BAB III PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
D. Pembahasan
1. Analisis dan Interprestasi Secara Parsial Non Performing Loan terhadap Laba Bersih
Berdasarkan uji parsial dapat dilihat nilai signifikansi untuk variabel Non Performing Loan adalah sebesar 0,977. Karena nilai signifikansi lebih besar 0,977 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa
variabel Non Performing Loan ( ) tidak berpengaruh terhadap laba bersih (Y).
Artinya adanya kenaikan ataupun penurunan Non Performing Loan tidak dapat mempengaruhi laba bersih PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
2. Analisis dan Interprestasi Secara Parsial Net Interest Margin Terhadap Laba Bersih
Untuk variabel Net interest margin sebesar 0,059. Karena nilai signifikan 0,059 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Net Interet Margin ( )) berpengaruh terhadap variabel Laba Bersih (Y).
Artinya adanya kenaikan maupun penurunan net interest margin akan mmepengaruhi terhadap laba bersih PT Mandiri (Persero) Tbk.
Hal seperti ini juga tidak perpengaruh kepada nasabah yang ingin bertransaksi pada PT Mandiri (Persero) Tbk, hal tersebut dikarenakan ketika mengajukan kredit, nasabah tidak memperhatikan besar kecilnya ting interest. Nasabah lebih berfikir untuk memenuhi kebutuhan mereka ketika mengajukan kredit.
3. Analisis dan Interprestasi Secara Simultan Non Performing Loan dan Net Interest Margin terhadap Laba Bersih
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa variabel Non Performing Loan ( ) tidak berpengaruh terhadap variabel Laba Bersih (Y). sedangkan dan variabel Net Interest Margin ( )) berpengaruh terhadap variabel laba bersih (Y) hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS 17.0, dimana nilai signifikansi 0,163.
Karena nilai signifikansi 0,163 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H3 ditolak, yang menyatakan bahwa tidak ada pengaruh secara simultan atau bersama-sama variabel Non Performing Loan ( ) dan Net Interest Margin ( ) terhadap Laba Bersih (Y) di PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk.
A. Kesimpulan
Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Non Performing Loan dan Net Interest Margin terhadap Laba bersih pada PT Bank Mandiri Persero Tbk periode 2013-2020
Maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Dapat dilihat nilai signifikansi untuk variabel non performing loan adalah sebesar 0,977. Karena nilai signifikansi lebih besar 0,977 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel non performing loan ( ) tidak berpengaruh terhadap laba bersih (Y) di PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk..
2. Variabel Net interest margin sebesar 0,059. Karena nilai signifikan 0,059
> 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Net Interest Margin ( )) berpengaruh terhadap viabel Laba Bersih (Y) di PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk..
3. Nilai signifikansi 0,163 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H3 ditolak, yang menyatakan bahwa tidak ada pengaruh secara simultan atau bersama-sama variabel Non Performing Loan ( ) dan Net Interest Margin ( ) terhadap Laba Bersih (Y) di PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk.
B. Saran
1. Bagi PT Bank Mandiri Persero Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kedepannya disarankan memperhatikan Non Performing Loan dan Net Interest Margin untuk peningkatan laba bersih pada perusahaan.
2. Bagi peneliti selanjutnya
Untuk penelitian selanjutnya diharapkan bisa menambah variabel independennya, dan memperluas objek penelitiannya dengan menggunakan objek perusahaan-perusahaan lainnya.
Andanarini, Dhian Minar Savitri. Pengaruh Non Performing Loan (NPL), Net Interest Margin (NIM) Dan Loan To Deposit Ratio (LDR) Terhadap Perubahan Laba Bank Pada Bank Devisa Dan Bank Non Devisa Di Indonesia tahun 2006-2010”. Jurnal Ilmu Manajemen Dan Akuntansi Terapan, Vol 2 No 2 (November,2011).
Arikunto,Suharsimi. 2010.Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:
Rineka Cipta.
Arikunto, Suharsimi. 2016. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.
Jakarta: Rineka Cipta Grafindo Persada.
Febryani, Anita dan Rahadian Zulfadin.Analisis Kinerja Bank Devisa danBank Non Devisa di Indonesia. Kajian Ekonomi dan Keuangan, Vol. 7, No. 4.
Gozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivarieate dengan SPSS. Semarang:
Universitas Diponegoro.
