• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Analisis Data

Dalam dokumen Skripsi - Universitas Muhammadiyah Makassar (Halaman 48-52)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

E. Teknik Analisis Data

Penelitian ini menggunakan beberapa teknik analisis data, yaitu:

1. Teknik Analisis Statistik Deskriptif

Teknik analisis statistik deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data kuesioner yang telah terkumpul dari jawaban responden sebagaimana adanya, tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum (generalisasi).

Teknik analisis statistik deskriptif yang akan digunakan dalam penelitian ini berupa tabel, perhitungan modus, median, mean (pengukuran tendensi sentral), perhitungan penyebaran data melalui perhitungan rata-rata dan standar deviasi, serta perhitungan persentase (%). Penentuan persentase dari perolehan data hasil

kuesioner dari masing-masing variabel menggunakan rumus perhitungan persentase:

% =𝑁𝑛 x 100%

Keterangan rumus:

n = Skor yang diperoleh N = Skor ideal

% = Persentase

Data yang sudah dipersentasekan lalu ditafsirkan dengan kalimat yang bersifat kualitatif, dimana hasil persentase itu dapat di golongkan sebagaimana terlihat pada tabel 3.1:

Tabel 3.1 kriteria jawaban responden

Presentase Jawaban Tafsiran Kualitatif 80%-100%

60%-<80%

40%-<60%

20%-<40%

0%-<20%

Sangat baik Baik Cukup baik Kurang baik Sangat tidak baik (Arikunto, 2010)

2. Teknik Analisis Regresi Linier Sederhana

Teknik analisis regresi sederhana digunakan untuk melihat besaran pengaruh variable (X) pengaruh perilaku pemilih terhadap variable (Y) partisipasi politik masyarakat dalam hal penggunaan hak pilih di desa Jonjo. Digunakan pula untuk membangun persamaan dan menggunakan persamaan tersebut untuk

membuat perkiraan (prediction). Adapun rumus persamaan regresi sederhana yang digunakan dalam penelitian ini, adalah:

Ý = a + b X

Keterangan rumus:

Ý = variable partisipasi politik masyarakat X = variabel pengaruh perilaku pemilih a = konstanta

b = koefisien regresi

Analisis regresi dalam penelitian ini akan menggunakan bantuan softwareSPSS version 24.0. Hasil analisis regresi dapat digunakan pula untuk melakukan uji hipotesis yang telah diajukan sebelumnya. Dasar pengambilan keputusannya, adalah:

a. Jika nilai P value (sig) ≥ 0,05, maka Ho diterima dan H1 ditolak b. Jika nilai P value (sig) ≤ 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima

38

pembahasan dari data yang berkaitan dengan fokus penelitian sebegai tindak lanjut dari hasil pengumpulan data. Sebelum mendeskripsikan hasil penelitian dan pembahasan, maka terlebih dahulu peneliti akan menguraikan secara singkat tentang gambaran umum lokasi penelitian, yaitu di Desa Jonjo, Kec. Parigi, Kab.

Gowa.

A. Deskripsi Obyek Penelitian

Desa jonjo merupakan salah satu desa dari 5 desa yang ada di Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi – Selatan. Salah satu desa yang ada di kecamatan Parigi ini memiliki luas wilayah sebesar 4895 ha. Lahan yang digunakan sebagai pemukiman luasnya mencapai 1738 ha, untuk sawah luasnya 857 ha, sedangkan untuk ladang luasnya 1699 ha, dan lahan tidur luasnya mencapai 6 ha. Desa jonjo sendiri terdiri dari 4 dusun, yaitu : dusun Jonjo, dusun Bukit Parigi, dusun Baliti dan dusun Laloasa.

Desa Jonjo terletak diujung bagian timur ibukota kecamatan Parigi.

Dengan jarak dari ibukota kecamatan Parigi adalah kurang lebih 4km, sedangkan dari ibukota kabupaten Gowa ialah kurang lebih 70 km, dan jarak dari ibukota Provinsi adalah kurang lebih 80 km. Adapun batas wilayah desa Jonjo sebagai berikut :

1. Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Parigi, Kecamatan Tinggimoncong 2. Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Sicini

3. Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Manuju, dan 4. Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Majannang

Jumlah penduduk desa Jonjo berdasarkan data kependudukan tahun 2018 yang diperoleh dari kantor desa Jonjo adalah sebanyak 3245 orang, yang terdiri dari laki – laki 1580 orang, sedangkan perempuan 1665 orang, dengan jumlah KK ialah 939. Mayoritas pekerjaan masyarakat desa Jonjo adalah sebagai petani yang mencapai 86,13% dari jumlah penduduk, yang kedua ialah pertukangan yaitu 8,63%. Sedangkan untuk rincian jumlah penduduk disetiap dusun sebagai berikut:

1. Dusun Jonjo sebanyak 750. Laki – laki 371, sedangkan perempuan 379, dengan jumlah KK 215.

2. Dusun Bukit Parigi Sebanyak 748. Laki – laki 365 orang, sedangkan perempuan sebanyak 383, dengan jumlah KK 210.

3. Dusun Baliti sebanyak 451. Laki – laki 223 orang, sedangkan perempuan 228 orang, dengan jumlah KK 132.

4. Dusun Laloasa sebanyak 1296 orang. Laki – laki 621 orang, sedangkan perempuan 675 orang, dengan jumlah KK 382.

B. Hasil Penelitian

Penelitian tentang Pengaruh PerilakuPemilih Terhadap Partisipasi Politik Masyarakat dalam hal penggunaan hak pilih pada Pemilihan Kepala Desa Jonjo Tahun 2018 dilaksanakan sejak tanggal 7 September2019 – 7 November 2019.

Adapun yang dijadikan responden dalam penelitian ini sebanyak 95 orang.

1. Hasil Analisis Deskriptif Variabel Pengaruh Perilaku Pemilih (X)

Variabel Perilaku Pemilih(X) akan dianalisis dalam 4 indikator. Adapun indikator Perilaku Pemilih yaitu indikator pendekatan sosiologi, pendekatan psikologi, pendekatan ekonomi, dan pendekatan rasional.

a. Indikator Pendekatan Sosiologi

Indikator pertama pada penelitian ini adalah pendekatan sosiologi pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, kecamatan Parigi, kabupaten Gowa. Ada 5 instrument pernyataan yang dijadikan alat ukur, yaitu:

1) Kesamaan tempat tinggal menentukan pilihan terhadap calon kepala desa 2) Latar belakang pendidikan calon kepala desa, menentukan pilihan terhadap

calon kepala desa

3) Dalam pemilihan kepala desa, arahan atau permintaan dari salah satu tokoh masyarakat yang terpandang menentukan pilihan terhadap calon kepala desa

4) Latar belakang calon kepala desa menentukan pilihan terhadap calon kepala desa

5) Umur calon kepala desa menentukan pilihan terhadap calon kepala desa Berdasarkan hasil analisis data pada pernyataan diatas dalam indikator Pendekatan Sosiologi pada variabel X “Perilaku Pemilih” dari 95 orang responden dapat dilihat dalam pengolahan data pada tabel 4.1 sebagai berikut:

Tabel 4.1 Pernyataan Responden terhadap indikator Pendekatan Sosiologi

Pernyataan

SS (5)

S (4)

KS (3)

TS (2)

STS (1)

% Sko

r % Sko

r % Sko

r % Sko

r % Sko

r Kesamaan

tempat tinggal menentukan

pilihan terhadap calon kepala

desa pada pemilihan kepala desa Jonjo tahun

2018

42 44,2 210 49 51,6 196 2 2,1 6 2 2,1 4 - - -

Latar belakang pendidikan calon kepala

desa, menentukan

pilihan terhadap calon kepala

desa Jonjo 2018

39 41,1 195 53 55,8 212 2 2,1 6 1 1,1 2 - - -

Dalam pemilihan kepala desa Jonjo tahun 2018, arahan

atau permintaan

dari salah satu tokoh masyarakat

yang terpandang menentukan

pilihan terhadap calon kepala

desa.

47 49,5 235 42 44,2 168 2 2,1 6 4 4,2 8 - - -

Latar belakang keluarga calon kepala

desa, menentukan

pilihan terhadap calon kepala

desa pada pemilihan kepala desa Jonjo tahun

2018

26 27,4 130 55 57,9 220 12 12,6 36 2 2,1 4 - - -

Umur calon kepala desa, menentukan

pilihan terhadap calon kepala

desa Jonjo tahun 2018

37 38,9 185 52 54,7 208 6 6,4 18 - - - - - -

Rata-rata 38 40,2 191 50 52,8 201 5 5,1 14 2 1,9 4 - - -

Sumber: Hasil Penelitian (Data Primer), 2019

Berdasarkan data tabel 4.1 diatas dapat dilihat bahwa penilaian rata-rata dari responden paling tinggi yakni 52,6% responden memberikan penilaian Setuju (S), sedangkan penilaian rata-rata responden paling terendah yakni 1,9%

responden memberikan penilaian Kurang Setuju (KS). Untuk mengetahui skor perolehan indikator pendekatan sosiologi pada variabel perilaku pemilih dengan total skor 2049, indikator sebanyak 95 responden, item pernyataan sebanyak 5 dan skor tertinggi dari setiap item pernyataan diberi skor 5 dan skor terendah diberi skor 1 dapat dilihat sebagai berikut :

Skor maximum = Skor tertinggi item pernyataan x N x Item pernyataan = 5 x 95 x 5

= 2375

Berdasarkan dari hasil penelitian tentang indikator pendekatan sosiologi pada pemilihan kepala desa di desa Jonjo tahun 2018 diperoleh dari jumlah skor hasil perolehan dalam pengumpulan data kuesioner sebanyak 2049. Maka tanggapan dari 95 responden terhadap indikator pendekatan sosiologi, yaitu :

Skor Perolehan

Skor Maximum x 100% = 2049

2375x 100% = 86,3%

Dari hasil indikator pendekatan sosiologi 86,3% yang ditetapkan, menunjukkan bahwa indikator pendekatan sosiologi berada pada penilaian Sangat Baik (SB). Hal ini mendeskripsikan bahwa secara umum, indikator pendekatan Sosiologi mendapat tanggapan setuju dengan 52,8%. Karena, sebagian masyarakat memilih calon kepala desa dengan pertimbangan kesamaan tempat tinggal, latar belakang pendidikan, arahan tokoh masyarakat yang terpandang, latar belakang keluarga calon, dan umur calon kepala desa.

Penilaian rata-rata responden memberikan pernyataan setuju, sekaligus pula berarti bahwa masyarakat dalam memilih calon kepala desa pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, menggunakan pertimbangan pendekatan sosiologi. Ada lima (lima) pernyataan yang digunakan untuk mengukur indikator Pendekatan Sosiologi pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, Kec.

Parigi, Kab. Gowa.

Berdasarkan hasil penelitian, indikator pendekatan Sosiologi pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, Kec. Parigi, Kab. Gowa bila

ditinjau dari instrument pertama yaitu kesamaan tempat tinggal menentukan pilihan masyarakat terhadap calon kepala desa pada pemilihan kepala desa Jonjo tahun 2018 sebagai instrument pertama secara umum mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari responden. Hal ini menendakan bahwa salah satu pertimbangan masyarakat dalam memilih calon kepala desa adalah kesamaan tempat tinggal.

Instrumen kedua terkait dengan, latar belakang pendidikan calon kepala desa, menentukan pilihan terhadap calon kepala desa Jonjo tahun 2018, yang mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari masyarakat. Hal ini menandakan bahwa secara umum masyarakat menentukan pilihannya berdasarkan latar belakang pendidikan calon kepala desa.

Instrumen ketiga yaitu, dalam pemilihan kepala desa Jonjo tahun 2018, arahan atau permintaan dari salah satu tokoh masyarakat yang terpandang menentukan pilihan terhadap calon kepala desa, mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari responden. Hal ini menandakan bahwa secara umum masyarakat menentukan pilihannya berdasarkan permintaan salah satu tokoh masyarakat yang dianggap terpandang di desa Jonjo, atau yang lebih dikenal dengan istilah karaeng. Pengaruh karaeng di desa Jonjo masih sangat besar. Rasa segan, takut, dan hormat terhadapnya membuat masyarakat masih mengikuti permintaannya yang dalam hal ini memilih salah satu calon.

Instrumen keempat yaitu, latar belakang keluarga calon kepala desa, menentukan pilihan terhadap calon kepala desa pada pemilihan kepala desa Jonjo tahun 2018, mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari responden. Hal ini

menandakan bahwa secara umum masyarakat menentukan pilihannya berdasarkan pertimbangan latar belakang calon kepala desa Jonjo.

Instrumen kelima yaitu, umur calon kepala desa menentukan pilihan terhadap calon kepala desa Jonjo tahun 2018 mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari responden. Hal ini menandakan bahwa secara umum masyarakat menentukan pilihannya dengan mempertimbangkan umur calon kepala desa pada pemilihan kepala desa di desa Jonjo.

Berdasarkan hasil penelitian mengenai perilaku pemilih dalam pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, Kec. Parigi, Kab. Gowa, pada indikator pendekatan Sosiologi, dimana secara umum masyarakat dalam menentukan pilihannya terhadap calon kepala desa pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, itu dengan mempertimbangkan pendekatan Sosiologi, yaitu kesamaan tempat tinggal, latar belakang calon kepala desa, arahan atau permintaan salah satu tokoh terpandang yang ada di desa Jonjo, latar belakang keluarga calon kepala desa, dan umur calon kepala desa. Namun, masih ada beberapa masyarakat yang tidak menggunakan pendekatan Sosiologi, sebagai pertimbangan dalam menentukan pilihan calon kepala desa pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, Kec. Parigi, Kab. Gowa, ini bisa kita lihat dari masih adanya beberapa masyarakat yang memberikan tanggapan kurang setuju dan tidak setuju pada pendekatan Sosiologi.

Hal ini sejalan dengan pendapat yang dikemukakan oleh Rochiman (2009), pendekatan sosiologi lebih menekankan pada keadaan dan kategori sosial seseorang didalam sebuah kelompok seperti keagamaan, kelas, pembagian

wilayah, ras, dan kelompok etnis, yang dimana keadaan dan kategori tersebut banyak mempengaruhi tindakan-tindakan politiknya. Hal ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Alamsyah (2011), dimana hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa keputusan pemilih untuk memilih calon kepala desa dipengaruhi salah satunya oleh kelas sosial.

b. Indikator Pendekatan Psikologi

Indikator kedua pada penelitian ini adalah Pendekatan Psikologi pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, yang diukur melalui 5 (lima) instrument yang berkaitan dengan:

1) Kedekatan terhadap salah satu calon kepala desa menentukan pilihan terhadap calon kepala desa

2) Sikap loyal terhadap salah satu calon menentukan pilihan terhadap calon kepala desa

3) Dorongan hati nurani menentukan pilihan terhadap calon kepala desa 4) Perasaan suka terhadap salah satu calon menentukan pilihan terhadap

calon kepala desa

5) Perasaan tidak suka terhadap salah satu calon menentukan pilihan terhadap calon kepala desa

Berdasarkan hasil analisis data pada pernyataan diatas dalam indikator Pendekatan Psikologi pada variable X “Perilaku Pemilih dari 95 orang responden dapat dilihat dalam pengolahan data pada tabel 4.2 sebagai berikut:

Tabel 4.2 Pernyataan Responden terhadap indikator Pendekatan Psikologi

Pernyataan

SS (5)

S (4)

KS (3)

TS (2)

STS (1)

