BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
Saran yang dapat penulis kemukakan sehubungan dengan hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Bagi guru berupaya lebih intensif melakukan bimbingan, arahan dan memberikan motivasi, sehingga anak didik dapat antusias dan pembelajaran yang dilakukan mendapatkan hasil yang optimal
2. Pihak sekolah supaya lebih berusaha memfasilitasi sarana dan prasarana yang menunjang pendidikan serta kemajuan guru dan anak didik.
DAFTAR PUSTAKA
Affandi. 2004. Mengenal Seni Rupa Anak. Yogyakarta: Gama Media.
Bermin. 2009. Ayo Berkarya Seni Budaya Dan Kemampuan. Jakarta: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
Depdiknas. 2007. Pengembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Dikti.
Dinas Pendidikan. 2004. Kurikulum 2004. Jakarta: Dinas Penndidikan.
Harmayanti. 2013. Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mewarnai Gambar. Skripsi. Makassar: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Hajar Pamadhi. 2008. Seni Keterampilan Anak. Edisi Kesatu. Jakarta: Universitas Terbuka.
Heni, A. 2003. Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: CWS.
Terbuka.
Kunandar. 2012. Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Mudjito. 2007. Pedoman Pembelajaran Bidang Pengembangan Kognitif. Jakarta:
Direktorat Pembinaan Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar.
Nuryani. 2005. Gerak Motorik Kasar. Jakarta: Rineka Cipta.
Ramadhani. 2008. Penerapan Kegiatan Motorik Halus Dalam Membentuk Kemampuan Menulis Permulaan. Skripsi. Makassar: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Rasyidah. 2005. Kreasi Melipat, Menggambar dan Mewarnai. Jakarta: Erlangga.
Samsuddin. 2007. Balita dan Masalah Perkembangannya. Jakarta: Yayasan Aspirasi Pemuda.
Sujiono. 2005. Metode Pengembangan Fisik. Edisi Kesatu. Jakarta: Universitas Terbuka.
Sumantri. 2005. Pengembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.
Suyadi. 2010. Psikologi Belajar PAUD. Yogyakarta: PT Pustaka Insan Madani.
Sinring, dkk. 2012. Pedoman Penulisan Skripsi Program S-1. Makassar: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Tholchah Hasan. 2009. Metode Penelitian Kualitatif Tinjauan Teoritis dan Praktis.
Surabaya: Visipress.
Yunita. 2004. Kreasi Unik Kain Panel. Jakarta: Perpustakaan Nasional Indonesia.
Lampiran 1
INSTRUMEN TENTANG LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN MENGGUNTING YANG AKAN DILAKUKAN GURU
VARIABEL INDIKATOR ITEM PENILAIAN
Baik Cukup Kurang
Kegiatan
menggunting kertas
Langkah-langkah kegiatan
menggunting kertas 1. Guru menyiapkan
alat dan bahan yang akan digunakan
2. Guru menjelaskan cara menggunakan
1. Bagaimana cara guru
menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan 2. Bagaimana cara
guru
benar
3. Guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan
4. Guru membagikan alat dan bahan yang akan digunakan yaitu gunting dan kertas 5. Anak diberi
kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru
6. Guru memberikan dorongan,
bimbingan dan motivasi pada anak
cara
menggunakan gunting dengan benar
3. Bagaimana cara guru
memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan 4. Bagaimana cara
guru
membagikan alat dan bahan yang akan digunakan 5. Bagaimana cara
guru memberi kesempatan pada anak untuk membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru 6. Bagaimana cara
guru
memberikan dorongan, bimbingan dan motivasi pada anak
Rubrik/keterangan:
1. Guru menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
Baik : Jika guru menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan seperti gunting dan kertas bergambar
