• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN

7.2 Saran

Adapun saran yang ingin disampaikan oleh penulis dari pelaksanaan kajian Tugas Akhir adalah sebagai berikut:

1. Bagi petani, diharapkan mampu membuat dan mengaplikasikan pupuk organik cair limbah cangkang telur dan kulit pisang pada budidaya bawang merah dikarenakan pupuk organik cair limbah cangkang telur dan kulit pisang dapat meningkatkan produktivitas hasil panen.

2. Bagi Penyuluh, diharapkan mampu mendorong anggota kelompok tani untuk mengembangkan inovasi-inovasi baru terkait dengan peningkatan hasil panen bawang merah, serta mendampingi petani pada saat menghadapi masalah.

3. Bagi institusi Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, Tugas akhir ini diharapkan untuk menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya dan bisa dikembangkan untuk mendapatkan inovasi yang lebih baru.

83

DAFTAR PUSTAKA

A.F.Djunaedi. (2016). Penyuluhan dan Pembuatan Pupuk Organik Untuk Meningkatkan Produksi Hasil Panen. Jurnal Inovasi Dan Kewirausahaan, 2(3), 212–216.

Agus, K., & Listiatie, B. U. (2014). Pengaruh Dosis Kompos Berbahan Dasar Campuran Feses dan Cangkang Telur Ayam Terhadap PertumbuhanTanaman Bayam Cabut (Amaranthus tricolor L.) SebagaiSumber Belajar Biologi SMA Kelas XII. Jupemasi-PBIO, 1(1), 66–75.

Agustina, I. (2011). Ilmu usahatani. Penerbitan Elektronik Pertama & Terbesar di Indonesia.

Alfariatna, L. (2017). Karakteristik Fisiologi dan Morfologi M1 Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Hasil Induksi Mutasi Fisik Beberapa Dosis Iradiasi Sinar Gamma. Universitas Diponegoro.

Andriani, V. (2020). Aplikasi Pupuk Organik Cair Gracilaria gigas, Cangkang Telur dan Kulit Pisang Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Sawi Caisim (Brassica juncea L.). Teknosains: Media Informasi Sains Dan Teknologi, 14(2), 219–

225. https://doi.org/10.24252/teknosains.v14i2.15257

Anugrah, R. D., Rafvenia, Meitiyani, & Safahi, L. (2021). The effect of eggshell organic fertilizer on vegetative growth of cayenne pepper (Capsicum frutescens L). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 755(1), 1–7. https://doi.org/10.1088/1755-1315/755/1/012001

Azmul, Yusran, & Irmasari. (2016). Sifat Kimia Tanah pada Berbagai Tipe Penggunaan Lahan Di Sekitar Taman Nasional Lore Lindu ( Studi Kasus Desa Toro Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah ). Warta Rimba, 4(2), 24–31.

Bachtiar, B., & Ahmad, H. (2019). Analisis Kandungan Hara Kompos Johar Cassia siamea Dengan Penambahan Aktivator Promi Analysis Of The Nutrient Content Of Compost Cassia siamea With Addition Of Activator Promi. 4(1), 68–76.

Biswas, B., Dey, D., Pal, S., & Kole, N. (2013). Integrative effect of magnesium sulphate on the growth of flowers and grain yield of paddy: A chemist’s perspective. Rasayan Journal of Chemistry, 6(4), 300–302.

Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of Educational Objective : The Classification of Educational Goals. New York: Longmans, Gren and Co.

BPS. (2021). BPS Kabupaten Ngawi.

https://ngawikab.bps.go.id/indicator/55/322/1/produksi-tanaman-sayuran- menurut-kecamatan-dan-jenis-tanaman-di-kabupaten-ngawi.html

Dedi, K. (2011). Penyuluhan Pertanian. Modul Dasar-Dasar Penyuluhan Pertanian, 1–45.

Duaja. (2012). Pengaruh dan Bahan Dosis Kompos Cair Terhadap Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa sp.). Jurnal Bioplantae, 1(1), 19–25.

Eko, D., Jenus, M., & Nasich, M. (2012). Pengaruh Tambahan Urea Terhadap Kadar Protein Mentah dan Serat Mentah Lumpur Biogas.

https://fapet.ub.ac.id/wp-content/uploads/2013/04/Pengaruh-Penambahan- Urea-Terhadap-Kandungan-Protein-Kasar-Dan-Serat-Kasar-Padatan- Lumpur-Organik-Unit-Gas-Bio.pdf

Elisabeth, Santoso, dan H. (2013) menyatakan. (2020). RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L. var Lembah Palu) TERHADAP KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR. Cocos, 2(7), 1–10.

