• Tidak ada hasil yang ditemukan

Visi dan Misi BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang

2. Visi dan Misi BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang

1. Visi BPRS Metro Madani

Mewujudkan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Metro Madani yang berkemajuan, bermartabat dan membawa kemaslahatan umat.

2. Misi BPRS Metro Madani:

a. Menjalankan usaha Perbankan Syariah sesuai syariah Islam, yang sehat dan terpercaya.

b. Memberikan pelayanan terbaik dan professional kepada nasabah, share holder dan karyawan.5

4 Dokumentasi pada BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang pada kamis 4 oktober 2018.

5Ibid.,

3. Struktur Kepengurusan BPRS Metro Madani

Kepengurusan PT. BPRS Metro Madani sesuai Undang - Undang Perseroan Terbatas dan ketentuan Bank Indonesia tentang Bank Pembiayaan Rakyat Syariah terdiri dari:6

a. Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Prof. Dr. Hi. Marzuki Noor, M.S.

Komisaris : Indah Purnomowati, S.Ip.,M.Esy b. Dewan Pengawas Syariah

Ketua DPS : Drs. H. Hadi Rahmat, M.A. (Alm)

Anggota DPS : Ust. Ahmad Sujino, M.Pdi

c. Dewan Direksi

Direktur Utama : Ratna Kartika Sari, S.E., M.Si.

Direktur : H. Suhartono Niti Prawiro, S.E.

6 Dokumentasi pada BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang pada kamis 4 oktober 2018.

4. Struktur Kepengurusan BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang

Struktur kepengurusan BPRS Metro Madani Kantor Cabang Tulang Bawang itu sendiri tentunya tidak jauh berbeda dengan kantor cabang lain, dimana setiap kantor memiliki jumlah kepengurusan yang disesuaikan dengan wilayah operasional kantor tersebut.7Secara lengkap struktur kepengurusan BPRS Metro Madani Kantor Cabang Tulang Bawang terdiri dari:

a. Kepala Cabang : Enda Suhendra, SE b. Marketing : Syarif Husin, SE

: M. Salim, Amd : Dewi Sartika, SE c. Legal Admin : Achmad Misfani, SH d. Customer Service : Heti Susanti, Amd

e. Teller : Dwi Yulianto

7 Wawancara dengan Enda Suhendra, Kepala Cabang BPRS Metro Madani Kantor Cabang Tulang Bawang pada kamis 4 oktober 2018.

Gambar 4.1. Strukutur Organisasi BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang.8

8 Dokumentasi pada BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang pada kamis 4 oktober 2018

Kepala Cabang

Marketing Umum

Teller

CS-Supp.oprasional Legal-admin

5. Layanan Utama

Saat ini PT. BPRS Metro Madani telah melayani lebih dari 11.500 nasabah penyimpan dana dan lebih dari 2.000 nasabah UMKM yang telah menggunakan layanan pembiayaan dari BPRS Metro Madani.9 Sebagai lembaga yang befungsi menjadi intermediasi antara masyarakat yang memiliki kelebihan dana (shahibul maal) dengan masyarakat yang membutuhkan dana (mudharib), dalam menjalankan operasional perbankan syariah, produk–produk BPRS Metro Madani adalah sebagai berikut :

a. Pendanaan

Produk Penghimpunan Dana terdiri dari:

1) Tabungan dengan prinsip Wadiah (titipan) :

Tabungan Syariah Metro Madani (TSMM) adalah tabungan yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat kapan saja nasabah membutuhkan.10

2) Tabungan dengan prinsip Mudharabah

Tabungan yang penarikannya sesuai dengan tujuannya antara lain : Tabungan Haji iB, Tabungan Qurban iB, tabungan Pendidikan iB, tabungan walimah iB.11

9 Dokumentasi pada BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang pada kamis 4 oktober 2018

10Ibid.,

11Ibid.,

3) Deposito Investasi dengan prinsip Mudharabah

Simpanan yang ditujukan untuk berinvestasi dalam jangka waktu tertentu dan berbagi hasil sesuai dengan nisbah yang telah disepakati. Jangka waktu mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan.12

b. Pembiayaan

Produk Pembiayaan BPRS Metro Madani atas dasar akad Syariah antara lain:

1) Prinsip Jual beli a) Murabahah

Merupakan produk dimana Bank akan membelikan barang-barang yang dibutuhkan nasabah dengan harga pokok dan menjual kepada nasabah dengan margin atau keuntungan. Cara pembayarannya dapat dilakukan dengan jangka waktu yang disepakati bersama dengan jatuh tempo.13

12 Dokumentasi pada BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang pada kamis 4 oktober 2018

13 Wawancara dengan Syarif Husin, Account Officer BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang Pada Kamis 04 Oktober 2018.

b) Salam

Pembiayaan dengan prinsip jual beli dimana barang yang diperjual belikan belum ada. Oleh karenanya barang diserahkan secara tangguh sementara pembayaran dilakukan tunai.14

c) Istishna

Pembiayaan dengan prinsip jual beli untuk memenuhi kebutuhan nasabah khusus untuk barang yang memerlukan proses produksi atau pesanan terlebih dahulu.

Spesifikasi dan harga pesanan disepakati di awal akad dengan pembayaran secara bertahap sesuai kesepakatan.15

2) Prinsip bagi hasil a) Mudharabah

Dalam mengaplikasikan mudharabah, penyimpan atau deposan bertindak sebagai shahibul maal (pemilik modal) dan bank sebagai mudharib (pengelola). Dana tersebut digunakan bank untuk melakukan pembiayaan mudharabah. Hasil usaha ini akan dibagihasilkan berdasarkan nisbah yang disepakati.16

14 Wawancara dengan Syarif Husin, Account Officer BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang Pada Kamis 04 Oktober 2018.

15Ibid.,

16Ibid.,

b) Musyarakah

Akad musyarakah pada BPRS Metro Madani, kerjasama antara nasabah dengan bank dengan prisip bagi hasil, yang porsinya sesuai dengan proporsi penyertaan.

Bank sebagai penanam modal sedangkan nasabah sebagai mitra penanam modal sekaligus mengelola langsung objek yang dibiayai bersama tersebut.17

3) Sewa menyewa a) Ijarah

Adalah akad anatara bank dengan nasabah sebagai penyewa suatu barang dan bank menerima imbalan jasa atas barang yang disewakanya. Objek kontrak adalah manfaat penggunaan asset.18

b) Ijarah muntahiyah bittamlik

ijarah muntahiya bitamlik adalah akad sewa yang berakhir dengan pemindahan kepemilikan dimana nasabah pada akhir masa sewa diberi opsi untuk memiliki barang/asset yang disewakan.19

17 Wawancara dengan Syarif Husin, Account Officer BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang Pada Kamis 04 Oktober 2018.

18Ibid.,

19Ibid.,

4) Pinjam meminjam Qordh / Qardhul hasan

Adalah akad pinjaman uang, dimana pada perbankan biasa diaplikasikan pada sektor talangan haji, pinjaman tunai, pinjaman pada usaha kecil, serta pinjaman kepada pengurus bank.20

5) Jasa pelayanan : a) Ijarah multijasa

Merupakan fasilitas pembiayaan untuk kebutuhan manfaat seperti jasa pendidikan, umroh, travel dan jasa lainya yang halal dan baik.21

b) Kerjasama talangan haji/umroh

Menyediakan jasa talangan haji yang akan mempermudah pemesanan kursi haji, sehingga memberikan kepastian memperoleh porsi keberangkatan haji.22

6) Gadai Emas Syariah : Rahn

Gadai emas syariah (rahn emas) diperuntukan bagi masyarakat yang membutuhkan uang tunai dengan proses cepat, mudah, murah dan tanpa bunga. Pinjaman ini didasarkan pada akad qardh yaitu pinjaman tanpa kelebihan apapun.

20 Wawancara dengan Syarif Husin, Account Officer BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang Pada Kamis 04 Oktober 2018.

21 Dokumentasi pada BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang pada kamis 4 oktober 2018.

22Ibid.,

Nasabah cukup menyertakan agunan barang emas baik berupa perhiasan atau barang lain yang terbuat dari emas.

7) Pembiayaan untuk UMKM Mikro dan Guru c. Pelayanan Payment point

Melayani pembayaran tagihan jasa telekomunikasi, rekening listrik dan transfer antar bank online.23

6. Jaringan Kantor a. Kantor Pusat Metro

Jalan Diponegoro No. 5 Metro Pusat, Kota Metro Provinsi Lampung, Telphone/fax: (0725) 44365 / 49669

b. Kantor Cabang Unit II

Jalan Lintas Timur Unit II Desa Banjar Agung, Kecamatan Jati Agung Kabupaten Tulang Bawang Propinsi Lampung, Telphone/fax : (0726) 750601

c. Kantor Cabang Kalirejo

Jalan Jendral Sudirman Pasar Kalirejo, Lampung Tengah, Propinsi Lampung, Telphone/fax : (0729) 370400

d. Kantor Cabang Tulang Bawang Barat

Jalan Jendral Sudirman Desa Daya Murni Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat, Propinsi Lampung, Telphone/fax : (0724) 3200016/ (0724) 3200015

23 Dokumentasi pada BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang pada kamis 4 oktober 2018.

e. Kantor Cabang Jatimulyo

Jalan Senopati no 99 Jati Mulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan, Propinsi Lampung Telp/ Fax : (0721) 8011920 / (0721) 8011918

f. Kantor Kas Metro

Jalan KH Dewantara 15 A Kampus Kota Metro, Propinsi Lampung, Telphone/fax : (0725) 45332/49669.24

7. Mitra Usaha

a. Kelembagaan :

Kementerian Perumahan Rakyat, Yayasan Dana Sejahtera Mandiri, Bapertarum-PNS, PT. Permodalan Nasional Madani, PT.

Finnet, Trimitra Bandung, PT Pos Indonesia, PT. Syariah Alif System, Lazizmu, Dana Sehat Muhammadiyah Metro, PT. Telkom, PT. PLN Persero, RSU Muhammadiyah Metro, PT. Asuransi Takaful, PT.

Asuransi Bumi Putera Syariah, PDM Kota Metro, PCM Kota Metro, Asuransi Al Amin.25

b. Perbankan :

Bank Syariah Mandiri, Bank Niaga Syariah, Bank Danamon Syariah Jakarta, Bank BNI Syariah Tanjung Karang, BPRS Kotabumi, BPRS Lampung Barat, BPRS Tani Tulang Bawang Barat, BPRS

24 Dokumentasi pada BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang pada kamis 4 oktober 2018.

25Ibid.,

Lampung Timur, BPRS Tanggamus, BPRS Bandar Lampung, BPRS MAU, BPRS Lampung Tengah, Bank Muamalat Indonesia, BPR Konvensional di wilayah Propinsi Lampung.26

c. BMT :

BMT Mentari, BMT Surya Abadi, BMT Al Hasanah, BMT Sepakat, BMT Sabilil Muttaqin, BMT El Darussalam, BMT Duta Jaya, KSPS Sejahtera, Kopsas Adil Sejahtera, Koprasi BMT Lestari, BMT Mulia, BMT Mitra Jaya Abadi, KSPS Arsyada, KSPS Sekar Wangi, KSPS BMT Al Furqon, kop Syariah Mekar Abadi, KSPPS Safana Ahza Yumna, KSPPS BMT Azkia, BTM Utama, KSPPS BMT Koprima Muttaqien, BMT Mitra Jaya Abadi, KJKS Laa Roiba.27 d. Lembaga Pendidikan :

Universitas Muhammadiyah Metro, SMK/MA Muhammadiyah Kota Metro, Yayasan Gajah Mada, Yayasan Kartika, Pos Daya Kota Metro, SMK/SMP/MI di Tulang Bawang tengah dan Barat, STAI Tulang Bawang, Bakti Mulia Institute, Yayasan Pendidikan Ganesha Dharma Bangsa, Idea Indonesia Metro serta sekolah-sekolah dari tingkat TK sampai perguruan tinggi di Kota Metro dan sekitarnya.28

26 Dokumentasi pada BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang pada kamis 4 oktober 2018.

27Ibid.,

28Ibid.,

B. Mekanisme Penetapan Target Lending

Mekanisme penetapan target lending pada BPRS Metro Madani dilakukan dengan melalui beberapa tahapan, Tahapan-demi tahapan dilakukan sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan dan diimplementasikan oleh BPRS Metro Madani itu sendiri dari periode ke periode.

Mengenai mekanisme penetapan target lending ini, BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang hanya menerima dan mengimplementasikan apa yang telah digulasikan oleh BPRS Metro Madani Pusat. Hal ini dikarenakan wewenang untuk menetapkan rencana mengenai berapa besaran target lending yang harus tercapai setiap periodenya ada pada kantor pusat.29

Sedangkan pembahasan mengenai besaran ketentuan target lending yang diturunkan dari kantor pusat, merupakan hasil dari Rencana Bisnis Bank (RBB) yang dikeluarkan oleh BPRS Metro Madani sebagai lembaga keuangan, dimana RBB merupakan suatu perencanaan kegiatan bank diringkas dalam jangka pendek dan jangka menengah agar segala kegiatan di masa mendatang terencana dengan baik. RBB ini sendiri disusun oleh komite khusus yang dibentuk oleh kantor pusat. Dalam RBB ini pula tercantum secara lengkap berapa besaran target lending yang harus direalisasikan oleh kantor pusat maupun kantor cabang setiap periodenya.30

29Hasil wawancara dengan Kepala Cabang BPRS Metro Madani Tulang Bawang, Enda Suhendra pada kamis 4 oktober 2018, pukul 09.00 WIB.

30Ibid.,

Mengenai permberlakuan sistem insentif (reward) terhadap pencapaian lending, BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang juga menerapkannya pada aktivitas lending nya sama halnya dengan kantor pusat maupun kantor cabang lain. Reward merupakan gaji tambahan di luar gaji pokok yang akan diterima karyawan apabila seorang karyawan dalam hal ini karyawan divisi marketing, mampu mencapai atau bahkan melebihi jumlah target lending yang ditentukan tiap periodenya.31

Mengenai jumlah besaran reward itu sendiri, jumlah reward yang di terima besarannya tergantung kepada jumlah outstanding atau dana pembiayaan yang telah terealisasi pada suatu periode. Sedangkan mengenai waktu pemberian reward kepada karyawan itu sendiri dilakukan setiap tiga bulan sekali.32

Misal ketika seorang karyawan divisi marketing pada bulan januari sampai dengan maret berhasil mencapai terget lending pada tiap bulannya, maka karyawan tersebut baru akan menerima insentif pada akhir bulan maret, dengan besaran yang disesuaikan dengan jumlah outstanding yang berhasil dicapai. Begitu pula apabila semisal karyawan marketing hanya berhasil mencapai target pada bulan januari saja, maka karyawan tersebut hanya akan menerima reward dengan besaran yang disesuaikan dari outstanding yang karyawan tersebut capai pada bulan dimana ia berhasil mencapai target.

31 Siswanto Sastrohadiwiryo, Manajemen Tenaga Kerja Indonesia Pendekatan Administratif dan Operasional., h. 181.

32Hasil wawancara dengan Kepala Cabang BPRS Metro Madani Tulang Bawang, Enda Suhendra pada kamis 4 oktober 2018, pukul 09.00 WIB.

Namun, pemberian reward tetap dilaksanakan pada akhir bulan ketiga, bukan pada akhir bulan januari dimana ia berhasil mencapai terget lending.33

C. Analisis Dampak Target Lending Terhadap Kinerja Marketing

Lending Menurut Kamus Terbaru Ekonomi dan Bisnis, berasal dari kata Lend yang berarti meminjamkan atau menyediakan dana/uang secara temporer pada suatu kondisi dimana uang yang ekuivalen akan dikembalikan.34

Sedangkan dalam konteks perbankan, lending atau pembiayaan merupakan aktivitas bank syariah dalam menyalurkan dana kepada pihak lain selain bank berdasarkan prinsip syariah. Penyaluran dana dalam bentuk pembiayaan didasarkan pada kepercayaan yang diberikan oleh pemilik dana kepada pengguna dana. Pemilik dana percaya pada pengguna dana, bahwa dana yang diberikan dalam bentuk pembiayaan pasti akan terbayar. Penerima pembiayaan mendapat kepercayaan dari pemberi pembiayaan, sehingga penerima pembiayaan berkewajiban untuk mengembalikan pembiayaan yang telah diterimanya sesuai dengan jangka waktu yang telah diperjanjikan dalam akad pembiayaan.35

33Hasil wawancara dengan Kepala Cabang BPRS Metro Madani Tulang Bawang, Enda Suhendra pada kamis 4 oktober 2018, pukul 09.00 WIB.

34 Tim Prima Pena, Kamus Terbaru Ekonomi & Bisnis, (Surabaya: Gitamedia Press, 2015), h. 339.

35Ismail, Perbankan Syariah., h. 105-106.

Aktivitas penyaluran dana/lending BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang mengikuti apa yang telah menjadi aturan dari kantor pusat melalui RBB yakni menetapkan target yang harus dicapai dalam pelaksanaan lending/penyaluran dana.36

Tabel 4.1. Laporan Publikasi Lending Seluruh BPRS Periode Agustus 2017 hingga Januari 2018.37

Dari tabel diatas, lending Bank Pembiayaan Rakyat Syariah secara keseluruhan terus mengalami peningkatan tiap periodenya. Data yang dikeluarkan oleh OJK mengenai lending seluruh BPRS pada bulan agustus

36Hasil wawancara dengan Kepala Cabang BPRS Metro Madani Tulang Bawang, Enda Suhendra pada kamis 4 oktober 2018, pukul 09.00 WIB.

37www.ojk.go.iddiakses pada senin 26 November 2018

Dalam Jutaan Rupiah.

Akad

2017

Agustus Sept Okt Nov Des

2018 Januari Mudharabah 152.094 141.360 138.952 130.231 124.497 130.514 Musyarakah 813.934 794.946 801.512 806.589 776.696 725.859 Murabahah 5.669.969 5.697.837 5.760.220 5.806.307 5.904.751 5.964.912

Salam 13 13 13 13 0 0

Istishna 19.934 18.479 18.667 19.629 21.426 21.292

Ijarah 29.137 21.486 21.859 21.925 22.316 23.667

Qard 160.675 156.675 155.290 159.702 189.866 160.939

Multijasa 699.492 725.485 725.068 727.917 724.398 741.837 Total 7.545.248 7.556.280 7.621.581 7.672.312 7.763.951 7.769.021

2017 hingga januari 2018 tercatat terus mengalami peningkatan tiap bulannya. Dari data tersebut, menggambarkan bahwasanya keputusan meningkatkan target lending setiap periodenya pada Rencana Bisnis Bank (RBB) berdampak baik bagi kinerja bank syariah khususnya pada sektor lending.

Namun, kenaikan tingkat lending BPRS secara konstan hanya terjadi pada sektor pembiayaan konsumtif yakni pada akad murabahah, sedangkan pada sektor produktif masih tercatat naik turun. Hal ini tentu menjadi problem tersendiri bagi BPRS dimana mereka harus memperhatikan lagi lending pada sektor produktif, dimana efek dari pembiayaan sektor produktif tentunya akan lebih bermanfaat dalam meningkatkan taraf perekonomian.

Penetapan target lending untuk BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang sendiri untuk saat ini, besaran targetnya dirasa berat untuk dicapai oleh karyawan divisi marketing.38Hal ini bukan tanpa alasan, setidaknya ada dua faktor yang menyulitkannya untuk mencapai target lending yang ditetapkan diantaranya:

1. Kondisi ekonomi masyarakat sekitar yang memang sedang sulit.

Kondisis ekonomi masyarakat begitu berpengaruh terhadap kemampuan lending bank syariah, ketika daya beli masyarakat itu rendah, maka masyarakat akan enggan untuk berspekulasi dengan

38Hasil wawancara dengan Syarif Husin, Account officer BPRS Metro Madani Tulang Bawang, pada kamis 4 oktober 2018, pukul 10.00 WIB.

meminjam dana di bank syariah, dan cenderung untuk tetap berada di posisi aman dengan menikmati penghasilan sehari-hari mereka.39

2. Persaingan produk dengan bank lain.

Persaingan produk dengan bank lain merupakan salah satu faktor eksternal yang dialami, dimana pada kondisi ini marketing kerap kesulitan memasarkan produknya karena masyarakat lebih tergiur dengan produk bank lain yang relatif lebih meringankan nasabah. Faktor ini juga merupakan faktor klasik yang dialami oleh para marketing.40

Dari dua faktor ini lah yang kemudian dirasa berat bagi karyawan divisi marketing untuk mencapai target lending yang ditetapkan. Dengan jumlah target yang semakin meningkat tiap periodenya, ini akan semakin menyulitkan divisi marketing apabila tidak diiringi dengan kondisi ekonomi masyarakat yang baik pula dan inovasi produk-produk yang lebih bisa bersaing. Apabila kondisi ini terus berlanjut, maka akan berdampak negatif bagi kinerja para karyawan divisi marketing, dan dampak terburuknya, karyawan yang telah mencapai titik jenuh tidak menutup kemungkinan untuk melakukan resign (berhenti bekerja).

39Ibid.,

40Hasil wawancara dengan Syarif Husin, Account officer BPRS Metro Madani Tulang Bawang, pada kamis 4 oktober 2018, pukul 10.00 WIB.

Tabel 4.2. Laporan Keuangan Publiksasi Triwulan BPRS Metro Madani Periode Maret dan Juni 2018.41

Ribuan Rp.

Pos-pos Posisi Maret 2018 Posisi Juni 2018 AKTIVA

Kas 320,013 312,456

Penempatan Pada Bank Indonesia 0 0

Penempatan Pada Bank Lain 25,027,806 17,623,857,000

Piutang Murabahah 33,446,194 33,848,459

Piutang Salam 0 0

Piutang Istishna' 0 0

Pembiayaan Mudharabah 8,326,094 10,082,399

Pembiayaan Musyarakah 3,600,000 4,575,000

Ijarah 0 0

Qardh 3,604,455 3,369,084

Piutang Multijasa 263,867 220,856

Penyisihan Penghapusan Aktiva 588,446 666,279

Aktiva Istishna' 0 0

Persediaan 0 0

Aktiva Tetap dan Inventaris 4,741,576 4,760,523 Akumulasi Penghapusan Aktiva Tetap 2,286,180 2,360,757

Aktiva Lain-Lain 1,314,783 1,902,438

JUMLAH AKTIVA 77,770,162 73,668,036

Dari data publikasi yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini, jumlah lending BPRS Metro Madani pada produk Murabhahah mengalami kenaikan, begitu pula pada produk dengan prinsip bagi hasil seperti Mudharabah dan Musyarakah. Hal ini seiring dengan data lending pada BPRS secara keseluruhan dimana tercatat mengalami kenaikan setiap periodenya. Ini membuktikan bahwasanya kebijakan menaikan target lending setiap periodenya pada RBB masih berdampak baik bagi bank syariah,

41www.ojk.go.iddiakses pada senin 26 November 2018

terbukti dengan kinerja lending pada bank syariah yang terus mengalami kenaikan.

Meskipun target lending yang ditetapkan dirasa berat untuk dicapai, akan tetapi dengan adanya target lending, karyawan punya acuan dalam melakukan pekerjaan, dengan adanya tuntutan target lending, akan muncul etos kerja pada diri karyawan dimana karyawan akan melakukan pekerjaan secara maksimal untuk mencapai hal yang ditetapkan oleh bank.42

Penetapan target dalam pelaksanaan lending ini, tentunya akan berdampak bagi para pelaksana kegiatan penyaluran dana yakni karyawan divisi marketing. Marketing menjadi divisi yang paling merasakan dampak dari penetapan besaran target lending dalam bank, baik dampak positifnya maupun dampak negatifnya. Hal ini karena meskipun tujuan penetapan target lending itu baik, namun dampak yang dihasilkan belum tentu akan baik pula, dengan kata lain bukan hanya akan berdampak positif bagi marketing, namun juga akan berdampak negatif pula. Berikut beberapa dampak positif dan negatif yang timbul dari penetapan target lending bagi marketing itu sendiri diantaranya:

1. Dampak Positif

a. Memberikan tambahan motivasi kepada karyawan.

Pemberian target, akan diikuti dengan adanya kompensasi bagi karyawan apabila target tercapai, maka akan tumbuh motivasi

42 Hasil wawancara dengan Account officer BPRS Metro Madani Tulang Bawang, M.

Salim pada kamis 4 oktober 2018, pukul 10.30 WIB.

kerja dalam diri karyawan untuk mencapai target yang diberikan.

Motivasi dalam diri ini yang kemudian mempengaruhi kinerja karyawan menjadi lebih baik.

b. Mempertahankan loyalitas karyawan.

Tujuan utama perusahaan memberikan kompensasi adalah untuk memberikan motivasi dalam rangka meningkatkan kinerja dan mempertahankan karyawan untuk tetap bertahan di perusahaan.

Dengan pemberian target lending yang sesuai dengan kondisi lapangan yang dialami, karyawan akan merasa lebih mudah dalam mencapai target yang diberikan sehingga kompensasi juga akan didapatkan oleh karyawan.

c. Menyadarkan pentingnya tanggung jawab.

Waktu dan target yang telah ditetapkan untuk menyelesaikan pekerjaan membuat karyawan memiliki tujuan kerja yang jelas. Hal ini dapat melatih karyawan agar senantiasa berpegang pada tanggung jawab, dengan begitu karyawan akan punya etos kerja yang baik bagi dirinya dan perusahaan.

2. Dampak Negatif

a. Karyawan akan merasa terbebani.

Persaingan jasa perusahaan pembiayaan yang semakin tinggi diharapkan memberikan perubahan yang lebih baik terhadap kinerja perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan. Dalam hal ini

apabila karyawan memiliki beban kerja yang tidak sesuai dengan yang diharapkan dengan pembebanan target yang berlebih, maka dapat memicu turunnya semangat dan kinerja dari karyawan.

b. Loyalitas karyawan kepada perusahaan akan berkurang.

Ketika target yang diberikan besarannya sesuai dengan kondisi di lapangan maka dampaknya akan positif bagi karyawan, namun bila targetnya dirasa tidak sesuai ataupun berlebih, maka hal ini akan berdampak negatif bagi karyawan dimana akan memicu berkurangnya loyalitas karyawan atau bahkan dampak terburuknya adalah karyawan akan resign (berhenti) dari pekerjaanya.

Bank syariah dalam hal ini memiliki upaya-upaya untuk menanggulangi dampak negatif yang di timbulkan salah satunya ialah pemberlakuan insentif, upaya bank syariah dalam meningkatkan kinerja marketingnya dengan memberlakukan sistem insentif ternilai cukup berhasil.

Mengenai hal ini, semua karyawan divisi marketing sependapat, dimana dengan adanya insentif bagi karyawan, akan muncul motivasi tersendiri dalam upaya para marketing mencapai target yang ditetapkan setiap periodenya. Meskipun semua karyawan divisi marketing sependapat bahwa insentif bukan satu-satunya faktor yang memotivasi karyawan dalam mencapai target, setidaknya pemberlakuan insentif begitu membantu para karyawan, karena tidak dapat dipungkiri lagi bahwa setiap pekerja termasuk juga karyawan membutuhkan bonus atau reward atas apa yang telah mereka

capai, sebagai apresiasi atas kerja kesar mereka untuk lembaga dalam hal ini bank syariah.43

Sehubungan dengan upaya lembaga dalam meningkatkan kinerja karyawan, BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang selain juga menerapkan insentif atas target yang dibebankan, juga melakukan beberapa upaya agar para karyawan khususnya divisi marketing mampu mencetak kinerja yang maksimal.

Mengenai hal ini, ada beberapa upaya yang selama ini telah dilakukan dan masih dilakukan secara berkala oleh BPRS Metro Madani yakni pelatihan bagi karyawan. Khusus untuk karyawan divisi marketing, setiap karyawan akan menerima setidaknya empat pelatihan untuk benar-benar siap terjun di lapangan dan mampu memiliki kinerja yang baik diantaranya, pelatihan dasar perbankan syariah, pelatihan analisis pembiayaan, pelatihan analisis risiko kemacetan, serta in house training.44

Upaya-upaya yang dilakukan oleh bank syariah ini dilakukan dengan tujuan agar para karyawan divisi marketing yang bekerja di BPRS Metro Madani mempunyai modal pemahaman mengenai perbankan syariah serta memiliki kemampuan analisis yang baik. Dengan begitu, bank mengharapkan risiko-risiko yang terjadi akibat kegagalan analisis dapat di perkecil.45

43Wawancara dengan M. Salim dan Syarif Husin, Account Officer BPRS Metro Madani KC Tulang Bawang pada 04 Oktober 2018.

44Hasil wawancara dengan Kepala Cabang BPRS Metro Madani Tulang Bawang, Enda Suhendra pada kamis 4 oktober 2018, pukul 09.00 WIB.

45Ibid.,

Dokumen terkait