• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Efektivitas Periklanan Interaktif Melalui Media Sosial (Studi Kasus: Kaskus)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Analisis Efektivitas Periklanan Interaktif Melalui Media Sosial (Studi Kasus: Kaskus)"

Copied!
122
0
0

Teks penuh

Cari tahu dan analisis apakah sikap terhadap iklan online berpengaruh positif terhadap sikap terhadap iklan interaktif. Untuk mengetahui dan menganalisis apakah sikap terhadap iklan interaktif berpengaruh positif terhadap sikap terhadap merek yang diiklankan.

Gambar 1.1 : situs www.kaskus.co.id
Gambar 1.1 : situs www.kaskus.co.id

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Perumusan Masalah

Ruang Lingkup Penelitian

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Sistematika Penulisan

LANDASAN TEORI

Tinjauan Pustaka

  • Perilaku Konsumen
    • Pengertian Perilaku Konsumen
    • Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen
  • Pengaruh Teknologi Internet Terhadap Perilaku Konsumen
  • Sosial Media
    • Pemasaran Melalui Sosial Media
    • Tujuan Social Network Marketing
  • Periklanan Interaktif
  • Attitude Toward Online Advertising
  • Attitude Toward Advertised Brand
  • Purchase Intention
  • Time Of Exposure to Interactive Advertising
  • Attitude Toward Interactive Advertising
  • Efektifitas Periklanan Interaktif
    • Hubungan Attitude Toward Online Advertising dengan Attitude
    • Hubungan Attitude Toward Advertised Brand dengan Efektifitas
    • Hubungan Purchase Intention dengan Efektifitas Periklanan
    • Hubungan Time Of Exposure to Interactive Advertisement
  • Penelitian - Penelitian Terdahulu

Mowen dan Minor (2002) menjelaskan bahwa sikap terhadap iklan mengacu pada kesukaan atau ketidaksukaan konsumen secara umum terhadap rangsangan iklan tertentu saat melihat iklan. Ducoffe (1996) dalam Schlosser (1999) menjelaskan bahwa hiburan, informatif dan mengalihkan perhatian dari iklan interaktif dapat mempengaruhi sikap konsumen terhadap iklan interaktif.

Gambar 2.1 : Conversation Prism (sumber: conversationprism.com)
Gambar 2.1 : Conversation Prism (sumber: conversationprism.com)

Rerangka Konseptual

Hipotesis Penelitian

METODOLOGI PENELITIAN

Jenis dan Sumber Data

  • Jenis Data
  • Sumber Data

Data kualitatif, merupakan suatu metode penelitian yang berlandaskan filsafat postpositivisme, digunakan untuk menyelidiki keadaan benda-benda alam, dimana peneliti sebagai instrumen utamanya, pengambilan sampel sumber data dilakukan dengan sengaja, teknik pengumpulannya adalah triangulasi (kombinasi), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan temuan penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. Data kuantitatif, digunakan untuk menyelidiki populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara acak, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik untuk keperluan pengujian hipotesis yang telah ditentukan. Dalam penyusunan penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode kuesioner, yaitu metode pengumpulan data primer.

Metode pengumpulan data diperoleh dengan mengajukan daftar pertanyaan tertulis kepada pengguna situs online komunitas Kaskus. Data Sekunder, yaitu data yang diperoleh dalam bentuk jadi, telah dikumpulkan dan diolah oleh pihak lain. Hal ini biasanya menyangkut publikasi seperti data yang diperoleh dari situasi internet, buku-buku terkait dan data lain yang berhubungan langsung dengan objek yang diteliti.

Metode Pengumpulan Data

Metode Pengambilan Sampel

  • Populasi dan Sampel Unit
  • Ukuran Sampel

Populasi dalam penelitian ini adalah laki-laki (berbeda umur) dan perempuan (berbeda umur) yang aktif atau minimal sebulan sekali menggunakan media sosial Kaskus sebagai alat komunikasi. Oleh karena itu, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 orang laki-laki (berbeda umur) dan perempuan (berbeda umur) yang menggunakan media sosial Kaskus sebagai alat komunikasi secara aktif atau minimal sebulan sekali. Sampel adalah sekelompok kasus, peserta, peristiwa, atau catatan yang terdiri dari sebagian populasi sasaran, yang dipilih secara cermat untuk mewakili populasi (Cooper & Schindler, 2011).