F Nurul, A. (2013). Pengaruh Penambahan Molases Terhadap Kandungan Protein Kasar dan Serat Kasar Padatan Lumpur Organik Unit Gas Bio. Universitas Brawijaya.

Fadhilah, N., Sedijani, P., & Mertha, I. G. (2021). The Effect of Fermentation Length and Dosage of Liquid of Organic Fertilizer Banana Peel on the Growth of Red Spinach (Amaranthus Tricolor L.). Jurnal Biologi Tropis, 21(3), 907–916.

Fajri, M. (2014). Pengaruh Dosis Pupuk Kandang dan Kalium Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L. kelompok Agregatum).

Fatirahma, F., & Kastono, D. (2020). PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP HASIL BAWANG MERAH (<em>Allium cepa</em> L.

<em>Aggregatum group</em>) DI LAHAN PASIR. Vegetalika, 9(1), 305.

https://doi.org/10.22146/veg.47792

Fatwa, E., Inonu, I., & Asriani, E. (2019). Agrosaintek Pepper Plant Growth of 1 Year Old ( Piper nigrum L .) in Post-Tin. 3(1), 21–29.

Gerendás, J., & Führs, H. (2013). The significance of magnesium for crop quality.

Plant and Soil, 368(1–2), 101–128. https://doi.org/10.1007/s11104-012-1555- 2

Gunadi, N. (2009). Kalium Sulfat Dan Kalium Klorida Sebagai Sumber Pupuk Kalium Pada Tanaman Bawang Merah. Jurnal Hortikultura, 19(2), 83758.

Hartanto. (2019). Tujuan Penyuluh Pertanian.

http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/72802/yujuan-penyuluhan- pertanian/

Hasibuan, S., Nugraha, M. R., Kevin, A., & Rumbata, N. (2021). Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur sebagai Pupuk Organik Cair di Kecamatan Rumbai Bukit Utilization of Eggshell Waste As Liquid Organic Fertilizer in Rumbai Bukit District. 5(2), 154–160.

Indonesia, M. P. R. (2009). Metode Penyuluhan Pertanian (No 52/Perm).

Irawan, D., Idwar, & Murniati. (2017). PENGARUH PEMUPUKAN N, P DANK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum. L) VARIETAS BIMA BREBES DANTHAILAND DI TANAH ULTISOL. Jurnal FAPERTA, 4(1), 1–14.

85

Jeksen, J., & Mutiara, C. (2017). Analisis Kualitas Pupuk Organik Cair dari Beberapa Jenis Tanaman Leguminosa. 7(2), 124–130.

Juliutomo, D., Mirawati, B., & Imran, A. (2018). Media Tanam Campuran Limbah Cangkang Telur Mutiara ( Pinctada maxima ) Untuk Pertumbuhan Tanaman Jagung ( Zea mays ). Jurnal Ilmiah IKIP Mataram, 5(1), 49–57.

Lilis, S. (2009). Beberapa Faktor Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Kesempatan Kerja, Produktivitas Dan Pendapatan Petani Sayur Mayur Di Kabupaten Karo (Kasus : Wortel, Tomat atau Kol di Desa Merdeka, Kecamatan Merdeka). Skripsi.

Lukman, L. (2010). Effects of phosphorus on growth and nutritional status of Mangosteen seeds. Jurnal Hortikultura, 20(1), 18–26.

http://dx.doi.org/10.21082/jhort.v20n1.2010.p%25p

Lussy, N. D. (2020). Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah Varietas Bima Yang Diberi Perlakuan Konsentrasi Poc Dari Kotoran Sapi Dan Beberapa Jenis Tanaman. Partner, 25(1), 1282. https://doi.org/10.35726/jp.v25i1.443

M Ehsan, A., Bashir, K., Mahmud Khokhar, K., & M Zamir, K. (2022). Effect of Potash Application on Yield of Different Varieties of Onion (Allium cepa L.).

Asian Journal of Plant Sciences, 1(4), 324-325.

Manis, I., Supriadi, S., & Said, I. (2018). Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Sebagai Pupuk Organik Cair dan Aplikasinya Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomea Reptans Poir). Jurnal Akademika Kimia, 6(4), 219.

https://doi.org/10.22487/j24775185.2017.v6.i4.9452

Marlina, S., Studi, P., Biologi, P., Keguruan, F., Ilmu, D. A. N., & Surakarta, U. M.

