1. Jelaskan keberadaan mata kuliah Pendidikan Agama Islam dalam kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK)?
Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) adalah matakuliah wajib nasional yang diberikan pada setiap perguruan tinggi umum (PTU) di Indonesia, sebagaimana diamanatkan dalam Undang- Undang Sistem Pendidikan Nasional Indonesia Nomor 20 tahun 2003, dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012. tentang Pendidikan Tunggi, menyatakan bahwa Perguruan Tinggi Wajib Memuat Mata Kuliah, sebagai MKWU (Mata Kuliah Wajib Umum):
Pendidikan Agama (sesuai dengan agama masing-masing).
Pendidikan Pancasila
Pendidikan Kewarganegaraan dan
Bahasa
2. Jelaskan latar belakang pentingnya Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) di Perguruan Tinggi dalam pembentukan kepribadian manusia Indonesia?
Karakter ialah sifat-sifat kejiwaan seseorang yang dapat dilihat dari akhlak atau budi pekertinya yang membedakan kepribadiannya dengan kepribadian orang lain. Pembentukan Karakter bangsa
Indonesia ialah pembentukan akhlak dan budi pekerti bangsa Indonesia yang berwawasan religius dan kebangsaan, berkeadaban dan berkebudayaan Indonesia. Maka pembentukan parakter bangsa Indonesia sangat penting dilakakukan dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional, untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warganegara yang demokratis dan bertanggung jawab.
3. Jelaskan faktor-faktor yeng menyebebkan pengaruh globalisasi dunia membawa dampak positif dan negatif terhadap kepribadian bangsa Indonesia? Solusi apa yang mesti dilakukan oleh mahasiswa dalam membentengi dirinya dari pengaruh dampak negatif globalisasi dunia trsebut?
Dampak Positif
Dampak positifnya adalah kemudahan dan percepatan hubungan antar manusia dalam tranformasi komunikasi sosial dan transaksi eknomi, transportasi, taransmigrasi dan kerjasama antar individu, lembaga dan bangsa di belahan dunia ini.
Dampak Negatif
Dampak negatifnya adalah peradaban dan kebudayaan bangsa lain yang tidak sesuai dengan peradaban dan kebudayaan bangsa kita, ditiru dan dicontoh mentah-mentah oleh sebagaian bangsa kita, baik generasi muda, orang dewasa dan orang tua, tanpa difilter dengan nilai- nilai ajaran agama yang dianut oleh masing-masing pribadi, dan nilai-nilai peradaban, dan kebudayaan bangsa kita terlebih dahulu.
Solusi
Untuk menganggulangi dampak negatif tersebut dilakukan dengan membentengi bangsa Indonsesia untuk memfilternya (menyaringnya) dengan nilai-nilai ajaran agama, yaitu melalui pendidikan Agama Islam bagi umat Islam.
4. Jelaskan kandungan QS.30:41-42) terkait dengan akibat rusaknya akhlak manusia? Serta solusi apa yang harus anda lakukan agar diri anda tidak mengalami nasib ang sama sebagaiman digambarkan dalam QS.30:41-42 tersebut?
Allah SWT. telah memberikan solusi terhadap dampak negatif tersebut, dengan melaksakanakan ajaran agama Islam, sebagaimana dijelaskan dalam oleh Allah SWT. dalam QS. 30:43-45.
Berasarkan kepada kandungan ayat tersebut, maka eksistensi mata kuliah Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan kepribadian Islami untuk mencapai tujuan pendidikan nasional sangat penting dilaksanakan, karena seluruh tujuan Pendidikan Nasional sejalan dengan tujuan Pendidikan Agama Islam. Maka tujuan pendidikan nasional akan tercapai apabila tujuan pendidikan Agama Islam telah dicapai terlebih dahulu.
5. Jelaskan eksistensi mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembentukan
kepribadian Islami untuk mencapai tujuan pendidikan nasional sangat penting dilaksanakan di Perguruan Tinggi?
eksistensi mata kuliah Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan kepribadian Islami untuk mencapai tujuan pendidikan nasional sangat penting dilaksanakan, karena seluruh tujuan Pendidikan Nasional sejalan dengan tujuan Pendidikan Agama Islam. Maka tujuan pendidikan nasional akan tercapai apabila tujuan pendidikan Agama Islam telah dicapai terlebih dahulu. Sebagaimana diamanatkan dalam UU SISDIKNAS. 20 Tahun 2003 pasal 37, ayat 1 dan 2, bahwa Isi kurikulum setiap jenis, jalur dan jenjang pendidikan wajib memuat Pendidikan Agama. Pada bab V, Pasal 12, (1) diamanatkan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapat pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya dan diajarkan oleh pendidik yang seagama.
6. Jelaskan Visi dan misi Kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) pada perguruan Tinggi?
Agar mahaiswa menguasai nilai-nilai ajaran agama yang dianutnya, nilai-nilai nasionalisme Indonesia dan kebudayaan Indonesia menjadi warga negara yang baik, mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, mememiliki kepribadian yang mulia, berpikir kritis, bersikap rasional, etis, estetis dan dinamis, berwawasan luas dan bersikap demokratis den berkeadaban.
7. Jelaskan tujuan Pendidikan Agama Islam pada perguruan tinggi, beserta cotnohnya?
Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum bertujuan untuk membentuk kepribadian mahasiswa yang beriman dan bertaqwa terhadap Allah SWT, melaksanakan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, berakhlak mulia sebagaimana akhlak nabi Muhammad SAW., menjadi ilmuan muslim yang profesional yang memiliki semangat kerja keras, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, memiliki sikap toleransi dalam perbedaan, memiliki rasa ukhuwah Islmiyah dan persudaraan demi persatuan umat dan kesatuan bangsa Indonesia.
8. Jelaskan faktor-faktor Internal SDM dalam Pembentukan Kepribadian Manusia, dengan menganalsis dalil al-Qur’an dan Hadis yang mendasarinya?
Faktor internal ialah potensi dasar yang telah dimiliki manusia semenjak lahir sebagai modal dasar Sumber Daya manusia (SDM) muntuk menjalani kehidupannya di dunia, yaitu potensi spiritual, potensi emosional, potensi intelektual dan potensi biologis.
Potensi spritual ialah potensi beragama Islam (fitrah beragama) untuk mengenal Tuhan Allah SWT.
Potensi emosional, ialah potensi dasar manusia untuk menilai mana yang baik dan mana yang buruk dalam membentuk cita-cita dan tujuan hidup
Potensi intelektual adalah potensi dasar manusia untuk berfikir membedakan yang benar dan yang salah, memikirkan, merenungkan sedalam-dalamnya dalam mengambil setiap
keputusan yang akan diambil dalam kehidupan
Potensi biologis adalah potensi nafsu biologis makan dan minum untuk mempertahankan hidup dan potensi nafsu biologis seksual untuk mempertahankan keturunan
9. Jelaskan Kebutuhan-kebutuan potensi dasar SDM manusia, dengan menganalsis dalil al- Qur’an dan Hadis yang mendasarinya?
Kebutuhan spiritual (Fitrah Beragama). Kebutuhan kepada Tuhan Allah SWT. yang dipenuhi dengan beriman dan beribadah kepada Allah SWT. dan mohon perlindungan daripada-Nya.
Kebutuhan emosional (nilai baik dan indah). Kebutuhan rasa ketuhanan, yaitu kebutuhan kepada nilai kebaikan dan nilai keindahan hakiki dari Tuhan, dipenuhi dengan berzikir dan baca al-Qur’an. Kebutuhan rasa Kemanusiaan, yaitu kebutuhan kepada nilai kebaikan dan nillai keindahan antar sesama manusia, dipenuhi dengan saling mencintai, tolong menolong dan saling membahagiakan.
Kebutuhan intelektual. Kebutuhah kepada kebenaran, dipenuhi dengan menunutut ilmu pengetahuan yang bersumber dari pengalaman hidup manusia dan yang bersumber dari wahyu Allah SWT, yaitu al-Qur’an.
Kebutuhan biologis. Kebutuhan makan dan minum untuk mempertahan hidup; dipenuhi dengan makanan dan minuman yang halal dan bergizi, dan kebutuhan seksual untuk melanjutkan keturunan, yang dipenuhi dengan cara menikah menurut syari’at.
10. Jelaskan cara pemenuhan kebutuhan potensi dasar SDM, agar manusia memilki kecerdasan potensi dasar SDM yang Islami, dengan menganalsis dalil al-Qur’an dan Hadis yang
mendasarinya?
Antara pemenuhan kebutuhan yang satu dengan pemenuhan kebutuhan yang lainnya mempunyai hubungan simbiotik (saling melengkapi dan saling mempengaruhi dalam membentuk sikap dan tingkah laku manusia). Misalnya ketika manusia mememenuhi kebutuhan makan dan minum untuk mepertahan hidup dan kebutuhan seksual untuk melanjutkan keturunan, maka haruslah dipenuhi dengan yang halal, yang baik dan yang benar menurut ajaran agama Islam dan ilmu pengetahuan, sehingga bernilai ibadah kepada Allah, memberikan ketenteraman, menyenangkan dan kebehagiaan.
Pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut haruslah secara seimbang antara kebutuhan yang satu dengan kebutuhan lainnya, dengan melakukan berbagai upaya dalam pembentukan kepribadian Islami melalui Pendidikan Agama Islam. Apabila keempat potensi SDM tersebut telah
ditumbuhkembangkan dengan baik dengan ajaran Islam, maka manusia akan memiliki empat kecerdasasan SDM yaitu:
Kecerdasan spiritual Islami (yang dipenuhi secara Islami).
Kecerdasan emosional Islami (yang dipenuhi secara Islami).
Kecerdasan intelektual Islami (yang dipenuhi secara Islami).
Kecerdasan biologis Islami (yang dipenuhi secara Islami).
11. Jelaskan Faktor-faktor Eksternal Penbentukan Kepribadian Manusia, dengan menganalsis dalil al-Qur’an dan Hadis yang mendasarinya?
Faktor eksternal ialah tempat tinggal dan lingkungan sosial ekonomi dimana manusia itu dilahirkan, dibesarkan, ditumbuh kembangkan dan bermasyarakat, yang mempengaruhi dan membentuk perkembangan faktor internal SDM. Faktor eksternal SDM antara lain:
Lingkungan fisik ialah kondisi daerah tempat tinggal
Lingkungan sosial ialah lingkungan
Lingkungan media yaitu semua sumber informasi
12. Jelaskan pengaruh masing-masing faktor Eksternal Penbentukan Kepribadian Manusia dalam membentuk kepribadinannya? Beri contoh dari pengalaman pribadi anda!
Lingkungan fisik ialah kondisi daerah tempat tinggal yang mempengaruh pertumbuhan fisik dan perkembangan mental manusia, seperti sikap, karakter, watak, gaya bahasa dan kepribadiannya, sebagaimana diisyaratkan dalam QS:2:22 (Lihat artinya dalam al-Qur’an dan terjemahannya).
Orang tua saya merupakan orang dengan pribadi yang ramah, mudah bergaul, baik kepada semua orang dan suka bercerita. Sehingga saya juga memiliki karakter pembentukan yang sama seperti orang tua saya. Dan tumbuh dilingkungan yang sangat sehat.
Lingkungan sosial ialah lingkungan yang terdiri dari lingkungan rumah tangga/keluarga, jiran atau tetangga, masyarakat, tempat ibadah, sekolah/kampus, pergaulan, profesi dan tempattempat keramaian seperti daerah wisata, tempat olah raga, tempat hiburan dan lain-lain sebagainya, yang mempengaruhi pembentukan dan pengembangan kepribadian seseorang, karena manusia pada dasarnya mempunyai tabiat meniru, mencontoh dan mencoba terhadap apa yang baru didengar dan yang baru dilihatnya, sebagaimana diisyaratkan dalam QS. 49:13 dan QS.5:2 (Lihat artinya dalam al-Qur’an dan terjemahannya).
Lingkungan sekitar tempat tinggal saya merupakan lingkungan yang agak kurang sehat, karena ada beberapa oknum dilingkungan saya yang sering bertengkar. Dan banyaknya preman-preman. Walaupun saya berasal dari keluarga yang tidak seperti itu. Namun, tetap saja jiwa-jiwa berani saya untuk berargumentasi dengan orang lain itu tinggi.
Lingkungan media yaitu semua sumber informasi, seperti media tradisional, mapun modern seperti, media seni, baik seani bahasa maupun seni gerak, koran, majalah, buku bacaan, radio, 6 TV, telepon/HP., internet, dan lain-lain sebagainya, yang mempengaruh pembentukan dan pengembangan kepribadian manusia baik positif maupun negatif.
Saya merupakan seseorang yang tidak bisa lepas dari media sosial. Saya adalah seseorang yang sangat kecanduan dengan Hp. Oleh karena itu, saya cenderung mengikuti trend-trend yang ada di media sosial.
LAPORAN SEMINAR KELOMPOK 4. SENIN, 12 SEPTEMBER 2022 19.00 PERTANYAAN SAYA TERHADAP MODUL 1 YANG BELUM DIPAHAMI :
1. Mengapa kita wajib mempelajari ilmu agama?
2. Bagaimana jika silabus jika silabus atau perencanaan pembelajaran pendidikan dalam pembelajaran dikelas? Apakah pembelajarannya akan tetap efisiensi?
3. Tentunya dalam pengembangan materi PAI, guru mempunyai peran dalam
mengembangkan materi PAI. Bagaimana langkah-langkah yang dilakukan oleh guru dalam pengembangan materi PAI tersebut?
PERTANYAAN PESERTA SEMINAR KELOMPOK DAN JAWABANNYA 1. Nama : Amelia Putri Amanda
BP : 2210321010 Ringkasan Pertanyaan :
Bagaimana pengaruh kepribadian terhadap cara mereka bersosialisasi?
Nama : Laras Alifa Putri BP : 2210321002
Ringkasan Jawaban :
Sosialisasi adalah salah satu media atau sarana yang memengaruhi tentang pembentukan jepribadian dari seseorang, sehingga kepribadian dari seseorang sangatlah begantung terhadap cara individu tersebur bersosialisasi dengan orang lain, didalam seosialisasi individu ditanamkan nilai dan norma sesial yang berlaky di masyarakat tersebt agar berperilaku sesuai dengan kelompoknya. Menurut pendapat Soerjono Soekanto pengertian sosialisasi ialah proses sosial tempar seorang individu mendapatkan pembentukan sikap untuk berperilaku yang sesuai dengan perilaku orang-orang disekitarnya. Jadi melakui sosialisasi seorang individu akan belajar berperilaku sesuai dengan nilai dan norma sosial kelomponya.
2. Nama : Laras Alifa Putri BP : 2210612148
Ringkasan Pertanyaan :
Mengapa kita wajib mempelajari ilmu agama?
Nama : Amelia Amanda Putri BP : 2210321010
Ringkasan Jawaban :
Rasulullah SAW bersabda : “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim.” (HR.
Ibnu Majah). Dengan mempelajari ilmu agama, kita akan tahu apa yang halal dan haram, mana yang baik dan buruk,
bagaimana caranya ibadah dan sebagainya.
3. Nama : Asriel Opebri Nama : Zahara Putri Deliana
BP : 2210612148 Ringkasan Pertanyaan :
Bagaimanakah menanamkan nilai-nilai agama atau karakter religis terhadap mahasiswa sekarang agar tidak terjerumus kedalam pergaulan bebas?
BP : 2210712009 Ringkasan Jawaban :
Beberapa cara yang bisa dilakukan kepada mahasiswa agar tertanam nilai-nilai agama serta terhindari dari pergaulan bebas yaitu : 1. Orang tua harus selalu mengawasi
pergaulan anaknya.
2. Begabung dalam kegiatan kampus yang menyangkut keagamaan seperti lebaga dakwah kampus.
3. Menghindari perkumpulan yang negatif dan menjauhi narkoba.
4. Menjaga ibadah selalu dalam kehidupan sehari-hari.
5. Berdoa kepada tuhan agar selalu di jauhkan dari pergaulan yang merusak moral di masyarakat.
6. Membangun perkumpulan
mahasiswa yang taat kepada agama dan mempunyai kegiatan yang bermanfaat.
7. Memilih teman dengan bijak.
LAPORAN SEMINAR KELAS 33. SELASA, 13 SEPTEMBER 2022 13.00 PERTANYAAN PERTANYAAN SEMINAR KELOMPOK 4 YANG BELUM TERJAWAB :
1. Jelaskan peran lembaga agama dalam membangun karakter bangsa di era yang sejarang, di saat perkembangan dunia digital yang semakin pesat?
2. Jelaskan visi dan misi kelompok mata kuliah pengembangan kepribadian (MPK) pada perguruan tinggi?
3. Adakah hubungan Psikologis seseorang dengan ilmu agama yang dimilikinya?
Atau memperbaiki Psikologis seseorang?
4. Bagaimana cara menyembuhkan orang yang sudah terpengaruh pergaulan bebas berdasarkan visi dan misi MPK pada perguruan tinggi?
PERTANYAAN PESERTA SEMINAR KELAS DAN JAWABANNYA PERTANYAAN PESERTA SEMINAR
KELAS MEWAKILI KELOMPOK
JAWABAN PESERTA SEMINAR KELAS MEWAKILI KELOMPOK 1. Nama : Nabila Arifah
BP : 2210731016
Apa eksistensi mata kuliah Agama dalam pembentukan karakter islami dalam perguruan tinggi ?
Nama : Nada Nabilla BP : 2210112023
Dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003 keberadaan pendidikan Agama Islam sesungguhnya telah dapat dilacak jejaknya dari UUD 1945 itu
sendiri sebagai induk Undang-undang system pendidikan Nasional.
Eksistensi pendidikan Agama Islam dalam undang-undang system
pendidikan Nasional dapat ditemukan pijakan dan akarnya pertama kali dalam konsideran penyusunan
Undang-Undang sisdiknas tersebut.Inti dari konsideran tersebut adalah
perlunya membentuk undang-undang tentang sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha
esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan
kehidupan bangsa.
2. Nama : Rahmi Helmiza BP : 2211122020
Bagaimana implementasi
pembentukan karakter yang tepat untuk mencapai tujuan dari pengembangan kepribadian
Nama : Putri Nabila BP : 2210321028
Dengan memberikan penghargaan kepada orang yang disiplin dan mampu melakukannya. Memiliki tata tertib atau norma. Membiasakan diri dengan norma yang ada. Menegakkan aturan dengan memberikan sanksi secara adil bagi pelanggar norma atau tata tertib.
3. Nama : Muhammad Zidan BP : 2110911030
Bagaimana jika Karakter Islami bertentangan dengan norma dan budaya masyarakat setempat, semisal budaya tato yang dilarang dalam islam ?
Nama : slamet mu adzi BP : 2210612072
jika karakter islami bertentangan dgn agama islam maka itu kembali lagi dengan budaya nya dan dirinya sendiri jika budanya menganjurkan memakai tatto maka lakukan jika dirinya mau dan sebaliknya
4. Nama : Reina kurnia BP : 2211122020
Bagaimana pembentukan karakter dalam islam ?
Nama : wafa nurul maghfirah BP : 2210323033
karena karakter islami menjadi kunci utama dalam
pembentukan karakter peserta didik sehingga dapat dengan mudah menyesuaikan diri pada segala tantangan zaman utamanya di era globalisasi yang menuntut generasi Indonesia dapat berjuang melawan tantangan zaman , tantangan tehnologi informasi dan komunikasi.
5. Nama : Diva Alsya Sandretta Nama : Elsa suci Ramadanti
BP : 2210322018
Mengapa perlunya adanya pembentukan karakter islami?
BP : 2210733014
Agar bisa menyesuaikan diri pada segala tantangan zaman utamanya di era globalisasi yang menuntut generasi Indonesia dapat berjuang melawan tantangan zaman , tantangan tehnologi informasi dan komunikasi.sehingga para generasi muda harus punya penggangan yaitu agama yg kuat Agar tidak tebawa pengaruh dan racun racun pikiran yang tidak sesuai dengan nilai norma serta agama
6. Nama : Mutiara khairani BP : 2210712017
faktor apa sajakah yang mempengaruhi pembentukan kepribadian seseorang ?
Nama : Laras Alifa Putri BP : 2210321002
Yang mempengaruhi ada dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal
-faktor internal : pontensi spiritual, potensi emosional, potensi intelektual, potensi biologis
-faktor eksternal : Lingkungan fisik, lingkungan sosial, lingkungan media 7. Nama : alfi farhani yoan
BP : 2110911011
bagaimana mengatasi dampak negatif pembentukan karakter bangsa saat ini yang tidak di batasi oleh sekat geologis dan sosiologis?
Nama : Siti Aisyah BP : 2210112022
Untuk menganggulangi dampak negatif tersebut dilakukan dengan membentengi bangsa
Indonsesia untuk memfilternya (menyaringnya) dengan nilai-nilai ajaran agama, yaitu melalui
pendidikan Agama Islam bagi umat Islam. Allah SWT dalam al-Qur’an telah memberi peringatan kepada umat manusia di setiap zaman agar
manusia kembali kepada jaran agama yang benar
8. Nama : muhammad rijalulhaq lubis BP : 2110913014
di manakah letak keberhasilan pendidikan karakter islami itu?
Nama : haucy Syach Yendri BP : 2210322024
keberhasilan pendidikan karakter islami itu terletak jika dalam diri orang tersebut sudah tetanam nilai-nilai Islam dan Istiqomah terhadap hal tersebut serta bisa menerapkan nya dalam kehidupan
9. Nama : bilqis izzati ilmi BP : 2210322034
bagaimana kepribadian islami yang ideal?
Nama : Ahmad Fauzi BP :2210913006
Totalitas dari tampilan (performance) diri seorang muslim sejati
sebagai satu personality (pribadi) yang utuh yang berakhlak islamiyah, yang dibentuk oleh dua faktor,
yaitu faktor internal pembentukan kepribadian (potensi spiritual,
emosional, intelektual, boologis) dan faktor eksternal pembentukan
kepribadian manusia (lingkungan fisik, sosial, dan media).
10. Nama : Inda Destriani BP : 2210112024
Bagaimana peran kita sebagai mahasiswa dalam pembentukan karakter yang sesuai dengan ajaran islam?
Nama : Deby Anggela Putri BP : 2210711013
Pembentukan karakter berwawasan religius dan kebangsaaan,berkeadaban dan berkebudayaan,maka pembetukan karakter sangat penting di lakukan dalam rangka mencapai tujuan untuk mengembangkan potensi menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha esa
11. Nama : Melani Chealsy Putri Nama : Desi Fitria Rezkiani
BP : 2210711004
Lalu mengapa para aparat pemerintah yang memiliki SDM mumpuni banyak melakukan hal-hal yang tidak mencerminkan akhlak yang mulia seperti korupsi?
BP : 2110911044
Seperti pada modul mengenai Potensi Emosional dan Potensi Intelektual dimana seharusnya Aparat dapat memebedakan yg baik dan yang buruk, jd dapat ditarik kesimpulan bahwa Artinya pengamalan pembinaan akhlak dan karakter tidak di amalkan dengan semestinya, itu adalah ulah dari oknum yang tidak bertanggung jawab yang hanya memikirkan kenikmatan duniawi. SDM yang mumpuni pun tidak menjamin penerapan akhlak yang baik dapat terlaksana bila tidak ada rasa tanggung jawab pada individu
12. Nama : Fadhilah Edvi Gani BP : 2210732024
Apa yang harus kita lakukan jika lingkungan tempat kita berada membuat pribadi kita menjadi tidak baik?
Nama : Mutiara khairani BP : 2210712017
sesuai dengan modul bahwa
Lingkungan sosial ialah lingkungan yang terdiri dari lingkungan rumah tangga/keluarga, jiran
atau tetangga, masyarakat, tempat ibadah, sekolah/kampus, pergaulan, profesi dan tempattempat keramaian seperti daerah wisata, tempat olah raga, tempat hiburan dan lain-lain sebagainya, yang mempengaruhi pembentukan dan pengembangan kepribadian seseorang,
karena manusia pada dasarnya
mempunyai tabiat meniru, mencontoh dan mencoba terhadap apa
yang baru didengar dan yang baru
dilihatnya, sebagaimana diisyaratkan dalam QS. 49:13 ,jadi jika lingkungan sekitar kita memberikan dampak yang tidak baik pada pribadi kita maka jangan kita tiru hal yang tidak baik itu , dan kita harus meniru kepada hal yang baik yang membuat
pengenbangan kepribadian kita juga menjadi lebih baik.
13. Nama : .Amelia Amanda Putri BP : 2210321010
bagaimana pengaruh kepribadian terhadap cara mereka bersosialisasi?
Nama : Fitri Kurniawati BP : 2211122015
Itu tergantung ke pribadi masing masing jika kita ingin memenuhi kebutuhan spritual tapi lingkungan tidak mendukung ,kita bisa
memenuhinya dengan adanya
teknologi yang canggih seperti melihat dan mendengarkan
youtub,mendengarkan
televisi ,internet,koran ,dan majalah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari hari. Selain itu kita juga bisa mengikuti kegiatan mentoring melalui virtual dengan baik.
14. Nama : Muhammad Atthariq Syaha Dilladarama
BP : 2210922057
Jelaskan perana lembaga agama dalam membangun karakter bangsa di era yang sekarang, di saat
perkembangan dunia digital yang semakin pesat?
Nama : Hafwan Ardi BP : 2210431001
Lembaga agama merupakan badan dengan seperangkat aturan yang mengatur hubungan antara manusia dengan dunia ghaib, khususnya dengan Tuhan. Selain itu, lembaga agama juga merupakan sumber nilai moral dan sosial dalam masyarakat.
Nilai-nilai yang terkandung dalam
agama dijadikan landasan utama dalam pembentukan sistem hukum dan kaidah sosial dalam masyarakat.Di Indonesia ada Muhammadiyah, ada Nahdlatul Ulama, ada MUI, ada Waligereja dan sebagainya. Lembaga- lembaga agama ini memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara meski kita sadar ada ranah negara ada ranah ulama atau tokoh agama.
. 15. Nama : Kuntum Khaira Ummah
BP : 2211223023
Jelaskan Visi dan misi Kelompok Mata Kuliah Pengembangan
Kepribadian (MPK) pada perguruan Tinggi?
Nama : Viola Fathana Aulia Dani BP : 2210113097
Visi
Visi kelompok MPK di perguruan tinggi merupakan sumber nilai dan pedoman dalam pengembangan dan penyelenggaraan program studi guna mengantarkan mahasiswa
memantapkan kepribadiannya sebagai manusia Indonesia seutuhnya.
Misi
Visi kelompok MPK di perguruan tinggi membantu mahasiswa memantapkan kepribadiannya agar secara konsisten mampu mewujudkan nilai-nilai dasar keagamaan dan kebudayaan, rasa kebangsaan dan cinta tanah air sepanjang hayat dalam menguasai, menerapkan
mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang dimilikinya dengan rasa tanggungjawab dan
bermoral.
16. Nama : Laras Alifa Putri BP : 2210321002
Mengapa kita wajib mempelajari ilmu agama?
Nama : Amelia amanina faisal BP : 2210113043
Karena dengan mempelajari ilmu agama kita bisa mendapatkan pemahaman tentang bagaimana kita seharusnya menjalani hidup, atau lebih khusus beribadah, selaras dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya. Dan juga bertujuan untuk membentuk kepribadian yang beriman dan bertaqwa terhadap Allah SWT, melaksanakan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, berakhlak mulia sebagaimana akhlak nabi Muhammad SAW.
17. Nama : Nada Nabilla BP : 2210112023
Bagaimana cara kita bisa melihat keberhasilan pendidikan karakter itu?
Nama : Selvia Sri Nofri Hagi BP : 2210112014
Kita bisa melihat keberhasilan pendidikan karakter itu dengan cara seseorang tersebut telah mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangannya, Telah memahami kekurangan dan kelebihan dirinya sendiri, Menunjukkan rasa percaya diri, Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungan.
18. Nama : Rana Aulia Citra BP : 2210741006
apa saja contoh" faktor eksternal pembentukan kepribadian manusia dalam masyarakat
Nama : NURPADILAH SIREGAR BP : 2210611061
Contohnya dalam faktor lingkungan fisik, bisa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, seseorang. Ia yang lahir dan besar dari keluarga pebisnis, pasti lingkungan yang ia kenali semuanya
perihal bisnis.
19. Nama : Rana Aulia Citra BP : 2210741006
orang tua bagi anak yaitu sebagai faktor eksternal yang pertama dan utama yang
berfungsi dalam mendidik pengembangan kepribadian. jika orang tua gagal dalam hal
tersebut,apa solusi yang tepat agar anak tetap mendapat pendidikan yang baik?
Nama : Aliyya Amanda / BP : 2210731007
Bila orang tua gagal untuk
menerapkan suatu pendidikan karakter untuk sang anak ataupun pendidikan moral, sang anak berkembang sebagai diri nya sendiri tanpa arahan dari orang tua. Agar dapat merasakan oerasaan aman, Sang anak pun akan secara otomatis mencari seseorang untuk dijadikan contoh sebagai panutan moral dan karakter nya 20. Nama : miftahul taufik alfikra
BP : 2210612143
Bagaimana pandangan Islam mengenai pendidikan karakter?
Nama : Diandri Putri Azizi BP : 2210113228
PANDANGAN ISLAM MENGENAI PENDIDIKAN KARAKTER SAMA DENGAN PENDIDIKAN
MORAL.KITAB SUCI AL QURAN MENJADI DASAR ISLAM
DISEMUA KEHIDUPAN
TERMASUK PADA MASALAH MORAL ALLAH SWT
BERFIRMAN "SESUNGGUHNYA ENGKAU MUHAMMAD MEMILI KARAKTER MULIA"
21. Nama : mhegal fahrizi BP : 2210323049
Apa pentingnya membentuk kepribadian islami?
Nama : Alfi Farhani Yoan BP :
Pentingnya kepribadian islami dikarenakan memiliki kepribadian yang baik adalah hal yang wajib bagi setiap muslim karena islam tidak hanya mengajarkan ajaran normatif tanpa diwujudkan atau diaplikasikan
ke kehidupan sehari. Misalnya ketika manusia mememenuhi kebutuhan makan dan minum untuk
mepertahankan hidup maka haruslah dipenuhi dengan yang halal, yang baik dan yang benar menurut ajaran agama Islam dan ilmu pengetahuan, sehingga bernilai ibadah kepada Allah, dengan seseorang yang tau mana yang baik/buruk karena tergantung
kepribadian yg mereka miliki. Contoh salah satu upaya dalam pembentukan kepribadian Islami contohnya melalui Pendidikan Agama Islam. Apabila potensi SDM ditumbuh- kembangkan dengan baik dengan ajaran Islam, maka manusia akan memiliki kecerdasasan SDM dengan kepribadian yang baik
22. Nama : Sahrul Can BP : 2210613033
Apa tantangan pembentukan karakter diri dalam diri sendiri?
Nama : Mutia sru wahyuni BP : 2210112103
setiap manusia sudah diberikan 4 potensi yaitu potensi spiritual, emosional, intelktual dan biologis.
untuk pembentukan karakter kepribadiannya.
menurut saya faktor yang bisa menghambat pembentukan karakter diri dalam diri sendiri adalah:
1. kurangnya potensi spritual dalam dirinya.
2. kurang baik dalam memahami potensi emosional sperti tidak bisa
menilai mana yang baik dan yang buruk dalam membentuk cita-cita dan tujuan hidupnya.
3. kurangnya pola fikir/ potensi intelektual untuk berfikir membedakan yang benar dan yang salah, kurang mendalami keputusan yang akan diambilnya dalam kehidupan 4. kurang bisa nya mengendalikan potensi biologis, seperti kurang bisa mengendalikan potensi nafsu seksual, yang akan menjerumuskan dia kejalan yang salah.
23. Nama : Shaucy Syach Yendri BP :2210322024
Seberapa berpengaruhkah lingkungan media terhadap
pembentukan kepribadian manusia?
Nama : Septiadi BP : 2210323063
Konten media sosial memiliki hubungan dalam pembentukan karakter anak. Konten tersebut disesuaikan dengan kebutuhan anak yang harus menjadi perhatian orang tua untuk memberikan pengawasan apa saja yang anak lakukan dengan gadget. Efek media sosial memiliki hubunagn dalam pembentukan karakter anak.
24. Nama : Siti Aisyah BP : 2210112022
Apakah jika lingkungan fisik (keluarga) sudah baik tetapi di lingkungan
sosialnya (pergaulannya) buruk akan berpengaruh terhadap kepribadian manusia?
Nama : Fadhilah Edvi Gani BP : 2210732024
Tentu saja berpengaruh.
Lingkungan sosial merupakan salah satu faktor eksternal pembentukan karakter dimana salah satunya dijelaskan lingkungan pergaulan. Lingkungan pergaulan dapat mempengaruhi pembentukan karakter karena manusia pada dasarnya memiliki tabiat meniru,
mencontoh, dan mencoba terhadap apa yang baru didengar dan baru dilihatnya.
Untuk itu bila lingkungan pergaulan baik akan menghasilkan karakter baik, sebaliknya lingkungan pergaulan buruk akan menghasilkan karakter buruk juga.
25. Nama : Defika Putri Nabila BP : 2210322027
Mengapa pembentukan karakter sangat penting dalam suatu pembangunan negara?
Nama : Ajeng dian sartika/
BP : 2210713009
Karakter ialah sifat-sifat kejiwaan seseorang yang dapat dilihat dari akhlak atau budi pekertinya yang membedakan kepribadiannya dengan kepribadian orang lain. Pembentukan Karakter
bangsa Indonesia ialah pembentukan akhlak dan budi pekerti bangsa Indonesia yang berwawasan religius dan kebangsaan, berkeadaban dan berkebudayaan Indonesia. Maka pembentukan parakter
bangsa Indonesia sangat penting dilakakukan dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional,
untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warganegara yang demokratis dan bertanggung jawab.