BUKU INFORMASI
PELAKSANA LAPANGAN PEKERJAAN JALAN
PEKERJAAN PERKERASAN BETON SEMEN
NO. KODE : F45.PLPJ.02.005.02.I
EDISI 2012
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 1 dari 103
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ... 1
BAB I PENGANTAR ... 2
1.1. Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) ... 2
1.2. Penjelasan Materi Pelatihan ... 2
1.3. Pengakuan Kompetensi Terkini ... 4
1.4. Pengertian-pengertian Istilah ... 4
BAB II STANDAR KOMPETENSI ... 6
2.1. Peta Paket Pelatihan ... 6
2.2. Pengertian Unit Standar Kompetensi ... 6
2.3. Unit Kompetensi Kerja yang Dipelajari ... 7
BAB III STRATEGI DAN METODE PELATIHAN ... 12
3.1. Strategi Pelatihan ... 12
3.2. Metode Pelatihan ... 13
3.3. Rancangan Pembelajaran Materi Pelatihan ... 13
BAB IV PEKERJAAN PERKERASAN BETON SEMEN ... 24
4.1. Umum ... 24
4.2. Persiapan Pekerjaan Perkerasan Beton Semen ... 24
4.3. Tahapan Pelaksanaan Perkerasan Beton Semen ... 44
4.4. Perhitungan Kuantitas Hasil Perkerasan Beton Semen ... 97
4.5. Kompilasi Formulir Hasil Perkerasan Beton Semen ... 100
BAB V SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI ... 101
5.1. Sumber Daya Manusia ... 101
5.2. Sumber-sumber Kepustakaan / Buku Informasi ... 102
5.3. Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan ... 102
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 2 dari 103
BAB I PENGANTAR
1.1. Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) 1.1.1. Pelatihan Berbasis Kompetensi.
Pelatihan berbasis kompetensi adalah pelatihan kerja yang menitikberatkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja.
1.1.2. Kompeten di Tempat Kerja.
Jika seseorang kompeten dalam pekerjaan tertentu, maka yang bersangkutan memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja yang perlu untuk ditampilkan secara efektif di tempat kerja, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
1.2. Penjelasan Materi Pelatihan 1.2.1. Desain Materi Pelatihan
Materi Pelatihan ini didesain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual / Mandiri :
a) Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang instruktur.
b) Pelatihan individual / mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur / sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.
1.2.2. Isi Materi Pelatihan a) Buku Informasi
Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.
b) Buku Kerja
Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktek, baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / Mandiri.
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 3 dari 103
Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :
• Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
• Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
• Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktek kerja.
c) Buku Penilaian
Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :
• Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
• Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
• Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
• Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
• Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktek.
• Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
1.2.3. Penerapan Materi Pelatihan
a) Pada pelatihan klasikal, instruktur akan :
• Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
• Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
• Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
• Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas prakteknya pada Buku Kerja.
b) Pada pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :
• Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
• Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada Buku Kerja.
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 4 dari 103
• Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
• Mengisikan hasil tugas praktek pada Buku Kerja.
• Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.
1.3. Pengakuan Kompetensi Terkini
1.3.1. Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency-RCC).
Jika seseorang telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, maka yang bersangkutan dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini, yang berarti tidak akan dipersyaratkan untuk mengikuti pelatihan.
1.3.2. Seseorang mungkin sudah memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja, karena telah:
a) Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang sama atau
b) Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau c) Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan
keterampilan yang sama.
1.4. Pengertian-Pengertian / Istilah 1.4.1 Profesi
Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan / keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan / jabatan.
1.4.2 Standarisasi
Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.
1.4.3 Penilaian / Uji Kompetensi
Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 5 dari 103
1.4.4 Pelatihan
Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.
1.4.5 Kompetensi
Kompetensi adalah kemampuan seseorang yang dapat terobservasi mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalam menyelesaikan suatu pekerjaan atau sesuai dengan standar unjuk kerja yang ditetapkan.
1.4.6 Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)
KKNI adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.
1.4.7 Standar Kompetensi
Standar kompetensi adalah rumusan tentang kemampuan yang harus dimiliki seseorang untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan yang didasari atas pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan unjuk kerja yang dipersyaratkan.
1.4.8 Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)
SKKNI adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
1.4.9 Sertifikat Kompetensi
Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.
1.4.10 Sertifikasi Kompetensi
Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu kepada standar kompetensi nasional dan/ atau internasional.
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 6 dari 103
BAB II
STANDAR KOMPETENSI
2.1. Peta Paket Pelatihan
Materi Pelatihan ini merupakan bagian dari Paket Pelatihan Jabatan Kerja Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan yaitu sebagai representasi dari Unit Kompetensi Melaksanakan Pekerjaan Perkerasan Beton Semen, sehingga untuk kualifikasi jabatan kerja tersebut diperlukan pemahaman dan kemampuan mengaplikasikan dari materi pelatihan lainnya, yaitu:
2.1.1. Keselamatan dan kesehatan kerja dan lingkungan (K3-L) 2.1.2. Komunikasi Di Tempat Kerja
2.1.3. Pekerjaan Perkerasan Berbutir 2.1.4. Pekerjaan Beton Semen
2.2. Pengertian Unit Standar Kompetensi 2.2.1. Unit Kompetensi
Unit kompetensi adalah bentuk pernyataan terhadap tugas / pekerjaan yang akan dilakukan dan merupakan bagian dari keseluruhan unit komptensi yang terdapat pada standar kompetensi kerja dalam suatu jabatan kerja tertentu.
