• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Analisis Data

BAB III METODE PENELITIAN

E. Teknik Analisis Data

44

hubungan-hubungan mana yang lebih bermakna, dalam proses ini peneliti harus bisa menyeleksi data-data yang berkaitan judul peneliti sehingga dalam proses penyajian data tidak mengalami gagal informasi terhadap pembaca. Selanjutnya focusing merupakan memfokuskan data merupakan kegiatan pra analisis, proses ini penelitian memfokuskan data yang berhubungan dengan fokus penelitian, sehingga pembaca tidak mengalami bercabang dalam memaknai tulisan. Berikutnya abstraksi dalam hal ini peneliti membuat rangkuman yang inti, data yang terkumpul dievaluasi berkaitan dengan kualitas dan kecukupan, sehingga dalam hal ini peneliti mudah dalam mengetahui tingkat kematangan sebuah data. Terakhir simplifiying dan transforming proses ini merupakan menyeleksi ketat data melalui ringkasan atau uraian singkat, menggolongkan data, dan menyerderhanakan data sehingga memudahkan dalam penulisan. Implementasinya yaitu, setelah mendapatkan data dari narasumber peneliti mengolah data tersebut, yang mana dari data tersebut yang dianggap penting diseleksi secara detail dan difokuskan agar apa yang menjadi rujukan peneliti bisa terlaksana dengan baik.

2. Penyajian Data

Penyajian data dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan, hubungan antar kategori berdasarkan urutan teori yang disajikan. Penyajian data bisa dilakukan dengan teks yang bersifat naratif.

Dengan penyajian data, maka akan memudahkan pembaca dalam memahami data-data lapangan yang sudah didapatkan oleh

46

peneliti. Implementasinya yaitu, setelah data diolah, selanjutnya peneliti menyajikan data tersebut kedalam bentuk teks yang bersifat naratif atau dalam bentuk kalimat yang sederhana tetapi mudah dipahami.

3. Menarik kesimpulan atau verifikasi

Pada awal pengumpulan data, analisis kualitatif mulai mencari makna objek, pola, deskripsi, konfigurasi, alur sebab akibat, dan lokasi.

Penelitian yang berkompeten bersifat santai, berfikiran terbuka, dan skeptic tentang kesimpulan. Implementasinya yaitu, setelah tahapan- tahapan analisis data sudah dilakukan seperti kondensasi atau mengolah data dilanjutkan dengan penyajian data, selanjutnya yaitu memberikan kesimpulan yang menarik dan dapat dipahami dari data yang sudah disajikan.

F. Teknik Keabsahan Data

Keabsahan data merupakan konsep penting yang diperbaruhi dari konsep validitas dan reliabilitas. Keabsahan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu triangulasi sumber yaitu menguji kredibilitas data yang dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber. Data yang dianalisis oleh peneliti sehingga menghasilkan sesuatu kesimpulan selanjutnya diminta kesepakatan/keterangan dengan tiga sumber data tersebut.

G. Tahapan-Tahapan Penelitian

Tahapan-tahapan penelitian, dalam penelitian ini terdapat tiga tahapan yang ditempuh peneliti yaitu:

1. Tahap Pra Lapangan

Pada tahap ini langkah pertama yang dilakukan oleh peneliti adalah mencari permasalahan dan mencari referensi terkait dengan judul penelitian yang diambil oleh peneliti yaitu ”Analisis Preferensi Konsumen pada Penggunan Wifi Indihome di Masa Covid-19 oleh Masyarakat Kelurahan Patrang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember”. Adapun tahap pra lapangan meliputi:

a. Menyusun rancangan penelitian b. Memilih objek penelitian.

c. Melakukan peninjauan observasi terdahulu terkait objek penelitian yang telah ditentukan.

d. Mengajukan judul kepada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam.

Peneliti mengajukan judul yang telah dilengkapi dengan latar belakang, fokus penelitian, dan tujuan penelitian.

e. Meninjau kajian pustaka. Peneliti mencari referensi penelitian terdahulu serta kajian teori yang terkait dengan judul penelitian.

f. Konsultasi proposal kepada dosen pembimbing.

g. Mengurus perizinan penelitian.

h. Mengarsipkan penelitian lapangan.

