ANALISA PASAR PRODUK
Dosen Pengampu : DR.Eva Sundari,S.E.,M.M.,C.R.B.C
DISUSUN OLEH : NURUL ATHIYAH ILAHI
(215210562)
PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERITAS ISLAM RIAU
2024
ii
KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur atas kehadirat Allah SWT,yang telah memberikan Rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.Saya juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu DR.Eva Sundari,S.E.,M.M.,C.R.B.C selaku dosen pengampu mata kuliah pemasaran strategik yang membimbing saya dalam pengerjaan tugas makalah ini. Dan tidak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada semua teman-teman yang telah membantu dan mendukung dalam penyusunan makalah ini, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Harapan saya makalah ini dapat memberikan manfaat dan kontribusi yang positif bagi pembaca yang mempelajarinya.Tentunya,saya menyadaru bahwa makalah ini masih memiliki keterbatasan,oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan untuk perbaikan dimasa yang akan data. Akhir kata,semoga makalah ini bermanfaat dan dapat memberika wawasan yang lebih luas.
Pekanbaru, 28 Maret 2024
Nurul Athiyah Ilahi
iii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI... iii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1. 1 LATAR BELAKANG ... 1
1. 2 RUMUSAN MASALAH ... 1
1. 3 TUJUAN ... 2
BAB II PEMBAHASAN ... 3
2. 1 AWAL TERBENTUKNYA USAHA MEMBUAT DONAT ... 3
2. 2 SEJARAH TERBENTUKNYA USAH DONAT ... 3
2. 3 ANALISIS ASPEK PASAR USAHA DONAT ... 3
2. 4 ANALISIS ASPEK MANAJEMEN USAHA DONAT ... 4
2. 5 PROSES PRODUKSI DONAT... 5
2. 1. 1 Alat dan Bahan ... 6
2. 1. 2 Langkah Dalam Percobaan Pembuatan Donat ... 7
2. 1. 3 Konsumen ... 8
2. 1. 4 Konsumen ... 8
2. 1. 5 Informasi Bisnis ... 8
2. 1. 6 Kelebihan Bisnis ... 8
2. 1. 7 Kendala ... 8
PENUTUP ... 10
3. 1 KESIMPULAN ... 10
3. 2 SARAN ... 10
1
BAB I
PENDAHULUAN
1. 1 LATAR BELAKANG
Donat di buat dari bahan baku yang hampir sama dengan roti. Makanan ini memiliki bentuk khas bulat dengan lubang di tengah. Saat ini donat telah berkembang berbagai variasi bentuk dan rasa.
Cemilan atau makanan-makanan ringan bisa dikatakan saat ini sangat sering dicari oleh orang-orang untuk dibeli dan dikonsumsi, hal ini dikarenakan cemilan ini sangat mudah didapatkan dan juga sangat praktis sehingga konsumen sering memburu cemilan- cemilan untuk dibeli.
Makanan atau yang bisa di sebut juga cemilan ini bisa di konsumsi oleh anak-anak sampai orang dewasa. Donat biasanya memiliki rasa yang berbeda- beda, sesuai toping yang di bentuk dan di sesuaikan rasa, ada yang toping coklat, keju, seres, kacang.
Saat ini begitu banyak cemilan-cemilan yang dijajakan di pinggir-pinggir jalan, dan juga makanan ringan ini biasanya bermacam-macam jenis yang diperjual belikan dipinggir-pinggir jalan, salah satu jenis makanan tersebut ialah donat.
Mungkin sudah banyak cemilan-cemilan donat sudah sering dijajakan, dari yang biasa hingga yang sudah sangat terkenal, namun terkadang donat yang diperjual belikan dipasar sekarang ini hanya donat yang berbahan baku menggunakan tepung terigu.
Dengan pertimbangan masalah diatas maka saya ingin mencoba untuk mengulas usaha dibidang donat. Donat ini tidak menggunakan bahan pengawet untuk tetap memikirkan kesehatan para konsumen.
Dengan ini, usaha donat merasa ada peluang pasar yang dapat di buat, karena mempertimbangkan konsumen yang membutuhkan dan menginginkan suatu cemilan donat yang sedikit berbeda dengan yang sudah ada dan juga donat ini jauh dari bahan pengawet sehingga sangat baik bagi semua kalangan.
1. 2 RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimanakah cara pembuatan roti Donat dengan mudah dan praksis
2. Bagaimanakah cara pembuatan roti Donat kaya akan karbohidrat.
2
1. 3 TUJUAN
1. Untuk mengetahui seberapa Donat berkembang di usaha mikro.
2. Mahasiswa dapat menentukan bahan pembuatan yang dibutuhkan dalam Donat.
3. Mahasiswa dapat menentukan suhu waktu serta perhitungan yang tepat dalam proses fermentasipengembangan pada pembuatan donat.