Hadi,Sutrisno.Metodologi Research. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Hanafi, Mahmud M. dan Abdul Hallim. 2007. Analisis Laporan Keuangan Edisi Ke-3. Yogyakarta: STIE YKPN.
Hasan. Pokok-Pokok Materi Statistik.
https:// ekonomi/kompas/com/read/2017/10/24/191500426/kuartal-iii-2017-bank- mandiri-catatkan-laba-rp-15-triliun(19 april 2018)Tarmizi, Achmad danWillyanto Kartiko Kusomo. Analisis Rasio-Rasio Keuangan Sebagai Indikator Dalam Memprediksi Potensi Kondisi Bermasalah. Perbankan di Indonesia: Media Ekonomi & Bisnis Vol. XV NO. 1 Juni 2003, 2003.
https://id.wikisource.org/wiki/undangundang_Republik_Indonesia_Nomor_10_Ta hun_1998(18 April 2018)
Iqbal, M. Hasan. 2013. Pokok-Pokok Materi Statistik 1 (Statistik Deskriptif).
Jakarta: Bumi Aksara.
Kasiram, Moh. 2010. Metodologi Penelitian refleksi pengembangan pemahaman dan penguasaan metodologi penelitian. Malang: UIN-MALIKI PRESS.
Kasmir. 2012.Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.
Kasmir. 2012. Bank dan lembaga keuangan lainnya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Latan,Hengky. 2013. Analisis Multivariate Teknik dan Aplikasi. Bandung:
Alfabeta.
Masyhuri & M. Zainuddin. 2011. Metodologi Penelitian Praktis dan Aplikatif, (Bandung: Refika Aditama.
Nasution. 2011. Metode Research: Penelitian Ilmiah. Jakarta: Bumi Aksara.
Nazir, Moh. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Prihadi, Toto. 2008. Analisasi Rasio Keuangan. Jakarta: PPM Manajemen.
Ridwan. 201. Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung:
Alfabeta.
Riyadi, Slamet. 2006. Banking Assets and Liability Management (Edisi Ketiga).
(Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Riyanto, Bambang. 2008. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. Yogyakarta:
Yayasan Badan Penerbitan.
Romasta U.T, ”pengaruh non performing loan, loan to deposito ratio, net interest margin, dan capital adequacy ratio terhadap profitabilitas bank umum swasta nasioanal devisa periode 2012-2015”, (Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara Medan, Medan, 2017).
Surat Edaran BI No.6//23/DPNP tanggal 31 Mei 2004.
Sugiono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung:
Alfabeta, 2013.
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta.
Taswan. 2009. Manajemen Lembaga Keuangan Mikro BPR. Semarang: Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Stikubank.
Tim Penyususn STAIN Jember. 2013. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah .Jember:
STAIN Jember Press.
Nama : Dian Atiqurrahman
NIM : 08314330
Prodi : Perbankan Syariah
Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Islam
Institusi : Institut Agama Islam Negeri IAIN Jember
Dengan ini menyatakan bahwa isiskripsi ini yang berjudul “PENGARUH NON PERFORMING LOAN (NPL) DAN NET INTEREST MARGIN (NIM) TERHADAP LABA BERSIH (PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK TAHUN 2013-2020) adalah hasil penelitian atau karya sendiri, kecuali pada bagian-bagian yang dirujuk sumber-sumbernya. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dari kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus di junjung tinggi.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya, tanpa tekanan dan paksaan dari pihak manapun.