(2016). ANALISIS N DAN P PUPUK ORGANIK CAIR KOMBINASI DAUN.

Moehar. (2004). Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Muhammad Maftukin, D. H. dan E. S. (2015). Analisis Kelayakan Pembenihan Umbi Bawang Merah (Studi Kasus di Penangkar Benih Sentani Desa Kelompok Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes). Mediagro, 11(1), 60–

74.

Napitupulu, D. dan L. Winarto. (2010). pengaruh pemberian pupuk N dan K terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. J.Hort, 20(1), 27–35.

Nasution, F., Mawarni, L., & Meiriani, M. (2014). Aplikasi Pupuk Organik Padat Dan Cair Dari Kulit Pisang Kepok Untuk Pertumbuhan Dan Produksi Sawi (Brassica Juncea L.). Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 2(3), 99570. https://doi.org/10.32734/jaet.v2i3.7456

Novriani. (2010). Alternatif Pengelolaan Unsur Hara P (Fosfor) Pada Budidaya Jagung Oleh: Novriani . J Agronobis, 2(3), 42–49.

Nur Aeni, E., AM, K., & Susiyanti. (2020). PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA KONSENTRASI PUPUK MAJEMUK BERTEKNOLOGI NANO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) (The. 16(2), 85–88.

Nurcholis, J., Vira, A., Buhaerah, B., & Syaifuddin, S. (2021). Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) Kulit Pisang Kepok Terhadap Pertumbuhan dan Produksi tanaman Sawi Hijau (Brassica rapa var. parachinensis L.). Composite: Jurnal Ilmu Pertanian, 3(01), 25–33. https://doi.org/10.37577/composite.v3i01.307 Nurhidayah. (2016). Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah

(Alliumascalonicum L) Pada Berbagai Perlakuan Berat Umbi dan Pemotongan Umbi. Jurnal Agrotan, 2(1), 85–99.

Pantang, L. S., Yusnaeni, Y., Ardan, A. S., & Sudirman, S. (2021). Efektivitas Pupuk Organik Cair Limbah Rumah Tangga dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). EduBiologia: Biological Science and Education Journal, 1(2), 85.

https://doi.org/10.30998/edubiologia.v1i2.8966

Patti, P. S., Kaya, E., & Silahooy, C. (2018). Analisis Status Nitrogen Tanah Dalam Kaitannya Dengan Serapan N Oleh Tanaman Padi Sawah Di Desa Waimital, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat. Agrologia, 2(1), 51–58.

https://doi.org/10.30598/a.v2i1.278

Pertanian, B. P. dan P. S. (2014). Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Badan PPSDMP.

Purba, R., Sitorus, B., & Sembiring, M. (2014). Kajian Kesuburan Tanah Di Desa Sihiong, Sinar Sabungan Dan Lumban Lobu Kecamatan Bonatua Lunasi Kabupaten Toba Samosir. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 2(4), 101758. https://doi.org/10.32734/jaet.v2i4.8449

Rahayu, A. Y. (2012). Toleransi Kekeringan Beberapa Padi Gogo Unggul Nasional terhadap Ketersediaan Air Yang Terbatas. Journal Agroland, 19(1), 1–9.

Rahayu, S., Elfarisna, & Rosdiana. (2016). Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascolanicum L.) Dengan Penambahan Pupuk Organik Cair. Jurnal Agrosains Dan Teknologi, 1(1).

Rahmadina, R., & Tambunan, E. P. S. (2017). Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur, Kulit Bawang Dan Daun Kering Melalui Proses Sains Dan Teknologi Sebagai Alternatif Penghasil Produk Yang Ramah Lingkungan. KLOROFIL:

Jurnal Ilmu Biologi Dan Terapan, 1(1), 48–55.

Rahmah. (2014). PPengaruh Pupuk Organik Cair Berbahan Dasar Limbah Sawi Putih (Brassica chinensis L.) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung

Manis. Anatomi Fisiologi, XXII(1), 65–71.

https://doi.org/10.14710/baf.v22i1.7810

Rifandi, M. S. (2017). Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Audio Visual Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran IPS Terpadu Pada Siswa Kelas VII Di MTs Negeri 1 Pasuruan. Skripsi.

Roidah, I. S. (2013). Manfaat Penggunaan Pupuk Organik untuk Kesuburan Tanah. Jurnal Bonorowo, 1(1), 30–43.

