vii ABSTRAK
Memperhatikan Indonesia saat ini, tidaklah mudah dalam mempertahankan dan menjaga satu keutuhan suatu negara. Terutama masyarakat yang tinggal di daerah terpencil, tertinggal dan terdepan(3T). Salah satu upaya dalam menanamkan rasa cinta kepada tanah air yaitu melalui lembaga pendidikan.
Skeripsi ini bertujuan mengetahui implentasi pendidikan dalam eksistensi nilai nasionalisme pada sekolah tapal batas studi kasus di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah. Metode yang di gunakan deskriptif kualitatif. Pendekatan studi kasus dengan metode pengumpulan data dua sumber yaitu perimer dan sekunder, data perimer yaitu data observasi, wawancara,dan dokumentasi sedangkan data sekunder yaitu buku, jurnal, dan dokumen-dokumen penting. Denagan mengunakan terori sistem sosial dan struktural fungsional.
Hasil implementasi nilai nasionalisme salah satu kegiatan yang bertujuan untuk membetuk moral dan semanagat nasionalisme dengan berbagi pendekatan dengan kegiatan rutinitas mulai dalam pembelajar maupun kegiatan ekstra kurikulum serta berbagi kebijakan yang di buat untuk mempuk rasa cinta tanah air dan metode yang digunakan dalam implementasi nilai nasinalisme yaitu metode 2 menit bisa. Akan tetapi metode ini kurang oktimal di gunkan karena guru hanya menjelaskan secara konsep dan memberi contoh di lapangan, akan tapi metode ini tidak memicu semangat pelajar untuk mencari tahu setra tidak adanya penghargaan yang menguasai materi.
Ada beberapa faktor pendukung dalam meimplementasikan nilai nasionalisme kepada muri seperti faktor pendukung internal dan eksternal. Faktor pendukung internal dalam implementasi nilai nasionalisme seperti adanya fasilitas yang di sediakn sekolah serta aturan yang dimana di dalam sekolah hanya mengunakan mata uang rupia serta mengunakan bahasa indonesia yang baku dalam lingkungan sekolah di sini para guru memberi dukungan moral dengan mengikuti aturan tersebuat. Faktor pendukung eksternal dalam menimplementasi nilai nasionalisme kepada pesertadidik ini adanya kerja sama deanga berbagi lapaisan masayarak.
Ada beberapa faktor penghambat dalam implementasi nilai nasionalisme yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor penghambat internal seperti kurangnya antusias mirit dalam mengikuti implementasi nilai nasionalisme serta kurangnya pendingin ruanga di kelas sehingga siswa kurang fokus dalam mengikuti kegiata belajar mengajar di sekolah. Sedangkan faktor pehambat eksternal seperti kebudayaan dan kebiasaan masyarakat pulau sebatik sudah tepengaruh dengan negara tetangga serta pagan, sandang yang berasal dari negara tetangga serata adanya masyarakat yang memiliki dua keluarga negaraan.
Kata Kunci : Implementasi, Nilai Nasionalisme
viii ABSTRACT
Observing Indonesia now, it is clear that maintaining and maintaining a country's integrity is difficult. People who live in distant, underdeveloped, and leading locations, in particular (3T). Educational institutions are one of the ways to foster a feeling of patriotism in people.
This thesis aims to know the Implementation of education in the existence of nationalism values at the boundary school at sman 1 sebatik tengah. The method used is qualitative descriptive. Case study approach with two source data collection methods, namely primary and secondary, primary data namely observational data, interviews, and documentation while secondary data namely books, journals, and important documents. By using the theory of social and structural functional systems
The outcome of socializing the values of nationalism one of the activities that aims to form the moral and spirit of nationalism by sharing approaches with routine activities starting in learners and extra curriculum activities and sharing policies that are made to foster love for the homeland and the methods used in disseminating the values of nationalism, namely method 2 minutes can. However, this method is not optimal in use because the teacher only explains conceptually and gives examples in the field, but this method does not trigger the enthusiasm of students to find out and there is no appreciation for mastering the material.
There are several supporting factors in disseminating the values of nationalism to muri such as internal and external supporting factors. Internal supporting factors in disseminating nationalism values such as the facilities provided by schools and rules in which schools only use rupia currency and use standard indonesian language in the school environment here teachers provide moral support by following the rules. External supporting factors in disseminating the value of nationalism to students there is cooperation with sharing community layers. There are several inhibiting factors in the Implementation of nationalism values, namely internal and external factors. Internal inhibiting factors such as lack of enthusiasm in following the Implementation of nationalism values and lack of air conditioning in class so students are less focused in following teaching and learning activities at school. While external barrier factors such as culture and habits of the people of sebatik island have been influenced by neighboring countries and pagans, clothing originating from neighboring countries, as well as the existence of people who have two state families.
Keywords: Implementation, Nationalism Value