4. Mahasiswa dapat terampil serta menguasai prosedur kerja yang baik dan benar dalam proses fermentasi pada pembuatan donat.
3
BAB II
PEMBAHASAN
2. 1 AWAL TERBENTUKNYA USAHA MEMBUAT DONAT
Donat adalah usaha kecil-kecilan yang di bentuk pada tahun 2012 ini merupakan usaha yang sangat mudah bagi pemiliknya. Awal dari keinginan untuk membuat lapangan pekerjaan sendiri. Dengan usaha donat yang baginya mudah dan awal-awalnya hanyalah iseng untuk membuat donat.
Pemilik usaha yang bernama ibu Sundari berfikiran untuk membuat donat. Hanya sekedar ingin memiliki usaha sendiri, dan mengolah Donat dengan karya dari tangannya serta kreatifitasnya.
2. 2 SEJARAH TERBENTUKNYA USAH DONAT
Pada saat itu, jajanan olahan donat di desa Ngares belum ada yang membuat usaha kecil-kecilan seperti donat, inisiatif dari ibu Sundari yang belajar dari situs web yang sekarang mulai canggih. Ibu Sundari mulai mempelajari bagaimana cara membuat donat dengan mudah dan sederhana. Kemudian ibu Sundari berfikiran untuk membuat donat dan menjualnya ke toko-toko sekitar.
Nama donat yang di beri nama Rima, nama yang di ambil dari anak keduanya yang di beri nama rima fatma wati, donat ini yang berasa cokelat, kacang-kacangan dan seres, namun yang sering di buat untuk di jual biasanya bermacam-macam. Untuk saat ini ibu Sundari membuat Donat dari pesanan ibu- ibu pengajian yang di beri toping seres, sesuai pesanan.
2. 3 ANALISIS ASPEK PASAR USAHA DONAT
Dalam analisis aspek pasar usaha donat di Desa Ngares, Trenggalek, terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:
4
1. Permintaan Pasar: Lakukan survei untuk mengetahui preferensi pelanggan tentang rasa dan ukuran donat.
2. Persaingan: Cari perusahaan donat di sekitar Desa Ngares. Untuk membuat rencana yang lebih baik, pelajari kekurangan dan kelebihan mereka.
3. Harga: Tentukan harga jual donat yang menguntungkan tetapi tetap
kompetitif. Sesuaikan harga dengan ukuran dan rasa donat yang ditawarkan.
4. Promosi: Untuk meningkatkan pemahaman pelanggan tentang produk donat Anda, gunakan berbagai cara promosi, seperti brosur, penitipan di toko, dan rekrutmen agen penjualan.
5. Kualitas Produk: Pastikan kualitas donat yang dibuat selalu terjaga. Gunakan tips pembuatan donat untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi.
6. Tren Pasar: Sesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan dan keinginan pelanggan untuk tetap bersaing di pasar.
Anda dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pasar donat Desa Ngares dengan menganalisis semua elemen di atas. Anda juga dapat membuat strategi yang tepat untuk meningkatkan daya saing bisnis donat Anda dengan melakukannya.
2. 4 ANALISIS ASPEK MANAJEMEN USAHA DONAT
Dalam analisis aspek manajemen usaha donat di Desa Ngares, Trenggalek, berikut adalah beberapa poin yang perlu dipertimbangkan:
1. Manajemen Produksi: Mengatur jadwal produksi, ketersediaan bahan baku, dan proses pembuatan donat agar dapat memenuhi permintaan pasar.
2. Manajemen Keuangan: Jaga keuangan bisnis dengan baik dengan memantau pemasukan dan pengeluaran secara teratur dan memastikan bahwa harga donat jual mencakup biaya produksi dan memberikan keuntungan yang memadai.
3. Manajemen Pemasaran: Buat strategi pemasaran donat yang efektif untuk meningkatkan penjualan. Cari tahu apa keunggulan donat Anda dan gunakan berbagai cara untuk menarik pelanggan.
4. Manajemen Sumber Daya Manusia: Pilih karyawan yang kompeten dan berkomitmen untuk perusahaan donat Anda. Beri mereka pelatihan jika diperlukan, dan pastikan tim Anda bekerja dengan baik.
5. Manajemen Kualitas: Menjaga kualitas produk donat tetap tinggi dengan
melakukan evaluasi produk secara berkala dan menerima saran konsumen untuk terus meningkatkan kualitasnya.
5
6. Manajemen Risiko: Persiapkan strategi untuk menangani risiko yang mungkin terjadi pada bisnis donat, seperti perubahan tren pasar atau persaingan yang ketat.
Anda harus berani menghadapi kesulitan dan terus berinovasi untuk tetap bersaing di pasar.