Simpson, E. (1972). The Classification of Educational Objective In The Psychomotor Domain. Gryphon House, The Psuchomotor Domail Vol 3.

87

Sinulingga, E., Ginting, J., & Sabrina, T. (2015). Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Cair Dan Pupuk Npk Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Di Pre Nursery. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 3(3), 105699.

Sriningsih, E. (2014). Pemanfaatan Kulit Buah Pisang (Musa paradisiaca L. ) Dengan Penambahan Daun Bambu (EMB) Dan EM-4 Sebagai Pupuk Cair.

Soetriono. (2006). Daya Saing Pertanian Dalam Tinjauan Analisis. Malang:

Bayumedia Publising.

Sundari, I., Farid Maruf, W., & Nurcahya Dewi, E. (2014). Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan Online di : http://www.ejournal- s1.undip.ac.id/index.php/jpbhp Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan Volume 3 , Nomer 3 , Tahun 2014 , Halaman 88-94. 3, 88–94.

Supriyatna, Salman, S., & Rahmadani Nugroho, D. (2016). BAWANG MERAH ( Allium ascalonicum . L ) KULTIVAR MAJA CIPANAS THE USE COMBINED OF LIQUID ORGANIC , COMPOST AND ANORGANIC FERTILIZER ON THE GROWTH AND RESULTS OF ONION ( Allium ascalonicum . L ) CULTIVARS MAJA CIPANAS. Agrivet Journal, 4(1), 3–6.

Susilawati, M. (2015). Bahan Ajar Perancangan Percobaan. Jurusan Matematika Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana 2015.

Syam, Z. Z., Kasim, H. A., & Nurdin, H. M. (2014). Pengaruh Serbuk Cangkang Telur Ayam Terhadap Tinggi Tanaman Kamboja Jepang ( Adenium obesum ). E-Jipbiol, 3, 9–15.

Tahir, R., & Ahmad, U. (2021). Influence Of Foliar Application Of Magnesium On Horticultural Crops: A Review. Agrinula, 4(1), 43–60.

Wastes, F., Jati, A. W. N., & Yulianti, L. I. M. (2018). Kualitas Pupuk Cair Organik dengan Kombinasi Limbah Ampas Jamu dan Limbah Ikan The Quality of Liquid Organic Fertilizer with Combination of Herbal Drink ( Jamu ) and Fish Wastes Pendahuluan Pupuk merupakan suatu nutrisi tambahan Metode Penelitian Alat dan. 3(April), 53–61.

Wazri. (2019). Panduan Budidaya Bawang Merah.

https://distan.lomboktimurkab.go.id/baca-berita-162-panduan-budidaya- bawang-merah.html

Yuliantika, Z., & Nizar, A. (2019). ( ALLIUM ASCALONICUM . L ) TERHADAP PEMBERIAN KOMPOS LIMBAH RUMPUT LAUT ( GRACILARIA SP .) Effect Red Growth and Production ( Allium Ascalonicum . L ) On The Granting Of Sea Grass Composition ( Gracilaria Sp .). March 2018.

Zulfita, D., & Dwi Raharjo, D. (2012). Pemanfaatan Tepung Cangkang Telur Sebagai Substitusi Kapur Dan Kompos Keladi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Cabai Merah Pada Tanah Aluvial Using of Eggshell Powder As Substitution of a Lime and a Compost Taro for Growth and Results of Red Chili on Alluvia. Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian, 1(1), 16–21.

LAMPIRAN

Lampiran 1. Matriks Programa Desa

MATRIKS PROGRAMA DESA PENYULUHAN PERTANIAN DESA GERIH KEC. GERIH KABUPATEN NGAWI TAHUN 2021

No Keadaan Tujuan Masalah Sasaran

Kegiatan Penyuluhan

Materi Metode Vol Lokasi Waktu Biaya Penanggung

Jawab Pelaksana Ket A TEKNIS

1 Tanaman Pangan Padi

1.

Pelaku utama yang mampu

menerapkan system tanam

jajar legowo baru 35% di tahun 2020

Pelaku utama yang mampu

menerapkan system tanam

jajar legowo meningkat 75% di Tahun

2021

Pelaku utama belum mampu menerapkan sistem tanam jajar legowo dengan tepat

Sumber Mina

Tanam padi dengan system jajar

legowo

Kaji Terap dan Studi Banding

3x 9

Poktan April 2021 Swadaya PPL

Poktan PPL POPT

Media: Vidio pendek,

Peta Singkap

dengan Analisa usahatani

2.

