BAB III METODE PENELITIAN
D. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan tahapan-tahapan yang dilakukan peneliti memperoleh data sesuai dengan tujuan penelitan.71 Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah:
1. Observasi
Observasi merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mengumpulkan fakta lapangan dan dibantu dengan berbagai alat.72 Dalam hal ini peneliti melakukan teknik pengumpulan data dengan teknik observasi non partisipan. Peneliti hanya bertindak sebagai pengamat dalam penelitian dan tidak mengikuti kegiatan yang sedang diteliti. Berikut hasil penelitian yang diperoleh dari kegiatan observasi adalah:
71 Sarwono Jonathan, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2006), 123.
72 Sugiyono, 459.
a. Peneliti mengamati problematika strategi peer group (peran teman sebaya) yang dialami peserta didik kelas IV pada saat pembelajaran tematik tema 3 subtema 1 dan 2 materi sumber daya alam di Madrasah Ibtidaiyah Safinatul Huda Surabaya Tahun Pelajaran 2022/2023.
b. Peneliti mengamati pelaksanaan strategi peer group (peran teman sebaya) pada saat pembelajaran tematik kelas IV materi sumber daya alam berupa pengamatan pada:
1) Perencanaan strategi peer group (peran teman sebaya) yang berupa pengamatan pada saat menyiapkan perangkat pembelajaran dengan menentukan tema pembelajaran, memilih tutor yang hendak dijadikan sebagai tutor/partner belajar, memberikan arahan kepada peserta didik yang menjadi tutor/partner belajar.
2) Pelaksanaan strategi peer group (peran teman sebaya) berupa pengamatan pada saat pendidik memberikan arahan kepada peserta didik mengenai materi yang hendak dipelajari, pendidik mengelompokkan peserta didik sesuai dengan tingkat kemampuan dan kecerdasan dan memilih peserta didik yang menjadi partner dalam pembelajaran kelompok, peserta didik berdiskusi dan melaksanakan pembelajaran dengan kelompok masing-masing dengan arahan tutor/partner belajar dan peserta didik menyampaikan hasil diskusi kepada pendidik dengan diberikan penguatan terhadap hasil diskusi belajar peserta didik.
3) Evaluasi strategi peer group (peran teman sebaya) berupa pengamatan pada saat pendidik memberikan latihan tindak lanjut kepada peserta didik dengan memberikan soal, pendidik membuat kesimpulan pembelajaran, pendidik mengingatkan tutor/partner belajar untuk mempelajari materi selanjutnya.
c. Peneliti mengamati faktor yang menjadi pendukung dan penghambat pada pelaksanaan strategi peer group (peran teman sebaya) pada saat pembelajaran tematik kelas IV materi sumber daya alam tema 3 subtema 1 dan 2 dengan di Madrasah Ibtidaiyah Safinatul Huda Surabaya.
d. Peneliti mengamati aktivitas peserta didik kelas IV pada saat pembelajaran tematik materi sumber daya alam tema 3 subtema 1 dan 2 dengan strategi peer group (peran teman sebaya). Analisis data yang dilakukan peneliti dengan menghitung nilai rata-rata yang diperoleh peserta didik dengan:
1) Menghitung perolehan nilai akhir aktivitas belajar peserta didik dengan rmenggunakan umus:73
2) Menghitung hasil observasi aktivitas belajar peserta didik dengan menghitung rata-rata berdasarkan ketentuan berikut:
73 Asep Jihad dan Abdul Haris, Evaluasi Pembelajaran, (Yogyakarta: Multi Pressindo, 2013), 130.
3) Menghitung presentase hasil observasi aktivitas belajar peserta didik dengan menggunakan rumus berikut:
Data yang diperoleh melalui perhitungan tersebut kemudian dijabarkan dengan menggunakan pedoman penskoran aktivitas velajar peserta didk sebagai berikut:
Tabel 3.1
Pedoman Penskoran Aktivitas Peserta Didik No. Tingkat Aktivitas Kriteria Aktivitas
1. 90% - 100% Sangat Aktif
2. 75% - 89% Aktif
3. 55% - 74% Cukup Aktif
4. <35% - 54% Kurang Aktif 5. <34% Sangat Kurang Aktif
Sumber: Data dokumentasi Aktivitas Peserta Didik 2022
e. Peneliti mengamati ketuntasan hasil belajar peserta didik kelas IV dengan strategi pembelajaran peran teman sebaya (peer group).
Analisis data yang dilakukan peneliti dengan menghitung nilai rata-rata yang diperoleh peserta didik dengan menghitung nilai akhir hasil belajar peserta didik dengan rumus:
1) Menghitung nilai ketuntasan belajar peserta didik secara individu dengan ketentuan peserta didik tersebut telah mencapai nilai 75%
atau 7,5. Ketentuan nilai individu peserta didik tersebut dapat dihitung dengan rumus:74