Kriteria penentuan sampel dalam penelitian ini adalah responden yang pernah mengunjungi situs online komunitas Kaskus dalam satu bulan terakhir. Untuk metode statistik dengan menggunakan program SEM, ukuran sampel yang sesuai adalah antara 100 dan 200 (Hair, Black, Babin, & Anderson, 2010). Jika ukuran sampel terlalu besar, misalnya 400, metode menjadi sangat sensitif sehingga sulit mendapatkan kecocokan yang baik.

Variabel dan Pengukurannya

Menurut Assael (2004), sikap terhadap merek yang diiklankan adalah kecenderungan yang dipelajari konsumen untuk mengevaluasi merek dengan cara yang secara konsisten (positif) atau tidak (negatif) mendukung. yang tersaji dalam hot review online di Kaskus. Saya ingin tahu lebih banyak tentang produk "X" yang disebutkan dalam review populer online di Kaskus. Niat membeli merupakan kecenderungan konsumen untuk bertindak terhadap suatu objek dan umumnya diukur dengan niat membeli konsumen, dan kecenderungan membeli merupakan niat yang timbul dalam diri konsumen untuk melakukan pembelian di masa yang akan datang (Kim dan Chan -Olmsted (2005)).

Iklan interaktif tidak dapat mengontrol durasi penayangan iklan dan frekuensi konsumen melihat iklan interaktif (Yang, 1996). Menurut Duriant, Darmadi dan Liana (2003), periklanan yang efektif adalah periklanan yang dibuat sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan mudah dicerna dan dipahami oleh masyarakat. Saya dapat berinteraksi dengan pengguna kaskus lain dengan mengomentari thread iklan panas yang menilai produk "X" di kaskus.

Tabel 3.1 Variabel dan pengukurannya
Tabel 3.1 Variabel dan pengukurannya

Metode Pengolahan Data

  • Spesifikasi Model
  • Identifikasi
  • Estimasi
  • Uji Kecocokan (Testing Fit)
    • Kecocokan Model Pengukuran (Measurement Model Fit)

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap terhadap iklan interaktif mempunyai pengaruh terhadap sikap terhadap merek yang diiklankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu terpaan iklan interaktif mempunyai pengaruh terhadap sikap terhadap merek yang diiklankan. Kaskus telah berhasil menampilkan iklan online di situsnya untuk dinikmati para pengguna situs komunitas online Kaskus.

Sikap terhadap iklan interaktif mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap sikap terhadap merek yang diiklankan. Waktu terpaan iklan interaktif mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap sikap terhadap merek yang diiklankan. Hal ini bertujuan agar produk yang diiklankan dapat mempunyai kesan yang kuat dan mendapat respon positif dari pengguna situs online komunitas Kaskus.

Gambar 3. 1 Path Diagram
Gambar 3. 1 Path Diagram

ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Objek Penelitian

Kaskus merupakan situs komunitas virtual terbesar dan nomor 1 (satu) di Indonesia yang didirikan oleh Andrew Darwis, Ronalds Stephanus dan Budi Dharmawan yang melanjutkan studi di Seattle, Amerika Serikat pada tanggal 6 November 1999. Pengguna Kaskus yang biasa disebut Kaskusers biasanya berkisar dari kalangan remaja hingga dewasa yang tinggal di Indonesia maupun di luar Indonesia. Pada tahun 2006, Kaskus terpaksa mengganti domainnya dari kaskus.com menjadi kaskus.us karena merebaknya virus Brontok yang menyerang website-website besar di Indonesia, termasuk Kaskus.

Setelah virus menyebar, website Kaskus diubah menjadi kaskus.us yang berarti Kaskus juga adalah kita atau kita. Menurut situs Alexa.com, Kaskus menempati peringkat pertama kategori situs komunitas dan merupakan situs lokal nomor 1 di Indonesia. Pada tanggal 26 Mei 2012, Kaskus kembali mengganti alamat emailnya dari kaskus.com menjadi kaskus.co.id, hal ini dilakukan karena memperkuat citra Kaskus sebagai situs bervisi global namun beridentitas Indonesia.