Pelaku utama yang menerapkan tanam muda bibig umur

<18 hss baru 30% di tahun

2020

Pelaku utama yang mau menerapkan tanam bibit muda

<18 hss meningkat menjadi 55% di

tahun 2021

Pelaku utama belum mengetahui kelebihan tanam

bibit muda

Tani Mulyo

Kelebihan Tanam Padi dengan b ibit muda Umur < 18

Hss

Ceramah, Diskusi, Kaji Terap

3x 9

Poktan Mei 2021 Swadaya PPL Poktan

PPL

Media: Vidio pendek

Slide Sound

Vlog

3.

Pelaku utama yang menerapkan budidaya padi organik baru 10%

di Tahun 2020

Pelaku utama yang menerapkan budidaya padi

organik meningkat menjadi 25% di

tahun 2021

Pelaku utama yang mau menerapkan budidaya padi organik masih

rendah

Sido Rukun

Keuntungan Budidaya Padi

Organik

Ceramah Diskusi Study

Banding Kaji Terap

3x 9

Poktan Juni 2021 Swadaya PPL

Poktan PPL POPT

Media : Video Pendek

Slide Sound

4.

Pelaku utama yang menggunakan varietas unggul berlabel baru 75% di tahun

2020

Pelaku utama yang menggunakan varietas unggul

berlabel meningkat 85%

di tahun 2021

Sikap (kemauan) pelaku utama

tentang penggunaan varietas unggul berlabel masih

kurang

Mekar Tani

Analisa Usaha Tani Padi

Ceramah Diskusi Simulasi

1X 7

Poktan Juli 2021 Swadaya PPL Poktan PPL

Media : Peta Singkap Slid Sound

5.

Pelaku utama yang menggunakan

varietas unggul berlabel baru

75% di tahun 2020

Pelaku utama yang menggunakan

varietas unggul berlabel meningkat 85% di tahun

2021

Sikap (kemauan) pelaku utama

tentang penggunaan varietas unggul berlabel masih

kurang

Ngesti Rahayu

Varietas unggul berlabel benih

padi

Ceramah Diskusi Kaji terap

1X 7

Poktan

Agustus

2020 Swadaya PPL Poktan

PPL

Media : Spesimen

Vlog Video Pendek

Sound Slide

6.

Pelaku utama yang menggunakan pupuk organik /

kompos baru 50% di tahun

2020

Pelaku utama yang menggunakan pupuk orgaik/

kompos meningkat 85%

di tahun 2021

Pelaku utama belum mau menggunakan pupuk organik

Sumber Mina

Manfaat penggunaan

pupuk organik

Kaji terap Studi

banding 2X 7

Poktan Sept 2021 Swadaya PPL Poktan PPL

Media : Peta singkap,

Poster Analisa Usaha

JAGUNG

1.

Pelaku utama yang terampil menggunakan cornsealer alam pasca panen Jagung baru 45% di tahun

2020

Pelaku utama yang terampil menggunakan

cornsealer dalam pascapanen

jagung meningkat 75%

di tahun 2021

Pelaku utama belum mengetahui

cara menggunakan

cornsealer dalam pascapanen

jagung

Sido Rukun

Petunjuk teknis menggunakan cornsealer

untuk panen jagung

Ceramah Diskusi Simulasi Studi Banding

2X 9 Poktan Oktober

2021 Swadaya PPL Poktan

PPL

Media : Vlog Video Pendek Spesimen

2. Hotikultura

1.

Produktivitas hasil panen bawang merah menurun di tahun

2020

Meningkatnya hasil panen bawang merah di

tahun 2021

Kesadaran pelaku utama

dalam menggunakan pupuk organik masih kurang dan ketersediaan

pupuk organik cair masih

terbatas

Rukun Makmur

Pembuatan dan Pengaplikasian Pupuk Organik

Cair

Diskusi Kelompok Demonstrasi

Cara

2X 9

Poktan Okt 2021 Swadaya PPL Poktan

PPL

Media : Folder Audio Visual

2.

Pelaku utama yang mampu mengendalikan OPT tanaman Mangga baru 30% di tahun

2020

Pelaku utama yang mampu mengendalikan OPT pada tanaman Mangga

meningkat 50%

di tahun 2021

Pelaku utama belum mengetahui

manfaat pengendalian

OPT pada tanaman Mangga

Mekar Tani

OPT tanaman Mangga

Ceramah Diskusi Kaji

terap

2X 9

Poktan Nopember 2021

Swadaya PPL Poktan

PPL

Media : Sound slide Video Pendek Vlog

Spesimen

3.

