• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Secara Parsial Terhadap Produktivitas Antara

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

2. Pengaruh Secara Parsial Terhadap Produktivitas Antara

Ferry (Persero) Cabang Selayar

Dari hasil analisis data dapat diketahui bahwa variabel bebas memberikan pengaruh yang nyata terhadap variabel terikat secara parsial.

Dengan kata lain, balas jasa financial berpengaruh terhadap produktivitas kerja Kerja karyawan Pada PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Selayar.

a. Uji T terhadap variabel untuk balas jasa financial (X1) didapatkan T hitung sebesar 7.021 dengan signifikan T sebesar 0.000. Karena T hitung lebih besar dari T tabel (7.021> 1.682) maka dapat dikatakan bahwa variabel terikat secara parsial. Dengan kata lain, balas jasa financial berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Selayar.

b. Uji T terhadap varibel pelatihan (X2) didapatkan T hitung sebesar 5.276 dengan signifikan T sebesar 0.000. Karena T hitung lebih besar dari T tabel (5.726> 1.682) atau signifikan T lebih kecil dari 5% (0.000<0.05), maka secara parsial variabel pelatihan (X2) berpenagruh signifikan terhadap variabel produktivitas kerja karyawan (Y). Dengan kata lain,

pelatihan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT.

ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Selayar.

Menurut teori Hezberg, Faktor-faktor yang berperan sebagai motivator terhadap karyawan, yakni mampu memuaskan dan mendorong orang untuk bekerja lebih baik. Faktor motivator ini terdiri (Manullang,2008:178):

a. Balas Jasa Financial:

1.Gaji

Pada umumnya masing-masing manajer tidak dapat menentukan sendiri skala gaji yang berlaku didalam unitnya. Namun demikian masing-masing manajer mempunyai kewajiban menilai apakah jabatan-jabatan dibawah pengawasannya mendapat kompensasi sesuai pekerjaan yang mereka lakukan. Para manajer harus bserusaha untuk mengetahui bagaimana jabatan didalam kantor diklasifikasikan dan elemen-elemen apa saja yang menentukan pengklasifikasian itu.

2.intensif

Sebagai lanjutan dari keberhasilan pelaksanaan, pimpinan harus memberi intensif kepada setiap karyawan yang sudah bekerja keras untuk kemajuan dan keberhasilan dengan menilai karyawan dengan cara yaitu:

a. Langsung menyatakan keberhasilan di tempat pekerjaannya, lebih baik dilakukan sewaktu ada orang lain

b. Surat penghargaan

c. Memberi hadiah berupa uang tunai

d. Memberikan medali, surat penghargaan dan hadiah uang tunai e. Memberikan kenaikan gaji promosi.

f. Work it self (Pekerjaan itu sendiri)

Pimpinan membuat uasaha-usaha ril dan meyakinkan, sehingga bawahan mengerti akan pentingnya pekerjaan yang dilakukannya dan usaha berusaha menghindar dari kebosanan dalam pekerjaan bawahan serta mengusahakan agar setiap bawahan sudah tepat dalam pekerjaannya.

3.Tunjangan

Jika seseorang karyawan sudah berdedikasi dengan baik, maka seorang pemimpin harus memberikan tujangan kepada para karyawan agar para karyawan merasa dperhatikan dalam bekerja dengan begitu mereka akan giat lagi dalam menjalankan tugas dan amanahnya.

b. Pelatihan:

1. On Job Training

On Job training sangat bermanfaat dalam kegiatan yang biasa dilakukan oleh karyawan. Kegiatan ini merupakan proses yang terorganisasi untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, kebiasaan kerja, dan sikap pada

karyawan untuk menemupuh jenjang karir nantinya. Hal ini diharapkan dapat melatih karyawan untuk ditempatkan dalam kondisi pekerjaan yang sebenarnya, di bawah bimbingan dan pengawasan dari karyawan yang telah berpengalaman

2.

Potensi kerja

Potensi kerja sangat dapat membantu setiap diri karyawan dimana sebagai kemampuan dasar dari sesuatu yang masih terpendam didalamnya yang menunggu untuk diwujudkan menjadi sesuatu kekuatan nyata dalam diri sesuatu tersebu. Dengan demikian potensi diri setiap karyawan adalah kemampuan dasar yang dimilikinya yang masih terpendam didalam dirinya yang menunggu untuk diwujudkan menjadi suatu manfaat nyata dalam meningkatkan kinerjanya untuk membantu memajukan tempat dimana dia bekerja.

3. Responsibility (Tanggung jawab)

Agar tanggung jawab benar menjadi faktor yang berpengaruh bagi bawahan, pimpinan harus menghindari supervise yang ketat, dengan membiarkan bawahan bekerja sendiri sepanjang pekerjaan itu memungkinkan dan menerapkan prinsip partisipasi. Diterapkannya prinsip partisispasi membuat bawahan sepenuhnya merencanakan dan melaksanakan pekerjaannya.

c. Produktivitas Kerja 1. SDM yang tepat

Sumber Daya Manusia adalah kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki individu. Pelaku dan sifatnya dilakukan oleh keturunan dan lingkungannya, sedangkan prestasi kerjanya dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya. Sumber Daya Manusia atau man power di singkat SDM merupakan yang dimiliki setiap manusia . SDM terdiri dari daya fikir dan daya fisik setiap manusia. Tegasnya kemampuan setiap manusia ditentukan oleh daya fikir dan daya fisiknya.

SDM atau manusia menjadi unsur utama dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Peralatan yang handal atau canggih tanpa peran aktif SDM, tidak berarti apa-apa. Daya pikir adalah kecerdasan yang dibawa lahir (modal dasar) sedangkan kecakapan diperoleh dari usaha (belajar dan pelatihan). Kecerdasan tolok ukurnya Intelegence Quotient (IQ) dan Emotion Quality (EQ), sehingga menghasilkan karyawan yang cerdas.

2. Disiplin

Kata disiplin ini munking sudah tidak asing lagi bagi setiap karyawan.

Kedisiplinan karyawan adalah sikap penuh kerelaan dalam mematuhi semua aturan dan norma yang ada dalam menjalankan tugasnya sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap tempat dimana dia bekerja. Karena bagaimana pun seorang karyawan, merupakan sikap dirinya yang

dituangkan dalam menjalankan tugasnya, dan sikap disiplin karyawan akan memberikan warna terhadap tempat dimana dia bekerja yang jauh lebih baik.

3. Kualitas Kerja

Kualitas kerja mengacu pada sumber daya manusianya atau bisa dikata karyawan itu sendiri. Dimana karyawan harus dituntut memiliki pengetahuan yang luas, skill yang menghuni dan ability, agar tugas yang diberikan dapat dia laksanakan dengan baik dengan penuh tanggung jawab, yang dapat berguna bagi instansi dia berkerja maupun bagi dirinya sendiri.

Dari hasil uji regresi menunjukkan bahwa nilai T X1> nilai T X2. Jadi variabel Balas Jasa Financial (X1) memberikan pengaruh lebih terhadap variabel produktivitas kerja (Y) dari pada variabel Pelatihan (X2).

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

1 Kesimpulan

Dari hasil penelitian ini dapat ditarik beberapa kesimpulan, yaitu sebagai berikut:

1) Balas Jasa Financial dan Pelatihan berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja Karyawan artinya pemberian balas jasa financial dan pelatihan mempunyai pengaruh searah terhadap perubahan produktivitas kerja karyawan, atau dengan kata lain apabila terjadi pemberian balas jasa financial dan pemberian pelatihan maka akan terjadi peningkatan produktivitas kerja pegawai dan secara statistik memiliki pengaruh yang signifikan .

2) Dari hasil penelitian ini pemberian balas jasa financial memiliki pengaruh dominan dari pada penignkatan pelatihan terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)Cabang Selayar. Hal ini terlihat pada pengaruh dominan antara pemberian balas jasa financial dan pelatihan diketahui bahwa nilai T X1 7.021> nilai T X2 5.276. Jadi variabel balas jasa financial (X1) memberikan pengaruh lebih dominan terhadap variabel produktivitas (Y) dari pada variabel pelatihan(X2).

