Pada waktu memintakan persetujuan atau bahan/ produk kepada Direksi/ Pengawas harus disertakan contoh dari bahan/ produk tersebut dengan ketentuan sebagai berikut. Untuk bahan/ produk atau mana dapat ditunjukkan sertifikat pengujian yang dapat disetujui/ diterima oleh Direksi/ Pengawas, kepada Direksi/ Pengawas harus diserahkan 3 (tiga) buah contoh yang masing-masing disertai dengan salinan sertifikat pegujian yang bersangkutan. Untuk bahan/ produk yang persyaratannya tidak dikaitkan dengan kesetarafan pada suatu merk dagang tertentu, keputusan atau contoh akan diberikan oleh Direksi/ Pengawas dalam waktu tidak lebih dari 10 (sepuluh) hari kerja.
Untuk bahan produk yang masih harus dibuktikan kesetarafannya dengan sesuatu merk dagang yang disebutkan, keputusan atau contoh akan diberikan oleh Direksi/ Pengawas dalam waktu 21 (dua puluh satu) hari kerja sejak dilengkapanya pembuktian kesetarafan. Untuk bahan/ produk yang bersifat pengganti (substitusi), keputusan persetujuan akan diberikan oleh Direksi/ Pengawas dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterimanya dengan lengkap seluruh bahan-bahan pertimbangan.
PELAKSANAAN
Untuk bagian-bagian pekerjaan dimana gambar pelaksanaan (Construction Drawings) belum cukup memberikan petunjuk mengenai cara untuk mencapai keadaan terlaksana, Pemborong wajib untuk mempersiapkan gambar kerja yang secara terperinci akan memperlihatkan cara pelaksanaan tersebut. Bila pekerjaan atau dikehendaki oleh Direksi, Tim Teknis/ PTP , Pemborong wajib menyediakan sebelum pekerjaan dimulai. Pengawas suatu rencana mingguan yang berisi rencana pelaksanaan dari berbagai bagian pekerjaan yang akan dilaksanakan dalam minggu berikutnya.
Selambat-lambatnya pada minggu terakhir dari setiap bulan, Pemborong wajib menyerahkan kepada Direksi, Tim Teknis suatu rencana bulanan yang menggambarkan dalam garis besarnya, berbagai rencana pelaksanaan dari berbagai bagian pekerjaan yang direncanakan untuk dilaksanakan dalam bulan berikutnya. Untuk memulai suatu bagian pekerjaan yang baru, Pemborong diwajibkan untuk memberitahu Direksi, Tim Teknis mengenai hal tersebut paling sedikit 2 x 24 jam sebelumnya. Pelaksanaan pengujian ulang harus disaksikan oleh Direksi/ Pengawas, Tim Teknis dan Pemborong/ Supplier maupun wakil-wakilnya.
Sebelum menutup suatu bagian pekerjaan dengan bagian pekerjaan yang lain yang mana akan secara visual menghalangi Direksi/ Pengawas, Tim Teknis untuk memeriksa bagian pekerjaan yang terdahulu, Pemborong wajib melaporkan secara tertulis kepada Direksi/ Pengawas mengenai rencananya untuk melaksanakan bagian pekerjaan yang akan menutupi bagian pekerjaan tersebut, sedemikian rupa sehingga Direksi/ Pengawas berkesempatan secara wajar melakukan pemeriksaan pada bagian yang bersangkutan untuk dapat disetujui kelanjutan pengerjaannya. Kelalaian Pemborong untuk menyampaikan laporan diatas, memberikan hak kepada Direksi/ Pengawas untuk dibelakang hari menuntut pembongkaran kembali bagian pekerjaan yang menutupi tersebut, guna memeriksa hasil pekerjaan yang terdahulu yang mana akibatnya sepenuhnya akan ditanggung oleh Pemborong. Dalam hal dimana laporan telah disampaikan dan Direksi tidak mengambil langkah- langkah untuk menyelesaikan pemeriksaan yang dimaksudkan, maka setelah lewat dari 2 (dua) hari kerja sejak laporan disampaikan, Pemborong berhak melanjutkan pelaksanaan pekerjaan dan menganggap bahwa Direksi telah menyetujui bagian pekerjaan yang ditutup tersebut.
