BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Tinjauan Penelitian Relevan
Adapun dalam melakukan penelitian ini terdapat penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian ini yang dijadikan rujukan oleh peneliti. Berikut mengenai penelitian tersebut :
Ukfi Umi Nurjanah, (2018) dengan judul penelitian “Analisis Pengaruh Return On Asset dan BOPO Terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah Pada BRI Syariah Periode 2011-2018”. Hasil penelitian tentang pengaruh ROA terhadap bagi hasil deposito mudharabah BRI Syariah adalah sebesar 3,443. Hal ini menunjukkan nilai t ROA tersebut mempunyai pengaruh terhadap bagi hasil. Nilai signifikansi variabel ROA tersebut sebesar 0,002 dimana nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 yang berarti bahwa variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap bagi hasil deposito mudharabah, dengan demikian bahwa variabel ROA berpengaruh secara signifikan terhadap bagi hasil deposito mudharabah BRI Syariah periode 2011-2018.7 Adapun perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang sekarang yaitu terletak pada rasio keuangan yang digunakan dimana penelitian ini menggunakan dua rasio keuangan yaitu rasio Return On Asset (ROA) dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), sedangkan penelitian yang sekarang hanya menggunakan satu rasio keuangan yaitu rasio Return On Asset (ROA), perbedaan selanjutnya yaitu terletak pada sampel penelitian yang digunakan, dimana
7 Ukfi Umi Nurjanah, “Analisis Pengaruh Return On Asset dan BOPO Terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah Pada BRI Syariah Periode 2011-2018” (Skripsi Sarjana; Jurusan Perbankan Syariah: Surakarta, 2018)
pada penelitian ini mengambil sampel laporan keuangan periode 2011-2018.
Sedangkan penelitian yang sekarang hanya menggunakan sampel dengan laporan keuangan periode 2018-2020, dan perbedaan penelitian yang terakhir yaitu terletak pada lokasi yang digunakan dimana pada penelitian ini mengambil lokasi di bank BRI Syariah sedangkan penelitian yang sekarang mengambil lokasi di bank Panin Dubai Syariah.
Dewi Purnama Sari, (2018) dengan judul penelitian “Analisis Pengaruh Return On Asset (ROA), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Suku Bunga, dan Capital Adequacy Ratio (CAR) Terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah (Studi Kasus Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2013-2017)”.
Hasil penelitian berdasarkan hasil uji statistik t diperoleh nilai koefisien regresi variabel ROA 0,783 dengan nilai signifikansi sebesar 0,437 yang lebih besar dari 0,05 artinya ROA berpengaruh positif tidak signifikan atau sama
halnya dengan tidak berpengaruh terhadap bagi hasil deposito mudharabah. Hal ini berarti artinya setiap penambahan atau pengurangan ROA tidak berpengaruh terhadap tingkat bagi hasil deposito mudharabah.8 Adapun perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang sekarang yaitu terletak pada rasio keuangan yang digunakan dimana penelitian ini menggunakan empat rasio keuangan yaitu rasio Return On Asset (ROA), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Suku Bunga, dan Capital Adequacy Ratio (CAR). Sedangkan penelitian yang sekarang menggunakan satu rasio keuangan yaitu rasio Return On Asset (ROA). Selain dari rasio keuangan perbedaan penelitian juga terletak di lokasi dan sampel penelitian dimana penelitian
8 Dewi Purnama Sari, “Analisis Pengaruh Return On Asset (ROA), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Suku Bunga, dan Capital Adequacy Ratio (CAR) Terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah (Studi Kasus Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2013-2017)”
(Skripsi Sarjana; Jurusan perbankan Syariah: Salatiga, 2018)
10
ini meneliti di Bank Umum Syariah di Indonesia yang menyajikan laporan keuangan tahunan dengan sampel laporan keuangan periode 2013-2017. Sedangkan penelitian yang sekarang hanya meneliti di PT. Bank Panin Dubai Syariah dengan sampel laporan keuangan periode 2018-2020.
Septiani Soleha, (2015) dengan judul penelitian “Analisis Pengaruh Profitabilitas, Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Non Performing Financing (NPF), dan Dana Pihak Ketiga terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah (Studi Kasus Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah di Indonesia Periode 2009-2014)”. Hasil penelitian dari pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa secara parsial variabel ROA berpengaruh terhadap tingkat bagi hasil deposito mudharabah yang dibuktikan dari hasil koefisien regresi ROA sebesar -0,754 dan probabilitas signifikansi sebesar 0,000 < α (0.05).9 Adapun perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang sekarang yaitu terletak pada rasio keuangan yang digunakan dimana penelitian ini menggunakan empat rasio keuangan yaitu Profitabilitas, Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Non Performing Financing (NPF), dan Dana Pihak Ketiga. Sedangkan penelitian yang sekarang menggunakan satu rasio keuangan yaitu rasio Return On Asset (ROA). Selain dari rasio keuangan perbedaan penelitian juga terletak di lokasi dan sampel penelitian dimana penelitian ini meneliti di Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah dengan sampel laporan keuangan periode 2009-2014. Sedangkan penelitian yang sekarang hanya meneliti di PT. Bank Panin Dubai Syariah dengan sampel laporan keuangan periode 2018-2020.
Miranti Aprilia Saputri (2018), dengan judul penelitian “Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan dan Suku Bunga Terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah Pada Perbankan Syariah Di Indonesia Periode Tahun 2011-1 sampai 2017-1” Hasil penelitian dari pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel
9 Septiani Soleha, “Analisis Pengaruh Profitabilitas, Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Non Performing Financing (NPF), dan Dana Pihak Ketiga terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah (Studi Kasus Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah di Indonesia Periode 2009-2014)” (Skripsi Sarjana; Jurusan Manajemen: Jakarta, 2015)
Return On Asset (ROA) memiliki pengaruh yang berbeda-beda terhadap tingkat bagi hasil deposito mudharabah dalam jangka pendek. Dimana pada lag 0 dan 3 ROA berpengaruh negatif dan signifikan, namun pada waktu berikutnya yaitu lag 1 ROA berpengaruh positif dan tidak signifikan. Lalu pada waktu berikutnya yaitu lag 2 perubahan ROA direspon positif dan signifikan oleh tingkat bagi hasil deposito mudharabah. Sedangkan dalam jangka panjang ROA berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat bagi hasil deposito mudharabah. variabel ROA menunjukkan nilai koefisien sebesar -0.248348 dan probabilitas yaitu 0.3076, sehingga variabel bersifat negatif dan tidak signifikan mempengaruhi variabel tingkat bagi hasil deposito mudharabah. Adapun perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang sekarang yaitu terletak pada rasio keuangan yang digunakan dimana penelitian ini menggunakan rasio Return On Asset (ROA), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Finance to Deposits Ratio (FDR), Non Performing Finance (NPF), dan Suku Bunga. Sedangkan penelitian yang sekarang menggunakan satu rasio keuangan yaitu rasio Return On Asset (ROA). Selain dari rasio keuangan perbedaan penelitian juga terletak di lokasi dan sampel penelitian dimana penelitian ini meneliti di Perbankan Syariah di Indonesia dengan sampel laporan keuangan Periode Tahun 2011-1 sampai 2017-1. Sedangkan penelitian yang sekarang hanya meneliti di PT. Bank Panin Dubai Syariah dengan sampel laporan keuangan periode 2018-2020.