• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENUTUP

B. Saran

Berdasarkan hasil analisis, peneliti mengemukakan saran-saran sebagai berikut:

1. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai petunjuk bagi sekolah untuk meningkatkan kemampuan pemcahan masalah matematis siswa, sehingga perlu dilakukan upaya untuk melatih self confidence siswa.

2. Kepada peneliti lain yang akan melakukan penelitian tentang kemampuan pemecahan masalah matematis siswa supaya mengambil aspek tinjauan yang berbeda dan juga jika melakukan penelitian secara offline akan lebih memudahkan peneliti.

DAFTAR PUSTAKA

Alwan dkk, “Faktor-faktor yang Mendorong Siswa MIA SMAN Mengikuti Bimbingan Belajar Luar Sekolah di Kecamatan Telanaipura Kota Jambi”, Jurnal Edukasi Fisika, Vol. 2, Nomor 1, Juli 2017.

Ar-Ra’d [13]: 11

Asrullah Syam dan Amri, “Pengaruh Kepercayaan Diri (Self Confidence) Berbasis Kaderisasi IMM terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa”, Jurnal Biotek, Vol. 5, Nomor 1, Juni 2017.

Ayu Rezki Rani, “Profil Pemecahan Masalah Berbentuk Open Ended Pada Materi Lingkaran pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Pangkaje”, (Skripsi, Universitas Negeri Makassar, Makassar, 2017).

Baharudin All Habsy, “Seni Memahami Penelitian Kualitatif dalam Bimbingan dan Konseling: Studi Literatur”, JURKAM, Vol. 1, Nomor 2, Agustus 2017.

Dewi Patmalasari dkk, “Karakteristik Tingkat Kreativitas Siswa yang Memiliki Disposisi Matematis Tinggi dalam Menyelesaikan Soal Matematika”, JIPM, Vol. 6, Nomor 1, September 2017.

Elinda Sri Septiani dan Elis Nurhayati, “Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) Peserta Didik melalui Model Problem Based Learning (PBL)”, Porsiding Seminar Nasional dan Call for Papers, Januari 2019.

Gaza Ahmad Malik Akbar, “Analisis Kemampuan Penalaran dan Self Confidence Siswa dalam Materi Peluang”, Journal On Education, Vol. 1, Nomor 1, Desember 2018.

Iswahyudi, “Pengaru Percaya Diri dan Pengendalian Emosi Diri terhadap Efikasi Guru Dimoderasi Idealisasi Pengaruh di SMP Negeri Kecamatan Juwana Kabupaten Pati”, September 2016.

John W. Santrock, Psikologi Pendidikan, terj. Tri Wibowo BS, (Jakarta:

Pranamedia Group, 2004), cet. Ke-2.

Lilis Setianingsih dan Riawan Yudi Purwoko, “Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Open Ended”, Jurnal Review Pembelajaran Matematika, Vol. 4, Nomor 2, Desember 2019.

Maya Nurfitriyanti, “Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matenatika”, Jurnal Formatif, Vol. 6, No. 2, Desember 2016.

Misabahuddin dan Iqbal Hasan, Analisis Data Penellitian dengan Statistik Edisi Ke-2, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2014).

Monawarah dkk, “Identifikasi Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Sudut Pusat dan Sudut Keliling Lingkaran di mts Langsa”, JIMPMA, Vol. 1, No. 2, Oktober 2018.

Muh. Ekhsan Rifai, Pentingnya Kepercayaan Diri dan Dukungan Keluarga dalam Kecemasan Matematika, (Sukoharjo: CV Sindunata, 2018), cet. Ke-2.

Netriwati, “Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Teori Polya Ditinjau dari Pengetahuan Awal Mahasiswa IAIN Raden Intan Lampun”, Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, Vol. 7, Nomor 2, Juni 2016.

Nur Hidayah, “Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis ditinjau dari Self Confidence Siswa kelas X MA Al- Asror Kota Semarang”, (Skripsi, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo, Semarang, 2019).

Padillah Akbar dkk, “Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah dan Disposisi Matematik Siswa Kelas XI SMA Putra Juang dalam Materi Peluang”,

Journal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, Vol. 2, Nomor 1, Mei 2018.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah,

Senja Noviani Dewi dkk, “Hubungan antara Self Confidence terhadap Matematika dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Lingkaran”, JPMI, Vo. 7, Nomor 2, Mei 2018.

Sudaryono.Metode Penelitian Pendidikan, (Jakarta: Prenadamedia Group, 2016).

Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2009.

Susilowati, “Kegiatan Humas Indonesia Bergerak di Kantor Pos Depok II dalam Meningkatkan Citra Instansi pada Publik Eksternal”, Vol. VIII, Nomor 2, Sepetember 2017.

