BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN
5.2 Saran
1. PT Kimia Farma Tbk. harus selalu mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk yang diproduksi baik produk baru maupun produk lama, dan terus melakukan inovasi yang baru untuk menarik minat konsumen.
2. Untuk produk-produk baru yang potensial, kegiatan promosinya harus lebih ditingkatkan dengan strategi yang tepat dalam memasarkannya.
3. Jalur pendistribusiaannya harus ditingkatkan lagi sehingga produknya dapat dijangkau oleh masyarakat luas.
4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan Menambah jumlah tenaga pemasaran Medical Representative di PT Kimia Farma, Tbk.
DAFTAR REFERENSI
Anonim. (2007). PT Kimia Farma (Persero), Tbk.. Jakarta.
Kotler, Philip dan Gary Amstrong. (2008). Prinsip-prinsip Pemasaran Jilid 1.
Jakarta : Prehallindo.
Kotler, Phillip. (1997). Manajemen Pemasaran. Jakarta : Prehallindo.
. (2005). Manajemen Pemasaran edisi 11 Jilid 1. Jakarta : Indeks Tjiptono, Fandy. (1997). Strategi Pemasaran ed II. Yogyakarta : Andi
Yogyakarta.
GAMBAR
Gambar 1 Display Marck’sVenus Gambar 2 Display Fituno
Gambar 3 Display Nature Pristine Gambar 4 Display Nodiar
Gambar 5 Display Magasida
Gambar 6 & 7 Promosi Produk Kimia Farma
LAMPIRAN
Lampiran 1
PROPOSAL RISET
Brand Awareness dan Distribusi Produk Kimia Farma A. Latar Belakang Masalah
Brand Awareness terhadap suatu produk merupakan salah satu indicator yang dapat digunakan untuk menilai apakah promosi yang dilakukan untuk produk tersebut sudah tepat atau belum karena dengan dilakukanya promosi yang tepat, sebuah produk tentu akan lebih dikenal oleh masyarakat dengan begitu, masyarakat akan mengetahui lebuh banyak mengenai informasi yang ingin disampaikan oleh produk tersebut. Melaui informasi-informasi dari suatu produk ini biasanya konsumen akan melihat kelebihan maupun kekurangan produk tersebut dibandingkan dengan produk lainnya. Proses ini tentu akan menentukan apakah konsumen tertarik untuk membeli.Dari brand awareness suatu produk ini biasanya menimbulkan keinginan konsumen untuk mencoba produk tersebut. Dengan adanya keingintahuan konsumen terhadap suatu produk, konsumen akan tertarik untuk mencoba produk yang di tawarkan. Apabila konsumen merasa puas terhadap prodak yang di tawarkan maka dengan sendirinya mereka akan tetap memakai produk tersebut. Selain itu, distribusi juga memiliki peranan penting dalam kegiatan pemasaran. Karena distribusi yang baik dapat mempermudah dan memperlancar penyampaian barang dan jasa dari produsen ke konsumen sehingga penggunaanya sesuai dengan keperluan. Distribusi merupakan aktifitas pemasaran yang mampu menciptakan nilai tambah produk melalui fungsi-fungsi pemasaran.
Oleh sebab itu, kami dari mahasiswa PKL Universitas Indonesia tertarik untuk melakukan survey dan memberikan masukan terhadap produk OTC Kimia Farma, Tbk. Kami melakukan survey mengenai brand awareness dan distribusi dari produk- produk Kimia Farma yang sudah ditentukan di wilayah DKI Jakrta melalui penyebaran kuesioner agar perusahaan bisa mengetahui seberapa besar pengetahuan tentang produk oleh konsumen dan distribusi terhadap produk-produk tersebut di pasaran.
B. Tujuan
Untuk mengetahui seberapa banyak konsumen yang mengetahui produk dan pendistribusian produk Kimia Farma di outlet.
C. Kegunaan
1. Untuk awareness produk dan distrbusi.
2. Sebagai penetapan kebijakan bagi produk OTC Kimia Farma, Tbk.
D. Hipotesa
Konsumen sudah mengetahui produk OTC Kimia Farma, Tbk. dan distribusinya sudah mencapai 80% dari outlet-outlet yang berada di DKI Jakarta.
