• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat diajukan beberapa saran berikut:

1. Bagi dunia Pendidikan

Untuk lebih memperluas dan memperdalam pemahaman mengenai konsep dasar ajaran Islam ditingkat madrasah tsanawiyah, ada baiknya jika lebih meluangkan waktu untuk banyak membaca dari berbagai sumber, baik buku, media social ataupun kitab klasik yang menjadi alternatif dalam mendapatkan berbagai informasi saat ini.

2. Bagi Peneliti

Ada baiknya bagi peneliti yang hendak melakukan penelitian dengan jenis penelitian kajian pustaka untuk mengumpulkan referensi terlebih dahulu yang sebanyak-banyaknya dan akurat, sehingga dapat memudahkan melakukan penelitian dan tidak menunda proses terselesaikannya penelitian tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

Aksa, Fauzah Nur. Modul Pendidikan Agama Islam. Sulawesi: Unimal Press, 2015.

Al-Banna, Hasan. Aqidah Islam, Terj. Hasan Baidaie. Bandung: PT. A-l Ma’arif, 1980.

Alim, Muhammad. Pendidikan Agama Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2006.

Al-Qathan, Manna Khalil. Studi Ilmu-Imu Qur’an, Terj. Mudzakir AS. Bogor:

Pustaka Litera AntarNusa, 2013.

Amri, Muhammad, La Ode Ismail Ahmad, and Muhammad Rusmin. Aqidah Akhlak. Makassar: Semesta Aksara, 2018.

Amzah, Amir. Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research) Kajian Filosofis, Teoritis, Dan Aplikatif. Malang: Literasi Nusantara, 2019.

arofi, Miswanto dan. Agama, Keyakinan, Dan Etika. Magelang: P3SI UMM, 2012.

Azzam, Abdullah. Aqidah Landasan Pokok Membina Ummat. Jakarta: Gema Insan PRESS, 1994.

Daimah. “Pemikiran Muhammad Quraish Shihab (Religius- Rasional) Tentang Pendidikan Islam Dan Relevansinya Terhadap Dunia Modern.” Jurnal Madaniyah 8 Nomor 2 Edisi Agustus 2018 (Agustus 2018): 175–76.

Darodjat. “Mengkaji Ulang Metodologi Pembelajaran Akidah Akhlak Di Madrasah Tsanawiyah.” Islamadina XII. No. 1 (February 2013): 14.

Departemen agama RI. Al-Qur’an Al-Karim Dan Terjemehan Bahasa Indonesia.

2014th ed. Kudus: Mubarokatan Thoyyibah, n.d.

Embong, Wan Hasan Wan, Ajmain Jimaain Safar, and Bushrah Basiron.

“Teaching Aqidah : Islamic Studies in Malaysia.” Umran : International Journal of Islamic and Civilizational Studies Vol. 7 No. 1 (2020): 5.

Fauzi, Akhmad. Akidah Akhlak Madrasah Tsanawiyah Kelas VII. Cetakan 1.

Jakarta: Kementerian Agama RI, 2020.

Hidayat, Nur. “Analisis Buku Pendidikan Agama Islam Pelajaran Akidah Dan Akhlak I Madrasah Tsanawiyah Kelas VII.At-Ta’lim Media Informatika Pendidikan Islam 21.No. 1 (2022).

Karim, Pangulu Abdul. “Fungsi Aqidah Dan Sebab-Sebab Penyimpangan Dalam Aqidah.Nizhamiyah : Jurnal Pendidikan Islam Dan Teknologi Pendidikan Vol. VI No. 1 (June 2017): 34–35.

Kementrian Agama Republik Indonesia. Akidah Akhlak Madrasah Aliyah. Jakarta:

Direktorat KSKK Madrasah, 2020.

Khalid, Idham. “Akar-Akar Dakwah Islamiyah (Akidah, Ibadah Dan Syariah).

Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2017): 73.

Kodina, Elce Yohana, Bahaking Rama, Abd. Rahman Getteng, and Nurman Said.