2. Tahap Pelaksanaan

Pada tahap ini, setelah mendapatkan izin untuk penelitian, peneliti akan memasuki objek penelitian dan langsung melakukan pengumpulan

48

data dengan observasi dan wawancara untuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan judul yang telah ditetapkan oleh peneliti.

3. Tahap Penyusunan Laporan

Setelah peneliti mendapatkan data, dan data tersebut sudah dianalisis, langkah selanjutnya yang dilakukan oleh peneliti adalah membuat laporan penelitian.

49 BAB IV PEMBAHASAN A. Gambaran Objek Penelitian

1. Gambaran Umum Kelurahan Patrang

Kelurahan Patrang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember, menjadi objek peneliti kali ini untuk lebih jelasnya mengenai tentang masalah objek dan gambaran maka akan ditemukan secara sistematis tentang objek peneliti sebagai berikut. Patrang merupakan kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Patrang memiliki wilayah dataran sedang yang luas wilayahnya 4.00 km2. kelurahan Patrang memiliki wilayah berupa lingkungan yakni:

Tabel 4.1

Nama Lingkungan di Kelurahan Patrang

No. Lingkungan RT RW

1. Cangkring 14 4

2. Darungan 19 5

3. Krajan 11 3

4. Patrang Tengah 15 4

5. Perumnas 17 4

Sumber: data ini diperoleh dari Kelurahan Patrang

Secara umum mayoritas penduduknya merupakan penduduk asli dan sisanya sebagian kecil merupakan pendatang. Dilihat dari penyebaran penduduk Kelurahan Patrang terdapat dua suku Madura dan Jawa. Jumlah penduduk Kelurahan Patrang sebesar 18.217 jiwa, dengan jumlah laki-laki sebesar 8.887 jiwa dan jumlah perempuan 9.330 jiwa.

Dari segi ekonomi, Kelurahan Patrang dikenal sebagai desa agrari yang memiliki potensi alam yang cukup ideal bagi pengembangan

50

perekonomian wilayah. Pertanian sebagai sektor unggulan sampai saat ini masih memiliki peran yang dominan dan strategis bagi pembangunan perekonomian. Berikut mata pencaharian penduduk Kelurahan Patrang yang dapat diklasifikasikan dalam beberapa bidang yaitu:

Tabel 4.2

Mata Pencaharian Penduduk di Kelurahan Patrang

No. Uraian Jumlah Penduduk

1. Pertanian 6.704

2. Industri Pengolahan 1.740

3. Kuli Bangunan 207

4. Perdagangan, dan jasa 608

5. Transportasi, Penggudangan dan Komunikasi

1.159

6. Bengkel 55

Sumber: data diperoleh dari Kelurahan Patrang

2. Latar Belakang Keberadaan Wifi Indihome di Kelurahan Patrang Saat ini kemajuan teknologi informasi dan komunikasi sudah sangatlah cepat. Perkembangan media untuk berkomunikasi semakin canggih dan berkembang. Beberapa tahun yang lalu kondisi komunikasi dan informasi di desa masih jauh tertinggal dibandingkan dengan kota- kota besar. Tetapi saat ini desa pun sudah maju terkait komunikasi dan informasinya. Bukan hanya media komunikasi dan informasi yang sudah masuk desa, tetapi alat untuk mengakses media tersebut juga sudah sangat populer seperti adanya wifi.

Awal mula adanya pengguna wifi di Kelurahan Patrang yaitu pada tahun 2000 an. Pada awal kemunculannya wifi belum begitu populer dikarenakan masyarakat lebih suka menggunakan paket data yang sudah tersimpan di HP. Paket data juga lebih mudah untuk dibawa kemana-

mana, sedangkan wifi tidak bisa dikarenakan di pasang dirumah.

Setelah pandemi covid-19 ini melanda, akhirnya semua kegiatan dilakukan di dalam rumah. Semua aktivitas berada didalam rumah.