E. Metodologi
Menggunakan pertanyaan dalam bentuk questioner baik pertanyaan terbuka maupun pertanyaan tertutup sebanyak 250 responden dan 125 outlet di wilayah Jakarta yang terbagi dari wilayah Pusat, Barat, Selatan dan Timur.
F. Sampling plan 1. Populasi
• Responden di wilayah DKI Jakarta 2. Sampling frame
• Fituno untuk laki-laki dan wanita
• Magasida untuk wanita berusia 21 – 35 tahun
• Venus untuk wanita berusi 17+
• Asifit untuk wanita 21 – 35 tahun
• Nodiar untuk pria dan wanita 3. Sampling method
• Random sampling, dimana responden dipilih secara acak dari wilayah DKI Jakarta.
4. Sample size
• 250 responden @ 50 responden dan 125 outlet @ 25 outlet di wilayah DKI Jakarta
G. Proses dan analisis data
Proses dan analisis data menggunakan:
• Menggunakan tabel untuk membuktikan hipotesa
• Metode deskriptif untuk menjelaskan, menguraikan, dan menyimpulkan data-data yang bersifat kualitatif.
H. SDM
Penanggung jawab : Eka Puji Rachmadi (Produk Manager OTC) Ketua tim peneliti : Bram Hik Anugraha
Anggota tim peneliti : Dika Dwi Aditya Ranggi Nivianti Renny Handayani
Tia Oktaviani
I. Material Promo
Pulpen dan dompet Handphone.
J. Jadwal pelaksanaan
Pelaksanaan riset pemasaran:
Tanggal Kegiatan 22 Maret-9 April 2010 Persiapan dan survey
12 April 2010 Pengumpulan data
12 April- 12 Mei 2010 Analisa data dan penyusunan
18 Mei 2010 Presentasi survey
K. Estimasi biaya
Foto copy & print : Rp. 125.000,00 Transportasi per 7 hari :
Magasida @ Rp. 50.000 Rp. 350.000,00 Asifit @ Rp. 50.000 Rp. 350.000,00 Fituno @ Rp. 50.000 Rp. 350.000,00 Venus @ Rp. 50.000 Rp. 350.000,00 Nodiar @ Rp. 50.000 Rp. 350.000,00 Konsumsi 5 orang per 7 hari
@ Rp. 10.000,00 Rp. 350.000,00 +
Total Rp. 2.225.000,00
Demikian proposal in kami buat, terima kasih atas perhatian Ibu dan Bapak.
Dengan hormat,
Bram Hik Anugraha
Mengetahui,
Syaiful Y.S, SE. Eka Puji Rachmadi
Penanggung jawab PM OTC
Menyetujui,
Eva Fairus MM CHP
Lampiran 2
Data Stock Survey
No. Nama Outlet Produk Stock Awal Stock
Akhir Tanggal
Pembelian Keterangan Stempel Magasida
Asifit Fituno Nodiar Venus Magasida
Asifit Fituno Nodiar Venus Magasida
Asifit Fituno Nodiar Venus Magasida
Asifit Fituno Nodiar Venus Magasida
Asifit Fituno Nodiar Venus
Lampiran 3
Daftar Sarana Promosi
Merchandising Kompetitor No. Nama Outlet Produk
Sarana Promo Display Sarana Promo Display
Keterangan
Magasida
Asifit Fituno
Nodiar
Venus
Magasida
Asifit Fituno
Nodiar
Venus
Magasida
Asifit Fituno
Nodiar
Venus
Magasida
Asifit Fituno
Nodiar
Venus
Lampiran 4
Data Kedatangan MSR MSR
No. Nama Outlet
Kedatangan Kapan
Keterangan
Lampiran 5 Nama Outlet
1. Apotek Manjur Jaya 2. Apotek Sumber Rejeki 3. Depot Obat I Care 4. Apotek Kian Jaya 5. Apotek Century Atrium
6. Apotek Sumber Sehat Sejahtera II 7. Apotek Matahari Jaya
8. Toko Obat Sinar 9. Toko Obat Yudha
10. Apotek Sumber Sehat Sejahtera I 11. Toko Obat Sehat
