1. PPN memiliki karakteristik, antara lain yaitu:
a. Pajak atas suatu konsumsi di dalam negeri b. Pajak tidak langsung
c. Jawaban A dan B benar d. Jawaban A dan B salah Jawaban : c
Pihak Penanggung Beban PPN adalah konsumen yang mengkonsumsi dan PPN dibayarkan dengan tidak secara langsung oleh konsumen ke kas Negara melainkan dengan dititipkan kepada pihak penjual.
2. Salah satu Objek PPN yang diatur tersendiri dalam Pasal 16C UU PPN, yaitu:
a. Pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari Luar Daerah Pabean
b. Penyerahan Aktiva yang menurut tujuan semula tidak untuk diperjualbelikan c. Kegiatan Membangun Sendiri
d. Jawaban A, B, dan C benar Jawaban : c
Pasal 16C UU PPN
3. Tarif yang dikenakan atas PPN untuk objek yang diatur dalam Pasal 16C UU PPN, yaitu:
a. 10%
b. 2%
c. 0%
d. 20%
Jawaban : a
UU PPN Pasal 16C, PMK-163/PMK.03/2012. Perlu lebih diperhatikan dan dibedakan antara angka DPP dan angka tarif pajaknya. Kedua hal tersebut secara substansi berbeda namun secara angka mirip.
4. Penentuan besarnya Dasar Pengenaan Pajak atas objek PPN yang diatur dalam Pasal 16C UU PPN, yaitu:
a. Sesuai dengan Harga Jual
b. Sebesar 2% dari biaya yang dikeluarkan c. Sebesar 20% dari biaya yang dikeluarkan d. Sebesar 10% dari biaya yang dikeluarkan Jawaban : c
UU PPN Pasal 16C, PMK-163/PMK.03/2012. Perlu lebih diperhatikan dan dibedakan antara angka DPP dan angka tarif pajaknya. Kedua hal tersebut secara substansi berbeda namun secara angka mirip.
5. Salah satu Objek PPN yang diatur tersendiri dalam Pasal 16D UU PPN, yaitu:
a. Ekspor Barang Kena Pajak ke Luar Daerah Pabean
b. Penyerahan Aktiva yang menurut tujuan semula tidak untuk diperjualbelikan c. Kegiatan Membangun Sendiri
d. Jawaban A, B, dan C benar Jawaban : b
Pasal 16D UU PPN
6. Salah satu Objek PPN yang disebutkan dalam Pasal 4 UU PPN, yaitu:
a. Impor BKP Berwujud
b. Penyerahan Aktiva yang menurut tujuan semula tidak untuk diperjualbelikan c. Kegiatan Membangun Sendiri
d. Jawaban A, B, dan C benar Jawaban : a
Pasal 4 ayat 1 UU PPN
7. Berikut ini termasuk pengertian “Penyerahan” yang diatur dalam UU PPN, antara lain yaitu:
a. Pemberian Cuma-Cuma
b. Penyerarhan BKP secara konsinyasi
c. Penyerahan BKP kepada pedagang perantara melalui juru lelang d. Jawaban A, B, dan C benar
Jawaban : d
Pasal 1A ayat 1 UU PPN
8. Berikut ini tidak termasuk pengertian “Penyerahan BKP” yang diatur dalam UU PPN, antara lain yaitu:
a. Penyerahan BKP untuk jaminan utang piutang b. Penyerarhan BKP secara konsinyasi
c. Penyerahan BKP kepada pedagang perantara melalui juru lelang d. Jawaban A, B, dan C salah
Jawaban : a
Pasal 1A ayat 2 UU PPN
9. Contoh jenis jasa yang atas penyerahannya tidak akan terutang PPN, kecuali:
a. Jasa hiburan
b. Jasa pelayanan kesehatan medis c. Jasa layanan pariwisata
d. Jasa layanan perbankan Jawaban : c
Termasuk ke dalam kategori Penyerahan JKP, Pasal 4A ayat 3 UU PPN
10. Contoh jenis barang yang dikategorikan sebagai non Barang Kena Pajak, antara lain yaitu:
a. Daging segar yang belum diolah b. Bahan Bakar Minyak
c. Obat-obatan
d. Jawaban A, B, dan C benar
Jawaban : a
Pasal 4A ayat 2 UU PPN
11. Pengertian “Pengusaha” sebagaimana yang diatur dalam UU PPN, meliputi hal-hal sebagai berikut:
a. Orang pribadi yang dalam kegiatan usahanya menghasilan barang b. Badan yang dalam kegiatan usahanya mengimpor barang
c. Orang pribadi yang dalam pekerjaannya melakukan usaha jasa d. Jawaban A, B, dan C benar
Jawaban : d
Pasal 1 angka 4 UU KUP
12. Kewajiban PPN yang harus dilakukan oleh Pengusaha Kecil yang memilih untuk dikukuhkan sebagai PKP, yaitu:
a. Memungut PPN hanya kepada konsumen yang bersedia dipungut PPN atau berstatus sebagai PKP b. Menerbitkan faktur pajak atas semua penyerahan dengan faktur pedagang eceran
c. Melaporkan SPT Masa PPN hanya pada saat masa pajak dengan aktivitas penyerahan d. Jawaban A, B, dan C salah
Jawaban : d
Pasal 6 PMK-68/PMK.03/2010
13. Pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar daerah pabean akan terutang PPN, hanya jika:
a. Dilakukan oleh PKP
b. Dilakukan dalam kegiatan usaha c. Jawaban A dan B benar
d. Jawaban A dan B salah Jawaban : d
Pasal 3A ayat 3 UU PPN
14. Kondisi yang menjadi penentu saat terutangnya PPN sesuai dengan yang disebutkan dalam Pasal 11 UU PPN, yaitu pada saat:
a. Penyerahan BKP
b. Dilegalisasikannya/ditandatanganinya suatu perjanjian c. Diterbitkannya commercial invoice
d. Jawaban A, B, dan C salah Jawaban : a
Pasal 11 UU PPN
15. PKP A berkedudukan di Makassar menjual BKP kepada PKP B di Kawasan Berikat Cakung dengan perjanjian pengiriman fob shipping point. Barang keluar dari gudang PKP A pada tanggal 2 Januari 2018 dengan menggunakan perusahaan jasa ekspedisi dengan tanggal delivery order 1 Januari 2018.
Barang diterima oleh PKP B pada tanggal 2 Februari 2018. Pembayaran oleh PKP B belum dilakukan.
Kapan yang disebut sebagai saat penyerahan?
a. 1 Januari 2018 b. 2 Februari 2018 c. 2 Januari 2018
d. Sesuai dengan saat dilakukan pembayaran Jawaban : c
Saat terjadi penyerahan BKP adalah 2 Januari 2018 (barang keluar gudang penjual karena fob shipping point) dan tidak didahului dengan diterimanya pembayaran, Pasal 13 UU PPN
16. PKP A membayar lunas atas suatu JKP yang akan diterima dari PKP B pada tanggal 1 Februari 2018.
PKP B akan memberikan JKP tersebut secara bertahap untuk jangka waktu 6 bulan ke depan mulai dari 2 Februari 2018 dengan proporsi nilai jasa yang rata pada tiap bulannya. Kapan yang disebut sebagai saat penyerahan?
a. 1 Februari 2018 atas seluruh jumlah nilai jasa b. 2 Februari 2018 atas seluruh jumlah nilai jasa
c. 2 Februari 2018 atas sebagian jumlah nilai jasa pada bulan tersebut d. 1 Februari 2018 atas sebagian jumlah nilai jasa pada bulan tersebut Jawaban : a
Telah diterima seluruh pembayaran mendahului penyerahan JKP sehingga telah terutang PPN, Pasal 13 UU PPN
17. Dasar penentuan tempat terutangnya PPN sesuai dengan yang disebutkan dalam Pasal 12 UU PPN, yaitu pada:
a. Tempat kedudukan atau tempat kegiatan usaha dilakukan
b. Ditempat BKP dimasukan dan dipungut melalui Bea Cukai dalam hal impor c. Jawaban A dan B benar
d. Jawaban A dan B salah Jawaban : c
Pasal 12 UU PPN
18. Dasar Pengenaan Pajak (DPP) PPN terdiri dari, kecuali:
a. Nilai Impor b. Nilai Ekspor c. Nilai Pabean d. Nilai Lain Jawaban : c Pasal 8A UU PPN
19. PKP A menjual suatu BKP dengan rincian harga yaitu: Harga Barang sebesar XX, Biaya Pengiriman sebesar YY, Biaya Pemasangan ZZ, dan Potongan Harga sebesar AA. Berapakah nilai DPP dari transaksi tersebut?
a. XX + YY + ZZ + AA b. XX + YY + ZZ c. XX - YY - ZZ - AA d. XX + YY + ZZ - AA Jawaban : d
Pasal 8A UU PPN
20. Berikut ini yang termasuk dalam contoh penyerahan yang masuk dalam kategori DPP Nilai Lain, antara lain yaitu:
a. Pemberian Cuma-Cuma b. Pemakaian sendiri
c. Penyerahan jasa pengiriman paket d. Jawaban A, B, dan C benar
Jawaban : d
PMK-121/PMK.03/2015
21. Penghitungan untuk menetukan DPP Nilai Lain pada Penyerahan Pusat ke Cabang yaitu berdasarkan:
a. Harga perolehan b. Harga wajar c. Harga jual
d. Harga eceran terendah Jawaban : a
PMK-121/PMK.03/2015
22. Kode Transaksi yang ada pada 2 digit awal penulisan nomor faktur pajak yang menunjukan pemungutan PPN dilakukan oleh pihak yang menyerahkan BKP/JKP atau disebut sebagai PPN dipungut sendiri, yaitu kode:
a. 01 b. 06
c. Jawaban A dan B benar d. Jawaban A dan B salah Jawaban : c
PPN Dipungut sendiri ditunjukan oleh digit pada Kode Transaksi Faktur Pajak yaitu Kode 01, 04, 06, dan 09. Pasal 7 PER-17/PJ/2014
23. Syarat-syarat yang harus terpenuhi sehingga PKP dapat menerbitkan faktur pajak pedagang eceran, kecuali:
a. Penyerahan BKP melalui suatu tempat penjualan eceran atau outlet
b. Penyerahan BKP dengan langsung mendatangi tempat konsumen akhir satu ke yang lainnya c. Penjualan langsung tanpa didahului dengan penawaran tertulis
d. Penyerahan hanya dapat dilakukan oleh PKP selain pabrikan Jawaban : d
Pasal 20 PP 1 Tahun 2012
24. PKP A mengirimkan BKP kepada Koperasi Karyawan Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Selatan pada tanggal 2 Februari 2018, sebelumnya pesanan diterima pada 1 Januari 2018, selanjutnya tagihan dikirimkan pada 5 Februari 2018, dan akhirnya pembayaran diterima pada tanggal berikutnya. Berapakah tanggal faktur untuk transaksi tersebut?
a. 2 Februari 2018 b. 1 Januari 2018 c. 5 Februari 2018 d. 6 Februari 2018
Jawaban : a
Penyerahan dilakukan kepada bukan pihak pemungut yaitu Koperasi, terutang PPN pada saat penyerahan BKP dilakukan yang tidak didahului dengan diterimanya pembayaran, Pasal 13 UU PPN
25. Petunjuk adanya faktur pajak pengganti dapat dikenali dengan melihat kode pengganti yang tertera pada digit keberapa?
a. 2 digit pertama dari kode dan nomor seri faktur b. 3 digit pertama dari kode dan nomor seri faktur c. Digit ketiga dari kode dan nomor seri faktur
d. Belum dapat ditentukan dengan pasti sebelum faktur diterbitkan Jawaban : c
PER-17/PJ/2014
26. Kode Transaksi pada kode dan nomor faktur pajak yang digunakan untuk transaksi penyerahan antara entitas pusat ke cabang tanpa adanya pemusatan tempat PPN terutang menggunakan kode transaksi…
a. 04 b. 06 c. 05 d. 09 Jawaban : a
Termasuk dalam penyerahan yang menggunakan DPP Nilai Lain dengan kode transaksi faktur 04, PER-17/PJ/2014
27. Persayaratan suatu faktur pajak disebut lengkap sesuai dengan Pasal 13 UU PPN, antara lain:
a. Diisi secara lengkap, jelas, dan benar sesuai dengan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat 5
b. Diisi keterangan yang sebenarnya atau sesungguhnya mengenai penyerahan kecuali pada isian identitas pembeli dapat dikosongkan
c. Faktur pajak harus ditandatangani secara basah oleh pegawai yang telah ditunjuk d. Jawaban A, B, dan C benar
Jawaban : a Pasal 13 UU PPN
28. Beberapa hal yang dapat mengakibatkan Pajak Masukan atas suatu perolehan tidak dapat dikreditkan, yaitu:
a. Perolehan BKP/JKP yang tidak mempunyai hubungan langsung dengan kegiatan usaha b. Perolehan BKP/JKP yang Pajak Masukannya ditagih dengan penerbitan ketetapan pajak c. Jawaban A dan B benar
d. Jawaban A dan B salah Jawaban : c
Pasal 9 ayat 8 UU PPN
29. Berikut ini yang ditetapkan sebagai pihak pemungut PPN, antara lain:
a. Koperasi Karyawan Dinas Pencatatan Sipil Jakarta Selatan
b. Bendahara Sekretariat Negara c. Rumah Sakit Pemerintah d. Jawaban A, B, dan C benar Jawaban : b
Termasuk dalam Pemungut PPN Bendaharawan Pemerintah, Pasal 16A UU PPN, KMK- 563/KMK.03/2003
30. Termasuk dalam contoh penyerahan yang diberikan fasilitas PPN Tidak Dipungut, yaitu:
a. Penyerahan BKP ke dalam Kawasan Bebas b. Penyerahan Pakan Ternak
c. Penyarahan Mesin dan Peralatan Pabrik yang digunakan untuk proses menghasilkan BKP d. Penyerahan Produk Hasil Tembakau
Jawaban : a
Pasal 10 ayat 1 PMK-62/PMK.03/2012