BAB II. TINJAUAN PUSTAKA
D. Penelitian Terdahulu
19
Prinsip ini merupakan suatu konsep yang menerapkan tata cara jual beli, di mana bank akan membeli terlebih dahulu barang yang dibutuhkan atau mengangkat nasabah sebagai agen bank dalam melakukan pembelian barang atas nama bank. Bank menjual barang tersebut kepada nasabah dengan sejumlah harga beli ditambah keuntungan (margin). Implikasinya dapat berupa: murabahah, salam, dan istishna.
d. Prinsip Sewa (Al-Ijarah)
Prinsip ini secara garis besar terdiri dari dua jenis.Pertama, ijarah (sewa murni) seperti halnya penyewaan traktor dan alat-alat produk lainnya (operating lease).Secara teknik bank dapat membeli dahulu barang yang dibutuhkan oleh nasabah, kemudian barang tersebut disewakan dalam waktu dan hanya yang telah disepakati oleh nasabah.Kedua, bai al-takjiri atau ijarah al-muntahiya bithamlik, yang merupakan penggabungan sewa dan beli di mana penyewa mempunyai hak untuk memiliki barang pada akhir masa sewa (financial lease).
e. Prinsip Jasa/Fee (Al-Ajr Walumullah)
Prinsip ini meliputi seluruh layanan non-pembiayaan yang diberikan bank.Bentuk produk yang berdasarkan prinsip ini antara lain Bank Garansi, Kliring, Inkaso, Jasa, Transfer, dan lain-lain.
20
ini membahas tentang kefokusan terhadap penerapan akuntansi pembiayaan mudharabah berdasarkan PSAK No. 105.Tujuannya untuk mengetahui penerapan akuntansi pembiayaan mudharabah berdasarkan PSAK No. 105 pada Bank BNI Syariah Kantor Cabang Mikro Kota Parepare. Hasil penelitian menyatakan bahwa Bank BNI Syariah Kantor Cabang Mikro Kota Pare pare belum Sepenuhnya menerapkan akuntansi pembiayaan mudharabah berdasarkan PSAK No.105. Adapun jenis pembiayaan yang digunakan adalah pembiayaan mudharabah yang dilakukan dari pihak nasabah (shahibul maal) ke Bank (Mudharib).
Penelitian yang dilakukan oleh Wika Ramdhani Hafid, Jamaluddin Majid, dan Muh. Sapril Sardi Juardi (2018) mengenai penerapan prinsip profit sharing dan revenue sharing program tabungan mudharabah dan deposito mudharabah (studi pada PT. Bank Muamalat kantor cabang Makassar).
Dalam penelitian ini memakai metode penelitian yang sumber datanya diperoleh dengan mendatangi perusahaan secara langsung sebagai objek penelitian.data yang digunakan adalah data kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.Teknik pengumpulan data dengan menggunakan survey (wawancara dengan menggunakan alat perekam) terhadap suatu objek secara langsung sebagai informan penelitian.
Peneliti lain yang dilakukan oleh Navadila Frurizk Susanto, Jenny Morasa, dan Heince R.N Wokas (2017) mengenai analisis penerapan sistem bagi hasil pembiayaan musyarakah menurut PSAK No. 106 di PT. Bank Syariah Mandiri kantor cabang Manado.Dalam penelitiannya peneliti ini mengggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian
21
menunjukkan bahwa PT Bank Syariah Mandiri KC Manado telah menerapkan sistem bagi hasil musyarakah melalui musyarakah pembiayaan dana berputar dan telah menerapkan pengakuan dan pengukuran berdasarkan PSAK 106.
Peneliti lain yang dilakukan oleh Ma‟rifatun, Akbar Yusuf dan Herni Sunarya (2015) mengenai analisis sistem penerapan bagi hasil terhadap perolehan laba berdasarkan prinsip Syariah .Dalam penelitiannya peneliti ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dengan tujuan utama untuk memberikan gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif.Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendistribusian laba pada perusahaan yang menerapkan akuntansi syariah telah mendistribusikan labanya tidak hanya kepada pemilik modal saja.Akan tetapi laba yang diperoleh juga didistribusikan kepada para kelompokyang ada dalam perusahaan dengan membawa nilai-nilai Islam.
Penelitian terakhir yang dilakukan oleh Muhadjir Suni (2018) mengenai analisis perhitungan bagi hasil mudharabah tabungan pada (studi kasus) PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Harta Insan Karimah (HIK) Makassar.Dalam penelitiannya peneliti ini menggunakan deskriptif dengan metode pendekatan metode Kualitatif dengan menganalisis dan mengumpulkan data.Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif berdasarkan dua sumber yaitu sumber data primer dan data sekunder.Hasil dari penelitian ini adalah jika pihak bank mengalami kerugian maka kerugian
22
tersebut ditanggung oleh kedua belah pihak yaitu nasabah dan BPRS HIK Makassar.
