• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Pengumpulan Data

Dalam dokumen Ahmad T - etheses UIN Mataram (Halaman 40-46)

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian

4. Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.

a. Observasi

Observasi dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi masyarakat dan lokasi penelitian melalui pengamatan secara langsung. Data yang diperoleh meliputi data demografi penduduk, jumlah perkebunan jambu mete yang ada di Desa Songgajah Kec. kempo Dompu.

b. Wawancara

Teknik wawancara merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui percakapan dengan maksud tertentu. Wawancara

46 Bambang Sunggono, Metodologi Penelitian Hukum, (Jakarta :PT Grafindo Persada, 2011), hlm. 37

28

dilakukan oleh dua belah pihak yaitu pewawancara yang memberikan pertanyaan-pertanyaan dan responden yang diberikan pertanyaan untuk ditanggapi. Dengan demikian, peneliti bertindak sebagai pewawancara dan masyarakat Desa Songgajah Kec. Kempo Dompu sebagai responden dalam penelitian ini. Adapun yang dijadikan responden dalam penelitian ini adalah masyarakat penjual, pemilik dan tokoh masyarakat.

c. Dokumentasi

Data yang diperoleh melalui teknik dokumentasi ini berupa foto- foto lokasi penelitian, proses observasi, wawancara, serta data-data terkait yang digali dari berbagai literatur.

d. Analisis Data

Data penelitian ini dianalisis dengan metode deskriptif analisis.

Semua data yang diperoleh dianalisis berdasarkan tinjauan atau pandangan hukum Islam. Selanjutnya hasil analisis tersebut diuraikan dalam bentuk narasi.47

G. Sistematika Pembahasan

Penelitian ini disusun dengan sistematika pembahasan berikut:

1. Bagian awal

Pada bagian awal ini terdiri atas: sampul depan, halaman judul, persetujuan pembimbing, nota dinas pembimbing, pernyataan keaslian skripsi, halaman pengesahan, halaman motto, halaman persembahan, kata pengantar, daftar isi, abstrak.

47 Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian..., hlm. 6.

29 2. Bagian Isi

BAB I: Pendahuluan. Bab ini meliputi latar belakang, tujuan, manfaat, ruang lingkup dan setting penelitian, telaah pustaka, kerangka teori, metode penelitian yang digunakan dan sistematika pembahasan sebagai gambaran awal dari penelitian keseluruhannya.

BAB II: Paparan data dan temuan. Bab ini berisi uraian singkat tentang gambaran umum lokasi penelitian, keadaan geografis, keadaan penduduk, dan hasil wawancara dengan responden.

BAB III: Tinjauan hukum islam terhadap praktik penjualan jambu mete pada masyarakat di desa Songgajah kec. Kempo Dompu. Bab ini berisi uraian hasil analisis praktik penjualan jambu mete milik orang lain tanpa seizinnya yang ditinjau dari hukum Islam.

BAB IV: Penutup. Bab ini terdiri dari kesimpulan dan saran.

Kesimpulan merupakan ringkasan dari seluruh materi kajian. Saran merupakan kontribusi pemikiran peneliti terkait permasalahan yang diteliti.

3. Bagian akhir

Pada bagian ini peneliti mencantumkan daftar pustaka, lampiran dan daftar riwayat hidup penulis.

30 BAB II

PAPARAN DATA DAN TEMUAN A. Sejarah Desa

Desa Songgajah dibentuk oleh Departemen Transmigrasi pada tahun 1996 dengan jumlah KK 200 yang berasal dari beberapa suku yaitu suku Mbojo 80 KK, suku Sasak 40 KK, suku Bali 40 KK, suku Jawa 40 KK. Selanjutnya pada tahun 1997 Departemen Transmigrasi bersama masyarakat memilih seorang Korades (koordinator desa ) atas nama Gatot Sudjangi selama 5 tahun jabatan. SKnya gabungan Departemen Transmigrasi bersama daerah Kabupaten Dompu (Bupati Dompu). Selanjutnya pada tahun 2003 Departemen Transmigrasi menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya pada daerah kabupaten Dompu menjadi desa definitif di kecamatan Songgajah dan pada tahun 2003. Pada pemilihan kepala Desa definitif yang pertama yaitu Gatot Sudjangi dengan masa bakti 2003-2008. Kemudian dilakukan pemilihan kepala desa masa periode kedua yakni untuk masa bakti 2008-2015 yang terpilih M. Noor Karim. Pada masa periode ketiga kepemimpinan di desa Songgajah, masyarakatnya masih memberi mandat untuk menjadi Kepala Desa So Nggajah masa bakti 2015-2021 pada M. Noor Karim. Informasi dan data temuan berikut ini diharapkan dapat digunakan oleh semua pihak yang ingin mengenal lebih jauh tentang Desa Songgajah. 48

48 Profil Desa Songgajah 2020

30

31 1) Sejarah Pemerintah Desa

Berikut sejarah singkat Desa Songgajah berdasarkan tabel sebagai berikut:

Tabel 1

Masa Kepemimpinan Desa Songgajah

No Nama Kades Masa

kepemimpinan Agenda penting

1. Gatot Sudjangi 2003-2008  ABRI Masuk Desa

 Program Primatani

 Program penanaman mangga

 Pemagaran kantor desa

 Pembukaan jalan ke dermaga

 Pembangunan musholah 2.

.

M. Noor Karim 2008-2015  ABRI masuk Desa

 Melakukan penghijauan

 Pemagaran kantor desa (tambahan)

 Sanitasi air bersih

 Renovasi Masjid Al Muhajirin

 Pencanangan program KB

 Peningkatan jalan desa

 Pembangunan pos kamling permanen

 Penertiban lahan usaha II

 Sertifikat lahan usaha I

 Pembagian ternak sapi dari Dinas Peternakan Propinsi

 Rehab kantor Desa

 Pembangunan Jembatan

 Pembangunan Talud sungai

 Penghataman Al-Qur’a massal 3 M. Noor Karim 2015-2021  Pemilihan Kades Serentak

 Pelaksanaan ADD dan Dana Desa

 Penyusunan RPJM Desa 2015-2021

 Penyusunan RKP Desa 2016

 Penyusunan APBDes 2016

32 2) Batas Administrasi Desa

Desa Songgajah terletak di wilayah kecamatan Songgajah kabupaten Dompu, yang berada di tengah-tegah desa lain. Desa Songgajah terdiri dari 4 Dusun dan 8 RT yaitu dusun mada nggajah, Dusun Doro Pela , Dusun Mada Safahu dan Dusun Ruhu Ruma, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut

:

a. Sebelah Utara : Desa Tolokalo

b. Sebelah Timur : Desa Konte dan Desa Soro Barat c. Sebelah Selatan : Teluk Saleh

d. Sebelah Barat : Desa Tolokalo 3) Jumlah Penduduk

Berdasarkan hasil pendataan Kader Desa bersama masyarakat dan didukung pemerintah desa, pada tahun 2019 diperoleh data jumlah penduduk Desa Songgajah jumlah Penduduk Desa adalah 636 Jiwa terdiri dari laki-laki 332 jiwa dan perempuan 304 jiwa dengan kepadatan penduduk 659 jiwa/km2. Bila dibandingkan antara jumlah penduduk dan luasan wilayah, maka dapat dikatakan bahwa Desa Songgajah berjumlah padat. Namun demikian yang menjadi persoalah adalah sebaran tempat tinggal penduduk yang tidak merata di masing-masing dusun. Ada dusun dengan jumlah penduduk yang cukup padat, namun ada pula yang

33

masih jarang. Selain itu dari segi pemukiman, ada dusun yang rumah penduduknya terkonsentrasi ada pula yang tersebar.49

Tabel 2

Jumlah Penduduk Desa Songgajah(KK) Pertahun 2019-2020

NO Nama Dusun Nama

Kepala Dusun

Jumlah KK Jumlah

Jiwa Jumlah Penduduk

L P L P

1 Mada Nggaja Susilo 37 4 87 75 162

2 Doro Pela Sri Muliati 34 4 54 55 109

3 Mada Safuhu Sajudi 47 3 87 80 167

4 Ruhu Ruma Made Diarsa 54 3 104 94 198

Dalam dokumen Ahmad T - etheses UIN Mataram (Halaman 40-46)

Dokumen terkait