12. Apotek Pujasera 13. Apotek Lie
14. Toko Obat Tenang Saja 15. Apotek Medizone 16. Apotek Roxy 17. Apotek Victory 18. Apotek Mujarab 19. Apotek Budi
20. Toko Obat Sinar Lokasari 21. Apotek K24
22. Apotek New Jakarta
23. Apotek Century Mangga Besar 24. Apotek Dunia Sehat II
25. Apotek Rakyat Diamond 26. Apotek Rakyat Sederhana 27. Apotek Rakyat Sehat I
28. Apotek Rakyat Nico Setiawan 29. Apotek Rakyat Simpati I 30. Apotek Rakyat Simpati II 31. Apotek Rakyat Ikhtiar 32. Apotek Rakyat Sehat II 33. Apotek Era Sehat
34. Apotek Century Kramat Jati 35. Apotek KF 42
36. Toko Obat Sumber Rejeki 37. Apotek Rakyat Fortuna 38. Apotek SGM
39. Toko Obat Sentra Melawai 40. Toko Obat Sukses Jaya 41. Toko Obat Cinta Sehat 42. Toko Obat Sahabat 43. Apotek Restu Ibu 44. Apotek Metro Jaya 45. Toko Obat Sari Wangi 46. Apotek Mira
47. Toko Obat Mahkota 48. Toko Obat Naga Jaya 2 49. Toko Obat Irwan IIb 50. Toko Obat Mahligai Jaya 51. Toko Obat Singgalang Jaya 52. Toko Obat Singgalang Jaya 2 53. Apotek Puji
Toko Kosmetik
1. Tk kosmetik, anonim. ITC Cempaka Mas
2. Abadi kosmetik, ITC Cempaka Mas
3. Cempaka kosmetik, ITC Cempaka Mas
4. Tk Kosmetik, anonim , ITC Cempaka Mas
5. Tulip parfum kosmetik, ITC Cempaka Mas
6. Princess cosmetik, ITC Cempaka Mas lt. dsr blok E no. 336
7. Tk. Fido Jaya Luwes, ITC Cempaka Mas lt. dsr blok E no.
354, pintu barat
8. Global salon kosmetik, ITC Cempaka Mas
9. A mour, ITC Cempaka Mas 10. Beauty cosmetic , ITC Cempaka
Mas lt. dsr blok F no. 497
11. Tk. Vevo, ITC Cempaka Mas lt.
dsr no. 477
12. Suki kosmetik, ITC Cempaka Mas lt. dsr blok F no. 408
13. Cherry cosmetic, , ITC Cempaka Mas
14. Prima mas cosmetic dan parfum, ITC Cempaka Mas lt. II blok F no.
391
15. Prisma beauty, ITC Cempaka Mas 16. Shella beauty, ITC Cempaka Mas 17. Rumah kosmetik, ITC Cempaka
Mas
18. Tk. Kosmetik anonym, ITC Cempaka Mas
19. Tk. Kosmetik anonym, Pasar baru 20. Dian kosmetik, Pasar Baru
21. Beauty The Art, Harco Pasar baru 22. Crante fruit & herbs cosmetic,
Pasar Baru
23. Arwani I & Arwani II, Pasar Baru 24. Kantva, Harco Pasar Baru
25. Century plaza
26. Tk. Yudha, Pasar Senen
27. Apotek K24, Mangga Besar Raya 28. Apotek New Jakarta, Mangga
Besar Raya no. 116 Jakpus
29. Apotek Century, Mangga Besar Raya no. 128 Jakpus
30. Apotek Dunia Sehat, Mangga Besar Raya no. 132 Jakpus 31. Ria cosmetic, lt dsr aks no. 40
Pasar Glodok
32. Nur cosmetic, Pasar Glodok 33. Apotek Rakyat Sederhana, Glodok
City lt.2 no. 46-47, 76-77, Jakbar 34. Sumber Jaya cosmetic, Pasar
Glodok
35. Tk. Kosmetik anonym, Pasar Glodok
36. Tk. Kosmetik A Lin, 37. Tk. Kosmetik 130 A 38. leary cover marcks
39. Tk. Kosmetik sumber baru, 40. Steven Linda Rose cosmetik 41. Tk. Kosmetik anonim, PGC 42. Tk. Kosmetik anonim, PGC 43. Tk. Kosmetik anonim, PGC 44. Bintang kosmetik, PGC 45. Nafa cosmetic, PGC 46. Shafira beauty, PGC
