BAB 6 Lampiran
C. Sumber Data Dan Informasi Pengkinian NRA 2015
Pengkiniaan NRA TF ini dilakukan dengan melakukan telaah dan analisa terhadap seluruh dokumen hasil penilaian nasional terhadap pendanaan terorisme di Indonesia pada periode tahun 2015-2018. Berbagai dokumen yang digunakan diantaranya adalah:
96
No Dokumen Keterangan
1
DOKUMEN NRA PENDANAAN TERORISME 2015
• Dokumen NRA TPPT 2015 ini adalah dokumen nasional tentang Tindak Pidana Pendanaan Terorisme di Indonesia, yang telah diluncurkan pada bulan Oktober 2015 oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia.
• Dokumen ini disusun menggunakan data periode 2011-2014.
• Rekomendasi dan hasil penilaian didalam dokumen NRA ini telah digunakan sebagai rujukan oleh para para pemangku kepentingan dalam penyusunan stranas pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme di Indonesia.
No Dokumen Keterangan
2
DOKUMEN RRA on TF 2016
• Dokumen Regional Risk Assessment (RRA) untuk pendanaan terorisme ini merupakan dokumen hasil penilaian bersama (joint reseach) bersama negara-negara di kawasan ASEAN (Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand, Singapura) plus Australia.
• Dokumen ini menilai landskap terorisme di kawasan, modus dan emerging threat pada tataran regional serta rekomendasi dan prioritas aksi yang harus segera dilakukan
• Didalam NRA TPPT ini salah satu modus yang dinilai tinggi dalam penelitian ini adalah pemanfaatan NPO untuk pengumpulan dana
• Negara yang terlibat dalam penyusunan RRA ini berupa Indonesia, Malaysia, Australia, Singapura, Thailand dan Filipina
97
No Dokumen Keterangan
3
DOKUMEN RRA on NPO TF 2017
• Dokumen RRA untuk Pendanaan Terorisme melalui NPO 2017 ini disusun atas tindak lanjut hasil RRA TPPT tahun 2016 dimana NPO dinilai berisiko tinggi untuk TPPT pendanaan terorisme.
• Dokumen ini menguraikan tentang lansdkap NPO di negara-negara di Kawasan, kasus-kasus NPO terkait TPPT, jenis NPO dan wilayah operasional NPO berisiko tinggi dan lainnya.
• Dokumen ini disusun melibatkan negara Indonesia, Malaysia, Austalia, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina dan Selandia Baru.
No Dokumen Keterangan
4
DOKUMEN WHITE PAPER on TF 2017
• Dokumen White Paper TPPT terkait jaringan terorisme domestik yang terkait dengan ISIS ini disusun dan dipimpin oleh BNPT bekerjasama dengan para para pemangku kepentingan pencegahan TPPT pada tahun 2017
• Dokumen ini disusun sebagai respon adanya perubahan peta terorisme internasional akibat adanya peristiwa (Arab Spring dan kemunculan ISIS) yang berdampak pada perubahan peta terorisme dalam negeri di Indonesia
• Poin penting yang diangkat dalam dokumen ini adalah adanya fenomena FTF dan perubahan modus pengumpulan dana yang bergeser dari pemanfaatan NPO menjadi ke penggunaan media sosial.
98
No Dokumen Keterangan
5
DOKUMEN
INDIKATOR/REDLAG NPO TERHADAP PENDANAAN
TERORISME
• Dokumen ini disusun sebagai tindak lanjut atas rekomendasi RRA NPO TPPT 2017 dimana negara- negara anggota sepakat bahwa pihak pelapor perlu mendapatan panduan berupa guidance redflag/indikator untuk memudahkan deteksi transaksi keuangan NPO yang mencurigakan terkait TPPT.
• Dokumen ini berisikan subset NPO berisiko tinggi pendanaan terorisme pada tataran regional. Subset NPO dalam dokumen ini berisikan Primary Indicator dan juga Secondari Indicator.
• Dokumen ini disusun melibatkan negara Indonesia, Malaysia, Australia, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Selandia Baru dan Singapura.
