• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitian Terdahulu

Dalam dokumen SKRIPSI FIX FITRI MUNAQASYAH (Halaman 49-59)

1) Adanya risiko tertentu.

2) Memiliki risiko yang tinggi.

3) Mengalami kerugian.

4) Tidak menjamin terpenuhinya kebutuhan.

5) Keputusan investasi berisiko.

UNESA yang Terdaftar di Galeri Investasi FE UNESA) 4. Muhammad Fahreza dan

Ngadino Surip (2018).

Pengaruh Pengetahuan Investasi, Persepsi Risiko, dan Persepsi Kontrol Perilaku terhadap Minat Investasi Saham

Penelitian ini menggunakan pendekatan

kuantitatif deskriptif dengan

menggunakan data primer melalui kuesioner.

Pengetahuan investasi, persepsi risiko, dan persepsi control perilaku berpengaruh terhadap minat investasi saham baik secara parsial maupun simultan.

5. Haris Nandar, Mustafa Kamal Rokan dan M.

Ridwan, 2018 “Faktor yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa Berinvestasi di Pasar Modal Syariah Melalui Galeri Investasi Iain Zawiyah Cot Kala Langsa”

Metode penelitian kuantitatif yang dilaksanakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Zawiyah Cot

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor investasi sepeti modal minimal investasi, edukasi,

persepsi resiko, dan return invesatasi tidak

berpengaruh terhadap minat mahasiswa berinvestasi di pasar modal syariah melalui galeri investasi IAIN Zawiyah.

I. Hubungan Antar Variabel

1. Pengaruh Pemahaman Investasi terhadap Keputusan Mahasiswa dalam Berinvestasi di Pasar Modal Syariah

Pemahaman mengenai investasi syariah sangat diperlukan oleh setiap individu dalam melakukan sebuah transaksi investasi. Oleh sebab itu, mempelajari dasar-dasar investasi syariah, jenis-jenis investasi syariah dan keuntungan yang didapatkan dalam menjalankan investasi dipasar modal syariah. Sehingga investor memahami akan sebuah pengambilan keputusan dalam melakukan sebuah investasi khususnya di pasar modal syariah. Maka dari itu, pemahaman menjadi hal yang sangat penting dalam menganalisa jenis-jenis produk pasar modal syariah yang akan dibeli. Pada akhirnya pemahaman memiliki peranan penting dalam sebuah

proses dalam melakukan investasi dipasar modal syariah, jika tidak menginginkan kerugian yang sangat besar.

2. Pengaruh Modal Minimal Investasi terhadap Keputusan Mahasiswa dalam Berinvestasi di Pasar Modal Syariah

Untuk memulai membeli saham setiap investor harus membuka account di sebuah sekuritas terlebih dahulu. Dahulu untuk memulai berinvestasi seseorang harus mengeluarkan modal awal yang cukup besar. Namun setelah ada program dari BEI “yuk nabung saham” modal awal yang harus disetorkan untuk memulai investasi cukup murah dan terjangkau dikalangan anak muda khususnya mahasiswa. Dalam Galeri Investasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar dana awal yang harus kita setorkan untuk memulai investasi yakni hanya sebesar Rp100.000,00. Turunnya modal minimal yang harus dikeluarkan untuk memulai investasi diharapkan dapat mendorong munculnya minat masyarakat khususnya mahasiswa FEBI UIN Alauddin Makassar untuk berinvestasi di pasar modal syariah, munculnya minat masyarakat untuk berinvestasi tentu mendorong kalangan muda khususnya mahasiswa untuk memutuskan berinvestasi di pasar modal syariah.

Dalam penelitian Sinta dan Herawati (2022) variabel modal investasi minimal memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel Keputusan Mahasiswa dalam Berinvestasi di Pasar Modal Syariah . Dari hasil penelitian tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana pengaruh modal minimal terhadap Keputusan Mahasiswa dalam Berinvestasi di Pasar Modal Syariah jika diterapkan di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

3. Pengaruh Motivasi terhadap Keputusan Mahasiswa dalam Berinvestasi di Pasar Modal Syariah

Motivasi diartikan sebagai pengorbanan seseorang untuk mencapai sesuatu yang diharapkan. Seseorang yang mempunyai motivasi investasi yang tinggi diharapkan mampu meningkatkan kontribusi untuk melakukan investasi dengan harapan akan menerima keuntungan sesuai yang diinginkan. Hubungan motivasi terhadap Keputusan Mahasiswa dalam Berinvestasi difokuskan kepada seberapa besar seseorang tersebut termotivasi untuk melakukan perubahan keuangan kearah yang lebih baik melalui investasi. Ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Hasanudin dkk (2021) yang menerangkan jika keputusan investasi yang dimediasi oleh minat investasi dipengaruhi oleh faktor dan motivasi investasi. Penelitian ini pula menjelaskan bahwa Motivasi Investasi berpengaruh positif terhadap Keputusan Mahasiswa dalam Berinvestasi di Pasar Modal Syariah.

4. Pengaruh Persepsi Risiko terhadap Keputusan Mahasiswa dalam Berinvestasi di Pasar Modal Syariah

Pada dasarnya jika membahas tentang investasi tentu akan berkaitan dengan risiko. Jika dihadapkan dalam suatu resiko yang sama. Akan terdapat kemungkinan perbedaan penialian risiko tersebut dari tiap-tiap individu. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor dimana salah satunya dipengaruhi oleh persepsi dari individu. Hasil dari persepsi mahasiswa (investor) terkait risiko akan menentukan investor berada pada tingkatan tipe yang mana. Tidak ada yang salah apabila investor berada di salah satu tipe investor, baik pada tipe konservatif, tipe moderate maupun tipe agresif. Hal itu tergantung pada persepsi investor terhadap risikonya. Persepsi

terhadap risiko merupakan persepsi diri yang dimiliki oleh investor sehingga hal ini dapat memengaruhi perilaku dari segi faktor internal (Dispositional attributions).

Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Rudi, Chaidir, dan Sitti (2023) yang menyatakan bahwa Persepsi Risiko bepengaruh positif terhadap Keputusan Mahasiswa dalam Berinvestasi di Pasar Modal Syariah.

J. Kerangka Berpikir

K. Hipotesis

Berdasarkan uraian latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan kerangka berpikir. Maka hipotesis dapat dirumuskan sebagai berikut:

1. Pemahaman Investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Mahasiswa dalam Berinvestasi di Pasar Modal Syariah

2. Modal Minimal Investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Mahasiswa dalam Berinvestasi di Pasar Modal Syariah

3. Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Mahasiswa dalam Berinvestasi di Pasar Modal Syariah

4. Persepsi Risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pemahaman Investasi

(X1) Modal Minimal

(X2) Motivasi

(X3) Persepsi Risiko

(X4)

Keputusan Mahasiswa (Y)

Mahasiswa dalam Berinvestasi di Pasar Modal Syariah.

A. Jenis Dan lokasi Penelitian 1. Jenis Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang menggunakan angka-angka dalam penyajian dan analisis datanya menggunakan uji statistik.

2. Lokasi Peneltian

Lokasi penelitian ini dilakukan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

B. Populasi dan Sempel 1. Populasi

Populasi adalah suatu wilayah yang akan menjadi objek dan subjek dari sebuah penelitian secara global dan kemudian akan ditarik sebuah kesimpulan.

Populasi yang dapat digunakan dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar yang Berinvestasi di Pasar Modal Syariah yang dimana terdapat sejumlah 490 mahasiswa.

2. Sampel

Sampel adalah Sebagian dari jumlah atau karakteristik yang dimiliki populasi. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Accidental Sampling. Accidental Sampling adalah teknik

45

penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja pasien yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. Karena besarnya populasi dan keterbatasan peneliti yang tidak mungkin untuk menjangkau semua populasi yang seringkali membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang besar, maka peneliti menggunakan sampel yang diambil dari populasi. Untuk itu sampel yang diambil dari populasi harus representatif, oleh karena itu untuk merepresentasikan suatu penelitian seluruh populasi tidak dijadikan responden. Untuk mengetahui jumlah sampel dari suatu populasi dalam penelitian ini menggunakan penghitungan rumus Slovin yaitu:

Keterangan:

n =

Ukuran sampel N = Jumlah Populasi

e = Presentase kelonggaran ketidakterikatan karena kesalahan pengambilan sampel yang masih diinginkan (10%).

Berdasarkan ketentuan di atas, didapat jumlah sampel minimum sebesar 83 sampel responden.

Dalam penelitian ini yang menjadi sampel yaitu mahasiswa yang memenuhi kriteria tertentu. Adapun kriteria yang dijadikan sebagai sampel penelitian yaitu:

a. Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar yang sudah membuka rekening saham.

b. Mahasiswa Aktif C. Data dan Sumber Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder.

1. Data primer

Data primer adalah data yang berasal langsung dari objek penelitian atau responden (Chandrarin, 2018). Data primer diperoleh melalui kuesioner yang di sebarkan dalam bentuk google form kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Islam UIN Alauddin Makassar.

2. Data Sekunder

Data sekunder adalah data yang diperoleh peneliti atau pengumpulan data secara tidak langsung, dikatakan secara tidak langsung karena data diperoleh melalui perantara, yaitu bisa lewat orang lain ataupun dokumen(Sugiyono, 2018). Dimana data ini didapatkan di Galeri Investasi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

D.Teknik Pengumpulan Data 1. Wawancara

Teknik wawancara adalah Teknik pengumpulan data apabila peneliti ingin melalukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti, tetap juga apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam (Sugiyono, 2018). Pada wawancara ini dilakukan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makasaar khususnya mahasiswa.

2. Kuesioner (Angket)

Menurut Sugiyono angket atau kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pernyataan atau pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab.

Kuesioner atau angket yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kuesioner atau angket tertutup, karena responden hanya tinggal memberikan tanda pada salah satu jawaban yang dianggap benar. Skala yang digunakan dalam penyusunan kuesioner adalah skala Likert, yaitu skala yang berisi lima tingkat responden dengan pilihan sebagai berikut:

1 = Sangat Tidak Setuju 2 = Tidak Setuju

3= Kurang Setuju 4 = Setuju

5= Sangat Setuju E.Variabel Penelitian

Variabel adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga didapatkan informasi mengenai hal tersebut, dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2018). Dalam penelitian ini menggunakan dua jenis variabel, antara lain:

1. Variabel Dependen

Menurut Sugiyono (2018), variabel dependen adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu keputusan investasi mahasiswa

(Y).

2. Variabel Independen

Menurut Sugiyono (2018), variabel independen adalah variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab timbulnya variabel terikat. Variabel independen dalam penelitian ini antara lain pemahaman investasi (X1), modal minimal investasi (X2), motivasi (X3), dan persepsi risiko (X4)

Dalam dokumen SKRIPSI FIX FITRI MUNAQASYAH (Halaman 49-59)

Dokumen terkait