Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah swt atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga Buku Akuntansi Manajemen ini dapat terselesaikan dengan baik. Dosen-dosen lain yang mengajar mata kuliah Akuntansi Manajemen pada program Sarjana Akuntansi yang telah berbagi pengalamannya dalam mengajar mata kuliah ini. Saran dan kritik sangat penulis harapkan untuk terciptanya naskah Akuntansi Manajemen yang lebih baik dan tentunya sesuai dengan amanah peraturan yang berlaku.
Siswa dapat membuat anggaran statis yang meliputi anggaran penjualan, anggaran produksi, anggaran pembelian langsung bahan baku, anggaran tenaga kerja. Akuntansi manajemen memenuhi kebutuhan perusahaan akan data yang akan menjadi dasar manajemen dalam melakukan perencanaan. Akuntansi manajemen merupakan suatu proses yang melibatkan pengukuran, pencatatan, pengikhtisaran, pelaporan dan penyajian data biaya sebagai dasar pengambilan keputusan bagi pihak internal bisnis yaitu manajemen.
Dalam akuntansi manajemen menyediakan dan menyajikan laporan yang berisi informasi dengan penekanan pada pemenuhan kebutuhan informasi pihak internal yaitu manajemen. Perilaku perilaku bersifat sekunder karena hanya melihat pada akuntansi keuangan luasnya ilmu ekonomi yang bersifat interdisipliner.
Fungsi Manajemen
Biaya produksi merupakan biaya yang berkaitan dengan proses pengolahan bahan mentah menjadi produk jadi yang siap dijual. Biaya keuangan adalah biaya yang berkaitan dengan permodalan atau fungsi penyediaan dana, misalnya biaya administrasi bank, biaya bunga, biaya pemberian pinjaman. Sedangkan biaya tidak relevan adalah biaya yang tidak terpengaruh oleh pilihan tindakan alternatif.
Biaya periode adalah biaya yang secara tidak langsung berkaitan dengan produk yang dihasilkan dan biasanya dibebankan langsung sebagai biaya pada periode terjadinya biaya terkait. Biaya tidak langsung adalah biaya yang tidak dapat diidentifikasi atau ditelusuri secara langsung ke objek tertentu. Biaya bersama adalah biaya yang timbul dari penggunaan fasilitas atau jasa oleh dua operasi atau lebih.
Biaya yang dapat dikendalikan adalah biaya yang dapat dikendalikan atau dipengaruhi oleh keputusan kepala departemen tempat biaya tersebut dikeluarkan. Mempersiapkan biaya overhead pabrik untuk setiap departemen (departemen utama atau produksi dan departemen tambahan atau anak perusahaan).
Setelah biaya dialokasikan dari suatu departemen jasa, tidak ada biaya departemen jasa lainnya yang akan dibebankan kembali ke departemen tersebut.
Untuk menyusun daftar alokasi, terlebih dahulu harus menghitung besarnya overhead pabrik yang dialokasikan dari departemen jasa X dan Y dengan menggunakan persamaan berikut.
P ERHITUNGAN T ARIF BOP S ETIAP D EPARTEMEN
Tarif BOP anggaran biaya bahan baku berdasarkan tarif BOP biaya tenaga kerja langsung per unit = anggaran BOP.
Model Manajemen Berdasar Aktivitas Tujuan Biaya Activity Based Management
Penggunaan penggerak unit dan non-unit yang dilacak secara intensif memungkinkan penghitungan biaya produk yang fleksibel dan kemudian kontrol yang berfokus pada aktivitas untuk memberikan informasi yang terperinci dan terperinci.
A CTIVITY B ASED C OSTING U NTUK B IAYA P ESANAN DAN
Biaya satuan dihitung dengan membagi total biaya proses selama satu periode dengan jumlah unit yang diproduksi pada periode tersebut. Pradhana memulai bisnis baru di bidang kerajinan kulit seperti ikat pinggang kulit, sepatu kulit, dan tas kulit. Biaya overhead pabrik dibebankan secara seragam, yaitu jam kerja langsung untuk seluruh pekerjaan.
Tarif biaya pabrik dianggarkan sebesar Rp 2 per TKL jam, jadi biaya pabrik yang dikenakan adalah. Berdasarkan transaksi pesanan di atas, Pradhana memperkirakan overhead untuk periode satu tahun sebesar Rp9.600 dan total jam tenaga kerja langsung sebanyak 4.800 jam. Untuk FOH pajaknya NOK 340, dan untuk FOH aktualnya NOK 415, jadi ada selisih underprice sebesar NOK 75.
ABC DAN P ERHITUNGAN B IAYA P ROSES
M ENYIAPKAN LAPORAN PRODUKSI DEPARTEMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE RATA - RATA TER-
Produk cacat, rusak, dan hilang pada awal proses di departemen berikutnya tidak dihitung sebagai unit setara di departemen berikutnya, karena produk cacat, rusak, atau hilang pada awal proses belum diproses, jadi mereka tidak terserap. biaya produksi. Untuk produk yang cacat/rusak/hilang di akhir proses di awal departemen, maka harus dihitung satuan ekuivalennya di departemen ini, karena produk yang cacat/rusak/hilang di akhir proses produksi sudah menyerap biaya produksi, maka dihitunglah unit ekuivalennya. Produk cacat/rusak/hilang pada akhir proses produksi di departemen berikutnya harus mengikuti penetapan unit setara departemen berikutnya. Hal ini dilakukan karena produk yang cacat atau rusak atau hilang pada akhir produksi. menyerap biaya produksi.
92 Setelah b ditentukan, a dapat dihitung dengan mengganti rumus a=y-bx, dengan y adalah jumlah rata-rata dan x adalah tingkat aktivitas rata-rata. Biaya perjalanan dinas dan presentasi pada periode yang sama berjumlah Rp500.000 atau rata-rata Rp10.000 per minggu. Penyimpangan biaya perjalanan bisnis dan representasi dari rata-rata dikalikan penyimpangan kunjungan penjualan dari rata-rata dan jumlahnya adalah 87.000, dan penyimpangan kunjungan penjualan dari rata-rata dikuadratkan dan dijumlahkan adalah 1450.
Mahasiswa mampu membuat anggaran statis yang meliputi anggaran penjualan, anggaran produksi, anggaran pembelian bahan baku langsung, anggaran tenaga kerja langsung, anggaran overhead, anggaran biaya penjualan dan administrasi, anggaran persediaan akhir barang jadi, anggaran harga pokok penjualan, anggaran laba rugi .
Mahasiswa dapat mendefinisikan biaya standar, menjelaskan manfaat biaya standar dan kelemahan biaya
Mahasiswa dapat menentukan prosedur biaya standar yang digunakan , jenis biaya standar
Mahasiswa mampu menganalisa biaya aktual pada biaya standar
Unit masukan sesuai dengan permintaan untuk proses produksi yang menghasilkan unit yang
Harga standar yaitu harga per unit, untuk menentukan harga standar perlu dilakukan
110 Biaya overhead pabrik standar menghitung tarif overhead dengan membagi anggaran overhead pada kapasitas normal dengan kapasitas normal.
Standar Teoritis
Standar Normal
Standar aktual yang diperkirakan
Standar Dasar
Memperhitungkan standar tarif atau upah, memperhatikan standar efisiensi, waktu pengerjaan dan penggunaan tenaga kerja langsung. Dalam overhead terdapat beberapa metode yaitu metode dua varian, metode tiga varian, metode empat varian dan metode tiga varian alternatif. Harga standar Perusahaan Jaya per satuan bahan baku X-A Rp 17.500 per kg.
Selain itu, 2.000 kg X digunakan selama sebulan, namun jumlah standar yang diperbolehkan untuk produksi sebenarnya adalah Rp 4.100 kg. Syarat : Menghitung selisih (varians) harga beli bahan baku, penggunaan bahan baku dan kuantitas/varians fisik. Standar biaya satuan material K-2 adalah Rp 10.200,- Pada periode tersebut dibeli 2.000 unit material K-2 dengan harga pokok pembelian Rp 100.000,- Selain itu, material K-2 sebanyak 2.200 unit yang termasuk dalam biaya pembelian. proses produksi pada periode tersebut.
Tenaga kerja aktual yang dikonsumsi sebanyak 740 jam tenaga kerja langsung dengan total biaya aktual sebesar Rp 7.470. Berdasarkan kartu biaya standar P-5, waktu kerja yang dibutuhkan untuk setiap unit P-5 yang diproduksi dengan biaya standar sebesar Rp 10 per jam kerja. Diminta: Menghitung varians tarif dan efisiensi untuk tenaga kerja langsung dan bagaimana menentukan apakah varians tersebut menguntungkan atau tidak menguntungkan.
Bila beroperasi pada kapasitas normal, tarif overhead pabrik standar adalah Rp 14,50 per jam mesin, dari Rp 96.000, biaya tetap dianggarkan per bulan dan tarif overhead variabel adalah Rp 5 per jam mesin. Selama periode Mei, Departemen Pencampur bekerja pada 12.500 jam mesin, dengan biaya overhead pabrik aktual sebesar Rp 155.000,-. Penulisan karya ilmiah: Panduan awal penyusunan skripsi dan penerapan tugas akhir di Fakultas Ekonomi UNIKOM.