• Tidak ada hasil yang ditemukan

ABSTRAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "ABSTRAK"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

RIKI PERMANA, 2017, PENDEKATAN KOMUNIKASI YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT ADAT KAMPUNG PULO DALAM MENJAGA HARMONISASI ANTARA AHLI WARIS PEREMPUAN DAN LAKI-LAKI, kajian komunikasi budaya dengan Studi fenomenologi pada tradisi ahli waris anak perempuan di Masyarakat Adat Kampung Pulo. Penelitian ini mengemukakan tentang bagaimana pendekatan komunikasi yang digunakan masyarakat adat kampung pulo dalam menjaga harmonisasi antara ahli waris perempuan dan laki-laki. Ditemukan sebuah hasil tentang keberadaan pendekatan komunikasi yang dilakukan masyarakat adat kampung dalam menjadlan tradisi ahli waris.Tujuannya untuk memberikan referensi baru tentang pendekatan komunikasi.

Penelitian ini menggunakan kajian teoritis komunikasi budaya dengan penerapan teori Feminimisme. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan studi kepustakaan. Sehingga, penelitian ini menghasilkan sebuah hasil tentang pendekatan komunikasi kuncen dan masyarakat adat Kampung Pulo dalam melestarikan tradisi budaya pemberian ahli waris.

Kata Kunci :Komunikasi Budaya, Ahli Waris, Feminimisme

(2)

ABSTRACT

RIKI PERMANA, 2017, COMMUNICATION APPROACH TO USE THE PATIENT PEOPLE'S COMMUNITY IN MAINTAINING HARMONIZATION BETWEEN THE WOMEN'S WOMAN AND MEN'S MANUAL, a study of cultural communication with the Phenomenology Study on the tradition of heirs of girls in the Kampung Pulo Indigenous People. This research tells about how communication approach used by indigenous people of kampung pulo in maintaining harmonization between heiress of woman and man. Found a result about the existence of communications approaches made by indigenous villagers in menjadlan traditions of heirs. The goal is to provide a new reference to the communication approach. This study uses theoretical study of cultural communication with the application of the theory of Feminimism. Data collection techniques are done by in- depth interview and literature study. Thus, this study yields an outcome of the kuncen communication approach and the indigenous communities of Kampung Pulo in preserving the cultural tradition of the heirs.

Keywords: Cultural Communication, Heir, Feminism

Referensi

Dokumen terkait

“Ahli waris atau waritsun (ahli waris laki-laki) dan waritsat (ahli waris perempuan) adalah orang-orang yang mempunyai hubungan pewarisan dengan mayit (muwarrits), dan masih

Adapun ide pembaharuan dalam ilmu waris yang dicetuskan Hazairin pada intinya berintikan: pertama, ahli waris perempuan sama dengan laki-laki dapat menutup ahli waris kelompok

Ahli waris pengganti akan mendapat bagian sebesar bagian ahli waris yang ia gantikan, artinya jika ahli waris pennganti itu menggantikan kedudukan anak laki-laki maka ia

waris anak perempuan dalam budaya adat Batak Toba lebih rendah dari hak waris anak laki-laki.. dalam budaya adat

Begitu pula sama kuatnya posisi anak laki-laki dan anak perempuan sebagai ahli waris, juga mengenai ahli waris pengganti, tidak pernah tertutup karena keberadaan ahli

Keterbukan tentang ritual Rebo Wekasan merupakan gambaran umum mengenai aktivitas komunikasi ritual Rebo Wekasan pada masyarakat adat Kampung Pulo Garut memiliki pembahasan hasil

Diana meninggal dunia, ia meninggalkan ahli waris, yaitu : suami, ayah, ibu, anak laki- laki, cucu laki-laki, saudara laki-laki sekandung, dan paman.Dalam keadaan ini maka ahli waris

Ahli Waris Jumlah ahli waris yang berhak menerima harta warisan dari seseorang yang meninggal dunia ada 25 orang, yaitu 15 orang dari ahli waris pihak laki-laki yang biasa disebut ahli