BAB II. LANDASAN TEORI
B. Studi Penelitian Terdahulu
Dalam studi penelitian terdahulu ini mencantumkan beberapa penelitian yang sejenis yang sudah dilakukan oleh peneliti terdahulu sehingga dapat dijadikan bahan pertimbangan dengan penelitian yang akan dilakukan.
Beberapa studi penelitian terdahulu tersebut dijelaskan dalam tabel seperti dibawah ini.
Tabel 2.1
Studi Penelitian Terdahulu No. Judul, Nama dan
Tahun Penelitian Persamaan Perbedaan Hasil Penelitian 1. Pengaruh Sale
Promotion dan Store Atmosphere Terhadap Impulsive Buying Dengan Positive Emotion sebagai Variabel Intervening pada Konsumen Matahari
Department Store Yogyakarta oleh
Variabel independen yaitu Store atmosphere.
Variabel dependen yitu impulsive buying.
Variabel intervening yaitu positive emotion.
Penelitian terdahulu variabel independen yaitu sale promotion.
Penelitian saat ini varaibel independen yaitu harga.
Positive emotion tidak
dipengaruhi secara positif oleh sale
promotion, tetapi dipengaruhi oleh store
atamosphere.
Impulsive buying tidak
dipengaruhi secara positif oleh sale promotion dan
Oktamia Asri Ivo, dkk tahun 2022.38
store
atmosphere.
Impulsive buying dipengaruhi oleh positive emotion.
2. Pengaruh Sales Promotion Dan Store Atmosphere Terhadap Impulse Buying Dengan Positive Emotion Sebagai Variabel Intervening Pada Toko Jolie Accessories oleh Nurul Chasanah A dkk tahun 2022.39
Variabel independen yaitu store atmosphere.
Variabel dependen yaitu impulse
buying.
Variabel intervening yaitu positive emotion.
Penelitian terdahulu menggunakan variabel X yaitu sales
promotion, lokasi di toko aksesoris.
Penelitian saat ini
menggunakan variabel X yaitu harga, lokasi penelitian di toko online.
Secara keseluruhan sales promotion dan store atmosphere berpengaruh signifikan terhadap positive emotion dan impulse buying.
Tetapi positive emotion tidak berpengaruh signifikan terhadap impulse buying.
3. Pengaruh Store Atmosphere, Shopping Lifestyle dan Fashion
Variabel independen yaitu store atmosphere.
Penelitian terdahulu menggunakan 3 variabel X yaitu
Store
atmosphere dan fashion
involvement
38 Oktamia Asri Ivo, Henny Welsa, dan Putri Dwi Cahyani, “Pengaruh Sale Promotion dan Store Atmosphere terhadap Impulsive Buying dengan Positive Emotion sebagai Variable Intervening pada Konsumen Matahari Department Store Yogyakarta,” Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah 4, no. 3 (2022): 756–771.
39 Nurul Chasanah Amaylia, Henny Welsa, dan Putri Dwi Cahyani, “Pengaruh Sales Promotion Dan Store Atmosphere Terhadap Impulse Buying Dengan Positive Emotion Sebagai Variabel Intervening Pada Toko Jolie Accesories,” Jurnal Ekobis Dewantara 5, no. 2 (Mei 2022): 180–
88.
Involvement Terhadap Impulse Buying Dengan Positive Emotion Sebagai Variabel Intervening oleh Rika R dkk tahun 2022.40
Variabel dependen yaitu impulse
buying.
Variabel intervening yaitu positive emotion.
store
atmosphere, shopping
lifestyle, fashion involvement.
Penenlitian saat ini
menggunakan 2 variabel X yaitu store
atmosphere dan harga.
berpengaruh terhadap positive emotion. tetapi shopping lifestyle tidak berpengaruh.
Secara keseluruhan store
atmosphere, shopping
lifestyle, fashion involvement dan positive emotion berpengaruh terhadap impulse buying.
4. Pengaruh Potongan Harga Dan Store Atmosphere Terhadap Impulse Buying Dengan Emosi Positif Sebagai Variabel Intervening Pada Alfamidi
Saonigeho Nias Selatan oleh
Variabel independen yaitu store atmosphere.
Variabel dependen yaitu impulse
buying.
Variabel intervening
Penelitian terdahulu menggunakan variabel
potongan harga, dengan lokasi penelitian di alfamidi.
Penelitian saat ini
menggunakan
Potongan harga dan store atmosphere berpengaruh terhadap emosi positif. Potongan harga
berpengaruh terhadap impulse buying,
sementara store
40 Rika Rismawati dan Imanda Firmantyas Putri Pertiwi, “Pengaruh Store Atmosphere, Shopping Lifestyle Dan Fashion Involvement Terhadap Impulse Buying Dengan Positive Emotion Sebagai Variabel Intervening,” Social Science Studies 2, no. 3 (30 Mei 2022): 215–39, doi:10.47153/sss23.3862022.
Paskalis Dakhi tahun 2022.41
yaitu emosi positif.
variabel harga dengan lokasi penelitian di toko Ladys.id.
atmosphere dan emosi positif tidak
berpengaruh terhadap impulse buying.
5. Pengaruh Store Atmosphere dan Price Discount Terhadap Impulse Buying dengan Positive Emotion sebagai Variabel Intervening Pada Produk Fashion oleh Mir’atil Isnaini tahun 2021.42
Variabel independen yaitu Store atmosphere.
Variabel dependen yitu impulse buying.
Variabel intervening yaitu positive emotion.
Penelitian terdahulu variabel independen yaitu price discount dan lokasi di mall.
Penelitian saat ini varaibel independen yaitu harga dan lokasi di toko online.
Store
atmosphere dan price discount berpengaruh signifikan dan positif terhadap impulse buying.
Store
atmosphere dan price discount berpengaruh signifikan dan positif terhadap positive emotion.
Positive emotion berpengaruh siignifikan dan positif terhadap impulse buying.
Store
atmosphere dan
41 Paskalis Dakhi, “Pengaruh Potongan Harga Dan Store Atmosphere Terhadap Impulse Buying Dengan Emosi Positif Sebagai Variabel Intervening Pada Alfamidi Saonigeho Nias Selatan,”
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Nias Selatan 5, no. 2 (2022): 34–45.
42 Mir’atil Isnaini dan Rose Rahmidani, “Pengaruh Store Atmosphere Dan Price Discount Terhadap Impulse Buying Dengan Positive Emotion Sebagai Variabel Intervening Pada Produk Fashion,”
Jurnal Ecogen 4, no. 1 (5 April 2021): 10–24, doi:10.24036/jmpe.v4i1.10510.
price discount berpengaruh signifikan dan positif terhadap impulse buying melalui positive emotion sebagai variabel
intervening.
6. Pengaruh store image, store atmosphere dan store theatric terhadap Impulse Buying dengan Emosi Positif sebagai variabel mediasi pada toko Princess Cosmetic Banjarmasin oleh Regina M.N dkk tahun 2021.43
Variabel independen yaitu store atmosphere.
Variabel dependen yaitu impulse
buying.
Variabel mediasi yaitu emosi positif.
Penelitian terdahulu menggunakan 3 variabel X yaitu store image, store
atmosphere dan store theatric dengan lokasi penelitian an di toko cosmetic.
Penelitian saat ini
menggunakan 2 variabel X yaitu store
atmosphere dan harga dengan
Store image, store atmosphere dan store
theatric berpengaruh signifikan dan positif terhadap emosi positif.
Emosi positif berpengaruh signifikan dan positif terhadap impulse buying.
Store image, store atmosphere dan store
theatric berpengaruh signifikan dan
43 Regina Maharani Nurlie, Raden Roro Yulianti Prihatiningrum, dan Emy Rahmawati, “Pengaruh Store Image, Store Athmosphere, dan Store Theatric terhadap Impulse Buying dengan Emosi Positif sebagai Variabel Mediasi pada Toko Princess Cosmetic Banjarmasin.,” Jurnal Bisnis dan Pembangunan 10, no. 1 (15 Januari 2021): 26.
lokasi penelitian di toko online.
positif terhadap impulse buying.
Adanya
pengaruh tidak langsung pada emosi positif dalam store image, store atamosphere dan store theatric terhadap impulse buying.