Adanya tragedi ini membuat konsumen paket data beralih menjadi konsumen wifi dikarenakan biaya yang dikeluarkan lebih hemat dan penggunaan wifi lebih efisien.

Nama wifi indihome mulai dikenal oleh masyarakat Patrang karena adanya iklan di saluran televisi. Pihak indihome juga sering melakukan promosi dari berbagai media. Tetapi lebih tepatnya masyarakat mulai mengenal wifi indihome ini dari mulut ke mulut. Saat ada pelanggan yang menggunakan wifi indihome ini, dan merasa puas atas produk dan pelayanannya pasti mereka akan menceritakan produk ini kepada sanak keluarga, tetangga, maupun orang yang baru dikenalnya.

B. Penyajian Data dan Analisis

Dalam setiap penelitian harus disertai dengan penyajikan data, karena penyajian data dalam penelitian ini digunakan sebagai penguat. Oleh karena itu data inilah yang akan dianalisis sehingga sehingga menghasilkan kesimpulan dalam penelitian ini. Sesuai dengan teknik pengumpulan data yang pakai dalam penelitian ini, maka peneliti menggunakan penyajian data melalui observasi, wawancara, foto, rekaman dan dokumentasi sebagai penguat dan pendukung dalam penelitian ini. Secara beruntun disajikan data- data hasil penelitian yang mengacu pada fokus penelitian.

52

1. Preferensi Konsumen pada Penggunaan Wifi Indihome Di tengah Pandemi Covid-19

Dalam penggunaan wifi indihome oleh konsumen banyak memperhatikan tentang bagaimana penggunaan wifi indihome tersebut.

Dikarenakan dalam setiap pengguna lebih mencermati kecepatan dan kenyamanan dalam penggunaannya. Penggunaan wifi yang sering dilakukan oleh setiap konsumen yaitu lebih cenderung kepada wifi indihome. Adapun beberapa preferensi konsumen sebagai berikut.

Preferensi wifi indihome di Kelurahan Patrang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember.

a. Kelengkapan

Jika terdapat 2 produk yang berbeda, konsumen bebas untuk menentukan mana yang lebih disukai. Apakah produk pertama atau produk yang kedua, tidak menyukai keduanya, atau bahkan menyukai kedua produk tersebut. Hal ini disampaikan oleh Ghilda (pengguna wifi indihome) di Kelurahan Patrang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember.

Saya menggunakan wifi indihome ini sekitar 1 tahunan, selama saya menggunakan wifi indihome ini saya belum pernah mengalami keluhan apapun. Awalnya saya menggunakan paket data, dimana jika dihitung pembelian paket data lebih mahal dari pembayaran wifi indihome setiap bulannya. Juga saat pandemi covid-19 ini melanda, kampus saya mengeluarkan pengumuman bahwa kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah masing-masing. Otomatis penggunaan jaringan data akan lebih banyak. Semenjak itu saya memutuskan untuk memasang wifi indihome ini. Jadi setelah menggunakan wifi indihome ini pengeluaran untuk biaya penggunaan jaringan

GENERAL MANAGER

data lebih hemat.45

Hal ini juga disampaikan oleh Mbak Lutfiana (pengguna wifi indihome) Kelurahan Patrang.

Awalnya saya juga hanya menggunakan paket data, saya berfikir kalau dihitung-hitung pengeluaran paket data tiap bulannya sangat mahal. Apalagi pengguna hp di rumah saya bukan hanya saya saja, ada suami dan anak saya juga. Apalagi di era covid-19 ini penggunaan jaringan data lebih banyak.

Akhirnya setelah mengetahui wifi indihome ini, saya beralih untuk menggunakan wifi indihome tersebut. Pengeluaran jadi sedikit lebih hemat untuk penggunaan data jaringan. Saya menggunakan wifi indihome ini sekitar 2 tahunan.46

Hal tersebut juga diperkuat oleh Mas Dani (pengguna wifi indihome) kelurahan Patrang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember.