Jember, 11 Desember 2020 yang menyatakan
Dian Atiqurrahman NIM. 08314330
Nomor : B- /In.20/7.a/PP.00.9/ 10/2019 Lamp : 1 (satu)
H a l : Permohonan Izin Penelitian Yth. Pimpinan Bank MANDIRI Jember di- T E M P A T
Diberitahukan dengan hormat, Mohon berkenan kepada Bapak pimpinan untuk memberikan izin penelitian dengan identitas sebagai berikut:
Nama Mahasiswa : Dian Atiqurrrahman
NIM : 083 1430294
Semester : 11 (sebelas)
Jurusan : Ekonomi islam
Prodi : Perbankan Syariah
No Telpon : 0853 3023 3383
Dosen Pembimbing : Daru Anondo, SE, M.Si
NIP : 19750303 200901 2 005
Judul Penelitian : PENGARUH NON PERFORMING LOAN (NPL) DAN NET INTEREST MARGIN (NIM) TERHADAP LABA BERSIH (PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK TAHUN 2013- 2017)
Demikian surat permohonan izin penelitian ini, atas perhatian dan kerjasamanya disampaikkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Jember,0912 Oktober 2019 a.n Dekan
Wakil Dekan Bidang Akademik
tidakpernah salah karena tidak melakukan apapun” (Mario Teguh)
Nama : Dian Atiqurrahman
NIM : 083143294
Tempat/Tgl Lahir : Pamekasan, 24 Oktober 1996 No Handphone (WA) : 085330233383
Jurusan/Prodi :Ekonomi Islam/Perbankan Syari’ah
Riwayat Pendidikan
1. Sekolah Dasar Negeri 4 Kadur 2. SMPN 1 Larangan
3. SMAN 2 Pamekasan
4. IAIN Jember Tahun Angkatan 2014
SKRIPSI
Diajukan kepada Institut Agama Islam Negeri Jember Untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh
Gelar Sarjana Ekonomi (SE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Jurusan Ekonomi Islam Program Studi Perbankan Syariah
Oleh:
DIAN ATIQURRAHMAN NIM.083143294
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
SEPTEMBER 2021
SKRIPSI
Diajukan kepada Institut Agama Islam Negeri Jember Untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh
Gelar Sarjana Ekonomi (SE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Jurusan Ekonomi Islam Program Studi Perbankan Syariah
Oleh:
DIAN ATIQURRAHMAN NIM.083143294
Disetujui Pembimbing
Daru Anondo, S.E., M.Si.
NIP. 19750303 200901 1 009
SKRIPSI
Telah diterima dan diuji untuk memenuhi salah satu persyaratan Memperoleh gelar Sarjan Ekonomi (SE)
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Ekonomi Islam Program Studi Perbankan Syariah
Hari :Jum’at
Tanggal : 28 Mei 2021 Tim penguji
Ketua Sekretaris
Hj. Nurul Setianingrum, S.E., M.M. Nur Hidayat., S.E. M.M
NIP. 19690523 199803 2 001 NUP. 201603132
Anggota:
1. Dr. Nurul Widyawati Islami Rahayu, S.Sos., M.Si. ( )
2. Daru Anondo, S.E., M.Si. ( )
Mengetahui
Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam
Dr. Khamdan Rifa’i, S.E., M.Si NIP. 196808072000031001
tidak pernahsalah karena tidak melakukan apapun” (Mario Teguh)
Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita nabi akhir zaman Muhammad SAW. Karya ini saya persembahkan untuk :
1. Keluarga tercinta terutama kedua orang tua, bapak Alm. Jumaah, ibu Siti Asiyah, saudara laki-laki Taufiq Hidayatullah dan Ulfatus Sa’diyah, yang selalu memberikan dukungan moral dan material untuk proses pendidikan ini serta yang selalu sabar dalam mendidik dan mendoakan akan keberhasilan saya.
2. Teman teman seperjuangan, M. Rizky Hidayat, Muhammad Rafait dan semua warga J6 Perbankan Syariah tidak bias saya sebutkan satu persatu yang selalu memberikan nasehat dan semangat terhadap saya.
3. Keluarga besar Perbankan syariah 2014 yang telah mengajarkan saya dalam berproses selama ini.
4. Almamater Tercinta IAIN Jember.
5. Semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan skripsi ini.
berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul
“PENGARUH NON PERFORMING LOAN (NPL) DAN NET INTEREST MARGIN (NIM) TERHADAP LABA BERSIH (PT. BANK MANDIRI
(PERSERO) TBK TAHUN 2013-2017)” Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW, yang telah membawa umatnya dari zaman kegelapan menuju zaman terang benderang.
Dalam proses penulisa ini penulis banyaj menemui kesulitan dalam menjabarkan materi dan keterbatasan kemampuan yang dimiliki, namun penulis menyadari banyaknya kekurangan dalam menyajikannya. Oleh karena itu, penulis sangat menghargai bantuan dari segala pihak yang telah memberi bantuan berupa dukungan semangat
Karena itupula, dari lubuk hati yang paling dalam penulis mengucapkan rasa terimakasih kepada segenap pihak yang membantu dan mendukung penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Ucapan terimakasih dan rasa hormat penulis sampaikan kepada:
1. Bapak Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE.,MM selaku Rektor Institut Agama Islam Negeri Jember
2. Bapak Khamdan Rifa’I, SE., M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
penulis.