Hakikat Materi Akidah Prespektif Pendidikan Agama Islam Dalam Kurikulum Sekolah Dasar Kelas V.” Jurnal Diskursus Islam 04. No. 3 (Desember 2016): 524.

Muta’allimah. Akidah Akhlak Madrasah Tsanawiyah Kelas IX. Cetakan ke 1.

Jakarta: Kementerian Agama RI, 2020.

Nata, Abudin. Metodologi Studi Islam. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007.

Nawawi, Nurnaningsih. Aqidah Islam : Dasar Keikhlasan Beramal Shaleh.

Makassar: Pusaka Almaida, 2017.

Ngadhimah, Mambaul, and Ridhol Huda. “Konsep Jihad Menurut M.Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah Dan Kaitannya Dengan Materi Pendidikan Agama Islam.” Cendekia 13 No. 1 (June 2015).

Pujileksono, Sugeng. Metodologi Penelitian Komunikasi Kualitatif. Malang:

Kelompok Intrans Publishing, 2016.

Puspitaningrum, Yuni. “Konsep Iman, Kufur Dan Nifaq.” Jurnal Pendidikan Islam Ta’dib Vol. 18 No. 2 (July 2023): 36–38.

Rohidin. Pendidikan Agama Islam Sebuah Pengantar. Yogyakarta: FH UII Press, 2020.

Sangadji, Etta Mamang, and sopiah. Metodologi Penelitian Pendekatan Praktis Dalam Penelitian. Yogyakarta: CV Andi Offset, 2010.

Shihab, M. Quraish. Dia Dimana-Mana Tangan Tuhan DiBalik Setiap Fenomena.

Cetakan XIV. Tangerang: Lentera Hati, 2015.

———. Islam Yang Saya Anut Dasar-Dasar Ajaran Islam. Tangerang: Lentera Hati, 2021.

———. Kumpulan 101 Kultum Tentang Islam. Cetakan I. Tangerang: Lentera Hati, 2016.

———. Membumikan Al-Qur’an. Bandung: Mizan, 1998.

______. Yang Hilang Dari Kita : Akhlak. Tangerang: PT. Lentera Hati, 2020.

Shihab, Quraish. Lentera Hati: Kisah Dan Hikmah Kehidupan. Bandung: Al- Mizan, 1999.

Solehuddin, and Lukman Chakim. Akidah Akhlak Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII. Cetakan ke 1. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia, 2015.

Subekti, M. Yusuf Agung. “Pengaruh Pelajaran Aqidah Akhlaq Terhadap Perilaku Keagamaan Siswa.” Ta’limuna 1. No. 2 (September 2012): 146–

47.

Syarifuddin, Hairunnisa, and Laila Rahmawati. “Pembelajaran Akidah Akhlak Di Madrasah Tsanawiyah Negeri Model Darussalam Martapura Kabupaten Banjar.Tashwir 1 No. 2 (July 2013): 83.

Une, Darwin, Agil Bahsoan, Lukman D Katili, Nur Muhammad Kasim, Yoan Tamu, Suyono Dude, Syamsi Pomalingo, et al. Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi. Gorontalo: Ideas Publishing, 2015.

Zuhaili, Wahbah az-. At-Tafsiirul-Muniir:Fil’Aqidah Wasy-Syarii’ah Wal Manhaj.

Jakarta: Gema Insani, 2013.

Lampiran 1

Lampiran 2

Sinopsis Buku

“Islam Yang Saya Anut, Dasar-Dasar Ajaran Islam”

Karya Muhammad Quraish Shihab

Buku ini lahir atas permintaan banyak orang yang ingin mengetahui Islam secara ringkas dan padat. Memang sudah cukup banyak buku tentang keislaman, tetapi sebagian di antaranya sangat luas dan uraiannya belum terlalu diperlukan banyak kaum muslimin apalagi para pemula. Sebagian lainnya sederahana dalam uraiannya, tapi belum mencakup apa yang perlu diketahui setiap muslim.