Walapun telah diperiksa dan disetujui kepada Pemborong masih dapat diperintahkan untuk membongkar bagian pekerjaan yang menutupi bagian pekerjaan lain guna pemeriksaan bagian pekerjaan yang tertutupi.
PENJELASAN RKS DAN GAMBAR
Pemeriksaan dan persetujuan oleh Direksi/ Pengawas atau suatu pekerjaan tidak melepaskan Pemborong dari kewajibannya untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Surat Perjanjian Pemborong (SPP).
KEAMANAN/ PENJAGAAN
LAPORAN MINGGUAN DAN HARIAN
Jadwal K3 sangat penting untuk pelaksanaan kegiatan K3 dilapangan, disana setiap kegiatan K3 mempunyai waktunya masing-masing, yang telah disesuaikan dengan jadwal kegiatan proyek yang dilaksanakan. Untuk mengontrol dan memastikan bahwa prosedur K3 yang dibuat, berjalan sesuai dengan apa yang telah direncanakan, serta dilaksanakan dengan baik oleh semua lapisan pekera dari level terendah sampai level tertinggi, maka yang perlu dilakukan untuk hal tersebut adalah suatu proses evaluasi. Air untuk keperluan bangunan selama masa pelaksanaan bisa menggunakan/menyambung pipa air yang telah ada dengan meteran air tersendiri (guna perhitungan pembayaran) atau air sumur yang ber sih/jernih dan tawar.
Bila terjadi kecelakaan pada pekerja Pemborong saat pelaksanaan, Kontraktor harus segera mengambil tindakan yang perlu untuk keselamatan korban dengan biaya pengobatan dan lain -lain menjadi tanggung jawab Pemborong.
ALAT–ALAT PELAKSANAAN PENGUKURAN
SYARAT-SYARAT CARA PEMERIKSAAN BAHAN BANGUNAN
PENGUJIAN HASIL PEKERJAAN
PENUTUPAN HASIL PELAKSANAAN PEKERJAAN
PEKERJAAN TIDAK BAIK
PEKERJAAN TAMBAH DAN KURANG
3 Pekerjaan tambah dan kurang yang dikerjakan tanpa ijin tertulis Pengawas adalah tidak sah dan menjadi tanggung jawab Pemborong sepenuhnya.
PENYELESAIAN DAN PENYERAHAN 1 Dokumen Terlaksana
PEKERJAAN PERSIAPAN
MENGADAKAN PENGUKURAN DAN PEMASANGAN BOWPLANK
Pemborong harus mengadakan pengukuran yang tepat berkenaan dengan letak/kedudukan bangunan terhadap titik patok/pedoman yang telah ditentukan, siku bangunan maupun datar (waterpas) dan tegak lurus bangunan harus ditentukan dengan memakai alat waterpas instrument/ theodolith. Hal tersebut dilaksanakan untuk mendapatkan tegel, langit-langit dan sebagainya dengan hasil yang baik dan siku. Untuk mendapatkan titik peil harap disesuaikan dengan notasi-notasi yang tercantum pada gambar rencana (Lay Out), dan bila terjadi penyimpangan atau tidak sesuainya antara kondisi lapangan dan gambar Lay Out, Pemborong harus melapor pada Direksi/.
Bilamana suatu waktu dalam proses pembangunan ternyata ada kesalahan dalam hal tersebut diatas, maka hal tersebut merupakan tanggung jawab Pemborong serta wajib memperbaiki kesalahan tersebut dan akibat-akibatnya, kecuali bila kesalahan tersebut disebabkan referensi tertulis dari Direksi / Pengawas. Pengecekan pengukuran atau lainnya oleh Direksi atau wakilnya tidak menyebabkan tanggung jawab Pemborong menjadi berkurang.Pemborong wajib melindungi semua bench mark, dan lain-lain atau seluruh referensi dan realisasi yang perlu pada pengukuran pekerjaan ini. Tiang bowplank menggunakan kayu kruing ukuran 5/7 dipasang setiap jarak 2,00 m', sedangkan papan bouplank ukuran 2/20 cm dari kayu meranti diketam halus dan lurus bagian atasnya dan dipasang datar (waterpas).
