• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan Kompetensi Pekerja

Dalam dokumen Impact (Halaman 91-94)

BCA senantiasa berupaya untuk menciptakan SDM yang unggul melalui pemberian berbagai jenis pelatihan dan mendukung para pekerja untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal pekerja untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan termuat dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tahun 2022 - 2024 Bab XXIV tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia, dan Surat Edaran No. 049/SE/HCM/2022 tanggal 19 Januari 2022 perihal Pelaksanaan Program Beasiswa Pekerja, No. 051/SE/HCM/2022 tanggal 19 Januari 2022 perihal Program Pengembangan Pramukarya, No.

050/SE/HCM/2022 tanggal 19 Januari 2022 perihal Pengembangan Pekerja Eselon S7A (P2Pratama).

89

Laporan Keberlanjutan 2022

Sekilas tentang Laporan Keberlanjutan

Dampak

Budaya Keberlanjutan Berkarya Memberi Nilai

Realisasi Pelatihan [404-1]

Uraian 2022 2021 2020

Biaya Pelatihan (Rp Juta) 263.243 193.417 208.954

Jumlah peserta (orang) 53.294 47.706 30.579

Laki-laki 21.180 19.291 12.300

Perempuan 32.114 28.415 18.279

Jumlah jam pelatihan setahun 950.297 673.040 600.266

Laki-laki 402.624 286.573 252.400

Perempuan 547.673 386.467 347.866

Rerata jam pelatihan per pekerja per tahun 38,8 28,1 24,4

Laki-laki 42,5 31,2 26,5

Perempuan 36,4 26,2 23,1

Jenis materi-materi pendidikan maupun pelatihan mencakup pengetahuan produk dan jasa, soft skill seperti kepemimpinan, dan komunikasi yang baik, technical skill untuk menjalankan sistem- sistem yang digunakan dalam perbankan, hingga materi khusus untuk meningkatkan pemahaman pekerja maupun manajemen tentang Keuangan Berkelanjutan, mitigasi dampak perubahan iklim, risiko keuangan terkait iklim, hingga perkembangan LST dan pengelolaannya.

Pelatihan diadakan secara tatap muka maupun virtual. Metode yang digunakan untuk mengembangkan kompetensi pekerja di antaranya melalui webinar, pelatihan, e-learning, video learning, video conference, gamification, dan micro learning, serta coaching secara langsung di tempat kerja. BCA mengukur efektivitas program pelatihan dengan menggunakan model Kirkpatrick (model empat level evaluasi). Monitoring dan evaluasi atas efektivitas pelatihan melibatkan Divisi Learning and Development (DPP) yang kemudian hasil evaluasinya dilaporkan ke masing-masing biro atau unit kerja yang menjadi program owner agar dapat ditindaklanjuti lebih lanjut secara periodik. [404-2]

Pelatihan bagi Pekerja yang Memasuki Masa Purnabakti [404-2]

BCA memerhatikan kesejahteraan pekerja yang akan memasuki usia pensiun melalui beberapa program pelatihan yang berkaitan dengan kesehatan, pengelolaan keuangan, ataupun keterampilan.

Program tersebut terbagi dalam dua tahap, yaitu Ring the Bell untuk pekerja berusia 50 tahun dan Beautiful Life untuk pekerja yang berusia 54 tahun. Pekerja yang memasuki masa purnabakti juga diberikan kesempatan khusus, misalnya untuk mengikuti pelatihan di luar program BCA dengan bantuan dana dari BCA. Dengan demikian, diharapkan pekerja purnabakti dapat mengisi masa pensiun dengan kegiatan yang produktif atau mengembangkan usaha.

BCA memberikan kesempatan kepada para pensiunan yang masih ingin aktif berkarya melalui kerja sama, seperti di antaranya mewakili BCA dalam penandatanganan akad kredit saat proses kredit konsumer, ataupun memberikan pendampingan, motivasi, serta sharing knowledge kepada para pekerja di Kantor Cabang. Selain itu, para pensiunan dari level manajerial berkesempatan untuk bekerja kembali antara lain sebagai staf ahli yang membantu komite di bawah Dewan Komisaris. Kerja sama tersebut diberikan dengan mempertimbangkan prestasi selama bekerja, jenjang karier di BCA, serta kebutuhan perusahaan.