2.2.2. Unit Kompetensi Yang Akan Dipelajari
Salah satu unit kompetensi yang akan dipelajari dalam paket pelatihan ini adalah
“Melaksanakan Pekerjaan Perkerasan Beton Semen”.
2.2.3. Durasi / Waktu Pelatihan
Pada sistem pelatihan berbasis kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Peserta yang berbeda mungkin membutuhkan waktu yang berbeda pula untuk menjadi kompeten dalam melakukan tugas tertentu.
2.2.4. Kesempatan Untuk Menjadi Kompeten
Jika peserta latih belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih akan mengatur rencana pelatihan dengan peserta latih yang bersangkutan.
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 7 dari 103
Rencana ini akan memberikan kesempatan kembali kepada peserta untuk meningkatkan level kompetensi sesuai dengan level yang diperlukan.
Jumlah maksimum usaha / kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.
2.3 Unit Kompetensi Kerja Yang dipelajari
Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan atau siswa untuk dapat :
• Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
• Mengidentifikasikan apa yang telah dikerjakan peserta pelatihan.
• Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
• Menyakinkan, bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.
2.3.1 Kemampuan Awal
Peserta pelatihan harus telah memiliki pengetahuan awal K3-L, komunikasi ditempat, pekerjaan Beton Semen, pekerjaan perkerasan berbutir.
2.3.2 Judul Unit : Melaksanakan Pekerjaan Perkerasan Beton Semen 2.3.3 Kode Unit : F45 PLPJ 02 005 02
2.3.4 Deskripsi Unit
Unit ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang diperlukan dalam Melaksanakan Pekerjaan Perkerasan Beton Semen.
2.3.5 Elemen Kompetensi
KODE UNIT : F45 PLPJ 02 005 02
JUDUL UNIT : Melaksanakan Pekerjaan Perkerasan Beton Semen DESKRIPSI UNIT : Unit ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan
dan sikap kerja yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan perkerasan beton semen.
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
1. Melakukan persiapan pekerjaan perkerasan beton semen
1.1 Gambar kerja dan spesifikasi teknik dijabarkan 1.2 Hasil pemilihan sumber daya
(manusia,material,alat) pekerjaan perkerasan beton semen disiapkan dengan tepat sesuai kebutuhan
1.3 Hasil survei lapangan pekerjaan perkerasan beton semen disiapkan dengan tepat sesuai
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 8 dari 103
ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA
kebutuhan
1.4 Pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen diinstruksikan kepada bawahan mengacu pada metode kerja secara rinci dan jelas
2. Menerapkan tahapan pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen
2.1. Patok-patok garis dan ketinggian perkerasan beton semen dipasang berdasarkan gambar kerja
2.2. Pekerjaan perkerasan beton semen dilaksanakan berdasarkan gambar kerja, spesifikasi teknik dan jadwal pelaksanaan 2.3. Pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton
semen diawasi dengan cermat sesuai instruksi kerja
2.4. Pekerjaan perkerasan beton semen yang diluar ketentuan toleransi diperbaiki sesuai prosedur 3. Melakukan perhitungan
kuantitas perkerasan beton semen
3.1. Data hasil uji mutu dan dimensi pekerjaan perkerasan beton semen diperiksa sebagai bahan untuk menghitung kuantitas pekerjaan 3.2. Kuantitas pekerjaan perkerasan beton semen
dihitung dengan cermat
3.3. Kemajuan pekerjaan perkerasan beton semen dicatat pada formulir yang sudah disiapkan 4. Mengompilasi formulir hasil
pekerjaan perkerasan beton semen
4.1 Formulir hasil pekerjaan perkerasan aspal diperiksa dengan cermat
4.2 Daftar rekapitulasi dibuat dengan menggunakan format standar
4.3 Hasil rekapitulasi pekerjaan dirangkum sebagai data pendukung laporan
BATASAN VARIABEL 1. Konteks Variabel.
1.1 Unit kompetensi ini diterapkan dalam satuan kerja individu dan atau berkelompok, pada lingkup pekerjaan jasa konstruksi utamanya pada pekerjaan jalan.
1.2 Unit kompetensi ini berlaku untuk melakukan persiapan, menerapkan metode kerja, dan melakukan perhitungan kuantitas pekerjaan beton semen.
1.3 Unit kompetensi ini juga untuk menyiapkan, menerapkan dan menegakkan tanggung jawab dalam pelaksanaan pekerjaan beton semen.
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 9 dari 103
2. Perlengkapan yang diperlukan :
2.1. Pedoman metoda pelaksanaan pekerjaan 2.2. Gambar kerja dan spesifikasi teknik 2.3. Laporan hasil survei lapangan
2.4. Peralatan utama (vibrating screed atau finisher), truck mixer, peralatan bantu yang harus dipersiapkan : hand floater, edging, groover atau brusher, saw cutter dll.