Aspek manajemen di atas dapat membantu Anda mengelola bisnis donat Desa Ngares dengan lebih baik dan lebih efisien. Anda juga dapat meningkatkan kemungkinan sukses dalam jangka panjang.
2. 5
PROSES PRODUKSI DONAT
Cara membuat Donat tampak sederhana bagi mereka yang sudah terbiasa. Namun, bagi mereka yang baru belajar, itu akan menjadi tantangan. Menggunakan ragi pada adonan adalah metode yang paling umum dan mudah untuk membuat donat mengembang lebih lembut dan empuk dan dimasak dengan cara digoreng. Banyak orang menggunakan metode ini karena sangat mudah.
Kekurangan membuat donat dengan metode ini adalah bentuknya yang tidak teratur karena tidak ada cetakan, jadi kita membuatnya dengan tangan dan gorengnya.
Salah satu cara untuk membuat donat adalah dengan menyatukan kedua sisi adonan berbentuk persegi panjang hingga membentuk cincin. Alternatif lainnya adalah dengan menggunakan pemotong otomatis yang membuat lubang secara bersamaan di tengah adonan.
Semula, lubang pada donat berbentuk cincin dibuat untuk memastikan bahwa donat cepat matang saat digoreng. Seringkali, adonan donat cincin yang tersisa dijual dan ditambahkan lagi ke dalam adonan untuk membuat donat baru.
Dua jenis adonan donat adalah adonan tepung yang dibuat dengan ragi, mirip dengan adonan roti, dan adonan kental, mirip dengan adonan cake. Adonan tepung yang dibuat dengan ragi digoreng selama sekitar 150 detik di minyak bersuhu 182 °C hingga 190 °C.
Setelah donat matang, Anda dapat melapisi permukaannya dengan berbagai warna dengan gula icing atau gula halus, bubuk kayu manis, atau glasir yang terbuat dari
campuran madu dan gula. Ini akan terlihat seperti seres.
Banyak bentuk donat dapat ditemukan di toko roti dan gerai donat. Ini termasuk donat berbentuk kuku beruang, persegi panjang, gelang yang terdiri dari beberapa bulatan kecil merek Mister Donut, dan donat berbentuk tali yang berpilin. Di Dunkin' Donuts, donat berukuran satu suap disebut Munchkin, dan di Tim Hortons Kanada, itu disebut Timbit.
6
Sama seperti hamburger, donat sangat melekat pada budaya Amerika. sampai polisi patroli distereotipkan sebagai pemakan donat di Amerika Utara Polisi sering mengunjungi gerai donat yang menyediakan donat dan kopi gratis, dan gerai donat sering buka sepanjang malam.
Masyarakat sangat mengenal makanan berbentuk bulat ini. Semua orang, dari anak kecil hingga orang dewasa, mengenalnya karena bentuknya yang unik dengan lubang di tengahnya.
Karena banyaknya peminat donat saat ini, banyak orang berpikir untuk membuka bisnis dengannya. Bisnis donat yang baru muncul berusaha menjual donat mereka dengan berbagai toping yang menggoda pelanggan. Tidak mengherankan bahwa donat sekarang menjadi bagian dari banyak waralaba makanan.
2. 1. 1 Alat dan Bahan 1. Timbangan 2. 200 cc air mineral 3. Mi mixer
4. 1/2 kg tepung terigu segitiga biru (disarankan) 5. Loyang
6. 1/2 bungkus ragi instan 11 gram (farmepin) 7. Sarung tangan
8. 4 SDM gula pasir
9. Wajan + alat penggorengan 10. 3 SDM mentega
11. Kompor + LPG 12. 2 SDT garam
13. Saringan (jika perlu) 14. 2 Butir telur
15. Kain lap 16. Minyak goreng
7
2. 1. 2 Langkah Dalam Percobaan Pembuatan Donat Cara Membuat :
1. Menyiapkan peralatan :
Menyiapkan peralatan merupakan proses yang paling awal yang harus kita lakukan sebelum mengerjakan kegiatan. Apabila peralatan telah siap, tentunya suatu pekerjaan akan lancar.
2. Penimbangan bahan :
Hal ini perlu dilakukan untuk menyesuaikan perbandingan suatu bahan dengan bahan lainnya, agar adonan berkualitas baik dan sesuai.
3. Mencampurkan adonan :
Yaitu mencampurkan semua bahan yang diperlukan dalam pembuatan donat kecuali, garam, mentega, telur dan air. Hal ini dilakukan agar bahan-bahan kering seperti, Tepung terigu ,Ragi roti dan Gula putih dapat dengan mudah tercampur karena jika bahan-bahan ini dicampurkan dengan bahan-bahan basah, maka akan sulit untuk meratakan campuran.
4. Aduk adonan hingga merata :
Yaitu mengaduk-ngaduk bahan yang telah dicampurkan dengan menggunakan mixer sampai merata, agar adonan dapat sesuai dengan apa yang kita inginkan, setelah bahan-bahan kering tercampur, maka masukan bahan-bahan basah seperti air dan telur lalu aduk sampai merata.
5. Masukkan garam dan mentega (aduk hingga kalis) :
Yaitu mencampurkan garam dan mentega kedalam adonan sebelumnya, lalu aduk sampai benar-benar rata dan kalis.
6. Fermentasian :
Yaitu membiarkan adonan yang telah kalis selama 10 menit agar adonan terfermentasi dan dapat mengembang.
7. Timbangan dan pembentukkan :
Yaitu membagi adonan yang telah jadi dengan masing-masing donat seberat 30 gram. Hal ini bertujuan untuk menyamakan ukuran donat. Agar ukuran donat seragam dan sama. Setelah penimbangan, lalu membentuk adonan menjadi bentuk kue donat dengan bolong ditengahnya.
8. Pendiaman fermentasi :
Yaitu mendiamkan kue donat setelah dibentuk selama 35 menit agar kue donat mengembang dan membesar.
8 9. Penggorengan :
Yaitu memasak donat dengan menggoreng donat menggunakan api sedang sampai matang. Kematangan donat ditandai dengan warnanya yang kekuning-kuningan dan teksturnya yang menjadi agak lebih keras pada bagian luarnya. Pada proses penggorengan dibutuhkan alat bantu, yaitu satu buah sumpit yang terbuat dari bambu. Alat ini digunakan dengan cara diputar-putarkan pada bagian bolongan tengah donat sampai donat matang.
2. 1. 3 Konsumen
Biasanya, donat dikemas dalam plastik yang dilengkapi dengan perekatnya. Logo atau merek produk, Rima, ditempelkan pada plastik ini, tetapi ketika dikirim dalam bentuk pesanan, pengemasannya berbeda. Donat biasanya dikemas dalam toples atau kardus.
2. 1. 4 Konsumen
Makanan donat disukai oleh semua kalangan karena rasanya yang beragam dan disukai oleh anak-anak, remaja, dewasa, dan orang tua.
2. 1. 5 Informasi Bisnis
Bisnis donat tidak terlalu rumit; yang penting adalah Anda suka memasak dan memiliki waktu untuk menjalankannya. Karena itu, para ibu yang mencari pekerjaan sampingan untuk mengimbangi pekerjaan rumah dan anak-anak mereka dengan bisnis ini.
2. 1. 6 Kelebihan Bisnis
Masyarakat masih sangat menyukai donat, yang membuat bisnis donat sangat menguntungkan karena ada banyak pesaing di pasar. Bisnis makanan donat juga dapat terus berkembang dengan memberikan inovasi baru dari berbagai toping, sehingga pelanggan tidak akan bosan dengan donat yang tersedia.
2. 1. 7 Kendala
Bisnis donat tidak hanya menguntungkan dan memiliki pasar yang luas, tetapi juga memiliki masalah bisnis. Masa kadaluwarsa donat yang singkat adalah masalah umum. Jika tidak disimpan dalam freezer, rata-rata donat hanya bertahan empat hari.
Oleh karena itu, sebaik-baiknya sesuaikan jumlah dengan permintaan pasar setiap hari selama proses produksi.
9
Donat hanya bertahan selama 1 hingga 3 hari. Jika terlanjur membuat lebih banyak donat dan ternyata tidak habis. Donat dapat dibeli dengan harga lebih rendah atau dibagi-bagikan kepada orang-orang di sekitar lokasi pembuatan donat.
Ini juga dapat digunakan sebagai sarana untuk mempromosikan produk. Pastikan donat yang dibagikan gratis dan berkualitas. Terlalu banyak donat menyebabkan masalah yang sering terjadi. Tentu saja, perusahaan mengalami kebangkrutan yang signifikan.
Meskipun demikian, Donat Enterprise terus berkembang dan masih berkontribusi pada stabilitas ekonomi.
10
PENUTUP
3. 1 KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pengamatan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa donat adalah produk makanan yang terbuat dari fermentasi tepung terigu dengan ragi atau bahan pengembang lain. Serta makanan Donat ini termasuk makanan ringan atau cemilan.
3. 2 SARAN
Makalah ini merupakan makalah yang berisi informasi dan wawasan mengenai Donat. Sesuai dengan tujuan makalah ini, kami mengharapkan agar pembaca dapat lebih memahami tentang informasi yang terkandung dalam makalah ini.
Oleh sebab itu, makalah ini sebaiknya dibaca dengan cermat dan teliti agar pembaca dapat benar-benar memahami isinya dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehri-hari.