Pemasangan bowplank harus sekeliling bangunan dengan jarak 2,00 m1 dari as tepi bangunan dengan patok-patok yang kuat, bouplank tidak boleh dilepas/dibongkar dan harus tetap berdiri tegak pada tempatnya sehingga dapat dimanfaatkan hingga pekerjaan mencapai tahapan trasram tembok bawah.
PEKERJAAN PEMBONGKARAN DAN PEMBERSIHAN 1. LINGKUP PEKERJAAN
PELAKSANAAN
Terhadap semua sarana-sarana listrik maupun yang ada lainnya harus dilakukan tindakan- tindakan pengamanan guna menjaga keutuhan fungsinya serta tidak akan mengganggu kelancaran pemakaian yang ada dan mengadakan tindakan-tindakan yang perlu guna menanggulangi hal ini tanpa membebani Pemberi Tugas. Sistem pembongkaran harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak akan menimbulkan pencemaran lingkungan dan kerusakan-kerusakan lingkungan. Semua sarana yang dapat dipakai lagi dan/atas ditambah/dikurangi harus terpasang kembali sesuai dengan standat serta petunjuk Pengawas, hingga dapat berfungsi dengan baik.
HASIL BONGKARAN
PENJAGAAN, PEMAGARAN SEMENTARA, DAN PAPAN NAMA
PEKERJAAN GALIAN TANAH BIASA SEDALAM 1 METER 1.1. Lingkup Pekerjaan
Dasar galian harus rata/ waterpas dan bebas dari akar-akar tanaman atau bahan-bahan organis lainnya. Kecuali disetujui untuk dipindahkan, benda-benda tersebut harus tetap berada di tempatnya dan kerusakan yang terjadi akibat kelalaian kontraktor harus diperbaiki/ diganti oleh kontraktor. Jika kedalaman galian berbeda satu dengan lainnya , maka galian harus dimulai pada bagian yang lebih dalam dahulu dan seterusnya.
URUGAN PASIR PADAT 2.1. Lingkup Pekerjaan
Jika air tanah ternyata menggenangi lokasi pemadatan , maka kontraktor wajib menyediakan pompa dan dasar galian harus kering sebelum pasir urug diletakkan. Kontraktor harus membuat rencana yang benar , agar air tanah dapat dialirkan kelokasi yang lebih rendah dari dasar galian., misalnya dengan membuat sumpit pada tempat tertentu. Jika pasir urug tercampur dengan tanah lainnya , maka konttraktor wajib mengganti pasir urug tersebut dengan bahan lainnya yang bersih.
PENGURUGAN TANAH UNTUK PENINGGIAN BANGUNAN BERIKUT PEMADATAN 3.1. Lingkup Pekerjaan
Pemadatan urugan dilakukan dengan memakai alat stamper/ compactor yang disetujui oleh pengguna jasa/pengawas lapangan. Bahan galian dapat dipergunakan kembali untuk mengurug bila memenuhi syarat sebagai tanah urugan dan bila perlu dapat dilakukan penyelidikan laboratorium mekanika tanah yang disetujui oleh Pengawas Lapangan. Penggalian yang melebihi batas yang ditentukan, harus diurug kembali sehingga mencapai perataan yang ditetapkan dengan bahan urugan yang dipadatkan.
Semua drainase darurat harus disetujui oleh pengguna jasa/pengawas lapangan cara kerja yang dilakukan Pelaksana harus disetujui oleh Pengguna jasa/pengawas lapangan. Bagian permukaan yang telah dinyatakan padat harus dipertahankan dan dijaga jangan sampai rusak akibat pengaruh luar misalnya basah oleh air hujan dan sebagainya. Bilamana bahan tersebut tidak mencapai kepadatan yang dikehendaki, lapisan tersebut harus diulangi kembali pekerjaannya atau diganti, dengan cara-cara pelaksanaan yang telah ditentukan, guna mendapatkan kepadatan yang dibutuhkan.
