BAB III METODOLOGI PENELITIAN
D. Prosedur Penelitian
Penelitian ini dilakukan dalam bentuk siklus, masing-masing siklus terdiri dari beberapa komponen, yaitu tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan monitoring, refleksi, evaluasi dan revisi dan kesimpulan hasil.
20 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktik ( Jakarta:
Rineka Cipta, 1997 ), h:70
19 1. Perencanaan
Kegiatan yang dilakukan pada tahap perencanaan adalah sebagai berikut:
a) Menyusun tes awal dan tes akhir siklus 1 dan 2
b) Menyusun lembar observasi dalam kaitannya dengan keterampilan mengajar belajar kelompok siklsu 1 dan siklus 2.
2. Pelaksanaan Tindakan a). Melaksanakan tes awal
b). Melaksanakan pembelajaran dengan metode Role Playing sesuai dengan bahan/materi yang akan disampaikan
c). Melaksanakan tes awal dan tes akhir 3. Observasi
Melaksanakan observasi dalam kaitannya dengan keterampilan mengajar baik berdasarkan panduan observasi kinerja guru maupun panduan observasi kinerja siswa SDN Sisik Timur pada kelas V selama proses pembelajaran secara terus dari awal pembelajaran siklus I sampai selesai.
4. Refleksi
Pada kegiatan ini dilakukan analisis hasil observasi kemudian hasil observasi didiskusikan dengan guru PAI mengenai hal-hal yang berkenaan dengan pelaksanaan pembelajaran. Hasil tes dan observasi yang peneliti temukan dalam penenitian kemudian lapangan dapat dijadikan
20
sebagai dasar melakukan perencanaan ulang untuk penyempurnaan siklus 1 dan siklus II.
E. Metode Pengumpulan Data
Adapun Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
1. Metode Dokumentasi
Metode dokumentasi adalah metode penyelidikan untuk memperoleh kekurangan-kekurangan atau informasi dari tata usaha atau catatan-catatan tentang gejala-gejala atau peristiwa masa lalu21. Dalam pendapat lain mengatakan bahwa metode dokumentasi adalah mencari data mengenai hal- hal atau variabel yang berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, lengger, agenda, dan sebagainya22.
Metode dokumentasi digunakan untuk mendapatkan data mengenai dokumen nama-nama siswa kelas V di SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017.
2. Metode Wawancara
Sebagai suatu proses tanya jawab lisan, dimana orang akan berhadapan secara fisik, yang satu dapat melihat muka yang lain dan mendengarkan dengan telinga sendiri suaranya, tampaknya merupakan alat pengumpulan informasi yang langsung tentang beberapa jenis data sosial
21 Sugiyono, Statistik Untuk Penrelitian , (Bandung: Alfabeta, 2005), h. 39
22 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktik , ( Jakarta:
Rineka Cipta, 1997 ), h:128
21
terpendam (latent) maupun yang memanifes23. Metode ini penulis gunakan untuk memperoleh data tentang intensifikasi pelaksanaan pembelajaran di kelas. Adapun sebagai narasumbernya adalah Guru Agama SDN Sisik Timur yakni H. Saetra Suriani, S.PdI.
3. Metode Observasi
Metode observasi adalah pengamatan dan pencatatan langsung secara sistematis dalam meningkatkan gejala atau fenomena yang diselidiki”24 Pendapat lain mengatakan “Observasi adalah suatu penyelidikan yang dilakukan secara sistematis dan sengaja diadakan dengan menggunakan alat indera (terutama mata dalam meningkatkan kejadian- kejadian yang langsung ditangkap pada kejadian itu terjadi”25.
Metode observasi digunakan dalam penelitian ini untuk memperoleh data tentang penerapan metode Role Playing dalam meningkatkan hasil belajar siswa khususnya kelas V yang berjumlah 20 orang siswa sebagai sampel penelitian di SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017.
Adapun pedoman observasi pelaksanaan pembelajaran PAI di Kelas V SDN Sisik Timur tahun pelajaran 2016/2017 dalam penelitian ini dapat dilihat pada tabel 1 dibawah ini.
