BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
Kata apresiasi dalam bahasa Indonesia diterjemahkan dari bahasa Inggris, yaitu kata apreciation yang berarti penghargaan, penilaian dan Pengertian. secara terminologi, apresiasi sastra dapat diartikan sebagai penghargaan, penelitian, dan pengertian terhadap karya sastra, baik berupa prosa fiksi, maupun drama (Dola, 2006: 4) Apresiasi sastra adalah aktivitas
menikmati keindahan dan menghayati maksud yang terkandung dalam karya sastra (Kosasih, 2005: 74) Apresiasi adalah penilaian atau penghargaan terhadap sesuatu.
Dalam konteks yang lebih luas, istilah apresiasi menurut Gove (dalam Aminuddin, 2002: 34) mengandung makna, yaitu: (1) pengenalan melalui perasaan atau kepekaan batin dan (2) pemahaman dan pengakuan terhadap nilai keindahan yang diungkapkan pengarang. Pada sisi lain, Squire dan Taba (dalam Aminuddin, 2002: 34) menyatakan bahwa dalam kegiatan apresiasi harus melibatkan tiga unsur inti, yakni: (1) aspek kognitif, (2) aspek emotif, dan (3) aspek evaluatif.
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa apresiasi adalah usaha atau proses dalam memahami, menghargai, mengerti, menilai, dan menikmati keindahan serta menghayati maksud yang terkandung dalam karya sastra. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa apresiasi adalah penilaian terhadap karya sastra sehingga melahirkan kualitas dan mutu sastra.
a. Tindakan operasional yang terjadi pada tahap ini, misalnya melihat kebaikan nilai atau manfaat suatu karya sastra.
b. Tahap-tahap dalam Pengapresiasian Sastra
Proses kegiatan apresiasi sastra menurut Maedar, dkk. (1999: 92) melalui tahap-tahap berikut ini.
1. Tahap Penikmatan atau Menyenangi
Tindakan operasional yang terjadi pada tahap ini misalnya menonton bioskop, mendengarkan musik, menonton drama, membaca novel, dan sebagainya.
2. Tahap Penghargaan
Tindakan operasional yang terjadi pada tahap ini, misalnya melihat kebaikan nilai atau manfaat suatu karya sastra.
3. Tahap Pemahaman
Tindakan operasionalnya adalah menganalisis lebih lanjut suatu karya, mencari hakikat atau makna suatu karya beserta argumentasinya.
4. Tahap Aplikasi atau Penerapan
Tindakan operasionalnya adalah melahirkan ide baru, mengamalkan penemuan atau mendaya gunakan hasil apresiasi dalam mencapai nilai material dan spiritual untuk kepentingan politik, sosial, dan budaya
c. Pengertian Prosa
Prosa adalah karya sastra yang berbentuk tulisan bebas.bersifat bebas artinya prosa tidak terikat dengan aturan - aturan tulis seperti rima,diksi, irama dan lain-lain. Makna kata dalam prosa sifatnya denotatif atau mengandung makna sebenarrnya Jikapun terdapat kata-kata kiasan mereka hanya menjadi omamen di beberapa bagian untuk menekankan atau memperindah tulisan dalam prosa. Kata kias dalam prosa berfungsi sebagai omamen, tidak seperti puisi yang sebagian besar menggunakan
kata konotasi atau kata kiasan sehingga membutuhkan penafsiran secara cermat.
Pembahasan hasil penelitian ditujukan untuk menemukan jawaban atas permasalahan yang diangkat dalam penelitian. Permasalahan pertama, yaitu adakah peningkatan kemampuan mengapresiasi prosa siswa kelas VIII MTs Nurhidayah Rabbin Kecamatan Bungaya. dengan metode sosiodrama. Permasalahan yang kedua, yaitu bagaimanakah hasil belajar siswa kelas VIII MTs Nurhidayah Rabbin Kecamatan Bungaya. setelah mengikuti pembelajaran mengapresiasi prosa menggunakan metode sosodrama.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan mengapresiasi prosa menggunakan metode sosiodrama pada siswa kelas VIII MTs Nurhidayah Rabbin Kecamatan Bungaya. mengalami peningkatan.
