PENGAMALAN AJARAN ISLAM DALAM KEHIDUPAN SAYA PADA MASA LALU
MUAHASBAH I: AKHLAK TERHADAP ALLAH SWT
1. Berdasarkan kandungan arti ayat: QS.2:3, 45-46, QS. 23.1-11, QS.29:45! (Baca artinya dalam alQur’an dan Terjemahannya). Jelaskan pengamalan ibadah shalat anda yang telah anda amalkan, dan yang tidak anda amalkan atau yang belum sempurna anda amalkan pada masa lalu. Rumuskan solusinya, sesuai dengan kandungan arti ayat: QS:3:133-135, QS.66:8
QS.6:162! (Baca artinya dalam al-Qur’an dan Terjemahannya).
Amalan-amalan yang telah saya lakukan :
Membaca Istighfar
Membaca Ayat Kursi
Membaca Tasbih, Tahmid, dan Takbir
Berdo’a setelah Sholat
Membaca Al-Qur’an
Amalan-amalan yang belum saya amalkan :
Melaksanakan Sholat Sunnah Solusi :
Mengingat akhirat. Mengingat bahwa hidup di dunia ini hanya semestara, dan kehidupan yang kekal abadi adalah di akhirat kelak. Maka dari itu, rajin-rajin beribadah untuk bekal di akhirat nanti. Terutama ibadah yang paling utama yaitu sholat.
2. Berdasarkan kandungan arti ayat: QS.2:183-184! (Baca artinya dalam al-Qur’an dan Terjemahannya). Jelaskan pengamalan ibadah puasa anda yang telah anda amalkan, dan yang tidak anda amalkan atau yang belum sempurna anda amalkan pada masa lalu.
Rumuskan solusinya, sesuai dengan kandungan arti ayat: QS:3:133-135, QS.66:8 QS.6:162!
(Baca artinya dalam al-Qur’an dan Terjemahannya).
Amalan-amalan yang telah saya lakukan :
Buka Puasa dengan Makanan Manis
Memperbanyak sedekah
Tidak melewatkan sahur
Membaca Alquran
Perbanyak Istighfar
Shalat Tarawih
Ibadah Witir
Amalan-amalan yang belum saya amalkan :
Salat atau ibadah malam
Segera Shalat Maghrib
I’tikaf atau berdiam diri
Memberi makan orang yang membutuhkan
Umrah pada Bulan Ramadhan Solusi :
Lebih menguatkan niat untuk beribadah. Langkah awal sebelum memulai puasa adalah harus lebih memperkuat niat sendiri untuk mengetahui sampai waktu berbuka.
Dan tidak tergoda dengan godaan-godaan setan.
3. Berdasarkan kandungan arti ayat: QS.2.3! (Baca artinya dalam al-Qur’an dan
Terjemahannya). Jelaskan pengamalan ibadah berinfak dan bersedekah anda yang telah anda amalkan, dan yang belum anda amalkan pada masa lalu. Solusinya sesuai dengan kandungan arti ayat: QS:3:133-135, QS.66:8 QS.6:162! (Baca artinya dalam al-Qur’an dan
Terjemahannya).
Amalan-amalan yang telah saya lakukan :
Ikhlas karena Allah SWT
Harta yang disedekahkan halal dan baik Amalan-amalan yang belum saya amalkan :
Sedekahkan harta yang terbaik dan paling dicintai
Tidak menunda sedekah
Prioritaskan orang terdekat Solusi :
Niat yang kuat untuk menjelaskan sedekah, juga membuat target sedekah dalam seminggu. Bersedekah semampu dan secukupnya dan ikhlas karena Allah.
Memprioritaskan orang-orang yang terdekat terlebih dahulu.
4.
Berdasarkan kandungan arti ayat: QS.1:2, 185 dan QS.10:57! (Baca artinya dalam al- Qur’an dan Terjemahannya). Jelaskan pengamalan ibadah membaca al-Quran anda, dan yang belum anda amalkan pada masa lalu. Rumuskan solusinya! Sesuai dengan kandungan arti ayat: QS:3:133-135, QS.66:8 QS.6:162.! (Baca artinya dalam al- Qur’an dan Terjemahannya).Amalan-amalan yang telah saya lakukan :
Bersuci dengan berwudhu
Membaca ta’awudz
Membaca basmalah
Membaca dengan suara sedang
Memakai pakaian bersih dan sopan Amalan-amalan yang belum saya amalkan :
Memperindah suara
Tartil dan tidak tergesa-gesa
Menghadap kiblat Solusi :
Membuat jadwal yang teratur dalam membaca Al-Quran, Berlatih membaca Al- Quran dengan irama dan usahakan 1 juz dalam satu hari. Tidak bermalas-malas membaca Al-Quran.