Cukup : Jika guru menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan seperti gunting dan kertas bergambar namun jumlahnya kurang
Kurang : Jika guru menyiapkan kertas bergambar tapi tidak menyiapkan gunting yang akan digunakan
2. Guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan benar
Baik : Jika guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan benar
Cukup : Jika guru menjelaskan cara menggunakan gunting namun kurang jelas
Kurang : Jika guru menjelaskan cara menggunakan gunting tapi hanya sebagian anak
3. Guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan
Baik : Jika guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan
Cukup : Jika guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan namun kurang jelas
Kurang : Jika guru memberikan contoh kegiatan menggunting pada anak tertentu saja
4. Guru membagikan alat dan bahan yang akan digunakan
Baik : Jika guru membagikan alat dan bahan seperi gunting dan kertas bergambar yang akan digunakan
Cukup : Jika guru membagikan alat dan bahan seperti gunting dan kertas bergambar yang akan digunakan namun jumlahnya kurang
Kurang : Jika guru membagikan gunting tapi tidak memberikan kertas bergambar pada anak
5. Anak diberi kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru
Baik : Jika anak diberi kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru
Cukup : Jika anak diberi kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru namun waktunya sedikit
contoh oleh guru
6. Guru memberikan dorongan, bimbingan, dan motivasi pada anak
Baik : Jika guru memberikan dorongan, bimbingan, dan motivasi pada anak Cukup : Jika guru memberikan dorongan, bimbingan, dan motivasi pada sebagian anak
Kurang : Jika guru memberikan dorongan, tapi tidak memberikan bimbingan, dan motivasi pada anak
Observer Herfina Hendrik
Lampiran 2
INSTRUMEN OBSERVASI KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK
VARIABEL INDIKATOR ITEM
PENILAIAN
*** ** *
Motorik halus 1. Otot-otot pergelangan
1. Bagaimana otot-otot pergelangan pada saat menggunting kertas pola matahari, bulan,
2. Otot-otot jari
3. Koordinasi mata dan tangan
bintang, bumi 2. Bagaiman otot-otot
jari pada saat menggunting kertas pola matahari, bulan, bintang, bumi
3. Bagaimana koordinasi mata dan tangan pada saat menggunting kertas pola matahari, bulan, bintang, bumi
Rubrik/keterangan:
1. *** : Anak mampu menggunting kertas mengikuti pola gambar yang disediakan oleh guru dengan benar dan rapi sesuai bentuknya dan menyelesaikan secara tepat tanpa bantuan
** : Anak mampu menggunting kertas mengikuti pola gambar namun membutuhkan waktu yang cukup lama/lambat dan masih perlu bimbingan guru
* : Anak tidak dapat menggunting kertas mengikuti pola
jarinya untuk menggunting mengikuti pola gambar dengan benar dan rapi sesuai bentuknya dan menyelesaikannya secara tepat tanpa bantuan
** : Anak mampu memusatkan kekuatan menggerakkan gunting pada dua buah jarinya untuk menggunting mengikuti pola gambar namun membutuhkan waktu yang cukup lama/lambat dan masih perlu bimbingan guru
* : Anak tidak dapat memusatkan kekuatan menggerakkan gunting pada dua buah jarinya
3. *** : Anak mampu mengkoordinasikan gerakan tangan kanan yang memegang gunting dan kiri memegang kertasnya, serta mata yang mengikuti gerakan gunting pada saat menggunting pola gambar dengan hasil guntingan anak bagus dan rapi sesuai bentuknya dan menyelesaikan secara tepat tanpa bantuan
** : Anak mampu mengkoordinasikan gerakan tangan kanan yang memegang gunting dan kiri memegang kertasnya, serta mata yang mengikuti gerakan gunting pada saat menggunting pola gambar dengan membutuhkan waktu yang cukup lama/lambat dan masih perlu bimbingan guru
* : Anak tidak dapat mengkoordinasikan gerakan tangan kanan yang memegang gunting dan kiri memegang kertasnya, serta mata yang mengikuti gunting Observer