2.5. Material (agregat kasar dan halus, pasir, semen, air dan bahan tambah bila diperlukan).
3. Tugas yang harus dilakukan
3.1. Melakukan persiapan pekerjaan perkerasan beton semen 3.2. Menerapkan tahapan perkerjaan perkerasan beton semen
3.3. Melakukan perhitungan kuantitas hasil pekerjaan perkerasan beton semen 3.4. Mengompilasi formulir hasil pekerjaan perkerasan beton semen
4. Peraturan-peraturan yang diperlukan :
4.1 Spesifikasi teknik pekerjaan pelengkap jalan
4.2 Standar Nasional Indonesia pekerjaan pelengkap jalan
4.3 Standard Operation Procedure (SOP) pekerjaan pelengkap jalan 4.4 Peraturan-peraturan terkait lainnya
PANDUAN PENILAIAN
1. Penjelasan Prosedur Penilaian :
Unit kompetensi ini dapat dinilai didalam maupun diluar tempat kerja,unit ini harus didukung oleh serangkaian metode untuk menilai pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang ditetapkan dalam materi uji kompetensi (MUK)
1.1 Penguasaan unti kompetensi sebelumnya :-
1.1.1 F45 PLPJ 01 001.02 : Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3-L)
1.1.2 F45 PLPJ 01 002.02 : Menerapkan Komunikasi di tempat Kerja 1.1.3 F45 PLPJ 02 001.02 : Melaksanakan Pekerjaan Drainase 1.1.4 F45 PLPJ 02 002.02 : Melaksanakan Pekerjaan Tanah
1.1.5 F45 PLPJ 02 003.02 : Melaksanakan Pekerjaan Perkerasan Berbutir 1.1.6 F45 PLPJ 02 004.02 : Melaksanakan Pekerjaan Perkerasan Aspal
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 10 dari 103
1.2 Keterkaitan dengan unit kompetensi lain :
1.2.1 F45 221 02 006.02 : Melaksanakan Pekerjaan Pelengkap jalan 2. Kondisi Pengujian
Kompetensi yang tercakup dalam unit ini harus diujikan secara konsisten pada seluruh elemen dan dilaksanakan pada situasi pekerjaan yang sebenarnya ditempat kerja menggunakan kombinasi metode uji untuk mengungkap pengetahuan,keterampilan dan sikap kerja sesuai standar.
Metode uji kompetensi yang digunakan, antara lain : 2.1 Tes tertulis
2.2 Tes lisan/wawancara
2.3 Praktek menggunakan alat peraga/simulasi/demonstrasi 2.4 Praktek di tempat kerja
2.5 Portofolio atau metode lain yang relevan.
3. Pengetahuan yang dibutuhkan 3.1 Gambar teknik
3.2 Teknologi bahan 3.3 Metoda kerja
3.4 Perhitungan kuantitas pekerjaan 3.5 Jadwal kerja (time schedule)
3.6 Standar mutu pekerjaan perkerasan jalan 4. Keterampilan yang dibutuhkan
4.1 Menjelaskan peraturan terkait dengan pelaksanaan pekerjaan jalan 4.2 Menjelaskan gambar kerja dan spesifikasi teknik
4.3 Menetapkan metoda kerja sesuai dengan kondisi lapangan 4.4 Memeriksa hasil pekerjaan
4.5 Menghitung kuantitas pekerjaan 5. Aspek Kritis.
5.1 Kemampuan membaca gambar kerja dan spesifikasi teknis 5.2 Kemampuan untuk mengoordinasikan pelaksanaan pekerjaan 5.3 Kemampuan untuk memeriksa hasil pekerjaan
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 11 dari 103
6. Kompetensi Kunci
NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT
1. Mengumpulkan, menganalisa dan mengorganisakan informasi 2
2. Mengkomunikasikan informasi dan ide-ide 3
3. Merencanakan dan mengorganisasikan kegiatan 3
4. Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok 2
5. Menggunakan gagasan secara matematis dan teknis 2
6. Memecahkan masalah 2
7. Menggunakan teknologi 2
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 12 dari 103
BAB III
STRATEGI DAN METODE PELATIHAN
3.1. Strategi Pelatihan
Belajar dalam suatu sistem pelatihan berbasis kompetensi berbeda dengan pelatihan klasikal yang diajarkan di kelas oleh pelatih. Pada sistem ini peserta pelatihan akan bertanggung jawab terhadap proses belajar secara sendiri artinya, bahwa peserta pelatihan perlu merencanakan kegiatan / proses belajar dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.
3.1.1 Persiapan / Perencanaan
a) Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar yang harus diikuti.
b) Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
c) Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah dimiliki.
d) Merencanakan aplikasi praktek pengetahuan dan keterampilan.
3.1.2 Permulaan dari Proses Pembelajaran
a) Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktek yang terdapat pada tahap belajar.
b) Mereview dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan yang telah dimiliki.
3.1.3 Pengamatan Terhadap Tugas Praktek
a) Mengamati keterampilan praktek yang didemonstrasikan oleh pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
b) Mengajukan pertanyaan kepada pelatih tentang kesulitan yang ditemukan selama pengamatan.
3.1.4 Implementasi
a) Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
b) Mengamati indikator kemajuan yang telah dicapai melalui kegiatan praktek.
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 13 dari 103
c) Mempraktekkan keterampilan baru yang telah diperoleh.
3.1.5 Penilaian
Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar peserta pelatihan 3.2. Metode Pelatihan
Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.
3.2.1. Belajar secara mandiri.
Belajar secara mandiri membolehkan peserta pelatihan untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, peserta pelatihan disarankan untuk menemui pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.
3.2.2. Belajar Berkelompok
Belajar berkelompok memungkinkan peserta pelatihan untuk datang bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.
3.2.3. Belajar Terstruktur
Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.
3.3. Rancangan Pembelajaran Materi Pelatihan
Rancangan pembelajaran materi pelatihan memberikan penjelasan tentang penyusunan strategi pembelajaran, termasuk di dalamnya metode pelatihan yang disarankan, media yang digunakan, session plan, dan strategi penilaian dari setiap penugasan yang diberikan kepada seorang peserta pelatihan.
Rancangan pembelajaran materi pelatihan memberikan informasi yang bersifat indikatif yang selanjutnya dapat dijadikan oleh instruktur sebagai pedoman dalam menyusun rencana pembelajaran (session plan) yang lebih operasional dan yang lebih bersifat strategis untuk membantu para peserta pelatihan mencapai unit kompetensi.
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 14 dari 103
Rancangan Pembelajaran Materi Pelatihan :
Unit Kompetensi Melaksanakan Pekerjaan Perkerasan Beton Semen Elemen Kompetensi 1 Melakukan Persiapan Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
No
Kriteria Unjuk Kerja/Indikator Unjuk
Kerja
Tujuan Pembelajaran
Metode Pelatihan
yang Disarankan
Tahapan Pembelajaran
Sumber/
Referensi yang Disarankan
Jam Pelajaran
Indikatif
1 2 3 4 5 6 7
1.1 Gambar kerja dan spesifikasi teknik dijabarkan.
Pada akhir pembelajaran sesi ini, peserta diharapkan mampu gambar kerja dan spesifikasi teknik dijabarkan.
1. Ceramah 2. Diskusi/
diskusi kelompok 3. Peragaan 4. Praktik
1) Dapat menjelas kan spesifikasi teknik yang digunakan dalam pekerjaan perkerasan beton semen.
1) Pedoman pelaksanaan K3L 2) SOP
perusahaan terkait 3) Spesifikasi
teknik/Instruk si kerja 4) Gambar
Kerja Skedul harian /mingguan
30 menit
1) Dapat menjelas kan spesifikasi teknik yang digunakan dalam pekerjaan perkerasan beton semen.
2) Mampu mengidentifikasi spesifikasi teknik pekerjaan perkerasan beton semen.
2) Mampu mengidentifikasi spesifikasi teknik pekerjaan perkerasan beton semen.
3) Mampu mengidentifikasi gambar kerja pekerjaan perkerasan beton semen
3) Mampu mengidentifikasi gambar kerja pekerjaan perkerasan beton semen
4) Harus mampu bersikap cermat, teliti dan taat terhadap ketentuan yang terdapat dalam gambar kerja dan spesifikasi teknis.
4) Harus mampu bersikap cermat, teliti dan taat terhadap ketentuan yang terdapat dalam gambar kerja dan spesifikasi teknis.
1.2 Hasil pemilihan sumber daya (manusia, material, alat) pekerjaan perkerasan beton semen disiapkan dengan tepat sesuai kebutuhan.
Pada akhir pembelajaran sesi ini, peserta diharapkan mampu hasil pemilihan sumber daya (manusia, material, alat) pekerjaan perkerasan beton semen disiapkan dengan tepat sesuai kebutuhan.
1. Ceramah 2. Diskusi/
diskusi kelompok 3. Peragaan 4. Praktik
1) Dapat menjelaskan cara menetap kan kebutuhan sumber daya (manusia, material, alat) untuk pekerjaan
perkerasan beton semen.
1) Pedoman pelaksanaan K3L 2) SOP
perusahaan terkait 3) Spesifikasi
teknik/Instruk si kerja 4) Gambar
Kerja 5) Skedul harian
/mingguan
-
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 15 dari 103
1 2 3 4 5 6 7
1) Dapat menjelas kan cara menetap kan kebutuhan sumber daya (manusia, material, alat) untuk pekerjaan perkerasan beton semen.
2) Mampu mengidentifikasi dan menghitung kebutuhan tenaga kerja pada pekerjaan perkerasan beton semen.
2) Mampu mengidentifikasi dan menghitung kebutuhan tenaga kerja pada pekerjaan perkerasan beton semen.
3) Mampu mengidentifikasi dan menghitung kebutuhan material yang digunakan pada pekerjaan perkerasan beton semen.
3) Mampu mengidentifikasi dan menghitung kebutuhan material yang digunakan pada pekerjaan perkerasan beton semen.