MUAHASBAH II AKHLAK KEPADA ORANG TUA
5. Berdasarkan kandungan arti ayat: QS.17:23, QS.31:14! (Baca artinya dalam al- Qur’an dan Terjemahannya) Jelaskan bakti anda kepada kedua orang tua anda yang telah anda amalkan, dan yang belum anda amalkan pada masa lalu. Rumuskan
solusinya! Sesuai dengan kandungan arti ayat: QS:3:133-135, QS.66:8 QS.6:162! (Baca artinya dalam al-Qur’an dan Terjemahannya).
Amalan-amalan yang telah saya lakukan :
Berbuat baik kepada kedua orang tua
Bersyukur kepada orang tua
Bertutur kata yang baik dan sopan
Mengasihi orang tua
Selalu menyenangkan hati orang tua
Mendoakan orang tua
Amalan-amalan yang belum saya amalkan :
Meneruskan perjuangannya
Membentak
Berkata Ah Solusi :
Melaksanakan perintah orang tua dengan patuh dan tidak malas apalagi sampai menunda- nunda dan berkata Ah. Apabila tidak setuju dengan perkataan orang tua maka bicarakan dengan baik dan tidak kasar.
MUHASABAH III: AKHLAK KEPADA DIRI SENDIRI
6. Berdasarkan kandungan arti ayat: QS.66:6! (Baca artinya dalam al-Qur’an dan Terjemahannya). Jelaskan akhlak anda kepada diri sendiri, seperti teratur (disiplin)
makan/minum, belajar, olah raga, mandi, berbakaian bersih, istirahat dan sebagainya yang telah anda laksanakan, dan yang belum anda laksanakan seperti sering terlambat tidur dan tidak tidur malam karena asyik dengan hp pada masa lalu. Rumuskan solusinya! Sesuai dengan kandungan arti ayat: QS:3:133-135, QS.66:8 QS.6:162! (Baca artinya dalam al-Qur’an dan Terjemahannya)
Amalan-amalan yang telah saya lakukan :
Menuntut ilmu
Bekerja Keras
Produktif
Kreatif
Berkata jujur
Disiplin dalam aktivitas
Berkomunikasi dengan sopan dan santun Amalan-amalan yang belum saya amalkan :
Berani dalam bertindak
Bijak dalam menentukan pilihan Solusi :
Lebih menepati janji terhadap diri senidiri, dan dengan cara memelihara segala nikmat yang telah Allah swt. Berikan kepada kita. Contoh : umur, kesehatan, harta benda, dan ilmu.
MHASABAH IV AKHLAK TERHADAP LAWAN JENIS
7. Berdasarkan kandungan arti ayat: QS.24:30-31! (Baca artinya dalam al-Qur’an dan
Terjemahannya). Jeaskan akhlak anda terhadapat lawan jenis pada masa lalu, seperti saling menghormati, tidak bergaul bebas, dan yang belum anda laksanakan, seperti suka berbacaran dan pergaulan bebas. Rumuskan solusinya! Sesuai dengan kandungan arti ayat: QS:3:133- 135, QS.66:8 QS.6:162! (Baca artinya dalam al-Qur’an dan Terjemahannya).
Amalan-amalan yang telah saya lakukan :
Menutup aurat
Dilarang berduaan
Tidak menyentuh
Amalan-amalan yang belum saya amalkan :
Menundukkan pandangan
Tidak berdandan
Menjaga batas intensitas komunikasi
Tidak bercampur baur Solusi :
Menjaga pandangan, selalu beristighfar, dan mengfokuskan perasaan pada hal-hal positif dan menguntungkan.
MUHASABAH V AKHLAK BERBUSANA
8. Berdasarkan kandungan arti ayat: QS.7:26, QS.24:31, QS.33:59 (Baca artinya dalam al- Qur’an dan Terjemahannya). Jelaskan akhlak anda dalam perpakaian seperti telah berbusana muslimah setiap hari bagi wanita, dan bebusana menutup aurat dan rapi bagi laki-laki, dan yang belum anda laksanakan, baik bagi wanita maupun bagi laki laki pada masa lalu.
Rumuskan solusinya! Sesuai dengan kandungan arti ayat: QS:3:133-135, QS.66:8 QS.6:162!
(Baca artinya dalam al-Qur’an dan Terjemahannya).
Amalan-amalan yang telah saya lakukan :
Tidak mengenakan pakaian tembus pandang
Tidak menggunakan pakaian ketat
Tidak berpakaian untuk mengundang syawat laki-laki Amalan-amalan yang belum saya amalkan :
Menutupi seluruh bagian tubuh, kecuali muka dan telapak tangan
Tidak menyerupai pakaian laki-laki
Menggunakan pakaian bukan untuk mencari popularitas, berbangga diri, dan pamer Solusi :
Menggunakan pakaian yang menutupi aurat termasuk tangan sekalipun, tidak menggunakan celana, dan menggunakan busana untuk kepentingan menutup aurat dan ikhlas karena Allah.
MUHASABAH VI AKHLAK TERHADAP SESAMA MANUSIA
9. Berdasarkan kandungan arti ayat: QS.49:10 dan 13! (Baca artinya dalam al-Qur’an dan Terjemahannya). Jelaskan akhlak anda terhadap sesama manusia yang telah anda laksanakan dan yang belum anda laksanakan pada masa lalu. Rumuskan solusinya! Sesuai dengan
kandungan arti ayat: QS:3:133-135, QS.66:8 QS.6:162! (Baca artinya dalam al-Qur’an dan Terjemahannya).
Amalan-amalan yang telah saya lakukan :
Selalu berbuat baik dan santun terhadap orang lain
Berhubungan baik dengan orang lain
Memberikan petunjuk atau nasehat yang baik untuk orang lain
Membantu orang lain
Mampu menahan emosi
Lemah lembut kepada orang lain
Orang yang suka memaafkan
MAHSABAH VII AKHLAK TERHADAP ALAM LINGKUNGAN
10. Berdasarkan kandungan arti ayat: QS.28:77! (Baca artinya dalam al-Qur’an dan
Terjemahannya). Jelaskan akhlak anda terhadap kebersihan dan kelestarian alam lingkungan yang telah anda lasksanakan, seperti tidak buang sampah sembarangan, menanam pohon pohon penghijauan yang telah anda laksanakan, dan yang belum anda laksanakan pada masa lalu. Rumuskan solusinya! Sesuai dengan kandungan arti ayat: QS:3:133-135, QS.66:8
QS.6:162! (Baca artinya dalam al-Qur’an dan Terjemahannya) Amalan-amalan yang telah saya lakukan :
Tidak membuat kerusakan dimuka bumi
Tidak mencemari air laut
Menjaga keamanan lingkungan
Menjaga kebersihan jasmani
Amalan-amalan yang belum saya amalkan :
Tidak merusak tanaman
Membuang sampah tidak pada tempatnya Solusi :
Tidak suka memotong-motong bunga dan daun yang ada dijalan lagi, menyiram tanaman, dan membuang sampah pada tempatnya.
MAHSABAH VIII PELANGGARAN DOSA BESAR
11. Berdasarkan kandungan arti ayat: QS.17:32, QS.4:29, QS.5:90! (Baca artinya dalam al- Qur’an dan Terjemahannya). Jelaskan pernahkan anda melakukan dosa-dosa besar pada masa lalu anda, seperti berzina, LGBT, mencuri, narkoba dan berjudi. Rumuskan solusinya!
Sesuai dengan kandungan arti ayat: QS:3:133-135, QS.66:8 QS.6:162! (Baca artinya dalam al- Qur’an dan Terjemahannya)
Solusi :
Selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt, menyadari dengan sesadar-sadarnya bahwa apabila melakukan dosa besar akibatnya sangat fatal yang alan menimpa diri sendiri juga, dan tahu apabila perbuatan dosa besar akan membuat gundah merasa selalu bersalah dan jiwa menjadi tergoyang.
LAPORAN SEMINAR KELOMPOK 4. SENIN, 5 SEPTEMBER 2022 19.00 PERTANYAAN SAYA TERHADAP MODUL 1 YANG BELUM DIPAHAMI :
1. Apakah Kedua Orang Tua Yang Mengadopsi Mempunyai Hukum Yang Sama Dengan Kedua Orang Tua Yang Sebenarnya?
2. Apa yang membedakan dosa besar dan dosa kecil?
3. Bagaimana cara menjaga diri kita sendiri dari hal-hal yang tanpa sengaja mampu mencelakakan diri sendiri?
PERTANYAAN PESERTA SEMINAR KELOMPOK DAN JAWABANNYA 1. Nama : Laras Alifa Putri
BP : 2210321002 Ringkasan Pertanyaan :
Apakah Kedua Orang Tua Yang Mengadopsi Mempunyai Hukum Yang Sama Dengan Kedua Orang Tua Yang Sebenarnya?
Nama : Aura Putri Amanda BP : 2210321008
Ringkasan Jawaban :
Bagaimanapun dekatnya hubungan antara anak angkat dengan orang tua angkatnya, tetap saja orang tua angkat adalah orang lain, tidak bisa menggantikan kedudukan orang tua kandung. Ketika ia menikah haruslah berwali dengan orang tua kandungnya tidak bisa berwali dengan orang tua angkatnya. Ketika membagi waris juga hanya berhubungan dengan orang tua kandungnya. Anak angkat tidak bisa menjadi ahli waris orang tua
angkatnya. Demikian juga sebaliknya, orang tua angkat tidak bisa menjadi ahli waris anak angkatnya
2. Nama : Amelia Amanda Putri BP : 2210321010
Ringkasan Pertanyaan :
Bagaimana cara kita menghadapi jika kita ingin berbakti kepada kedua orang kita namun ada perkataan dari orang tua yang membuat kita sakit hati dan membuat kita kesal dan benci kepada orang tua kita?
Nama : Zahara Putri Deliana Akbar BP : 2210712009
Ringkasan Jawaban :
jika kita sudah berbakti dan patuh pada orang tua, tapi orang tua kita membuat kita sakit hati/ adanya perbuatan orang tua kita yg membuat kita sedih, kita trtap harus berbakti, karna bagaimanapun beliau lah yg telah membesarkan kita, kita bisa bicara baik” dari hati ke hatii, kalau memang sudah keterlaluan/ bahkan main fisik, kita bisa meminta perlindungan pada pihak yg berwajib atau badan perlindungan anak dan wanita
3. Nama : Elsa suci ramadanti BP : 2210733014
Ringkasan Pertanyaan :
Banyak perempuan yang tidak mau menutup aurat/Memakai pakaian syar'i
Nama : Kuntum Khaira Ummah BP : 2211223023
Ringkasan Jawaban :
Akhlak seseorang perempuan itu wajib menutup aurat. Oleh karena itu, jika
Karena dengan alasan bahwa belum siap atau karena merasa belum baik,padahal menutup aurat itu adalah perintah wajib dari Allah SWT dan apakah ada
hubungan nya dengan menurup aurat dengan harus mempunyai akhlak sempurna dulu,dan bagaimana kah akhlak yang baik itu sehingga baru akan siap menutup aurat?
seorang perempuan Muslim telah
memasuki akil balig yang ditandai dengan datangnya haid, maka baginya wajib menutup seluruh tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan (hadits). Karena itu, sesungguhnya yang ditutupi itu adalah sesuatu yang keji bila ditampakkan di depan orang asing, sehingga bisa menimbulkan fitnah.
Nama : Wafa Nurul Maghfirah BP : 2210323033
Ringkasan Jawaban :
berhijab merupakan kewajiban, seperti halnya sholat, kita tidak bisa mengatakan perbaiki akhlak dulu baru sholat, atau puasa, kita tidak bisa mengatakan kita belajar sabar dulu baru berpuasa.
dengan menggunakan hijab justru mengajarkan muslimah untuk berakhlak lebih mulia
jadi tidak perlu menunggu hati anda baik atau akhlak anda baik untuk melaksanakan suatu kewajiban. karena justru setelah melaksanakan kewajiban itu akan membuat akhlak anda lebih baik.
4. Nama : asriel opebri BP : 2210612148 Ringkasan Pertanyaan :
apa hukum nya seseorang yang rajin sholat tapi masih suka minum arak dan berjudi
Nama : Amelia Amanda Putri BP : 2210321010
Ringkasan Jawaban :
Bagaimanapun dekatnya hubungan antara anak angkat dengan orang tua angkatnya, tetap saja orang tua angkat adalah orang lain, tidak bisa menggantikan kedudukan orang tua kandung. Ketika ia menikah haruslah berwali dengan orang tua kandungnya tidak bisa berwali dengan orang tua angkatnya. Ketika membagi waris juga hanya berhubungan dengan orang tua kandungnya. Anak angkat tidak bisa menjadi ahli waris orang tua
angkatnya. Demikian juga sebaliknya,
orang tua angkat tidak bisa menjadi ahli waris anak angkatnya
5. Nama : Muhammad Atthariq Syaha Dilladarama
BP : 2210922057 Ringkasan Pertanyaan :
Bagaimana cara kita berbakti kepada orang tua ketika kita tidak tau
keberadaan orang tua kita ?(ortu msih hidup)
Nama : Zahara Putri Deliana Akbar BP : 2210712009
Ringkasan Jawaban :
Cara kita berbakti kepada orang tua yang tidak tau keberadaannya tetapi dia masih hidup ialah dengan cara mengirimkan doa kepadanya,selalu berbuat baik kepada semua orang,dan juga menjaga diri dengan baik.
LAPORAN SEMINAR KELAS 33. SELASA, 6 SEPTEMBER 2022 13.00 PERTANYAAN PERTANYAAN SEMINAR KELOMPOK 4 YANG BELUM TERJAWAB :
1. Apakah muhasabah pada diri sendiri sama dengan intropeksi diri?
2. Apa yang harus dilakukan seorang anak ketika orang tua memaksakan kehendaknya yang baik tapi tidak sesuai dengan keinginan anaknya, apakah harus menolaknya atau menerimanya dengan perasaan jengkel, jika menolak bagaimakah caea yang benar bagi syariat islam?
3. Apakah batasan batasan yang diberikan terhadap laki-laki menurut syariat islam terkait mengajar para wanita, mengingat saat ini maraknya terjadi kasus tidak senonoh yang dilakukan oleh oknum pengajar?
PERTANYAAN PESERTA SEMINAR KELAS DAN JAWABANNYA PERTANYAAN PESERTA SEMINAR
KELAS MEWAKILI KELOMPOK
JAWABAN PESERTA SEMINAR KELAS MEWAKILI KELOMPOK 1. Nama : Ajeng Dian Sartika
BP : 2210713009
Jodoh sudah diatur oleh Allah, dimana sudah tercatat di lauhul mahfudz, siapa, dimana dan bagaimana kita akan bertemu dengan jodoh kita. Lalu bagaimana dengan orang yang berpacaran? Mengapa kebanyakan orang yang berpacaran berakhir menikah? Sedangkan dalam islam sendiri pacaran adalah hal yang dilarang.
Nama : Tasya Gusnita Putri BP : 2210921013
Karena kita tidak pernah tau waktu yang ditentukan oleh Allah, mungkin orang-orang yang berpacaran kemudian menikah adalah orang yang telah dipertumakan oleh
jodohnya, tetapi dengan waktu yang lebih cepat. Dan bisa saja mereka yang berpacaran kemudian menikah itu yang tidak bertemu dengan jodohnya maka pada akhirnya mereka pisah.
2. Nama : Siti Kamarun Najmi Amrul BP : 2210112021
Ketika seseorang yang ingin berhijrah dan bertaubat kepada Allah SWT, namun merasa goyah ditengah-tengah usahanya, bagaimana cara agar orang tersebut bisa tetap istiqomah dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi?
Nama : Mutiara Khairani BP : 2210712021
1. Pertama kita harus kembali meluruskan Niat dan Tujuan
2. Ketika menjalankan ibadah, hal yang paling utama dilaksanakan adalah niat 3. Mengamalkan isi Al-Quran. Membaca
dan mengamalkan isi Al-Quran
4. Berada dalam lingkungan orang sholeh.
Bersahabat dengan orang sholeh.
Dengan ini InshaAllah kita akan tetap istiqomah dengan hijrah kita.
3. Nama : Sahidatul Aulia BP : 2210321021
Bagaimana cara agar kita dapat sholat dengan khusyuk, dan terhindar dari bisikan setan disaat sholat?
Nama : Diva Alsya Sandretta BP : 2210321021
Cara agar khusyuk dalam sholat
1. Menyiapkan diri sebelum sholat 2. Bersikap tenang dalam sholat 3. Sholatlah sembari mengingat
kematian
4. Sedikit-sedikir berusaha memahami apa yang and abaca dalam shalat 5. Bertaubat kepada Allah SWT 6. Shalat diawal waktu
4. Nama : Mutia Sri Wahyuni BP : 2210112103
Apa yang harus dilakukan jika lupa rakaat dalam sholat? Dan apa solusinya agar tidak melakukan hal itu berulang kali?
Nama : Putri Nabila BP : 2210321028
Merajuk pada kitab karya Imam Syafi’I yang berjudul Fathul Mu’in Hamisy I’anathut Tahibin, para ulama Syafi’iyah, Malikiyah, dan Hambaliyah menyatakan :
“Jika seorang Muslim lupa tentang jumlah rakaat sholat yang telah dikerjakan,
hendaklah berpegang atas dasar yang lebih meyakinkan, yaitu yang jumlahnya paling sedikit, kemudian menyempurnakan shalat dengan sisa rakaat yang belum dikerjakan dan sebelum salam, ia melakukan Sujud Sahwi.”
Dalil mengenai hal ini adalah sabda Rasulullah SAW, yang artinya :
“Apabila seseorang di antara kamu ragu dalam shalat, seperti ia tidak mengetahui apakah telah shalat tiga atau empat rakaat, maka hendaknya ia meninggalkan keraguan dan memntapkan apa yang ia yakini.
Kemudian, ia sujud dua kali sebelum salm (sujud sahwi). Jika ia telah salat lima rakaat,
maka ia tak berdosa. Lantas, jika ternyata salatnya telah cukup [sesuai bilangan rakaat], maka kedua sujud itu adalah penghinaan kepada setan.” (HR. Muslim) Dan agar kita tidak melakukan hal itu berulang kali maka kita harus fokus saat shalat, berusahalah untuk meninggalkan segala masalah atau pikiran lain sebelum shalat agar saat shalat fokus kita hanya kepada Allah SWT saja.