Mengatasi masalah tersebut, M. Quraish Shihab dalam buku ini menjelaskan Islam secara sederhana dan mengena. Dari sisi fiqih Imam Syafi’I, dari sisi akidah Imam Asy’ari, dan dari sisi akhlak Imam Ghazaly.

Buku ini tidak panjang sehingga membosankan, tapi juga tidak terlalu singkat sehingga menimbulkan dahaga. Penulis berusaha mengetengahkan pembahasan yang amat perlu diketahui tanpa harus menyinggung aneka pendapat yang dapat membingungkan. Dengan demikian, harapannya, kita dapat terhindar dari kekeliruan dan kesalahpahaman.

Lampiran 3

KORPUS DATA

No Materi Akidah Data Sumber

1. Pengertian Akidah Hal-hal yang harus diyakini

pemeluknya serta mengikat sehingga tidak boleh lepas dari kepercayaan yang menyangkut Tuhan, alam raya, manusia, dan hubungan kehidupan didunia dan akhirat.

Islam yang Saya Anut, Dasar-Dasar Ajaran Islam Karya Muhammad Quraish

Shihab/2021/hal 115.

2. Sumber Akidah Keimanan dan keislaman seseorang tidak tercederai bila menolak suatu kepercayaan yang walau berdasarkan teks Al-Qur’an dan AS-Sunnah jika maknanya yang dikandung tidak pasti menurut penilaian para ahli.

Islam yang Saya Anut, Dasar-Dasar Ajaran Islam Karya Muhammad Quraish

Shihab/2021/hal 128.

3. Iman/Percaya Semua bahasa mengenal kata iman yang artinya pembenaran hati. Ini menunjukkan adanya potensi beriman dalam diri manusia. Kenyataan menunjukkan bahwa kita semua mengenal kata iman dalam kehidupan sehari-hari.

Islam yang Saya Anut, Dasar-Dasar Ajaran Islam Karya Muhammad Quraish

Shihab/2021/hal - 116-127.

4. Rukun Iman  Rukun iman pertama, Percaya wujud dan keesaan Allah diantaranya Iman kepada Allah merupakan fitrah

manusia, Percaya wujud Allah akan melahirkan ketenangan dan ketentraman dengan menghayati nama-nama Allah, Percaya Allah maha Esa anatar zat, sifat dan perbuatan.

 Rukun iman kedua, Percaya

Islam yang Saya Anut, Dasar-Dasar Ajaran Islam Karya Muhammad Quraish

Shihab/2021/hal 206-212.

Wujud Malaikat diantaranya malaikat adalah makhluk ghoib yang diyakini tetapi tidak diketahui hakikatnya, malaikat yang diketahui ada 10, Islam memercayai malaikat ada 2 yaitu percaya atas wujud dan percaya

sebagai makhluk yang taat dan diberi tugas untuk

mengukuhkan hati dan mencatat amal manusia

 Rukun iman ketiga, percaya kitab Allah diantaranya kitab taurat, injil, zabur, dan Al- Qur’anul karim yang masih terjaga dari perubahan tangan manusia.

 Rukun iman keempat, manusia memerlukan bimbingan yang bersumber dari Allah, sang pencipta mengenal potensi makhluknya dan Allah mengutus para rasul atau utusan untukmenyampaikan wahyu kepada umat muslim.

 Rukun kelima, hari akhir adalah berakhirnya kehidupan makhluk dipersada bumi sebagai akibat kehancuran alam raya dan lahirnya kehidupan baru yang berbeda dengan kehidupan duniawi serta mendapatkan

konsekuensi untuk menerima pembalasan.

 Rukun keenam, takdir menuntut upaya dan bukan berpangku tangan. Takdir juga dapat menjadi pelipur lara manusia yang sadar bahwa tidak selalu apa yang terlihat

atau terasa buruk pasti akhirnya buruk. Bahkan terkadang yangb terlihat buruk justru menjadi unsur

keindahan.

Dokumen terkait