5. Bapak Dr. Moch. Chotib, S.Ag., MM Selaku Dosen Penasehat Akademik (DPA)
6. Segenap Guru maupun Dosen yang sudah mendidik dan memberikan ilmunya kepada penulis.
7. Civitas Akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Akhirnya penulis mengucapkan terimakasih sekali lagi yang tak terhingga kepda seluruh pihak yang tak dapat di sebutkan satu persatu atas semua bantuan dan masukan-masukannya kepada penulis dan semoga amal baik beliau senantiasa mendapat balasan dari Allah SWT. Lebih dari ucapan terimakasih kepada yang maha kuasa, semoga Allah SWT senantiasa selalu memberikan sinar terang serta kekuatan kepada para pemikir dan aktivis yang senantiasa berjuang merubah dunia kearah yang lebih baik lagi dan semoga skripsi ini bias bermanfaat bagi penulis dan pembaca dari semua kalangan.
Jember, 20 januari 2020
Penulis
Lembaga perbankan merupakan salah satu penggerak perekonomian suatu Negara karena bank berfungsi sebagai intermediasi atau sebagai perantara pihak yang kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan dana. Secara umum perbankan di indonesia masih mengandalkan pendapatan bunga kredit sebagai pemasukan utama dalam membiayai operasionalnya. Selama ini kredit berperan sebagai sumber pendapatan utama bank serta keharusan bank memikul sendiri risiko yang mungkin terjadi membuat Bank Umum rentan terkena kredit bemasalah. Hal ini tercermin pada terjadinya kredit bermasalah rasio Non Performing Loan (NPL) yang tinggi.
Untuk menyelesaikan masalah yang ada dipenelitian disini terlebih dahulu merumuskan dan sub pokok masalah, adalah sebagai berikut: 1. Adakah pengaruh Non Performing Loan (NPL) terhadap laba bersih di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tahun periode 2013-2020? 2. Adakah pengaruh Net Interest Margin (NIM) terhadap laba bersih di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tahun periode 2013-2020? 3. Adakah pengaruh Non Performing Loan (NPL) dan Net Interest Margin (NIM) terhadap laba bersih di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tahun periode 2013-2020?
Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif dengan jenis data time series, yaitu data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu. Adapun yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah laporan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Tahun Periode 2013-2020. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik Penelusuran Literatur, yaitu cara pengumpulan data dengan menggunakan sebagian atau seluruh data yang telah ada atau laporan data dari peneliti sebelumnya
Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Non Performing Loan dan Net Interest Margin terhadap Laba bersih pada PT Bank Mandiri Persero Tbk periode 2013-2020. Maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Dapat dilihat nilai signifikansi untuk variabel non performing loan adalah sebesar 0,855. Karena nilai signifikansi lebih besar 0,855 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel non performing loan ( ) tidak berpengaruh terhadap laba bersih (Y) di PT. Bank Mandiri Persero Tbk.. 2. Variabel Net interest margin sebesar 0,112. Karena nilai signifikan 0,112 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Net Interet Margin ( )) tidak berpengaruh terhadap viable Laba Bersih (Y) di PT. Bank Mandiri Persero Tbk.. 3.
Nilai signifikansi 0,272 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H3 ditolak, yang menyatakan bahwa tidak ada pengaruh secara simultan atau bersama-sama variabel Non Performing Loan ( ) dan Net Interest Margin ( ) terhadap Laba Bersih (Y) di PT.
Bank Mandiri Persero Tbk.
Kata Kunci: NPL, NIM, Laba Bersih
Banking institutions are one of the drivers of the economy of a country because banks function as intermediaries or as intermediaries for parties who have excess funds with parties who need funds. In general, banks in Indonesia still rely on loan interest income as the main income in financing their operations. So far, credit has served as the main source of income for banks and the obligation of banks to bear the risks themselves that may occur makes commercial banks vulnerable to credit problems. This is reflected in the occurrence of non-performing loans (NPL) ratio which is high.
