• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAYAGUNAAN TENAGA KESEHATAN

Dalam dokumen PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR 2022 (Halaman 104-112)

BAB III TENAGA KESEHATAN

C. PENDAYAGUNAAN TENAGA KESEHATAN

1. Pendayagunaan Tenaga Kesehatan di Jawa Timur

Pendayagunaan SDMK meliputi: Pendayagunaan SDMK di dalam negeri, pendayagunaan SDMK ke luar negeri, pengembangan pola karir tenaga kesehatan dan pengembangan sistem insentif.

Pendayagunaan tenaga kesehatan dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau masyarakat sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Pendayagunaan dilakukan dengan memperhatikan aspek pemerataan, pemanfaatan dan pengembangan. Penempatan tenaga kesehatan oleh pemerintah atau pemerintah daerah dilaksanakan dengan cara :

a. Pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS);

b. Pengangkatan sebagai pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK); atau

66% 72% 81% 83% 83% 84% 84% 84% 84% 84% 84% 85% 85% 86% 86% 87% 87% 88% 89% 89% 90% 90% 90% 90% 91% 91% 91% 91% 91% 92% 92% 92% 92% 93% 93% 94% 96% 98%

0%

20%

40%

60%

80%

100%

120%

KOTA SURABAYA BANGKALAN PASURUAN MOJOKERTO SAMPANG KEDIRI MALANG SITUBONDO PROBOLINGGO NGAWI GRESIK PACITAN SUMENEP PONOROGO KOTA MADIUN JEMBER MADIUN KOTA KEDIRI TRENGGALEK KOTA MOJOKERTO NGANJUK LAMONGAN KOTA BLITAR KOTA MALANG TULUNGAGUNG BANYUWANGI BONDOWOSO SIDOARJO MAGETAN JOMBANG BOJONEGORO TUBAN PAMEKASAN KOTA PROBOLINGGO KOTA BATU LUMAJANG BLITAR KOTA PASURUAN

70 c. Penugasan khusus.

Pendayagunaan Tenaga Kesehatan Warga Negara Indonesia ke Luar Negeri dapat dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan tenaga kesehatan di Indonesia dan peluang kerja bagi Tenaga Kesehatan Warga Negara Indonesia di luar negeri. Pendayagunaan Tenaga Kesehatan Warga Negara Asing dilakukan dengan mempertimbangkan:

a. Alih teknologi dan ilmu pengetahuan; dan b. Ketersediaan Tenaga Kesehatan setempat.

Pendayagunaan tenaga kesehatan dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing berdasarkan ketentuan peraturan perundang- undangan dengan memperhatikan; aspek pemerataan, pemanfaatan, dan pengembangan, termasuk pengembangan karier.

Pendayagunaan tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan milik pemerintah diupayakan dalam bentuk rekrutmen pegawai secara PNS, PPPK, upaya terobosan (penugasan khusus, task shifting, team based, dll) sedangkan untuk sektor swasta melakukan rekrutmen dan penempatan tenaga kesehatan sesuai kebutuhannya. Pemerintah dapat memfasilitasi upaya pemenuhan tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan swasta dengan kriteria yang telah ditetapkan. Pendayagunaan tenaga kesehatan ke luar negeri harus memperhatikan beberapa aspek: sebagai kebijakan alternatif dalam rangka optimalisasi pemanfaatan tenaga kesehatan dan memperhatikan asas saling menguntungkan baik antara Indonesia dengan negara lain yang menjadi mitra maupun antara tenaga kesehatan dengan pihak yang mendayagunakan tenaga kesehatan

Adapun kendala dalam hal penempatan tenaga kesehatan sebagai berikut:

a. Retensi untuk daerah dengan geografis sulit masih rendah.

71 b. Kurangnya partisipasi Pemda dalam penyediaan fasilitas,

distribusi, monitoring dan evaluasi.

c. Sedikitnya peminat tenaga kesehatan khususnya untuk DTPK (Daerah Terpencil Perbatasan Kepulauan).

d. Tingginya biaya operasional untuk mobilisasi tenaga kesehatan di daerah dengan geografis sulit.