Saya menggunakan wifi indihome ini sudah sejak tahun 2019, pengguna jaringan data di rumah itu banyak bukan hanya saya saja. Jadi untuk menghemat biaya saya menggunakan wifi indihome ini, setelah menggunakan wifi tersebut saya lebih menghemat pengeluaran belanja saya.47

Pernyataan di atas diperkuat oleh Bapak Roid selaku penyalur wifi indihome daerah Kelurahan Patrang Kecamatan Patrang, saat wawancara mengatakan:

Iya benar, setelah pandemi covid-19 ini menyebar pengguna wifi indihome semakin bertambah. Mereka mengatakan ingin lebih menghemat jadi beralih dari pengguna paket data menjadi pengguna wifi indihome ini. Mereka juga mengatakan bahwa banyak yang menyarankan untuk menggunakan wifi indihome.48

Dari hasil wawancara oleh para konsumen sudah menerapkan kelengkapan karena konsumen lebih memilih wifi indihome, karena

45 Ghilda Afifa, wawancara, Jember, 15 Desember 2021

46 Lutfiana, wawancara, Jember, 18 Desember 2021

47 Dani Ramadan, wawancara, Jember, 20 Desember 2021

48 Roid, wawancara, Jember, 28 Desember 2021

54

menurut para konsumen penggunaan wifi lebih menghemat pengeluaran daripada harus membeli paket data.

b. Transivitas

“Jika produk pertama lebih disukai dari pada produk kedua”

dan “produk kedua lebih disukai dari pada produk ketiga” maka ia pasti akan beranggapan bahwa “produk pertama lebih disukai daripada produk ketiga”. Prinsip ini yaitu prinsip adanya konsistensi dalam menentukan suatu produk yang akan dipilih. Pernyataan tersebut diperjelas oleh Ghilda pengguna wifi indihome di Kelurahan Patrang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember mengatakan:

Dalam menggunakan internet, saya konsisten menggunakan wifi indihome. Bahkan selama pandemi ini meskipun banyak yang menggunakan wifi indihome ini tidak menjadi permasalahan dalam mengakses sebuah jaringan. Indihome ini memang menjadi produk wifi yang sangat populer dikalangan masyarakat sini, karena memang wifi indihome meyakinkan saya untuk mempermudah dalam mengakses internet.49

Hal ini juga disampaikan oleh Mas Dani (pengguna wifi indihome), saat diwawancara mengatakan:

Saya memilih wifi indihome ini karena kualitas dan pelayanannya yang bagus. Jarang ada keluhan dari pengguna wifi disekitar rumah saya. Saat ada keluhan pun operator wifi indihome langsung sigap untuk membenahi kesalahan jaringan yang terjadi.50

Pernyataan dari Mbak Lutfiana juga memperkuat pernyataan yang lainnya, saat diwawancara mengatakan bahwa:

Saya akan tetap memilih menggunakan wifi indihome ini meskipun ada merek lainnya. Karena saya sudah sangat cocok

49 Ghilda Afifa, wawancara, Jember, 15 Desember 2021

50 Dani Ramadan, wawancara, Jember, 20 Desember 2021

dengan penanganan pelayanannya dan kualitasnya yang sangat bagus. Karena kecocokan penggunaan tidak bisa digantikan.51 Dari beberapa hasil wawancara diatas sudah dapat dipastikan bahwa konsumen memilih wifi indihome karena kualitas pelayanannya yang bagus. Meskipun terkadang sering terjadi masalah terhadap jaringannya, tetapi operator wifi indihome langsung menangani masalah tersebut dan wifi indihome sudah sangat cocok di kalangan masyarakat.

c. Kontinuitas

“Produk pertama lebih disukai dari pada produk kedua”, jadi meskipun ada produk yang menyamai atau menyerupai produk pertama konsumen akan tetap menyukai produk yang pertama. Ini adalah kekonsistenan dari konsumen dalam memilih produk yang akan digunakannya. Hal ini disampaikan oleh Mbak Lutfiana (pengguna wifi indihome), saat diwawancarai mengatakan:

Saya akan tetap memilih menggunakan wifi indihome, meskipun ada produk wifi lainnya yang menyerupai wifi indihome tersebut. Karena wifi indihome sudah sangat cocok dengan keluarga saya.52

Pernyataan Mas Dani (pengguna wifi indihome) juga memperkuat pernyataan dari Mbak Lutfiana, saat diwawancara mengatakan:

Ya meskipun ada banyak wifi lainnya, saya tidak akan berpindah. Karena wifi indihome ini sudah sangat bagus, dan saya sudah banyak kenal dengan para operator dari wifi indihome ini. Pelayanan dari operatornya juga sangat ramah,

51 Lutfiana wawancara, Jember, 18 Desember 2021

52 Lutfiana, wawancara, Jember, 18 Desember 2021

56

mereka berbicara dengan sopan.53

Hal ini juga diperkuat oleh Ghilda (pengguna wifi indihome), saat diwawancara mengatakan bahwa:

Saya lebih memilih wifi indihome ini karena kualitas dan pelayanannya sangat bagus. Operator jaringannya juga sangat ramah. Jadi meskipun ada wifi yang lain saya akan tetap memilih wifi indihome ini.54

Dari beberapa pernyataan pengguna wifi dapat disimpulkan bahwa para konsumen sudah menerapkan kontinuitas dalam memilih produk wifi, meskipun ada wifi yang menyerupai wifi indihome, dan kualitasnya hampir sama tetapi konsumen tetap memilih wifi indihome ini. Dikarenakan nama wifi indihome sudah sangat familiar dimasyarakat. Masyarakat juga sudah mengetahui keunggulan dari wifi indihome. Wifi indihome juga dapat bersaing dengan baik dengan wifi yang lain.

d. Produk Jasa Harus Halal dan Baik

Jaminan halal dari suatu produk atau jasa adalah suatu hal yang sangat penting keberadaannya karena menggunakan produk yang halal adalah perintah agama yang sifatnya mutlak karena bagi kaum muslimin. Islam tidak hanya menitik beratkan pada aspek materi semata, dan juga tidak sekedar menitikberatkan pada aspek pembinaan tubuh semata akan tetapi Islam juga memperhatikan sesuatu yang berpengaruh terhadap akhlak, jiwa kepribadian dan perilakunya.

Kehalalan suatu produk menjadi pertimbangan utama konsumen

53 Dani Ramadan, wawancara, Jember, 20 Desember 2021

54 Ghilda Afifa, wawancara, Jember, 15 Desember 2021

muslim untuk mengkonsumsinya. Hal ini disampaikan oleh Mbak Lutfiana (pengguna wifi indihome):

Saya menggunakan wifi indihome ini karena tuntutan pekerjaan sebagai seorang guru. Di era pandemi ini semua dilakukan dirumah, kegiatan belajar mengajar juga dilakukan di rumah. Untuk pemanfaatan dari wifi ini hampir 75%

dimanfaatkan untuk kegiatan belajar dan mengajar. Karena saya juga mempunyai seorang anak laki-laki yang sekarang bersekolah di bangku SMP. Untuk 25% sisanya biasanya dikala waktu senggang anak saya bermain game online. Tetapi tetap saya pantau, dan membatasinya menggunakan jaringan internet untuk hal yang tidak baik. Kalau hanya untuk mengatasi rasa bosan di kala senggang, saya izinkan, seperti bermain game online dan mendengarkan musik. 55

Pernyataan Ghilda (pengguna wifi indihome) juga selaras dengan yang dikatakan Mbak Lutfiana:

Kegiatan kuliah di masa pandemi ini dilakukan melalui jejaring sosial, mahasiswa diharapkan untuk belajar di rumah. Jadi, saya menggunakan wifi indihome ini untuk menunjang kegiatan kuliah saya. Setiap hari pemanfaatan wifi ini digunakan untuk kegiatan kuliah. Mengerjakan tugas, bergabung zoom, dan mengikuti kelas-kelas online lainnya.

Hanya diwaktu senggang saja di manfaatkan untuk membuka jejaring sosial lainya seperti instagram, FB, dan lain-lain.56 Mas Dani (pengguna wifi indihome) juga mengatakan hal demikian:

Saya menggunakan wifi indihome ini untuk menunjang kegiatan sekolah adik saya, setiap hari dia harus mengikuti kelas online dipagi hari dan dilanjutkan mengerjakan tugas yang diberikan. Biasanya, dia diarahkan untuk menonton video-video yang telah di share oleh gurunya di grup Whatsapp dan Youtube. Di waktu senggang biasanya pemanfaatan wifi ini digunakan untuk memutar musik di Youtube, membuka jejaring sosial, dan bermain game online. Bisa dikatakan pemanfaatannya 50% untuk kegiatan belajar dan 50% lainnya

55 Lutfiana, wawancara, Jember, 5 Maret 2022

56 Ghilda, wawancara, Jember, 5 Maret 2022

58

untuk mengisi waktu luang dengan hiburan.57

Dari beberapa pernyataan pengguna wifi di atas dapat disimpulkan bahwa pengguna wifi sudah menggunakan produk wifi indihome ini secara baik dan sesuai dengan porsinya. Mereka menggunakan produk wifi indihome ini untuk menunjang kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan secara online di masa pendemi ini.

Hanya di waktu senggang saja mereka menggunakannya untuk mengatasi rasa bosan dan sebagai hiburan.

2. Faktor-Faktor yang Menentukan Preferensi Penggunaan Wifi Indihome oleh Masyarakat di Kelurahan Patrang Kecamatan Patrang.

Faktor-faktor dalam menentukan suatu pemilihan wifi indihome dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu : faktor budaya, faktor sosial, dan faktor pribadi.

a. Faktor Sosial

Kelas-kelas sosial adalah kelompok yang relatif homogeni dan bertahan lama dalam suatu masyarakat yang anggotanya mempunyai nilai, minat, dan perilaku serupa. Biasanya kebanyakan masyakarat memiliki golongan sosial, tetapi tidak semua masyarakat memiliki jenis-jenis kategori golongan yang sama. Kelas sosial dibagi menjadi tiga kelompok yaitu, kelompok atas, kelompok menengah, dan kelompok bawah. Suatu kelompok yang terdiri dari sejumlah orang

57 Dani, wawancara, Jember, 5 Maret 2022

yang mempunyai kedudukan dalam masyarakat. Seperti keluarga, kelompok kecil serta peranan status sosial konsumen. Perilaku seseorang dipengaruhi oleh banyak kelompok kecil dalam lingkungannya. Kelas sosial merupakan bentuk pengelompokan yang alami terjadi di masyarakat ke dalam suatu hirarki status kelas yang berbeda sehingga para anggota setiap kelas secara relatif mempunyai status yang sama.

Menurut pernyataan Ghilda (pengguna wifi indihome), saat diwawancara menyatakan:

Sebenarnya saya termasuk pengguna wifi indihome yang baru.

Saya menggunakan wifi ini karena saran dari teman kampus.

Dia menggunakan wifi indihome sudah lama. Dari saran itu, saya akhirnya menggunakan wifi indihome ini. Teman saya menyarankan menggunakan wifi indihome ini dikarenakan kualitasnya yang sudah bagus dan banyak diminati oleh masyarakat, tetapi harga penggunaan wifi ini sedikit mahal setiap bulannya. Alhamdulillah orang tua saya mempunyai pekerjaan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dan tergolong ekonomi kelas menengah, yang pendapatannya lebih besar dari pengeluarannya. Akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan wifi indihome ini, dengan kualitas yang bagus dan harga yang menurut saya terjangkau.58

Hal itu juga disampaikan oleh Mas Dani (pengguna wifi indihome), saat diwawancara dia menyatakan:

Kalau saya menggunakan wifi ini atas saran dari Bapak saya.

Bapak bekerja disebuah instansi dan Bapak juga disarankan oleh temannya. Kalau ingin memasang wifi, pakai wifi indihome saja. Akhirnya saya menggunakan wifi indihome.