7. Pengaruh Persepsi Harga dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian Belanja Online dengan Produk sebagai variabel
intervening (studi kasus pengguna aplikasi belanja online Lazada di kota Medan) oleh Austin A.P dkk tahun 2021.44
Variabel independen yaitu harga.
Penelitian terdahulu yaitu variabel X promosi,
variabel Y yaitu keputusan pembelian dengan variabel intervening yaitu produk.
Lokasi di marketplace Lazada.
Penelitian saat ini variabel X yaitu store
Persepsi harga dan promosi berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian.
Persepsi harga dan promosi tidak
berpengaruh positif terhadap produk. Produk tidak
berpengaruh positif terhadap keputusan
44 Austin Alexander Parhusip, Sri Rahayu Kiem, dan Tabliq Kurniawan Dalimunthe, “Pengaruh Persepsi Harga Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Belanja Online Dengan Produk Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pengguna Aplikasi Belanja Online Lazada Di Kota Medan),” Accumulated Journal 3, no. 1 (2021): 14.
atmosphere, variabel Y yaitu impulse buying dengan variabel intervening yaitu emosi positif. Lokasi di toko online.
pembelian.
persepsi harga dan promosi tidak
berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian melalui produk.
8. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Loyalitas
Konsumen Toko Stars Madiun 2 oleh Ridha Maisaroh dan Maulida
Nurhidayati tahun 2021.45
Variabel independen yaitu harga.
Lokasi penelitian sama-sama di toko.
Penelitian terdahulu menggunakan 3 variabel X yaitu harga, promosi dan kualitas pelayanan, variabel
dependen yaitu loyalitas konsumen.
Menggunakan metode Partial Least Square (PLS).
Penelitian saat ini
menggunakan 2 variabel
Harga dan promosi berpengaruh positif terhadap loyalitas
konsumen.
Kualitas
pelayanan tidak berpengaruh positif terhadap loyalitas
konsumen.
45 Ridha Maisaroh dan Maulida Nurhidayati, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Loyalitas Konsumn Toko Stars Madiun 2,” Niqosiya: Journal of Economics and Business Research 1, no.
2 (Juli 2021), 197-216.
independen yaitu store atmosphere dan harga, variabel dependen yaitu impulse buying dan variabel intervening yaitu emosi positif.
Menggunakan metode path analysis.
9. The Effect of
Quality Service and Facilities on
Customer
Satisfaction Trough Emotion as
Intervening Variabel (Case Study at Bank BRI Sharia Madiun Indonesia) oleh Shinta Maharani dkk tahun 2020.46
Variabel intervening yaitu emosi.
Menggunakan metode path analysis.
Penelitian terdahulu menggunakan 2 variabel
independen yaitu kualitas layanan dan fasilitas, variabel
dependen yaitu kepuasan pelanggan.
Lokasi penelitiain di bank syariah.
Secara keseluruhan terdapat pengaruh kualitas layanan dan fasilitas terhadap emosi maupun
kepuasan. Emosi berpengaruh terhadap
kepuasan. Emosi tidak mampu memediasi antara pengaruh
46 Shinta Maharani dkk., “The Effect of Quality Service and Facilities on Customer Satisfaction Trough Emotions as Intervening Variable (Case Study at Bank BRI Sharia Madiun Indonesia),”
EAI, Oktober 2020.
Penelitian saat ini
menggunakan 2 variabel
independen yaitu store atmosphere dan harga, variabel dependen yaitu impulse buying.
Lokasi penelitian di toko.
kualitas layanan dan fasilitas terhadap kepuasan.
10. Peran Positive Emotion
Memediasi Store Atmosphere Terhadap Impulse Buying di
Beachwalk Kuta Bali oleh Dewa Ayu Chandra Devi dkk tahun 2020.47
Variabel independen yaitu store atmosphere.
Variabel dependen yaitu impulse
buying.
Variabel mediasi yaitu positive emotion.
Penelitian terdahulu menggunakan 1 variabel X yaitu store
atmosphere.
Lokasi di mall.
Penelitian saat ini
menggunakan 2 variabel X yaitu store
atmosphere dan harga. Lokasi di toko online.
Store atmosphere berpengaruh positif dan signifikan terhadap positive emotion, positive emotion dan store atmosphere berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying, positive emotion
47 Dewa Ayu Chandra Devi dan I Nyoman Nurcaya, “Peran Positive Emotion Memediasi Stote Atmosphere Terhadap Impulse Buying Di Beachwalk Kuta Bali,” E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana 9, no. 3 (3 Maret 2020): 884–903.
memediasi pengaruh store atmosphere terhadap impulse buying.
11. Price Discount dan Bonus Pack
Terhadap Keputusan Pembelian Tidak Terencana (Impulse Buying) Dengan Shopping
Motivation Sebagai Variabel
Intervening Pepaya Fresh Gallery Denpasar oleh Desak Made Febri P.S dkk tahun 2020.48
Variabel dependen yaitu keputusan pembelian tidak terencana (impulse buying).
Penelitian terdahulu variabel X yaitu price discount dan bonus pack, variabel
intervening yaitu shopping motivation.
Penelitian saat ini variabel X yaitu store atmosphere dan harga, variabel intervening yaitu emosi positif.
Price discount dan bonus pack berpengaruh secara langsung dan positif terhadap shopping motivation dan berpengaruh secara tidak langsung melalui shopping
motivation terhadap keputusan pembelian tidak terencana. Price discount, bonus pack dan shopping motivation berpengaruh positif terhadap
48 Desak Made Febri Purnama Sari Sari dan RR Devira Amelia Cahyaningtya, “Price Discount Dan Bonus Pack Terhadap Keputusan Pembelian Tidak Terencana (Impulse Buying) Dengan Shopping Motivation Sebagai Variabel Intervening Pepaya Fresh Gallery Denpasar,” Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis 5, no. 2 (2020): 51–62.
keputusan pembelian tidak terencana.
12. Analisis Pengaruh Store Atmosphere dan Promosi Terhadap Impulse Buying Melalui Emotional
Response Sebagai Variabel
Intervening oleh M.
Trihudiyatmanto tahun 2020.49
Variabel independen yaitu store atmosphere.
Variabel dependen yaitu impulse
buying.
Penelitian terdahulu 2 variabel X yaitu store
atmosphere dan promosi, variabel intervening yaitu emotional response.
Lokasi di Swalayan.
Penelitian saat ini 2 variabel X yaitu store atmosphere dan harga, variabel intervening yaitu emosi positif, lokasi di toko online.
Store
atmosphere tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap emotional response dan impulse buying.
Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying tetapi tidak terhadap emotional response.
Emotional response tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying.
49 M Trihudiyatmanto, “Analisa Pengaruh Store Atmosphere dan Promosi Terhadap Impulse Buying Melalui Emotional Response Sebagai Variabel Intervening,” Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) 3, no. 2 (2020): 136–46.
13. Pengaruh
Lingkungan Toko Terhadap Impulse Buying Dengan Emosi Positif Sebagai Variabel Intervening oleh Regina P. M dkk tahun 2020.50
Variabel dependen yaitu impulse
buying.
Variabel intervening yaitu emosi positif.
Penelitian terdahulu menggunakan 1 variabel X yaitu lingkungan toko, lokasi di Transmart.
Penelitian saat ini
menggunakan 2 variabel X yaitu store
atmosphere dan harga, lokasi di toko online.
Adanya
pengaruh yang signifikan dan arah hubungan yang positif dari lingkungan toko baik secara langsung dan tidak lagsung melalui emosi positif terhadap pembelian impulsif. Emosi positif
merupakan variabel mediasi secara parsial.
14. Pengaruh Store Atmosphere Dan Citra Toko Terhadap Minat Beli Konsumen Dengan Emosi Positif Sebagai Variabel Intervening Di Toko Buku Gramedia Mal
Variabel independen yaitu store atmosphere dan variabel intervening yaitu emosi positif.
Penelitian terdahulu menggunakan variabel X yaitu citra toko, variabel Y yaitu Minat Beli Konsumen, lokasi di toko buku.
Terdapat pengaruh store atmosphere dan citra toko terhadap emosi positif. Terdapat pengaruh store atmosphere terhadap minat beli, tidak terdapat
50 Regina Putri Maharanie, Suharyono, dan Edy Yulianto, “Pengaruh Lingkungan Toko Terhadap Impulse Buying Dengan Emosi Positif Sebagai Variabel Intervening,” Jurnal Profit 14, no. 1 (2020): 12–21.
Ciputra oleh Aunilah K dkk tahun 2020.51
Penelitian saat ini menggunaka variabel X yaitu harga, variabel Y yaitu impulse buying, lokasi di toko online.
pengaruh citra toko dan emosi positif terhadap minat beli.
15. Pengaruh Strategi Promosi Dan Harga Terhadap
Keputusan Pembelian Yang Dimediasi Oleh Minat Beli Kain Sasirangan Bordir oleh Periyadi dkk tahun 2020.52
Variabel independen yaitu harga.
Penelitian terdahulu menggunakan 2 variabel X yaitu strategi promosi dan harga, variabel Y yaitu keputusan pembelian dan variabel mediasi yaitu minat beli, lokasi di toko kain.
Penelitian saat ini
menggunakan 2 variabel X yaitu store
atmosphere dan harga, variabel
Secara langsung strategi promosi berpengaruh terhadap minat beli, tetapi harga tidak
berpengaruh.
Variabel minat beli hanya dapat memediasi pengaruh strategi promosi terhadap keputusan
pembelian.
51 Aunilah Kamal dan Samudero Seto, “Pengaruh Store Atmosphere Dan Citra Toko Terhadap Minat Beli Konsumen Dengan Emosi Positif Sebagai Variabel Intervening Di Toko Buku Gramedia Mal Ciputra,” JCA Ekonomi 1, no. 2 (2020): 555–63.
52 Periyadi, Junaidi, dan Noorlaily Maulida, “Pengaruh Strategi Promosi Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Yang Dimediasi Oleh Minat Beli Kain Sasirangan Bordir,” AT – TADBIR JURNAL ILMIAH MANAJEMEN 4, no. 2 (2020): 152–62.
Y yaitu impulse buying dan variabel intervening yaitu emosi positif, lokasi di toko online.
16. Pengaruh Harga, Promosi dan Kualitas Produk Terhadap
Pembelian Impulsif Di Kota Batam oleh Hikmah tahun 2020.53
Variabel independen yaitu harga dan variabel
dependen yaitu pembelian impulsif.
Penelitian terdahulu menggunakan 3 variabel X yaitu harga, promosi dan kualitas produk.
Penelitian saat ini
menggunakan 2 variabel X yaitu store
atmosphere dan harga serta variabel intervening yaitu emosi positif.
Harga tidak secara signifikan mempengaruhi pembelian impulsif, sementara promosi dan kualitas produk mempengaruhi pembelian impulsif. Secara simultan
menunjukkan bahwa harga, promosi dan kualitas produk berpengaruh terhadap pembelian impulsif.
17. Pengaruh Hedonic Shopping Value
Variabel dependen yaitu
Penelitian terdahulu
Nilai hedonic dan gaya hidup
53 Hikmah, “Pengaruh Harga, Promosi Dan Kualitas Produk Terhadap Pembelian Impulsif Di Kota Batam,” Journal of Business and Economics Research (JBE) 1, no. 2 (Juni 2020): 173–179.
dan Shopping Lifestyle Terhadap Impulse Buying Dengan Positive Emotion sebagai Variabel
Intervening oleh Latiffah U.F dkk tahun 2019.54
impulse buying dan variabel intervening yaitu positive emotion.
menggunakan variabel X yaitu hedonic
shopping value dan shopping lifestyle.
Penelitian saat ini
menggunakan variabel X yaitu store
atmosphere dan harga.
belanja berpengaruh positif dan signifikan terhadap emosi positif, nilai hedonic, gaya hidup belanja dan emosi positif berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif, emosi positif mampu memediasi penagruh variabel X terhadap Y.
18. Pengaruh Harga Dan Kualitas Infromasi Terhadap Pembelian Impulsif Secara Online oleh Puput Indarsih, dkk tahun 2019.55
Variabel independen yaitu harga dan variabel
dependen yaitu pembelian impulsif.
Penelitian terdahulu menggunakan variabel independen yaitu kualitas informasi
Harga berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pembelian impulsif.
54 Latiffah Ulul Fauzi, Henny Welsa, dan Susanto, “Pengaruh Hedonic Shopping Value Dan Shopping Lifestyle Terhadap Impulse Buying Dengan Positive Emotion Sebagai Variabel Intervening,” JBTI: Jurnal Bisnis: Teori dan Implementasi 10, no. 2 (2019): 150–60.
55 Puput Indarsih, Yandri Sudodo, dan Hanifa Sri Nuryani, “Pengaruh Harga Dan Kualitas Informasi Terhadap Pembelian Impulsif Secara Online,” Jurnal Manajemen Dan Bisnis 2, no. 120 (Juli 2019).
dengan
penelitian pada mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis.
Penelitian saat ini
menggunakan variabel independen yaitu store atmosphere dan variabel
intervening yaitu emosi positif dengan penelitian dilakukan pada pelanggan Ladys.id Ponorogo.
Kualitas informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif. Harga dan kualitas infromasi secara simultan
berpengaruh terhadap pembelian impulsif.
Studi penelitian terdahulu diatas sebagai bahan pertimbangan atau perbandingan dengan penelitian sebelumnya yang diringkas dalam bentuk tabel.
Berikut daftar dan karya penelitian yang peneliti jelaskan sebagai studi penelitian terdahulu, sebagai berikut :
1. Penelitian terdahulu dengan judul “Pengaruh Sale promotion Dan Store Atmosphere Terhadap Impulsive Buying Dengan Positive emotion Sebagai
Variable Intervening Pada Konsumen Matahari Department Store Yogyakarta” oleh Oktamia Asri Ivo, dkk. Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh sale promotion dan store atmosphere terhadap impulsive buying dengan positive emotion sebagai variabel intervening, maka dapat disimpulkan bahwa positive emotion tidak dipengaruhi secara positif oleh sale promotion, positive emotion dipengaruhi secara positif oleh store atmosphere. Impulsive buying tidak dipengaruhi secara positif oleh sale promotion, impulsive buying tidak dipengaruhi oleh store atmosphere, impulsive buying dipengaruhi oleh positive emotion.56
2. Penelitian terdahulu dengan judul “Pengaruh Sales Promotion Dan Store atmosphere Terhadap Impulse buying Dengan Positive emotion Sebagai Variabel Intervening Pada Toko Jolie Accessories” oleh Nurul Chasanah A, dkk. Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh sales promotion dan store atmosphere terhadap impulse buying dengan positive emotion sebagai variabel intervening, maka dapat disimpulkan bahwa sales promotion berpengaruh signifikan terhadap positive emotion, store atmosphere berpengaruh signifikan terhadap positive emotion, sales promotion berpengaruh signifikan terhadap impulse buying, store atmosphere berpengaruh signifikan terhadap impulse buying, akan tetapi positive emotion tidak berpengaruh signifikan terhadap impulse buying.57
56 Ivo, Welsa, dan Cahyani, “Pengaruh Sale Promotion dan Store Atmosphere terhadap Impulsive Buying dengan Positive Emotion sebagai Variable Intervening pada Konsumen Matahari Department Store Yogyakarta.”
57 Amaylia, Welsa, dan Cahyani, “Pengaruh Sales Promotion Dan Store Atmosphere Terhadap Impulse Buying Dengan Positive Emotion Sebagai Variabel Intervening Pada Toko Jolie Accesories.”
3. Penelitian terdahulu dengan judul “Pengaruh Store Atmosphere, Shopping Lifestyle Dan Fashion Involvement Terhadap Impulse buying Dengan Positive emotion Sebagai Variabel Intervening” oleh Rika Rismawati dan Imanda Firmantyas Putri Pertiwi. Berdasarkan hasil tentang pengaruh store atmosphere, shopping lifestyle dan fashion involvement terhadap impulse buying melalui positive emotion, maka dapat disimpulkan bahwa store atmosphere berpengaruh terhadap positive emotion, shopping lifestyle tidak berpengaruh terhadap positive emotion, fashion involvement berpengaruh terhadap positive emotion. sedangkan secara menyeluruh baik store atmosphere, shopping lifestyle, fashion involvement dan positive emotion berpengaruh terhadap impulse buying.58
4. Penelitian terdahulu dengan judul “Pengaruh Potongan Harga Dan Store atmosphere Terhadap Impulse buying Dengan Emosi Positif Sebagai Variabel Interening Pada Alfamidi Saonigeho Nias Selatan” oleh Paskalis Dakhi. Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh potongan harga dan store atmosphere terhadap impulse buying melalui emosi positif, maka dapat disimpulkan bahwa potongan harga berpengaruh terhadap emosi positif, store atamosphere berpengaruh terhadap emosi positif, potongan harga berpengaruh terhadap impulse buying, akan tetapi store atmosphere dan emosi positif tidak berpengaruh terhadap impulse buying.59
58 Rismawati dan Pertiwi, “Pengaruh Store Atmosphere, Shopping Lifestyle Dan Fashion Involvement Terhadap Impulse Buying Dengan Positive Emotion Sebagai Variabel Intervening.”
59 Dakhi, “Pengaruh Potongan Harga Dan Store Atmosphere Terhadap Impulse Buying Dengan Emosi Positif Sebagai Variabel Intervening Pada Alfamidi Saonigeho Nias Selatan.”
5. Penelitian terdahulu dengan judul “Pengaruh Store atmosphere Dan Price Discount Terhadap Impulse buying Dengan Positive emotion Sebagai Variabel Intervening Pada Produk Fashion” oleh Mir’atil Isnaini.
Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh store atmosphere dan price discount terhadap impulse buying melalui positive emotion, maka dapat disimpulkan bahwa store atmosphere dan price discount berpengaruh signifikan dan positif terhadap impulse buying dan terhadap positive emotion. Positive emotion berpengaruh signifikan dan positif terhadap impulse buying. Store atmosphere dan price discount berpengaruh signifikan dan positif terhadap impulse buying melalui positive emotion sebagai variabel intervening.60
6. Penelitian terdahulu dengan judul “Pengaruh Store Image, Store atmosphere dan Store Theatric Terhadap Impulse buying Dengan Emosi Positif Sebagai Variabel Mediasi Pada Toko Princess Cosmetic Banjarmasin” oleh Regina Maharanie Nurlie, Raden Roro Yulianti Prihatiningrum dan Emy Rahmawati. Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh store image, store atmosphere dan store theatric terhadap impulse buying melalui emosi positif, maka dapat disimpulkan bahwa baik store image, store atmosphere dan store theatric berpengaruh signifikan dan positif terhadap emosi positif dan impulse buying. Emosi positif berpengaruh signifikan dan positif terhadap impulse buying. Terdapat
60 Isnaini dan Rahmidani, “Pengaruh Store Atmosphere Dan Price Discount Terhadap Impulse Buying Dengan Positive Emotion Sebagai Variabel Intervening Pada Produk Fashion.”
pengaruh tidak langsung pada emosi positif antara store image, store atmosphere dan store theatric terhadap impulse buying.61
7. Penelitian terdahulu dengan judul “Pengaruh Persepsi Harga Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Belanja Online Dengan Produk Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pengguna Aplikasi Belanja Online Lazada Di Kota Medan)” oleh Austin Alexander Parhusip, dkk.
Berdasarkan hasil penelitian pengaruh persepsi harga dan promosi terhadap keputusan pembelian belanja online melalui produk, maka dapat disimpulkan bahwa persepsi harga dan promosi berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Persepsi harga dan promosi tidak berpengaruh positif terhadap produk. Produk tidak berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Produk tidak mampu memediasi pengaruh persepsi harga dan promosi terhadap keputusan pembelian.62
8. Penelitian terdahulu dengan judul “Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Loyalitas Konsumen Toko Stars Madiun 2” oleh Ridha Maisaroh dan Maulida Nurhidayati. Berdasarkan hasil penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas konsumen, maka dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi loyalitas konsumen atara lain harga, promosi serta kualitas pelayanan. Dengan harga dan promosi berpengaruh positif
61 Nurlie, Prihatiningrum, dan Rahmawati, “Pengaruh Store Image, Store Athmosphere, dan Store Theatric terhadap Impulse Buying dengan Emosi Positif sebagai Variabel Mediasi pada Toko Princess Cosmetic Banjarmasin.”
62 Parhusip, Kiem, dan Dalimunthe, “Pengaruh Persepsi Harga Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Belanja Online Dengan Produk Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pengguna Aplikasi Belanja Online Lazada Di Kota Medan).”