4) Mampu mengidentifikasi dan menhitung kebutuhan peralatan pada pekerjaan perkerasan beton semen.
4) Mampu mengidentifikasi dan menhitung kebutuhan peralatan pada pekerjaan perkerasan beton semen.
5) Harus mampu bersikap cermat dan teliti dalam memilih sumber daya.
5) Harus mampu bersikap cermat dan teliti dalam memilih sumber daya.
1.3 Hasil survei lapangan pekerjaan perkerasan beton semen diperiksa dengan tepat sesuai kebutuhan.
Pada akhir pembelajaran sesi ini, peserta diharapkan mampu hasil survei lapangan pekerjaan perkerasan beton semen diperiksa dengan tepat sesuai kebutuhan.
1. Ceramah 2. Diskusi/
diskusi kelompok 3. Peragaan 4. Praktik
1) Dapat menjelaskan data lapangan yang diperoleh dari hasil survei lapangan terkait dengan pekerjaan perkerasan beton semen.
1) Pedoman pelaksanaan K3L 2) SOP
perusahaan terkait 3) Spesifikasi
teknik/Instruk si kerja 4) Gambar
Kerja 5) Skedul harian
/mingguan
30 menit
1) Dapat
menjelaskan data lapangan yang diperoleh dari hasil survei lapangan terkait dengan pekerjaan perkerasan beton semen.
2) Mampu
membanding kan kondisi lapangan hasil survei dengan kondisi topografi pada gambar pelaksanaan.
2) Mampu membandingkan kondisi lapangan hasil survei dengan kondisi topografi pada gambar pelaksanaan.
3) Harus mampu bersikap cermat dalam memeriksa data hasil survei lapangan.
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 16 dari 103
1 2 3 4 5 6 7
3) Harus mampu bersikap cermat dalam memeriksa data hasil survei lapangan.
1.4 Pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen diinstruksikan kepada bawahan mengacu pada metode kerja secara rinci dan jelas.
Pada akhir pembelajaran sesi ini, peserta diharapkan mampu pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen diinstruksikan kepada bawahan mengacu pada metode kerja secara rinci dan jelas.
1. Ceramah 2. Diskusi/
diskusi kelompok 3. Peragaan 4. Praktik
1) Dapat menjelaskan metode
pelaksanaan yang digunakan pada pekerjaan perkerasan beton semen
1) Pedoman pelaksanaan K3L 2) SOP
perusahaan terkait 3) Spesifikasi
teknik/Instruk si kerja 4) Gambar
Kerja 5) Skedul harian
/mingguan
30 menit
1) Dapat menjelas kan metode pelaksanaan yang digunakan pada pekerjaan perkerasan beton semen
2) Mampu
menginstruksikan pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen dengan rinci dan jelas.
2) Mampu
menginstruksi kan pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen dengan rinci dan jelas.
3) Harus mampu bersikap cermat dan rinci dalam menjelas kan metode pelaksanaan perkerasan beton semen.
3) Harus mampu bersikap cermat dan rinci dalam menjelas kan metode pelaksanaan perkerasan beton semen.
Pelaksanaan praktik:
− .
− .
− .
− .
− .
− .
− .
− .
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 17 dari 103
Elemen Kompetensi 2 Menerapkan Tahapan Pelaksanaan Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
No
Kriteria Unjuk Kerja/Indikator Unjuk
Kerja
Tujuan Pembelajaran
Metode Pelatihan
yang Disarankan
Tahapan Pembelajaran
Sumber/
Referensi yang Disarankan
Jam Pelajaran
Indikatif
1 2 3 4 5 6 7
2.1 Patok-patok garis dan ketinggian pekerjaan perkerasan beton semen dipasang berdasarkan gambar kerja.
Pada akhir pembelajaran sesi ini, peserta diharapkan mampu patok- patok garis dan ketinggian pekerjaan perkerasan beton semen dipasang berdasarkan gambar kerja.
1. Ceramah 2. Diskusi/
diskusi kelompok 3. Peragaan 4. Praktik
1) Dapat menunjuk kan cara memasang patok- patok garis dan ketinggian berdasarkan gambar kerja.
1) Pedoman pelaksanaan K3L 2) SOP
perusahaan terkait 3) Spesifikasi
teknik/Instruk si kerja 4) Gambar
Kerja 5) Skedul harian
/mingguan
15 menit
1) Dapat menunjuk kan cara memasang patok- patok garis dan ketinggian berdasarkan gambar kerja.
2) Mampu mengawasi pemasangan patok- patok garis dan ketinggian sesuai gambar kerja.
2) Mampu mengawasi pemasangan patok-patok garis dan ketinggian sesuai gambar kerja.
3) Harus mampu bersikap cermat dalam memasang patok garis dan ketinggian pada pekerjaan perkerasan beton semen.
3) Harus mampu bersikap cermat dalam memasang patok garis dan ketinggian pada pekerjaan perkerasan beton semen.
2.2 Pekerjaan perkerasan beton semen dilaksana kan berdasarkan gambar kerja, spesifikasi teknik dan jadwal pelaksanaan
Pada akhir pembelajaran sesi ini, peserta diharapkan mampu Pekerjaan perkerasan beton semen dilaksana kan berdasarkan gambar kerja, spesifikasi teknik dan jadwal pelaksanaan
1. Ceramah 2. Diskusi/
diskusi kelompok 3. Peragaan 4. Praktik
1) Dapat menjelaskan metoda
pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen.
1) Pedoman pelaksanaan K3L 2) SOP
perusahaan terkait 3) Spesifikasi
teknik/Instruk si kerja 4) Gambar
Kerja 5) Skedul harian
/mingguan
135 menit
1) Dapat menjelaskan metoda pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen.
2) Dapat menjelaskan spesifikasi teknik dan Instruksi Kerja yang digunakan dalam pelaksanaan perkerasan beton semen.
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 18 dari 103
1 2 3 4 5 6 7
2) Dapat menjelaskan spesifikasi teknik dan Instruksi Kerja yang digunakan dalam
pelaksanaan perkerasan beton semen.
3) Dapat menjelaskan jadwal kerja secara rinci pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen.
3) Dapat menjelaskan jadwal kerja secara rinci pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen.
4) Mampu menerapkan gambar kerja , spesifikasi teknik, metoda
pelaksanaan dan instruksi kerja dalam pelaksanaan pekerjaan
perkerasan beton semen.
4) Mampu menerapkan gambar kerja , spesifikasi teknik, metoda
pelaksanaan dan instruksi kerja dalam pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen.
5) Harus mampu bersikap cermat dan taat terhadap ketentuan yang terdapat pada gambar kerja, spesifikasi teknik dan jadwal pelaksanaan
5) Harus mampu bersikap cermat dan taat terhadap ketentuan yang terdapat pada gambar kerja, spesifikasi teknik dan jadwal pelaksanaan 2.3 Pelaksanaan
pekerjaan perkerasan beton semen diawasi dengan cermat sesuai instruksi kerja.
Pada akhir pembelajaran sesi ini, peserta diharapkan mampu pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen diawasi dengan cermat sesuai instruksi kerja.
1. Ceramah 2. Diskusi/
diskusi kelompok 3. Peragaan 4. Praktik
1) Dapat menjelaskan pengawasan pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen.
1) Pedoman pelaksanaan K3L 2) SOP
perusahaan terkait 3) Spesifikasi
teknik/Instruk si kerja 4) Gambar
Kerja 5) Skedul harian
/mingguan
30 menit
1) Dapat menjelaskan pengawasan pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen.
2) Mampu mengawasi hasil pekerjaan dan kesesuaian jadwal kerja pelaksana an pekerjaan perkerasan beton semen.
2) Mampu mengawasi hasil pekerjaan dan kesesuaian jadwal kerja pelaksana an pekerjaan perkerasan beton semen.
3) Harus mampu bersikap cermat dan teliti dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen.
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 19 dari 103
1 2 3 4 5 6 7
3) Harus mampu bersikap cermat dan teliti dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen.
2.4 Pekerjaan perkerasan beton semen yang diluar ketentuan toleransi diperbaiki sesuai prosedur
Pada akhir pembelajaran sesi ini, peserta diharapkan mampu pekerjaan perkerasan beton semen yang diluar ketentuan toleransi diperbaiki sesuai prosedur
1. Ceramah 2. Diskusi/
diskusi kelompok 3. Peragaan 4. Praktik
1) Dapat menjelaskan ketentuan toleransi pada perkerasan beton semen
1) Pedoman pelaksanaan K3L 2) SOP
perusahaan terkait 3) Spesifikasi
teknik/Instruk si kerja 4) Gambar
Kerja 5) Skedul harian
/mingguan
45 menit
1) Dapat menjelaskan ketentuan toleransi pada perkerasan beton semen
2) Mampu mengidentifikasi adanya pekerjaan perkerasan beton semen yang di luar ketentuan toleransi dan menunjuk kan cara perbaikan nya.
2) Mampu mengidentifikasi adanya pekerjaan perkerasan beton semen yang di luar ketentuan toleransi dan menunjuk kan cara perbaikan nya.
3) Harus mampu bersikap cermat, teliti dan taat terhadap ketentuan toleransi dan prosedur pekerjaan.
3) Harus mampu bersikap cermat, teliti dan taat terhadap ketentuan toleransi dan prosedur pekerjaan.
Pelaksanaan praktik:
− .
− .
− .
− .
− .
− .
− .
− .
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 20 dari 103
Elemen Kompetensi 3 Melakukan Perhitungan Kuantitas Hasil Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
No
Kriteria Unjuk Kerja/Indikator Unjuk
Kerja
Tujuan Pembelajaran
Metode Pelatihan
yang Disarankan
Tahapan Pembelajaran
Sumber/
Referensi yang Disarankan
Jam Pelajaran
Indikatif
1 2 3 4 5 6 7
3.1 Data hasil uji mutu dan dimensi
pekerjaan perkerasan beton semen diperiksa sebagai bahan untuk menghitung kuantitas pekerjaan.