Meskipun pembayaran tiap bulannya yang sedikit menguras kantong tetapi masih sesuai dengan pendapatan saya, masih bisa mengimbangilah antara pengeluaran dan pemasukan.59

58 Ghilda Afifa, wawancara, Jember, 5 Maret 2022

59 Dani Ramadan, wawancara, Jember, 5 Maret 2022

60

Menurut Mbak Lutfiana (pengguna wifi indihome), saat diwawancara dia menyatakan:

Saya menggunakan wifi indihome ini karena memang wifi indihome sangat banyak diminati dikalangan masyarakat, banyak masyarakat yang mengatakan kalau wifi indihome itu aksesnya sangat baik, operatornya ramah, tetapi memang wifi indihome ini lumayan mahal pembayarannya tiap bulan, dikarenakan pendapatan saya alhamdulillah sudah memasuki target yang sesuai, akhirnya saya memilih produk indihome ini meskipun sedikit lebih mahal tetapi dengan kualitasnya yang bagus, itu tidak menjadi masalah.60

Dari hasil wawancara di atas, dapat disimpulkan bahwa faktor sosial, para pengguna wifi indihome menggunakan wifi dikarenakan pengaruh faktor sosial, seperti saran dari teman, keluarga, maupu masyarakat sekitar yang menyarankan untuk menggunakan wifi indihome ini. Faktor sosial yang lain juga dikarenakan mereka merupakan kelompok menengah, jadi pendapatan mereka sudah cukup stabil untuk memilih menggunakan wifi indihome ini. Mereka mempunyai minat beli karena dipengaruhi oleh faktor sosial yaitu dorongan atau pengaruh dari keluarga, teman, ataupun masyarakat dan juga dipengaruhi oleh tingkat pendapatan.

b. Faktor Budaya

Kebudayaan merupakan suatu hal yang kompleks yang meliputi ilmu pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, adat, kebiasaan, dan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Budaya merupakan kebiasaan masyarakat dalam menyerapkan kebiasaan yang sesuai

60 Lutfiana, wawancara, Jember, 5 Maret 2022

dengan perkembangan zaman. Kebudayaan merupakan faktor penentu paling dasar dari keinginan dan perilaku sosial.

Lebih lanjut Mas Dani (pengguna wifi indihome) saat diwawancara beliau mengatakan:

Awalnya saya menggunakan paket data, terkadang saya beli kartu perdana di konter terkadang saya juga mengisi pulsa.

Namun setelah adanya pandemi covid ini kebiasaan saya menggunakan paket data berubah, dikarenakan kita harus berdiam diri dirumah saja dan kebetulan harga paket data semakin naik akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan wifi indihome ini. Pembayarannya juga dilakukan sebulan sekali. Saat masih menggunakan paket data satu bulan saya bisa membeli paket data lebih dari 2 kali.61

Hal ini senada yang disampaikan oleh Mbak Lutfiana (pengguna wifi indihome), saat wawancara menyatakan bahwa:

Saya menggunakan wifi indihome ini karena tetangga saya juga menggunakan wifi indihome. Dia bercerita kalo wifi indihome ini sangat recommended. Jadi akhirnya saya juga menggunakan wifi ini. Sebelumnya saya menggunakan paket data, satu bulan saya bisa menghabiskan sampai 50Gb paket data. Apalagi setelah pandemi covid ini terjadi, semua kegiatan harus dilakukan dirumah saya bisa menghabiskan sampai 100gb paket data setiap bulannya, bahkan kadang lebih. Saya rasa pengeluaran untuk paket data ini sangat mahal, akhirnya berpindahlah saya menggunakan wifi indihome ini.

Pengeluarannya lebih terjangkau setiap bulannya.62

Kemudian ditambahkan oleh Ghilda (pengguna wifi indihome), saat diwawancara menyatakan bahwa:

Sebenarnya saya termasuk pengguna wifi indihome yang baru.

Saya menggunakan wifi ini karena saran dari teman kampus.

Dia menggunakan wifi indihome sudah lama. Dari saran itu, saya akhirnya meninggalkan kebiasaan lama saya yang menggunakan paket data. Sebelum menggunakan wifi indihome ini saya terbiasa membeli paket data dikonter

61 Dani Ramadan, wawancara, Jember, 20 Desember 2021

62 Lutfiana, wawancara, Jember, 18 Desember 2021

Dokumen terkait