Setelah pemadatan selesai, urugan tanah yang kelebihan harus dipindahkan ke tempat yang ditentukan oleh pengawas lapangan.
URUGAN TANAH TAMAN TEROLAH 5.1. Bahan
Penyimpanan agregat kasar dan halus harus terpisah agar memudahkan tugas Pengawasan,tidak terintrusi bahan yang dapat merusak/menggangu. Air pencampur beton harus bersih dan bebas dari bahan-bahan yang dapat beton, seperti: oli, asam, alkali, garam, bahan organik .Kecuali air yang berasal dari PDAM, maka sebelum dipakai harus diuji kelayakannya, seperti yang ditentukan dalam SNI PASAL 5.4. Pasangan batu bata dilaksanakan untuk dinding/tembok gedung, pondasi ringan, saluran, bak-bak bunga, ataupun pasangan batu bata lainnya yang ditunjuk pada gambar rencana,.
Batu bata yang dikehendaki adalah batu bata lokal yang berkualitas baik yaitu dengan hasil pembakaran yang matang berukuran sama kira-kira 5x11x22 cm tidak boleh terdapat pecah-pecah (melebihi 20 %) dan tidak diperbo¬lehkan memasang bata yang pernah dipakai. Sebagai Semen dan Pasir untuk pasangan batu bata ini harus sama dengan kualitas seperti yang disyaratkan untuk pekerjaan beton. Kecuali ditentukan lain semua pasangan batu bata dipasang dengan perekat dengan campuran 1pc:5ps dengan pencair air, sedang untuk pasangan batu bata yang dike¬hendaki harus kedap air (trasram, dinding kamar mandi/WC, pasangan rolag, pasangan untuk saluran, dan tempat lain yang ditunjuk dalam gambar) dibuat dengan campuran perekat 1pc:3ps.
Pasangan batu bata harus dipasang tegak lurus, siku, rata dan tidak boleh terdapat retak- retak, dipasang dengan fungsi, ukuran ketebalan dan ketinggian yang ditentukan dalam gambar rencana. Sebelum dimulai pemasangan batu bata harus direndam lebih dahulu dengan air dan permukaan yang akan dipasang harus basah juga dan untuk semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0,5 cm agar penyelesaian dinding/ ples¬teran dapat melekat dengan baik, sedang dimana ada pertemuan kosen kayu dengan tembok harus diberi nat selebar 1 cm dan dalam 1cm. Pasangan batu bata 1pc:2ps sebagai pasangan dibawah permukaan tanah/lantai harus diberapen dengan adukan 1pc:3ps.
Pasangan batu bata dapat diterima/ diserahkan apabila deviasi bidang pada arah diagonal dinding seluas 12 m² tidak lebih dari 0.5 cm (sebelum diaci/diplester).
PEKERJAAN FINISHING SIAR PASANGAN DINDING BATA MERAH 7.5. Lingkup Pekerjaan
PEKERJAAN PEMASANGAN ATAP GAZEBO KAYU KAMPER IV.2 PEKERJAAN PEMASANGAN KOLOM GAZEBO KAYU KAMPER
PASANG RENG KAMPER
PEKERJAAN PASANG LISTPLANK KAYU KAMPER MOTIF JAWA TETESAN BANYU 3/30
PEKERJAAN LANTAI PAPAN KAYU 1,9X9.110 MERBAU
PEKERJAAN KAYU KASAR Pasal 01. LINGKUP PEKERJAAN
PENGENDALIAN PEKERJAAN
PELAKSANAAN 1. Penyimpanan
PEKERJAAN KAYU HALUS Pasal 01. LINGKUP PEKERJAAN
PENGIKAT-PENGIKAT
PELAKSANAAN
PEKERJAAN PASANG ATAP GENTENG SIRAP KAYU ULIN IV.10 PEMASANGAN BUBUNG GENTENG KODOK GLAZUUR
Lingkup Pekerjaan Pemasangan penutup atap