23 Sugiyono, Statistik Untuk Penrelitian , (Bandung,: Alfabeta, 2005), h. 40
24 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktik ,( Jakarta:
Rineka Cipta, 1997 ) , h.112
25 Mardalis, Metodologi Riset, (Yogyakarta:BPFE-UI,2004), h.67
22 Tabel 1
Lembar Observasi Pelasanaan Pembelajaran PAI di kelas V SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017
SKOR SKOR
No KEGIATAN SIKLUS I SIKLUS II
1 2 3 1 2 3 1 Guru menyusun atau menyiapkan scenario
yang akan ditampilkan
2 Menunjuk beberapa siswa untuk
mempelajari scenario dalam waktu beberapa hari sebelum pelaksanaan kegiatan
pembelajaran
3 Guru membentuk kelompok siswa yang anggotanya 5 orang
4 Memberikan penjelasan tentang kompetensi yang ingin dicapai
5 Guru memangggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk melakonkan scenario yang sudah dipersiapkan
6 Siswa mempelajari scenario yang diberikan oleh guru
7 Masing-masing siswa yang sudah ditunjuk oleh guru maju didepan kelas untuk melakonkan peran
8 Masing-masing siswa berada
dikelompoknya sambil mengamati scenario yang sedang diperankan
9 Setelah selesai ditampilkan masing-masing siswa diberikan lembar penilaian atas penampilan kelompok masins-masing 10 Masing masing kelompok menyampaikan
hasil kesimpulannya
11 Guru memberikan kesimpulan secara umum 12 Memberikan penilaian hasil kerja siswa
yang sudah melaksanakan kegiatan tersebut Jumlah
23 F. Analisis Data
1. Analisis data
Analaisis data merupakan satu langkah yang sangat penting dalam kegiatan penelitian bila kesimpulan yang akan diteliti dapat dipertanggung jawabkan data yang dianalisis oleh peneliti adalah :
a. Data Tes Hasil Belajar
Setelah memperoleh data tes hasil belajar, maka data tersebut dianalisis dengan statistik deskriptif yaitu dengan mencari ketuntasan belajar untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa digunakan kriteria sebagai berikut : 1) Ketuntasan individu yaitu setiap siswa dalam proses belajar mengajar
dikatakan tuntas secara individu terhadap materi pelajaran yang diberikan jika siswa mampu memperoleh nilai 60
2) Ketuntasan klasikal
Ketuntasan klasikal dikatakan telah dicapai apabila target pencapaian ideal
≥ 80% dari jumlah siswa dalam kelas.
Kk = n n1
x 100%
Keterangan : Kk = Ketuntasan klasikal
n1 = Jumlah siswa yang mendapat nilai > 60 n = Jumlah siswa yang ikut tes
Sedangkan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, hasil belajar dianalisis secara objektif yaitu dengan menentukan nilai rata-rata dengan rumus :
24 Me =
n XI
Keterangan : Me = Mean (rata-rata)
= Epsilon (baca jumlah)Xi = Nilai yang diperoleh masing-masing siswa n = Banyaknya siswa
b. Data Hasil Observasi aktivitas Siswa dan Guru
Hasil observasi didapat bahwa dalam peroses pembelajaran siswa masih malu untuk bertanya, belum berani untuk mengeluarkan pendapat, kurang aktif dalam kegiatan diskusi, tidak tepat waktu dalam menyelesaikan tugas yang diberikan, kurang disiplin hal ini mungkin dikarenakan Guru belum mampu merancang pembelajaran yang efektif dan yang menyenangkan bagi siswa, masih bersipat kontekstual semata.
c. Indikator Kinerja
1) Jika 85% siswa mampu menyelesaikan tugas atau soal dengan nilai di atas Keriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 60 maka tuntas.
2) Aktifitas siswa berani bertanya, berani mengeluarkan pendapat, aktif dalam diskusi kelompok dan mampu menyelesaikan tugas tepat waktu.
25 BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Setting Penelitian 1. Identitas SDN Sisik Timur
Nama Sekolah : SDN Sisik Timur
NIS : 101 230 206 008
NISS : 00068170020809
NPSN : 50201920
Status : Negeri
Terakreditasi : C Luas Tanah : 2178 m2 Jumlah Ruang Belajar : 6 Ruang Alamat Sekolah : Sisik Timur
Desa : Sisik
Kecamatan : Pringgarata
Kabupaten : Lombok Tengah
Provinsi : Nusa Tenggara Barat Tahun didirikan : 1 Januari 1961
Kepala Sekolah : H. Muhammad Jalaludin, S.Pd.
NIP : 196012311979111034
Hp. : 087 865 586 425
Kepemilikan tanah : Milik Pemda Lombok Tengah
26 2. Visi dan Misi
Adapun Visi SDN Sisik Timur adalah “ Menjadi sekolah terpercaya di masyarakat untuk mencerdaskan bangsa dalam rangka mensukseskan wajib belajar berdasarkan iman dan taqwa”. Sedangkan Misinya adalah sebagai berikut:
1. Menyiapkan generasi unggul yang memiliki potensi di bidang imtaq dan iptek
2. Membentuk sumber daya manusia yang aktif, kreatif, inovatif sesuai dengan perkembangan zaman
3. Membangun citra sekolah sebagai mitra terpercaya di masyarakat 3. Data Siswa 3 Tahun Terakhir
a. Data Siswa SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2014/2015
Adapun data siswa tiga tahu terakhir SDN Sisik Timur tahun pelajaran 2014/2015 dapat dilihat pada table 2 berikut ini.
Table 2
Data Siswa SDN Sisik timur tahun pelajaran 2014/2015 No Kelas Jumlah Siswa (Orang)
Jumlah Rombel
Lk Pr Jumlah
1 I 9 3 12 1
2 II 12 8 20 1
3 III 14 14 28 1
4 IV 7 18 25 1
5 V 12 9 21 1
6 VI 3 4 7 1
Jumlah 57 56 113 6
27
b. Data Siswa SDN Sisik Timur TahunPelajaran 2015/2016
Adapun data siswa tiga tahun terakhir SDN Sisik Timur tahun pelajaran 2015/2016 dapat dilihat pada table 3 berikut ini.
Table 3
Data Siswa SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2015/2016
No Kelas Jumlah Siswa (Orang)
Jumlah Rombel
Lk Pr Jumlah
1 I 6 5 11 1
2 II 9 3 12 1
3 III 12 8 20 1
4 IV 14 14 28 1
5 V 7 18 25 1
6 VI 12 9 21 1
Jumlah 60 57 117 6
c. Data Siswa SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017
Adapun data siswa SDN Sisik Timur tahun pelajaran 2016/2017 dapat dilihat pada table 4 berikut ini.
Table 4
Data Siswa SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017
No Kelas Jumlah Siswa (Orang)
Jumlah Rombel
Lk Pr Jumlah
1 I 14 11 25 1
2 II 6 5 11 1
3 III 9 3 12 1
4 IV 12 8 20 1
5 V 8 12 20 1
6 VI 7 18 25 1
Jumlah 54 57 113 6
4. Kondisi umum SDN Sisik Timur
Nomor Rekening Sekolah : 003.22.36078.01-4
Listrik : 1350 kwh
Sanitasi : Sumur
28
Ruang Guru : 1
Ruang Kepsek : 1
Toilet Guru : 1
Ruang belajar : 6 ruang
5. Pendidik dan Tenaga Kependidikan SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017.
Jenjang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan SDN Sisik Timur Dapat dilihat Pada table 5 berikut ini.
Tabel 5
Jenjang Pendidikan Pendidik dan Tenaga Kependidikan SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017
No Personal Kualifikasi Pendidikan
Jumlah
SPG D2 S1
1 Kepsek - - 1 1
2 Guru Kelas 1 - 1 - 1
3 Guru Kelas 2 - - 1 1
4 Guru Kelas 3 - - 1 1
5 Guru Kelas 4 - - 1 1
6 Guru Kelas 5 - - 1 1
7 Guru Kelas 6 - 1 - 1
8 Guru PAI - - 1 1
9 Guru PJOK - - 1 1
10 Guru Mulok 1 - - 1
Jumlah 1 2 7 10
29
6. Fasilitas Pendukung SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017
Adapun Failitas Pendukung Dalam Proses Belajar Mengajar di SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017 dapat dilihat pada table 6 dibawah ini.
Tabel 6
Fasilitas Pendukung SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017 A. Meubeler
No Jumlah Keadaan
Kekurangan Keterangan Baik Rusak Ringan Rusak Berat
1 Meja Siswa 65 - - 10
2 Banku siswa 65 - - 10
3 Meja guru 6 - - 2
4 Kursi guru 6 - - 2
5 Kursi tamu 1 - - -
6 Papan tulis 6 - - -
7 Lemari 6 - - 1
8 Bak 6 - - 2
9 Papan Data 2 - - 1
10 Papan Nama 1 - - -
Jumlah 164
B. Perlengkapan lainnya
No Jumlah Keadaan
Kekurangan Keterangan Baik Rusak Ringan Rusak Berat
1 Komputer 1 - - 1 -
2 Mesin ketik 1 - 1 1 -
3 Kalkulator 1 - - 4 -
4 TV - - - 1 -
5 Tape Rec. 1 - 1 1 -
6 Wireless - - - 1 -
7 Jam Dinding 1 - - 6 -
8 Mesin air 1 - - - -
9 Listrik 1 - - - -
10 Mesin - - - - -
Laptop 2 - 1 - -
Pianika 12 - - - -
LCD 1 - - - -
Jumlah 22 - 3 15 -
30 7. Struktur Organisasi SDN Sisik Timur
Sebagai suatu lembaga, maka struktur organisasi harus ada sebagai gambaran terorganisasinya pembagian tugas dalam lembaga atau organisasi tersebut, demikian pula dalam lembaga pendidikan sebab pengorganisasian dan pengkoordinasian mutlak dibutuhkan demi efektifitas dan efisiensi kerja untuk tercapainya tujuan pembelajaran yang ditetapkan, untuk lebih jelasnya struktur organisasi SDN Sisik Timur dapat dilihat pada table 7 dibawah ini adalah sebagai berkut.
Table 7 Struktur Organisasi
Sekolah Dasar Negeri Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017
NO. NAMA JABATAN TUGAS TAMBAHAN
1 H.M.JALALUDIN, S.Pd. KEPALA
SEKOLAH Guru Matematik
2 H.AHMAD SAUFI KOMITE
2 LALU SUDIMAN, S.Pd. GURU KELAS III
Absensi
Absen Umum
Lpor Bulanan
Buku Induk
Buku Klaver 3 HJ. SATERA
SURYANI,S.Pd.I GURU PAI Humas
4 NURRAHMI,S.Pd. GURU KELAS I Bendahara
Tabungan 5 AHMAD BURHANI,S.Pd. GURU KELAS II Arsip
6 M.SANUSI,S.Pd. GURU KELAS
VI
Kesiswaan
7 MAHYUDIN,S.Pd. GURU KELAS
IV
8 MUHAMAD AMIN,S.Pd. GURU KELAS V 9 SAMSUL HUDA,S.Pd. GURU PJOK
Penataan
Inventaris Barang
Operator Dapodik
Tata Usaha
10 IMBARMAN PENJAGA
31 B. Data Hasil Penelitian
Sehubungan dengan penelitian yang berjudul penerapan metode Role Playing dalam meningkatkan hasil belajar siswa SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017. Sesuai urutan tindakan yang dilakukan dalam aturan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dilakukan untuk mengetahui penerapan metode Role Playing dalam meningkatkan hasil belajar siswa SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017.
Penerapan metode Role Playing dalam meningkatkan hasil belajar siswa SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017 Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yakni siklus pertama secara garis besar terdapat beberapa tahapan yang lazim dilalui, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), (4) evaluasi, dan (5) refleksi.
Siklus pertama dimulai dari tanggal 10 s/d 12 April 2017, dan siklus kedua dimulai tanggal 24 s/d 26 April 2017. Adapun data-data yang diperoleh dari hasil penelitian tindakan kelas ini dapat berasal dari data hasil evaluasi dan data hasil observasi pada setiap siklus yang telah direncanakan. Data yang diperoleh dari hasil evaluasi yakni berupa data kuantitatif dan data yang diperoleh dari hasil observasi berupa data kualitatif. Data yang diperoleh dari hasil evaluasi ini berupa skor/nilai akhir yang diperoleh siswa setelah proses belajar mengajar menggunakan Metode Role Playing dalam meningkatkan hasil belajar siswa SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017 yang diukur dengan ketuntasan belajar siswa secara individu dan klasikal.
32
Sedangkan data kualitatif ini diperoleh dari hasil observasi yang memberikan gambaran tentang kegiatan siswa dan guru pada saat proses pembelajaran sedang berlangsung dengan Penerapan Metode Role Playing dalam meningkatkan hasil belajar siswa SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017. Data lengkap tentang aktivitas siswa pada siklus I dan II dapat dilihat pada lembaran terlampir sedangkan data lengkap tentang aktivitas guru pada siklus I dan II dapat dilihat juga pada lembaran terlampir
1. Data Siklus I a. Perencanaan
Pada tahap ini dilakukan beberapa perencanaan yang dipersiapkan peneliti sebagai guru yang mengajar dengan guru bidang studi PKn sebagai observer (pengamat) meliputi hal-hal sebagai berikut:
1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) (Lampiran 1) 2) Soal-soal Evaluasi (Lampiran 2 )
3) Lembar Observasi Aktivitas Siswa (Lampiran 3 ) 4) Lembar Observasi Aktivitas Guru (Lampiran 4)
5) Menyiapkan Metode Role Playing sebagai Metode Pembelajaran b. Pelaksanaan Tindakan
Proses pembelajaran pada siklus I dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan yakni pada hari Senin, Selasa dan Rabu yang terdiri dari tanggal 10, 11 dan 12 April 2017. Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Senin tanggal 10 April 2017 dengan keutamaan para Rasul Allah yang diajarkan, dengan menggunakan Penerapan Metode Role
33
Playing yang sesuai dengan materi yang diajarkan oleh guru (peneliti) sebagai guru yang mengajar. Meminta beberapa orang siswa mendeskripsikan materi yang diajarkan tersebut dengan menerapkan metode Role Playing sebagai metode pembelajaran, dan semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk maju ke depan kelas, yang berlangsung selama 2 x 45 menit.
Pada pertemuan pertama ini dilakukan observasi mengenai kegiatan siswa dan kegiatan guru selama proses pembelajaran berlangsung yang dilakukan oleh observer. Semua hasil pengamatan yang telah dilakukan observer (pengamat) tentang kekurangan- kekurangan tindakan yang ada pada pertemuan pertama akan dilakukan perbaikan pada pertemuan yang kedua pada siklus I.
Pertemuan kedua dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 11 April 2017, dengan melanjutkan materi Keutamaan Rasul Allah , dengan menerapkan metode Role Playing yang berkaitan dengan materi yang telah diajarkan pada hari sebelumnya, yang berlangsung selama 2 x 45 menit. Pelaksanaan tindakannya sama seperti pada pertemuan pertama namun, ada hal-hal pokok yang harus diperbaiki yakni mengenai kekurangan-kekurangan yang ada pada pertemuan pertama, seperti yang disarankan oleh observer (pengamat).
Pertemuan ketiga dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 12 April 2017 dengan mengadakan ulangan (evaluasi) dan membahas soal-soal ulangan yang telah dijawab dan dikumpulkan oleh siswa selama 2 x 40
34
menit. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa tentang materi yang telah disampaikan sebelumnya. Segala kekurangan yang terjadi pada siklus I harus sudah direvisi dan direfleksi kembali untuk melanjutkan tindakan pada siklus berikutnya, jika pada siklus I ketuntasan belajar belum tercapai.
c. Observasi
1) Hasil Observasi Aktivitas Siswa
Hasil Observasi di diperoleh dari pengamatan langsung di dalam kelas yang dilakukan oleh guru bidang studi sebagai observer (pengamat), dengan mengisi lembar observasi aktivitas siswa yang telah dipersiapkan sebelumnya oleh peneliti sebagai guru yang mengajar bersama observer.
Tujuannya untuk menilai kelangsungan dari proses belajar mengajar yang dilakukan oleh siswa. Observasi terhadap aktivitas siswa ini dilakukan dengan mengamati perilaku siswa pada saat proses pembelajaran sedang berlangsung, yang menghasilkan jumlah skor untuk indikator/deskriptor untuk semua siswa yang muncul sebesar 20 dibagi dengan jumlah indikator yang sudah ditetapkan yakni 6 indikator, sehingga menghasilkan skor rata-rata 3,17 dengan kategori cukup baik. Segala aktivitas yang nampak pada diri siswa ditandai dengan tanda rumput dalam lembar observasi aktivitas siswa sesuai dengan indikator/deskriptor yang muncul dapat dilihat pada table 8 dibawah ini.
35 Tabel 8
Data Observasi Aktivitas Siswa Siklus I SDN sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017
Sekolah : SDN Sisik Timur Mata pelajaran : PAI
Kelas/semester : V
Tahun Pelajaran : 2016/2017 V Waktu ; 2x 40 menit
Skor
No Kegiatan Siklus I
1 2 3
1 Kemampuan memperhatikan penjelasan guru
√
2 Mendengarkan penjelasan guru √
3 Kemampuan beradaptasi dalam kelompok √
4 Kemampuan memahami bimbingan guru √
5 Kemampuan menjawab pertanyaan kelompok lain
√ 6 Kemampuan menaggapi pertanyaan teman √ 7 Kemampuan mengatasi kesulitan
kerjasama kelompok
√ 8 Kemampuan memotivasi diri sendiri dalam
kelompok
√ 9 Kemampuan menumbuhkan minat belajar
anggota kelompok
√ 10 Kemampuan mengharagi kelompok lain √ 11 Kemampuan menghargai teman dalam
kelompok
√ 12 Kemampuan memberi komentar dalam
kelompok
√
Jumlah 8 10
.
36
Hasil observasi aktivitas siswa secara rinci di atas terdapat beberapa kekurangan-kekurangan yang muncul pada aktivitas belajar siswa pada siklus I ini yakni:
a) Masih banyak siswa yang tidak mencatat penjelasan guru, ini terlihat dari banyaknya siswa yang tidak membawa buku tulis mata pelajaran PAI.
b) Masih banyak siswa yang tidak serius dalam mengikuti proses pembelajaran seperti banyaknya siswa yang malu bertanya kepada teman maupun gurunya, malu menjawab dan malu untuk mendiskripsikan materi Para Rossul Allah SWT.
c) Banyaknya siswa yang tidak memiliki buku paket PAI menyebabkan siswa kurang cepat memahami materi yang disampaikan guru.
d) Sebagian siswa ada yang tidak memperhatikan guru ketika menjelaskan materi yang disampaikan, ini terlihat dari masih adanya siswa yang mengajak temannya mengobrol, bercanda, dan bermain-main.26
2) Hasil Observasi Aktivitas Guru
Hasil observasi diperoleh dari pengamatan yang dilakukan oleh guru pendamping yakni guru bidang studi sebagai observer (pengamat), yang dipilih oleh peneliti untuk mengamati peneliti dengan mengisi lembar observasi aktivitas guru yang telah dipersiapkan oleh peneliti dengan tujuan melihat jalannya proses pembelajaran di dalam kelas. Observasi
26 Siswa kelas V tahun Pelajaran 2016/2017, observasi, Sisik
37
terhadap aktivitas guru dilakukan dengan mengamati prilaku guru (peneliti) pada saat proses pembelajaran sedang berlangsung.
Pembelajaran dengan menggunakan Metode Role Playing sebagai metode pembelajaran pada pokok bahasan Para Rasul Allah SWT menekankan kepada pemakaian metode pembelajaran berupa Metode Role Playing yang digunakan sebagai perantara/pengantar pesan (message) dari pengirim yakni guru yang mengajar kepada penerima pesan yakni siswa, yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap. Dalam proses pembelajaran ini guru (peneliti) meminta beberapa orang siswa untuk melakukan bermain peran sesuai dengan materi, setelah terlebih dahulu guru yang menjelaskan materi tersebut. Dan siswa diminta untuk melakukan bermain peran setiap selesai pembelajaran serta menjawab soal-soal evaluasi pada pertemuan berikutnya setelah materi tentang Para Rasul Allah SWT selesai diajarkan.
Pada pembelajaran dengan menggunakan Metode Role Playing ini, guru membimbing siswanya dengan penuh perhatian, baik kepada siswa yang memiliki kemampuan yang lamban maupun kepada siswa yang memiliki kemampuan yang cepat. Segala aktivitas guru yang nampak diberi tanda rumput dalam lembar observasi sesuai dengan indikator yang tersedia. Adapun kekurangan-kekurangan yang muncul pada siklus I untuk aktivitas guru diantaranya sebagai berikut:
38 Tabel 9
Data Hasil Observasi Aktivitas Guru Siklus I SDN Sisik Timur Tahun Pelajaran 2016/2017
Sekolah : SDN Sisik Timur Mata pelajaran : PAI
Kelas/semester : V
Tahun Pelajaran : 2016/2017 Waktu ; 2x 40 menit
Skor
No Kegiatan Siklus I
1 2 3
1 Guru menyusun atau menyiapkan scenario yang akan ditampilkan
√ 2 Menunjuk beberapa siswa untuk
mempelajari scenario dalam waktu beberapa hari sebelum pelaksanaan kegiatan pembelajaran
√
3 Guru membentuk kelompok siswa yang anggotanya 5 orang
√ 4 Memberikan penjelasan tentang
kompetensi yang ingin dicapai
√ 5 Guru memangggil para siswa yang sudah
ditunjuk untuk melakonkan scenario yang sudah dipersiapkan
√
6 Siswa mempelajari scenario yang diberikan oleh guru
√ 7 Masing-masing siswa yang sudah ditunjuk
oleh guru maju didepan kelas untuk melakonkan peran
√
8 Masing-masing siswa berada dikelompoknya sambil mengamati scenario yang sedang diperankan
√
9 Setelah selesai ditampilkan masing-masing siswa diberikan lembar penilaian atas penampilan kelompok masins-masing
√
10 Masing masing kelompok menyampaikan hasil kesimpulannya
√ 11 Guru memberikan kesimpulan secara
umum
√ 12 Memberikan penilaian hasil kerja siswa
yang sudah melaksanakan kegiatan tersebut
√
Jumlah 4 16
39
Hasil observasi aktivitas guru secara rinci di atas terdapat beberapa kekurangan-kekurangan yang muncul pada aktivitas guru pada siklus I ini yakni:
a) Guru tidak menyiapkan materi secara matang, ini terlihat dari guru tidak menyiapkan ringkasan materi yang diajarkan sehingga materinya belum selesai dibahas, waktunya sudah kehabisan.
b) Guru kurang optimal dalam menyampaikan tujuan pembelajaran ini terlihat dari tidak fokusnya tujuan yang disampaikan.
c) Guru kurang menguasai kelas, ini terlihat dari adanya sebagian siswa yang masih mengobrol, bercanda dan bermain dengan temannya.
d) Penggunaan metode pembelajaran masih belum maksimal, ini terlihat dari masih adanya siswa yang malu untuk mendiskripsikan materi yang telah disediakan guru ke depan kelas.
e) Interaksi belajar mengajar masih monoton dan satu arah.27
d. Evaluasi
Setelah melakukan proses belajar mengajar sebanyak dua kali pertemuan pada siklus I, maka pada pertemuan ketiga dari siklus I guru memberikan soal- soal evaluasi/ulangan kepada siswa. Kemudian guru membahas ulang soal-soal tersebut secara bersama-sama, setelah soal-soal tersebut dijawab dan dikumpulkan oleh siswa. Evaluasi berlangsung selama 2 x 45 menit (2 jam pelajaran). Bentuk soal evaluasinya berupa soal objektif dengan jumlah soal sebanyak 20 butir soal dengan tingkat kesukaran soal yang berbeda-beda yakni
27 Observasi, Sisik,
40
mulai dari soal yang mudah, sedang dan sulit. Penentuan jumlah skor masing- masing soal berbeda-beda disesuaikan dengan tingkat kesulitannya. Jawaban siswa kemudian diperiksa dengan skor tertinggi 100 jika semua jawaban siswa benar dan terendah 0 jika siswa tidak menjawab sama sekali. Melalui analisis evaluasi belajar nilai rata-rata siswa dan ketuntasan belajar siswa, dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 10
Data Hasil Evaluasi Belajar Siswa Siklus I
Siswa Kelas V SDN Sisik TimurTahun Pelajaran 2016/2017.28
No Nama Nilai Tuntas
Ya Tidak
1 Ahmad denial 70
2 Ahmad Helmi 90
3 Darwin 60
4 Efi Susanti 55
5 Fahrul Azmi 70
6 Harniwati 65
7 Jamiludin 45
8 Lalu Muh Iwan Saputra 75
9 Lina Satriani 60
10 Mahyani 70
11 Maryam 75
12 Muh. Kamiludin 60
13 Muh. Nasib Arobi 65
14 Muhammad zaenudin 70
15 Muksim Makbul 90
16 Murtani 85
17 Mustamin Arifin 50
18 Nurhalifah Irjayanti 55
19 Rohmatul Watoni 80
20 Ahmad denial 70
Jumlah 1225
Nilai Rata-rata 61.25
28 Data Hasil Evaluasi Belajar Siswa Siklus I Siswa Kelas V SDN Sisik Timur. Hasil Analisis Tes, Sisik,13 April 2017