Pelaku utama yang melakukan

introduksi pangan olahan

baru 10% di tahun 2020

Pelaku utama yang mau melakukan

introduksi pangan olahan meningkat 30%

di tahun 2021

Pelaku utama belum mengetahui

teknik pembuatan aneka pangan

olahan

Dewi Sri Aneka Pangan Olahan

Ceramah Diskusi Simulasi

2X 9

Poktan Dese

2021 Swadaya PPL Poktan PPL

Media : Sound Slide Vlog Video pendek

3. Peternakan

1.

Pelaku utama yang melakukan

vaksinasi Flu Burung / AI pada ternak unggas baru 55% di tahun

2020

Pelaku utama yang melakukan

vaksinasi Flu Burung / AI

pada ternak unggas meningkat 100%

di tahun 2021

Pelaku utama belum mampu memberikan vaksinasi Flu Burung / AI pada ternak ungassnya

sendiri

Sumber Mina

Teknik Vaksinasi pada Ternak Unggas yang

baik

Ceramah Diskusi Kaji terap

1X 9

Poktan Juni 2021 Swadaya PPL Poktan PPL

Media : Sound Slide

Vlog Video Pendek

2.

Pelaku utama yang memanfaatkan

chopper dan hammermild untuk pembuatan

pakan baru 10%

di tahun 2020

Pelaku utama yang memanfaatkan

chopper dan hammermild

untuk pembuatan pakan meningkat

35% di tahun 2021

Pelaku utama belum mengetahui pemanfaatan chopper dan hammermild

untuk efektifitas dan efisiensi dalam

beternak

Tani Mulyo

Analisa usaha dalam pembuatan pakan ternak

Ceramah Diskusi Simulasi ANjangsana

1X 9

Poktan Juli 2021 Swadaya PPL Poktan PPL

Media : Sound Slide

Vlog Video Pendek

Studi Banding

Lampiran 2. Hasil Uji Laboratorium Pupuk Organik Cair

Lampiran 3. Tabel Annova Tinggi Tanaman Bawang Merah a. Tinggi Tanaman 7 HST

Tests of Normality

Perlakuan Kolmogorov-Smirnov(a) Shapiro-Wilk

Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Tinggi_7HST P1 .258 6 .200(*) .940 6 .659

P2 .172 6 .200(*) .957 6 .798

P3 .227 6 .200(*) .894 6 .340

P4 .204 6 .200(*) .918 6 .493

* This is a lower bound of the true significance.

a Lilliefors Significance Correction

Test of Homogeneity of Variances Tinggi_7HST

Levene

Statistic df1 df2 Sig.

.841 3 20 .487

Tests of Between-Subjects Effects Dependent Variable: Tinggi_7HST

Source

Type III Sum

of Squares df Mean Square F Sig.

Corrected Model 4.353(a) 8 .544 3.488 .018

Intercept 4592.667 1 4592.667 29440.171 .000

Perlakuan .920 3 .307 1.966 .162

Ulangan 3.433 5 .687 4.402 .011

Error 2.340 15 .156

Total 4599.360 24

Corrected Total 6.693 23

a R Squared = .650 (Adjusted R Squared = .464)

Tinggi_7HST Duncan a,b

Perlakuan

N Subset

1 1

P2 6 13.6000

P1 6 13.7000

P4 6 13.9333

P3 6 14.1000

Sig. .060

Means for groups in homogeneous subsets are displayed.

Based on Type III Sum of Squares

The error term is Mean Square(Error) = .156.

a Uses Harmonic Mean Sample Size = 6.000.

b Alpha = .05.

b. Tinggi Tanaman 14 HST

Tests of Normality

Perlakuan

Kolmogorov-Smirnov(a) Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Tinggi_14HST P1 .262 6 .200(*) .862 6 .195

P2 .164 6 .200(*) .950 6 .739

P3 .122 6 .200(*) .982 6 .961

P4 .204 6 .200(*) .918 6 .493

* This is a lower bound of the true significance.

a Lilliefors Significance Correction

Test of Homogeneity of Variances Tinggi_14HST

Levene

Statistic df1 df2 Sig.