74 Trianto, Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), (Jakarta: Kencana. 2011), 241.
Keterangan:
KB = Ketuntasan Belajar
T = Jumlah skor yang diperoleh peserta didik Tt = Jumlah skor
Tabel 3.2
Pedoman Penskoran Ketuntasan Hasil Belajar Peserta Didik No. Tingkat Ketuntasan Kriteria Ketuntasan
1. 75% - 100% Siswa Tuntas
2. 0% - 74% Belum Tuntas
Sumber: Data dokumentasi Hasil Belajar 2022 2. Wawancara
Wawancara merupakan teknik pengumpulan data untuk memperoleh data informasi dari narasumber untuk mengkonstruksi kejadian, kegiatan, organisasi dan motivai disertai alat wawancara yang disebut panduan wawancara.75
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan wawancara terstruktur dengan menyiapkan pertanyaan-pertanyaan yang hendak disampaikan kepada narasumber. Melalui kegiatan tersebut peneliti dapat mendapatkan informasi yang lebih mendalam. Tujuan peneliti melakukan wawancara ini agar peneliti mengetahui pembelajaran tematik kelas IV materi sumber daya alam dengan strategi peer group (peran teman sebaya) di Madrasah Ibtidaiyah Safinatul Huda. Data yang diperoleh dari wawancara ini adalah:
a. Hasil problematika strategi peer group (peran teman sebaya) yang dialami peserta didik kelas IV pada saat pembelajaran tematik tema 3
75 Burhan Bungin, Metodologi Penelitian Pendidikan, (Jakarta: PT. Grafindo Persada, 2012), 155.
subtema 1 dan 2 materi sumber daya alam di Madrasah Ibtidaiyah Safinatul Huda Surabaya Tahun Pelajaran 2022/2023.
b. Hasil pelaksanaan strategi peer group (peran teman sebaya) pada saat pembelajaran tematik kelas IV materi sumber daya alam berupa tanya jawab dengan wali kelas IV dan peserta didik kelas IV:
1) Hasil perencanaan strategi peer group (peran teman sebaya) yang berupa pengamatan pada saat menyiapkan perangkat pembelajaran dengan menentukan tema pembelajaran, memilih tutor yang hendak dijadikan sebagai tutor/partner belajar, memberikan arahan kepada peserta didik yang menjadi tutor/partner belajar.
2) Hasil pelaksanaan strategi peer group (peran teman sebaya) berupa pengamatan pada saat pendidik memberikan arahan kepada peserta didik mengenai materi yang hendak dipelajari, pendidik mengelompokkan peserta didik sesuai dengan tingkat kemampuan dan kecerdasan dan memilih peserta didik yang menjadi partner dalam pembelajaran kelompok, peserta didik berdiskusi dan melaksanakan pembelajaran dengan kelompok masing-masing dengan arahan tutor/partner belajar dan peserta didik menyampaikan hasil diskusi kepada pendidik dengan diberikan penguatan terhadap hasil diskusi belajar peserta didik.
3) Hasil evaluasi strategi peer group (peran teman sebaya) berupa pengamatan pada saat pendidik memberikan latihan tindak lanjut
kepada peserta didik dengan memberikan soal, pendidik membuat kesimpulan pembelajaran, pendidik mengingatkan tutor/partner belajar untuk mempelajari materi selanjutnya.
c. Hasil faktor pendukung dan penghambat dari strategi peer group (peran teman sebaya) pada saat pembelajaran tematik kelas IV materi sumber daya alam dengan di Madrasah Ibtidaiyah Safinatul Huda Surabaya berupa tanya jawab dengan wali kelas IV dan peserta didik kelas IV.
3. Dokumentasi
Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi diperoleh melalui dokumen.76 Dokumentasi merupakan kumpulan barang-barang tertulis.
Dokumentasi dapat berupa catatan peristiwa yang telah berlalu, gambar, atau karya-karya seseorang.77 Peneliti menggunakan teknik dokumentasi karena hasil penelitian yang diperoleh lebih terpercaya jika disertai data dari dokumen-dokumen yang ada. Data yang ingin diperoleh dari penelitian ini adalah:
a. Profil dan latar belakang berdirinya lembaga Madrasah Ibtidaiyah Safinatul Huda Surabaya.
b. Visi dan Misi Madrasah Ibtidaiyah Safinatul Huda Surabaya.
c. Data pendidik di Madrasah Ibtidaiyah Safinatul Huda Surabaya.
d. Data peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Safinatul Huda Surabaya.
76 Hardani, Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif, (Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Group Yogyakarta, 2020), 149.
77 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2016), 329.
e. Data hasil belajar peserta didik kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Safinatul Huda Surabaya.
f. Dokumentasi kegiatan perencanaan strategi peran teman sebaya (peer group) yang berupa foto saat menyiapkan perangkat pembelajaran dengan menentukan tema pembelajaran, memilih tutor yang hendak dijadikan sebagai tutor/partner belajar, memberikan arahan kepada peserta didik yang menjadi tutor/partner belajar.
g. Dokumentasi kegiatan pelaksanaan strategi peran teman sebaya (peer group) berupa foto pada saat pendidik memberikan arahan kepada peserta didik mengenai materi yang hendak dipelajari, pendidik mengelompokkan peserta didik sesuai dengan tingkat kemampuan dan kecerdasan dan memilih peserta didik yang menjadi partner dalam pembelajaran kelompok, peserta didik berdiskusi dan melaksanakan pembelajaran dengan kelompok masing-masing dengan arahan tutor/partner belajar dan peserta didik menyampaikan hasil diskusi kepada pendidik dengan diberikan penguatan terhadap hasil diskusi belajar peserta didik.
h. Dokumentasi kegiatan evaluasi strategi peran teman sebaya (peer group) berupa foto pada saat pengamatan pada saat pendidik memberikan latihan tindak lanjut kepada peserta didik dengan memberikan soal, pendidik membuat kesimpulan pembelajaran, pendidik mengingatkan tutor/partner belajar untuk mempelajari materi selanjutnya.
i. Dokumentasi denah Madrasah Ibtidaiyah Safinatul Huda Surabaya.