BAB II BAB II
A. Penelitian Sebelumnya
3. Pendekatan Pembelajaran Fiqih di Madrasrah Ibtidaiyah
Pendekatan
pembelajaran mata pelajaran fiqih di
Madrasahlbtidaiyah meliputi:
a. Keimanan, yang memberikan peluang
kepada pesertadidik
untuk mengembangkan pemahamanadanya Allah SWT sebagai
sumber kehidupan.b- Pengalaman memberikan
kesempatankepada
pesertadidik
untuk mempraktekkandan
merasakan hasil-hasil pengalamansyariat
Islam dalam menghadapi tugas-tugas dan masalah dalam kehidupan.c.
Pembiasaan,memberikan
kesempatankepada peserta didik
untukmembiasakan sikap dan
perilaku
yang baik yang sesuai dengan ajaran Islam dan budaya bangsa dalam menghadapi masalah kehidupan.d.
Rasional, usaha memberikan peranan kepada rasio (akal) pesertadidik dalam
memahamidan
membedakan berbagaimateri dalam
standar materi serta kaitannya dengan perilaku yang baik dengan perilaku yang buruk dalam kehidupan duniawi.e.
Emosional, upaya menggugah perasaan(emosi)
pesertadidik
dalam menghayatiperilaku yang
sesuai denganajaran
agamadan
budaya bangsa.f.
Fungsional, menyajikan materifiqih dari
segi manfaatnya bagi pesertadidik
dalam kehidupan sehari-hari dalam arti luas.t5
g. Keteladanan, yaitu menjadikan figur pribadi-pribadi teladan
danperfoman guru-guru fiqih, sebagai cerminan dari manusia
yangmemiliki
keyakinan tauhid yang teguh dan ber akhlak karimah.124.
Pengertian,Tujuen, dan
Fungsi Evaluasia. Pengertian
EvaluasiSetiap program kegiatan yang direncanakan seharusnya diakhiri dengan evaluasi. Evaluasi dimaksudkan untuk melihat kembali apakah
suatu program atau kegiatan telah dilaksanakan sesuai
denganperencanaan
yang diharapkan. Melalui kegiatan evaluasi
tersebut akan diketahui hal-hal yang telah dicapai dan yang belum dicapaiEvaluasi menurut Kaufman
&
Thomas adalah: evaluationis a
processof helping to
make thingsbelter
than theyare, of
improvingthe situation.ts Evaluasi merupakan proses untuk
menafsirkankualitas dari apa yang
sedang berlangsung. Berdasarkan pendapattersebut dapat disimpulkan bahwa evaluasi adalah
prosesmembandingkan suatu kegiatan pendidikan di lapangan
denganrencana
yang telah dibuat untuk
menentukansampai
sejauhmana tujuan pendidikan dapat dicapai.r: Dcpartcmcn Agama- Kurikulum dan llasil Belajor Fiqih I lodrasah lbtidai.voh.
Di.cktorat Jcndcral Kclcmbagrurn Ag:[na Islarn. Dircktoral Madrasalt dan Pcndidikan Agama Islam Pada Sekolah Umurl. Jakana: 2003. h. ,l
r3 Kaufman. R & Thomas. S. Et'aluatitn 't ithoul.[ear. Nerr'York:Ncw Vie*?oints. t980 h.9
l6
Worthen
&
Sanders (1973:l9)
menjelaskan pengertian evaluasi sebagaiberikut. "Evdlualion is the
delerminationof
theworth of a
thit g.It
includes obtaininginformationy'z
use injulging
lhe worthof
a program,
prulucL
procedure,or
objective,or
lhepotential utility of altenulive apprunches designed to attain specified
objeclives".laBahwa evaluasi merupakan penentuan nilai terhadap suatu
hal.Pengumpulan
informasi
tersebut digunakanuntuk
memutuskannilai
keberhasilan suatu program, produk, prosedur, serta alternatif strategi yang diajukan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.Menurut Thoha evaluasi adalah: "kegiatan yang terencana untuk mengetahui keadaan suatu objek dengan menggunakan instrumen dan
hasilnya dibandingkan dengan tolak ukur untuk
memperolehkesimpulan".r5
Stufllebeam (Menhrens
&
Lehmann) mengartikan "evaluationis the process of delineating, obtaining, and providing
ru,sefulinfurmation
fitr jrutging
decisionalternalives"
-16 (evaluasi merupakan suatu proses merencanakan, memperoleh dan menyediakan informasiyang
sangatdiperlukan untuk
membuat keputusan). Sesuai dengan pengertianini
maka setiap kegiatan evaluasi merupakan proses yangt'
Wo.than. Blaine R & Sanders. James R. Erlucational Evalualion: Theory and Practice' Califomia: Wadsraonh Publishing Conpan). lnc. Belmort. 1973. h. l9"
M. Ctlnbib Thoh a. Telnik lit'oluasi Pewtidikan. lakullt. CV. Rajarvali. 2003' h. I'o
M.fu"na. W.A..&
LchlnarnI.l.