47. New beauty cosmetic, PGC jaktim 48. Mahkota kosmetik, PGC lt. GF no.
126
49. Tk. Kosmetik anonim, PGC 50. Phantera cosmetic, PGC no. 163
zona kuning
51. Tk. Kosmetik anonim, PGC 52. Mega cosmetic, PGC lt. G no. 98
zona kuning
53. Tk. Obat anugrah jual cosmetik, PGC lt. G no. 98
54. Sylvia cosmetic, PGC
55. Tk. Gina , PGC lt. G no. 41-42 56. Tk. Marlen, PGC lt. LG no. 185 57. Phantera cosmetic II, PGC 58. Ratu cosmetic, Sinar Putra Jaya,
PGC
59. Apotek Budi, jln. Mangga besar raya
60. Vicky cosmetic, Blok M Mall pintu masuk timur
61. Tk. Mitra cosmetic & jamu herbal, Blok M Square, jaksel
62. Kosmetik mekar, Blok M Square GF Melawai 5-2 blok Cks no.252 63. New ceria house & beauty, Blok M
Square
64. Sari ayu cosmetic, Blok M square lt. GF Blok C no. 195
65. Tk. Kosmetik, Blok M Square
66. Tk. Anonym, Blok M
67. Apotek Kimia Farma, Jl. Sultan Hasanudin no. 1 Jaksel
68. Cristaline cosmetic & accesories, Blok M square lt Blok C no. 007 69. ITC Mangga Dua, tk Sarana
Agung Cosmetic, lt I blok D 26 jak 70. Jaya Agung, ITC Mangga dua,
blok A no. 104
71. Aromatique cosmetic retail &
whole sales, ITC mangga dua 72. Tk. Kosmetik Indah, ITC mangga
dual t II Blok C no. 41
73. Gema Ria cosmetic, ITC mangga dua lt II blok C no. 112
74. Diamond cosmetic, ITC mangga dua lt. II blok C 23-24
75. La rose, ITC mangga dua 76. Aromatique cosmetic retail &
whole saler
77. Sarana Jaya, ITC mangga dua 78. Sarana jaya, ITC mangga dua 79. Julia Jaya kosmetik, Mall Mangga
dua
80. Tk.kosmetik anonym, Mall Mangga dua
81. Tk. Serba wangi parfum kosmetik lt dasar blok C no. 084-085, pasar pagi
82. Tk. Anna kosmetik, pasar pagi 83. Tk. Kosmetik anonym, pasar pagi 84. A m cosmetik
85. Dika kosmetik, ITC Fatmawati lt 1 86. Lina accesories
87. Tk. Kosmetik anonim, ITC Fatmawati lt 1
88. Donna cosmetics, ITC Fatmawati 89. Lina cosmetic 1, ITC Fatmawati lt
2
90. Lina cosmetic 2, ITC Fatmawati lt 2
91. Tk. Kosmetik Alyssa, Graha Cijantung lt 1
92. Nayla cosmetik, Graha Cijantung lt 1
93. Dian A cosmetik, Graha Cijantung lt 1
94. Kharisma cosmetik, Graha Cijantung lt 1
95. Reyhan cosmetik, Graha Cijantung lt 1
96. Kimia farma apotek, jl Otista 151 A, jakarta timur
97. PGJ, Jati Negara 98. Anonim, Pasar baru 99. Anonim, Jati negara
UNIVERSITAS INDONESIA
PENGARUH STRATEGI PROMOSI MAGASIDA® TERHADAP TINGKAT KESADARAN MEREK MAGASIDA® DI WILAYAH JAKARTA
TUGAS KHUSUS
RENNY HANDAYANI 0706231875
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM PROGRAM DIPLOMA III FARMASI KEKHUSUSAN DISTRIBUSI
PEMASARAN DEPOK JUNI 2010
UNIVERSITAS INDONESIA
PENGARUH STRATEGI PROMOSI MAGASIDA® TERHADAP TINGKAT KESADARAN MEREK MAGASIDA® DI WILAYAH JAKARTA
TUGAS KHUSUS
Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Ahli Madya Farmasi
RENNY HANDAYANI 0706231875
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM PROGRAM DIPLOMA III FARMASI KEKHUSUSAN DISTRIBUSI
PEMASARAN DEPOK JUNI 2010
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ……….……….. i
