BAB II TINJAUAN PUSTAKA
E. Tinjauan Empiris
Pembeli harus mengambil keputusan penyalur mana yanng akan dikunjungi. Setiap pembeli mempunyai pertimbangan yang berbeda- beda dalam hal menentukan penyalur.
d. Waktu Pembelian
Pelanggan mempunyai keputusan kapan waktu yang tepat untuk membeli suatu produk, tergantung dari kebutuhan masing-masing.
e. Jumlah Pembelian
Pelanggan mempunyai keputusan mengenai banyaknya sebuah produk yang kemungkinan akan dibelinya.
27
Penggunaan Taxi Online Go-Car Oleh Mahasiswa FEB UNSRAT
dan secara parsial promosi dan kualitas layanan berpengaruh positif signifikan
2 Merry Putri Prastiwi dan Achmad Zaini (2018)
Pengaruh Kuallitas Pelayanan dan Kepercayaan terhadap Loyalitas Pelanggan Grab Car Malang (Studi Pada
Mahasiswa Manajemen Pemasaran Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang)
Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda
Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya pengaruh kualitas pelayanan dan kepercayaan terhadap loyalitas pelanggan adalah (adjusted R2) 45%
3 Miftakul Janah dan Dewi Urip
Pengaruh Kualitas
Metode yang
Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa
Wahyuni (2017)
Pelayanan, Harga dan Promosi
Terhadap Keputusan Pembelian Pada Dewi Hijab
digunakan adalah regresi linier berganda
kualitas pelayanan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada online shop dewi hijab surabaya, promosi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada online shop dewi hijab surabaya, dan promosi merupakan variabel yang berpengaruh dominan
4 Sarah Maryam Chandra dan Maria V.J.
Tielung (2015)
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Promosi dan Lokasi
Terhadap Keputusan Konsumen
Metode yang digunakan adalah regresi berganda uji F dan uji t
Hasil dalam penelitian menunjukkan kualitas pelayanan, promosi dan lokasi secraa simultan berpengaruh terhadap keputusan konsumen
menggunakan jasa
29
Menggunakan Hotel Baliem Pilamo di Wamena
hotel. Secara parsial kualitas pelayanan dan lokasi berpengaruh positif dan signifikan erhadap keputusan konsumen
menggunakan jasa hotel
5 Muhammad
Fajar
Fahruddin dan Emma Yulianti (2015)
Pengaruh Promosi, Lokasi, dan Kualitas
Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian nasabah Bank Mandiri
Syariah
Metode yang digunakan adalah regresi dengan software SPSS
Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi dan lokasi berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan pembelian pelanggan bank mandiri syariah
F. Kerangka Pikir
Kerangka konsep mendukung atau menggambarkan pengaruh antar suatu variabel bebas terhadap variabel terikat, yaitu pengaruh promosi dan kuallitas pelayanan terhadap keputusan konsumen transportasi online. Untuk menjelaskan secara teoritis mengenai hubungan antar variabel yang akan
diteliti maka diperlukan kerangka berfikir yang baik. Menurut Uma Sekaran (dalam Sugiyono,2017:60), menjelaskan bahwasanya kerangka yang konseptual mengenai konsep dapat saling terikat dengan beberapa aspek yang sudah dijelaskan sebagai suatu problem, serta mampu menghubungkan antar variabel penelitian. Yakni variabel bebas dan variabel terikat secara teoritis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji rumusan masalah mengenai keputusan konsumen dalam menggunakan jasa layanan transportasi online Grab Bike. Adapun variabel independen dalam penelitian ini adalah promosi (X1) dan kualitas pelayanan (X2), sedangkan variabel dependen adalah keputusan konsumen (Y2).
31
Berdasarkan penjelasan di atas, maka Peneliti menggambarkan Kerangka Pikir dibawah ini :
Gambar 2.2 Kerangka Pikir
Promosi (X1) a. Iklan b. Promosi
Penjualan c. Public Relation
(Humas) d. Pemasaran
Langsung Tjiptono (2008: 222)
Kualitas Pelayanan (X2) a. Bukti Fisik
b. Empati c. Keandalan d. Daya Tanggap e. Jaminan Kotler dan Tjiptono (2016: 284)
Keputusan Konsumen (Y1)
a. Pilihan Produk b. Pilihan
Merek c. Pilihan
Penyalur d. Waktu
Pembelian e. Jumlah
Pembelian Kotler dan Keller (Dalam Tjiptono 2012: 184)
G. Hipotesis
Hipotesis merupakan penjelasan yang sifatnya sementara yang mengaitkan lebih dari dua variabel. Berdasarakan dari rumusan masalah yang telah diuraikan, maka dapat dikemukakan suatu hipotetsis sebagai jawaban sementara yang dapat dirumuskan sebagai berikut :
H1 : Diduga variabel promosi berpengaruh terhadap keputusan konsumen transportasi online Grab Bike (Studi kasus pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar)
H2 : Diduga bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh terhadap keputusan konsumen transportasi online Grab Bike (Studi kasus pada Mahasiswa Universitas Makassar)
33 BAB III
METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kuantitatif yang dimana lebih memfokuskan pada perspektif pengukuran secara rasional terhadap gejala sosial. Penelitian ini mengulas mengenai Pengaruh Promosi dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Konsumen Transportasi Online Grab Bike.
B. Lokasi dan Waktu Penelitian
Lokasi pada penelitian ini dilakukan di kampus Universitas Muhammadiyah Makassar yang berada di Jalan Sultan Alauddin No. 259 Makassar. Waktu penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan informasi maupun data penelitian dilakukan selama dua bulan mulai November sampai Januari 2021.
C. Defenisi Operasional Variabel dan Pengukuran 1. Defenisi Overasional Variabel
Adalah suatu bagian yang mengemukakan hubungan atau penjelasan mengenai cara mengukur suatu variabel. Adapun penjelasan mengenai operasional diharapkan bisa memberikan keterangan yang ilmiah untuk membantu peneliti yang lain dalam melakukan suatu penelitian yang menggambarkan variabel yang sama. Dengan adanya penjelasan tersebut, mereka bisa tahu cara-cara dalam mengukur suatu variabel maka dengan begitu mereka bisa memastikan untuk tetap
menggunakan langkah-langkah pengukuran yang serupa atau menggunakan metode pengukuran yang lain.
Adapun defenisi operasional dalam penelitian ini adalah:
a. Promosi
Promosi adalah suatu tindakan yang perlu dilakukan oleh sebuah perusahaan atau industri agar bisa mengemukakan apa saja kelebihan produknya serta mempengaruhi para pembeli atau pemakai supaya menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan. Indikatornya meliputi periklanan, promosi, hubungan masyarakat dan pemasaran langsung.
b. Kualitas pelayanan
Kualitas pelayanan (jasa) adalah tingkat keunggulan tersebut untuk memenuhi keinginan konsumen transportasi online Grab Bike.
Indikatornya adalah Bukti fisik (Tangibles), empati (Empathy), daya tanggap (Respnsiveness), keandalan (Reliability) dan jaminan (Assurance).
c. Keputusan Konsumen
Keputusan pembelian merupakan suatu perilaku yang dilakukan oleh setiap pengguna jasa Grab Bike untuk menentukan beberapa pilihan jasa yang ada yang akan dipakainya. Indikatornya adalah Pilihan produk, pilihan merek, pilihan penyalur, jumlah pembelian dan waktu pembelian.
1. Pengukuran
Dalam penelitian ini peneliti memerlukan alat dalam melakukan pengukuran sebuah variabel, maka peneliti memutuskan memakai skala
35
likert yang dimana responden bisa menentukan jawaban Yang ada.
Menurut Sugiyono (2015 : 165) “Skala Likert adalah alat yang digunakan untuk mengembangkan instrumen yang digunakan untuk mengukur perencanaan sebuah produk, proses pembuatan produk serta produk yang selesai dikembangkan atau diciptakan sikap, serta pendapat seseorang,.”
Menurut Sugiyono (2015:135) setiap jawaban dari instrumen berupa Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Netral (N), Tidak Setuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS). Setelah itu responden akan diarahkan untuk mengisi pertanyaan dalam skala ordinal berbentuk variabel dalam jumlah kategori tertentu.
Dalam penelitian ini digunakan skala Likert 1-5 dengan keterangan sebagai berikut :
Tabel 3.1
Pengukuran Skala Likert
No Kode Keterangan Skor
1 SS Sangat Setuju 5
2 S Setuju 4
3 N Netral 3
4 TS Tidak Setuju 2
5 STS Sangat Tidak Setuju 1
Sumber: Sugiyono,2015
D. Populasi dan Sampel 1. Populasi
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsumen jasa Grab Bike khususnya Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar Kota Makassar yang jumlah populasinya tidak menentu sehingga pengalihan sampling dengan metode Quota Sampling.
2. Sampel
Peneliti menetapkan sampel sebanyak 100 mahasiswa sampel yang masing-masing dipilih 20 mahasiwa di setiap 5 fakultas yaitu mahasiswa FKIP, mahasiswa FISIPOL, mahasiswa program Pasca Sarjana, mahasiswa FAI dan mahasiswa FEB .
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik Quota Sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan jumlah kuota dari tiap kelompok yang diinginkan.
E. Teknik Pengumpulan Data
Ada tiga metode yang peneliti gunakan dalam memperoleh data yaitu 1. Angket (Questioner)
Merupakan susunan perbincangan yang akan diajukan terhadap objek yang diteliti dan harus memiliki jawaban yang sesuai.
2. Dokumentasi
Adalah teknik dalam mengumpulkan sebuah data, yang dimana peneliti menganalisa beberapa buku, majalah serta catatan harian.
37
3. Pengamatan (observasi)
Adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap pengguna jasa Grab Bike pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar.
F. Teknik Analisis Data
1. Uji Valliditas dan Reliabilitas a) Uji Validitas
Adalah suatu alat ukur untuk mengukur sebuah angket apakah sah atau tidak. Sebuah angket dikatakan sah apabila pertanyaan bisa mencetuskan sesuatu yang menjadi objek pengukuran suatu kuesioner.
b) Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas merupakan media yang digunakan dalam mengukur sebuah angket yang menjadi indikator sebuah variabel. Sebuah angket reliable atau handal apabila seseorang memberikan respon yang konsisten dan stabil.
2. Analisis Regresi Linear Berganda
Merupakan hubungan antara dua atau lebih variabel independen (X) dan variabel dependen (Y) secara linier. Teknik analisis ini digunakan agar dapat mengetahui nilai pada variabel dependen jika nilai varaibel independen mengalami peningkatan ataupun penurunan serta mengetahui arah dari hubungan antar varibael, apakah variabel independen masing-masing memiliki hubungan yang positif atau negatif.
Adapun rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:
Y = a + b1X1 + b2X2 + e Keterangan :
Y = Variabel dependen yaitu keputusan konsumen a = Konstanta
b1 = Koefisisen promosi
b2 = Koefisien kualitas pelayanan X1 = Variabel independen promosi
G. Pengujian Hipotesis
1. Uji Signifikan Parsial (Uji t)
Uji parsial digunakan dalam pengujian apakah variabel independen memiliki pengaruh secara parsial terhadap variabel dependen. Jika T hitung > T tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini terdapat pengaruh antara variabel dependen Secara parsial. Namun jika T hitung < T tabel maka Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini dapat diartikan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel independen dan variabel dependen.
2. Uji Signifikan Simultan (Uji f)
Uji simultan F digunakan agar peneliti dapat mengetahui ada atau tidaknya pengaruh secara bersamaan antara variabel independen dan dependen. Adapun ketentuan dari uji F yaitu apabila nilai sih F < 0,05 maka Ho ditolak sedangkan H1 diterima. Artinya setiap variabel mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen, jika nilai sih F > 0,05 maka Ho diterima dan H1 ditolak maka setiap variabel
39
independen dinyatakan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen.
3. Koefisien Determinasi (R2)
Untuk menggambarkan tingkat keakuratan yang lebih tinggi untuk menganalisa regresi yang di tentukan besarnya koefisien determinasi antara nol dan satu. Apabila R2 lebih mengarah pada angka satu variabel independen dikatakan tidak berpenghuni terhadap variabel dependen, lalu dapat disimpulkan jika variabel independen terhadap pengaruh terhadap variabel dependen, selain itu R2 juga dapat digunakan dalam memahami bagian varaibel Y yang dikarenakan oleh variabel X.
40 BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Objek Penelitian 1. Sejarah Singkat PT. Grab Indonesia
Pada awalnya My Teksi adalah sebutan untuk aplikasi ojek online Grab yang didirikan di Malaysia yang kemudian diubah menjadi Grab yang kemudian lebih difokuskan pada layanan berbasis aplikasi. Anthony Tan dan Tan Hooi Ling merupakan pendiri dari My Taxi yang juga merupakan lulusan Harvard University.
Pada tahun 2012 Grab Taxi atau My Taxi resmi diluncurkan kepada publik yang kemudian diperluas kebagian Asia tenggara seperti Filipina, Singapura dan Thailand dan terus berekspansi ke negara lain.
Grab kemudian meluncurkan Grab car pada tahun 2014 yang berpusat di Malaysia dan Singapura yang dimana digunakan untuk layanan transportasi alternatif dengan memanfaatkan kendaraan para mitranya yang telah berlisensi dalam rangka mengatasi kurangnya mobilitas dari transportasi publik selama masa jam kerja.
Pada tahun 2014 Grab untuk pertama kalinya diluncurkan di Indonesia. Kemudian pada tahun 2015 Grab Taxi melakukan ekspansi dengan menciptakan layanan baru Grab Bike .
41
2. Visi Dan Misi Pt. Grab Indonesia a. Visi
Menjadi yang terdepan di Asia Tenggara, dengan memecahkan permasalahan transportasi yang ada serta memberikan kemudahan mobilitas pada 620 juta orang di Asia Tenggara setiap harinya.
b. Misi
1) Menjadi penyedia layanan teraman di Asia Tenggara
2) Memberikan layanan yang mudah di akses oleh banyak orang
3) Meningkatkan kehidupan para partner, baik pengemudi maupun penumpang.
Gambar 4.1
Logo PT. Grab Indonesia
3. Struktur Organisasi PT. Grab Indonesia
Gambar 4.2
Struktur Organisasi PT. Grab Indonesia Sumber : ojekonlinegrab.blogspot.com
4. Tugas dan Tanggung Jawab
a. Direktur utama : Merupakan fungsi jabatan tertinggi dalam sebuah perusahaan, seperti perseroan terbatas (PT) yang secara garis besar bertanggung jawab mengatur perusahaan secara keseluruhan.
b. Wakil Direktur: Membantu direktur dalam menjalankan amanah tertinggi roda organisasi dan peningkatan anggota.
Direktur Utama
Wakil Direktur
Firts Office &
Pemasaran
Manajer/Co Karyawan
Manajer/Co Keuangan
Manajer/Co Driver Grab
Karyawan -Bidang It -Programing Web
Karyawan -Front Office
-Costumer Service
Karyawan Kuntansi
Karyawan -Driver Grab
43
Tugas wakil direktur adalah: mengkoordinasi manajer-manajer bidang dalam menjalankan fungsinya, dan memberikan masukan bersifat konstruktif kepada direktur dan pengurus.
c. Manajer IT: Tugas manajer IT dalam hal ini mempermudah pekerjaan untuk melayani pelanggan, melakukan pengembangan serta menyusun strategi dan rencana. Melakukan pengawasan dan mengelolah penggunaan software, hardware dan brainware.
d. Manajer karyawan front office dan pemasaran : Melakukan pelatihan dan penilaian terhadap karyawan, memastikan agar semua karyawan mengetahui sistem komputer, tata cara dalam menerima kritik maupun saran secara langsung maupun melalui telepon, mengambil alih setiap keluhan yang tidak bisa diatasi bawahannya, membuat lapora daftar pelanggan, memberikan sanksi kepada karyawan yang tidak disiplin dan membuat rancangan yang berkaitan dengan pemasaran.
e. Manajer keuangan: Melakukan pengembangan format pengajuan serta yang bertanggun jawab atas keuangan dan mengawasi perencanaan keuangan. Melakukan pengawasan pelaksanaan audit, melakukan pengendalian serta membuat keputusan untuk seluruh kegiatan akuntansi.Menerima laporan arus kas yang masuk maupun yang keluar ke perusahaan.
f. Karyawan : Bidang programming: menhawasi setiap tugas yang diberikan oleh IT di bidang pengprograman. Mempunyai kewajiban terhadap program kepada manajer IT. Bidang web: melakukan
pekerjaan yang diberikan oleh manajer IT di bidang web. Mempunyai kewajiban program terhadap manajer IT.
g. Karyawan front office (CS, administrasi dan pemasaran): Melakukan setiap pekerjaan front office yang diberikan oleh manajer front office dan administrasi.
B. Hasil Penelitian
Dalam hal ini menjelaskan tentang pengaruh promosi dan kualitas pelayanan terhadap keputusan konsumen transportasi online Grab Bike.
Grab pertamakali diluncurkan pada tahun 2014 di Indonesia dengan nama Grab Taxi, kemudian dikembangkan kembali dengan mengeluarkan layanan yang baru dengan sebutan Grab Bike.
1. Karakteristik Responden
Berdasarkan perolehan data dari angket yang dibagikan terhadap 100 pengguna di kampus universitas Muhammadiyah Makassar. Peneliti mengambil dua jenis karakteristik responden yaitu sebagai berikut :
a) Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Tabel 4.1
Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Jenis Kelamin Jumlah Presentase (%)
Perempuan 85 85%
Laki-laki 15 15%
Total 100 100%
Sumber :Data diolah pada 2020
45
Berdasarkan pada tabel 4.1 yang menunjukkan bahwa responden yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 85 responden dengan presentase 85%, sedangkan responden yang berjenis kelamin laki-laki hanya sebanyak 15 responden dengan besar presentase 15%, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa total responden pada pada penelitian ini lebih banyak digunakan oleh responden berjenis kelamin perempuan.
b) Responden Berdasarkan Tahun Angkatan Tabel 4.2
Karakteristik Berdasarkan Tahun Angkatan
Angkatan Jumlah Presentase
2017 13 Orang 13%
2018 33 Orang 33%
2019 29 Orang 29%
2020 25 Orang 25%
Total 100 100%
Sumber : Data diolah pada 2020
Berdasarkan pada tabel 4.2 menunjukkan bahwa pada angkatan tahun 2017 ada sebanyak 13 orang dengan presentase 13%, angkatan tahun 2018 sebanyak 33 orang dengan presentase 33%, angkatan tahun 2019 sebanyak 29 orang dengan presentase 29% dan pada angkatan tahun 2020 sebanyak 25 orang dengan presentase sebesar 25%. Dengan demikian ditarik kesimpulan bahwa total responden terbanyak yakni pada angkatan 2018 sejumlah 33 responden atau presentase 33%.
2. Hasil Analisis a. Uji Validitas
Penggunaan uji validitas untuk bisa mengetahui tingkat ketepatan suatu alat ukur variabel pada setiap faktor yang akan diukur. Dikatakan vallid atau tidak sebuah instrumen dengan membandingkan r-hitung dengan r-tabel sebagai nilai kritis yang kemudian digunakan dalam pengujian selanjutnya.
Hasil uji validitas yang diolah oleh peneliti ditunjukkan pada tabel 4.1 sebagai berikut:
Tabel 4.3 Hasil Uji Validitas
Variabel Item R Hitung
R Tabel (df=N-2) Taraf Signifikan 0.05%
Keterangan
Promosi
X1.1 0.913 0.1966 Valid
X1.2 0.892 0.1966 Valid
X1.3 0.987 0.1966 Valid
X1.4 0.854 0.1966 Valid
X1.5 0.893 0.1966 Valid
X1.6 0.880 0.1966 Valid
X1.7 0.896 0.1966 Valid
47
X1.8 0.877 0.1966 Valid
Kualitas Pelayanan
X2.1 0.872 0.1966 Valid
X2.2 0.844 0.1966 Valid
X2.3 0.872 0.1966 Valid
X2.4 0.837 0.1966 Valid
X2.5 0.818 0.1966 Valid
X2.6 0.825 0.1966 Valid
X2.7 0.873 0.1966 Valid
X2.8 0.888 0.1966 Valid
X2.9 0.880 0.1966 Valid
X2.10 0.872 0.1966 Valid
Keputusan Konsumen
Y1 0.891 0.1966 Valid
Y2 0.885 0.1966 Valid
Y3 0.923 0.1966 Valid
Y4 0.889 0.1966 Valid
Y5 0.911 0.1966 Valid
Y6 0.901 0.1966 Valid
Y7 0.870 0.1966 Valid
Y8 0.903 0.1966 Valid
Y9 0.931 0.1966 Valid
Y10 0.878 0.1966 Valid
Sumber : Data Primer diolah, 2020
Bersumber pada tabel 4.3 diatas dapat menunjukkan bahwa setiap item pertanyaan terhadap semua variabel yaitu valid yang mana R hitung = 0,1966 maka dari itu perolehan hasil ditiap point' pertanyaan di tiap variabel promosi X1, kualitas pelayanan X2 dan keputusan konsumen Y semuanya dinyatakan valid serta bisa digunakan di pengujian selanjutnya.
b. Uji Reliabilitas
Adalah langkah yang dilakukan dalam menguji suatu data agar dapat diukur pada sebuah indikator variabel. Sebuah kuesioner dapat disebut reliable apabila respon tiap personal terhadap pertanyaan yaitu konstan atau sesuai dalam waktu jangka panjang.
Sebuah variabel disebut konstan apabila mampu menggambarkan nilai cronbachs Alpha > 0.60. Dan hasil ujinya sebagai berikut :
49
Tabel 4.4
Hasil Uji Reabilitas
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
,799 9
Sumber : Data Primer diolah, 2020
Tabel 4.4 diatas menunjukkan bahwa Cronbachs Alpha pada variabel X1 promosi yaitu > 0.60 sebesar 0.799 maka variabel X1 promosi dikatakan konstan atau sesuai.
Tabel 4.5 Hasil Uji Reabilitas
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items
,788 11
Sumber : Data Primer diolah, 2020
Tabel 4.5 diatas menyatakan bahwa Cronbachs Alpha pada variabel X2 kualitas pelayanan yaitu > 0.60 sebesar 0.788 maka variabel X2 kualitas pelayanan dapat dikatakan konstan atau sesuai.
4.6
Hasil Uji Reabilitas
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
,791 11
Sumber : Data Primer diolah, 2020
Tabel 4.6 menunjukkan bahwa Cronbachs Alpha variabel Y keputusan konsumen > 0.60 sebesar 0.791 maka variabel Y dikatakan konstan atau sesuai
c. Analisis Regresi Linear Berganda
Hasil uji regresi linear berganda yang diolah oleh peneliti ditunjukkan pada table 4.6 sebagai berikut:
Tabel 4.7
Hasil Analisis Regresi Linear Berganda
a. Dependent Variable: KEPUTUSAN KONSUMEN Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
B
Std.
Error Beta 1 (Constant) 2,901 ,918
PROMOSI ,022 ,101 ,018 KUALITAS
PELAYANAN
,952 ,083 ,942
51
Sumber : Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.7 diatas dapat dianalisis model estimasi sebagai berikut:
Ŷ = a + b1X1 + b2X2 + b3X3+ e
Y = 9.731+0.833X1+-0.689X2+0.747X3+2.287 Dimana :
Y = Variabel dependen (Keputusan Konsumen) a = constant
X1 = Promosi
X2 = Kualitas Pelayanan b = Koefisien Variabel X e = Nilai Kritis (Standar Error)
Berdasarkan tabel 4.7 menjelaskan bahwa perbandingannya dapat dilihat dengan nilai konstannya sebesar 2.901 menurut sistematis, nilai tersebut menjelaskan bahwasanya nilai konstan variabel keputusan konsumen. Koefisien regresi X1 sebesar 0.022 dan X2 sebesar 0.952 hal ini membuktikan bahwa seluruh variabel dapat berpengaruh posotif terhadap keputusan konsumen.
3. Pengujian Hipotesis
a. Uji Parsial (Uji Statistik T)
Berdasarkan hasil uji signifik yang telah diolah maka peneliti menuangkannya pada tabel 4.7 yaitu :
Tabel 4.8
Hasil uji signifikan parsial (uji statistik T) Coefficientsa
Model T Sig.
1 (Constant) 3,160 ,002
PROMOSI ,212 ,832
KUALITASPELAYANAN 11,427 ,000
a. Dependent Variable: KEPUTUSANKONSUMEN Sumber : Data Primer diolah, 2020
a) Nilai signifikansi (sig) dan T hitung
Dari tabel olah data spss diketahu pada tabel 4.8 mempunyai nilai (sig.) variabel promosi (X1) dengan nilai 0.832 > 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis pertama tidak signifikan terhadap transformasi korporasi (Y). Sedangan nilai T hitung = 0.212 < T tabel = 1.66071 sehingga diambil kesimpulan H1 tidak diterima. Artinya promosi (X1) tidak berpengaruh terhadap keputusan konsumen (Y).
b) Nilai signifikansi (sig) dan T hitung
Dari tabel olah data SPSS diketahui pada tabel 4.8 mempunyai nilai signifikan. Variabel kualitas pelayanan X2 nilainya sebesar 0.000 < 0.05 sehingga diambil kesimpulan H2 diterima.
Artinya kualitas pelayanan (X2) berpengaruh terhadap keputusan masyarakat (Y).
53
b. Uji Signifikan Simultan (Uji f)
Hasil uji signifikan simultan (uji statistik F) yang diolah oleh peneliti ditunjukkan pada tabel 4.9 sebagai berikut:
Tabel 4.9
Hasil uji signifikan simultan (Uji Statistik F) ANOVAa
Model
Sum of
Squares Df
Mean
Square F Sig.
1 Regression 4473,348 2 2236,674 552,38 9
,000b
Residual 392,762 97 4,049
Total 4866,110 99
a. Dependent Variable: KEPUTUSANKONSUMEN
b. Predictors: (Constant), KUALITAS PELAYANAN, PROMOSI Sumber : Data Primer diolah, 2020
Dari table 4.9 maka diperoleh F hitung sebesar 552.389 > F tabel= 3.09 maka dikatakan simultan berdasarkan nilai sih F 0.000 < a
= 0.05 sehingga ditarik kesimpulan bahwa hipotesisditerima dan dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen transportasi online di Kota Makassar.
c. Koefisien Determinasi (R2)
Hasil koefisien determinan (R2) yang diolah oleh peneliti ditunjukkan pada tabel 4.10 sebagai berikut:
Tabel 4.10
Hasil Koefisien Determinasi
Sumber : Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.10 menguraikan nilai R2 0.919 hal ini berarti 91.9% memperlihatkan variabel promosi dan kualitas pelayanan dapat memberi pengaruh terhadap keputusan konsumen. Selebihnya 8.2 % yang dipengaruhi oleh variabel yang lain yang tidak diteliti.
C. Pembahasan Hasil Penelitian
Sebagai acuan yang dijadikan dasar dalam menganalisis atau membahas hasil penelitian ini, yaitu terdapat 3 variabel yang menjadi kata kunci dalam penelitian ini, yaitu promosi, kualitas pelayanan, dan keputusan konsumen. Promosi adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengkomunikasikan kelebihan-kelebihan produk dan membujuk konsumen untuk membeli produk yang ditawarkannya. Indikatornya adalah Iklan, promosi penjualan, hubungan masyarakat dan pemasaran langsung.
Model Summaryb
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 ,959a ,919 ,918 2,012
a. Predictors: (Constant), KUALITASPELAYANAN, PROMOSI b. Dependent Variable: KEPUTUSANKONSUMEN
55
Kualitas pelayanan (jasa) adalah tingkat keunggulan tersebut untuk memenuhi keinginan konsumen transportasi online Grab Bike. Indikatornya adalah bukti fisik (tangibles), empati (empathy), daya tanggap (responsiveness), keandalan (reliability) dan jaminan (assurance).
Sedangkan keputusan konsumen/keputusan pembelian adalah suatu sikap atau tindakan yang dilakukan oleh konsumen Grab Bike dalam menentukan pilihan dari beberapa alternatif jasa yang akan digunakannya. Sebagai indikator yang sangat menentukan dalam pengambilan keputusan konsumen/keputusan pembelian adalah pilihan produk, pilihan merek, pilihan penyalur, jumlah pembelian dan waktu pembelian.
Berdasarkan hasil analisis data pada bagian sebelumnya, yakni tabel 4.3 menunjukkan bahwa jika semua item pernyataan pada setiap variabel adalah valid yang dimana nilai r-hitung > r-tabel = 0.1966. Hasil analisis data ini yang diperoleh pada setiap item pernyataan dari masing- masing variabel promosi (X1), kualitas pelayanan (X2), dan keputusan konsumen (Y) seluruhnya dinyatakan valid dan dapat digunakan pada pengujian selanjutnya. Dengan demikian, tahap selanjutnya adalah uji reliabilitas sebagai bentuk pengujian data untuk mengukur suatu kuesioner indikator variabel. Suatu variabel dikatakan reliable, jika memberikan nilai Cronbach’s Alpha > 0.60. Berdasarkan hasil analisis data pada tabel 4.4 pada bagian sebelumnya diketahui bahwa Cronbach’s Alpha pada variabel X1
yaitu promosi lebih besar > 0.60 dengan nilai sebesar 0.799, sehingga variabel X1 promosi dapat dkategorikan reliable atau handal.
Untuk mempertegas hasil analisis uji reabilitas pada tabel 4.4 yang telah dikemukakan pada bagian penyajian hasil penelitian, maka disajikan