• Tidak ada hasil yang ditemukan

ABSTRAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "ABSTRAK"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ii

Institut Teknologi Nasional

ABSTRAK

Nama : Izzatul Nafi Nabila Program Studi : Arsitektur

Judul : “Glory Resort Hotel” Hotel Bintang Empat dengan Pengolahan Elemen Lanskap Pembentuk Iklim Mikro

Pembimbing : Irfan Sabarilah Hasim, S.T., M.T.

Kota Bandung merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang terkenal akan wisatanya, wisata akan kuliner, alam, belanja maupun bisnis. Banyaknya lokasi dan potensi wisata menyebabkan kota ini menjadi kota yang ramai dikunjungi wisatawan, wisatawan yang datang ke kota Bandung membuat akomodasi di kota ini selalu ramai pengunjung. Lembang adalah salah satu tempat di Kabupaten Bandung Barat yang mempunyai berbagai destinasi wisata, sehingga menjadi area yang strategis untuk para wisatawan untuk beristirahat dan bersinggah. Oleh sebab itu dibutuhkan pelayanan jasa penginapan yang memiliki standar kebutuhan dan fasilitas yang memadai. Maka dikembangkanlah fasilitas hotel berbintang empat dengan konsep resort hotel dan desain yang memiliki ciri khas tersendiri sehingga dapat menarik perhatian wisatawan dengan mempertimbangkan kenyamanan. Perubahan iklim mikro termasuk hal penting yang perlu dipertimbangkan untuk kenyaman termal. Dalam perancangannya hotel ini menciptakan iklim mikro dengan pertimbangan radiasi matahari, suhu, kelembapan udara dan angin dengan desain sesuai analisa tapak. Semua variabel pembentuk iklim mikro tersebut dapat dikendalikan melalui perancangan yang tepat melalui elemen lanskap yang dapat diterapkan pada tapak, bangunan maupun fasad hotel. Pemilihan dan penataan vegetasi pada tapak dirancang untuk mengarahkan angin (wind barrier) masuk kedalam bangunan, selain itu diterapkan passive cooling di arah angin datang berupa kolam renang. Bentuk bangunan didisain untuk menangkap angin datang, selain itu di arah utara (orientasi panas matahari) difungsikan sebagai parkir, servis dan ruang utilitas, sehingga kenyamanan termal tetap terjaga. Perancangan green roof pun diterapkan untuk mereduksi panas masuk kedalam bangunan. Pada fasad dirancang skycourt dan juga green wall untuk menurunkan suhu dan menciptakan iklim mikro pada bangunan.

Kata kunci: Bangunan hotel, elemen lanskap, iklim mikro

(2)

iii

Institut Teknologi Nasional

ABSTRACT

Name : Izzatul Nafi Nabila Study Program : Architecture

Title : “Glory Resort Hotel” Hotel Bintang Empat dengan Pengolahan Elemen Lanskap Pembentuk Iklim Mikro

Counsellor : Irfan Sabarilah Hasim, S.T., M.T.

Bandung is one of the major cities in Indonesia which is famous of tourism, culinary, nature, shopping and business,. The locations is potential visited by tourists, tourists who come to Bandung, making accommodation in this city always crowded. West Bandung Regency is one of the locations close to various Lembang tourist destinations, so it becomes a strategic area for tourists to rest and stay overnight.

Therefore required lodging services that have a standard of needs and adequate facilities. Then developed four-star hotel facilities with the concept of resort hotels and designs that have their own characteristics to attract tourists attention by considering comfort. Micro climate change is an important thing to consider for thermal comfort.

Design in this hotel creates a microclimate with consideration of solar radiation, temperature, humidity and wind with a design according to site analysis. All of the variables that form a microclimate can be controlled through proper design through landscape elements that can be applied to the site, building or hotel facade. The selection and arrangement of vegetation on the site is designed to direct the wind (wind barrier) into the building, besides that passive cooling is applied in the direction of the coming wind in the form of a swimming pool. The shape of the building is designed to catch the coming wind, in addition to the north (solar hot orientation) functioned as parking, service and utility space, so that thermal comfort is maintained.

Green roof design was applied to reduce heat into the building. On the facade designed skycourt and also green wall to reduce temperatures and create a microclimate in the building.

Keywords: Hotel building,landscape elements, micro climate

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hutan kota Arboretum Arsitektur Lanskap memiliki kemampuan dalam ameliorasi iklim mikro yang ditunjukkan dengan lebih rendahnya

Penerapan konsep Siger pada arsitektur bangunan publik di Lampung dapat memiliki makna, apabila diterapkan sebagai elemen pembentuk fisik bangunan, namun ia tidak dapat

Judul Skripsi : Kajian Kontekstual Elemen Fasad Pada Desain Bangunan Kantor Harian Analisa Dan Hotel Kesawan Medan.. Nama Mahasiswa :

Perbandingan tersebut dapat mengurangi efek Urban Heat Island yang mengartikan bahwa iklim mikro pada lingkungan bangunan (tapak) dan penurunan suhu ruangan pada

Tinjauan terhadap iklim, pengertian alami, elemen-elemen pembentuk alami, tinjauan suasana alami terhadap bangunan Pusat Pengembangan Kecantikan Wanita di Yogyakarta yang

Konsep healing environment adalah perencanaan melalui penerapan elemen desain pembentuk ruang untuk membangun suasana yang positif bagi penggunanya, secara garis besar penerapan konsep

Program Studi Arsitektur ITI - 2 mengenai karakteristik tapak, konteks lingkungan, iklim mikro, dan topografi lokal Almusaed, 2010 Dari pengertian judul ini dapat disimpulkan bahwa

Dokumen ini membahas potensi secondary skin dan vegetasi fasad bangunan untuk meningkatkan kualitas udara dan menciptakan iklim mikro yang nyaman di kawasan