Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
ANALISA
KELAYAKAN PABRIK
Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
Materi
1. Analisa kelayakan pabrik dan luas lingkupnya 2. Disain analisa kelayakan
3. Analisis aspek hukum
4. Analisis aspek sosial ekonomi dan budaya 5. Analisis aspek pasar
6. Analisis aspek pemasaran 7. Kuis
8. Ujian tengah semester
9. Analisis aspek teknis
10. Analisis aspek teknologi 11. Analisis aspek manajemen 12. Analisis aspek keuangan
13. Laporan studi kelayakan pabrik 14. Studi kasus dan presentasi 15. Kuis
16. Ujian akhir semester
Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
ANALISIS ASPEK TEKNIS
1. Penentuan lokasi pabrik
2. Penentuan model bangunan
Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
1. Penentuan lokasi pabrik
Faktor primer :
• Ketersediaan bahan baku utama dan pembantu
• Ketersediaan tenaga kerja langsung
• Ketersediaan sarana transportasi
• Ketersediaan sarana telekomunikasi air dan tenaga listrik
• Kedekatan dengan letak pasar yang dituju
Faktor sekunder :
- Iklim dan keadaan tanah
- Kemungkinan pengembangan di masa yang akan datang
- Strategi kebijakan pemerintah
Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
Faktor-faktor yang dikaji :
- Jumlah dan biaya bahan baku utama dan pembantu - jumlah dan biaya tenaga kerja langsung
- biaya transportasi
- biaya pengadaan sarana telekomunikasi, air dan listrik - harga bangunan dan peralatan yang dibutuhkan
-Kualitas sarana transportasi -Kondisi iklim
-Strategi kebijakan pemerintah
Metode analisis data
• Metode kualitatif subjektif penilaian alternatif lokasi
• Metode perbandingan biaya
• Metode transportasi
Metode kualitatif subjektif penilaian alternatif lokasi
Dalam metode ini, semua faktor yang
mempengaruhi pemilihan lokasi pabrik akan diberikan penilaian sesuai dengan situasi dan kondisi masing-masing
alternatif daerah yang akan dipilih.
Faktor-faktor akan dinilai dengan kategori skala likert
Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
• Dalam skala ini setiap kategori diberi skor dan dirangkin setiap kategori misalnya
kategori sangat baik, baik, cukup, kurang dan kurang sekali masing-masing diberi skor 5,4,3,2,1
• Contoh : PT. XYZ akan memilih 4
alternatif lokasi pembangunan pabrik yakni daerah Malang, Blitar, Jember dan
Sidoarjo
NO FAKTOR YANG DINILAI ALTERNATIF LOKASI
MALANG BLITAR JEMBER SIDOARJO
1 bahan baku dan pembantu A A B A
2 tenaga kerja langsung C A A A
3 sarana transportasi A B B A
4 sarana telekomunikasi A B B A
5 air dan listrik A B A C
6 letak pasar yang dituju C D D B
7 iklim dan keadaan tanah C B D C
8 strategi kebijakan pemerintah A B A C
total 8 8 8 8
A 5 2 3 4
B 0 5 3 1
C 3 0 0 3
D 0 1 2 0
E 0 0 0 0
Faktor yang dipertimbangkan berdasarkan kategori daerah yang akan dipilih
NO FAKTOR YANG DINILAI
ALTERNATIF LOKASI
MALANG BLITAR JEMBER SIDOARJO
KATEGORI SKOR KATEGORI SKOR KATEGORI SKOR KATEGORI SKOR
1 bahan baku dan pembantu A 5 A 5 B 4 A 5
2 tenaga kerja langsung C 3 A 5 A 5 A 5
3 sarana transportasi A 5 B 4 B 4 A 5
4 sarana telekomunikasi A 5 B 4 B 4 A 5
5 air dan listrik A 5 B 4 A 5 C 3
6 letak pasar yang dituju C 3 D 2 D 2 B 4
7 iklim dan keadaan tanah C 3 B 4 D 2 C 3
8 strategi kebijakan pemerintah A 5 B 4 A 5 C 3
total 8 34 8 32 8 31 8 33
A 5 25 2 10 3 15 4 20
B 0 0 5 20 3 12 1 4
C 3 9 0 0 0 3 3 9
D 0 0 1 2 2 2 0 0
E 0 0 0 0 0 0 0 0
Skor kategori masing-masing daerah yang akan dipilih
LOKASI SKOR RANGKING
Malang 34 1
Sidoarjo 33 2
Blitar 32 3
Jember 31 4
NO FAKTOR YANG DINILAI BOBOT
1 bahan baku dan pembantu 1
2 tenaga kerja langsung 3
3 sarana transportasi 1
4 sarana telekomunikasi 1
5 air dan listrik 1
6 letak pasar yang dituju 1
7 iklim dan keadaan tanah 3
8 strategi kebijakan pemerintah 1
Pembobotan untuk masing2 faktor yang dinilai Rangking alternatif lokasi yang dipilih
MALANG BLITAR JEMBER SIDOARJO NO FAKTOR YANG DINILAI SM BOBOT SA SM BOBOT SA SM BOBOT SA SM BOBOT SA
1 bahan baku dan pembantu 5 1 5 5 1 5 4 1 4 5 1 5
2 tenaga kerja langsung 3 3 9 5 3 15 5 3 15 5 3 15
3 sarana transportasi 5 1 5 4 1 4 4 1 4 5 1 5
4 sarana telekomunikasi 5 1 5 4 1 4 4 1 4 5 1 5
5 air dan listrik 5 1 5 4 1 4 5 1 5 3 1 3
6 letak pasar yang dituju 3 1 3 2 1 2 2 1 2 4 1 4
7 iklim dan keadaan tanah 3 3 9 4 3 12 2 3 6 3 3 9
8
strategi kebijakan
pemerintah 5 1 5 4 1 4 5 1 5 3 1 3
TOTAL 34 12 46 32 12 50 31 12 45 33 12 49
Alternatif lokasi yang dipilih didasarkan pada pembobotan
Metode perbandingan biaya
• Untuk menerapkan metode ini data
tentang biaya tetap dan biaya variabel
masing-masing lokasi (daerah) yang akan dipilih harus tersedia.
• Perbandingan biaya tersebut dapat
dilakukan dengan cara membandingkan pada tingkat kapasitasnya.
Data biaya untuk investasi dan operasi masing-masing alternatif lokasi
jenis biaya Malang (Rp) Blitar (Rp) Jember (Rp) Sidoarjo (Rp) biaya variabel per unit
biaya produksi 30,000 45,000 50,000 60,000
biaya komersial 10,000 15,000 20,000 40,000
total biaya variabel 40,000 60,000 70,000 100,000
biaya tetap
biaya produksi tetap 500,000,000 400,000,000 350,000,000 300,000,000 biaya komersial tetap 300,000,000 300,000,000 250,000,000 200,000,000 total biaya tetap 800,000,000 700,000,000 600,000,000 500,000,000
daerah biaya tetap per unit
biaya variabel per
unit total biaya/unit rangking
malang Rp133,000 Rp40,000 Rp173,000 2
blitar Rp117,000 Rp60,000 Rp177,000 3
jember Rp100,000 Rp70,000 Rp170,000 1
sidoarjo Rp83,000 Rp100,000 Rp183,000 4
Analisis perbandingan biaya per unit masing-masing daerah pada kapasitas normal 6000 unit
daerah biaya tetap per unit
biaya variabel per
unit total biaya/unit rangking
malang Rp160,000 Rp40,000 Rp200,000 2
blitar Rp140,000 Rp60,000 Rp200,000 2
jember Rp120,000 Rp70,000 Rp190,000 1
sidoarjo Rp100,000 Rp100,000 Rp200,000 2
Analisis perbandingan biaya per unit masing-masing daerah pada kapasitas normal 5000 unit
Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
daerah biaya tetap per unit biaya variabel per unit total biaya/unit rangking
malang Rp200,000 Rp40,000 Rp240,000 4
blitar Rp175,000 Rp60,000 Rp235,000 3
jember Rp150,000 Rp70,000 Rp220,000 1
sidoarjo Rp125,000 Rp100,000 Rp225,000 2
Analisis perbandingan biaya per unit masing-masing daerah pada kapasitas normal 4000 unit
Tingkat kapasitas 4000 unit
Malang = Rp800,000,000.00 + Rp160,000,000.00 = Rp960,000,000.00 Blitar = Rp700,000,000.00 + Rp240,000,000.00 = Rp940,000,000.00 Jember = Rp600,000,000.00 + Rp280,000,000.00 = Rp880,000,000.00 Sidoarjo = Rp500,000,000.00 + Rp400,000,000.00 = Rp900,000,000.00
Tingkat kapasitas 5000 unit
Malang = Rp800,000,000.00 + Rp200,000,000.00 = Rp1,000,000,000.00 Blitar = Rp700,000,000.00 + Rp300,000,000.00 = Rp1,000,000,000.00 Jember = Rp600,000,000.00 + Rp350,000,000.00 = Rp950,000,000.00 Sidoarjo = Rp500,000,000.00 + Rp500,000,000.00 = Rp1,000,000,000.00
Tingkat kapasitas 6000 unit
Malang = Rp800,000,000.00 + Rp240,000,000.00 = Rp1,040,000,000.00 Blitar = Rp700,000,000.00 + Rp360,000,000.00 = Rp1,060,000,000.00 Jember = Rp600,000,000.00 + Rp420,000,000.00 = Rp1,020,000,000.00 Sidoarjo = Rp500,000,000.00 + Rp600,000,000.00 = Rp1,100,000,000.00
Total cost pada berbagai tingkat kapasitas
Metode transportasi
• Metode ini merupakan suatu proses trial and error dalam menghasilkan
penyelesaian dengan biaya terendah.
• Metode ini hanya mempertimbangkan biaya transportasi sehingga jika lokasi
pabrik yang berbeda menghasilkan biaya- biaya berbeda kesulitan dalam
menganalisisnya.
Contoh metode transportasi
Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
2. Penentuan model bangunan
Bangunan tidak bertingkat
Lebih cocok utk perusahaan perdagangan
Bangunan bertingkat
Lebih cocok utk perusahaan jasa
Bangunan bawah tanah
Bangunan bertipe kampus
Lebih cocok utk
perusahaan manufaktur
Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan model bangunan
• Biaya-biaya
• Keamanan dan kenyamanan
• Kebutuhan ruangan
• Sistem komunikasi
Tanya Jawab
Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
1. Berikut ini faktor-faktor yang perlu
dipertimbangkan dalam pemilihan lokasi pabrik, kecuali :
a. Bahan baku b. Teknologi c. Transportasi d. Kondisi alam
Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
2. Dalam mempertimbangkan faktor-faktor pada no 1 tersebut diharapkan dapat meminimumkan biaya yang dilakukan oleh terpilihnya lokasi tertentu.
Biaya-biaya tersebut meliputi berikut ini, kecuali :
a. Biaya kebutuhan modal kerja b. Biaya pembangunan gedung
c. Biaya pemerolehan mesin dan peralatan d. a,b,c salah
Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
3. Wujud data kuantitatif yang dibutuhkan untuk penentuan lokasi pabrik antara berikut, kecuali :
a. Biaya bahan baku
b. Kebijakan pemerintah c. Biaya transportasi
d. Biaya pengadaan sarana telepon dan listrik
Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
4. teknik-teknik analisis berikut dapat
digunakan untuk menganalisis dimana lokasi pabrik harus dibangun, kecuali :
a. Metode transportasi b. Metode aljabar
c. Metode kualitatif
d. Metode perbandingan biaya
Yuana delvika - Analisa Kelayakan Pabrik
5. Berbagai faktor penting perlu
dipertimbangkan dalam penentuan model bangunan, kecuali :
a. Bangunan harus bertingkat b. Keamanan dan kenyamanan c. Tersedianya ruangan
d. Sistem komunikasi