To solve the problems in this research, first formulate and sub-problems are as follows: 1. Is there an effect of Non Performing Loans (NPL) on net income at PT Bank Mandiri (Persero) Tbk in the period 2013-2020? 2. Is there any effect of Net Interest Margin (NIM) on net profit at PT Bank Mandiri (Persero) Tbk for the period 2013-2020? 3. Is there any influence of Non Performing Loans (NPL) and Net Interest Margin (NIM) on net profit at PT Bank Mandiri (Persero) Tbk for the period 2013-2020?
The research approach used in this study is a quantitative approach.
Quantitative approach with time series data type, namely data collected from time to time. The sample in this study is the report of PT Bank Mandiri (Persero) Tbk for the 2013-2017 period. The data collection technique in this study uses the Literature Search technique, which is a way of collecting data by using some or all of the existing data or data reports from previous researchers.
This researcher aims to determine the effect of Non Performing Loans and Net Interest Margin on net profit at PT Bank Mandiri Persero Tbk for the period 2013-2020. Then the following conclusions can be drawn: 1. It can be seen that the significance value for the non-performing loan variable is 0.855. Because the significance value is greater than 0.855 > 0.05, it can be concluded that the non- performing loan variable ( ) has no effect on net income (Y) at PT. Bank Mandiri Persero Tbk.. 2. Variable Net interest margin of 0.112. Because the significant value is 0.112 > 0.05, it can be concluded that the Net Interest Margin ( )) variable has no effect on the Viable Net Profit (Y) at PT. Bank Mandiri Persero Tbk. 3. The significance value is 0.272 > 0.05, it can be concluded that H3 is rejected, which states that there is no simultaneous or joint effect of the Non Performing Loan ( ) and Net Interest Margin ( ) variables on Net Profit (Y) at PT. Bank Mandiri Persero Tbk.
Keywords: NPL, NIM, Net Profit
HALAMAN PERSETUJUAN ... ii HALAMAN PENGESAHAN... iii MOTTO ... iv PERSEMBAHAN... v KATA PENGANTAR ... vi ABSTRAK ... vii ABSTRACT ... viii DAFTAR ISI... ix DAFTAR TABEL ... x DAFATAR COLUMN ... xi DAFTAR GRAFIK ... xii BAB1 PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1 B. Rumusan Masalah ... 4 C. Tujuan Penelitian ... 5 D. Manfaat Pemelitian ... 5 E. Ruang Lingkup Penelitian... 7 F. Definisi Operasional... 8 G. Asumsi Penelitian ... 9 H. Hipotesis... 10
A. Penelitian Terdahulu ... 21 B. Kajian Teori ... 31 1. Kinerja Keuangan Perbankan... 31 2. Rasio Keuangan Perbankan... 31 3. Return On Asset (ROA)29 ... 34 4. Non Perfoming Loan (NPL)... 35 5. Net Interest Margin (NIM)... 40 6. Laba Bersih ... 42 BAB III PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS... 46 A. Gambaran Umum PT. Bank Mandiri ... 46 B. Penyajian Data ... 50 C. Pengujian Hipotesis... 52 D. Pembahasan... 59 BAB IV PENUTUP ... 57 A. Kesimpulan ... 57 B. Saran... 58 DAFTAR PUSTAKA ... 59 LAMPIRAN-LAMPIRAN
Tabel 1.2 Penelitian Terdahulu... 25 TABEL 3.2.1 Data NPL, NIM, dan Laba Bersih ... 45 Tabel 3.3.1.1 Uji multikololinieritas ... 48 Tabel 3.3.1.2 Uji autokorelasi ... 49 Tabel 3.3.1.3 Uji Heteroskedastisitas ... 50 Tabel 3.3.2.1 Uji parsial (t) ... 51 Tabel 3.3.2.2 Uji Simultan (F) ... 52 Tabel 3.3.3 Analisis Regresi Linear Berganda ... 55
Lembaga perbankan merupakan salah satu penggerak perekonomian suatu Negara karena bank berfungsi sebagai intermediasi atau sebagai perantara pihak yang kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan dana.
