BAB IV PAPARAN DATA DAN ANALISIS
B. Paparan Data Penelitian
3. Peran Kepala Madrasah Sebagai Motivator dalam
Tsanawiyah Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul
Dalam menjalankan perannya sebagai motivator kepala MTs.
Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul memiliki beberapa strategi yang diterapkan guna menumbuhkan kesemangatan siswa dalam melaksanakan program pengembangan literasi. Terdapat beberapa cara sederhana yang diterapkan oleh kepala madrasah yaitu dengan memberikan motivasi secara langsung kepada para siswa melalui kegiatan kunjungan ke dalam kelas secara berkala, memberikan reward bagi siswa yang aktif dalam menjalankan program literasi dan pendelegasian lomba terhadap siswa yang paling aktif dalam melaksanakan program literasi. Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh kepala bapak Sahroni selaku kepala MTs. Mifthaul Ulum 2 Banyuputih Kidul sebagaimana berikut:
Agar program pengembangan budaya literasi ini dapat dilaksanakan, maka upaya-upaya yang saya lakukan adalah dengan melakukan sosialisasi ke kelas-kelas mereka untuk menjelaskan tentang program-program literasi yang harus dilaksanakan oleh siswa. Dalam kunjungan itu saya sempatkan untuk memberikan motivasi kepada para siswa meskipun hanya sebentar tentang pentingnya menjalankan program- program literasi seperti membaca dan menulis. Di sisi lain saya juga menyampaikan tentang pentingnya memanfaatkan waktu luang pada siswa untuk bisa memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk membaca dan belajar membuat karya tulis.199
199 Sahroni, diwawancara oleh Penulis, Banyuputih Kidul, 31 Januari 2023.
Lebih lanjut bapak Sahroni menambahkan bahwa bentuk motivasi lain yang diterapkan adalah dengan pemberian penghargaan dan pendelegasian lomba kepada siswa yang aktif dalam menjalankan program literasi. Hal tersebut sebagaimana dalam ungkapannya:
Bentuk motivasi lainnya yang saya terapkan adalah dengan memberikan penghargan terhadap siswa yang tercatat paling aktif dalam menjalankan program literasi. Imbalannya biasanya dalam bentuk dana pendampingan pendidikan, yah meskipun nominalnya tidak besar, tapi yang terpenting hal tersebut bertujuan untuk bisa dijadikan ibrah bagi siswa yang lain.
Selain dengan cara tersebut, saya dengan Tim Literasi yang ada, ketika misalkan ada event-event perlombaan, maka untuk peserta yang didelegasikan diprioritaskan kepada siswa yang memang aktif dalam melaksanakan program literasi.200
Hal senada juga disampaikan oleh bapak Danang Satrio Priyono selaku ketua Tim Literasi sebagaimana berikut:
Sebagai upaya untuk memotivasi siswa dan siswi kami agar bersemangat dalam melaksanakan program literasi, biasanya kami dengan kepala madrasah itu selain dengan memberikan penghargaan dan pendelegasian lomba bagi siswa yang aktif dalam melaksanakan program literasi, maka hal yang tidak kalah penting adalah dengan menyampaikan motivasi secara berkala kepada siswa.201
Secara garis besar beberapa cara yang diterapkan oleh kepala madrasah dalam memberikan motivasi terhadap siswa dan siswinya memang cukup sederhana. Namun demikian, tentunya memiliki dampak yang cukup positif terhadap perkembangan siswa dalam melaksanakan program literasi. Hal tersebut sebagaimana yang
200 Sahroni, diwawancara oleh Penulis, Banyuputih Kidul, 31 Januari 2023.
201 Danang Satrio Priyono, diwawancara oleh Penulis, Banyuputih Kidul, 23 Februari 2023.
disampaikan oleh Reza Pahlevi siswa kelas IX MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul sebagaimana berikut:
Dengan adanya motivasi baik dari kepala madrasah bahkan juga guru, saya pribadi merasa sangat terdorong dalam melaksanakan program literasi. Ditambah lagi saya juga pernah berhasil menjadi siswa yang terpilih sebagai delegasi dari MTs.
Miftahul Ulum 2 untuk mengikuti kompetisi MYRES, dan alhamdulillahnya saya juga telah berhasil meraih piagam penghargaan sebagai finalis 50 besar.202
Lebih lanjut tentang keberhasilan kepala madrasah dalam memberikan motivasi kepada siswa juga disampaikan oleh Fitroh Nuraini selaku siswa kelas IX MTs. Miftahul Ulum 2 sebagaimana berikut:
Kalau menurut saya cara yang telah diterapkan oleh kepala madrasah dalam memberikan motivasi kepada siswa-siswinya sudah cukup berhasil. Hal tersebut terbukti telah mampu meningkatkan semangat kami dalam melaksanakan program literasi. Sementara untuk saya pribadi juga sudah sangat terbiasa memanfaatkan waktu untuk membaca, meskipun di luar kewajiban. Di sisi lain saya juga sudah banyak membuat karya tulis dan itu nanti bisa jenengan cek di website MTs 2.203 Beberapa cara yang telah diterapkan di atas dianggap telah berhasil dalam melaksanakan pengembangan budaya literasi pada siswa. Hal tersebut tergambar dengan jelas melalui kebiasaan siswa dalam melaksanakan program literasi, bahkan ketika ada waktu senggang mereka juga manfaatkannya untuk mengunjungi perpustakaan guna menambah wawasan keilmuan dari berbagai sumber bacaan yang telah tersedia.204 Di sisi lain juga dapat dibuktikan
202 Reza Pahlevi, diwawancara oleh Penulis, Banyuputih Kidul, 21 Maret 2023.
203 Fitroh Nuraini, diwawancara oleh Penulis, Banyuputih Kidul, 21 Maret 2023.
204 Observasi di MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, 21 Februari 2023.
dengan meningkatnya minat siswa dalam menulis meskipun hanya berupa karya tulis non ilmiah seperti cerpen dan puisi. Adapun foto dokumentasi tentang kebiasaan siswa dalam membaca adalah sebagaimana pada lampiran 8.205 Sedangkan untuk hasil karya tulis siswa dapat dilihat di website MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, untuk lebih jelasnya berikut peneliti sertakan link aksesnya sebagaimana pada lampiran 8.206 Berikut juga peneliti sertakan bukti dokumentasi pemberian reward terhadap siswa yang produktif menulis, untuk lebih jelasnya berikut peneliti sertakan link aksesnya sebagaimana pada lampiran 8.207
Berkaitan dengan beberapa keberhasilan di atas, sesuai dengan penjelasan yang disampaikan oleh bapak Husen selaku Waka Kurikulum MTs. Miftahul Ulum 2 sebagaimana berikut:
Sejak digaungkannya program literasi di madrasah ini, tentunya hal-hal yang cukup memberikan dampak positif terhadap perkembangan minat siswa dalam menjalankan program literasi adalah motivasi-motivasi yang sering disampaikan oleh kepala madrasah, guru dan juga Tim Literasi. Selain itu, kepala madrasah juga menggunakan strategi yang cukup menarik, di mana kemudian bagi siswa yang terbilang paling aktif dalam melaksanakan program literasi akan diberikan kesempatan untuk mengikuti lomba mulai dari tingkat kecamatan sampai dengan nasional. Terus juga dengan cara memberikan semacam penghargaan gitu mas.208
205 MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, “Kebiasaan Membaca dari Kalangan Siswa MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul,” 27 Maret 2023.
206MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, “Karya Tulis Siswa MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul,” 27 Maret 2023.
207 MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, “Pemberian Reward Pada Siswa MTs.
Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul,” 27 Maret 2023.
208 Husen, diwawancara oleh Penulis, Banyuputih Kidul, 13 Februari 2023.
Dari hasil wawancara, studi dokumentasi dan obesrvasi di atas dapat peneliti analisis bahwa adanya semangat yang dicerminkan oleh siswa dalam menjalankan program literasi tidak terlepas dari adanya peran penting kepala madrasah sebagai motivator. Adapun kesempatan-kesempatan yang digunakan oleh kepala madrasah dalam menyampikan motivasinya kepada para siswa adalah dengan melakukan kunjungan kelas secara berkala guna menyampikan motivasi. Di sisi lain upaya yang dilakukan adalah dengan pendelegasian lomba dan pemberian reward terhadap siswa yang paling aktif dalam melaksanakan program literasi.
Adapun selain memberikan dorongan atau motivasi kepada para siswa, kepala MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul juga senantiasa memberikan motivasi kepada para dewan guru, staf dan Tim Literasi agar terlibat aktif dalam memberikan kotribusinya baik dalam bentuk pemikiran maupun tenaga, sehingga program pengembangan budaya literasi terhadap siswa dapat dilaksanakan sesuai dengan perencanaan. Motivasi yang ditujukan kepada para dewan guru, staf dan Tim Literasi biasanya disampikan pada saat rapat rutinitas, baik dalam forum rapat bulanan denga istilah FGD (Focus Group Discussion) maupun dalam dalam forum rapat yang dilaksanakan setiap akhir semester genap dan ganjil yang dikemas dengan istilah NGOPI (Ngobrol Pintar Edukasi).209 Hal tersebut sesuai
209 Observasi di MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, 21 Februari 2023.
dengan yang disampikan oleh bapak Sahroni selaku kepala MTs.
Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul sebagaimana berikut:
Tentunya dalam menyampaikan motivasi secara verbal kepada guru dan staf, saya itu mencari momentum yang tepat agar motivasi yang saya sampaikan bisa tersampaikan kepada semua guru dan juga staf. Nah untuk itu, maka kesempatan yang sangat tepat adalah ketika pada saat mengadakan rapat.
Kebetulan di madrasah ini untuk kegiatan itu dilakukan secara rutin, untuk rapat rutinitas tiap bulannya di sini ada FGD (Focus Group Discussion) dan kebetulan nama tersebut atas arahan dari pengawas, terus untuk yang setiap akhir semester ganjil dan genap itu ada juga nama forumnya kita beri nama NGOPI (Ngobrol Pitar Edukasi).210
Hal senada juga disampikan oleh bapak Husen selaku waka kurikulum MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul sebagaimana berikut:
Sebagai staf kami juga sering mendapatkan motivasi untuk dapat meningkatkan kualitas kinerja kami. Terlebih pada dalam forum-forum rapat kepala madrasah pasti memberikan motivasi kepada kita, misalkan ketika dalam forum rapat rutinitas yang biasa disebut dengan FGD dan NGOPI.211
Untuk memperkuat wawancara di atas maka peneliti menambahkan pernyataan yang disampaikan oleh bapak Danang Satrio Priyono selaku guru dan ketua Tim Literasi MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul sebagaimana berikut:
Kepala madrasah dalam memberikan dorongan kepada para dewan guru dan stafnya agar ikut berpartisispasi dalam mensukseskan program pengembangan budaya literasi pada siswa biasanya selain disampikan pada forum-forum rapat seperti FGD dan NGOPI, maka juga sering beliau sampaikan pada saat kita sedang kumpul-kumpul di kantor atau di tempat- tempat yang lainnya, intinya ketika sedang kumpul-kumpul
210 Sahroni, diwawancara oleh Penulis, Banyuputih Kidul, 31 Januari 2023.
211 Danang Satrio Priyono, diwawancara oleh Penulis, Banyuputih Kidul, 23 Februari 2023.
bersama beliau. Sehingga semangat kami tentunya akan senantiasa meningkat seiring dengan semakin seringnya mendengar motivasi-motivasi dari kepala madrasah.212
Hasil wawancara tersebut, kemudian peneliti perkuat dengan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti pada saat kegiatan FGD.
Dari hasil observasi tersebut dapat peneliti amati tentang adanya upaya pemberian motivasi secara verbal yang dilakukan kepala madrasah kepada para civitas akademik MTs. Miftahul Ulum 2 untuk senantiasa aktif dalam mendukung terlaksananya program pengembangan budaya literasi pada siswa.213 Studi dokumentasi tentang pemberian motivasi secara verbal yang dilakukan oleh kepala madrasah kepada para dewan guru dan stafnya pada saat kegiatan rapat baik pada forum FGD dan NGOPI sebagaimana dapat diakses di website MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul dengan link aksesnya sebagaimana pada lampiran 8.214
Berdasarkan hasil wawancara, observasi dan studi dokumentasi di atas dapat peneliti analisis bahwa kepala MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul dalam menjalankan perannya sebagai motivator dalam mengembangkan budaya literasi pada siswa adalah dengan cara menayampaikan motivasi secara verbal kepada para dewan guru dan stafnya agar dapat berpartisipasi secra aktif dalam mensukseskan program pengembangan budaya literasi pada siswa. Pemberian
212 Danang Satrio Priyono, diwawancara oleh Penulis, Banyuputih Kidul, 23 Februari 2023.
213 Observasi di MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, 21 Februari 2023.
214 MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, “Rapat FGD dan Ngopi MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul,” 27 Maret 2023.
motivasi secara verbal tersebut biasanya disampaikan dalam forum rapat rutinitas civitas akademik MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, baik dalam forum rapat bulanan seperti dalam forum FGD (Focus Group Discussion) maupun pada saat rapat setiap akhir semester yang dikemas dengan istilah NGOPI (Ngobrol Cerdas Edukasi).
Di sisi lain, kepala MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul senatiasa memberikan penghargaan atas guru pendamping lomba. Hal tersebut sesuai dengan yang disampaikan oleh bapak Sahroni selaku kepala MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul sebagaimana berikut:
Siswa yang terpilih sebagai delegasi untuk mengikuti olimpiade dan event-event perlombaan, saya berikan guru pendamping. Nah, tentunnya ketika siswa yang bersangkutan sukses meraih juara, maka guru pendampingnya saya berikan penghargaan. Hal tersebut tentunya untuk memacu para dewan guru yang lainnya agar penuh semangat dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya.215
Sejalan dengan pernyataan di atas, bapak Danang Satrio Priyono menyampaikan ungkapannya sebagaimana berikut:
Sebagai bentuk motivasi agar guru dan Tim Literasi bisa bekerja lebih baik lagi adalah dengan adanya pemberian penghargaan dari kepala madrasah. Nah, pemberian pengharhargaan itu biasa diberikan kepada guru pendamping lomba, yang siswa binaannya berhasil meraih juara.216
Seiring dengan pendapat di atas, bapak Amang Philips Dayeng Pasewang yang pernah menjadi salah satu official pada lomba tingkat kabupaten menyampaikan penjelasannya sebagaimana berikut:
215 Sahroni, diwawancara oleh Penulis, Banyuputih Kidul, 31 Januari 2023.
216 Danang Satrio Priyono, diwawancara oleh Penulis, Banyuputih Kidul, 23 Februari 2023.
Saya pribadi pernah menjadi guru pembina untuk siswa yang mengikuti lomba. Lah, kebetulan anak didik saya itu sukses meraih juara 1 mas. Sungguh di luar dugaan juga, tentunya denga hasil tersebut saya sangat bersyukur, ditambah lagi pada waktu itu saya juga diberikan bonus oleh kepala madrasah.217 Hasil wawancara di atas, selanjutnya dapat diperkuat dengan observasi yang dilakukan oleh peneliti dengan cara melakukan penelusuran terhadap website MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, selanjutnya dapat diperoleh informasi tentang adanya pemberian penghargaan kepada guru pendamping lomba.218 Berikut dapat dibuktikan melalui kegiatan dokumentasi yang dilakukan oleh civitas MTs.Miftahul Ulum 2, dan untuk link aksesnya sebagaimana pada lampiran 8.219
Berdasarkan hasil wawancara, studi dokumentasi dan observasi di atas dapat peneliti analisis bahwa upaya yang dilakukan oleh kepala madrasah dalam menumbuhkan semangat dari para dewan guru untuk aktif dalam memberikan kontribusinya untuk pengembangan budaya literasi pada siswa, adalah dengan memberikan penghargaan kepada guru pendamping dari siswa yang telah berhasil meraih juara pada olimpiade dan event perlombaan pada tingkat lokal maupun nasional.
Berdasarkan deskripsi paparan data dan analisis tentang peran kepala madrasah sebagai leader dalam pengembangan budaya literasi di atas dapat peneliti simpulkan bahwa sebagai motivator kepala
217 Amang Philip Dayeng Pasewang, diwawancara oleh Penulis, Banyuputih Kidul, 17 Februari 2023.
218 Observasi di MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, 21 Februari 2023.
219 MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, “Pemberian Penghargaan Kepada Guru MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul,” 27 Maret 2023.
madrasah telah melakukan upaya-upaya yang dapat mendorong semangat para guru dan Tim Literasi dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, dan juga mampu mendorong semangat siswa dalam melaksanakan program literasi. Bentuk dorongan kepada siswa adalah dengan memberi motivasi secara verbal, pemberian reward dan pendelegasian lomba terhadap siswa yang paling aktif dalam melaksanakan program literasi. Sedangkan bentuk dorongan kepada dewan guru adalah dengan menyampaikan pesan motivasi secara verbal pada saat rapat, dan dengan pemberian reward kepada guru pendamping lomba.