DAFTAR GAMBAR ... iii DAFTAR TABEL ... iv DAFTAR LAMPIRAN ... v BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ... ... 1 1.2 Tujuan ... 2 BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Sakit Maag
2.1.1 Definisi Maag ... 3 2.1.2 Penyebab Sakit Maag ... 4 2.1.3 Pengelompokan Sakit Maag ... 4 2.2 Antasida
2.2.1 Aluminium Hidroksida ... 5 2.2.2 Magnesium Hidroksida ... 5 2.3 Simetikon ... ... 6 2.4 Strategi Promosi ... 6 2.5 Bauran Promosi
2.5.1 Periklanan ... 7 2.5.2 Penjualan Tatap Muka (Personal Selling) ... 7 2.5.3 Promosi Penjualan (Sales Promotion)... 7 2.5.4 Hubungan Masyarakat (Public Relation)... 8 2.6 Kesadaran Merek ... ... 9 2.7 Analisa SWOT ... 11 2.8 Pengetahuan Produk (Product Knowledge)... 12 BAB 3 METODOLOGI
3.1 Metode Riset ... 13 3.2 Lokasi Riset ... 13 3.3 Desain Riset ... 13 3.4 Pengumpulan Data ... 14 3.5 Analisa Data ... ... 14 BAB 4. HASIL RISET DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Riset
4.1.1 Hasil Riset Konsumen ... ... 15 4.2 Analisa Peluang Pasar ... 25 4.3 STP (Segmentation, targeting, positioning) ... 25 4.3.1 Segmentasi Pasar ... 26 4.3.2 Target Pasar ... 26 4.3.3 Posisi Pasar ... 26 4.4 Analisa Lingkungan ... 26 4.5 Bauran Pemasaran
4.5.1 Produk ... 28
4.5.2 Harga ... 31 4.5.3 Distribusi ………... 32 4.5.4 Promosi ……….... 33 4.6 Kesadaran Merek (Brand Awareness) ………... 37 BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan ... ……….. 41 5.2 Saran .... ………. 42 DAFTAR REFERENSI ………..……….... 43 GAMBAR ……….... 44 LAMPIRAN ………. 47
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Piramida Kesadaran Merek ……… 10 Gambar 2.2 Kemasan Magasida® Suspensi dan Magasida® Tablet ... 12 Gambar 4.1 Merek Obat Sakit Maag yang Diketahui Responden ... 16 Gambar 4.2 Top Of Mind untuk Obat Sakit Maag ... 16 Gambar 4.3 Merek Obat Sakit Maag Sakit Maag yang Sering Responden
Gunakan ... 17 Gambar 4.4 Faktor Pertimbangan Responden dalam Memilih Merek Obat
Sakit Maag ... 18 Gambar 4.5 Responden yang Mengenal Magasida® ... 19 Gambar 4.6 Sumber Informasi Responden dapat Mengenal Magasida®... 19 Gambar 4.7 Responden yang Pernah Menggunakan Magasida® ... 20 Gambar 4.8 Jenis Sediaan Magasida® yang Sering Responden Gunakan ... 20 Gambar 4.9 Tempat Responden Membeli Produk Magasida® ... 21 Gambar 4.10 Pendapat Responden Tentang Kesulitan Mendapatkan Produk
Magasida® ... 21 Gambar 4.11 Hasil Setelah responden Menggunakan Magasida® ... 22 Gambar 4.12 Pendapat Responden Tentang Kemasan Magasida® ... 23 Gambar 4.13 Pendapat Responden Tentang Kesesuaian Produk Magasida®
dengan Harganya ... 23 Gambar 4.14 Pendapat Responden Tentang Rasa Magasida® ... 24 Gambar 4.15 Saluran Distribusi Magasida® ... 32 Gambar 1. Iklan Magasida® Majalah OTC Digest Edisi 45 ... 45 Gambar 2. Iklan Magasida® di Majalah OTC Digest Edisi 44 ... 45 Gambar 3. Miniboard Magasida® di Apotek Era Sehat di
Jl. Dewi Sartika ... 46 Gambar 4. Miniboard Magasida® di Apotek Tunas Sehat di
Jl. Dewi Sartika ... 46 Gambar 5. Brosur Magasida® ... 46 Gambar 6. Display di apotek Kimia Farma Matraman ... 46