PT Bank Central Asia Tbk

90

Keberlanjutan di BCA

Ikhtisar Aspek Keberlanjutan Perbankan yang Bertanggung

Jawab

Manfaat bagi Pekerja

[401-2]

BCA memberikan remunerasi kepada pekerja sebagai penghargaan dalam mempertahankan dan meningkatkan kinerja. Pemberian remunerasi tidak didasarkan pada perbedaan gender, suku, ras, agama, maupun golongan. Pemberian remunerasi disesuaikan dengan kemampuan perusahaan serta ketentuan upah yang berlaku di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun bentuk remunerasi yang diberikan adalah gaji, tunjangan, dan bonus. Bonus yang diberikan dalam bentuk tunai dan sebagian berupa saham BCA yang dikunci selama tiga tahun. Pemberian saham terutama bertujuan untuk meningkatkan rasa kepemilikan pekerja terhadap perusahaan.

Tunjangan Pekerja Berdasarkan Status Ketenagakerjaan

Jenis Tunjangan Pekerja Tetap Pekerja Kontrak Trainee

1. Tunjangan Hari Raya √ √ √

2. Tunjangan Akhir Tahun √ N/A √

3. Tunjangan Khusus Hari Raya Keagamaan √ N/A √

4. Tunjangan Jabatan √ N/A N/A

5. Bantuan Lainnya √ √ √

Besaran gaji pokok setiap pekerja tidak dibedakan berdasarkan jenis kelamin, tetapi berdasarkan kinerja pada setiap level jabatan. Setiap pekerja menerima hak dan kewajiban yang setara. Besaran gaji pokok pekerja pada level terendah di BCA masih lebih besar daripada Upah Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku di seluruh wilayah kantor cabang di Indonesia.

Perbandingan Rata-Rata Gaji Pekerja Perempuan dan Laki-Laki (Rp juta)

Jenjang Jabatan Pekerja Tetap Pekerja Kontrak

Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan

Staf 11,0 11,1 8,0 8,1

Non Staf 9,3 9,2 4,5 4,6

Cakupan data

(% terhadap total pekerja) 50,6%

BCA menyediakan wadah bagi pekerja untuk menyalurkan minat dan bakat. Hal ini bertujuan untuk mendukung work life balance dan well-being setiap pekerja. Realisasinya berupa pengembangan komunitas untuk menyalurkan minat dan bakat pekerja di antaranya yaitu komunitas fotografi, memancing, bersepeda, pecinta budaya wayang, musik, ataupun daki gunung. Bank juga bekerja sama dengan para profesional atau psikolog berpengalaman untuk menyediakan fasilitas layanan konseling bagi pekerja agar dapat berkonsultasi dengan para konselor sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Selain itu, BCA juga menyelenggarakan beberapa event yang memberikan edukasi dalam bidang kesehatan, bekerja sama dengan perusahaan penyedia jasa konsultasi kesehatan online, serta mengembangkan budaya apresiasi dan rekognisi antar pekerja tetap.

91

Laporan Keberlanjutan 2022

Sekilas tentang Laporan Keberlanjutan

Dampak

Budaya Keberlanjutan Berkarya Memberi Nilai

Kebijakan Tabungan Hari Tua

[201-3]

Kebijakan tabungan hari tua bagi pekerja mengacu pada skema pembayaran iuran yang ditanggung oleh pekerja dan perusahaan. Program dana pensiun diberikan kepada pekerja yang telah bekerja di BCA lebih dari setahun. Kontribusi pembayaran berupa 5% iuran pasti (fixed pay) ditanggung oleh perusahaan dan 3% x fixed pay ditanggung oleh pekerja. Program tabungan hari tua dikelola oleh lembaga dana pensiun yang didirikan oleh BCA.

Program ini berlaku bagi seluruh pekerja BCA mulai dari level staf hingga Executive Vice President (EVP).

BCA juga menyertakan seluruh pekerja dalam program BPJS Ketenagakerjaan hari tua dan pensiun.

Skema pembayaran bulanan ditanggung oleh perusahaan dan pekerja. Persentase pembayaran disesuaikan dengan arahan pemerintah. Persentase BPJS Ketenagakerjaan untuk jaminan hari tua adalah 3,7% ditanggung perusahaan dan 2% ditanggung oleh pekerja. Sementara itu, persentase pembayaran jaminan pensiun BPJS adalah 2% ditanggung perusahaan dan 1% ditanggung oleh pekerja.

Dalam dokumen Impact (Halaman 91-94)