Untuk lebih jelas dan detail terhadap penelitian terdahulu dapat dilihat pada table berikut.
Tabel 2. 2 Tentang penelitian terdahulu NO Nama (Tahun)
Peneliti
Judul Penelitian
Metode Penelitian
Hasil Penelitian 1 Darmawan &
Abdul Hamid, 2018
Penerapan akuntansi pembiayaan mudharabah berdasarkan PSAK No 105 pada Bank BNI Syariah kantor cabang mikro kota Parepare.
Metode deskriptif kualitatif dengan menggunank an
pendekatan kompratif.
Hasil penelitian menyatakan bahwa Bank BNI Syariah Kantor Cabang Mikro Kota Pare parep belum Sepenuhnya menerapkan akuntansi pembiayaan mudharabah berdasarkan PSAK No. 105 disebabkan karena belum ada ketentuan produk yang diberikan oleh pusat dan adapun jenis pembiayaan yang digunakan adalah
pembiayaan mudharabah yang dilakukan dari pihak nasabah (shahibul maal) ke Bank (Mudharib).
2 Wika Ramdhani Hafid, Jamaluddin Majid, & Muh.
Sapril Sardi Juardi, 2018
Penerapan prinsip profit sharing dan revenue sharing program tabungan
Jenis penelitian yang digunakan adalah field reseach, yaitu
Hasil penelitian ini diperoleh bahwa
pendistribusian bagi hasil pada PT Bank Muamalat KC
23 mudharabah dan deposito mudharabah (studi pada PT. Bank Muamalat kantor cabang Makassar)
penelitian yang sumber datanya diperoleh dengan mendatangi perusahaan secara langsung sebagai objek penelitian.
Sedangkan jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah data kualitatif.
Makassar menggunakan prinsip profit sharing karena pendistribusian bagi hasil program tabungan mudharabah dan deposito mudharabah dilakukan dengan membagi pendapatan bersih bank setelah
dikurangi biaya yang
dikeluarkan pengelolah dana.
3 Navadila Frurizka Susanto, Jenny Morasa,
& Heince R.N Wokas, 2017
Analisis penerapan sistem bagi hasil
pembiayaan musyarakah menurut PSAK No. 106 di PT.
Bank Syariah Mandiri kantor cabang Manado
Jenis
penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bank Syariah Mandiri KC Manado telah
menerapkan sistem bagi hasil musyarakah melalui musyarakah pembiayaan dana berputar dan telah menerapkan pengakuan dan pengukuran berdasarkan PSAK 106.
4 Ma‟rifatun, Akbar Yusuf, &
Herni Sunarya, 2017
Analisis sistem penerapan bagi hasil terhadap perolehan laba berdasarkan prinsip Syariah
Jenis metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang
Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pendistribusian laba pada perusahaan yang
menerapkan akuntansi
24
dilakukan dengan tujuan utama untuk memberikan gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara
objektif. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif.
syariah telah mendistribusika n labanya tidak hanya kepada pemilik modal saja.
Akan tetapi laba yang diperoleh juga
didistribusikan kepada para stakeholder yang ada dalam perusahaan dengan
membawa nilai- nilai Islam.
5 Muhadjir Suni, (2018)
Analisis perhitungan bagi hasil mudharabah tabungan pada (studi kasus) PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Harta Insan Karimah (HIK)
Makassar.
Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan Kualitatif untuk
menganalisis dan
mengumpulk an data.
Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif berdasarkan dua sumber data primer dan data sekunder.
Berdasarkan hasil wawancara dan
pengamatan, sistem bagi hasil tabungan
mudharabah yang diterapkan oleh BPRS HIK Makassar adalah
sistem Revenue sharing. jika pihak bank mengalami kerugian maka kerugian tersebut
ditanggung oleh kedua belah pihak.
Sumber : Kompilasi
Penelitian ini dengan beberapa penelitian terdahulu sama-sama menerapkan akuntansi syariah yang meliputi Murabahah, mudharabah, musyarakah. Adapun beberapa penelitian yang berbeda tetapi sama-sama menggunakan metode profit sharing tetapi berbeda di dalam perhitungan yaitu laba sedangkan penelitian ini hanya menjelaskan tentang peranan
25
sistem informasi akuntansi pada bank Sulselbar syariah, dan penelitian terdahulu yang terakhir mempunyai perbedaan dalam metode yang dipakai yaitu sistem revenue sharing tetapi sama menerapkan perhitungan mudharabah.