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1 Merek Obat Sakit Maag yang Diketahui Responden ………… 15 Tabel 4.2 Top Of Mind untuk Obat Sakit Maag ... 16 Tabel 4.3 Merek Obat Sakit Maag Sakit Maag yang Sering Responden
Gunakan ... 17 Tabel 4.4 Faktor Pertimbangan Responden dalam Memilih Merek Obat
Sakit Maag ... 18 Tabel 4.5 Responden yang Mengenal Magasida® ... 18 Tabel 4.6 Sumber Informasi Responden dapat Mengenal Magasida® ... 19 Tabel 4.7 Responden yang Pernah Menggunakan Magasida® ... 20 Tabel 4.8 Jenis Sediaan Magasida® yang Sering Responden Gunakan ... 20 Tabel 4.9 Tempat Responden Membeli Produk Magasida® ... 21 Tabel 4.10 Pendapat Responden Tentang Kesulitan Mendapatkan Produk
Magasida® ... 21 Tabel 4.11 Hasil Setelah Responden Menggunakan Produk Magasida® ... 22 Tabel 4.12 Pendapat Responden Tentang Kemasan Magasida®...... 22 Tabel 4.13 Pendapat Responden Tentang Kesesuaian Produk Magasida®
dengan Harganya ... 23 Tabel 4.14 Pendapat Responden Tentang Rasa Magasida® ... 24 Tabel 4.15 Feature dan Benefit Produk Magasida® ... 29 Tabel 4.16 Harga-harga Merek Obat Sakit Maag ... 31 Tabel 4.17 Tingkat Kesadaran Merek Magasida® ... 39
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Kuesioner untuk konsumen ………. 48
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kesadaran masyarakat akan kesehatan saat ini semakin meningkat sejalan dengan perkembangan ekonomi, tingkat pendidikan, lingkungan sosial, ilmu pengetahuan dan teknologi. Peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat juga dipengaruhi karena adanya peningkatan berbagai macam penyakit saat ini.
Penyakit maag bukan merupakan penyakit baru di kalangan masyarakat, penyakit maag sering di tandai dengan nyeri ulu hati, mual, muntah, cepat kenyang, nyeri perut. Faktor yang menyebabkan terjadinya penyakit maag yaitu karena banyaknya aktivitas yang dilakukan membuat orang lupa untuk makan secara teratur.
Selain itu, faktor stres juga dapat mempengaruhi kebiasaan makan seseorang. Saat stres, orang cenderung makan sedikit, termasuk kurang sayuran. Mereka memilih mengonsumsi makanan tinggi lemak dan kalori. Stres menyebabkan perubahan hormonal dalam tubuh dan merangsang produksi asam lambung dalam jumlah berlebihan. Akibatnya, lambung terasa sakit,nyeri, mual, mulas, kembung bahkan luka (peptic ulcer). Gejala penyakit maag bisa terjadi pada semua usia, terutama usia di atas 20 tahun. Angka kejadiannya antara 50-60% di masyarakat. Artinya, 1 dari 2 orang pernah mengalami gejala maag. Kondisi inilah yang membuat kebutuhan akan obat maag semakin meningkat.
Oleh karena itu, PT Kimia Farma, Tbk. merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi obat maag yang dibutuhkan oleh masyarakat. Magasida® merupakan suatu merek obat maag yang diproduksi oleh PT Kimia Farma, Tbk. berkhasiat untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung, gastritis, tukak lambung, dan tukak usus dua belas jari dengan gejala-gejala seperti mual, nyeri lambung, nyeri ulu hati, kembung dan perasaan penuh pada lambung (Brosur Magasida®.)
