BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN
A. Data Penelitian
4. Proses Audit Operasional
Tahapan audit operasional pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan adalah :
a. Persiapan Audit
Persiapan audit merupakan langkah awal yang dilakukan dalam pelaksanaan audit, hal ini dilakukan untuk pengidentifikasian unit kerja yang akan diaudit dengan tujuan untuk mengetahui area-area yang memiliki resiko tinggi penyelewengan sehingga dapat dialokasikan Sumber Daya yang tepat berdasarkan tingkat resiko dan keahlian. Salah satu tugas Intenal Auditor adalah melakukan audit operasional di kancapem, sebelum pemeriksaan dan pengumpulan bukti dilakukan di kancapem Internal auditor melayangkan surat pemberitahuan ke kancapem yang dituju dalam rangka pelaksanaan kegiatan-kegiatan pemeriksaan operasional kantor (POK)
b. Penyusunan Program Audit
Setelah selesai dilakukan pengidentifikasian, internal audit akan menyusun program audit dan acuan pemeriksaan didasarkan pada standart operasional perusahaan yang telah ditetapkan oleh pihak manajemen. Pada tahapan ini juga akan ditetapkan pegawai yang akan ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan, jadwal kegiatan.
Ria Manurung : Peranan Internal Auditor Pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan, 2008.
c. Pelaksanaan penugasan audit
Program pemeriksaan sudah ditetapkan terlebih dahulu dan internal auditor tinggal memanfaatkan program pemeriksaan yang ada untuk setiap bidang pemeriksaan. Beberapa kegiatan yang dipakai untuk mengumpulkan bukti adalah sebagai berikut :
1). Memverifikasi (Verify)
Internal auditor melakukan pemeriksaan mengenai kebenaran perhitungan seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan lain-lain
2). Vouching
Vouching merupakan kegiatan mencocokkan bukti dasar dengan validasi
3). Merekonsiliasi
Internal auditor mencocokkan dua sumber yang terpisah mengenai hal yang sama dan kalau ada perbedaan, perbedaan tersebut harus dapat dijelaskan oleh auditee
4). Footing dan Crossfooting
Internal auditor memeriksa kebenaran penjumlahan atau pengurangan kebawah (footing) dan kebenaran penjumlahan atau pengurangan kesamping (crossfooting)
5). Pemeriksaan Dokumen
Untuk menentukan kelengkapan suatu dokumen yang harus diperoleh menurut ketentuan yang berlaku
Ria Manurung : Peranan Internal Auditor Pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan, 2008.
6). Inspection
Untuk meyakinkan kebenaran suatu asset perusahaan berdasarkan catatannya apakah telah sesuai dengan yang dilaporkan
Bidang-bidang pemeriksaan yang dilakukan oleh internal auditor terkait dengan pemeriksaan operasional kantor (POK) di kantor cabang pembantu adalah:
a). Bidang transaksi keuangan antar kantor (KAK) meliputi : (1) Ketaatan melakukan input hasil RTGS kedalam Vault
(2) Penggunaan cek Bank Penyelenggara kliring lokal untuk pengambilan transfer KU Via RTGS dari KC Medan
(3) Transaksi penarikan tunai dana GPBL dilakukan pada H + 0
(4) User Id Approval Trx penarikan tunai oleh pejabat yang berwenang dan telah diberikan paraf pada validasi transaksi tersebut
(5) User Id Approval setoran kas ke vault hasil penerimaan tambahan kas via RTGS dilakukan oleh pejabat yang berwenang dan telah diberi paraf
(6) User Id Approval dan validasi setoran kas dari / ke vault hasil kelebihan / tambahan kas ke / dari kas KC Medan dilakukan oleh pejabat yang berwenang dan telah diberikan paraf
(7) GPBL telah dikirimkan secara tertib dan teratur ke KC Medan (8) Transaksi transfer tunai ke KP telah dilakukan dengan baik dan
benar (SPM, Validasi di SPM, approval pejabat yang berwenang) b). Bidang MTSI meliputi :
Ria Manurung : Peranan Internal Auditor Pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan, 2008.
(1) Ketaatan penggunaan berita acara pengelolaan User ID BDS
(2) Ketaatan penggunaan berita acara pendelegasian user cadangan BDS
(3) Ketaatan pengisian kertas kerja maintain user cadangan status expired
(4) Pencetakan dan pemeriksaan report all supervisory override telah dilakukan dengan baik dan benar
(5) Pencetakan dan pemeriksaan report all Rejected transaction telah dilakukan dengan baik dan benar
(6) Proses back-up transaksi harian SQL dan SVS telah dilakukan dengan baik dan benar
(7) Proses back-up file back-up transaksi harian telah dilakukan dengan baik dan benar
(8) Proses back-up out door trx harian telah dilakukan dengan baik dan benar
(9) Ketaatan menghindari penggunaan software (MP3, MP4, Film, game dan software) yang tidak dilisensi Bank BNI
c). Bidang ATM meliputi :
(1) Selisih antara total Mutasi cash sheet + fisik uang sisa dengan total pengisian terakhir
(2) Kelengkapan administrasi dalam berita acara pengisian kas ATM (3) Penyimpanan kunci-kunci mesin ATM dilakukan dengan baik dan
benar
Ria Manurung : Peranan Internal Auditor Pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan, 2008.
(4) Pengelolaan kewenangan pemegang kunci ATM telah dilaksanakan sesuai ketentuan
(5) Berita acara pengelolaan (pembukuan, pengisian dan perbaikan) mesin ATM dilakukan dengan baik dan benar
(6) Pengentrian data permohonan ATM dientry pada hari yang sama dengan tanggal permohonan dibuat
(7) Approval aktivasi kartu ATM dilakukan pada hari yang sama dengan entry permohonan kartu
(8) Pengiriman kartu ATM dan pin untuk kantor luar kota harus dilakukan secara terpisah / berbeda waktunya
d). Bidang Transaksi Teller dan Front office meliputi :
(1) selisih nominal antara uang sample dengan pengakuan petugas teller yang bersangkutan
(2) Penggunaan uang kas untuk pembayaran dimuka
(3) Ketentuan tentang Bait Money telah dilaksanakan sesuai ketentuan (4) Setiap transaksi dengan approval atasan sudah diketahui / diparaf
oleh atasan yang bersangkutan
(5) Proses cross-vouching sudah dilakukan dengan baik dan benar (6) Proses cross-personal transaction sudah dilakuakan dengan baik
dan benar
(7) Pengisian data nasabah (Form CIF) rekening tabungan, giro, deposito telah dilakukan dengan lengkap dan benar
Ria Manurung : Peranan Internal Auditor Pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan, 2008.
(8) Seluruh butab/bilyet deposito/cek/BG nasabah telah disampaikan seluruhnya kepada yang bersangkutan (tidak ditemukan di laci teller, kas besar/vault, di laci cso, atau tempat lainnya di outlet yang bersangkutan)
(9) Maintain terhdap deposito jatuh tempo di hari libur telah dilakukan dengan baik dan benar (H-1)
(10) Kegiatan KYC telah berjalan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku
(11) Setiap bukti dasar approval aktivasi kartu ATM selalu disertai dengan KTP pemohon
(12) Mekanisme penerimaan pengaduan nasabah telah berjalan sesuai dengan katentuan dan prosedur yang berlaku
(13) Ketentuan pemasangan informasi biaya transfer BI-RTGS dalam banking hall telah dilaksanakan dengan baik dan benar
e). Bidang Transaksi Back office & logistik meliputi :
(1) Selisih fisik antara kartu ATM sample dengan pengakuan petugas yang bersangkutan
(2) Selisih fisik antara Pin ATM BNI sample dengan pengakuan petugas yang bersangkutan
(3) Selisih fisik antara Butab sample dengan pengakuan petugas yang bersangkutan
(4) Selisih fisik antara Buku cek sample dengan pengakuan petugas yang bersangkutan
Ria Manurung : Peranan Internal Auditor Pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan, 2008.
(5) Selisih fisik antara Buku bilyet Giro sample dengan pengakuan petugas yang bersangkutan
(6) Proses Approval transaksi antar kantor (IBT) dilaksanakan tepat waktu
(7) Prosedur transaksi normal dan IBT telah dilaksanakan dengan baik dan benar
(8) Tata cara pengiriman bukti dasar transaksi biaya (SPM) telah dilaksanakan dengan baik dan benar
(9) Telah dilakukan monitoring terhadap rekening suspend GL
(10) Telah dilakukan registrasi terhadap saldo rekening penampungan (Giro, tabungan, dan GL)
f). Bidang Kinerja Prasarana dan sarana Pendukung meliputi : (1) Kinerja Genset
(2) Kinerja UPS (3) Kinerja Server
(4) Kinerja Nortel passport (5) Kinerja Hub (3com) (6) Kinerja encryptor (7) Kinerja mesin ATM
(8) Kinerja Mesin Facsimile, Telepon, Mesin hitung uang, absensi g). Bidang dokumentasi meliputi :
(1) Register warkat dan surat berharga telah dikelola dengan baik dan benar
Ria Manurung : Peranan Internal Auditor Pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan, 2008.
(2) Resi warkat (cek dan BG) sebagai bukti aktivasi, telah dikelola dengan baik dan benar
(3) Telah dibuat register penerimaan dan distribusi surat berharga kepada nasabah
(4) Berita acara pemeriksaan stock surat berharga telah dilakukan dan diadministrasikan dengan baik dan benar
(5) Register Butab telah dikelola dengan baik dan benar
(6) Register kartu ATM dan pin ATM telah dikelola dengan baik dan benar
(7) Telah dibuat register penyimpanan kartu ATM dan pin yang menggambarkan stock, penambahan, mutasi dan sisa persediaan (8) Administrasi pengaduan nasabah telah dilakukan dengan baik dan
benar
(9) Administrasi Form KYC telah dilakukan dengan baik dan benar (10) Pembuatan, pengelolaan administrasi mapploeg telah dilakukan
dengan baik dan benar
(11) Register pengiriman / transfer dana ke KP telah dilakukan dengan baik dan benar
(12) Bukti transaksi transfer tunai ke KP telah diadministrasikan dengan baik dan benar
(13) Pengadministrasian, rekonsiliasi R/K bank lain / GPBL telah dilakukan dengan baik dan benar
(14) GPBL telah diadministrasikan dengan baik dan benar
Ria Manurung : Peranan Internal Auditor Pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan, 2008.
(15) Bukti transaksi penarikan tunai dari rek GPBL bank lain dari hasil transfer KU RTGS dari KC Medan
(16) Proses rekonsiliasi fisik uang dengan jurnal struk ATM telah dilakukan dengan baik dan benar (kertas kerja / register rekonsiliasi dikelola dengan baik dan benar)
(17) Adminstrasi penyimpanan berita acara pengisian ATM dilakukan dengan baik dan benar
(18) Berita acara kegiatan review / optimalisasi SOP telah berjalan dengan baik
(19) Log Book kinerja sarana-prasarana pendukung kantor (20) Ketaatan pengisian log Book off-line komunikasi d. Pelaporan pemeriksaan kepada Branch Manager
Laporan merupakan hasil akhir dari pemeriksaan yang dilakukan oleh Internal Auditor. Dalam laporan ini dimuat semua hasil audit seperti temuan (findings), kesimpulan-kesimpulan yang dibuat serta rekomendasi perbaikan.