• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Analisis Rasio Keuangan

2. Rasio Solvabilitas

Rasio sovabilitas menunjukkan kapasitas perusahaan untuk memenuhi kewajiban baik itu jangka pendek maupun jangka panjang.

Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuh kewajiban-kewajiban jangka panjangnya. Dalam penelitian ini rasio solvabilitas akan diukur:

a. Debt to Equity Ratio 0,00%

0,50%

1,00%

2016 2017 2018 2019 2020

NWCA

NWCA

Debt to Equity Ratio merupakan rasio yang digunakan untuk menilai utang dengan ekuitas. Rasio ini dicari dengan cara membandingkan antara seluruh utang, termasuk utang lancar dengan seluruh ekuitas. Formula yang digunakan dalam menghitung debt to equity ratio adalah:

DER = π‘‡π‘œπ‘‘π‘Žπ‘™ πΎπ‘’π‘€π‘Žπ‘—π‘–π‘π‘Žπ‘›

πΈπ‘žπ‘’π‘–π‘‘π‘Žπ‘  π‘₯ 100%

Hasil perhitungan debt to equity ratio PT. AirAsia Indonesia Tbk Tahun 2016-2020 adalah sebagai berikut :

Tahun 2016 = 3.088.047.561.929

416.846.342.932 π‘₯ 100%

= 7,40%

Tahun 2017 = 3.054.059.095.077

37.074.862.680 π‘₯ 100%

= 82,37%

Tahun 2018 = 3.647.220.571.707

802.175.359.354 π‘₯ 100%

= 4,54%

Tahun 2019 = 2.410.942.815.607

202.127.259.325 π‘₯ 100%

= 11,92%

Tahun 2020 = 8.990.927.886.117

2.910.411.800.365 π‘₯ 100%

= 3,08%

Rekapitulasi hasil perhitungan Debt to Equity Ratio PT AirAsia Indonesia Tbk Tahun 2016-2020 disajikan pada tabel berikut:

Tabel 4.

DER PT. AirAsia Indonesia Tbk 2016-2020

Tahun Total Kewajiban Equitas DER = Total Kewajiban /Equitas

2016 Rp. 3.088.047.561.929 Rp. 416.846.342.932 7,40 % 2017 Rp. 3.054.059.095.077 Rp. 37.074.862.680 82,37 % 2018 Rp. 3.647.220.571.707 Rp. 802.175.359.354 4,54%

2019 Rp. 2.410.942.815.607 Rp. 202.127.259.325 11,92 % 2020 Rp. 8.990.927.886.117 Rp.2.910.411.800.365 3,08 %

Sumber. Data diolah 2022

Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa Debt to Equity PT AirAsia Indonesia Tbk 2016-2020 bersifat fluktuatif. Tahun 2016 Debt to Equity PT AirAsia Indonesia Tbk sebesar 7,40%. Tahun 2017 Debt to Equity PT AirAsia Indonesia Tbk naik menjadi 82,37%. Tahun 2018 Debt to Equity PT AirAsi Indonesia Tbk turun menjadi 4,54%. Tahun 2019 Debt to Equity PT AirAsia Indonesia Tbk kembali naik menjadi 11,92%. Dan Tahun 2020 Debt to Equity PT AirAsia Indonesia Tbk turun menjadi 3,08%.

Gambar 4.3

Tren Analisis DER PT AirAsia Indonesia Tbk 2016-2020.

Berdasarkan gambar di atas diketahui bahwa debt to equity PT AirAsia Indonesia Tbk selama 2016-2020 membentuk tren meningkat. Debt to equity

0,00%

20,00%

40,00%

60,00%

80,00%

100,00%

2016 2017 2018 2019 2020

DER

DER

menunjukkan peningkatan setiap tahunnya maka ini merupakan hal kurang baik bagi PT AirAsia Indonesia Tbk karena menunjukkan bahwa PT AirAsia Indonesia Tbk terlalu bergantung dari dana kreditor.

b. Debt to Assets Ratio

Rasio ini menghitung seberapa jauh dana desediakan oleh kreditur. Rasio yang tinggi berarti perusahaan menggunakan leverage keuangan yang tinggi. Formula yang digunakan dalam menghitung debt to assets ratio adalah:

DAR = π‘‡π‘œπ‘‘π‘Žπ‘™ πΎπ‘’π‘€π‘Žπ‘—π‘–π‘π‘Žπ‘›

π‘‡π‘œπ‘‘π‘Žπ‘™ π΄π‘˜π‘‘π‘–π‘£π‘Ž π‘₯ 100%

Hasil perhitungan debt to assets ratio PT. AirAsia Indonesia Tbk Tahun 2016-2020 sebagai berikut:

Tahun 2016 = 3.088.047.561.929

3.504.893.924.861 π‘₯ 100%

= 0,88%

Tahun 2017 = 3.054.059.095.077

3.091.133.957.757 π‘₯ 100%

= 0,98%

Tahun 2018 = 3.647.220.571.707

2.845.045.212.353 π‘₯ 100%

= 1,28%

Tahun 2019 = 2.410.942.815.607

2.613.070.074.932 π‘₯ 100%

= 0,92%

Tahun 2020 = 8.990.927.886.117

6.080.516.085.752 π‘₯ 100%

= 1,47%

Rekapitulasi hasil perhitungan debt to asset ratio PT AirAsia Indonesia Tbk Tahun 2016-2020 disajikan pada tabel berikut:

Tabel 4.4

DAR PT. AirAsia Indonesia Tbk 2016-2020

Tahun Total Kewajiban Total Aktiva DAR= Total

Kewajiban/Total Aktiva 2016 Rp. 3.088.047.561.929 Rp. 3.504.893.924.861 0,88 %

2017 Rp. 3.054.059.095.077 Rp. 3.091.133.957.757 0,98 % 2018 Rp. 3.647.220.571.707 Rp. 2.845.045.212.353 1,28 % 2019 Rp. 2.410.942.815.607 Rp. 2.613.070.074.932 0,92 % 2020 Rp. 8.990.927.886.117 Rp. 6.080.516.085.752 1,47 % Sumber. Data diolah 2022

Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa Debt to Asset PT AirAsia Indonesia Tbk 2016-2020 cenderung turun. Tahun 2016 Debt to Asset PT AirAsia Indonesia Tbk sebesar 0,88%. Tahun 2017 Debt to Asset PT AirAsia Indonesia Tbk naik menjadi 0,98%. Tahun 2018 Debt to Asset PT AirAsia Indonesia Tbk naik menjadi 1,28%. Tahun 2019 Debt to Asset PT AirAsia Indonesia Tbk kembali turun menjadi 0,92%. Dan Tahun 2020 Debt to Asset PT AirAsia Indonesia, naik menjadi 1,47%.

Gambar 4.4

Tren Analisis DAR PT AirAsia Indonesia Tbk 2016-2020.

0,00%

0,50%

1,00%

1,50%

2,00%

2016 2017 2018 2019 2020

DAR

DAR

Berdasarkan gambar di atas diketahui bahwa debt to asset PT AirAsia Indonesia Tbk selama 2016-2020 membentuk tren naik turun. Debt to asset menunjukkan peningkatan setiap tahunnya maka ini merupakan hal kurang baik bagi PT AirAsia Indonesia Tbk karena semakin beresiko ketika besar utang yang digunakan untuk pembelian asetnya.

3. Rasio profitabilitas

Rasio profitabilitas merupakan rasio yang mengukur kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba dengan kata lain rasio ini mengukur efektivitas pengelolaan manajemen suatu perusahaan. Menganalisis kinerja keuangan PT. AirAsia Indonesia Tbk menggunakan 2 jenis rasio profitabilitas untuk mengetahui mengenai kemampuan perusahaan untuk mendapatkan laba. Berikut adalah jenis-jenis rasio profitabilitas yang akan digunakan yaitu:

a. Retrun on Assets

Retun on Assets merupakan indicator untuk menunjukkan seberapa untuk sebuah perusahaan dibandingkan dengan total asetnya. Formula yang digunakan dalam menghitung retrun on assets adalah :

π‘…π‘’π‘‘π‘’π‘Ÿπ‘› π‘œπ‘› 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑑𝑠 = πΏπ‘Žπ‘π‘Ž π‘†π‘’π‘‘π‘’π‘™π‘Žβ„Ž π‘ƒπ‘Žπ‘—π‘Žπ‘˜

Total Aset Γ— 100%

Hasil perhitungan return on investment PT AirAsia IndonesiaTbk Tahun 2016-2020 sebagai berikut:

Tahun 2016 = 37.636.191.810

3.504.893.924.861 π‘₯ 100%

= 0,01%

Tahun 2017 = 79.234.694.380

3.091.133.957.757 π‘₯ 100%

= 0,02%

Tahun 2018 = 57.616.179.048

2.845.045.212.353 π‘₯ 100%

= 0,02%

Tahun 2019 = 14.227.554.902

2.613.070.074.932 π‘₯ 100%

= 0,01%

Tahun 2020 = 48.281.449.673

6.080.516.085752 π‘₯ 100%

= 0,01%

Rekapitulasi hasil perhitungan return on assets PT AirAsia Indonesia Tbk Tahun 2016-2020 disajikan pada tabel berikut:

Tabel 4.5

ROA PT. AirAsia Indonesia Tbk 2016-2020

Tahun Laba Setelah Pajak Total Asset ROA = Laba Setelah Pajak/Total Asset 2016 Rp. 37.636.191.810 Rp. 3.504.893.924.861 0,01 %

2017 Rp. 79.234.694.380 Rp. 3.091.133.957.757 0,02 % 2018 Rp. 57.616.179.048 Rp. 2.845.045.212.353 0,02 % 2019 Rp. 14.227.554.902 Rp. 2.613.070.074.932 0,01 % 2020 Rp. 48.281.449.673 Rp. 6.080.516.085752 0,01 %

Sumber. Data diolah 2022

Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa Return on Asset PT AirAsia Indonesia Tbk 2016-2020 berfluktuatif. Tahun 2016 Return on Asset PT AirAsia Indonesia Tbk sebesar 0,01%. Tahun 2017 Return on Asset PT AirAsia Indonesia Tbk naik menjadi 0,02%. Tahun 2018 Return on Asset PT AirAsia Indonesia Tbk tetap menjadi 0,02%. Tahun 2019 Return on Asset PT AirAsia Indonesia Tbk kembali turun menjadi 0,01%. Dan Tahun 2020 Return on Asset PT AirAsia Indonesia, kembali tetap menjadi 0,01%.

Gambar 4.5

Tren Analisis ROA PT AirAsia Indonesia Tbk 2016-2020.

Berdasarkan gambar di atas diketahui bahwa return on asset PT AirAsia Indonesia Tbk selama 2016-2020 membentuk tren menurun. Return on asset menunjukkan penurunan setiap tahunnya hal ini menunjukkan PT AirAsia Indonesia Tbk mulai mengalami kendala dalam mendapatkan tingkat pengembalian atas invetasi yang telah dilakukan.

b. Return on Equity

Return on Equity merupakan rasio untuk mengukur laba bersih sesudah pajak dengan modal sendiri. Rasio ini menunjukkan efisiensi penggunaan modal sendiri pada perusahaan. Formula yang digunakan dalam menghitung return on equity adalah:

π‘…π‘’π‘‘π‘’π‘Ÿπ‘› π‘œπ‘› πΈπ‘žπ‘’π‘–π‘‘π‘¦ = πΏπ‘Žπ‘π‘Ž π‘†π‘’π‘‘π‘’π‘™π‘Žβ„Ž π‘ƒπ‘Žπ‘—π‘Žπ‘˜

Equity Γ— 100%

Hasil perhitungan return on equity PT AirAsia Indonesia Tbk Tahun 2016-2020 sebagai berikut:

Tahun 2016 = 37.636.191.810

416.846.342.932 π‘₯ 100%

= 0,09%

Tahun 2017 = 79.234.694.380

37.074.862.680 π‘₯ 100%

= 0,13%

0,00%

0,01%

0,01%

0,02%

0,02%

0,03%

2016 2017 2018 2019 2020

ROA

ROA

Tahun 2018 = 57.616.179.048

802.175.359.354 π‘₯ 100%

= 0,07%

Tahun 2019 = 14.227.554.902

202.127.259.325 π‘₯ 100%

= 0,07%

Tahun 2020 = 48.281.449.673

2.910.411.800.365 π‘₯ 100%

= 0,01%

Hasil rekapitulasi return on equiry PT AirAsia Indonesia Tbk Tahun 2016- 2020 disajikan pada tabel berikut:

Tabel 4.6

ROE PT. AirAsia Indonesia Tbk 2016-2020

Tahun Laba Setelah Pajak Equiti ROE = Laba Setelah

Pajak/Equiti 2016 Rp. 37.636.191.810 Rp. 416.846.342.932 0,09 % 2017 Rp. 79.234.694.380 Rp. 37.074.862.680 2,13 % 2018 Rp. 57.616.179.048 Rp. 802.175.359.354 0,07 % 2019 Rp. 14.227.554.902 Rp. 202.127.259.325 0,07 % 2020 Rp. 48.281.449.673 Rp.2.910.411.800.365 0,01 %

Sumber. Data diolah 2022

Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa Return on Equity PT AirAsia Indonesia Tbk 2016-2020 berfluktuatif. Tahun 2016 Return on Equity PT AirAsia Indonesia Tbk sebesar 0,09%. Tahun 2017 Return on Equity PT AirAsia Indonesia Tbk naik menjadi 2,13%. Tahun 2018 Return on Equity PT AirAsia Indonesia Tbk turun menjadi 0,07%. Tahun 2019 Return on Equity PT AirAsia Indonesia Tbk tetap menjadi 0,7%. Tahun 2020 Return on Equity PT AirAsia Indonesia Tbk kembali turun menjadi 0,01%.

Gambar 4.6

Tren Analisis ROE PT AirAsia Indonesia Tbk 2016-2020

Berdasarkan gambar di atas diketahui bahwa return on Investment PT AirAsia Indonesia Tbk selama 2016-2020 membentuk tren menurun. Return on equity menunjukkan penurunan setiap tahunnya hal ini menunjukkan PT AirAsia Indonesia Tbk belum efisien dalam penggunaan modal, juga pengembalian laba bersih atas modal yang diinvestasikan oleh pemilik perusahaan dalam keadaan kurang maksimal.

4.Rasio Aktivitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat efesiensi atas pemanfaatan sumber daya yang dimiliki perusahaan atau untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Perputaran Total Aset (total asets turn over)

π‘‡π‘œπ‘‘π‘Žπ‘™ 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑑 π‘‡π‘’π‘Ÿπ‘› π‘‚π‘£π‘’π‘Ÿ = π‘ƒπ‘’π‘›π‘—π‘’π‘Žπ‘™π‘Žπ‘›

π‘‡π‘œπ‘‘π‘Žπ‘™ 𝐴𝑠𝑒𝑑 π‘₯100%

Hasil perhitungan TATO PT. AirAsia Indonesia Tbk tahun 2016- 2020 sebagai berikut:

0,00%

0,50%

1,00%

1,50%

2,00%

2,50%

2016 2017 2018 2019 2020

ROE

ROE

Tahun 2016 = 3.888.967.582.954

3.504.893.924.861 x100%

= 110,9 % Tahun 2017 = 3.817.860.941.246

3.091.133.957.757 x100%

= 123,5 % Tahun 2018 = 4.232.768.047.707

2.854.045.212.353 x100%

= 143,3 % Tahun 2019 = 6.708.800.607.590

2.613.070.074.932 x100%

= 256,7 % Tahun 2020 = 1.610.973.387.045

6.080.516.085.752 x100%

= 26,4 %

Hasil rekapitulasi TATO PT AirAsia Indonesia Tbk Tahun 2016-2020 disajikan pada tabel berikut:

Tahun Penjualan Total Asset TATO=Penjualan/Total

Aset

2016 Rp. 3.888.967.582.954 Rp. 3.504.893.924.861 110,9 % 2017 Rp. 3.817.860.941.246 Rp. 3.091.133.957.757 123,5 % 2018 Rp. 4.232.768.047.707 Rp. 2.845.045.212.353 143,3 % 2019 Rp. 6.708.800.607.590 Rp. 2.613.070.074.932 256,7 % 2020 Rp. 1.610.973.387.045 Rp. 6.080.516.085752 26,4 %

Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa TATO PT AirAsia Indonesia Tbk 2016-2020 berfluktuatif. Tahun 2016 TATO PT AirAsia Indonesia Tbk sebesar 110,9%. Tahun 2017 TATO PT AirAsia Indonesia Tbk naik menjadi 123,5%. Tahun 2018 TATO PT AirAsia Indonesia Tbk naik menjadi 143,3%.

Tahun 2019 TATO PT AirAsia Indonesia Tbk naik menjadi 256,7%. Tahun 2020 TATO PT AirAsia Indonesia Tbk kembali turun menjadi 26,4%.

Dokumen terkait