f,leasuremet ontl Et'alualionin
E.lucotion and Pstchologv. New York: Holt. Rinelmn an Winston- Inc, 1973. h. 6t7
sengaja direncanakan
untuk
memperolehinlormasi atau data.
Data yang dikumpulkan tersebut kemudian dianalisis untuk dijadikan dasar pengambilan suatu keputusan.Sedangkan
Djemari Mardapi (2004.
19) menyatakan: evaluasimerupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam
meningkatkankualitas, kinerja, atau produktivitas suatu lembaga
dalam melaksanakanprogramnya. Fokus evaluasi adalah individu,
yaituprestasi
belajar
yangdicapai kelompok
atau kelas.Melalui
evaluasi akandiperoleh informasi
tentang apayang telah dicapai dan
manayang belum, dan
selanjutnyainformasi ini dapat
digunakan untuk perbaikan suatu program. l7Sesuai dengan rumusan-rumusan tersebut
di
atas sedikitnya adatiga
aspek yangperlu
diperhatikanuntuk lebih
memahami apa yang dimaksud dengan evaluasi, khususnya evaluasihasil belajar
sebagai berikut:Pertama, kegiatan evaluasi merupakan proses
yang
sistematis.Ini bermakna, evaluasi merupakan kegiatan yang terencana
dandilakukan
secara berkesinambungan,evaluasi
merupakan kegiatanpada permulaan, selama program berlangsung, dan pada akhir program setelah program itu dianggap selesai. Program
yangdimaksud adalah satuan jenjang pendidikan yang dirancang dalam satu periode tahun ajaran tertentu.
t'D.lemari Mardapi. Penla.tunan 'l e.\ llosil
lklaior.
Yogl-akafla: Program Pascasariana Universitas Negeri Yog.vakana. 2004. h. l9l8
Kedua" dalam kegiatan evaluasi diperlukan berbagai informasi atau data yang menyangkut objek yang sedang dievaluasi. Dalam satu jenjang pendidikan, data yang dimaksud berupa perilaku siswa selama
mengikuti pendidikan, nilai ujian
nasional,ujian
sekolah,dan
lainsebagainya dengan tujuan mengetahui prestasi siswa. Oleh karena itu,
informasi
atau data harusakurat
sehingga kesimpulanyang
diambil tepat.Ketiga" setiap kegiatan evaluasi, khususnya evaluasi pendidikan
tidak
terlepasdari
tujuan-tujuan pembelajaranyang
hendak dicapai.Dengan demikian, evaluasi harus
merumuskanatau
menentukantujuan-tujuan terlebih dahulu. agar dapat menilai
sejauhmanapencapaian hasil belajar siswa. Hal
ini
karena setiap kegiatan penilaian memerlukan suatukriteria
tertentu sebagai acuan dalam menilai batas ketercapaian objek yangdinilai.
b. Tujuan Evaluasi
Evaluasi pendidikan adalah kegiatan menilai yang terjadi dalam proses kegiatan pendidikan. Menurut Anas Sudijono tujuan umum dari evaluasi dalam bidang pendidikan ada dua, yaitu: