BAB IV BAB IV
A. Hasil Pelaksanaan Penelitian
2) Pertemuan II a) Perencanaan
Perencanaan, sama dengan apa yang dilaksanakan pada pertemuan II dan telah diuraikan sebelumnya yaitu:
(1) Membuat kegiatan pembelajaran.
(2) Mengatur ruangan sedemikian rupa sehingga anak nyaman dalam menerima pembelajaran.
(3) Menyiapkan instrument dan lembar observasi
b) Pelaksanaan
Tahap Pelaksanaan. Pertemuan pada hari kamis tanggal 8 Desember 2016 pelaksanaan pertemuan II dimulai pada pukul 07.30 sampai dengan pukul 10.00 Wita. Pada tahap ini terbagi atas empat kegiatan yaitu: kegiatan awal, kegiatan inti, kegiatan istirahat dan kegiatan penutup yang akan diuraikan berikut ini:
(1) Kegiatan awal
(a) Berbaris, berisalam dan bersyahadat (b) Motorik kasar
(c) Sholat berjma’ah (d) Apersepsi
(e) Manyanyi (2) Kegiatan inti
Pada kegiatan ini terdiri atas tiga kegiatan yaitu:
(b) Pemberian tugas menunjuk huruf awal kata buah (c) Pemberian tugas, mewarnai gambar buah.
(d) Pemberian tugas, menceritakan kembali cerita yang telah didengar.
Pada kegiatan ini guru melakukan kegiatan sebagai berikut:
(a) Guru mengkomunikasin tujuan cerita dengan tema dalam kegiatan anak.
(b) Guru mengemukakan hal-hal yang telah diterima anak didik dan memberikan informasi, cerita, pengalaman yang baru selama melakukan kegiatan.
(c) Guru merespon anak didik agar dapat memberikan jawaban dengan kalimat sederhana dan menceritakan kembali cerita yang diceritakan oleh guru.
(d) Guru membimbing anak mengerti dari jawaban yang diberikan.
(e) Guru mengamati dan mengbservasi anak.
(3) Kegiatan Istirahat
(a) Mencuci tangan sebelum dan setelah makan (b) Berdo’a sebelum dan setelah makan
(c) Bermain (4) Kegiatan Penutup
(a) Mengaji
(b) Tanya jawab kegiatan hari ini
(c) Pesan moral: mengucapkan Subanallah jika mengagumi kebesaran ciptaan Allah.
(d) Berdo’a dan salam sebelum pulang.
c) Observasi
Dalam kegiatan observasi, hal-hal yang diamati saat kegiatan adalah kegiatan guru menyampaikan pembelajaran, kegiatan anak saat pembelajaran atau repon yang ditunjukkan anak pada saat guru menyampaikan materi sesuai dengan aspek perkembangan. Observasi dilaksanakan selama proses kegiatan belajar mengajar berlangsung. Adapun yang menjadi objek pengamatan adalah guru dan anak didik, dan hasilnya sebagai berikut:
(1) Hasil Observasi Guru
Hasil observasi guru menunjukkan bahwa empat item yang diamati pada guru kelompok B Taman Kanak-Kanak Islam Qalbin Salim Makassar mendapatkan hasil penilaian pada indikator menjawab pertanyaan dengan kalimat sederhana dan menceritakan kembali cerita dengan kalimat sederhana, mendapatkan hasil penilaian dalam persentase berupa penilaian baik 33% , cukup 50% dan kurang 17%.
(a) Guru memberikan cerita yang menarik pada kegiatan ini, pada tahap ini guru memperoleh penilaian baik.
(b) Guru memperkenalkan nama buah dan manfaatnya, pada tahap ini guru memperoleh penialain cukup, karena guru melakukan kegiatan tapi tidak maksimal.
(c) Guru menyampaikan cerita dengan mimik dan intonasi suara, pada tahap ini guru memperoleh penilaian cukup, karena guru melakukan kegiatan dengan baik tapi belum maksimal.
(d) Guru memberikan kesimpulan, mengamati dan mengobservasi anak, pada tahap ini guru memperoleh penilaian cukup karena guru mengamati dan mengobservasi anak tetapi belum maksimal.
(2) Hasil Observasi Anak.
Hasil observasi anak kelompok B Taman Kanak-Kanak Islam Qalbin Salim Makassar pada pertemuan II pada aspek perkembangan menceritakan kembali cerita yang telah diceritakan oleh guru, hal ini sesuai dengan pengamatan melalui lembar observasi menunjukkan hasil pencapaian dari 12 anak dijadikan sampel pengembangan pembelajaran mendapatkan hasil penilaian dalam persentase berupa penilaian berkembang sangat baik (BSB) 25% yakni melakukan kegiatan dengan baik dan benar, berkembang sesuai harapan (BSH) 42% yakni mampu melakukan kegiatan dengan baik namun masih dalam bimbingan guru, mulai berkembang (MB) 25% yakni mulai mampu melakukan kegiatan dengan bantuan dan bimbingan guru dan belum berkembang (BB) 8% yakni belum mampu melakukan kegiatan walaupun dengan bantuan dan bimbingan guru.belum maksimal.
d) Refleksi
Dari hasil pengembangan pembelajaran pada indikator menjawab pertanyaan dengan kalimat sederhana, hal ini sesuai dengan pengamatan melalui lembar observasi menunjukkan hasil pencapaian yang belum maksimal, maka refleksi yang dilakukan sebagai barikut:
(1) Perencanaan, umumnya sudah baik namun perlu persiapan lebih baik lagi, seperti apa guru akan melakukan kegiatan bercerita dan upaya apa sebaiknya dilakukan sehingga anak didik dapat merespon dengan baik.
(2) Pelaksanaan, secara keseluruhan sudah mulai membaik namun guru sebaiknya memberikan cerita menarik dibantu dengan penghayatan dan mimik muka dan intonasi suara yang meyakinkan sehingga aspek pengembangan memnjawab pertanyaan dengan kalimat sederhana dan menceritakan kembali cerita yang telah diceritakan oleh guru dapat berjalan dengan baik.
(3) Observasi, masih dalam kategori cukup dalam memahami kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan dan guru masih terfokus pada kegiatan tanpa memperhatikan apakah anak mengerti akan kegiatan tersebut.
Berdasarkan analisis dan refleksi diatas dapat mengacu pada indikator keberhasilan, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran menjawan pertanyaan dengan kalimat sederhana dan menceritakan kembali cerita yang telah diceritakan oleh guru masih belum berhasil oleh karena itu pada pertemuan III aspek pengembangan dalam metode bercerita dapat dilaksanakan dengan baik.
(1) Perencanaan, guru memberikan penjelasan yang mudah dipahami oleh anak dalam aspek pengembangan yang
(2) dilaksanakan serta memberi pemahaman tentang kegiatan yang dilakukan.Pelaksanaan, pada indikator menjawab pertanyaan dengan kalimat
sederhana dan menceritakan kembali cerita yang telah diceritakan oleh guru akan berjalan dengan baik.
(3) Obsevasi, guru harus cermat dan teliti untuk memperhatikan setiap anak didik sehingga kegiatan pembelajaran berjalan baik dan anak didik pun memahami materi yang disampaikan.
b. Siklus II 1) Pertemuan I a) Perencanaan
Perencanaansama dengan apa yang dilaksanakan pada pertemuan I dan pertemuan II yang telah diuraikan sebelumnya yaitu:
(1) Membuat rencana kegiatan
(2) Mengatur ruangan sedemikian rupaagar didik merasa nyaman dalam menerima pembelajaran
(3) Menyiapkan instrument dan lembar observasi.
b) Pelaksanaan
Tahap pelaksanaan, pertemuan III pada hari tanggal 12 Desember 2016 . pertemuan III dimulai pada pukul 07.30 sampai dengan pukul 10.00 Wita. Pada
tahap ini terbagi atas empat kegitan yaitu: kegiatan awal, kegiatan inti, kegiatan istirahat dan kegiatan penutup yang akan diuraikan sebagai berikut:
(1) Kegiatan awal
(a) Berbaris, berisalam, bersyahadat.
(b) Motorik kasar
(c) Latihan sholat dhuhaa (d) Apersepsi
(e) Menyanyi (2) Kegiatan Inti
(a) Pemberian tugas menebalkan garis bentuk buah (b) Mengubungkan kata buah dengan bendanya
(c) Menunjuk huruf dan menyebut uruf awal dari kata buah.
(d) Menceritakan kembali cerita yang telah diceritakan oleh guru.
Pada kegiatan ini guru melakukan kegiatan sebagai berikut:
(a) Guru mengemukakan tujuan dengan tema dalam kegiatan anak.
(b) Guru mengemukakan hal-hal yang telah diterima anak didik dan memberikan informasi, cerita, pengalaman yang baru selama melakukan kegiatan.
(c) Guru merespon dengan memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan cerita yang telah diceritakan.
(d) Guru memberikan tugas menebalkan garis bentuk gambar buah.
(e) Guru mengamati dan mengobservasi anak.
(3) Kegiatan Istirahat
(a) Mencuci tangan sebelum dan setelah makan (b) Berdo’a sebelum dan setelah makan
(c) Bermain
(4) Kegiatan Penutup (a) Mengaji
(b) Tanya jawab tentang kegiatan hari ini
(c) Pesan moral dari buguru: mengucapkan In Syaa Allah jika berjanji.
(d) Berdo’a dan salam sebelum pulang.
c) Observasi
Dalam kegiatan observasi, hal-al yang diamati adalah kegiatan guru dan anak didik dalam menyapaikan pembelajaran, kegiatan anak saat pembelajaran atau respon apa yang ditunjukkan anak pada saat guru menyapaikan cerita sesuai dengan aspek perkembangan. Observasi dilaksanakan selama proses belajar mengajar berlangsung. Adapun yang menjadi objek pengamatan adalah guru dan anak didik, dan hasilnya sebagai berikut:
(1) Hasil Observasi Guru
Hasil observasi guru menunjukkan bahwa empat item yang diamati pada guru kelompok B Taman Kanak-Kanak Islam Qalbin Salim Makassar mendapatkan hasil penilaian Pada tahap ini guru memperoleh penilaian dalam persentase berupa penilaian baik 50% , cukup 50% dan kurang 0%.
(a) Guru memberikan judul buku cerita yang menarik..
(b) Guru memperkenalkan nama buah-buahan satu persatu, pada tahap ini guru memperoleh penilaian baik karena melakukan kegiatan dengan maksimal.
(c) Guru menyampaikan cerita dengan mimik dan intonasi suara. Pada tahap ini guru memperoleh penilaian cukup karena melakukan namun belum maksimal.
(d) Guru memberikan kesimpulan, mengamati dan mengobservasi anak, pada tahap ini guru memperoleh penilaian cukup karena mengamati dan mengobservasi anak tetapi tidak maksimal.
(2) Hasil Observasi Anak
Hasil observasi anak kelompok B Taman Kanak-Kanak Islam Qalbin Salim Makassar pada pertemuan III dalam aspek perkembangan memberi respon menjawab pertanyaan dengan kalimat sederhana dalam bahasa yang jelas, menghasilkan hasil penilaian dari 12 anak yang dijadikan sampel pengembangan pembelajaran dalam persentase berupa penilaian berkembang sangat baik (BSB) 50%, berkembang sesuai harapan (BSH) 34%, mulai berkembang (MB) 16% dan belum berkembang (BM) 0%.
d) Refleksi
Dari hasil pengembangan pembelajaran pada indikator bercerita dengan menggunakan media buku cerita yang disediakan dengan aspek perkembangan menjawab pertanyaan dengan kalimat sederhana dan menceritakan kembeli cerita yang telah diceritakan oleh guru, hal ini sesuia dengan pengamatan melalui lembar observasi menunjukkan hasil pencapaian belum maksimal, maka refleksi yang ditemukan sebagai berikut:
(1) Perencanaan, umumnya sudah baik namun perlu dipersiapkan lebih baik lagi, seperti apa guru akan melakukan cerita dan upaya apa yang sebaiknya dilakukan sehingga anak dapat merespon dengan baik.
(2) Pelaksanaan, secra keseluruhan sudah baik namun guru sebaiknya memberikan cerita yang menarik, mimik dan intonasi suara yang meyakinkan sehingga aspek pengembangan menjawab pertanyaan dengan kalimat sederhana dan menceritakan kembali cerita yang telah diceritakan oleh guru berjalan dengan baik
(3) Observasi, masih dalam kategori cukup dalam memahami kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru masih terfokus pada pelaksanaan kegiatan agar anak didik dapat menikmati apa yang disampaikan guru.
Berdasarkan analisis dan refleksi diatas dapat mengacu pada indikator keberhasilan, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran bercerita menggunakan media buku cerita sudah mendekati berhasil oleh karena itu pada pertemuan IV aspek pengembangan dalam metode bercerita dengan media buku cerita dapat lebih ditingkatkan pengembangannya.
(1) Perencanaan, guru masih perlu melakukan penjelasan yang mudah dipahami oleh anak didik dalam aspek pengembangan yang akan dilaksanakan serta member pemahaman tentang kegiatan yang akan dilaksanakan.
(2) Pelaksanaan, padaindikator menjawab pertanyaan dengan kalimat sederhana dan menceritaka kembali cerita yang telah diceritakan oleh guru berjalan dengan baik.
(3) Observasi, guru harus lebih cerdas dan teliti untuk memperhatikan setiap anak didik sehingga kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik dan anak didik pun memahami materi yang disampaikan.
2) Pertemuan II a) Perencanaan
Perencanaansama dengan apa yang dilaksanakan pada pertemuan sebelumnya yang diuraikan yaitu:
(1) Membuat rencana kegiatan.
(2) Mengatur ruangan sedemikian rupa agar anak didik merasa aman dalam melaksanakan kegiatan.
(3) Menyiapkan instrument dan lembar observasi.
b) Pelaksanaan
Pelaksanaa pertemuan IV pada hari Senin tanggal 16 Desember 2016.
Pelaksanaan pertemuan IV dimulai pada pukul 07.30 sampai dengan pukul 10.30 Wita. Pada tahap ini terbagi atas empat kegiatan yaitu: kegiatan awal, kegiatan inti, kegiatan istirahat dan kegiatan penutup yang akan diuraikan sebagai berikut:
(1) Kegiatan Awal
(a) Berbaris, berisalam, bersyahadat (b) Motorik kasar
(c) Latihan Sholat dhuhaa (d) Menyanyi
(2) Kegiatan inti
Pada kegiatan ini terdiri dari tiga kegiatan yaitu:
(a) Pemberian tugas, mencocok gambar buah.
(b) Pemberian tugas, menghubungkan kata buah dengan bendanya.
(c) Pemberian tugas, menunjuk huruf dari huruf awal kata buah.
Pada kegiatan ini guru melakukan kegiatan sebagai berikut:
(a) Guru mengkomunikasikan tujuan dengan tema kegiatan anak.
(b) Guru mengatur tempat duduk anak agar anak dapat mendengar dengan intonasi yang jelas.
(c) Pembukaan kegitan bercerita, guru menggali pengalaman anak sesuai dengan tema cerita.
(d) Guru merespon anak didik untuk mengajukan pertanyaan ketika dibacakan buku cerita.
(e) Guru memberikan tugas menceritakan kembali cerita sesuai dengan cerita yang telah diceritakan guru.
(f) Guru mengamati dan mengobservasi anak didik.
(3) Kegiatan istirahat.
(a) Mencuci tangan sebelum dan setelah makan.
(b) Berdo’a sebelum dan setelah makan.
(c) Bermain.
(4) Kegiatan penutup (a) Mengaji
(b) Tanya jawab kegiatan hari ini
(c) Pesan moral dari guru: mengucapkan terima kasih jika diberi sesuatu.
(d) Berdo’a dan pulang
c) Observasi
Dalam observasi pertemuan IV, hal-hal yang diamati adalah kegiatan guru dan anak didik dalam menyampaikan pembelajaran, kegiatan anak saat pembelajaran pada saat guru menyampaikan materi sesuai dengan aspek pengembangan. Observasi dilaksanakan selama proses belajar mengajar berlangsung. Adapun yang menjadi objek pengamatan adalah guru dan anak didik, dan adapun hasilnya sabagai berikut:
(1) Hasil Observasi Guru
Hasil observasi guru menunjukkan empat item yang diamati pada guru kelompok B Taman Kanak-Kanak Islam Qalbin Salim Makassar
mmendapatkan hasil penilaian dalm persentase berupa penilaian baik 83% , cukup 17% dan kurang 0%.
(a) Guru memberikan judul buku yang menarik, pada tahap ini guru memperoleh penilaian baik.
(b) Guru memperlihatkan gambar pada buku, pada tahap ini guru memperoleh penilaian baik karena melakukan kegiatan dengan maksimal.
(c) Guru menyampaikan cerita dengan mimik muka dan intonasi suara, pada tahap ini guru memperoleh penilaian baik.
(d) Guru menyimpulkan dan mengobservasi anak, pada tahap ini guru memperoleh penilaian baikkarena mengamati dan mengobservasi anak dengan maksimal.
(2) Hasil Observasi Anak
Hasil observasi pada anak didik kelompok B Taman Kanak-Kanak Islam Qalbin Sallim Makassar pada pertemuan IV pada aspek perkembangan anak dapat menceritakan kembali cerita yang telah diceritakan oleh guru dari 12 anak yang dijadikan sampel pengembangan pembelajaran dalam persentase berupa penilaian berkembang sangat baik (BSB) 75%, berkembang sesuai harapan (BSH) 17%, mulai berkembang (MB) 8% dan belum berkembang (BM) 0%.
d) Refleksi
Dari hasil pengembangan pembelajaran dalam indikator menjawab pertanyaan dengan kalimat sederhana dan menceritakan kembali cerita sesuia dengan cerita yang telah diceritakan oleh guru melalui media buku cerita, hal ini sesuai dengan pengamatan melalui lembar observasi menunjukkan hasil pemncapaian yang sudah maksimal, maka refleksi yang ditemukan sebagai beriku:
(1) Perencanaan, pada proses perencanaan yang telah dilakukan suda berjalan dengan baik.
(2) Pelaksanaan, pada umumnya semua hal yang menyangkut aspek pengembangan dalam meningkatkan kemampuan anak bercerita sampai pertemuan IV ini telah dilaksanakan dengan baik, hal ini terllihat dari motivasi, bimbingan dan mengarahkan anak yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran.
(3) Observasi
Proses observasi berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan, seluruh guru dan anak teramati melalui lembar observasi yang telah disusun oleh penulis dan indikator-indikator kemampuan bercerita anak dapat teridentifikasi dengan baik.
Pada pengembangan pembelajaran sampai pertemuan IV terlihat adanya peningkatan dan perubahan tentang kemampuan guru dan anak dalam menerapkan pengembangan pembelajaran menggunakan media buku cerita.