Herfina Hendrik
Lampiran 3
LEMBAR OBSERVASI TENTANG LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN MENGGUNTING YANG DILAKUKAN GURU
VARIABEL INDIKATOR ITEM
Siklus I Pertemuan I
B C K
Kegiatan menggunting kertas
Langkah-langkah kegiatan
menggunting kertas 1.Guru menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
2. Guru
menjelaskan
1. Bagaimana cara guru menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan 2. Bagaimana cara
guru
√
√
mengguunakan gunting dengan benar
3. Guru
memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan 4. Guru
membagikan alat dan bahan yang akan digunakan 5. Anak diberi
kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru
6. Guru
memberikan dorongan, bimbingan dan motivasi pada anak
menggunakan gunting dengan benar
3. Bagaimana cara guru
memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan 4. Bagaimana cara
guru
membagikan alat dan bahan yang akan digunakan 5. Bagaimana cara
guru
memberikan kesempatan pada anak untuk membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru 6. Bagaimana cara
guru
memberikan dorongan, bimbingan dan motivasi pada anak
√
√
√
√
Rubrik/keterangan:
1) Guru menyiapkan alat dan bahan yaitu gunting dan kertas bergambar rumah yang akan digunakan
Berdasarkan hasil observasi penelitian, guru dalam menyiapkan gunting dan kertas bergambar rumah pada siklus I pertemuan I dikategorikan cukup karena dalam menyiapkan gunting dan kertas bergambar rumah tidak mencakup semua anak dari 10 jumlah anak hanya 8 orang anak yang mendapatkan gunting sedangkan kertas bergambar rumah dari 10 orang anak hanya 7 orang anak yang mendapatkan kertas bergambar rumah.
2) Guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan benar
Berdasarkan hasil observasi, guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan benar, siklus I pertemuan I dikategorikan cukup karena suara guru sangat kecil atau kurang jelas didengarkan oleh anak sehingga anak masih mengalami kesulitan memahami penjelasan guru.
3) Guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan
Berdasarkan hasil observasi, guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan, siklus I pertemuan I dikategorikan cukup karena dalam memberikan contoh kegiatan menggunting pola segitiga dan segiempat berupa gambar rumah sangat singkat tidak menjelaskan satu persatu yang mana sebaiknya digunting dulu dan seterusnya, anak juga tidak diberi kesempatan untuk bertanya apa kesulitan mereka.
4) Guru membagikan alat dan bahan berupa gunting dan kertas bergambar rumah yang akan digunakan
rumah, siklus I pertemuan I dikategorikan baik karena guru membagikan sebanyak 10 buah gunting dan 10 lembar kertas bergambar rumah karena disesuaikan dengan jumlah anak yang hadir pada hari ini.
5) Anak diberi kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru
Berdasarkan hasil observasi, anak diberikan kesempatan membuat karya sesuai contoh yang telah diberikan oleh guru, siklus I pertemuan I dikategorikan baik karena setiap anak diberikan kesempatan menggunting gambar rumah yang telah dibagikan oleh ibu guru dan masing-masing anak diberi kesempatan melaksanakan kegiatannya untuk menggunting.
6) Guru memberikan dorongan, bimbingan, dan motivasi pada anak
Berdasarkan hasil observasi, guru memberikan dorongan, bimbingan, dan motivasi pada anak, siklus I pertemuan I dikategorikan baik karena guru memberikan dorongan berupa pujian kepada anak yang telah berhasil menyelesaikan pekerjaannya, guru juga membimbing anak tidak mampu menggunting gambar rumah dan memberikan motivasi kepada anak yang belum selesai agar menyelesaikan pekerjaannya.
