• Tidak ada hasil yang ditemukan

A.2.2. Program Strategis : Program Bantuan Untuk Inovasi, Paten, Dan Ki

Dalam dokumen INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG TAHUN 2017 (Halaman 83-89)

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

III. A.2.2. Program Strategis : Program Bantuan Untuk Inovasi, Paten, Dan Ki

78

Dalam rangka meningkatkan inovasi dilakukan upaya-upaya peningkatan produk inovasi melalui program-program penelitian inovasi untuk menghasilkan produk inovasi , paten dan kekayaan intelektual.

1. Open House LPIK ITB

Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan telah mengadakan Open House pada Selasa dan Rabu, 7 dan 8 Februari 2017, pukul 09.00-16.00, bertempat di kantor LPIK ITB (Jalan Ganesha No. 15 F Bandung). Open House LPIK ITB 2017 bertujuan untuk memperkenalkan peran dan fungsional LPIK ITB kepada civitas academica ITB. LPIK ITB memiliki program-program untuk mendorong inovasi, yaitu program pengembangan kewirausahaan, peningkatan kesadaran akan hak kekayaan intelektual, dan membangun ekosistem inovasi yang diwujudkan secara kelembagaan dalam bentuk divisi-divisi dalam organisasi LPIK. Untuk mewujudkan ekosistem yang sesuai, LPIK ITB memiliki 2 sekretaris yang membawahi 4 divisi, yaitu Sekretaris Inovasi yang menaungi Divisi Kekayaan Intelektual dan Hukum serta Divisi Innovation Park. Sekretaris Kewirausahaan menaungi Divisi Pengembangan Kewirausahaan dan Divisi Inkubator Industri dan Bisnis.

Gambar 32.Open House LPIK ITB 2017

Kegiatan ini menghadirkan mini talkshow yang menampilkan program-program dari setiap divisi yang ada di LPIK ITB. Mini talkshow disampaikan secara langsung oleh setiap kepala divisi, memberikan kesempatan bagi setiap peserta untuk bertanya langsung terkait program-program tersebut. Selain mini talkshow, LPIK ITB juga mengadakan pameran yang menampilkan program-program divisi di LPIK ITB, hasil-hasil inovasi dari para inventor, serta hasil-hasil produk para tenant (start up) LPIK ITB.

Pameran start-up dihadiri oleh 16 tim dan diadakan di Co-Working Space, memberikan kesempatan bagi para peserta untuk merasakan kondisi asli ruangan kerja para tenant dan berinteraksi.

Open House LPIK ITB 2017 mendapat dukungan dari pihak rektorat ITB yang diwakilkan dan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Alumni, dan Komunikasi, Dr. Miming Miharja, ST., M.Sc.Eng.

beserta Ketua LPIK ITB, Prof. Dr. Ir. Suhono Harso Supangkat, M.Eng.

2. Gathering Inovator ITB

79

Gambar 33. Gathering Inovator ITB

Pada hari Jumat pekan lalu, LPIK ITB menyelenggarakan gathering yang bertujuan bukan hanya sebagai ajang silaturahmi pihak internal LPIK saja melainkan juga sebagai mediasi yang mempertemukan secara langsung Rektor, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kemitraan, para Inventor dan Tenant LPIK. Di awali dengan pembukaan dan sambutan langsung dari ketua LPIK, Prof. Dr. Ir. Suhono Supangkat, diikuti dengan sambutan dari Prof. Dr. Ir. Kadarsyah Suryadi, DEA selaku Rektor ITB acara ini berlangsung dari pukul tiga sore hingga menjelang maghrib dan dihadiri sekitar 100 orang di mana mayoritas yang ikut serta adalah para anak-anak muda bersemangat dari tenant/start up binaan LPIK ITB.

Terselenggaranya acara ini tidak lepas sebagai upaya memajukan ekosistem inovasi di ITB yang sedang dibangun. Bagi para tenant, acara seperti ini juga sebagai salah satu bentuk apresiasi yang diberikan LPIK untuk memfasilitasi mereka dalam melakukan jejaring dan mengenal antar civitas akademika ITB satu sama lain.

Tidak hanya ramah tamah santai, gathering ini pun secara efektif membangun sinergitas antar civitas akademika kampus ganesha karena masing-masing dapat saling berdiskusi konstruktif. Para tenant berkesempatan langsung bertukar pikiran dengan para inventor senior sekaligus dapat menyampaikan kendala akademis yang dihadapi selama mengembangkan bisnisnya langsung kepada bapak Rektor dan Wakil Rektor, begitu pula dengan para inventor yang dapat memberikan gagasan idenya untuk menjadikan ITB sebagai kampus entrepreneuriil yang inovatif.

3. Program Unggulan Berpotensi Kekayaan Intelektual (UBER KI) TAHUN 2017

Program ini untuk meningkatkan perolehan paten bagi perguruan tinggi dan upaya memberikan bantuan pendaftaran dan percepatan publikasi paten, yang diselenggarakan Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual, Ditjen Penguatan Risbang Kemenristekdikti. Bantuan Pendaftaran Paten ditujukan bagi pelaksana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang telah selesai kegiatannya

80

dan siap diajukan pendaftaran patennya. Kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang melandasi usulan, tidak dibatasi waktu selesainya penelitian, namun tetap memperhatikan aspek kebaruan.

4. Program Riset Penguatan Inovasi LPIK ITB 2017

Program Riset penguatan Inovasi LPIK ITB, merupakan program riset dengan sasaran memberikan dukungan penelitian terhadap penelitian memiliki tahapan terakhir untuk memasuki area komersialisasi riset.

Potensi inovasi di Indonesia menjadi lemah karena kesenjangan komunikasi antara lembaga riset khususnya perguruan tinggi dengan Industri. Untuk meningkatkan kerjasama antara industri dan perguruan tinggi khususnya kerjasama untuk meningkatkan inovasi produk-produk nasional digagas suatu kegiatan yang memberikan ruang bagi industri dan perguruan tinggi untuk saling mengisi kebutuhan dan penawaran keahlian masing-masing.

Program Penguatan Inovasi ITB yang dicanangkan oleh LPIK ITB untuk mempertemukan kebutuhan penelitian dengan pengguna produk-produk penelitian. Riset ini diharapkan dapat melahirkan hasil penelitian yang dapat dikomersialkan dengan tujuan kesejahteraan bangsa. Perguruan tinggi harus menggunakan kemampuan penelitian dan kemampuan pengajaran pada ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kapasitas industri dan membentuk usaha-usaha baru.

Adapun kriteria yang dipersyaratkan dalam program ini adalah :

● Terkait langsung dengan operasional perusahaan/Industri.

● Berpotensi untuk dimanfaatkan segera setelah hasil inovasi dihasilkan.

● Bukan merupakan riset dasar.

● Inovasi digunakan untuk kebutuhan masa sekarang ( paling lama 3 tahun kedepan)

● Memiliki potensi ekonomi dan bisnis yang tinggi.

● Mampu meningkatkan daya saing industri.

5. Seminar Hukum Inovasi Dan Teknologi

Seminar hukum inovasi dan teknologi dengan tema “Membuka Hambatan Hukum Industri Internet of Things” diselenggarakan pada tanggal 16 November 2017 di Hotel Luxton Bandung bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Padjajaran. Adapun maskud dan tujuan diselenggarakannya acara tersebut yaitu:

a. Melakukan pemetaan berkaitan dengan hambatan regulasi/hukum dalam pengembangan industri berbasis IoT;

b. Merumuskan rekomendasi terhadap perubahan regulasi sekarang dan perumusan regulasi yang akan datang;

c. Menghasilkan sebuah buku yang berisi mengenai:

● Penelaahan peluang, tantangan, ancaman dan hambatan pengembangan industri berbasis IoT;

● Uraian mengenai Ekosistem Industri IoT, yang terdiri atas paparan situasi dan kondisi dari penyelenggara jaringan, penyedia perangkat dan aplikasi, pengelola jasa, regulator, akademisi dan konsumen;

● Analisa Regulasi berkaitan dengan National security (keamanan), perlindungan data pribadi, forensik, regulasi jaringan dan regulasi lisensi;

81

Gambar 34.Seminar Hukum Inovasi dan Teknologi 6. MEDIASI PATEN

Program mediasi paten memiliki tujuan untuk mempertemukan para inventor dari ITB dengan pemeriksa paten dari Ditjen KI Kemenkumham, dalam rangka percepatan proses pemeriksaan substantif paten yang diajukan untuk segera mendapatkan sertifikat paten (paten granted).

Mediasi paten diselenggarakan pada tanggal 7 - 8 Desember 2017 di hotel Grand Tebu Bandung.

Gambar 35.Mediasi Paten

Mediasi bukan merupakan jaminan suatu invensi akan granted. Suatu invensi dapat diberikan sertifikat paten bila memenuhi tiga hal, yaitu baru, memiliki langkah inventif, dan dapat diterapkan di bidang

82

industri. Pada acara ini dilakukan mediasi untuk 5 invensi yang telah menerima pemeriksaan substantif sebelumnya dari pemeriksa paten masing-masing.

Tabel 12.Daftar Paten Yang Dimediasi

LPIK ITB mendorong peningkatan kekayaan intelektual dari tahun ke tahun, baik paten terdaftar maupun paten granted. Tahun 2017 terdapat 22 paten granted dan 149 paten terdaftar, 14 paten terdaftar baru berasal dari Program Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Inovasi (P3MI).

Selain kekayaan intelektual, LPIK mencoba mendata tingkat kesiapan teknologi/Technology Readiness Level yang sudah dimulai sejak 2016 dan tahun 2017 terdata 104 penelitian memiliki TKT > 5 ( pada tahun 2017 terdapat 15 penelitian dari Program P3MI)

Gambar 36.Jumlah produk Inovasi dengan TRL> 5

83

Gambar 37. Jumlah Paten Terdaftar

Gambar 38.Jumlah Paten Terkomersialisasi

Gambar 39. Jumlah Paten Terdaftar dan Paten Grandted

Dalam dokumen INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG TAHUN 2017 (Halaman 83-89)