• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitian Terdahulu

Dalam dokumen penerapan akuntansi piutang murabahah di (Halaman 52-60)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

D. Penelitian Terdahulu

Akuntansi Perbankan Syariah No.59 tahun 2002.(Agustinar, 2021) 3. Miftahul

Arifin, Yulinarti, dan Suwarno , 2020

“Penerapan PSAK No.

102 Pada Akuntansi Pembiayaan Murabahah”

Kualitatif Hasil analisis penelitiannya yaitu, penerapan akuntansi murabahah pada BMT Sidogiri Cabang Mangaran Situbondo telah sesuai dengan PSAK No. 102, namun masih adanya perbaikan yang dilakukan pihak BMT yaitu mengenai tunggakan para nasabah.

Pada prakteknya karyawan BMT Sidogiri hanya mencatat jurnal dibuku saja, hal ini dikarenakan karyawan melakukan seluruh pencatatan dengan komputer yang telah terprogram oleh sistem kantor pusat, namun karyawan memiliki pengetahuan dasar mengenai pencatatan yang harus dilakukan dikarenakan pihak BMT Pusat secara rutin memberikan pelatihan dan seminar kepada

karyawan guna

meningkatkan

keterampilan dan kemampuan karyawan

sehingga dapat

mendorong perusahaan untuk mencapai tujuan dan kinerja yang baik.

(Miftahul Arifin, Yulinarati, 2020)

4. Novianti, Ibrahim, Neng Indriyani.

2020

Analisis Perlakuan Akuntansi Murabahah

pada PT

Bank

Deskriptif kualitatif

Hasil analisis

penelitiannya yaitu, 1. Salah satu produk pembiayaan di Bank Sulselbar Syariah, yaitu pembiayaan murabahah.

Pembanguna n Daerah SULSELBAR Cabangv Syariah Makassar.

Produk murabahah merupakan produk penyaluran dana kepada masyarakat yang membutuhkan dan di pasarkan oleh tenaga pemasaran Bank atau Account Manager yang bertugas

mempromosikan dan mengajak nasabah / masyarakat untuk menggunakan fasuilitas pembiayaan

2. Berbeda dengan Bank Konvensional,

pembiayaan Bank Sulselbar Syariah dalam hal ini pembiayaan murabahah nasabah dan tidan terpengaruh terhadap naik turunnya nilai mata uang tetapi tergantung pada margin/

keuntungan persetujuan diawal antara bank dan

nasabah hingga

berakhirnya jangka waktu pembiayaan.

3. Pada akhir periode neraca, Bank Sulselbar Syariah menyajikan piutang murabahah sebesar nilai bersih yang dapat direalisasikan.

4. Bank Sulselbar Syariah mengungkapkan hal-hal yang berkaitan dengan transaksi murabahah yaitu, isi kesepakatan akad, seperti jenis barang, harga barang, besaran margin, kualifikasi barang.

5. Waktu, jenis valuta dan kualitas piutang.

Kebijakan akuntansi untuk pengakuan pendapatan margin murabahah yaitu,

penyisihan penghapusan piutang murabahah

(cadangan umum

PPAP).(Ahmad &

Indriyani, 2020) 5. Yuli Dwi

Yusrani Anugrah, 2020.

“Analisis Konsep Penerapan Pembiayaan Murabahaah Pada

Perbankan Syariah”

Pendekata n deskriptif kualitatif

Hasil analisis

penelitiannya yaitu, Dalam prakteknya, ada beberapa tipe penerapan murabahah yaitu Tipe pertama konsisten terhadap fiqih muamalah.

Tipe Kedua mirip dengan tipe yang pertama, tapi perpindahan kepemilikan langsung dari supplier kepada nasabah, sedangkan pembayaran dilakukan bank langsung

kepada penjual

pertama/supplier - nasabah selaku pembeli akhir menerima barang setelah sebelumnya melakukan perjanjian murabahah dengan bank, dan Tipe Ketiga Bank melakukan perjajian murabahah dengan nasabah, dan pada saat yang sama mewakilkan (akad wakalah) kepada nasabah untuk membeli sendiri barang yang akan dibelinya. Namun dari ketiga konsep yang sering digunakan oleh lembaga keuangan syariah pada pembiayaan tersebut masih terjadi penyimpangan maka masih perlu ditinjau dan di evaluasi ulang karena meskipun pembiayaan tersebut di anggap sah menurut hukum KUHP, tetapi masih belum sah secara hukum islam karena masih tidak terpenuhinya rukun jual

beli yaitu atas kepemilikan objek murabahah tersebut.

Untuk itu peneliti melakukan

pengembangan konsep yang ada yaitu dengan system kerjasama antara bank dan supliyer, seperti yang tergambar pada konsep 4. (Anugrah, 2020)

6. Raja Eka Juan, Hermaya Ompusu nggu, 2020

“Analisis Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 102

Pembiayaan Murabahah Pada Baitul Maal

Watamwil Nurul Batam”.

Kualitatif Hasil analisis penelitiannya yaitu, Pada aspek pengakuan dan pengukuran, akad murabahah dilaksanakan oleh pihak BMT Nurul Islam Batam setelah menerima pesanan dari pembeli. Aktiva murabahah pada BMT Nurul Islam Batam tidak akan menurun nilainya karena rusak atau usang sebelum diserahkan kepada pembeli.

Pada

aspek penyajian, pihak

BMT Nurul Islam

Batam melakukan

penyajian piutang

murabahah

sejumlah

neto yang dapat

direalisasi, yaitu

piutang

murabahah

dikurang dengan

penyisihan kerugian

piutang. Pihak BMT

Nurul Islam Batam juga

melakukan penyajian

margin

murabahah

tangguhan menjadi

pengurang piutang

murabahah.