.503 3 20 .685

Tests of Between-Subjects Effects Dependent Variable: Tinggi_14HST

Source

Type III Sum

of Squares df Mean Square F Sig.

Corrected Model 97.513(a) 8 12.189 67.426 .000

Intercept 14200.935 1 14200.935 78554.650 .000

Perlakuan 96.858 3 32.286 178.596 .000

Ulangan .655 5 .131 .725 .615

Error 2.712 15 .181

Total 14301.160 24

Corrected Total 100.225 23

a R Squared = .973 (Adjusted R Squared = .959) Tinggi_14HST Duncan a,b

Perlakuan

N Subset

1 2 3 1

P1 6 21.2667

P2 6 23.8000

P3 6 25.9000

P4 6 26.3333

Sig. 1.000 1.000 .098

Means for groups in homogeneous subsets are displayed.

Based on Type III Sum of Squares

The error term is Mean Square(Error) = .181.

a Uses Harmonic Mean Sample Size = 6.000.

b Alpha = .05.

c. Tinggi Tanaman 21 HST

Tests of Normality

Perlakuan Kolmogorov-Smirnov(a) Shapiro-Wilk

Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Tinggi_21HST P1 .223 6 .200(*) .887 6 .304

P2 .305 6 .086 .842 6 .136

P3 .303 6 .090 .832 6 .111

P4 .239 6 .200(*) .955 6 .784

* This is a lower bound of the true significance.

a Lilliefors Significance Correction

Test of Homogeneity of Variances Tinggi_21HST

Levene

Statistic df1 df2 Sig.

1.361 3 20 .283

Tests of Between-Subjects Effects Dependent Variable: Tinggi_21HST

Source

Type III Sum

of Squares df Mean Square F Sig.

Corrected Model 114.753(a) 8 14.344 31.312 .000

Intercept 22435.935 1 22435.935 48974.876 .000

Perlakuan 107.698 3 35.899 78.364 .000

Ulangan 7.055 5 1.411 3.080 .041

Error 6.872 15 .458

Total 22557.560 24

Corrected Total 121.625 23

a R Squared = .944 (Adjusted R Squared = .913) Tinggi_21HST Duncan a,b

Perlakuan

N Subset

1 2 3 4 1

P1 6 27.7333

P2 6 29.4667

P3 6 31.9000

P4 6 33.2000

Sig. 1.000 1.000 1.000 1.000

Means for groups in homogeneous subsets are displayed.

Based on Type III Sum of Squares

The error term is Mean Square(Error) = .458.

a Uses Harmonic Mean Sample Size = 6.000.

b Alpha = .05.

d. Tinggi Tanaman 28 HST

Tests of Normality

Perlakuan

Kolmogorov-Smirnov(a) Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Tinggi 28HST

P1 .254 6 .200(*) .866 6 .212

P2 .167 6 .200(*) .982 6 .960

P3 .122 6 .200(*) .982 6 .961

P4 .309 6 .076 .887 6 .301

* This is a lower bound of the true significance.

a Lilliefors Significance Correction

Test of Homogeneity of Variances Tinggi_28HST

Levene

Statistic df1 df2 Sig.

6.937 3 20 .002

Tests of Between-Subjects Effects Dependent Variable: Tinggi_28HST

Source

Type III Sum

of Squares df Mean Square F Sig.

Corrected Model 104.533(a) 8 13.067 36.796 .000

Intercept 26374.140 1 26374.140 74270.106 .000

Perlakuan 103.233 3 34.411 96.902 .000

Ulangan 1.300 5 .260 .732 .610

Error 5.327 15 .355

Total 26484.000 24

Corrected Total 109.860 23

a R Squared = .952 (Adjusted R Squared = .926) Tinggi_28HST Duncan a,b

Perlakuan

N Subset

1 2 3 4 1

P1 6 30.6667

P2 6 31.8000

P3 6 34.1000

P4 6 36.0333

Sig. 1.000 1.000 1.000 1.000

Means for groups in homogeneous subsets are displayed.

Based on Type III Sum of Squares

The error term is Mean Square(Error) = .355.

a Uses Harmonic Mean Sample Size = 6.000.

b Alpha = .05.

e. Tinggi Tanaman 35 HST

Tests of Normality

Perlakuan

Kolmogorov-Smirnov(a) Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Tinggi 35HST

P1 .122 6 .200(*) .982 6 .961

P2 .243 6 .200(*) .830 6 .108

P3 .122 6 .200(*) .982 6 .961

P4 .214 6 .200(*) .958 6 .804

* This is a lower bound of the true significance.

a Lilliefors Significance Correction

Test of Homogeneity of Variances Tinggi_35HST

Levene

Statistic df1 df2 Sig.