Syaharuddin, “Deskripsi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dalam Hubungannya dengan Pemahaman Konsep ditinjau dai Gaya Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 4 Binamu Kabupaten Jeneponto”, (Tesis, Universitas Negeri Makassar, Makassar, 2016).

Syela Priyastutik dkk, “Pengaruh Kemandirian dan Konsep Diri terhadap Pemecahan Masalah Matematika Siswa”, JKPM, Vol. 4, No. 1, Desember 2018.

Umrana dkk, “Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa ditinjau dari Gaya Belajar Siswa”, Jurnal Pembelajaran Berfikir Matematika, Vol. 4, Nomor 1, Mei 2019.

Vina Herviani dan Angky Febriansyah, “Tinjauan atas Proses Penyusunan Laporan Keuangan pada Young Enterpreneur Academy Indonesia Bandung”, Jurnal Riset Akutansi, Vol. VIII, Nomor 2, Oktober 2016.

Yesi Sapitri dkk, “Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Open Ended pada Materi Lingkaran ditinnjau dari Minat Belajar”, Variabel, Vol. 2, No. 1, Februari 2019 Zaenal Muh Ramdan dkk, “Analisis Self Confidence terhadap Kemampuan

Pemecahan Maslaah Matematis Siswa SMK pada Materi Barisan dan Deret’, Vol. 7, No. 2, 2018.

Zahriah dkk, “Penerapan Pemecahan Masalah Polya untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Idan Hasil belajar pada Materi Vektor di SMAN 1 Darul Imarah”, Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, Vol. 4, No. 2, Juni 2016.

LAMPIRAN

Lampiran 1

Daftar Nama dan Kode Siswa Kelas Penelitian

No Kode

1 APA

2 AA

3 AF

4 PW

5 RAC

6 DRF

7 HD

8 HB

9 IP

10 KFA

11 LNA

12 NY

13 RM

14 SKA

15 WL

Lampiran 2

KISI-KISI SOAL TES KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Nama Sekolah : SMP IT Al-Kamal NW

Pokok Bahasan : Bangun Ruang Sisi Datar Prisma dan Limas Bidang Studi : Matematika

Kelas/Semester : VIII/2

Kompetensi Dasar : 3.9 Menentukan luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma dan limas

3.11 Menaksir dan menghitung luas permukaan dan volume bangun ruang yang tidak beraturan dengan menerapkan geometri dasarnya

Indikator Soal Indikator Pemecahan Masalah

Soal No

Soal

Bobot Soal Siswa dapat

menentukan ukuran sisi alas dan tinggi prisma jika diketahui luas

permukaannya.

 Memahami Masalah

 Merencanakan Pemecahan

 Melakukan Rencana

 Memeriksa Kembali Pemecahan

Sebuah prisma segiempat dengan alas berbentuk persegi memiliki luas permukaan minimal 80 𝑐𝑚2 dan maksimal 100 𝑐𝑚2. Hitunglah ukuran sisi alas dan tinggi

prisma yang

1 50

mungkin.

Siswa dapat menentukan ukuran tinggi prisma jika diketahui volume dan

perbandingan sisi alasnya.

 Memahami Masalah

 Merencanakan Pemecahan

 Melakukan Rencana

 Memeriksa Kembali Pemecahan

Sebuah prisma segiempat dengan alas berbentuk belah ketupat memiliki volume 480 𝑐𝑚3. Alas prisma memiliki perbandingan

diagonal 𝑑1 dan 𝑑2 adalah 5: 2. Dengan ukuran alas prisma yang berbeda dan volume prisma tersebut, hitunglah kemungkinan ukuran tinggi prisma.

2 50

Lampiran 3

Soal Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Nama Sekolah : SMP IT Al-Kamal NW

Kelas/ Semester : VIII/ Genap Waktu : 90 menit

Petunjuk:

1. Tulislah nama dan kelas dalam lembar jawaban!

2. Soal dikerjakan secara individu dan close book!

3. Soal dikembangkan dengan open ended question yang artinya akan ada beberapa kemungkinan jawaban untuk 1 soal

4. Cek kembali kebenaran jawaban sebelum lembar jawaban dikumpulkan!

Soal:

1. Sebuah prisma segiempat dengan alas berbentuk persegi memiliki luas permukaan minimal 80 𝑐𝑚2 dan maksimal 100 𝑐𝑚2. Hitunglah ukuran sisi alas dan tinggi prisma yang mungkin.