Dana yang sudah dihimpun kemudian akan di salurkan kepada calon nasabah dalam bentuk kredit untuk kegiatan yang produktif, sehingga bank akan memperoleh tambahan pengembalian atas dana yang disalurkan, yang disebut bunga dan bank berperan sebagai pengerak perekonomian masyarakat itu sendiri. Apabila fungsi bank telah berjalan dengan baik maka hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang dinamis dan efisien. Sebagaimana yang dimaksud undang-undang RI nomor 10 tahun 1998 tanggal 10 november 1998 tentang perbankan, yang di maksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dana atau bentuk- bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat. 1
Pertumbuhan kredit di Indonesia relative besar dari pada Negara- negara lainnya. Dengan melihat pertumbuhan kredit yang cukup besar tersebut dan menjadi salah satu aktivitas bisnis utama perbankan. Tujuan pokok bisnis perbankan yaitu memperoleh keuntungan yang optimal dengan memberikan layanan jasa kepada masyarakat. Laba digunakan untuk mengukur efektifitas
1https: //id.wikisource.org/wiki/undang-undang_Republik_Indonesia_Nomor_10_Tahun_1998(18 April 2018)
manajemen berdasarkan hasil pengembalian yang di hasilkan dari pinjaman dan investasi, tingkat laba akan menjadi pengukur sejauh mana keberhasilan bank dalam melaksanakan kegiatan usahanya dan dapat memperkirakan seberapa lama keberlangsungan usaha bank tersebut. Tingkat Laba akan mempengaruhi investor untuk melakukan investasi.
Secara umum perbankan di Indonesia masih mengandalkan pendapatan bunga kredit sebagai pemasukan utama dalam membiayai operasionalnya. Semakin banyak kredit yang disalurkan, semakin besar pula perolehan laba dari bidang ini. Bahkan hampir semua bank masih mengandalkan penghasilan utamanya dari jumlah penyaluran kreditnya (spread based), di samping dari penghasilan atas fee based yang berupa biaya- biaya dari jasa-jasa bank lainnya yang dibebankan ke nasabah, selain itu bank harus memperhitungkan kualitas kredit yang akan di salurkannya.2
Selama ini kredit berperan sebagai sumber pendapatan utama bank serta keharusan bank memikul sendiri risiko yang mungkin terjadi membuat Bank Umum rentan terkena kredit bemasalah. Hal ini tercermin pada terjadinya kredit bermasalah rasio Non Performing Loan (NPL) yang tinggi.
Semakin rendah rasio NPL maka akan semakin rendah tingkat kredit bermasalah yang terjadi juga berarti semakin baik kondisi bank tersebut. Non Performing Loan merupakan salah satu indicator dalam menilai kinerja bank, dalam posisinya sebagai lembaga intermediary.
2Kasmir, Bank Dan Lembaga Keuangan Lainnya,(jakarta: rajawali pers, 2012) 104.
Net Interset Margin (NIM) adalah rasio yang membandingkan antara pendapatan bunga bersih terhadap rata-rata aktiva produktif. Demi kelancaran bank dalam menjalankan usahanya, diperlukan sebuah kinerja yang baik serta kepercayaan dari masyarakat untuk mau menanamkan sebagian uangnya ke dalam bank dengan memberikan imbalan bunga sebagai bentuk imbal hasil atas kemauan dan kepercayaan masyarakat dalam menanamkan sebagian uangnya. Begitu juga dengan bank membutuhkan bunga sebagai imbalan ketika bank mempercayakan dana yang berhasil dihimpun untuk disalurkan kembali ke masyarakat yangmembutuhkan dana dalam bentuk kredit. Bank tentu akan memberikan bunga yang lebih rendah atas dana yang dihimpun dari masyarakat daripada bunga yang dibebankan pada debitur yang menggunakan jasa kredit bank selisih bunga inilahyang disebut dengan Net Interest Income.
Apabila selisih antara pendapatan bunga dengan biaya bunga yang didapat besar, maka profitabilitas yang didapat pun akan semakin besar.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada tahun 2020 mencatat laba bersih sebesar Rp 17,1 triliun, angka ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Hal ini di picu adanya kontraksi akibat penyebaran Covid-19.
Kemudian dari sisi rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan) juga mengalami perbaikan menjadi 3,09 persen secara gross.3 Sedangkan untuk pertumbihan Fee Based Income tumbuh 4,9 persen menjadi 18,7 triliun dengan penyukbangn terbesar terdapat pada transaksi online. Selama periode 2020 mencapai 600 juta transaksi. Transaksi tersebut di picu oleh naiknya
3https://finansial.bisnis.com/read/20210128/90/1349250/bank-mandiri-bmri-cetak-laba-rp17- triliun-sepanjang-2020-turun-38-persencatatkan-laba-rp-15-triliun(19 april 2018)