• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Pilihan produk : konsumen dapat mengambil keputusan untuk membeli sebuah produk atau menggunakan uangnya untuk tujuan yang lain. Dalam hal ini perusahaan harus memusatkan perhatiannya kepada orang-orang yang berminat membeli sebuah produk serta alternatif yang mereka pertimbangkan.

2. Pilihan merek : konsumen harus mengambil keputusan tentang merek nama yang akan dibeli setiap merek memiliki perbedaan tersendiri. Dalam hal ini perusahaan harus mengetahui bagaimana konsumen memilih sebuah merek.

3. Pilihan penyalur : konsumen harus mengambil keputusan tentang penyalur mana yang akan dikunjungi. Setiap konsumen berbeda-beda dalam hal menentukan penyalur bisa dikarenakan faktor lokasi yang dekat, harga yang murah, persediaan barang yang lengkap, kenyamanan dalam belanja, keluasan tempat dan lainlain.

4. Waktu pembelian : keputusan konsumen dalam pemilihan waktu pembelian bisa berbedabeda misalnya ada yang membeli setiap hari, satu minggu sekali, dua minggu sekali dan lain sebagainya.

5. Jumlah pembelian : konsumen dapat mengambil keputusan tentang seberapa banyak produk yang akan dibelanjakan pada suatu saat. Pembelian yang dilakukan mungkin lebih dari satu. Dalam hal ini perusahaan harus mempersiapkan banyaknya produk sesuai dengan keinginan yang berbeda-beda.

6. Metode pembayaran : konsumen dapat mengambil keputusan tentang metode pembayaran yang akan dilakukan dalam pengambilan keputusan menggunakan produk atau jasa. Saat ini keputusan pembelian dipengaruhi oleh tidak hanya oleh aspek lingkungan dan keluarga, keputusan pembelian juga dipengaruhi oleh teknologi yang digunakan dalam transaksi pembelian.

2.2 Penelitian Terdahulu

dan signifikan terhadap keputusan pembelian khusus di tiga kategori produk elektronik, mobil, dan peralatan rumah tangga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Responden penelitian terbagi menjadi 144 oleh konsumen produk eletronik, 77 oleh pembeli mobil, dan 87 oleh konsumen peralatan rumah tangga di wilayah provinsi Chonburi, Thailand. Objek penelitian yang diteliti adalah dimensi atribut kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen di Thailand. Selanjutnya penelitian yang dilakukan oleh Muliasari, (2020) berdasarkan hasil analisis penelitian yang sudah dilaksanakan pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk handphone Samsung adalah signifikan positif. Menggunakan metode penelitian secara kuantitatif. Responden di dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Akademi Akuntansi Surakarta, yang pernah menggunakan produk smartphone dari Samsung. Objek penelitian tersebut adalah produk hp dari Samsung.

Sedangkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Yelvita, (2022) berdasarkan hasil analisis penelitian yang sudah dilaksanakan ditemukan bahwa kualitas produk secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, regresi linier berganda, koefisien determinasi dan pengujian hipotesis uji t dan uji f.

Menggunakan pendekatan penelitian secara kuantitatif. Responden penelitian dengan jumlah 98 orang menggunakan teknik random sampling. Objek penelitian adalah toko nazurah hijab di Kubang Tungkek kabupaten Lima Puluh Kota. Pernyataan ini didukung dengan penelitian terdahulu menurut Nadiya dan Wahyuningsih, (2020) dalam penelitian tersebut menyatakan bahwa kualitas produk tidak tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitaif dan pengolahan data menggunakan SPSS 23.0 for Windows. Responden penelitiannya adalah mahasiwa dan mahasiswi di Kota Semarang yang mengetahui atau pernah memakai produk 3Second. Objek peneltian tersebut merupakan keputusan pembelian fashion 3 Second di Marketplace.

Selain kualitas produk, keputusan pembelian juga dipengaruhi oleh kualitas layanan. Variabel lain yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen adalah kualitas layanan. Pada penelitian menurut Andanawari et al., (2015) dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif antara kualitas layanan terhadap keputusan pembelian.

Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitaif Structural Equation Model pada program AMOS. Penelitian ini menggunakan dua jenis variabel, yaitu variabel observasi dan variabel laten. Variabel observasi terdiri dari angka-angka yang diperoleh dari kuesioner sedangkan variabel laten merupakan variabel yang tidak diamati secara langsung. Sebelum dilakukan uji SEM terlebih dahulu dilakukan uji validitas, reliabilitas dan uji Konfirmatori Faktor Analisis (CFA). Uji CFA bertujuan untuk mengetahui apakah model penelitian sudah layak atau perlu dimodifikasi. Penelitian ini melibatkan 100 responden yang didominasi oleh perempuan dengan persentase 81%. 41%

responden berusia 25-45 tahun, 35% di bawah 25 tahun dan sisanya 24% di atas 45 tahun. Respondennya berasal dari berbagai latar belakang. Sebanyak 48% merupakan pekerja, 19% pelajar, 23% ibu rumah tangga, dan 10% wirausaha. Objek penelitian tersebut adalah Gracia Skin Clinic di Semarang. Hal ini didukung penelitian terdahulu menurut Chaerudin dan Syafarudin, (2021) menyatakan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk alat kesehatan.

Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan Partial Least Square (smartPLS 3.0) dalam proses pengolahan data. Penelitian ini menggunakan data primer berupa kuisioner serta disebarkan kepada 141 responden yang pernah menggunakan produk alat kesehatan yaitu mesin apheresis.

Pendapat diatas berbanding terbalik dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Jeklin et al., (2016) berdasarkan hasil penelitian tersebut menjelaskan bahwa variabel kualitas layanan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian.

Jenis penelitian Explanative Research dengan menggunakan pendekatan kuantitatif.

Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, regresi linier berganda dan menggunakan uji asumsi klasik menggunakan program spsss 16.0. Objek penelitian tersebut yaitu keputusan pembelian pada Toko Maju Bandar Lampung. Didukung dengan penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh Cahya et al., (2021) pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Responden penelitian adalah konsumen yang pernah membeli produk UMKM Roti Bakar 97. Data primer diperoleh dari kuisioner dari 58 responden

dengan purposive sampling. Metode pengolahan data menggunakan analisis regresi linier berganda. Objek pada penelitian ini adalah UMKM Roti Bakar 97.

2.2.2 Research Gap

Tabel 2.1 Research Gap Penelitian

Research Gap Hasil Penelitian

Terdapat perbedaan hasil penelitian antara kualitas produk terhadap keputusan pembelian

Signifikan berpengaruh

(Pajaree, 2023) (Muliasari, 2020) Signifikan tidak

berpengaruh

(Yelvita, 2022)

(Nadya dan Wahyuningsih, 2020) Terdapat perbedaan

hasil penelitian antara kualitas layanan terhadap keputusan

Signifikan berpengaruh

(Andanawari et al., 2015)

(Chaerudin dan Syafarudin, 2021)

Signifikan tidak berpengaruh

(Jeklin et al., 2016) (Cahya et al., 2021)

Dokumen terkait