2. Sebuah prisma segiempat dengan alas berbentuk belah ketupat memiliki volume 480 𝑐𝑚3. Perbandingan diagonal 𝑑1 dan 𝑑2 adalah 5: 2. Dengan ukuran alas prisma yang berbeda dan volume prisma tersebut, hitunglah kemungkinan ukuran tinggi prisma.

Lampiran 4

Kunci Jawaban Soal Tes Pemecahan Masalah Matematika

NO Penyelesaian Skor Kemampuan Pemecahan

Masalah 1. Memahami Masalah

Diketahui:

- Luas permukaan 100 𝑐𝑚2

- Alas prisma segiempat berbentuk persegi Ditanya: Ukuran sisi alas dan tinggi prisma?

Merencanakan dan Melaksanakan Perhitungan A. Kemungkinan 1

𝐿𝑝 𝑃𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎 = 100 𝑐𝑚2

Misalnya diambil ukuran sisinya dengan alas persegi adalah 2 𝑐𝑚, maka

𝐿𝑝 𝑃𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎 = 2 × 𝑙𝑢𝑎𝑠 𝑎𝑙𝑎𝑠 𝑝𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎 + (𝑘𝑒𝑙𝑖𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑎𝑙𝑎𝑠 𝑝𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎

× 𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑖 𝑝𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎)

𝐿𝑝 𝑃𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎 = 2 × (𝑠 × 𝑠) + (4 × 𝑠) × 𝑡 100 = 2 × (2 × 2) + (4 × 2) × 𝑡 100 = 2 × 4 + 8𝑡

100 − 8 = 8𝑡 92

8 = 𝑡 11,5 = 𝑡

Memahami Masalah

0: Tidak menuliskan informasi yang diketahui/ditanyakan 1: Mampu menuliskan diketahui/

ditanyakan/ sketsa/model akan tetapi kurang lengkap atau salah satunya salah 2: Menuliskan informasi dengan

lengkap dan benar

Menyusun Rencana

Penyelesaian

0: Tidak menuliskan strategi/

cara menyelesaikan permasalahan

1: Menuliskan strategi/cara penyelesaian tetapi salah 2: Menuliskan strategi/ cara

penyelesaian benar tetapi kurang lengkap

3: Menuliskan strategi/ cara penyelesaian dengan benar dan lengkap

Menyelesaikan

B. Kemungkinan 2 𝐿𝑝 𝑃𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎 = 100 𝑐𝑚2

Misalnya diambil ukuran sisinya dengan alas persegi adalah 4 𝑐𝑚, maka

𝐿𝑝 𝑃𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎 = 2 × (𝑠 × 𝑠) + (4 × 𝑠) × 𝑡 100 = 2 × 16 + 16𝑡

100 − 32 = 16𝑡 68 16 = 𝑡 4,25 = 𝑡 C. Kemungkinan 3

𝐿𝑝 𝑃𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎 = 80 𝑐𝑚2

Misalnya diambil ukuran sisinya dengan alas persegi adalah 2 𝑐𝑚, maka

𝐿𝑝 𝑃𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎 = 2 × (𝑠 × 𝑠) + (4 × 𝑠) × 𝑡 80 = 2 × 8 + 8𝑡

80 − 16 = 8𝑡 64

8 = 𝑡 8 = 𝑡 Menyimpulkan A. Kemungkinan 1

Jadi, ukuran sisi alas prisma segiempat dengan alas berbentuk persegi adalah 2 𝑐𝑚 dan tinggi prisma

Rencana Penyelesaian

0: Menyelesaikan masalah secara langsung tanpa menggunakan cara

1: Menyelesaikan masalah menggunakan cara, tetapi langkah masih belum jelas/

tidak tepat

2: Langkah penyelesaian sudah benar tetapi proses menghitung masih kurang tepat

3: Prosedur yang digunakan dan hasil yang diperoleh sudah tepat

Menyimpulkan

0: Tidak memeriksa kembali dan menulis kesimpulan penyelesaian masalah 1: Memeriksa kembali dan

menuliskan kesimpulan tetapi kurang tepat

2: Memeriksa kembali dan menuliskan kesimpulan dengan benar

adalah 11,5 𝑐𝑚 dengan luas permukaan 100 𝑐𝑚2. Periksa kembali:

𝐿𝑝 𝑃𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎 = 2 × (𝑠 × 𝑠) + (4 × 𝑠) × 𝑡 𝐿𝑝 = 2 × 4 + 8 × 11,5 = 100 B. Kemungkinan 2

Jadi, ukuran sisi alas prisma segiempat dengan alas berbentuk persegi adalah 4 𝑐𝑚 dan tinggi prisma adalah 4,25 𝑐𝑚 dengan luas permukaan 100 𝑐𝑚2. Periksa kembali:

𝐿𝑝 𝑃𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎 = 2 × (𝑠 × 𝑠) + (4 × 𝑠) × 𝑡 𝐿𝑝 = 2 × 16 + 16 × 4,25 = 100 C. Kemungkinan 1

Jadi, ukuran sisi alas prisma segiempat dengan alas berbentuk persegi adalah 2 𝑐𝑚 dan tinggi prisma adalah 8 𝑐𝑚 dengan luas permukaan 80 𝑐𝑚2.

Periksa kembali:

𝐿𝑝 𝑃𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎 = 2 × (𝑠 × 𝑠) + (4 × 𝑠) × 𝑡 𝐿𝑝 = 2 × 4 + 8 × 8 = 80 2. Memahami Masalah

Diketahui:

- Volume prisma = 480 𝑐𝑚3

- Alas berbentuk belah ketupat dengan perbandingan diagonal 𝑑1 dan 𝑑2 adalah 5: 2

Ditanya: Kemungkinan ukuran tinggi prisma?

Luas belah ketupat = (12× 𝑑1× 𝑑2)× tinggi

Volume prisma = (alas × tinggi) × tinggi prisma Merencanakan dan Melaksanakan Perhitungan A. Kemungkinan 1

Volume prisma = 480 𝑐𝑚3

Misalkan alas belah ketupat 5 dan tingginya 2, Maka : Volume prisma =(12× 𝑑1 × 𝑑2) × tinggi prisma

480 = (1

2 × 5 × 2) × 𝑡 480 = 5𝑡

96 = 𝑡 B. Kemungkinan 2 Volume prisma = 480 𝑐𝑚3

Misalkan belah ketupat 10 dan tingginya 4, Maka : Volume prisma =(12× 𝑑1 × 𝑑2) × tinggi prisma

480 = (1

2 × 10 × 4) × 𝑡 480 = 20𝑡

24 = 𝑡 C. Kemungkinan 3 Volume prisma = 480 𝑐𝑚3

Misalkan alas belah ketupat 15 dan tingginya 6, Maka :

Volume prisma =(12× 𝑑1 × 𝑑2) × tinggi prisma 480 = (1

2 × 15 × 6) × 𝑡 480 = 45𝑡

10,67 = 𝑡 Menyimpulkan

A. Kemungkinan 1

Jadi, kemungkinan ukuran tinggi prisma adalah 96 𝑐𝑚 dengan perbandingan 𝑑1 dan 𝑑2, 5 𝑐𝑚 dan 2 𝑐𝑚. Periksa kembali:

Volume prisma =(12× 𝑑1 × 𝑑2) × tinggi prisma 𝑉 = (1

2 × 5 × 2) × 96 = 480 B. Kemungkinan 2

Jadi, kemungkinan ukuran tinggi prisma adalah 24 𝑐𝑚 dengan perbandingan 𝑑1 dan 𝑑2, 10 𝑐𝑚 dan 4 𝑐𝑚. Periksa kembali:

Volume prisma =(12× 𝑑1 × 𝑑2) × tinggi prisma 𝑉 = (1

2 × 10 × 4) × 24 = 480 C. Kemungkinan 3

Jadi, kemungkinan ukuran tinggi prisma adalah 10,67 𝑐𝑚 dengan perbandingan 𝑑1 dan 𝑑2,15 𝑐𝑚 dan 6 𝑐𝑚.

Periksa kembali:

Volume prisma =(12× 𝑑1 × 𝑑2) × tinggi prisma 𝑉 = (1

2 × 15 × 6) × 10,67 = 480

Lampiran 5

Pedoman Penskoran Tes

Rubrik Penilaian Skor

Kemampuan

Memahami Masalah

Tidak menuliskan informasi yang diketahui 0 Mampu menuliskan diketahui/ ditanyakan/

sketsa/model akan tetapi kurang lengkap atau salah satunya salah

1

Menuliskan informasi dengan lengkap dan benar 2 Kemampuan

merencanakan strategi atau ide-ide untuk menyelesaikan masalah

Tidak menuliskan strategi/ cara menyelesaikan permasalahan

0 Menuliskan strategi/ cara penyelesaian tetapi salah 1 Menuliskan strategi/ cara penyelesaian benar tetapi

kurang lengkap

2 Menuliskan strategi/ cara penyelesaian dengan

benar dan lengkap

3 Kemampuan

menyelesaikan masalah menggunakan rencana atau strategi

Menyelesaikan masalah secara langsung tanpa menggunakan cara

0 Menyelesaikan masalah menggunakan cara, tetapi

langkah masih belum jelas/ tidak tepat

1 Langkah penyelesaian sudah benar tetapi proses

menghitung masih kurang tepat

2 Prosedur yang digunakan dan hasil yang diperoleh

sudah tepat

3 Kemampuan

mengevaluasi atau mengoreksi kembali jawaban

Tidak memeriksa kembali dan menulis kesimpulan penyelesaian masalah

0 Memeriksa kembali dan menuliskan kesimpulan

tetapi kurang tepat

1 Memeriksa kembali dan menuliskan kesimpulan

dengan benar

2

Skor Maksimum Soal 10

Lampiran 6

Kisi-kisi Angket self Confidence

Variabel Indikator Nomor Item Jumlah

Item

(+) (-)

Self

Confidence

Percaya pada

kemampuan sendiri 1 2,3 3

Bertindak mandiri dalam mengambil keputusan

4,5 6,7 4

Memiliki konsep diri

yang positif 8,9 10,11 4

Berani mengemukakan

pendapat 12,13,14 15,16 5

Jumlah Item 16

Lampiran 7

ANGKET SIKAP SELF CONFIDENCE

Nama : No. absen :

Petunjuk Pengisian!

1. ISilah terlebih dahulu identitas ananda (nama dan no. absen) 2. Bacalah setiap pernyataan dengan seksama

3. Pilih jawaban pernyataan dengan memberikan tanda centang pada alternative jawaban yang paling sesuai dengan keadaan ananda

Keterangan:

SS : Sangat Setuju ST : Setuju

RG : Ragu-ragu TS : Tidak Setuju STS : Sangat Tidak Setuju

No Pernyataan Pendapat

SS ST RG TS STS 1. Saya yakin dapat berbicara di depan kelas

ketika harus menjelaskan materi pelajaran 2. Saya merasa bayangan kegagalan

menghantui diri saya

3. Saya merasa orang lain lebih mampu 4. Saya berusaha bersikap dewasa dalam

menyelesaikan suatu masalah

5. Saya menyelesaikan tugas tanpa bantuan orang lain

6. Saya meminta pendapat teman terlebih dahulu ketika akan menyelesaikan tugas yang sulit

7. Saya merasa bergantung pada orang lain 8. Saya dapat meninjau kembali kegagalan

yang diperoleh sebelumnya

9. Saya merasa optimis dengan apa yang saya kerjakan pasti berjalan lancar

10. Saya memahami bahwa kegagalan selalu dapat terjadi

11. Saya merasa tidak disenangi oleh orang lain

12. Ketika ada mata pelajaran yang tidak saya mengerti, saya mencoba memberanikan diri untuk bertanya

13. Saya berani memberikan pendapat ketika berdiskusi

14. Saya berani menanyakan sesuatu yang

tidak sesuai dengan apa yang saya ketahui 15. Saya merasa takut ketika diminta untuk

berpendapat

16. Saya malu ketika berbicara atau tampil sendirian

Lampiran 8

Contoh Hasil Angket Self Confidence di google form

Lampiran 9

Pedoman Penskoran Angket No Alternatif jawaban Item poitisf

(+)

Item Negatif (-)

1 Sangat Setuju (SS) 5 1

2 Setuju (ST) 4 2

3 Ragu-ragu (RG) 3 3

4 Tidak Setuju (TS) 2 4

5 Sangat Tidak Setuju (STS) 1 5

Skor maksimum per item 5 5

Lampiran 10

Perhitungan Klasifikasi Angket

No Kode Jumlah (X) X^2

1 APA 44 1936

2 AA 48 2304

3 AF 50 2500

4 PW 63 3969

5 RAC 48 2304

6 DRF 51 2601

7 HD 54 2916

8 HB 55 3025

9 IP 51 2601

10 KFA 61 3721

11 LNA 45 2025

12 NY 48 2304

13 RM 61 3721

14 SKA 66 4356

15 WL 51 2601

Jumlah Skor Semua

Siswa 796 42884

Mencari Mean:

𝑋̅ = ∑ 𝑋 𝑁 𝑋̅ = 796

15 𝑋̅ = 53,06 Mencari SD:

𝑆𝐷 = √∑ 𝑋2 𝑁 − (

∑ 𝑋 𝑁 )

2

𝑆𝐷 = √4288415 − ( 796

15 )

2

𝑆𝐷 = √2858.933333 − (53,06)2 𝑆𝐷 = √2858.933333 − 2815.3636 𝑆𝐷 = √43.569733

𝑆𝐷 = 6,6 Klasifikasi

Kelompok Tinggi Kelompok Sedang Kelompok Rendah 𝑋 ≥ 𝑋̅ + 1. 𝑆𝐷

𝑋 ≥ 53,06 + 6,6 𝑋 ≥ 59,66

𝑋̅ − 1. 𝑆𝐷 ≤ 𝑋 < 𝑋̅ + 1. 𝑆𝐷 53,06 − 6,6 ≤ 𝑋 < 53,06 + 6,6

46.46 ≤ 𝑋 < 59,66

𝑋 < 𝑋̅ − 1. 𝑆𝐷 𝑋 < 53,06 − 6,6

𝑋 < 46.46

Sumber: Misabahuddin dan Iqbal Hasan, Analisis Data Penellitian dengan Statistik Edisi Ke-

2, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2014).

Lampiran 11

Klasifikasi Hasil Angket

No Nama Butir Angket

Jumlah Kriteria 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

1 APA 3 2 2 3 1 2 3 2 3 2 3 5 4 4 2 3 44 Kategori Rendah

2 AZ 3 5 2 4 2 2 4 4 2 2 2 3 3 4 2 4 48 Kategori Sedang

3 AF 4 3 2 4 2 2 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 50 Kategori Sedang

4 BP 4 4 4 5 5 3 5 4 3 2 3 5 5 5 3 3 63 Kategori Tinggi

5 RAC 4 2 2 4 4 2 2 4 4 2 2 4 4 4 2 2 48 Kategori Sedang

6 DRF 3 5 2 5 3 1 3 3 4 1 5 4 4 3 2 3 51 Kategori Sedang

7 HD 4 2 3 4 4 2 2 3 4 4 3 4 4 4 3 4 54 Kategori Sedang

8 HB 4 2 3 4 4 1 5 2 4 2 3 5 5 5 3 2 55 Kategori Sedang

9 IP 3 5 5 4 2 2 4 4 2 2 2 3 3 4 2 4 51 Kategori Sedang

10 KFA 4 4 5 5 4 3 4 3 4 2 4 4 4 4 4 3 61 Kategori Tinggi

11 LNA 5 3 3 5 1 3 3 5 5 1 3 1 3 1 2 1 45 Kategori Sedang

12 NY 3 2 2 4 4 2 3 4 3 2 3 5 4 4 2 1 48 Kategori Sedang

13 RM 4 3 2 5 5 4 3 5 3 1 5 5 5 5 3 3 61 Kategori Tinggi

14 SKA 5 4 4 5 4 2 4 4 4 3 4 5 5 5 4 4 66 Kategori Tinggi

15 WL 3 3 3 4 3 2 3 3 4 2 3 4 4 3 4 3 51 Kategori Sedang

Lampiran 12

Pedoman Wawancara Langkah Pemecahan

Masalah

Pertanyaan

Memahami masalah 1. Bacalah soal nomor (sesuai nomor), apa yang diketahui dari permasalahan tersebut? Adakah lagi?

(jika belum lengkap)

2. Apa yang ditanyakan dari permasalahan tersebut?

Merencanakan strategi pemecahan masalah

3. Rumus apa yang digunakan dalam menyelesaikan soal tersebut?

4. Apa alasan menggunakan rumus tersebut?

5. Angka berapa yang diambil sebagai permisalan?

6. Mengapa mengambil angka tersebut?

Melaksanakan perhitungan

7. Rumus yang sudah anda tulis, bagaimana cara penyelesaiannya menggunakan permisalan angka yang anda pilih? Jelaskan!

Melihat kembali hasil pemecahan masalah

8. Apakah anda memeriksa kembali jawaban tersebut?

9. Bagaimana kesimpulan dari permasalahan tersebut?

Lampiran 13

Lembar Jawaban Subjek SKA

Lembar Jawaban SKA Soal Nomor 1

Lembar Jawaban SKA Soal Nomor 2

Lampiran 14

Lembar Jawaban Subjek HB

Lembar Jawaban HB Soal Nomor 1 dan 2

Lampiran 15

Lembar Jawaban Subjek APA

Lembar Jawaban APA Soal Nomor 1 dan 2

Lampiran 16

Transkrip Wawancara Subjek SKA Soal nomor 1

P : Dari soal nomor 1 apa yang diketahui?

SKA : Yang diketahui adalah luas permukaan prisma minimal 80 𝑐𝑚2 dan maksimal 100 𝑐𝑚2 dan alasnya berbentuk persegi

P : Lalu dari soal tersebut apa yang ditanyakan?

SKA : Ukuran sisi alas dan tinggi prisma

P : Untuk menyelesaikannya soal apa yang digunakan?

SKA : Menggunakan rumus luas permukaan prisma yaitu (2 × luas alas) + (keliling alas × tinggi prisma) P : Coba jelaskan bagaimana proses penyelesaiannya

menggunakan rumus tersebut!

SKA : Jadi saya mengambil luas permukaannya 100 𝑐𝑚2, misal

diambil ukuran sisinya 4 𝑐𝑚 maka:

Luas permukaan prisma = (2 × luas alas) + (keliling alas × tinggi prisma). Lp prisma = (2 × (𝑠 × 𝑠) + (4 × 𝑠) × 𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑖 𝑝𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎.

100 = 2 × (4 × 4) + (4 × 4) × 𝑡 100 = 2 × 16 × 16𝑡

100 = 32 × 16𝑡 100 − 32 = 16𝑡

68 = 16𝑡 68

16 = 𝑡 4,25 = 𝑡

P : Tadi kamu mengambil ukuran permisalan sisi alasnya adalah 4, bisa dijelaskan kenapa mengambil 4?

SKA : Agar hasilnya menjadi 100 sesuai dengan luas permukaanya kak

P : Jadi apa kesimpulannya?

SKA : Kesimpulannya, sisi alasnya adalah 4 𝑐𝑚 dan tinggi 4,25 𝑐𝑚

P : Apakah sudah diperiksa kembali jawabannya?

SKA : Sudah kak

P : Ketika mengerjakan soal, apakah dibantu oleh orang lain atau mengerjakannnya sendiri

SKA : Saya mengerjakannya sendiri kak Soal nomor 2

P : Dari soal nomor 2 apa yang diketahui?

SKA : Yang diketahui adalah volume prisma 480 𝑐𝑚3dan perbandingan diagonal 𝑑1 dan 𝑑2adalah 5: 2 P : Lalu dari soal tersebut apa yang ditanyakan?

SKA : Berapa panjang 𝑑2?

P : Coba dibaca ulang soalnya dek! Kira-kira apa yang ditanyakan

SKA : (membaca soal)… Yang ditanyakan adalah berapa tinggi prisma kak

P : Untuk menyelesaikannya soal tersebut, rumus apa yang digunakan?

SKA : Menggunakan rumus volume prisma yaitu luas alas × tinggi

P : Coba jelaskan bagaimana proses penyelesaiannya menggunakan rumus tersebut!

SKA : volume prisma = 480 𝑐𝑚3. Misal diambil ukuran panjang 𝑑1 = 10 dan 𝑑2 = 4, maka volume prisma = luas alas × tinggi.

480 =1

2 × 𝑑1× 𝑑2× 𝑡 480 =1

2 × 10 × 4 × 𝑡 480 = 5 × 4𝑡

480 = 20𝑡 480

20 = 𝑡 24 = 𝑡

P : Tadi kamu mengambil ukuran permisalan ukuran

panjang 𝑑1 adalah 10 dan 𝑑2 adalah 4, kenapa? Padahal yang diketahui perbandingan diagonal 𝑑1 dan 𝑑2adalah 5: 2

SKA : Karena 10: 2 = 5 dan 4: 2 = 2

P : Baik, jadi dari penjelasan kamu tadi apa kesimpulannya?

SKA : Kesimpulannya adalah tinggi prisma = 24 𝑐𝑚 P : Apakah sudah diperiksa kembali jawabannya?

SKA : Sudah kak

P : Ketika mengerjakan soal, apakah dibantu oleh orang lain atau mengerjakannnya sendiri

SKA : Saya mengerjakannya sendiri kak

Lampiran 17

Tarnskrip Wawancara Subjek HB Soal nomor 1

P : Dari soal nomor 1 apa yang diketahui?

HB : (membaca ulang soal) diketahui luas permukaan prisma

= 100 𝑐𝑚2

P : Lalu dari soal tersebut apa yang ditanyakan?

HB : Ukuran sisi alas dan tinggi prisma

P : Untuk menyelesaikan soal, rumus apa yang digunakan?

HB : Luas permukaan prisma kak

P : Coba jelaskan bagaimana proses penyelesaiannya

menggunakan rumus tersebut!

HB : Lp prisma = (2 × (𝑠 × 𝑠) + (4 × 𝑠) × 𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑖 𝑝𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎 100 = 2 × (4 × 4) + (4 × 4) × 𝑡

100 = 2 × 16 × 16𝑡 100 = 32 × 16𝑡 100 − 32 = 16𝑡

68 = 16𝑡 68

16 = 𝑡 4,25 = 𝑡

P : Jadi apa kesimpulannya?

HB : (berfikir)….gak tau kak

P : Apakah sudah diperiksa kembali jawabannya?

HB : belum

P : Ketika mengerjakan soal, apakah dibantu oleh orang lain atau mengerjakannnya sendiri

HB : Saya mengerjakannya sendiri kak Soal nomor 2

P : Dari soal nomor 2 apa yang diketahui?

