• Tidak ada hasil yang ditemukan

46 bab v kesimpulan dan saran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "46 bab v kesimpulan dan saran"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

46 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

1. Pola menu yang terdapat pada penyelenggaraan makan siang di Kuttab Al-Fatih Malang selama 3 hari termasuk kedalam kategori seimbang.

2. Rata-rata standar porsi makan siang selama 3 hari belum sesuai dari standar porsi yang dianjurkan menurut kelompok umur 10 - 12 tahun.

3. Daya terima makan siang santri Kuttab Al-Fatih Malang tergolong kurang. Hal ini dapat terlihat dari penilaian uji kesukaan dan sisa makanan santri yang dikaitkan dengan pola menu dan porsi makanan yang telah disajikan.

4. Rata-rata pemenuhan kecukupan zat gizi makan siang santri Kuttab Al-Fatih Malang selama 3 hari tergolong defisit dikarenakan belum adanya standar porsi yang tidak sesuai anjuran sehingga berdampak pada kurangnya pemenuhan zat gizi makan siang anak sekolah.

B. Saran

1. Sebaiknya biaya anggaran perlu dikelola kembali agar dapat mencukupi kebutuhan zat gizi dengan menaikkan biaya iuran menjadi Rp. 12.000 setiap satu kali makan siang untuk menambah besar porsi penyajian makan siang dan menambah variasi makanan agar santri tidak bosan.

2. Perlu diadakan penyuluhan tentang gizi seimbang anak usia sekolah kepada pihak pengelola penyelenggaraan makanan Kuttab Al-Fatih Malang, agar mengetahui pentingnya pemenuhan kecukupan gizi bagi anak usia sekolah melalui kontribusi pemberian makan siang oleh pihak penyelenggaraan makanan di sekolah.

Referensi

Dokumen terkait

Kurangnya ketersediaan energi dan zat gizi pada menu makanan yang disajikan diakibatkan oleh pola menu yang kurang seimbang dan porsi makanan yang tidak sesuai dengan standar porsi yang

Setelah dilakukan Refreshing didapatkan hasil yang menunjukkan rata-rata tingkat perilaku responden sebesar 88,4 dengan standart deviasi SD sebesar 4,7 yang tergolong dalam kategori

Memperluas pengetahuan dan wawasan peneliti mengenai pola menu, porsi makan siang, daya terima dan pemenuhan kecukupan energi dan zat gizi anak sekolah dasar pada sistem penyelenggaraan

Untuk nasi dan sayur sudah sesuai, sedangkan untuk lauk hewani dan nabati kurang sesuai dengan porsi yang dianjurkan untuk memenuhi angka kecukupan gizi responden.. Pengembangan menu

Asupan energi Diatas AKG berjumlah 6 anak 46,1%, Defisit Tingkat Sedang berjumlah 3 anak 23,%, energi dengan tingkat konsumsi Defisit Tingkat Berat berjumlah 2 anak 15,3%, dan energi

 Hasil pemeriksaan biokimia ketiga pasien meliputi pemeriksaan profil darah tergolong rendah, pemeriksaan faal ginjal tergolong tinggi, dan pemeriksaan GDP serta GD2PP hanya pasien 3

Tingkat konsumsi energi sesudah konseling gizi menunjukkan bahwa sebanyak 33,3% ibu hamil memiliki tingkat konsumsi energi pada kategori defisit tingkat berat, 33,3% defisit sedang dan

Sebagian Besar konsumsi energi dari 32 orang responden adalah 76,73% dengan kategori tingkat konsumsi defisit tingkat sedang, adapun distribusi tingkat konsumsi energi defisit tingkat