2 Saran

1. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pemberian balas jasa financial lebih dominan dari pada pelatihan. Hal ini diharapkan untuk peningkatan pelatihan seperti on job training, potensi kerja, dan tanggung jawab. Diharapkan dari peningkatan tersebut akan dapat meningkatkan produkivitas kerja karyawan pada PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Selayar

2. Instansi harus memberikan perhatian lebih terhadap segala aspek yang berpengaruh terhadap pemberian balas jasa financial dan pelatihan kerja karyawan, agar kestabilan kerja terus berlanjut.

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharmisi. 2008. Proses penelitian: Suatu pendekatan Praktik. Penerbit Rineka Cipta, Jakarta

As’ad Moh. 2002. Manajemen Personalia, Penerbit Ghalia, Jakarta.

Dajan Anto. 2005. Pengantar Metode Statistik Pengantar Metode Statistik. Jilid II, Penerbit LP3ES, Jakarta.

Effendi. 2004. Teori Motivasi. Penerbit Fes Comap, Jakarta

Filippo Edwin B. 2002. Personal Manajemen Edisi Keenam, Jilid I, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Gary Dessler, 2007. Manajemen Sumber Daya Manusia, Jilid II, Edisi Kesepuluh, Penerbit Indeks, Jakarta.

Gibson, James L. 2007.Organisasi dan Manajemen. Terjemahan Djoban Wahidi, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Handoko, Hani, 2009. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia, Penerbit BPFE, Yogyakarta.

Husnan Suad, 2005. Manajemen Personalia, Edisi III, BPFE, Yogyakarta.

Jacius, Michael J. 2009. Personal Manajemen. Terjemahan Enony U, Effendi.

Human Relation dan Publik Relation Dalam Manajemen. Penerbit Alumni Bandung.

Manullang. M, 2006. Manajemen Personalia. Penerbit Ghalia Indonesia Jakarta.

Natsir, 2008. Manajemen Organisasi. Penerbit BPFE, Yogyakarta.

Nitisemito, Alex, S. 2006. Manajemen personalia. Cetakan Ketiga Penerbit Ghalia, Indonesia, Jakarta

Notoatmodjo soukidjo. 2009. Pengembangan sumber daya manusia, Penerbit PT.

Rineka Cipta, Jakarta.

Proctor, 2007. Organisasi perusahaan. Penerbit BPFE, Yogyakarta.

Rachmaway Ike Kudyah. 2008. Manajemen Sumber Datya Manusia, Penerbit Andi, Yogyakarta

Ruski. 2009. Pengantar Sumber Daya Manusia. Penerbit Fakultas Ekonomi UI, Jakarta

Singarimban, Masri, dan Sofian Effendi. 2005. Metode Penelitian Survei. Penerbit LP3ES, Jakarta.

Sunyoto, Danang. 2009. Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio. BPFE, Yogyakarta.

Sugiyono, 2010. Metode Penelitian kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta Bandung

L A M

P

I

R

A

N

IDENTITAS PENELITI :

Nama : Muh. Arsyad No. Stambuk : 10572 03300 11

Program : Manajemen

Judul Skripsi : Pengaruh Balas Jasa Finansial dan Pelatihan Terhadap produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. ASDP Indonesia Fery (Persoro) Cabang Selayar

PETUNJUK PENGISIAN :

Sesuai dengan yang saudara ketahui, berilah penilaian secara jujur, objektif, dan penuh tanggung jawab. Informasi yang saudara berikan hanya akan dipergunakan dalam proses penilaian kinerja pegawai dan tidak akan berpengaruh status sebagai pegawai. Penilaian dilakukan terhadap aspek-aspek dalam table berikut dengan cara melingkari angka (1-5) pada kolom skor.

1. Sangat tidak setuju 2. Tidak setuju 3. Ragu-ragu 4. Setuju

5. Sangat setuju

IDENTITAS RESPONDEN :

1. Nama Responden : ………

2. Jenis Kelamin : ………

3. Umur : ………....

4. Pendidikan Terakhir : ………

Lampiran 2 No

. I

Pertanyaan

Balas Jasa Finansial (X)

SS 5

S 4

RR 3

TS 2

STS 1 1 Menurut anda kesesuaian balas jasa finansial

yang dicapai menentukan produktivitas kerja anda?

2 Apakah anda setuju jika kinerja atau hasil kerja anda tergantung pada kecepatan anda menyelesaikan tugas?

3

4

5

Apakah balas jasa/gaji yang anda terima sudah sesuai dengan kerja yang anda hasilkan?

Apakah penghargaan dalam bentuk uang atau imbalan lain yang diberikan kepada bapak/ibu dapat meningkatkan produktivitas kerja atau hasil kerja anda?

Apakah tunjangan yang diberikan kepada karyawan, dapat meningkatkan semangat kerja dan kegairahan bagi para karyawan?

II 1

Pelatihan (X)

Apakah dengan adanya pelatihan yang diberikan ditempat kerja, dapat membantu saudara untuk meningkatkan produktivitas kerja atau lebih berproduktif lagi?

2 Apakah pelatihan yang diberikan perusahaan sesuai dengan pekerjaan yang anda alami?

5

6

perusahaan/pimpinan memberikan arahan/petunjuk langsung kepada karyawan?

apakah anda setuju jika perusahaan memberikan pelatihan satu kali dalam setahun agar prestasi kerja meningkat?

Apakah program pelatihan yang diberikan perusahaan dapat meningkatkan tanggung jawab pegawai terhadap pekerjaan?

III 1

Produktivitas Kerja Karyawan (Y)

Apakah anda setuju jika perusahaan memilih karyawan/pegawai yang tepat sesuai dengan tugas yang diberikan agar produktivitas kerja meningkat?

2 Apakah anda setuju jika perusahaan menerapkan disiplin kerja?

3 Apakah anda setuju jika perusahaan menempatkan pegawai sesuai dengan keahliannya agar kualitas kerja yang dihasilkan menjadi meningkat?

2 5 5 5 4 5 24

3 3 4 4 5 4 20

4 2 3 5 5 5 20

5 5 4 4 5 5 23

6 2 3 4 5 4 18

7 4 4 4 5 5 22

8 3 3 5 4 5 20

9 4 4 5 5 5 23

10 5 4 4 5 4 22

11 5 5 4 5 5 24

12 4 4 4 5 5 22

13 5 4 4 5 5 23

14 4 4 5 5 5 23

15 3 5 4 4 4 20

16 3 3 5 4 5 20

17 2 3 5 5 5 20

18 3 4 4 5 5 21

19 4 5 4 4 4 21

20 4 4 5 5 5 23

21 5 3 5 5 5 23

22 5 4 5 5 4 23

23 4 5 4 4 5 22

24 4 4 4 4 4 20

25 4 5 5 4 5 23

26 4 4 4 5 5 22

27 5 5 5 5 5 25

28 5 5 5 5 4 24

29 4 5 4 4 4 21

30 5 5 4 5 5 24

Jumlah 119 124 134 141 141 659

3 4 4 5 5 4 4 26

4 4 5 5 5 4 5 28

5 5 4 5 5 4 4 27

6 5 4 5 5 4 4 27

7 5 5 5 5 5 4 29

8 4 4 4 5 5 5 27

9 4 5 4 4 5 4 26

10 5 5 5 4 5 5 29

11 4 4 5 5 5 5 28

12 5 5 4 5 4 4 27

13 4 5 5 5 4 4 27

14 4 4 4 4 5 5 26

15 5 4 5 5 4 4 27

16 5 5 4 5 5 5 29

17 4 4 5 4 4 4 25

18 4 5 4 5 5 5 28

19 4 5 5 4 5 4 27

20 5 4 4 5 5 5 28

21 4 4 4 4 4 4 24

22 5 5 5 5 4 5 29

23 5 5 5 4 4 4 27

24 4 5 4 5 5 4 27

25 5 4 5 4 5 4 27

26 5 4 4 5 5 5 28

27 5 5 5 5 5 5 30

28 4 5 4 5 5 4 27

29 5 4 5 5 5 5 29

30 4 4 5 5 5 4 27

Jumlah 135 136 138 140 138 134 821

3 5 5 5 15

4 5 5 5 15

5 5 4 5 14

6 4 5 5 14

7 5 5 4 14

8 5 5 4 14

9 5 5 5 15

10 4 4 5 13

11 4 4 5 13

12 5 5 5 15

13 5 5 5 15

14 5 5 4 14

15 5 5 4 14

16 5 5 5 14

17 5 4 5 14

18 4 5 4 13

19 5 4 5 14

20 4 5 4 14

21 5 4 5 14

22 5 4 5 14

23 5 5 5 15

24 4 4 4 12

25 4 5 5 14

26 5 5 4 14

27 5 5 5 15

28 4 5 5 14

29 5 5 5 15

30 4 5 4 13

Jumlah 141 141 141 423

Produktifitas

4 9.5 9.5 9.5

26 85.7 85.7 95.2

2 4.8 4.8 100.0

30 100.0 100.0

Tinggi Sedang Rendah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Pelatihan

7 16.7 16.7 16.7

28 66.7 66.7 83.3

7 16.7 16.7 100.0

30 100.0 100.0

Tinggi Sedang Rendah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Balas Jasa Financial

5 11.9 11.9 11.9

21 73.8 73.8 85.7

6 14.3 14.3 100.0

30 100.0 100.0

Tinggi Sedang Rendah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Descriptive Statistics

30 19 29 23.98 2.434

30 23 34 28.24 2.477

30 12 25 20.26 2.296

30 X1 (Balas Jasa Financial)

X2 (Motivasi Ekstrinsik) Y ( Produktifitas Kerja) Valid N (listwise)

N Minimum Maximum Mean Std. Deviation

Post Hoc Tests

Multiple Comparisons Dependent Variable: X1 (Balas Jasa Financial)

LSD

4.528* .984 .000 2.54 6.52

8.250* 1.617 .000 4.98 11.52

-4.528* .984 .000 -6.52 -2.54

3.722* 1.356 .009 .98 6.47

-8.250* 1.617 .000 -11.52 -4.98

-3.722* 1.356 .009 -6.47 -.98

(J) Produktifitas Sedang Rendah Tinggi Rendah Tinggi Sedang (I) Produktifitas

Tinggi Sedang Rendah

Mean Difference

(I-J) Std. Error Sig. Lower Bound Upper Bound 95% Confidence Interval

The mean difference is significant at the .05 level.

*.

ANOVA X1 (Motivasi Instrinsik)

107.004 2 53.502 15.346 .000

135.972 29 3.486

242.976 30

Between Groups Within Groups Total

Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

4 28.25 .500 .250 27.45 29.05 28 29

26 23.72 1.966 .328 23.06 24.39 19 27

2 20.00 .000 .000 20.00 20.00 20 20

30 23.98 2.434 .376 23.22 24.73 19 29

Tinggi Sedang Rendah Total

N Mean Std. Deviation Std. Error Lower Bound Upper Bound 95% Confidence Interval for

Mean

Minimum Maximum

Post Hoc Tests

Multiple Comparisons Dependent Variable: X2 (Pelatihan)

LSD

4.056* 1.138 .001 1.75 6.36

6.000* 1.870 .003 2.22 9.78

-4.056* 1.138 .001 -6.36 -1.75

1.944 1.569 .223 -1.23 5.12

-6.000* 1.870 .003 -9.78 -2.22

-1.944 1.569 .223 -5.12 1.23

(J) Produktifitas Sedang Rendah Tinggi Rendah Tinggi Sedang (I) Produktifitas

Tinggi Sedang Rendah

Mean Difference

(I-J) Std. Error Sig. Lower Bound Upper Bound 95% Confidence Interval

The mean difference is significant at the .05 level.

*.

ANOVA X2 (Pelatihan)

69.730 2 34.865 7.476 .002

181.889 29 4.664

251.619 30

Between Groups Within Groups Total

Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

4 32.00 2.160 1.080 28.56 35.44 29 34

26 27.94 2.190 .365 27.20 28.69 23 32

2 26.00 .000 .000 26.00 26.00 26 26

30 28.24 2.477 .382 27.47 29.01 23 34

Tinggi Sedang Rendah Total

N Mean Std. DeviationStd. Error Lower Bound Upper Bound 95% Confidence Interval for

Mean

Minimum Maximum

Coefficientsa

3.461 2.405 1.439 .158

.701 .100 .743 7.021 .000

(Constant)

X1 (Balas Jasa Financial) Model

1

B Std. Error Unstandardized

Coefficients

Beta Standardized

Coefficients

t Sig.

Dependent Variable: Y ( Produktifitas Kerja) a.

ANOVAb

119.308 1 119.308 49.296 .000a

96.811 28 2.420

216.119 29

Regression Residual Total Model 1

Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Predictors: (Constant), X1 (Balas Jasa Financial) a.

Dependent Variable: Y ( Produktifitas Kerja) b.

Model Summary

.743a .552 .541 1.556

Model 1

R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate Predictors: (Constant), X1 (Balas Jasa Financial)

a.

X1

(Balas Jasa Financial)a

. Enter Model

1

Entered Removed Method

All requested variables entered.

a.

Dependent Variable: Y ( Produktifitas Kerja) b.

Coefficientsa

3.498 3.189 1.097 .279

.594 .113 .641 5.276 .000

(Constant) X2 (Pelatihan) Model

1

B Std. Error Unstandardized

Coefficients

Beta Standardized

Coefficients

t Sig.

Dependent Variable: Y ( Produktifitas Kerja) a.

ANOVAb

88.684 1 88.684 27.837 .000a

127.435 28 3.186

216.119 29

Regression Residual Total Model 1

Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Predictors: (Constant), X2 (Pelatihan) a.

Dependent Variable: Y ( Produktifitas Kerja) b.

Model Summary

.641a .410 .396 1.785

Model 1

R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate Predictors: (Constant), X2 (Pelatihan)

a.

X2

Pelatihan a

. Enter Model

1

Entered Removed Method

All requested variables entered.

a.

Dependent Variable: Y ( Produktifitas Kerja) b.

ANOVAb

129.840 2 64.920 29.346 .000a

86.279 39 2.212

216.119 41

Regression Residual Total Model 1

Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Predictors: (Constant), X2 (Pelatihan), X1 (Balas Jasa Financialk) a.

Dependent Variable: Y ( Produktifitas Kerja) b.

Model Summary

.775a .601 .580 1.487

Model 1

R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate Predictors: (Constant), X2 (Pelatihan), X1

(Balas Jasa Financial) a.

X2 (Pelatihan X1

Balas Jasai Financial a

. Enter Model

1

Entered Removed Method

All requested variables entered.

a.

Dependent Variable: Y ( Produktifitas Kerja) b.

Gambar 2.1 KMP Sangke Pallangga Lintasan Bira-Pattumbukang-Jampea- Labuanng Bajo

di Desa Lembangmatene Kecamatan Pasilambena Kabupaten Kepulauan Selayar. Merupakan anak ke lima dari enam bersaudara, buah hati dari pasangan cinta kasih Ayahanda Sulaiman dan Ibunda Sitti Marwia. Penulis memasuki dunia pendidikan pada Sekolah Dasar (SD) Inpres Lembangmatene dan tamat pada tahun 2001, kemudian melanjutkan pendidikan pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Pasilambena dan tamat pada tahun 2004, kemudian penulis melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bontomatena dan tamat pada tahun 2007. Kemudian Pada tahun 2011, penulis berkesempatan melanjutkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi di Universitas Muhammadiyah Makassar dan terdaftar sebagai mahasiswa Strata 1 di Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Manajemen. Alhamdulillah berkat hidayah Allah Swt.

akhirnya pada tahun 2015 penulis dapat menyelesaikan studi di Universitas Muhammadiyah Makassar dengan judul skripsi ”Pengaruh Balas Jasa Finansial dan Pelatihan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Selayar

Dokumen terkait