HB : Diketahui volume prisma 480 𝑐𝑚3dan perbandingan diagonal 𝑑1 dan 𝑑2adalah 5: 2

P : Dari soal tersebut apa yang ditanyakan?

HB : Berapa panjang 𝑑2 kak

P : Bener? Coba dibaca ulang soal nomor 2

HB : (membaca soal)… Oh, yang ditanyakan tinggi prisma kak

P : Jadi untuk menyelesaikannya soal tersebut, rumus apa yang kamu gunakan?

HB : Rumus volume prisma

P : Bisa dijelaskan bagaimana proses penyelesaiannya!

HB : Misal diambil ukuran panjang 𝑑1 = 10 dan 𝑑2= 4, maka volume prisma = luas alas × tinggi

480 =1

2 × 𝑑1× 𝑑2× 𝑡 480 =1

2 × 10 × 4 × 𝑡 480 = 5 × 4𝑡

480 = 20𝑡 480

20 = 𝑡 24 = 𝑡

P : Tadi kamu mengambil ukuran permisalan ukuran panjang 𝑑1 adalah 10 dan 𝑑2 adalah 4, kenapa?

HB : Karena saya mengalikannya dengan 2 kak

P : jadi dari penjelasan kamu tadi apa kesimpulannya?

HB : (berfikir)….gak tau kak

P : Apakah sudah diperiksa kembali jawabannya?

HB : belum

P : Ketika mengerjakan soal, apakah dibantu oleh orang lain atau mengerjakannnya sendiri?

HB : Saya mengerjakannya sendiri kak

Lampiran 18

Transkrip Wawancara Subjek APA Soal nomor 1

P : Dari soal nomor 1 apa yang diketahui?

APA : (terdiam)

P : Coba dibaca ulang soalnya dek!

APA : Diketahui luas permukaan prisma = 2 × (𝑠 × 𝑠) + (4 × 𝑠) × 𝑡

P : Dari soal tersebut apa yang ditanyakan?

APA : Ukuran sisi alas dan tinggi prisma

P : Untuk menyelesaikannya soal apa yang digunakan?

APA : Rumus yang digunakan adalah rumus luas prisma P : Coba jelaskan bagaimana proses penyelesaiannya

menggunakan rumus tersebut!

APA : Lp prisma = (2 × (𝑠 × 𝑠) + (4 × 𝑠) × 𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑖 𝑝𝑟𝑖𝑠𝑚𝑎 100 = 2 × (4 × 4) + (4 × 4) × 𝑡

100 = 2 × 16 × 16𝑡 100 = 32 × 16𝑡 100 − 32 = 16𝑡 68 = 16𝑡

68 16 = 𝑡 4,25 = 𝑡

P : Jadi apa kesimpulannya?

APA : jadi kesimpulannya adalah volume prisma yang diketahui akan dimasukkan ke dalam rumus agar dapat memperoleh hasil, akan tetapi hasil yang diperoleh tersebut masih belum dimungkinkan benar

P : Apakah sudah diperiksa kembali jawabannya?

APA : Sudah kak

P : Ketika mengerjakan soal, apakah dibantu oleh orang lain atau mengerjakannnya sendiri

APA : Saya minta bantuan orang lain kak Soal nomor 2

P : Dari soal nomor 2 apa yang diketahui?

APA : Diketahui volume prisma 480 𝑐𝑚3dan perbandingan diagonal 𝑑1 dan 𝑑2adalah 5: 2

P : Dari soal tersebut apa yang ditanyakan?

APA : Yang ditanyakan dari soal nomor 2 adalah menghitung tinggi prisma yang berbeda volumenya

P : Jadi untuk menyelesaikannya soal tersebut, rumus apa yang kamu gunakan?

APA : Jadi rumus yang digunakan pada soal nomor 2 adalah rumus volume prisma

P : Bisa dijelaskan bagaimana proses penyelesaiannya!

APA : Vol. prisma = 480 = 12× 𝑑1× 𝑑2 × 𝑡

480 = 20𝑡, hasil yang diperoleh adalah 24t

P : jadi dari penjelasan kamu tadi apa kesimpulannya?

APA : Jadi kesimpulannya volume prisma yang diketahui akan dimasukkan ke dalam rumus agar dapat memperoleh hasil akan tetapi hasil yang diperoleh tersebut masih belum dimungkinkan benar

P : Apakah sudah diperiksa kembali jawabannya?

APA : Belum kak

P : Ketika mengerjakan soal, apakah dibantu oleh orang lain atau mengerjakannnya sendiri?

APA : Saya minta bantuan orang lain kak

Dokumen terkait