2. Penugasan Khusus (Nusantara Sehat)

Sumber Daya Kesehatan merupakan faktor penting dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu penanganan SDMK mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Adanya Program Sumber Daya Kesehatan bertujuan untuk meningkatkan jumah, jenis, mutu, dan penyebaran tenaga kesehatan serta pemberdayaan profesi kesehatan.

Pemenuhan tenaga kesehatan di wilayah Jawa Timur selain dari pengadaan tenaga ASN terdiri dari PNS dan PPPK, juga melalui pemenuhan tenaga yang berasal dari penugasan khusus.

Penugasan khusus yang dimaksud adalah tenaga Nusantara Sehat (berbasis tim dan individu) dan Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS). Program ini berlangsung setiap tahun, bergantung pada pengusulan wahana yang akan dijadikan lokasi penempatan dokter spesialis.

Program pemerintah pusat lainnya sebagai upaya pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan yakni Nusantara Sehat berbasis tim dan individu. Beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Timur telah menerima tenaga Nusantara Sehat, yaitu di Kabupaten Pacitan, Bondowoso, Gresik, Sumenep, Bondowoso dan Kota Kediri.

Keempat daerah tersebut, merupakan daerah terpencil (Pacitan dan Bondowoso) serta daerah kepulauan (Gresik dan Sumenep).

Oleh karena itu, tujuan utama program Nusantara Sehat (Tenaga Kesehatan Penugasan Khusus Individu) adalah mewujudkan layanan kesehatan primer yang dapat dijangkau oleh

72 setiap anggota masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah terpencil dengan kontrak kerja dengan Kementerian Kesehatan selama 2 tahun. Berikut adalah data jumlah tenaga kesehatan Nusantara Sehat dari 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2022:

GAMBAR 3.19

PENUGASAN KHUSUS NUSANTARA SEHAT PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2022

Sumber : Pengelola Nusantara Sehat Kabupaten/Kota 2022

Berdasarkan gambar diketahui bahwa jumlah tenaga Nusantara Sehat di Provinsi Jawa Timur sejumlah 82 tenaga.

Wilayah Jawa Timur yang menerima Tenaga Nusantara sehat antara lain Bondowoso, Sumenep, Pacitan, Sampang, Pacitan, dan Ngawi.

Data tersebut bersumber dari Dokumen Deskripsi 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2022.

3. Program Internship Dokter Indonesia

Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia khususnya di bidang kesehatan. Program ini sudah ada sejak tahun 2011 memiliki kontribusi secara tidak langsung dalam pemenuhan kebutuhan tenaga medis di fasilitas kesehatan terutama Puskesmas dan Rumah Sakit. Wahana yang ditunjuk sebagai wahana tentunya memiliki kriteria, sehingga tidak semua Puskesmas atau Rumah

46

19 10

4 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

10 20 30 40 50

BONDOWOSO SUMENEP SAMPANG PACITAN NGAWI PONOROGO TRENGGALEK TULUNGAGUNG BLITAR KEDIRI MALANG LUMAJANG JEMBER BANYUWANGI SITUBONDO PROBOLINGGO PASURUAN SIDOARJO MOJOKERTO JOMBANG NGANJUK MADIUN MAGETAN BOJONEGORO TUBAN LAMONGAN GRESIK BANGKALAN PAMEKASAN KOTA KEDIRI KOTA BLITAR KOTA MALANG KOTA PROBOLINGGO KOTA PASURUAN KOTA MOJOKERTO KOTA MADIUN KOTA SURABAYA KOTA BATU

73 Sakit bisa mendapatkan tenaga internship. Wahana lebih difokuskan dan yang sudah dipetakan bisa terisi dengan dokter spesialis sesuai dengan kebutuhan yaitu:

a. Penempatan dokter spesialis penyakit dalam dan spesialis anestesi di RS Umar Mas’ud Kepulauan Bawean Gresik.

b. Penempatan dokter spesialis penyakit dalam dan spesialis anak di RSUD Waru Ketapang.

c. Penempatan dokter spesialis obgyn di RSUD Ketapang Sampang.