Observer
Herfina Hendrik
Lampiran 4
LEMBAR OBSERVASI TENTANG LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN MENGGUNTING YANG DILAKUKAN GURU
VARIABEL INDIKATOR ITEM
Siklus I Pertemuan II
B C K
Kegiatan menggunting kertas
Langkah-langkah kegiatan
menggunting kertas 1.Guru menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
2.Guru menjelaskan cara mengguunakan gunting dengan benar
1. Bagaimana cara guru menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan 2. Bagaimana cara guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan
√
√
3. Guru
memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan 4. Guru
membagikan alat dan bahan yang akan digunakan 5. Anak diberi
kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru
6. Guru
memberikan dorongan, bimbingan dan motivasi pada anak
3.Bagaimana cara guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan
4. Bagaimana cara guru
membagikan alat dan bahan yang akan digunakan 5. Bagaimana cara
guru
memberikan kesempatan pada anak untuk membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru 6. Bagaimana cara
guru
memberikan dorongan, bimbingan dan motivasi pada anak
√
√
√
Rubrik/keterangan:
1) Guru menyiapkan alat dan bahan berupa gunting dan kertas bergambar matahari yang akan digunakan
Berdasarkan hasil observasi penelitian, guru menyiapkan alat dan bahan berupa gunting dan kertas bergambar matahari, siklus I pertemuan II dikategorikan baik karena guru dalam menyiapkan gunting dan kertas bergambar matahari mencakup semua anak. Guru menyiapkan 10 gunting dan 10 kertas bergambar matahari karena disesuaikan dengan tema dan sub tema pada hari ini.
2) Guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan benar
Berdasarkan hasil observasi, guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan benar, siklus I pertemuan II dikategorikan cukup karena saat guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan benar suara guru sangat kecil atau kurang jelas didengarkan oleh anak sehingga anak masih mengalami kesulitan memahami penjelasan guru.
3) Guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan
Berdasarkan hasil observasi, guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan, siklus I pertemuan II dikategorikan cukup karena guru memberikan contoh kegiatan menggunting pola gelombang dan lingkaran berupa gambar matahari sangat singkat tidak menjelaskan satu persatu yang mana sebaiknya digunting dahulu dan seterusnya, anak juga tidak diberi kesempatan untuk bertanya apa kesulitan mereka.
4) Guru membagikan alat dan bahan berupa gunting dan kertas bergambar matahari yang akan digunakan
dan kertas bergambar matahari, siklus I pertemuan II dikategorikan baik karena guru membagikan gunting dan kertas bergambar matahari sebanyak 10 buah gunting dan 10 lembar kertas bergambar matahari karena disesuaikan dengan jumlah anak yang hadir pada hari ini.
5) Anak diberi kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru
Berdasarkan hasil penelitian, anak diberi kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru, siklus I pertemuan II dikategorikan baik karena setiap anak diberikan kesempatan menggunting gambar matahari yang telah dibagikan oleh ibu guru dan masing-masing anak diberi kesempatan melaksanakan kegiatannya untuk menggunting
6) Guru memberikan dorongan, bimbingan, dan motivasi pada anak
Berdasarkan hasil observasi, guru memberikan dorongan, bimbingan, dan motivasi pada anak, siklus I pertemuan II dikategorikan baik karena guru memberikan dorongan berupa pujian kepada anak yang telah berhasil menyelesaikan pekerjaannya, guru juga membimbing anak tidak mampu menggunting gambar matahari dan memberikan motivasi kepada anak yang belum selesai agar menyelesaikan pekerjaannya.
Observer
Herfina Hendrik
Lampiran 5
LEMBAR OBSERVASI TENTANG LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN MENGGUNTING YANG DILAKUKAN GURU
VARIABEL INDIKATOR ITEM
Siklus II Pertemuan I
B C K
Kegiatan menggunting kertas
Langkah-langkah kegiatan
menggunting kertas 1.Guru menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
1. Bagaimana cara guru menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
√
cara mengguunakan gunting dengan benar
3.Guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan 4. Guru
membagikan alat dan bahan yang akan digunakan 5. Anak diberi
kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru 6. Guru
memberikan dorongan, bimbingan dan motivasi pada anak
guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan benar
3.Bagaimana cara guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan 4. Bagaimana cara guru membagikan alat dan bahan yang akan digunakan
5. Bagaimana cara guru memberikan kesempatan pada anak untuk membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru
6.Bagaimana cara guru memberikan dorongan,
bimbingan dan motivasi pada anak
√
√
√
Rubrik/keterangan:
1) Guru menyiapkan alat dan bahan berupa gunting dan kertas bergambar bintang yang akan digunakan
Berdasarkan hasil observasi penelitian, guru menyiapkan alat dan bahan berupa gunting dan kertas bergambar bintang yang akan digunakan, siklus II pertemuan I dikategorikan baik karena guru dalam menyiapkan gunting dan kertas bergambar bintang mencakup semua anak. Guru menyiapkan 10 gunting dan 10 kertas bergambar bintang karena disesuaikan dengan tema dan sub tema pada hari ini.
2) Guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan benar
Berdasarkan hasil observasi, guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan benar, siklus II pertemuan I dikategorikan baik karena guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan benar bahwa ibu jari dan jari tengah berada dalam lubang gunting untuk menstabilkan gerak gunting. Sementara jari keempat dan kelima menekuk kearah telapak tangan dan guru menjelaskan dengan suara lantang.
3) Guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan
Berdasarkan hasil observasi, guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan, siklus II pertemuan I dikategorikan cukup karena guru memberikan contoh kegiatan menggunting pola lurus dan zig-zag berupa gambar bintang sangat singkat tidak menjelaskan satu persatu yang mana sebaiknya digunting dahulu dan seterusnya, anak juga tidak diberi kesempatan untuk bertanya apa kesulitan mereka.
4) Guru membagikan alat dan bahan berupa gunting dan kertas bergambar bintang yang akan digunakan
dan kertas bergambar bintang yang akan digunakan, siklus II pertemuan I dikategorikan baik karena guru membagikan gunting dan kertas bergambar bintang sebanyak 10 buah gunting dan 10 lembar kertas bergambar bintang karena disesuaikan dengan jumlah anak yang hadir pada hari ini.
5) Anak diberi kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru
Berdasarkan hasil observasi, anak diberi kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru, siklus II pertemuan I dikategorikan baik karena setiap anak diberikan kesempatan menggunting gambar bintang yang telah dibagikan oleh ibu guru dan masing-masing anak diberi kesempatan melaksanakan kegiatannya untuk menggunting.
6) Guru memberikan dorongan, bimbingan, dan motivasi pada anak
Berdasarkan hasil observasi, guru memberikan dorongan, bimbingan, dan motivasi pada anak, siklus II pertemuan I dikategorikan baik karena guru memberikan dorongan berupa pujian kepada anak yang telah berhasil menyelesaikan pekerjaannya, guru juga membimbing anak tidak mampu menggunting gambar bintang dan memberikan motivasi kepada anak yang belum selesai agar menyelesaikan pekerjaannya.
Observer
Herfina Hendrik
Lampiran 6
LEMBAR OBSERVASI TENTANG LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN MENGGUNTING YANG DILAKUKAN GURU
Siklus II Pertemuan I
Kegiatan menggunting kertas
Langkah-langkah kegiatan
menggunting kertas 1.Guru menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
2.Guru menjelaskan cara mengguunakan gunting dengan benar
3.Guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan 4.Guru
membagikan alat dan bahan yang akan digunakan 5. Anak diberi kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru
6. Guru memberikan dorongan, bimbingan dan
1. Bagaimana cara guru menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
2. Bagaimana cara guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan benar
3.Bagaimana cara guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan 4. Bagaimana cara guru membagikan alat dan bahan yang akan digunakan
5. Bagaimana cara guru memberikan kesempatan pada anak untuk membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru
6.Bagaimana cara guru memberikan dorongan,
bimbingan dan
√
√
√
√
√
√
motivasi pada anak motivasi pada anak
Rubrik/keterangan:
1) Guru menyiapkan alat dan bahan yaitu gunting dan kertas yang akan digunakan Berdasarkan hasil observasi penelitian, guru dalam menyiapkan gunting dan kertas bergambar pelangi pada siklus II pertemuan II dikategorikan baik karena mencakup semua anak. Guru menyiapkan 10 gunting dan 10 kertas bergambar pelangi karena disesuaikan dengan tema dan sub tema pada hari ini.
2) Guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan benar
Berdasarkan hasil observasi, guru menjelaskan cara menggunakan gunting dengan benar, siklus II pertemuan II dikategorikan baik karena ibu jari dan jari tengah berada dalam lubang gunting untuk menstabilkan gerak gunting. Sementara jari keempat dan kelima menekuk kearah telapak tangan dan guru menjelaskan dengan suara lantang.
3) Guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan
Berdasarkan hasil observasi, guru memberikan contoh kegiatan menggunting yang akan dilakukan, siklus II pertemuan II dikategorikan baik karena dalam memberikan contoh kegiatan menggunting pola lengkung berupa gambar pelangi penjelasan guru mudah dimengerti oleh anak dengan menjelaskan yang mana sebaiknya digunting dahulu dan membebaskan anak untuk bertanya jika ada anak tidak mengerti cara menggunting
digunakan,
Berdasarkan hasil observasi, guru membagikan gunting dan kertas bergambar pelangi yang akan digunakan, siklus II pertemuan II dikategorikan baik karena dalam membagikan gunting dan kertas bergambar pelangi sebanyak 10 buah gunting dan 10 lembar kertas bergambar pelangi karena disesuaikan dengan jumlah anak yang hadir pada hari ini.
5) Anak diberi kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru
Berdasarkan hasil observasi, anak diberi kesempatan membuat karya sesuai dengan contoh yang telah diberikan oleh guru, siklus II pertemuan II dikategorikan baik karena setiap anak diberikan kesempatan menggunting gambar pelangi yang telah dibagikan oleh ibu guru dan masing-masing anak diberi kesempatan melaksanakan kegiatannya untuk menggunting
6) Guru memberikan dorongan, bimbingan, dan motivasi pada anak
Berdasarkan hasil observasi, guru memberikan dorongan, bimbingan, dan motivasi pada anak, siklus II pertemuan II dikategorikan baik karena guru memberikan dorongan berupa pujian kepada anak yang telah berhasil menyelesaikan pekerjaannya, guru juga membimbing anak tidak mampu menggunting gambar pelangi dan memberikan motivasi kepada anak yang belum selesai agar menyelesaikan pekerjaannya.
Observer
Herfina Hendrik
Lampiran 7
HASIL OBSERVASI ANAK
Nama guru : Antonia Rante Pemba Hari/ Tanggal : Rabu/23 April 2014
No Nama
Aspek yang diamati Koordinasi
mata dan tangan
Otot-otot jari Otot-otot pergelangan
* ** **
*
* ** *** * ** ***
1 Elvita √ √ √
2 Riska √ √ √
3 Gita √ √ √
4 Priska √ √ √
5 Kimberli √ √ √
6 Alfredo √ √ √
7 Wiliam √ √ √
8 Winstone √ √ √
9 Rival √ √ √
10 Bensen √ √ √
Jumlah 2 5 3 1 5 4 1 4 5
Rubrik/keterangan:
1. *** : Anak mampu menggunting mengikuti pola segitiga dan segiempat gambar rumah dengan benar dan rapi sesuai bentuknya dan menyelesaikan secara tepat tanpa bantuan
** : Anak dapat menggunting mengikuti pola segitiga dan segiempat gambar rumah dengan membutuhkan waktu yang cukup lama/lambat dan masih perlu bimbingan guru
* : Anak tidak dapat menggunting mengikuti pola segitiga dan segiempat gambar rumah
2. *** : Anak mampu memusatkan kekuatan menggerakkan gunting pada dua buah jarinya untuk menggunting pola segitiga dan segiempat gambar rumah dengan benar dan rapi sesuai bentuknya dan menyelesaikannya secara tepat tanpa bantuan
** : Anak dapat memusatkan kekuatan menggerakkan gunting pada dua buah jarinya untuk menggunting pola segitiga dan segiempat gambar rumah dengan membutuhkan waktu yang cukup lama/lambat dan masih perlu bimbingan guru * : Anak tidak dapat dapat memusatkan kekuatan menggerakkan gunting pada dua buah jarinya untuk menggunting pola segitiga dan segiempat gambar rumah
3. *** : Anak mampu mengkoordinasikan gerakan tangan kanan yang memegang gunting dan kiri memegang kertasnya, serta mata yang mengikuti gerakan gunting pada saat menggunting pola segitiga dan segiempat gambar rumah hasil