1.143 3 20 .356

Tests of Between-Subjects Effects Dependent Variable: Tinggi_35HST

Source

Type III Sum

of Squares df Mean Square F Sig.

Corrected Model 215.313(a) 8 26.914 118.507 .000

Intercept

33212.160 1 33212.160 146237.49

5 .000

Perlakuan 214.213 3 71.404 314.403 .000

Ulangan 1.100 5 .220 .969 .468

Error 3.407 15 .227

Total 33430.880 24

Corrected Total 218.720 23

a R Squared = .984 (Adjusted R Squared = .976) Tinggi_35HST Duncan a,b

Perlakuan

N Subset

1 2 3 1

P1 6 33.5000

P2 6 35.0333

P3 6 39.9000

P4 6 40.3667

Sig. 1.000 1.000 .111

Means for groups in homogeneous subsets are displayed.

Based on Type III Sum of Squares

The error term is Mean Square(Error) = .227.

a Uses Harmonic Mean Sample Size = 6.000.

b Alpha = .05.

Lampiran 4.Tabel Annova Jumlah Daun a. Jumlah Daun 7 HST

Tests of Normality

Perlakuan

Kolmogorov-Smirnov(a) Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Daun 7HST

P1 .202 6 .200(*) .962 6 .835

P2 .239 6 .200(*) .930 6 .583

P3 .262 6 .200(*) .858 6 .183

P4 .306 6 .083 .843 6 .137

* This is a lower bound of the true significance.

a Lilliefors Significance Correction

Test of Homogeneity of Variances Daun_7HST

Levene

Statistic df1 df2 Sig.

.585 3 20 .632

Tests of Between-Subjects Effects Dependent Variable: Daun_7HST

Source

Type III Sum

of Squares df Mean Square F Sig.

Corrected Model 4.793(a) 8 .599 .563 .792

Intercept 4304.082 1 4304.082 4043.923 .000

Perlakuan 2.325 3 .775 .728 .551

Ulangan 2.468 5 .494 .464 .797

Error 15.965 15 1.064

Total 4324.840 24

Corrected Total 20.758 23

a R Squared = .231 (Adjusted R Squared = -.179) Daun_7HST

Duncan a,b

Perlakuan

N Subset

1 1

P1 6 13.0667

P2 6 13.1333

P4 6 13.5333

P3 6 13.8333

Sig. .254

Means for groups in homogeneous subsets are displayed.

Based on Type III Sum of Squares

The error term is Mean Square(Error) = 1.064.

a Uses Harmonic Mean Sample Size = 6.000.

b Alpha = .05.

b. Jumlah Daun 14 HST

Tests of Normality

Perlakuan

Kolmogorov-Smirnov(a) Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Daun 14HST

P1 .253 6 .200(*) .911 6 .444

P2 .193 6 .200(*) .971 6 .899

P3 .179 6 .200(*) .967 6 .875

P4 .264 6 .200(*) .913 6 .457

* This is a lower bound of the true significance.

a Lilliefors Significance Correction

Test of Homogeneity of Variances Daun_14HST

Levene

Statistic df1 df2 Sig.

.917 3 20 .451

Tests of Between-Subjects Effects Dependent Variable: Daun_14HST

Source

Type III Sum

of Squares df Mean Square F Sig.

Corrected Model 161.180(a) 8 20.148 16.232 .000

Intercept 13833.602 1 13833.602 11145.145 .000

Perlakuan 160.232 3 53.411 43.031 .000

Ulangan .948 5 .190 .153 .976

Error 18.618 15 1.241

Total 14013.400 24

Corrected Total 179.798 23

a R Squared = .896 (Adjusted R Squared = .841) Daun_14HST Duncan a,b

Perlakuan

N Subset

1 2 3 4 1

P1 6 20.6667

P2 6 22.5000

P3 6 25.5667

P4 6 27.3000

Sig. 1.000 1.000 1.000 1.000

Means for groups in homogeneous subsets are displayed.

Based on Type III Sum of Squares

The error term is Mean Square(Error) = 1.241.

a Uses Harmonic Mean Sample Size = 6.000.

b Alpha = .05.

Dalam dokumen penyuluhan pemanfaatan limbah cangkang (Halaman 96-161)

Dokumen terkait