Program Internship merupakan proses pemantapan mutu profesi dokter untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan, secara terintegrasi, komprehensif, mandiri serta menggunakan pendekatan kedokteran keluarga dalam rangka pemahiran dan penyelarasan antara hasil pendidikan dengan praktik di lapangan. Tenaga dokter umum yang mengikuti PIDI Provinsi Jawa Timur tahun 2022 adalah sebagai berikut:

74

GAMBAR 3.20

PROGRAM INTERNSHIP DOKTER INDONESIA (PIDI) PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2022

Sumber : Komite Internship Dokter Indonesia Jawa Timur 2022

Berdasarkan gambar 3.20 diketahui bahwa Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) tahun 2022 tertinggi terletak di Kabupaten Malang dengan total Dokter Internship 134. Data bersumber dari Dokumen Deskripsi 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

4. Pendayagunaan Dokter Spesialis

Program pemerintah yaitu Pendayagunaan Dokter Spesialis (PDGS) meliputi bantuan Program Pendidikan Dokter Spesialis

0 0 0 2

7 9

10 10 11

12 12 14

16 16 18

23 24

27 28

30 33

35 37

39 42

44 47

50 56

59 62 62

71 72

76 78

85

134

0 20 40 60 80 100 120 140 160

TRENGGALEK KOTA PROBOLINGGO KOTA BATU SIDOARJO PACITAN KOTA PASURUAN SAMPANG SUMENEP BONDOWOSO SITUBONDO BANGKALAN NGAWI MAGETAN KOTA MALANG PAMEKASAN TUBAN TULUNGAGUNG KOTA BLITAR MADIUN PASURUAN BANYUWANGI PROBOLINGGO KOTA MADIUN LUMAJANG BLITAR NGANJUK PONOROGO KEDIRI JEMBER KOTA KEDIRI MOJOKERTO BOJONEGORO LAMONGAN KOTA MOJOKERTO GRESIK KOTA SURABAYA JOMBANG MALANG

75 (PPDS) dan bantuan Pendidikan Profesi Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) yang mana tahapan lanjut pendidikan seorang dokter dan dokter gigi umum untuk menjadi spesialis. Di Jawa Timur tahun 2022 terdapat total 18 bantuan Pendidikan Dokter spesialis melalui Program tersebut di antaranya adalah sebagai berikut :

GAMBAR 3.21

PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER/DOKTER GIGI SPESIALIS PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2022

Sumber : Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinkes Jatim, 2022

Berdasarkan gambar 3.21 diketahui bahwa terdapat 18 dokter spesialis penerima bantuan Program Pendidikan Dokter Spesialis di Jawa Timur dari 8 ilmu spesialis. Data bersumber dari Dokumen Deskripsi 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

5. Tenaga Kerja Kesehatan Indonesia

Pendayagunaan tenaga kesehatan ke luar negeri harus memperhatikan aspek-aspek: sebagai kebijakan alternatif dalam rangka optimalisasi pemanfaatan tenaga kesehatan dan memperhatikan asas saling menguntungkan baik antara Indonesia dengan negeri lain yang menjadi mitra maupun antara tenaga kesehatan dengan pihak yang mendayagunakan tenaga kesehatan.

Dari 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur tidak ada data TKKI.

76 6. Tenaga Kesehatan Warga Negara Asing

Pendayagunaan tenaga kesehatan juga dilakukan dalam rangka pemenuhan permintaan tenaga kesehatan dari luar negeri, yang dilaksanakan dengan memperhatikan keserasian antara kebutuhan tenaga kesehatan di dalam negeri dan kemampuan pengadaannya. Dalam hal ini pendayagunaan tenaga kesehatan diutamakan pada pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Dari 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur tidak ada data TKWNA.

77

Dalam dokumen PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR 2022 (Halaman 104-112)

Dokumen terkait