% Sko

r % Sko

r % Sko

r % Sko

r % Sko

r Kedekatan

terhadap salah satu calon menentukan

pilihan terhadap calon

kepala desa Jonjo tahun

2018

62 65,3 310 31 32,5 124 1 1,1 3 1 1,1 2 - - -

Sikap loyal terhadap salah

satu calon menentukan

pilihan terhadap calon kepala

desa Jonjo tahun 2018

39 41,1 195 43 45,3 172 12 12,5 36 1 1,1 2 - - -

Dorongan hati nurani menentukan

pilihan terhadap calon kepala

desa Jonjo tahun 2018

63 66,3 315 30 31,6 120 2 2,1 6 - - - - - -

Perasaan suka terhadap calon kepala

desa menentukan

pilihan terhadap calon kepala

desa Jonjo tahun 2018

41 43,1 205 52 54,8 208 2 2,1 6 - - - - - -

Perasaan tidak suka terhadap

salah satu calon

40 42,1 200 51 53,7 204 4 4,2 12 - - - - - -

menentukan pilihan terhadap calon

kepala desa tahun 2018

Rata-rata 49 51,6 245 41 43,6 166 4 4,4 13 0,4 0,4 0,8 - - -

Sumber: Hasil Penelitian (Data Primer), 2019

Berdasarkan data tabel 4.2 diatas dapat dilihat bahwa penilaian rata-rata dari responden paling tinggi yakni 51,6% responden memberikan penilaian Sangat Setuju (SS), sedangkan penilaian rata-rata responden paling terendah yakni 0,4%

responden memberikan penilaian Tidak Setuju (TS). Untuk mengetahui skor perolehan indikator pendekatan psikologi pada variabel perilaku pemilih dengan total skor 2120, indikator sebanyak 95 responden, item pernyataan sebanyak 5 dan skor tertinggi dari setiap item pernyataan diberi skor 5 dan skor terendah diberi skor 1 dapat dilihat sebagai berikut :

Skor maximum = Skor tertinggi item pernyataan x N x Item pernyataan = 5 x 95 x 5

= 2375

Berdasarkan dari hasil penelitian tentang indikator pendekatan psikologi pada pemilihan kepala desa di desa Jonjo tahun 2018 diperoleh dari jumlah skor hasil perolehan dalam pengumpulan data kuesioner sebanyak 2120. Maka tanggapan dari 95 responden terhadap indikator pendekatan psikologi, yaitu :

Skor Perolehan

Skor Maximum x 100% = 2120

2375x 100% = 89,2%

Dari hasil indikator pendekatan sosiologi 89,2% yang ditetapkan, menunjukkan bahwa indikator pendekatan psikologi berada pada penilaian

Sangat Baik (SB). Hal ini mendeskripsikan bahwa secara umum, indikator pendekatan Psikologi mendapat tanggapan sangat setuju dengan 51,6%. Hal ini menandakan bahwa, sebagian masyarakat desa Jonjo memilih calon kepala desa dengan pertimbangan kedekatan terhadapa calon, sikap loyal terhadap calon, dorongan hati nurani, perasaan suka terhadap calon dan perasaan tidak suka terhadap calon.

Penilaian rata-rata responden memberikan pernyataan sangat setuju, sekaligus pula berarti bahwa masyarakat dalam memilih calon kepala desa pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, secara umum juga menggunakan pertimbangan pendekatan Psikologi. Ada lima (lima) pernyataan yang digunakan untuk mengukur indikator Pendekatan Psikologi pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, Kec. Parigi, Kab. Gowa.

Berdasarkan hasil penelitian, indikator pendekatan Psikologi pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, Kec. Parigi, Kab. Gowa bila ditinjau dari instrument pertama yaitu kedekatan terhadap salah satu calon kepala desa menentukan pilihan masyarakat terhadap calon kepala desa pada pemilihan kepala desa Jonjo tahun 2018 sebagai instrument pertama secara umum mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari responden. Hal tersebut menandakan bahwa salah satu pertimbangan masyarakat dalam memilih calon kepala desa adalah kedekatannya kepada calon kepala desa tersebut.

Instrumen kedua terkait dengan, sikap loyal terhadap salah satu calon menentukan pilihan terhadap calon kepala desa Jonjo tahun 2018, yang mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari masyarakat. Hal ini menandakan bahwa

secara umum masyarakat menentukan pilihannya dengan mempertimbangkan sikap loyal terhadap salah satu calon kepala desa Jonjo.

Instrumen ketiga yaitu, dorongan hati nurani menentukan pilihan terhadap calon kepala desa, mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari responden.

Hal ini menandakan bahwa secara umum masyarakat menentukan pilihannya berdasarkan pertimbangan salah satunya, dari dorongan hati nurani.

Instrumen keempat yaitu, perasaan suka terhadap salah satu calon menentukan pilihan terhadap calon kepala desa pada pemilihan kepala desa Jonjo tahun 2018, mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari responden. Hal ini menandakan bahwa secara umum masyarakat menentukan pilihannya berdasarkan pertimbangan salah satu, adalah perasaan suka terhadap salah satu calon kepala desa.

Instrumen kelima yaitu, perasaan tidak suka menentukan pilihan terhadap calon kepala desa Jonjo tahun 2018 mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari responden. Hal ini menandakan bahwa secara umum masyarakat menentukan pilihannya dengan mempertimbangkan perasaan tidak suka terhadap salah satu calon kepala desa Jonjo.

Berdasarkan hasil penelitian mengenai perilaku pemilih dalam pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, Kec. Parigi, Kab. Gowa, pada indikator pendekatan Psikologi, dimana secara umum masyarakat dalam menentukan pilihannya terhadap calon kepala desa pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, itu juga dengan mempertimbangkan pendekatan Psikologi, yaitu kedekatan terhadap salah satu calon, sikap loyal terhadap salah satu calon,

dorongan hati nurani, perasaan suka, dan perasaan tidak suka terhadap salah satu calon. Namun, masih ada beberapa masyarakat yang tidak menggunakan pendekatan Psikologi, sebagai pertimbangan dalam menentukan pilihan calon kepala desa pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, Kec. Parigi, Kab. Gowa, ini bisa kita lihat dari masih adanya beberapa masyarakat yang memberikan tanggapan kurang setuju dan tidak setuju pada pendekatan Psikologi.

Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Solikhah dalam Nugraheni (2016), dimana hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa keputusan pemilih untuk memilih calon kepala desa lebih berorientasi pada perasaan suka dan tidak suka.

c. Indikator Pendekatan Ekonomi

Indikator ketiga pada penelitiaan ini adalah Pendekatan Ekonomi pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, kecamatan Parigi, kabupaten Gowa, yang diukur melalui 5 (lima) instrument yaitu:

1) Pemberian uang dari tim sukses atau calon kepala desa menentukan pilihan terhadap calon kepala desa

2) Pemberian barang dari tim sukses atau calon kepala desa menentukan pilihan terhadap calon kepala desa

3) Janji pemberian jabatan dari calon kepala desa jika terpilih menentukan pilihan terhadap calon kepala desa

4) Kebaikan calon menentukan pilihan terhadap calon kepala desa

5) Kebaikan keluarga calon menentukan pilihan terhadap calon kepala desa

Berdasarkan hasil analisis data pada pernyataan diatas dalam indikator Pendekatan Ekonomi pada variable X “Perilaku Pemilih” dari 95 responden dapat dilihat dalam pengolahan data pada tabel 4.3 sebagai berikut:

Tabel 4.3 Pernyataan Responden terhadap indikator Pendekatan Ekonomi

Pernyataan

SS (5)

S (4)

KS (3)

TS (2)

STS (1)

% Sko

r % Sko

r % Sko

r % Sko

r % Sko

r Pemberian

uang dari tim sukses atau calon kepala desa menentuksn

pilihan terhadap calon kepala

desa Jonjo tahun2018

42 44,3 210 47 49,5 188 3 3,1 9 3 3,1 6 - - -

Pemberian barang dari tim sukses atau calon kepala desa, menentukan

pilihan terhadap calon kepala

desa Jonjo tahun 2018

31 32,6 155 61 64,2 244 1 1,1 3 2 2,1 4 - - -

Janji pemberian jabatan dari calon kepala desa jika

terpilih, menentukan

pilihan terhadap calon kepala

desa Jonjo tahun 2018

38 40 190 47 49,5 188 10 10,5 30 - - - - - -

Kebaikan calon kepada

anda, menentukan

pilihan terhadap calon kepala

desa Jonjo tahun 2018

45 47,4 225 55 57,4 220 5 5,2 15 - - - - - -

Kebaikan keluarga calon kepada

anda, menentukan

pilihan terhadap calon kepala

desa Jonjo tahun 2018

43 45,6 215 50 52,6 200 2 2,1 6 - - - - - -

Rata-rata 40 41,9 199 50 52,6 200 4 4,4 13 1 1,1 2 - - -

Sumber: Hasil Penelitian (Data Primer), 2019

Berdasarkan data tabel 4.3 diatas dapat dilihat bahwa penilaian rata-rata dari responden paling tinggi yakni 52,6% responden memberikan tanggapan Setuju (S), sedangkan penilaian rata-rata responden paling terendah yakni 1,1%

responden memberikan tanggapan Tidak Setuju (TS). Untuk mengetahui skor perolehan indikator pendekatan ekonomi pada variabel perilaku pemilih dengan total skor 2168, indikator sebanyak 95 responden, item pernyataan sebanyak 5 dan skor tertinggi dari setiap item pernyataan diberi skor 5 dan skor terendah diberi skor 1 dapat dilihat sebagai berikut :

Skor maximum = Skor tertinggi item pernyataan x N x Item pernyataan = 5 x 95 x 5

= 2375

Berdasarkan dari hasil penelitian tentang indikator pendekatan psikologi pada pemilihan kepala desa di desa Jonjo tahun 2018 diperoleh dari jumlah skor hasil perolehan dalam pengumpulan data kuesioner sebanyak 2168. Maka tanggapan dari 95 responden terhadap indikator pendekatan psikologi, yaitu :

Skor Perolehan

Skor Maximum x 100% = 2168

2375x 100% = 91,2%

Dari hasil indikator pendekatan ekonomi 91,2% yang ditetapkan, menunjukkan bahwa indikator pendekatan ekonomi berada pada penilaian Sangat Baik (SB). Secara umum, indikator pendekatan Psikologi mendapat tanggapan sangat setuju dengan 52,6%. Hal ini menandakan bahwa, sebagian masyarakat desa Jonjo memilih calon kepala desa dengan mempertimbangkan pemberian uang dari tim sukses atau calon, pemberian barang dari tim sukses atau calon, janji pemberian jabatan, kebaikan calon dan kebaikan keluarga calon.

Penilaian rata-rata responden memberikan pernyataan setuju, sekaligus pula berarti bahwa masyarakat dalam memilih calon kepala desa pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, juga menggunakan pertimbangan pendekatan Ekonomi. Ada lima (lima) pernyataan yang digunakan untuk mengukur indikator Pendekatan Ekonomi pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, Kec. Parigi, Kab. Gowa.

Berdasarkan hasil penelitian, indikator pendekatan Ekonomi pada pemilihan kepala desa tahun 2018 di desa Jonjo, Kec. Parigi, Kab. Gowa bila ditinjau dari instrument pertama yaitu pemberian uang dari tim sukses atau calon kepala desa menentukan pilihan masyarakat terhadap calon kepala desa pada pemilihan kepala desa Jonjo tahun 2018 sebagai instrument pertama secara umum

mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari responden. Hal tersebut menandakan bahwa pemberian uang dari tim sukses atau calon kepala desa menjadi salah satu pertimbangan masyarakat untuk menentukan pilihannya terhadap calon kepala desa.

Instrumen kedua terkait dengan, pemberian barang dari tim sukses atau calon kepala desa, menentukan pilihan terhadap calon kepala desa Jonjo tahun 2018, yang mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari masyarakat. Hal ini menandakan bahwa secara umum masyarakat menentukan pilihannya berdasarkan salah satunya pemberian barang dari tim sukses atau calon kepala desa.

Instrumen ketiga yaitu, dalam pemilihan kepala desa Jonjo tahun 2018, yaitu janji pemberian jabatan dari calon kepala desa jika terpilih, menentukan pilihan terhadap calon kepala desa, mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari responden. Hal ini menandakan bahwa secara umum masyarakat menentukan pilihannya berdasarkan salah satunya dengan pertimbangan janji pemberian jabatan jika terpilih dari calon kepala desa Jonjo.

Instrumen keempat yaitu, kebaikan calon kepada masyarakat, menentukan pilihan terhadap calon kepala desa pada pemilihan kepala desa Jonjo tahun 2018, mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari responden. Hal ini menandakan bahwa secara umum masyarakat menentukan pilihannya berdasarkan pertimbangan salah satunya karena kebaikan calon kepala desa.

Instrumen kelima yaitu, kebaikan keluarga calon kepala desa menentukan pilihan terhadap calon kepala desa Jonjo tahun 2018 mendapat tanggapan sangat setuju dan setuju dari responden. Hal ini menandakan bahwa secara umum

Dalam dokumen Skripsi - Universitas Muhammadiyah Makassar (Halaman 48-52)

Dokumen terkait