Peningkatan tersebut tampak pada tahapan penelitian tindakan kelas yaitu tes , siklus I dan siklus II. Peningkatan nilai rata-rata kelas VIII, hasil mengapresiasi prosa dari tes ke siklus I, siklus I ke siklus II,
Dari siklus 1 ke siklus II, siklus mengalami peningkatan. Hasil tes mengapresiasi prosa siswa siklus I, mencapai nilai rata-rata 55,72 dari jumlah keseluruhan siswa dalam satu kelas atau berada pada kategori kurang dengan rentang nilai 51-60. Hasil tes pada siklus II mencapai nilai rata-rata 8,0 dari jumlah keseluruhan siswa dalam satu kelas berada pada kategori baik dengan rentang nilai 70-.80 Hasil tes siklus I ke siklus II mengalami Peningkatan ini disebabkan pemberian tindakan pada siklus I
yang berbeda dengan pembelajaran sebelumnya. Pembelajaran sebelumnya masih menggunakan metode tradisional yaitu metode ceramah yang pembelajaranya bertumpu pada guru. Guru hanya mengajarkan teori- teori tentang apresiasi. Pemberian tindakan pada siklus I menyebabkan minat siswa terhadap materi sastra khususnya prosa meningkat. Mereka antusias dan serius dalam mengikuti pembelajaran, sehingga hasil yang dicapai meningkat. Meskipun demikian, rata-rata yang dicapai siswa pada siklusi I belum mencapai target nilai yang telah ditentukan.Hal ini disebabkan siswa belum sepenuhnya serius dalam mengikuti pembelajaran.Selain itu, siswa juga mengalami kesulitan dalam menentukan konflik, bahasa dan kaidah penulisa mengapresiasi prosa.
Tabel.21. DATA HASIL TES SIKLUS I DAN SUKLUS II
No Nama Siswa Aspek
Penilaian Skor
1. Agustin Tema
Alur/plot Penokohan Latar/setting Sudut pandang
Gaya bahasa
Siklus I 65
Siklus II 70
2. Akbar 65 75
3. Andika 65 75
4. Ardiansyah Ikhsan 70 75
5. Erwin Rahim 70 80
6. Fatmawati Syam 70 75
7. Firman Wandi 75 80
8. Gilang 70 75
9. Ina Sunggu 75 80
10. Irawati 65 85
11. Kiki Amelia 65 65
Hasil tes mengapresiasi prosa siklus II mencapai nilai rata-rata 8,0. Nilai rata-rata pada siklus II ini berada pada kategori baik dengan rentang nilai 71- 80.Hasil tes siswa mengapresiasi prosa pada siklus I ke siklus II mengalami peningkata sebesar 23,14 Peningkata ini disebabkan karena, siswa dapat menyesuaikan diri dengan metode yang digunakan oleh guru. Pada siklus II, siswa lebih antusias dan serius dalam mengikuti pembelajaran dibanding siklus I.
Hasil mengapresiasi prosa siswa siklus 1 ke siklus II mengalami peningkatan . Hal ini menunjukan bahwa pembelajaran mengapresiasi prosa menggunakan metode
12. Mursalim A
Dialog
Amanat
70 85
13. Mursalim S 71 85
14. Muh ikbal 65 80
15. Sunardi 70 75
16. Suadi 70 80
17. Nuraisyah 75 75
18. Nurhalisah 70 75
19. Nurhasanah Putri 75 85
20. Rahmat Dani 75 85
21. Reza Saputra 75 90
22. Riska 75 70
23. Riskawani 75 90
24. Riswan 75 85
25. Romi 65 80
Rata–rata 55,72 8,0
sosiodrama layak digunakan. Melalui pembelajaran tersebut, siswa lebih semangat dan senang dalam mengikuti pembelajaran.
80 BAB V
SIMPULAN DAN SARAN A. simpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut.Pertama, kemampuan mengapresiasi prosa siswa kelas VIII MTs Nurhidayah Rabbin Kecamatan Bungaya. dengan menggunakan metode sosiodrama mengalami peningkatan pada setiap siklusnya (siklus I, dan siklus II).
Peningkatan aspek-aspek disetiap siklus dapat dilihat dari perolehan rata-rata siswa yang meningkat dari, siklus I dan siklus II.
simpulan yang dapat diambil dari hasil, siklus I dan siklus II bahwa hasil data dari tes, siklus I nilai rata-rata 55,72 masih dalam kategori kuranng. dan siklus II nilai rata-rata 8,0 dalam kategori baik. Hasil tes dari siklus I ke siklus II Telah mengalami peningkatan sebesar 23,14% .
Analisis data non tes melalui observasi menunjukan bahwa siswa kelas VIII MTs Nurhidayah Rabbin Kecamatan Bungaya. memberikan respon positif.
Semula siswa kesulitan menemukan suatu gagasan yang tepat kemudian pada siklus II siswa menjadi lebih baik dalam menemukan gagasan yang tepat dalam lembar kerja, siswa menjadi senang dengan kegiatan mengapresiasi, dan juga termotivasi untuk mempraktikan mengapresiasi prosa dirumah atau kehidupan sehari-sehari.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan hasil penilaian tersebut, penulis menyarankan pada guru Bahasa dan Sastra Indonesia agar dalam pembelajaran mengapresiasi prosa menggunakan metode sosiodrama sebagai variasi pemilihan strategi pembelajaran. Hal ini penting sebagi acuan dan panduan aktivitas pembelajaran serta peningkatan sistem pembelajaran di kelas. Dengan adanya metode sosiodrama, dapat mengarahkan dan meningkatkan kemampuan mengaoresiasi prosa pada siswa. Pembelajaran dengan menggunakan metode sosiodrama dapat dijadikan sebagai alternatif bagi guru bidang studi lain dalam mengajar karena dengan metode sosiodrama dapat mengarahkan pada siswa terhadap hal yang dipelajari. Tidak hanya guru, siswa hendaknya lebih aktif dan berperilaku positif dalam mengikuti pembelajaran dan selalu berlatih untuk mengapresiasi prosa.
Selain itu, penulis memberi saran sebelum melakukan tindakan penelitian, peneliti hendaknya sudah mengenal dahulu siswa yang akan dijadikan sebagai respon den penelitian sehingga peneliti tidak mengalami kesulitan dalam melakukan observasi.
DAFTAR PUSTAKA Arikunto. 2002. Sumber Penelitian. Yogyakarta: Pustaka.
Aminuddin.2002. Apresiasi mengandung makna. Jakarta: Gramedia Dola, Abdullah. 2006. Apresiasi Prosa Fiksi dan Drama. Makassar: UNM.
Dick, Hartoko. 1989. Pengantar Ilmu Sastra. Jakarta: Gramedia.
Romlah, Tatiek. 2006. Teori dan Praktek Bimbingan Kelompok. Malang: UMM Press.
Syamsuri, Andi Sukri. 2012.”Pembelajaran Sastra”. Makassar: Pustaka Lontara.
Sukardi, Dewa Ketut. 1987. Bimbingan karier di sekolah, Jakarta:Gramedia Setiasih. 2006. Peningkatan Keterampilan Mengapresiasi cerpen Satu Babak
Dengan Teknik Pelatihan Terbimbing Dan Media VCD Siswa Kelas VIII D SMP N 3 Ungaran.Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Malang
Maedar, dkk. 1999. Proses kegiatan apresiasi sastra ,Jakarta: Ciputat pers.
Megawati. 2007. “peningkatan kemampuan mengapresiasi cerita pendek melalui teknik terbimbing siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sragi Kabupaten Pekalongan. Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Universitas Negeri Semarang”.
Nursalim, Mochammad dkk. 2002. Lyanan Bimbingan dan .Surabaya:Unesa University Press.
Muyassaroh. 2007. “Peningkatan Kemampuan Mengapresiasi Cerpen dengan Pendekatan Kontekstual Komponen Pemodelan pada Siswa Kelas VIII E SMPN 3 Ungaran”. Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. UniversitasNegeri Semarang.
Rahmanto, B. 1988. Metode Pengajaran Sastra. Yokyakarta: Kanisius.
Wingkel. 2004. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Jakarta: PT.
Gramedia.
71
Wardani. 1981. Pengajaran Sastra. Penataran Lokakarya (P3G) Jakarta.
L A M
P
I
R
A
N
Lampiran A
DAFTAR KEHADIRAN SISWA MTs Nurhidayah Rabbin Kecamatan Bungaya Kelas/Semester : VIII/Ganjil Tahun Pelajaran: 2016/2017
No Nama J
K
Pertemuan
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Agustin P . A . . . . . .
2 Akbar L . . . . . . . .
3 Andika L . . . . . . . .
4 Ardiansyah L . . . . . . . .
5 Erwin Rahim L . . . . . . . .
6 Fatmawati P . . . . . . . .
7 Firman L . . . . . . . .
8 Gilang L . . . . . . . .
9 Ina Sunggu P . . . . . . . .
10 Irawati L . . . . . . . .
11 Kiki Amelia P . . . . . . . .
12 Mursalim A P . . . . . . . .
13 Mursalim S P . . . . . . . .
14 Muh ikbal L . . . . . . . .
15 Sunardi P . . . . . . . .
16 Suadi L . . . A . . . .
17 Nuraisyah L . . . . . . . .
18 Nurhalisah L . . . . . . . .
19 Nurhasanah L . . . . . . . .
20 Rahmat Dani P . . . I . . . .
21 Reza Saputra P . . . . . . . .
22 Riska L . . . . . . . .
23 Riskawani P . . . . . . A A
24 Riswan L . . . . . . . .
25 Romi L . . . . A . . .
Bontomanai, Agustus 2016 Guru Kelas
Norma, S.pd NIP.
Lampiran B
Soal tes evaluasi siklus pertama (I) dan siklus (II)
Soal tes evaluasi siklus I 1.Kerjakan perintah di bawah ini!
A. Buatlah dialog dalam bentuk naskah drama!
B. Tentukan unsur intrinsik dalam sebuah naskah drama !
C. Kemudian presentasikanlah naskah drama tersbut secara perkelompok
Soal tes evaluasi SIKLUS II 2. Kerjakan perintah di bawah ini!
A. Tuliskan satu contoh naska drama kemudian analisislah unsur-unsur intrinsik dalam naskah drama tersebut!
B.
Tentukan unsur intrinsik dalam sebuah naskah drama!C.Susunlah karangan tersebut dengan bahasa yang tepat !
D.Kemudian presentasikanlah naskah drama tersbut secara perkelompok
Lampiran C
Daftar nilai yang diperoleh siswa MTs Nurhidayah Rabbin Kecamatan Bungaya Siklus I
Kelas/Semester : VIII/Ganjil Tahun Pelajaran: 2016/2017
NO NAMA Skor KEHADIRAN
1 2 3 4
1 Agustin 65 A
2 Akbar 65
3 Andika 70
4 Ardiansyah 70
5 Erwin Rahim 75
6 Fatmawati 70
7 Firman 75
8 Gilang 70
9 Ina Sunggu 65
10 Irawati 65
11 Kiki Amelia 65
12 Mursalim A 70
13 Mursalim S 71
14 Muh ikbal 65
15 Sunardi 70
16 Suadi 75 A
17 Nuraisyah 70
18 Nurhalisah 70
19 Nurhasanah 75
20 Rahmat Dani 75
21 Reza Saputra 75
22 Riska 75
23 Riskawani 75
24 Riswan 75
25 Romi 65
Rata-rata 55.72
Lampiran D
Daftar nilai yang diperoleh siswaMTs Nurhidayah Rabbin Kecamatan Bungaya Siklus II
Kelas/Semester : VII6/Ganjil Tahun Pelajaran: 2016/2017
NO NAMA Skor KEHADIRAN
1 2 3 4
1 Agustin 75
2 Akbar 75
3 Andika 75
4 Ardiansyah 80
5 Erwin Rahim 75
6 Fatmawati 80
7 Firman 75
8 Gilang 80
9 Ina Sunggu 85
10 Irawati 65
11 Kiki Amelia 85
12 Mursalim A 85
13 Mursalim S 80
14 Muh ikbal 75
15 Sunardi 80
16 Suadi 75
17 Nuraisyah 75
18 Nurhalisah 85
19 Nurhasanah 85
20 Rahmat Dani 90
21 Reza Saputra 65
22 Riska 90
23 Riskawani 80 A A
24 Riswan 75
25 Romi 75
Rata-rata 8,0
Lampiran E
DATA HASIL TES SIKLUS I DAN SUKLUS II
No. NAMA SISWA Skor
Siklus I Siklus II
01. Agustin 65 70
02. Akbar 65 75
03. Andika 70 75
04. Ardiansyah 70 75
05. Erwin Rahim 75 80
06. Fatmawati 70 75
07. Firman 75 80
08. Gilang 70 75
09. Ina Sunggu 75 80
10. Irawati 65 85
11. Kiki Amelia 65 65
12 Mursalim A 70 85
13 Mursalim S 71 85
14 Muh ikbal 65 80
15 Sunardi 70 75
16 Suadi 70 80
17 Nuraisyah 75 75
18 Nurhalisah 70 75
19 Nurhasanah 75 85
20 Rahmat Dani 75 85
21 Reza Saputra 75 90
22 Riska 75 70
23 Riskawani 75 90
24 Riswan 75 85
25 Romi 65 80
Nilai Rata–rata 55,72 8,0
Proses belajar
Pembentukan kelompok
Pentas apresiasi
Lembar Observasi Aktivitas Guru
skor pada aspek-aspek penilaian aktivitas guru dalam pembelajaran. Adapun kriteria skor adalah 0 = tidak sesuai/tidak tampak; 1 = kurang baik; 2 = cukup; 3 = baik; 4 = sangat baik.
No. Aspek Penilian Kategori
A. Persiapan -
1. Guru mempersiapkan rencana pelaksanaan
pembelajaran (RPP) dengan seksama 0 1 2 3 4 2. Tujuan pembelajarannya dinyatakan dalam kalimat
yang jelas dalam RPP 0 1 2 3 4
3.
Materi pembelajaran yang akan diberikan memiliki kaitan atau dapat dikaitkan dengan materi
pembelajaran sebelumnya
0 1 2 3 4 4. Guru mempersiapkan media pembelajaran 0 1 2 3 4 5. Guru mempersiapkan seting kelas untuk
pembelajaran 0 1 2 3 4
6. Guru mempersiapkan siswa secara fisik dan mental 0 1 2 3 4 B. Presentasi/Penyampaian Pembelajaran 0 1 2 3 4
8. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang
hendak dicapai 0 1 2 3 4
9. Guru memotivasi siswa, menarik perhatian agar
mengikuti proses pembelajaran dengan baik 0 1 2 3 4 10.
Guru menjelaskan materi pembelajaran dengan teknik-teknik tertentu sehingga jelas dan mudah dipahami siswa
0 1 2 3 4 11. Pembelajaran dilaksanakan dalam langkah-langkah
dan urutan yang logis 0 1 2 3 4
12. Petunjuk-petunjuk pembelajaran singkat dan jelas
sehingga mudah dipahami 0 1 2 3 4
13.
Materi pembelajaran baik kedalaman dan keluasannya disesuaikan dengan tingkat perkembangan dan kemampuan siswa
0 1 2 3 4 14. Selama proses pembelajaran guru memberikan
kesempatan untuk bertanya kepada siswa 0 1 2 3 4 15. Apabila siswa bertanya, maka guru memberikan 0 1 2 3 4
jawaban dengan jelas dan memuaskan 16.
Guru selalu mengajak siswa untuk menyimpulkan pembelajaran pada akhir kegiatan atau akhir sesi tertentu
0 1 2 3 4 C. Metode Pembelajaran/Pelaksanaan Pembelajaran - 17.
gPembelajaran dilakukan secara bervariasi selama alokasi waktu yang tersedia, tidak monoton dan membosankan
0 1 2 3 4
18.
Apabila terjadi suatu permasalahan maka guru dapat bertindak dengan mengambil keputusan terbaik agar pembelajaran tetap berlangsung secara efektif dan efisien
0 1 2 3 4
19. materi pembelajaran sesuai dengan tujuan
pembelajaran yang telah ditetapkan 0 1 2 3 4 20.
selama pembelajaran berlangsung guru tidak hanya berada pada posisi tertentu tetapi bergerak secara dinamis di dalam kelasnya
0 1 2 3 4
21.
Apabila tampak ada siswa yang membutuhkan bantuannya di bagian-bagian tertentu kelas, maka guru harus bergerak dan menghampiri secara berimbang dan tidak terfokus hanya pada beberapa gelintir siswa saja
0 1 2 3 4
22. Guru untuk mengenali dan mengetahui nama setiap
siswa yang ada di dalam kelasnya 0 1 2 3 4
23.
Selama pembelajaran berlangsung guru memberikan reinforcement (penguatan) kepada siswa-siswanya dengan cara yang positif
0 1 2 3 4
24.
Ilustrasi dan contoh dipilih secara hati-hati sehingga benar-benar efektif dan bukannya malah membuat bingung siswa
0 1 2 3 4 25. Media pembelajaran di dalam pelaksanaan
pembelajaran digunakan secara efektif 0 1 2 3 4
26. latihan diberikan secara efektif 0 1 2 3 4
27.
Guru selalu bersikap terbuka dan tidak menganggap negatif apabila siswa melakukan kesalahanan dalam proses belajarnya
0 1 2 3 4
D.. Karakteristik Pribadi Guru -
29. Guru sabar terutama untuk memancing respon siswa 0 1 2 3 4 30. Guru berupaya memancing siswa agar terlibat aktif
dalam pembelajaran 0 1 2 3 4
31. Guru bersikap tegas dan jelas 0 1 2 3 4
32. Penampilan guru menarik dan tidak membosankan 0 1 2 3 4 33. Guru menggunakan bahasa yang baik dan berterima 0 1 2 3 4 34. Guru selalu menunjukkan bahwa ia adalah seorang
yang selalu punya inisiatif,kreatif, dan berprakarsa 0 1 2 3 4
Pengamat Sumiati M
Lembar Observasi Aktivitas Siswa
aspek-aspek penilaian aktivitas siswa dalam pembelajaran. Adapun kriteria skor adalah Tidak sesuai/tidak tampak; 1 = kurang baik; 2 = cukup; 3 = baik; 4 = sangat baik.
Aktivitas Siswa 1 2 3 4
A Umum
menunjukkan berbagai strategi memecahkan masalah / soal yang berkaitan dengan tema, setting,
alur,penokohan,dialog,bahasa dan teks
terampil menyelesaikan soal-soal yang diberikan menunjukkan proses yang efisien dalam menyelesaikan masalah / soal
menunjukkan antusiasme / minat terhadap kegiatan pembelajaran dengan pengajuan masalah / soal B Khusus
memperhatikan penjelasan guru terkait materi pelajaran pada sesi awal pembelajaran
mengerjakan latihan soal yang diberikan oleh guru pada sesi awal pembelajaran
bekerja dalam kelompok untuk membuat soal / pengajuan masalah
bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan soal yang dibuat oleh kelompoknya sendiri
mengajukan soal / masalah kepada kelompok lain bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan soal / masalah yang dihadapi kelompok
Kompakan dalam petas drama yang dibawakan baik dalam bentuk ekpresi,dialog dan pengusaan panggung dan teks drama.
Pengamat
Sumiati.M
viii
KATA PENGANTAR
Puja danpujisyukur yang takmenepimelantunindahkepada Allah Swt.
Tuhan yang mengatursegalaapa yang ada di langitdan di bumi. Tuhan yang telahmelimpahkanrahmatdanhidayatsehinggaskripsiinibisaterselesaikandalambent uk yang sederhana guna memenuhi salah satu syarat untuk Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar. Salawat dan salam untuk baginda Rasulullah Saw yang takkenal lelah menghitung peluhun tuk keselamatan umat manusia.
Penulis menyadari, bahwa dalam penyusunan skripsi ini tidak terlepas dari bimbingan, motivasi, dukungan, bantuan dan uluran tangan berbagai pihak.
Sehinggasegalahambatandantantanganbisaterlewati.Olehkarenaitu, dengan segala kerendahan hati, penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tak terhingga terutama kepada:
Dr. H.Abdul RahmanRahim,S.E.,M.M,Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar., Bapak Dr. H.Andi Sukri Samsuri,M.Humpembimbing I sekaligus Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas muhammadiyah Makassar;bapak Andi Adam S.Pd. M.Pd.pembimbing II yang telah banyak memberikan arahan dan bimbingan kepada penulis mulai dari penyusunan proposal hingga penyelesaian skripsi. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dr. Munirah M.Pd. ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia besertastafnya; Bapak dan Ibu Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia yang telah memberikan bekal ilmu yang tak ternilai harganya dan staf administrasi yang telah
ix
banyak memberikan bantuan kepada penulis selama menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Makassar. Mohidrus,S. Pdi. kepala sekolah MTs.Nurhidayah RabbinKec. Bungaya yang telah memberikan izin kepada penulis dalam melakukan penelitian dan Norma,S.Pd. guru kelas MTs Nurhidayah RabbinKec.Bungaya serta siswa siswi atas kerja samanya; rekan- rekan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia; para sahabat tercinta yang banyak memberikan motivasi dan bantuan selama ini.
Teristimewa kepada kedua orang tua ayahanda Mustakim Umar dan Ibunda Niati,S.Pdi serta saudara (i) Musfikal,Musriandi dan seluruh keluarga yang telah memberikan bimbingan, kasih sayang, doa, sumbangan moril dan materil.
Semoga tercatat sebagai amal ibadah di sisi Allah SWT.
Semoga skiripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang terkait, serta semoga semua bantuan dan partisipasi yang diberikan oleh semua pihak mempunyai nilai ibadah di sisi Allah SWT. Amin.
Makassar, Agustus 2016
Penulis
RENCANA PELAKSANAANAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah : MTs Nurhidaya Rabbin Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/Semester : VIII (delapan)/ 1
Standar Kompetensi : 7. Memahmi teks drama dan novel remaja
Kompetensi Dasar : 7.1. Mengindentifikasi unsur intrinsik teks drama Alokasi Waktu : 4 X 40 menit ( 2x pertemuan )
1. Tujuan Pembelajaran - Pertemuan Pertama:
Peserta didik dapt Membaca teks drama, kemudian mendiskusikan unsur-unsur in- strinsik teks drama
Peserta didik dapt Menganalisis unsur-unsur intrinsik teks drama melalui diskusi
Karakter siswa : Dapat dipercaya, rasa hormat, perhatian ,tekun dan tanggung jawab 2. Materi Pembelajaran
Pengidentifikasian unsur intrinsik teks drama.
3. Metode Pembelajaran a. Diskusi
b. Inkuiri c. Demonstrasi
4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama
a. Kegiatan Awal Apersepsi :
1. Peserta didik mencermati contoh drama yang dipentaskan Memotivasi :
2. Peserta didik mengidentifikasi unsur–unsur drama b. Kegiatan Inti.
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
mampu bercerita dengan urutan yang baik,suara,lafal, intonasi, gesture dan mimik yang tepat
melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan
menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
memfasilitasi peserta didik dapat Membaca teks drama, kemudian mendiskusikan unsur-unsur instrinsik teks drama
Peserta didik dapt Menganalisis unsur-unsur intrinsik teks drama melalui diskusi
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
memfasilitasi Peserta didik mengidentifikasi pengalaman melihat / bermain drama
memfasilitasi Peserta didik menentukan unsur-unsur intrinsik drama
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa
Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan
c. Kegiatan Akhir
Dalam kegiatan penutup, guru:
bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
merencanakan kegiatan tindak lanjut memberikan tugas baik tugas kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.
5. Penilaian
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran Indikator Pencapaian
Kompetensi
Penilaian Teknik
Penilaian
Bentuk
Penilaian Instrumen
Mampu menentukan unsur-unsur intrinsik teks drama
Mampu menganalisis teks drama berdasarkan unsur-unsur intrin- siknya
Menganalisis
Tes tulis Tes tulis
Tes praktik/ki
nerja
Tes Uraian Uraian
Uji petik kerja
Apakah tema teks drama yang telah kamu baca?
Tentukan unsur-unsur intrinsik teks drama disertai dengan contohatau buktinya !
keterkaitan antarunsur intrinsik dalam teks drama
1. Peserta didik menentukan unsur intrinsik drama !
No Kegiatan Skor
1. Peserta didik menentukan tema 4
2. Peserta didik menentukan watak tokoh 3
3. Peserta didik menentukan alur 2
4. Peserta didik menentukan tokoh 1
2. Peserta didik menganalisis unsur intrinsik drama ?
No Kegiatan Skor
1. Memahami isi dan pesan naskah drama 3
2. Memahami karakter tokoh 2
3. Memahami komflik serta puncak komplik 1
3. Peserta didik menganalisis keterkaitan antar unsur
Skor Catatan :
1 2 1. Baik
1. Bagaimana akting tokoh 2. Sedang
2. Apakah latar drama 3. Cukup
3. Bagaimana watak tokoh pralogonis
Makassar,26 Juli 2016 Mengetahui
Guru Mapel Bhs Indonesia.
(Norwati,S.Pd) NIP / NIK :
RENCANA PELAKSANAANAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah : MTs Nurhidaya Rabbin Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/Semester : VIII (delapan)/ 1 Standar
Kompetensi
: 6. Mengungkapkan pikiran dan Perasaan dengan bermain peran
Kompetensi Dasar : 6.1.Bermain peran sesui dengan naskah ayang ditulis siswa
Alokasi Waktu : 6 X 40 menit ( 3 pertemuan ) 1. Tujuan Pembelajaran
- Pertemuan Pertama:
Peserta didik dapat Membaca teks drama yang telah ditulis.
- Pertemuan Kedua :
Memilih tokoh yang akan diperankan - Pertemuan Ketiga :
Peserta didik dapat bermain peran sesuai dengan naskah yng ditulis siswa
Karakter siswa yang diharapkan : Dapat dipercaya
Rasa hormat, perhatian dan Tekun
2. Materi Pembelajaran a. Bermain drama
a. Daftar karakter–karakter yang ada dalam drama b. Memerankan tokoh masing-masing karakter 3. Metode Pembelajaran
a. Demonstrasi b. Inkuiri c. Diskusi
4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama
a. Kegiatan Awal
1. Apersepsi : Guru memberi penguat atas prestasi poenyusunan naskah drama yang telah dilakukan siswa
2. Guru memotivasi Peserta didik untuk memerankan karya siswa.
b. Kegiatan Inti