Beban

murabahah

tangguhan

ialah akibat jika

dilakukan pengakuan

terhadap margin

murabahah

tangguhan.

Sehingga beban

murabahah

tangguhan tidak dapat dilihat pada penyajian laporan laba/rugi. Pada aspek pengungkapan, pihak BMT Nurul Islam Batam melakukan pengungkapan piutang

murabahah.

pada neraca sejumlah neto

yang dapat

direalisasikan. Pihak BMT Nurul Islam Batam juga melakukan pengungkapan margin

murabahah

tangguhan pada laporan laba/rugi.

Hal tersebut di atas telah selaras dengan PSAK 102 mengenai pembiayaan

murabahah

yang meliputi pengakuan dan pengukuran, penyajian, serta pengungkapan.

Pembiayaan murabahah di BMT Nurul Islam

Batam memiliki

persentase yang cenderung meningkat dalam 5 tahun terakhir.

(Juan & Ompusunggu, 2020)

7. Muhamm ad' Ian Saputra, Andika Rusli, Imran Ukkas, 2021.

“Analisis Penerapan Akuntansi Syariah Berdasarkan PSAK 102 Tentang Pembiayaan Murabahah (Studi Kasus Pada Bank

Deskriptif kualitatif

Hasiln analisis penelitiannya yaitu, perlakuan Akuntansi Murabahah Pada PT Bnak Muamalat KCP Palopo sudah sesuai dengan PSAK Syariah No. 102 tentang pembiayaan murabahah, meskipun perbankan syariah PT. Bank

Muamalat Kota Palopo).”

Muamalat KCP Palopo hanya menyediakan pembiayaan murabahah berdasarkan dengan pesanan sedangkan dalam PSAK No.102 pembiayaan murabahah dapat dilakukan dengan pesanan atau tanpa pesanan. Penyajian, pengungkapan,

pengakuan persediaan, diskon pembelian, keuntungan murabahah, diskon murabahah, denda, uang muka sesuai dengan ketentuan PSAK Syariah No.102 tentang pembiayaan

murabahah.(Muhammad Ian Saputra, Andika Rusli, 2021)

8. Afin Wigibindi , 2019.

“Mekanisme dan

Perlakuan Akuntansi Pembiayaan Murabahah Berdasarkan PSAK N0.102 (Studi pada KSPPS Muamalah Berkah Sejahtera Surabaya).”

Kualitatif Hasil analisis penelitiannya yaitu, mekanisme pembiayaan yang dijalankan oleh

KSPPS Muamalah

Berkah Sejahterah berjalan dengan baik.

Anggota yang ingin mengajukan permohonan pembiayaan murabahah harus mengisi formulir permohonana

pembiayaan murabahah dan dilengkapi dengan persyaratan yang sudah diinformasikan.(Afin Wigibinda, 2019) 9. Bella

Aprilia Andika Putri, Sugeng Praptoyo , 2020.

“Mekanisme dan

Perlakuan Akuntansi Pembiayaan Murabahah Berdasarkan PSAK NO.102”.

Pendekata n kualitatif

Hasil analisis

penelitiannya yaitu, Berdasarkan dari hasil

penelitian dan

pembahasan mengenai

mekanisme dan

perlakuan akuntansi pembiayaan murabahah berdasarkan PSAK No.102 pada BMT UGT Sidogiri Pasuruan penulis

dapat menyimpulkan:

Mekanisme pembiayaan yang dijalankan oleh BMT UGT Sidogiri Pasuruan berjalan dengan baik.

Anggota yang akan mengajukan permohonan pembiayaan murabahah harus mengisi formulir dan dilengkapi dengan persyaratan yang sudah diinformasikan. Setelah

semua berkas

persyaratan anggota sudah lengkap maka akan dilakukan analisis oleh Kepala, AOSP dan AOAP.(Bella Aprilia Andika Putri, 2020) 10. Hafid

Abdul Aziz, 2019.

“Penerapan Akuntansi pada

Pembiayaan Murabahah di KSPPS AL-

HASANAH Kantor Pusat Sekampung”.

kualitatif Hasil analisis penelitiannya yaitu, Penerapan Akuntansi Pada Pembiayaan Murabahah di KSPPS BMT Al Hasanah Kantor Pusat Sekampung Lampung Timur sudah sesuai dengan PSAK 102 tentang murabahah dan sudah sesuai dengan Fatwa DSN yang mengatur tentang murabahah. Prosedur KSPPS BMT Al Hasanah Kantor Pusat Sekampung Lampung Timur sudah sesuai dengan ketentuan syariah yang berlaku.

Diawali dengan piutang wakalah atau pembelian pesanan melalui bank kepada dealer dan ketika sudah ada uang muka tanda keseriusan dalam

pengadaan akad

murabahah kepada dealer. Sehingga nantinya akan balik nama kepada bank sebagai penjual setelah barang

sudah ada di dalam kantor. Kemudian akad murabahah disepakati

bersama dengan

keuntungan (margin) atas fasilitas murabahah dalam KSPPS BMT Al Hasanah Kantor Pusat Sekampung Lampung Timur . Dalam Perlakuan akuntansinya, KSPPS BMT Al Hasanah Kantor Pusat Sekampung Lampung Timur.(Aziz, 2019)

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu

Perbedaaan penelitian terdahulu dan penelitian sekarang yaitu terletak pada fokus pembahasan, penelitian terdahulu fokuk membahas pembiayaan murabahah, sedangkan penelitian sekarang yaitu fokus membahas tentang piutang Murabahah.

Sedangkan persamaan penelitian terdahulu dan penelitian sekarang yaitu sama-sama membahas tentang penerapan akuntansi murabahah.

Dalam dokumen penerapan akuntansi piutang murabahah di (Halaman 52-60)

Dokumen terkait