Kebutuhan akan obat maag yang sesuai dengan selera konsumen juga merupakan pertimbangan penting suatu perusahaan dalam memproduksi obat maag. Rasa merupakan salah satu faktor penting tersebut selain khasiat yang cepat karena dengan rasa yang lebih enak atau tidak berasa kapur merupakan keunggulan tersendiri dari suatu produk. Magasida® diproduksi dengan maksud untuk dapat membedakannya dengan merek obat maag yang lain karena Magasida® memiliki keunggulan yaitu memiliki rasa yang lebih enak dengan komposisi yang dapat membantu untuk mengatasi masalah lambung.
Suatu produk tidak akan dapat dikenal oleh masyarakat bila tidak dilakukan suatu promosi oleh perusahaan yang bersangkutan. Karena dengan promosi, masyarakat dapat mengetahui informasi tentang obat serta dapat mengetahui keunggulan obat dan dapat mengenal produk tersebut. Strategi promosi yang tepat dapat membuat masyarakat tertarik untuk membeli produk tersebut. Magasida® bukan merupakan produk baru dari PT Kimia Farma, Tbk. tetapi saat ini dari segi promosi produk ini masih kurang. Ketika Magasida® ini muncul dengan kemasan yang baru, promosi yang dilakukan kurang intensif bila dibandingkan dengan produk kompetitor yang melakukan berbagai macam promosi. Sehingga menyebabkan banyak masyarakat yang kurang menyadari akan keberadaan produk ini. Rendahnya kesadaran akan produk Magasida® ini yang akan sulit untuk mempengaruhi persepsi dan tingkah laku masyarakat agar tertarik untuk membeli produk ini.
Dengan latar belakang tersebut Karya Tulis ini akan membahas mengenai pengaruh strategi promosi Magasida® terhadap tingkat kesadaran merek produk Magasida®.
1.2 Tujuan
Tujuan dari karya tulis ilmiah ini adalah untuk memberikan gambaran umum mengenai produk Magasida® sebagai obat sakit maag dan membahas mengenai pengaruh strategi promosi Magasida® terhadap tingkat kesadaran merek produk Magasida®.
BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Sakit Maag 2.1.1 Definisi Maag
Kata maag berasal dari bahasa Belanda artinya Lambung. Lambung adalah organ pencernaan dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk menyimpan makanan, mencerna dan kemudian mengalirkan ke usus kecil. Di dalam lambung terdapat mukosa lambung, pilorus dan kardia yang mengeluarkan mukus sehingga mukosa lambung tahan akan asam lambung. Sel parietal di fundus dan korpus mengeluarkan HCl dan chief cell mengeluarkan pepsinogen. Pepsinogen dikatalis oleh HCl menjadi pepsin yaitu suatu enzim proteolitik (Tim Penulis Fakultas Kedokteran UI.2007.p.517). Bila terjadi ketidakseimbangan diantara faktor tersebut misal produksi asam yang berlebih atau mucus yang berkurang, maka dapat mengiritasi dinding lambung sehingga terjadi proses peradangan (maag) yang dapat menyebabkan sakit, mulas dan perih pada perut.
Secara medis istilah yang sering digunakan untuk sakit Maag adalah Dispepsia. Dispepsia sendiri didefinisikan sebagai rasa nyeri atau rasa tidak nyaman di sekitar ulu hati. Dispepsia yang paling dikenal adalah radang lambung (gastritis), maupun tukak lambung (peptic ulcer), tergantung dari tingkat keparahan penyakit tersebut. Gastritis terjadi apabila penyakit tersebut hanya menimbulkan radang pada lambung, sedangkan peptic ulcer terjadi apabila penyakit tersebut menimbulkan luka- luka atau yang biasa dikenal dengan tukak lambung atau ulcer. Pasien dengan Dispepsia atau Sakit Maag ini juga biasanya datang dengan keluhan lain seperti rasa mual bahkan sampai muntah. Selain itu bisa juga timbul keluhan-keluhan lain seperti kembung cepat kenyang, nafsu makan yang berkurang, sering sendawa (Nurheti.2009.p.1).