5. Nama : Rahmi Helmiza BP : 2211122020
Apa indikasi kalau sholat itu udah khusyuk apa belum?
Nama : Hazem Hawari BP : 2210433043
Dari beberapa cermah mengatakan bahwa, khusyuknya shalat seseorang ialah disaat dia menempatkan dirinya hanya kepada
shalatnya, melupakan semua kejadian yang telah dilalui, melupakan apapun
kesibukannya, dan fokus dengan shalat tanpa shalat tanpa gangguan di fikiran maupun diluar dari fikirannya.
6. Nama : Rizky Hananda BP : 2211223037
Ketika kita sudah melakukan muhasabah diri dan sadar akan dosa yang pernah kiya oerbuat tetapi kita tidak langsung bertaubat, bagaimana hukumnya dan apa yang seharusnya kita lakukan?
Nama : Amelia Amanda Putri BP : 2210321010
Menunda taubat merupakan salah satu dosa yang wajib dimohonkan ampunan kepada Allah SWT. Selamanya perintah Allah dan Rasul-Nya menyatakan bahwa bertaubat itu wajib dilaksanakan secara langsung, selama tidak ada dalil yang menunjukkan kebolehan menunda pelaksanaannya. Ibu Qayim :
“Bertaubat dengan segera merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan dan tidak boleh ditunda. Setiap kali seorang hamba menunda taubat, berarti ia telah berbuat maksiat kepada Allah dan apabila sudah bertaubat dari dosa yang dilakukannya,
maka tinggal kewajiban untuk bertaubat dari perbuatan menunda pelaksanaan taubat.
7. Nama : Ega Wilya Puri BP : 2210611023
Bagaimana cara berbakti kepada orang tua ketika kita tau tidak tau keberadaan orang tua kita selain mendoakan beliau?
Nama : Zahara Putri Deliana Akbar BP : 2210712009
Berbakti kepada orang tua yang tidak tau keberadaannya selain mengirimkan doa kepada beliau kita juga dari berbakti dengan cara selalu menjalin silaturrahmi kepada saudara atau sanak keluarga dari orang tua kita dan mampu menjaga diri kita dengan baik.
8. Nama : Tasya Gusnita Putri BP : 2210921013
Apa yang menguatkan seorang hamba untuk melakukan muhasabah selain daripada rasa taat kepada Allah SWT
Nama : Elsa Suci Ramadanti BP : 221073330
Kita sebagai manusia terkadang lalai akan beribadah dan merasakan kegelisahan dalam diri kita dan merasa seperti hidup kita hilang kita hilang arah dan jiwa kita pasti
menginginkan ketenangan, dan mencari ketenangan itu salah satu caranya adalah dengan bermuhasabah semakin sering kita mengintropeksi diri kita mencari apa
kesalahan serta apa yang kurang dari ibadah kita membuat kita akan lebih rajin dalam beribadah sehingga kita bisa menemukan yang disebut ketenangan jiwa.
9. Nama : Viola Fathana Aulia Dani BP : 2210113097
Al-Qur’an menjelaskan bahwa ibadah karena Allah, bagaimana jika
melakukan ibadah sholat dengan terpaksa karena takut dosa?
Nama : Rahmi Helmiza BP : 2211122020
Setiap amal itu tergantung niatnya, karena semua amalan yang dilakukan bukan karena Allah akan berakhir dengan kekecewaan dan penyesalan. Begitu juga dengan Shalat, jika kita melakukan shalat itu dengan terpaksa dank arena takut dosa kita juga yang akan merasakan sendiri dampaknya seperti hidup kita tidak akan tenang dan akan merasa
gelisah karena telah beribadah dengan hati yang tidak ikhlas, kemudian kita juga meragukan diri kita sendiri.
10. Nama : Indri Sas Putri BP : 2210113188
Definisi zina adalah perbuatan bersenggema antara perempuan dan laki-laki yang bukan mahramnya.
Dijelaskan pula dalam surat Al-Isra ayat 32, bahwasanya zina adalah suatu perbuatan yang keji. Lalu,bagaimana hukumnya bagi seorang yang
melakukan zina karena paksaan, seperti pemerkosaan dan perbudakan seksual?
Nama : Rifdah Fidini BP : 2211221023
Jika paksaan dalam berzina itu masih bisa dihindari, maka sebaiknya seseorang menghindari dan menolaknya. Namun, jika paksaan zina tersebut membuat seseorang tidak memiliki pilihan sama sekalidan tidak memiliki kemampuan sedikitpun untuk menolaknya, maka, hal ini dihukumi tidak bersama.
Hal ini diperkuat dengan hadist berikut yang artinya, Dari Ibnu ‘Abbas
radhiyallahu’anhuma bahwa Rasullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“sesungguhnya Allah memaafkan umatku ketika ia tidak sengaja, lupa, dan dipaksa.”
(Hadist hasan, HR. Ibnu Majah no. 2045, Al-Baihaqi VII/356 selainnya)
11. Nama : Hafwan Ardi BP : 2210431001
Dalam membentuk akhlak terhadap diri sendiri, ada yang namanya memelihara diri dengan beristirahat dengan tidur yang cukup sehingga membawa manfaat untuk diri pribadi. Lalu bagaimana halnya dengan mahasiswa yang sampai tidak tidur karena mengerjakan tugas kuliah, apakah mahasiswa tersebut menyalahi akhlak terhadap diri sendiri?
Nama : Muhammad Zidan BP : 2110911030
Menurut saya hal tersebut tidak masalah karena mahasiswa tadi melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk mengganti waktu tidurnya, kecuali jika mahasiswa tadi tidak tidur karena hal yang tidak bermanfaat maka barulah mahasiswa tadi masuk dalam kategori orang yang manyalahi akhlak terhadap diri sendiri.
12. Nama : Rahmad Ashari Bustam BP : 2210921009
Nama : Agung Kurnia BP : 2110911004
Jika dimasalalu kita belum sempurna atau bahkan salah dalam melakukan ibadah kepada Allah seperti shalat, puasa, apakah ibadah kita tersebut bisa diterima oleh Allah?
Yang menentukan amalan seseorang itu di terima atau amalan seseorang itu diterima atau tidaknya hanyalah Allah semata, tugas kita adalah selalu belajar dan memperbaiki diri agar agar lebih sempurna dalam
menjalankan ibadah. Jika terdapat kesalahan di masa lalu, kita perbaiki dengan senantiasa menambah ilmu dan menerapkan dalam beribadah kepada Allah. Diterima atau tidaknya amalan kita biar hanya Allah yang menentukan.
13. Nama : Selvia seri Novi Hagi BP : 2210611014
Bagaimana kita mengetaui bahwa sesuatu yang kita lakukan itu adalah dosa besar?
Nama : Muhammad Rijalulhaq Lubis BP : 2110911044
Balik ke Al-Qur’an dan hadist sebagai dasar hokum kita untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Dari Al-Qur’an dan hadist inilah kita mengetaui apa yang sudah kita langgar.
14. Nama : Haris Setiawan BP : 2210913020
Apakah tindakan yang perlu dilakukan agar kita senantiasa muhasabah diri?
Nama : Vedjisa Putri Thamrin BP : 2211122023
1. Tidak menutup diri dari masukan orang
2. Bersahabat dengan orang-orang shaleh
3. Memanjatkan doa untuk bisa istiqomah
15. Nama : Dicka Qurnia BP : 2210113001
Bagaimana pentingnya akhlak dalam islam?
Nama : Yofvi Sani BP : 2211122001
Begitu pentingnya akhlak bagi setiap umat muslim dalam membentengi kaidahnya dalam islam. Karena jika seorang muslim membentengi dirinya engan akhlak yang mulia maka sama saja ia menjaga dan membentengi akidahnya dari hal-hal buruk yang masuk kepada dirinya.
16. Nama : Savarina Haza Aziz Nama : Nadya Amanda Putri
BP : 2210113139
Menjaga kesehatan dan berolahraga apakah termasuk dalam akhlak terhadap menjaga kesehatan diri? kalau iya sebutkan alasannya!
BP : 2210432033
Iya, karena sebagai umat Islam hendaknya selalu menjaga kesehatan dengan melakukan olahraga yang dianjurkan Rasulullah, karena dalam menjalankan segala jenis ibadah dalam Islam baik Shalat hingga Haji diperlukan tubuh yang kuat dan sehat.
17. Nama : Shaucy Syach Yendri BP : 2210322024
Jika kita diberikan uang oleh orang lain tetapi kita tidak mengetahui
bahwasanya uang tersebut didapat dengan cara yang tidak baik, apa kita termasuk berdosa atau tidak?
Nama : Melani Chealsy Putri Pratiwi BP : 2210711004
Dalam Islam kita tidak akan mendapat dosa jika tidak mengetahui bahwa hal tersebut sebenarnya dilarang/haram. Sebaliknya jika orang itu tau bahwa hal itu haram/dilarang tetapi tetap melakukan hal tersebut maka sudah pasti orang itu berdosa. Maka jika kita menerima uang tersebut namun ternyata kita tidak tau uang tersebut haram maka kita tidak akan mendapat dosa sebaliknya, orang yang memberikan uang yang didapatkan dengan hal yang tidak baik lah yang mendapat dosa.
18. Nama : Defika Putri Nabilla BP : 2210322027
Bagaimana cara mendamaikan dua keluarga yang berselisih dan memutus tali silaturahmi dengan efektif?
Nama : Fadhillah Edvi Gani BP : 2210732024
Adapun cara untuk mendamaikan kedua keluarga yang berselisih yaitu dengan cara mediasi, kedua belah pihak dikumpulkan atau diajak untuk duduk bersama untuk menyelaikan masalah yang ada, ajak mereka untuk duduk bersama untuk menyelasaikan masalah yang ada, ajak mereka untuk menyampaikan apa yang menjadi akar masalah sehingga terputusnya tali
silaturahmi, jadilah pihak netral dan tidak memihak siapapun, ajak mereka untuk bertukar sudut pandang supaya paham akan
perbedaan dan perasaan satu sama lainnya, kemudian menyelesaikan masalah dengan saling meminta maaf dan menghubungkan kembali ikatan antar kedua keluarga.
19. Nama : Siti Aisyah BP : 2210112022
Apakah orang yang menzalimi diri sendiri akan mendapat balasan di akhirat?
Nama : Indah Destiani BP : 2210112024
Allah menyiksa pelaku zalim di dunia yakni diharamkannya dia dari keberkahan dan dihilangkannya nikmat, selain itu Allah juga akan menyiksanya pada hari kiamat.
20. Nama : Shaucy Syach Yendri BP : 2210322024
Bagaimana cara menyikapi orang yang salah tapi saat diinginkan tetap tidak terima?
Nama : Septiadi BP : 2210323036
Berusaha untuk tetap sabar menghadapi orang yang keras kepala itu adalah suatu hal yang paling susah yang pada intinya kita udah berusaha untuk membantu dia agar menjadi orang yang lebih baik berusaha semampu kita, kita harus bisa mengambil hatinya agar dia bisa menerima nasehat kita.
21. Nama : Bilqis Izzati Ilmi BP : 221032234
Bagaimana cara menghadapi teman yang gaya bercandanya mengarah pada LGBT?
Nama : Nurpadilah Siregar BP : 2210611061
1. Menegur teman dengan baik/tidak langsung menghakimi
2. Mengingatkan teman agar tidak berbuat seperti itu lagi dan menjelaskan bahwa tindakan tsb adalah salah.
22. Nama : Nadya Amanda Putri BP : 2210432033
Sebagai perempuan yang telah dewasa, tidak jarang mengalami bau badan.
Tetapi berdasarkan HR An-Nasai, wanita yang menggunakan minyak wangi lalu berjalan melewati para lelaki agar mereka dapat mencium bau
Nama : Alzda Rahmalia BP : 2210933037
Bisa menggunakan deodorant atau bedak
wanginya, maka wanita itu adalah pezina. Bagaimana agar tubuh tidak bau tetapi tidak juga termasuk yang
dijelaskan di dalam hadist tersebut?
23. Nama : Amalia Amanda BP : 2210321010
Apakah muhasabah pada diri sendiri sama dengan instropeksi diri?
Nama : Tiara Sakinah BP : 2210112014
Muhasabah merupakan bahasa Arab dari intropeksi diri. Hal ini dalkukan dengan merenungkan hal-hal baik meupun buruk yang pernah dilakukan. Muhasabah diri adalah salah satu amalan yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan diajarkan oleh Rasullah. Dalam surah Al-Hasyr ayat 18.
Dengan melakukan muhasabah diri, manusia akan membuka hti dan menyadari segala dosanya atau mengintropeksi diri. Setelah itu, muslim yang taat akan bertaubat dan tak mengulangi kesalahannya. Sebab taubat adalah bentuk penyesalan seorang muslim.
Sebagaimana dalam hadis, Rasulullah bersabda “Menyesal adalah taubat.” (HR.
Ibnu Majah) 24. Nama : Muhammad Atthariq Syaha
Dilladarama BP : 2210321008
Apa batasan-batasan yang diberikan terhadap laki-laki menurut syariat islam terkait mengajar para wanita,
mwngingat saat ini maraknya terjadi kasus tidak senonoh yang dilakukan oleh oknum pengajar?
Nama : Azizah Putri Cheisa BP : 2210111053
Batasan-batasan dalam mengajar wanita oleh laki-laki adalah tidak kholwah dengan wanita lain dan melihatnya dengan syahwat, menyerahkannya wanita itu dan tidak ada kesopanan pada dirinya, bermain dan bersentuhan pada anggota badan, seperti ikhtilat (bercampur) dalam pesta.