Pada akhir pembelajaran sesi ini, peserta diharapkan mampu data hasil uji mutu dan dimensi pekerjaan perkerasan beton semen diperiksa sebagai bahan untuk menghitung kuantitas pekerjaan.
1. Ceramah 2. Diskusi/
diskusi kelompok 3. Peragaan 4. Praktik
1) Dapat menjelaskan jenis uji mutu dan dimensi pada pekerjaan perkerasan beton semen.
1) Pedoman pelaksanaan K3L 2) SOP
perusahaan terkait 3) Spesifikasi
teknik/Instruk si kerja 4) Gambar
Kerja 5) Skedul harian
/mingguan
15 menit
1) Dapat
menjelaskan jenis uji mutu dan dimensi pada pekerjaan perkerasan beton semen.
2) Mampu mengidentifikasi kesesuaian data hasil uji mutu dan dimensi pekerjaan perkerasan beton semen dengan gambar kerja dan spesifikasi teknik.
2) Mampu mengidentifikasi kesesuaian data hasil uji mutu dan dimensi pekerjaan perkerasan beton semen dengan gambar kerja dan spesifikasi teknik.
3) Harus mampu bersikap cermat, teliti dan taat terhadap ketentuan mutu yang telah ditetapkan.
3) Harus mampu bersikap cermat, teliti dan taat terhadap ketentuan mutu yang telah ditetapkan.
3.2 Kuantitas pekerjaan perkerasan beton semen dihitung dengan cermat.
Pada akhir pembelajaran sesi ini, peserta diharapkan mampu kuantitas pekerjaan perkerasan beton semen dihitung dengan cermat.
1. Ceramah 2. Diskusi/
diskusi kelompok 3. Peragaan 4. Praktik
1) Dapat menjelaskan cara menghitung kuantitas pekerjaan perkerasan beton semen.
1) Pedoman pelaksanaan K3L 2) SOP
perusahaan terkait 3) Spesifikasi
teknik/Instruk si kerja 4) Gambar
Kerja 5) Skedul harian
/mingguan
15 menit
1) Dapat
menjelaskan cara menghitung kuantitas pekerjaan perkerasan beton semen.
2) Mampu menerapkan metode perhitungan kuantitas pekerjaan perkerasan beton semen dengan cermat.
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 21 dari 103
1 2 3 4 5 6 7
2) Mampu menerapkan metode perhitungan kuantitas pekerjaan perkerasan beton semen dengan cermat.
3) Harus mampu bersikap cermat dan teliti dalam menghitung kuantitas pekerjaan.
3) Harus mampu bersikap cermat dan teliti dalam menghitung kuantitas pekerjaan.
3.3 Kemajuan pekerjaan perkerasan beton semen dicatat pada formulir yang sudah disiapkan.
Pada akhir pembelajaran sesi ini, peserta diharapkan mampu kemajuan pekerjaan perkerasan beton semen dicatat pada formulir yang sudah disiapkan.
1. Ceramah 2. Diskusi/
diskusi kelompok 3. Peragaan 4. Praktik
1) Dapat menjelaskan cara menilai kemajuan pekerjaan perkerasan beton semen.
1) Pedoman pelaksanaan K3L 2) SOP
perusahaan terkait 3) Spesifikasi
teknik/Instruk si kerja 4) Gambar
Kerja 5) Skedul harian
/mingguan
15 menit
1) Dapat
menjelaskan cara menilai kemajuan pekerjaan perkerasan beton semen.
2) Mampu memilih formulir yang digunakan untuk mencatat kemajuan pekerjaan
perkerasan beton semen.
2) Mampu memilih formulir yang digunakan untuk mencatat kemajuan pekerjaan perkerasan beton semen.
3) Mampu mengisi formulir kemajuan pekerjaan perkerasan beton semen.
3) Mampu mengisi formulir kemajuan pekerjaan perkerasan beton semen.
4) Harus mampu bersikap cermat dan teliti dalam mencatat kemajuan pekerjaan.
4) Harus mampu bersikap cermat dan teliti dalam mencatat kemajuan pekerjaan.
Pelaksanaan praktik:
− .
− .
− .
− .
− .
− .
− .
− .
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 22 dari 103
Elemen Kompetensi 4 Mengompilasi Formulir Hasil Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
No
Kriteria Unjuk Kerja/Indikator Unjuk
Kerja
Tujuan Pembelajaran
Metode Pelatihan
yang Disarankan
Tahapan Pembelajaran
Sumber/
Referensi yang Disarankan
Jam Pelajaran
Indikatif
1 2 3 4 5 6 7
4.1 Formulir hasil pekerjaan perkerasan beton semen diperiksa dengan cermat.
Pada akhir pembelajaran sesi ini, peserta diharapkan mampu formulir hasil pekerjaan perkerasan beton semen diperiksa dengan cermat.
1. Ceramah 2. Diskusi/
diskusi kelompok 3. Peragaan 4. Praktik
1) Dapat menjelaskan format standar yang digunakan dalam melakukan rekapitulasi pekerjaan.