No Dokumen Keterangan
6
• Dokumen ISIL and Regional Terrorism Financing Tahun 2018 ini berisikan pemetaan aliran dana kelompok ISIL/ISIS dan afiliasinya di kawasan Timur Tengah ke pada jaringannya yang berada di kawasan regional ASEAN plus
• Dokumen ini juga berisikan langkah mitigasi TPPT ISIS pada tataran regional.
• Dokumen ini disusun melibatkan negara Indonesia, Malaysia, Australia, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Selandia Baru dan Singapura.
DOKUMEN SEACTFWG (ISIL AND REGIONAL TERRORISM
FINANCING)
99
2. FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENGKINIAN NRA 2015
Dalam rangka pengkinian NRA TPPT 2015 updated, tim pengkinian NRA PPATK secara internal dan juga external (bersama para para pemangku kepentingan) telah melaksanakan sejumlah rangkaian FGD untuk tujuan pemberitahuan, penyamaan pemahaman, koordinasi, pengumpulan data dan informasi, serta analisis bersama untuk pengkinian NRA. Beberapa rangkaiaan FGD yang telah dilaksanakan diantaranya adalah:
a. FGD Pertama Pemberitahuan Perlunya Pengkinian NRA Bagi Internal PPATK (Bandung, 14-16 Februari 2019)
b. FGD Kedua Pemberitahuan Perlunya Pengkinian NRA Bersama Seluruh Para Pemangku Kepentingan (Bogor, 20-23 Maret 2019)
100
c. FGD Ketiga Update dari Masing-Masing K/L dalam rangka pengkinian NRA (Bandung, 1-4 Mei 2019)
d. FGD Keempat Pelaksanaan Pengkinian NRA Bersama Para Para pemangku kepentingan (Bandung 9-11 Mei 2019)
Sebagai langkah final pada tanggal 1-4 mei 2019 di kota Bandung tim telah bersama- sama melaksanakan FGD dalam rangka pengkinian NRA TPPT 2015 yang telah berhasil menghasilkan temuan, kesepakatan dan rekomendasi dalam rangka pencegahan dan pemberantasan pendanaan terorisme di Indonesia. Pada pelaksanaan FGD ini seluruh para pemangku kepentingan telah memberikan pandangan, data dan informasi baik yang bersifat kuantitatif dan kualitatif sebelum kemudian dianalisa bersama.
101
Para para pemangku kepentingan yang terlibat dalam FGD pengkinian NRA 2015 ini berupa:
• Penegak Hukum
─ Penyidik dari perwakilan Densus 88 AT Polri
─ Penuntut dari perwakilan Direktorat Tindak Pidana Terorisme dan Tindak Pidana Lintas Negara Kejaksaan Agung RI
─ Hakim dari perwakilan Mahkaman Agung RI
• Kementerian dan Lembaga
─ Perwakilan Kementerin Koordinator Politik Hukum Dan Keamanan
─ Perwakilan dari Badan Intelijen Negara
─ Perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme
─ Perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri
─ Perwakilan dari Kementerian Hukum Dan HAM
─ Perwakilan dari Kementerian Agama
• Lembaga Pengawas dan Pengatur (LPP)
─ Perwakilan dari PPATK
FGD Pengkinian NRA TPPT 2015
102
─ Perwakilan dari Bank Indonesia
─ Perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan
3. FGD PESTEL ANALISIS UNTUK FINALISASI NRA TF
Dalam rangka membungkus hasil temuan yang telah dilakukan bersama dengan para sktakeholder, tim pengkinian NRA TPPT merasa perlu membungkus temuan tersebut melalui pendapat para expert (ahli) dibidang TPPT untuk mendapatkan pandangan lebih lengkap dari sisi nasional dan internasional. Ahli bidang TPPT yang dihadirkan dalam FGD PESTEL ini adalah Bapak IrIrjen Pol. (P). Dr. Benny J. Mamoto, S.H., M.Si. Gambaran kegiatan FGD PESTEL ini dapat diperlihatkan sebagai berikut: