BAB III METODE PENELITIAN
E. Tempat dan Waktu Penelitian
2. Dokumentasi
Dokumentasi merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu.
Dokumentasi ini berupa foto-foto dan tulisan peserta didik SD Negeri 16 Kota Bengkulu pada proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran Scrapbook dan pada saat pengisian angket penilaian media pembelajaran.
Hasil dari analisis data di gunakan untuk menentukan tingkat ketepatan, keefektifan dan kemenarikan pengembangan produk media Scrapbook. Data dari instrumen memiliki kriteria empat tingkat yang menggunakan skala likert. Kemudian di analisis melalui perhitungan persentase rata-rata skor per item pada setiap jawaban. Adapun analisis data yang diperhitungkan dalam presentase yaitu analisis hasil validasi media dan respon siswa dan guru yang dijelaskan sebagai berikut:
a. Analisis Hasil Validasi media
Peneliti membuat lembar validasi yang berisikan pertanyaan.
Kemudian validator mengisi angket dengan memberikan skor pada kategori yang telah disediakan oleh peneliti berdasarkan skala penilaian yang terdiri dari 4 skor penilaian sebagai berikut:
Tabel 3.9
(Skor Penilaian Validasi Ahli )
Keterangan Skor
Sangat Baik (SB) Biak (B) Cukup ( C) Kurang (K)
4 3 2 1
Hasil dari validasi media yang sudah didapatkan dalam lembar validasi media, materi dan bahasa nantinya akan dianlisis menggunkan rumus sebagai berikut:57
P=
Keterangan:
P = angka persentase data angket f = jumlah skor yang diperoleh N = jumlah skor maksimum
57 Herawati, ‗Pengembangan Media Keanekaragaman Aves Sebagai Sumber Belajar Biologi‘, Jurnal Lentera PendidikanLPPM UM Metro 1, No.1, 2016, 32.
Setelah mendapatkan nilai persentasi kelayakan yang didapatkan maka selanjutnya diinterpretasikan ke dalam kategoti berdasarkan Tabel berikut:
Tabel 3.10
(Kreteria Kelayakan58)
Penilaian Kreteria Interfeksi
80≤ P ≤ 100%
60≤ P < 80%
40≤ P < 60%
20≤ P < 40%
0≤P
Sangat Layak Layak Cukup Layak
Tidak Layak Sangat Tidak Layak
b. Analisis Hasil Angket Respon Guru dan Siswa
Peneliti menyebarkan lembar angket respon guru dan peserta didik mengisi angket tercantum dengan memberikan nilai terhadap katagori yang diberikan pada peneliti berdasarkan skala likert yang terdiri atas 4 skor penilaian sebagai berikut:
Tabel 3.11 (Penskoran Angket59)
Pilihan jawaban Pilihan jawaban skor
kurang ( K) Cukup ( C) Baik ( B) Sangat baik (SB)
1 2 3 4
Hasil angket respon guru dan peserta didik akan dianalisa menggunakan rumus sebagai berikut:
P=
Keterangan:
P = Angka persentase data angket
58 Desti Ayu Novianti, ‗Pengembangan Media Akuntansi Aset Tetap Berbasis Pendekatan Sainfik Sebagai Pendukung Implementasi K-13 DISMKN 02 Buduran‘, Jurnal Pendidikan 3, No 1, 2015, 4.
59 Ruli Dwi Nastiti Et.Al, ‗Development Moduel Of Reaction Rate Based On Multiple Representations‘, Jurnal Pendidikan Kimia 1, No.2, 2012, 9.
F = Jumlah skor yang diperoleh N = Jumlah skor maksimum
Apabila hasil yang diperoleh dari nilai presentasi responn guru dan siswa dapat di kelompokkan ke dalam kriteria kemenarikan jika nilai diperoleh lebih dari 61% maka dikatakan Menarik menurut skala liker sebagai berikut:
Tabel 3.12
(Presentase Kriteria Kemenarikan Media)60
Penilaian Kriteria Kemenarikan
81≤P≤100% Sangat Menarik
61≤P≤81% Menarik
41≤P≤61% Cukup Menarik
21≤P≤41% Kurang Menarik
0≤P≤21% Sangat Kurang Menarik
60 Iis Mardianti, ‗Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Berbasis Etnosains Materi Pencemaran Lingkungan Untuk Melatih Literasi Sain Siswa SMP‘, 2020.
46 BAB IV
DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA
Penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu untuk mengembangkan bahan ajar berupa media Scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan untuk SD/MI melalui pengembangan Research and Develovment (R and D).
A. Deskripsi Prototipe Produk
Hasi dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu bahan ajar berupa media Scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan di sekolah dasar (SD). Hasil dari penelitian setiap tahap prosedur pengembangan yang dilakukan sebagai berikut:
1. Hasil Analisis Kebutuhan Media Scrapbook
Kegiatan penelitian yang dilakukan yang pertama yaitu analisis kebutuhan terhadap media yang dikembangkan yaitu media Scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan di sekolah dasar (SD). Analisis kebutuhan ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang kebutuhan belajar siswa dan karakteristik media pembelajaran yang digunakan sebagai sumber belajar alternative bagi siswa.
Analisis kebutuhan ini dilakukan menggunakan Angket yang melibatkan guru mata pelajaran IPA kelas IV di sekolah dasar (SD) 16 Kota Bengkulu dan analisis kebutuhan ini juga melibatkan beberapa siswa kelas IV sekolah dasar (SD) 16 Kota Bengkulu. Adapun hasil dari Analisis kebutuhan berdasarkan angket yang diberikan kepada guru mata pelajaaran IPA dapat dilihat pada tabel 4.1 sebagai berikut:
Hasil Analisis Kebutuhan Guru
( Sumber : Guru SD Negeri 16 Kota Bengkulu)
Hasil analisis kebutuhan guru yang didapatkan bahwa media yang digunakan mengajarkan daur hidup hewan pada siswa kelas IV SD Negeri 16 kota Bengkulu adalah buku teks, LKS, dan Charta dari hasil analisis kebutuhan tersebut didapatkan bahwa pengembangan media Scrapbook dibutuhkan agar media pembelajaran yang digunakan lebih bervariasi. .
Analisis kebutuhan terhadap media pembelajaran IPA media Scrapbook juga dilakukan kepada siswa, hasil dari analisis kebutuhan siswa terhadap media Scrapbook pembelajaran IPA disajikan dalam tabel 4.2 sebagai berikut:
Tabel 4.2
Hasil Analisis Kebutuhan siswa
No Aspek yang ditanya Hasil Analisis Kebutuhan Siswa
No Aspek yang ditanya Hasil Analisis Kebutuhaan Guru 1. Penggunaan sumber belajar materi
daur hidup hewan
Menggunakan buku paket dan LKS yang disediakan di sekolah.
2. Pengetahuan tentang media Scrapbook
Beberapa guru mengetahaui apa itu media Scrapbook.
3. Adakah Penggunaan media lain dalam pembelajaran IPA materi daur hidup hewan
Ya ada yaitu media charta
4. Ketertarikan siswa terhadap buku ajar yang digunakan
Penggunaan buku paket yang tebal dan monoton membuat siswa kurang tertarik untuk belajar.
5. Adakah kendala dalam mengajarkan pembelajaran IPA materi Daur Hidup Hewan?
Jika iya, apa kendalanya ?
Ada beberapa siswa yang membutuhkan media agar bisa membuat siswa lebih memahami pembelajaran di sekolah.
materi Daur Hidup Hewan 2. Penggunaan media selain buku
paket
Rata-rata anak- anak menggunakan internet untuk membantu dalam mengerjakan tugas rumah (PR) dan mencari materi pelajaran.
3. Kesulitan mempelajari materi daur hidup hewan
Ya, buku paket yang tebal membuat siswa mengalami kesulitan dalam mempelajari materi daur hidup hewan serta sulit menghafal dengan buku yang tebal.
4. Adakah pemberian media pembelajaran
Ada, yaitu media charta hanya saja media itu jarang digunakan dan materi yang digunakan berbeda.
5. Penggunaan bahan ajar khusus Tidak ada bahan ajar khusus kecuali buku cetak dan LKS
6 Pernah belajar materi daur hidup hewan
Ya, hanya saja belajar menggunakan buku paket dan LKS.
7 Antusias dalam mengikuti pelajaran materi Daur Hidup Hewan
Siswa bersemangat dalam mengikuti pelajaran hal tersebut.
8 Kesulitan yang dialami dalam proses pembelajaran
Banyaknya materi yang harus diingat sehingga siswa mengalami kesulitan saat belajar.
9 Kebutuhan bahan ajar alternatif yang dapat digunakan untuk mempelajari materi daur hidup hewan
Semua siswa membutuhkan bahan ajar alternatif untuk menujang proses pembelajaran agar mudah diingat dan dipelajari
10 Setuju bila dikembangkan media Scrapbook pembelajaran materi Daur Hidup Hewan
Semua siswa sangat setuju kalau ada media Scrapbook sebagai bahan ajar di sekolah
( Sumber : Pengisian angket Siswa SD Negeri 16 Kota Bengkulu)
Berdasarkan analisis kebutuhan diatas dapat diketahui bahwa siswa pada materi daur hidup hewan yaitu hanya memiliki buku paket dan LKS yang diberikan sekolah, sehingga siswa menggunakan internet untuk membantu dalam mengerjakan tugas rumah (PR) dan mencari materi pembelajaran. Buku paket yang tebal membuat siswa mengalami kesulitan untuk belajar serta sulit untuk menghafal.
Media scrapbook merupakan salah satu bahan ajar variasi alternatife siswa untuk menunjang proses pembelajaran agar pembelajaranya bervariasi dipelajari. Semua siswa setuju jika media ini dikembangkan di sekolah mereka, sehingga peneliti tertarik untuk mengembangkan media tersebut. Media ini sederhana dan tidak begitu mengeluarkan biaya lebih, mudah dibuat jika dibandingkan media lainya, isinya terperinci, penjelasanya lebih
mudah mengingat dan senang untuk belajar.
2. Pengumpulan data
Setelah melakukan analisis kebutuhan dan mengetahui permasalahan yang ada dilapangan, maka tahap selanjutnya adalah mengembangkan produk media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan yang dapat menjawab permasalahan yang ada.
Tahap dalam pengumpulan data diawali dengan mengembangkan produk awal yaitu penyususunan garis besar isi media (GBIM).61
GBIM adalah suatu matriks yang berfungsi sebagai alat pemetaan materi pembelajaran yang akan dikemas menjadi sebuah media Scrapbook. GBIM ini dapat juga disebut sebagai pola yang akan menjadi landasan pengembangan atau pengemasan materi pembelajaran media scrapbook materi daur hidup hewan. Adapun isi dari GBIM yang berisikan sebagai berikut:
Tabel 4.3 (Isi GBIM)
No KI KD Tujuan
KI1 :Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
3.8 menjelaskan pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber
daya alam dan lingkunhanya.
1. Siswamampu menjelaskan daur hidup hewan
KI2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin,tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3.8.1 mendiskripsikan daur hidup beb -erapa jenis makhluk hidup
2.Siswamampumenyebutkan metamarfosis sempurna dan metamarfosistidak
sempurna
KI 3: Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendeng -ar, melihat, membaca dan menanya) dan
3.8.2 menyajikan secara tertulis hasil pengamatan daur
hidup hewan beberapa jenis
3. Siswa mampu menuliskan daur hidup hewan
61 Sri Hastuti Noer Herlin Novalia, ‗Pengembangan Modul Pembelajaran Matimatika Dengan Strategi PQ4R Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Dan Kemandirian Belajar Siswa SMA‘, JPPM, 12 (2019), 56.
-tang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda
.
KI4: Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencer -minkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman
dan berakhlak mulia.
Media scrapbook yang dikembangkan untuk siswa kelas IV ini memiliki tujuan yaitu menjelaskan tentang materi daur hidup hewan. Materi yang disusun adalah materi daur hidup hewan yang di kutip dari berbagai sumber buku, jurnal dan internet seperti buku ilmu pengetahuan alam aktif untuk SD kelas IV empat ditulis Syuri, jurnal idintifikasi larva nyamuk pada tempat penampungan air dipandukuhan dero gandong catur kabupaten saleman ditulis oleh Nadifah, dkk, idintifikasi taksoplasmosis pada pase kucing secara mikrosofis dan serologi dikutif dari jurnal kedokteran hewan (Nurchayo, dkk), dan G Scie 4 A for elementary school year IV semester I .
3. Desain Produk
Menurut Kotler dan Keller menyatakan bahwa desain produk adalah totalitas fitur yang mempengaruhi produk dapat dilihat, dirasakan, dan berfungsi bagi pelanggan. Desain produk adalah nilai yang terkandung dalam suatu produk dan berupa penampilan produk yang khas dan menarik serta menjadi pembeda dengan pesaing produk.62 Maka dari itu desain scrapbook harus di desain semenarik mungkin agar bisa menarik minat pembaca terutama siswa SD Negeri 16 Kota Bengkulu kelas IV dengan menggunakan aplikasi canva untuk bacground dan microsof word 2007 untuk teks materi diprint maka media bisa dihias dengan cara manual, gambar yang di peroleh dari sumber buku dan internet. Prodak berbentuk seperti buku tetapi disetiap lembar buku tersebut merancang tentang materi- materi daur hidup hewan.
62 Kotler, Philip, dan Kevin Line. Marketing Mnagement. Person Education Inc. 2016
2. Kata pengantar 3. Daftar Isi
4. KI dan KD 5. Indikdator dan tujuan pembelajara
6. Peta konsep
7. Daur hidup hewan 8. Daur hidup tanpa metamorfosis dan metamorfosis
9. Metamorfosis sempurna 10 Metamorfosis tidak sempurna
11. Gambaran proses daur hidup hewan
1. Soal latihan dan penyelesaianya.
12. Refrensi 13. Cover belakang
Susunan tata letak dibuat dengan memperhitungkan bahan /komponen, banyak sedikitnya teks dan komposisi warna agar suatu halaman dapat dibaca dengan nyaman oleh pembaca. Tiap halaman dalam media ini dibuat berbeda baik itu hiasanya maupun susunan tiap halaman. Mulai dari pembuatannya menggunakan microsof word 2007
mampu mengelolah bacground tiap warna halaman dan gambar yang dibutuhkan saat pembuatan media.
4. Analisis hasil uji validasi
Produk yang telah dikmbangkan selanjutnya diuji validitasnya untuk mengetahui apakah scrapbook yang telah dikembangkan layak atau tidak untuk digunakan pada kegiatan pembelajaran. Validasi dilakukan oleh tiga ahli materi, tiga orang ahli media dan tiga orang ahli bahasa. Berikut hasil validasinya:
a. Penilaian Ahli Materi
Validasi terhadap materi scrapbook dilakukan oleh tiga orang yang terdiri dari Bapak Azwar Rahmat M.TP.d M.Pd, Ibu Azratul Aini dan Ibu Suryana Miharlistati, S.Pd. Validasi yang dilakukan oleh ahli materi digunakan untuk menilai media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan untuk siswa kelas IV SD Negeri 16 Kota Bengkulu. Adapun komponen yang dinilai ada tiga aspek yaitu aspek kelaykan isi kesesuaian materi dengan SK dan KD, keakuran materi ada, mendorong keinggin tahuan ada, koherensi, keakuratan dan keruntutan alur pikir teknik penyaji, pendukung, penyajian pembelajaran, khorensi dan keruntutan alur pikir, aspek penilaian kontektual hakikat kontekstual, komponen kontekstual. Kriteri yang digunakan dalam penilaian adalah skor 1 apabila kelayakan media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan sangat kurang (SK), skor 2 apabila kelayakan media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan kurang (K), skor 3 apabila kelayakan media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan baik (B), skor 4 apabila kelayakan media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan sangat baik (SB). Penilaian ini bertujuan untuk melihat layak atau tidaknya media Scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan untuk siswa kelas IV SD Negeri 16 Kota Bengkulu dengan menggunakan rumus kelayakan media sebagai berikut:
Tabel 4.4
(Penilaian Kelayakan Materi)
SK dan KD
B. Keakuratan Materi 4 3,25 3,75
C. Mendorong Keingintahuan 4 3,5 3,75 II. Aspek Kelayakan
Penyajian
A. Teknik Penyajian
4 3,5 3,5
B. Pendukung Penyajian 4 3,6 3,8
C. Khorensi dan
keruntutan alur piker
4 3 3
III. Aspek penilaian Kontekstal
A. Hakikat Kontekstual 3,4 3,5 4
B. Komponen Kontekstual 3,16 3,3 3,8 JUMLAH SKOR/ JU MLAH SOAL 29,99 23,15 28,3 5
HASIL RATA-RATA 27,16
SKOR MAKSIMUM 32
JUMLAH SKOR RATA PRESENTASE KELAYAKAN 84,87
KRITERIA Sangat Layak ( Sumber : Penilaian Ahli materi V1,V2,V3)
Rumus :
P=
Keterangan:
P = angka persentase data angket f = jumlah skor yang diperoleh N = jumlah skor maksimum
P=
=
= ( ) ( sangat layak)
Berdasarkan hasil validator ahli materi pada tabel diatas dapat terlihat bahwa diperoleh jumlah skor total untuk ahli materi V1,V2,V3 jumlah skor rata-rata 27,16 skor maksimum 32 sehingga di proleh presentase dari kelayakan 84,87% dinyatakan dalam keterangan sangat layak untuk digunakan atau diuji cobakan dengan saran untuk direvisikan oleh ahli materi yaitu validator I, validator II dan validator III. Adapun hasil revisian ahli materi yaitu pada tabel sebagai berikut:
dibagian point pertanyaan angket Komponen kontektual point 4-7 yaitu 4. Tidak perlu menggunkan inkury tapi demonstrasi, 5. kalau mengukur kemampuan berpikir, pertanyaanya jangan menyebutkan tapi mendiskripsikan idintifikasi dan menjelaskan, 6. buat kelompok kecil saja, 7.contoh soal tidak perlu prosudural tetapi ada kata cara penyelesaian karena materi dan medianya sudah bagus. Adapun revisi dari ahli materi yaitu pada gamabar 4.5 sebagai berikut:
Tabel 4.5
(Saran revisian dan perbaikan) No Saran / revisian
vi,vii,viii
Sebelum revisian Sudan diperbaiki
kontektual point 4-7 yaitu:
4.Tidak perlu menggunkan inkury tapi demonstrasi, 5. kalau mengukur kemampuan berpikir , pertanyaanya jangan menyebutkan tapi mendiskripsikan
idintifikasi dan menjelaskan, 6. buat kelompok kecil
saja,
7.contoh soal tidak Perlu prosudural tetapiada kata cara penyelesaian karena materi dan medianya sudah bagus.
2. Perbesar tulisan dan rapikan lagi lemnya agar lebih menempel pada bagian media.
b. Penilaian Ahli Media
Validasi terhadap materi scrapbook dilakukan oleh tiga orang yang terdiri SSdari Bapak Erik Pertama Putra, M.Pd, Ibu Uswatun Hasanah, S.Pd, Ibu Pintarti Umi Fauziyah, S.Pd. Validasi yang dilakukan oleh ahli media digunakan untuk menilai media scrapbook pembelajran IPA materi daur hidup hewan untuk siswa kelas IV SD Negeri 16 Kota Bengkulu. Adapun komponen yang dinilai ahli media ada tiga aspek yaitu aspek kelaykan kegrafikan, desain sampul media cover ada, desain media aspek
dengan perkembangan peserta didik dan kesesuaian dengan kaidah bahasa. Kreterian yang digunakan dalam penilaian adalah sebagai skor 1 apabila kelayakan media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan sangat kurang (SK), skor 2 apabila kelayakan media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan kurang (K), skor 3 apabila kelayakan media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan baik (B), skor 4 apabila kelayakan media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan sangat baik (SB). Penilaian ini bertujuan untuk melihat layak atau tidaknya media Scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan untuk siswa kelas IV SD Negeri 16 Kota Bengkulu dengan menggunakan rumus kelayakan media sebagai berikut:
Tabel 4.6
( Penilaian kelayakan Media Sebelum direvisi)
Kriteria Indikator V1 V2 V3
I.AspekKelayakan Kegrafikaan
A. Ukuran media 2 2 3
B. Desain Sampul Media
2,3 2,75 3,5 C. Desain Isi Media 2,4 2,36 3,75
II.Aspek kelayakan bahasa A. Lugas 3 3 3
B. Komunikatif 3 3 3
C. Dialogis dan Interakti
3,5 3,5 4
D. Kesesuaian dengan perkembangan
3 3 4
dengan Kaidah Bahasa.
3,5 3,5 3,5
JUMLAH SKOR RATA-RATA 22,7 23,11 27,75
RATA-RATA 24,52
SKOR MAKSIMUM 32
JUMLAH RATA-RATA PRESENTASE KELAYAKAN 76 %
KRITERIA Sangat Layak ( Sumber : Penilaian Ahli MediaV1,V2,V3)
Rumus :
P=
Keterangan:
P = angka persentase data angket f = jumlah skor yang diperoleh N = jumlah skor maksimum
P=
= = ( ) (layak)
Berdasarakan penilaian diatas yang diberikan oleh ketiga validator dengan diberikan skor rata 24,52 dengan skor maksimum 32 dan skor presentase 74%
yaitu sangat layak namun karena ada satu validator yaitu validator I memberikan revisian penilaian dapat dilihat pada tabel dibawah ini sebagai berikut:
(Saran Revisian dan Perbaikan )
No Saran validator Revisian Sudan diperbaiki 1. menggunakan ukuran
cover media kertas B5 atau sejenisnya, gambar cover dan tulisan judul cover yang ayo
mengenal dibuang dan tulisan kelas di pisah jangandi satukan,tulisan nama penyusun tidak perlu ditulis penulis tapi langsung nama, Judul cover perbaiki sesuai dengan saran atau cari yang lebih menarik
berkaitandengan materi.
2. Setelah dilakukan revisi cover selanjutnya ke pemilihan bahan kertas gunakan kualitas yang lebih, Gambar diperjelas agar masih bisa terlihat dan uraian materi sebaiknya diprint jangan ditempel dan tulisan
diperbesar lagi agar mudah terlihatdan dipahami siswa dan media diravikan lagi agar lebih manarik.
3. Perbaiki cover belakang agar tidak mudah rusak kertas yang dipakai gunakan yang menyer -ap tinta bagus dan tidak perlu mengguna -kan logo UIN Fatmawati Sokarno Bengkulu.
validator akan merubah penilaian, adapun penilaian yang telah direvisi yaitu sebagai berikut:
Tabel 4.8
( Penilaian kelayakan Media Setelah direvisi)
Kriteria Indikator V1 V2 V3
I. Aspek Kelayakan Kegrafikaan
A. Ukuran media 3 2 3
B . Desain Sampul Media 3,5 2,75 3,5 C. Desain Isi Media 2,45 2,36 3,75 II. Aspek
kelayakan bahasa
A. Lugas
3 3 3
B. Komunikatif
3 3 3
C. Dialogis dan Interakti 3,5 3,5 4 D. Kesesuaian dengan
perkembangan peserta didik.
3 3 4
E. Kesesuaian dengan
Kaidah Bahasa. 3,5 3,5 3,5 JUMLAH SKOR RATA-RATA 24,95 23,11 27,75
RATA-RATA 25,27
SKOR MAKSIMUM 32
JUMLAH RATA PRESENTASE KELAYAKAN 78%
KRITERIA Layak
( Sumber : Penilaian Ahli Media I,II,III)
Rumus :
P=
Keterangan:
P = angka persentase data angket f = jumlah skor yang diperoleh
P=
= = ( ) (layak)
Berdasarkan hasil validasi ahli media yang telah di revisi dan menadapatkan nilai akhir pada tabel diatas dapat terlihat bahwa diproleh jumlah skor total untuk ahli media dengan rata-rata 25,27 skor maksimum 32 dan skor presentasenya yaitu 78%
dari hasil penilaian yang di presentasekan menggunakan rumus skala liker mendapatkan hasil kelayakan media yaitu di kategorikan sangat layak atau sangat baik.
Namun ahli media 1 memberikan saran tambahan agar pemilihan cover belakang pada media untuk kertasnya cari yang bisa menyerap tinta.
c. Penilaian Ahli Bahasa
Validasi terhadap materi Scrapbook dilakukan oleh tiga orang yang terdiri dari Bapak Meddyan Heriadi, M.Pd, Ibu Berta Septilova, S.Pd, Ibu Faizah Al Karmah.
Validasi yang dilakukan oleh ahli bahasa digunakan untuk menilai media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan untuk siswa kelas IV SD Negeri 16 Kota Bengkulu. Adapun komponen yang dinilai ahli bahasa yaitu (lugas, komunikatif, dialogis dan interaktif, kesesuaian dengan perkembangan peserta didik dan kesesuaian dengan kaidah bahasa, penggunaan istilah symbol dan ikon). Kreteria yang digunakan dalam penilaian adalah sebagai skor 1 apabila kelayakan media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan sangat kurang (SK), skor 2 apabila kelayakan media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan kurang (K), skor 3 apabila kelayakan media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan baik (B), skor 4 apabila kelayakan media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan sangat baik (SB). Penilaian ini bertujuan untuk melihat layak atau tidaknya media Scrapbook pembealajaran IPA materi daur hidup hewan untuk siswa kelas IV SD Negeri 16 Kota Bengkulu untuk ahli bahasa mengunakan rumus skala liker dapat dilihat pada tabel 4. 5 sebagai berikut:
( Penilaian kelayakan Bahasa )
(
Sumber: Penilaian Ahli Bahasa VI,V2,V3)
Rumus :
P=
Keterangan:
P = angka persentase data angket f = jumlah skor yang diperoleh N = jumlah skor maksimum P=
=
= ( ) Sangat Layak = ( sangat layak)
Berdasarkan hasil validasi ahli bahasa pada tabel diatas dapat terlihat bahwa diproleh jumlah skor total yang diperoleh untuk ahli bahasa yaitu 20,14 dengan skor maksimum 24, sehingga di proleh rata-rata 8,3% dinyatakan dalam keterangan sangat
Kriteria Indikator Penilaian V1 V2 V3
Kulaitas bahasa dalam media Scrapbook
Lugas
3 3,6 3
Komonikatif 3 3 3
Dialogis dan intraktif 3 3,5 4
kesesuaian dan perkembangan peserta didik
3 4 3
Kesesuaian dengan kaidah bahasa 3 4 4 Penggunaan istilah, simbol dan
ikon.
3 4 4
JUMLAH SKOR RATA-RATA
18 22,1 20,33 SKOR MAKSIMUM
24
HASIL RATA-RATA 83,91
JUMLAH RATA-RATA
Sangat Layak
menambahkan beberapa masukan dan saran. Adapun saran yang diberikan oleh validator sebagai berikut:
Tabel 4.10
(Saran Revisian dan Perbaikan)
No Saran / revisian Revisian Sudah diperbaiki 1. Memberikan saran
Perihal ejaan dan menggunakan kata- kata mudah di pah -ami Siswa dan desain -ain lebih menarik lagi rapikan dalam penem -pelan tampilan warna mencolok.
5. Hasil Uji Coba Skala Kecil
Media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan yang telah direvisi oleh semua ahli media, materi, bahasa selanjutnya dilakukan pembelajaran dengan menggunakan media. Berikut ini uji coba skala kecil dengan mengunakan media:
a. Uji Coba Skala Kecil
Media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan yang dikembangkan kemudian diajarkan kepada siswa kelas IV SD Negeri 16 kota Bengkulu yang berjumlah 15 orang siswa. Uji cobakan media scrapbook pembelajaran IPA materi daur hidup hewan bertujuan untuk melihat respon siswa terhadap media yang dikembangkan. Aspek yang menjadi penilaian yaitu desain media, desain isi media, penggunaan huruf, kesesuaian gambar, penggunan bahasa, kesesuaian materi, pembelajaran dan penyajian materi.