambat harus diperiksa lebih lanjut pada bacaan yang tidak sesuai sampai kesesuaian pembacaan diperoleh dengan konsisten.
Jika panjang rel diluar kemiringan yang ditentukan melewati 9 m, panjang toleransi harus diperbaiki oleh kontraktor menggunakan metode yang disetujui oleh pemberi kerja.
Prosedur pengujian dan pemeriksaan : Kontraktor pengerjaan jalur harus memasang dan menguji jalur, wesel, dan jika mungkin sambungan rel panjang, dan juga komponen pengerjaan jalur sampai toleransi yang disebutkan dalam spesifikasi ini.
Semua parameter jalur geometri harus diperiksa dan parameter diserahkan pada pekerja.
Hasil harus dicetak dan harus dibuat dalam bentuk grafik.
Pengukuran manual dan pemeriksaan visual hatus dilakukan pada wesel dan sambungan rel panjang.
Kontraktor pengerjaan jalur harus mengembangkan form pemeriksaan dan rekaman serta menyerahkan form ini pada pemberi kerja untuk persetujuan.
Pengujian ketahan listrik harus dilakukan dengan disaksikan oleh perwakilan masing-masing kontraktor yang ditentukan.
Pengujian Kinematic Envelope dan struktur sepur : Kontraktor jalur harus memastikan bahwa jalur dapat dipasang hingga toleransi yang diambil untuk perhitungan kinematis sepur/gauge sesuai yang terkandung dalam perhitungan dari kinematic envelope oleh pabrik Rolling stock.
Pemeliharaan jalur dan kendaraan harus sesuai dengan toleransi yang ditunjukkan selama periode operasi Rolling stock.
Struktur sepur sesuai yang ditunjukkan tidak boleh dilanggar dalam keadaan apapun kecuali untuk coping platform dimana perbedaan struktur sepur eksklusif untuk peron stasiun akan diambil.
71 Basic Engineering Design Spesifikasi Teknis untuk Pekerjaan Track