2.1.2 Penyebab Sakit Maag
Penyebab sakit maag antara lain : (Nurheti.2009.p.2-6) 1. Pola makan yang tidak teratur
2. Mengonsumsi makanan yang bersifat iritatif, seperti makanan terlalu asam, pedas.
3. Merokok dan banyak minum kopi dan alkohol 4. Stres yang berlebihan
5. Rusaknya cincin pilorus ( pada bagian bawah empedu), yaitu cincin yang akan mencegah aliran asam empedu ke dalam lambung setelah dilepaskan ke usus kecil. Karena bila terjadi kerusakan atau tidak berfungsi dengan baik maka asam empedu dapat mengelir ke lambung yang dapat menyebabkan peradangan dan gastritis kronik.
6. Terdapat mikroorganisme yang merugikan, seperti infeksi yang disebabkan oleh bakteri, terbanyak Helicobacter pylori. H.pylori berkoloni pada lapisan terdalam lapisan mukosa yang merupakan pelindung dari mukosa lambung dan mengganggu fungsinya sebagai pelindung.
7. Mengkonsumsi obat-obatan penghilang nyeri dalam jangka waktu yang lama seperti obat AINS (aspirin) yang dapat menurunkan sistem pertahanan gastroduodenal sehingga meningkatkan sifat korosif dari pepsin dan HCl.
2.1.3 Pengelompokan Sakit Maag
Penyakit maag dibagi menjadi dua, yakni penyakit maag (dispepsia) fungsional dan penyakit maag (dispepsia) organik. Dispepsia fungsional adalah apabila pada pemeriksaan endoskopi, ultrasonografi, dan pemeriksaan laboraturium tidak ditemukan penyebab lain dari penyakit maag tersebut. Maag fungsional berhubungan erat dengan faktor psikis. Berbagai penelitian telah membuktikan adanya hubungan faktor fungsional dengan faktor stres yang dialami oleh penderita, terutama faktor kecemasan (Nurheti.2009.p.9).
Dispepsia organik ditetapkan jika dalam pemeriksaan endoskopi ditemukan kelainan pada organ lambung. Berbagai penyakit saluran cerna atas dapat ditemukan
pada saat pemeriksaan endoskopi adalah luka pada kerongkongan serta luka tukak pada lambung dan usus 12 jari. Selain itu, adanya polip atau tumor ganas pada pemeriksaan endoskopi pasien dengan keluhan sakit maag juga merupakan sakit maag organik. Walaupun secara statistik adanya tumor pada saluran cerna bagian atas kemungkinannya kurang dari 1%. (Nurheti.2009.p.9)
2.2 Antasida
Antasida ialah obat yang menetralkan asam lambung sehingga berguna untuk menghilangkan nyeri maag atau tukak peptik. Antasida bekerja tidak dengan mengurangi volume HCl yang dikeluarkan lambung, tetapi dengan cara peninggian pH yang akan menurunkan aktifitas dari pepsin. Mula kerja antasida sangat bergantung pada kelarutan dan kecepatan netralisasi asam, sedangkan kecepatan pengosongan lambung sangat menentukan masa kerjanya. (Tim Penulis Fakultas Kedokteran UI.2007.p.518-519)
2.2.1 Aluminium Hidroksida (Al(OH)3)
Al (OH)3 + 3 HCl AlCl 3 + 3H2O
Daya menetralkan asam lambungnya lambat, tetapi memiliki masa kerja yang lebih panjang. Al(OH)3 bukan merupakan obat yang unggul bila dibandingkan dengan obat yang tidak larut lainnya. Antasida ini mengabsorbsi pepsin dan menginaktivasinya. Efek samping yang paling utama dari antasida ini ialah konstipasi. Ini dapat diatasi dengan memberikan antasida garam Mg. Sifat Aluminium Hidroksida antara lain : adstringen (ion Al juga dapat mengikat protein), demulsen yg dapat melindungi ulkus dari HCl dan pepsin, adsorben (zat yg secara lokal dpt menyerap toksin dan gas).
2.2.2 Magnesium Hidroksida (Mg (OH)2)
Magnesium Hidroksida digunakan sebagai katartik dan antasida. Obat ini praktis tidak larut dan tidak efektif sebelum obat ini bereaksi dengan HCl membentuk Mg2Cl3. Magnesium hidroksida yag tidak beraksi akan tetap berada dalam lambung dan akan menetralkan HCl yang disekresi belakangan sehingga masa kerjanya lama.
Antasida ini dan natrium bikarbonat sama efektif dalam hal menetralkan HCl.