1) Pedoman pelaksanaan K3L 2) SOP
perusahaan terkait 3) Spesifikasi
teknik/Instruk si kerja 4) Gambar
Kerja 5) Skedul harian
/mingguan
-
1) Dapat menjelaskan format standar yang digunakan dalam melakukan rekapitulasi pekerjaan.
2) Mampu merinci hasil pekerjaan perkerasan beton semen dengan cermat.
2) Mampu merinci hasil pekerjaan perkerasan beton semen dengan cermat.
3) Harus mampu bersikap cermat dan teliti dalam memeriksa formulir hasil pekerjaan perkerasan beton semen.
3) Harus mampu bersikap cermat dan teliti dalam memeriksa formulir hasil pekerjaan perkerasan beton semen.
4.2 Daftar rekapitulasi dibuat dengan menggunakan format standar.
Pada akhir pembelajaran sesi ini, peserta diharapkan mampu Daftar rekapitulasi dibuat dengan menggunak an format standar.
1. Ceramah 2. Diskusi/
diskusi kelompok 3. Peragaan 4. Praktik
1) Dapat menjelaskan data-data yang dibutuhkan untuk mengisi daftar rekapitulasi hasil pekerjaan.
1) Pedoman pelaksanaan K3L 2) SOP
perusahaan terkait 3) Spesifikasi
teknik/Instruk si kerja 4) Gambar
Kerja 5) Skedul harian
/mingguan
-
1) Dapat
menjelaskan data- data yang dibutuhkan untuk mengisi daftar rekapitulasi hasil pekerjaan.
2) Mampu menyusun daftar rekapitulasi hasil pekerjaan.
2) Mampu menyusun daftar rekapitulasi hasil pekerjaan.
3) Harus mampu bersikap cermat dan taat dalam menggunakan format standar.
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 23 dari 103
1 2 3 4 5 6 7
3) Harus mampu bersikap cermat dan taat dalam menggunakan format standar.
4.3 Hasil rekapitulasi pekerjaan perkerasan beton semen dirangkum sebagai data pendukung laporan .
Pada akhir pembelajaran sesi ini, peserta diharapkan mampu
1. Ceramah 2. Diskusi/
diskusi kelompok 3. Peragaan 4. Praktik
1) Dapat menjelaskan cara merangkum hasil rekapitulasi pekerjaan perkerasan beton semen.
1) Pedoman pelaksanaan K3L 2) SOP
perusahaan terkait 3) Spesifikasi
teknik/Instruk si kerja 4) Gambar
Kerja 5) Skedul harian
/mingguan
-
1) Dapat
menjelaskan cara merangkum hasil rekapitulasi pekerjaan perkerasan beton semen.
2) Mampu menyusun hasil rekapitulasi pekerjaan perkerasan beton semen dalam bentuk rangkuman.
2) Mampu menyusun hasil rekapitulasi pekerjaan perkerasan beton semen dalam bentuk rangkuman.
3) Harus mampu bersikap cermat dalam merangkum hasil pekerjaan perkerasan beton semen.
3) Harus mampu bersikap cermat dalam merangkum hasil pekerjaan perkerasan beton semen.
Pelaksanaan praktik:
− .
− .
− .
− .
− .
− .
− .
− .
Judul Modul : Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Buku Informasi Edisi : I - 2012 Halaman: 24 dari 103
BAB IV
PEKERJAAN PERKERASAN BETON SEMEN
4.1 Umum
Rigid pavement menahan beban terbesar, berbeda dengan perkerasan lentur dimana kekuatan perkerasan diperoleh dari lapisan tebal pondasi bawah, pondasi dan lapisan permukaan.
Karena hal tersebut maka pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton semen harus betul- betul dilakukan sesuai spesifikasi sehingga struktur tersebut akan betul-betul dapat menahan beban sesuai rencana.
4.2 Pesiapan Pekerjaan Perkerasan Beton Semen
Persiapan pekerjaan perkerasan beton semen merupakan urutan pelaksanaan pekerjaan yang sangat penting didalam menentukan sukses tidaknya suatu pelaksana proyek.
Apabila persiapan pekerjaan dilakukan tepat waktu, maka pekerjaan selanjutnya dapat diatur tepat waktu pula.
4.2.1 Gambar Kerja dan Spesifikasi Teknik
Didalam melaksanakan pekerjaan dilapangan, pelaksana lapangan berpedoman pada gambar kerja dan spesifikasi teknik.
Gambar kerja merupakan gambar detail yang dibuat berdasarkan gambar kontrak atau gambar tender dan sudah disesuaikan dengan kondisi lapangan serta hasil pengukuran pada Mutual Check Awal (MC-0).
Spesifikasi teknik pekerjaan Beton Semen dapat dilihat pada dokumen kontrak dan mengikat untuk pelaksanaan pekerjaan dilapangan.
Berikut contoh spesifikasi teknik untuk pekerjaan Beton Semen.
PELAKSANAAN PEKERJAAN a) Umum
Sebelum memulai pekerjaan beton semua pekerjaan pondasi Agregat, ducting dan kerb yang berdekatan harus sudah selesai dan disetujui Konsultan Pengawas.