Profil Responden

  • Usia Responden
  • Jenis Kelamin Responden
  • Pendidikan Responden
  • Pekerjaan Responden

Hasil pengujian H4 menunjukkan bahwa niat pembelian pengguna situs online Komunitas Kaskus dipengaruhi oleh sikap pengguna online Komunitas Kaskus terhadap merek iklan online di situs tersebut. Pemasar dapat melakukan kegiatan pemasaran dan menerapkan strategi promosi berupa tanya jawab dengan calon konsumen yaitu pengguna situs komunitas online Kaskus. Melihat nilai rata-rata TOEIA1 sebesar 3,85 menunjukkan bahwa pengguna kaskus cukup sering melihat iklan online di situs komunitas online kaskus.

Selain itu, menurut nilai rata-rata TOEIA2 sebesar 3,97, merek yang diiklankan dapat melekat di benak pengguna situs komunitas online. Komunitas online Kaskus sebagai media periklanan interaktif harus menciptakan tampilan yang menarik pada halaman utama situsnya. Selain itu, setelah mendapat kesan baik terhadap produk yang diiklankan, pengguna situs komunitas online Kaskus mungkin mempunyai niat untuk membeli produk tersebut di kemudian hari.

Gambar 4.2 Persentase Jenis Kelamin Responden
Gambar 4.2 Persentase Jenis Kelamin Responden

Hasil Uji Validitas Pre - Test

Hasil Uji Reliabilitas Pre - Test

Hasil Analisis Data

  • Hasil Uji Measurement Model
    • Hasil Uji Normalitas Data
    • Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas
  • Hasil Uji Struktural Model
    • Hasil Uji Kecocokan (Goodness Of Fit)
    • Hasil Pengujian Hipotesis dalam Struktural Model (Structural
  • Hasil Uji Pengaruh Attitude Toward Online Advertisement terhadap
  • Hasil Uji Pengaruh Attitude Toward Interactive Advertising terhadap
  • Hasil Uji Pengaruh Time Of Exposure to Interactive Advertising
  • Hasil Uji Pengaruh Attitude Toward Advertised Brand terhadap

Pada hipotesis pertama, kami ingin menguji pengaruh sikap terhadap iklan online terhadap sikap terhadap iklan interaktif dengan hipotesis penelitian (H1) sebagai berikut. Nilai CR > 2,0 dan nilai probabilitas < 0,05 maka data pada penelitian ini mendukung pernyataan bahwa terdapat pengaruh antara sikap terhadap iklan interaktif dengan sikap terhadap merek yang diiklankan. Nilai CR > 2,0 dan nilai probabilitas < 0,05 maka data pada penelitian ini mendukung pernyataan bahwa terdapat pengaruh antara sikap terhadap merek yang diiklankan terhadap niat beli.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap terhadap iklan online mempunyai pengaruh terhadap sikap terhadap iklan interaktif. Hasil pengujian H2 sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Martinka (2012) yang menyatakan bahwa variabel sikap terhadap iklan interaktif mempunyai pengaruh terhadap sikap terhadap merek yang diiklankan. Hasil pengujian H3 sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Elmore (2012) yang menyatakan bahwa variabel waktu terpaan iklan interaktif mempunyai pengaruh terhadap sikap terhadap merek yang diiklankan.

Tabel 4.4 Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas
Tabel 4.4 Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas

Implikasi Manajerial

Jika dilihat dari nilai mean variabel ATOA1 yaitu sebesar 3,79 maka komunitas online Kaskus sebagai media periklanan interaktif sebaiknya menciptakan tampilan yang menarik pada halaman utama websitenya. Tampilan halaman utama yang menarik tentunya merupakan tampilan yang enak dipandang, menghibur dan informatif bagi para pengguna Kaskus, sehingga dapat menunjukkan sikap positif terhadap iklan online yang ditampilkan di halaman utama komunitas online Kaskus. Kemudian kita kembali lagi ke poin 2 (dua), jika pemasar mampu memberikan kesan yang baik di mata pengguna website komunitas online Kasku sebagai calon konsumen, maka pemasar dapat mendorong mereka untuk mencoba produk dan melakukan pembelian di kemudian hari.

Pengelolaan komunitas online Kaskus sebagai media sosial yang memfasilitasi para pemasar untuk beriklan secara interaktif harus menciptakan tampilan iklan online yang menarik dan mampu mendorong para pengguna situs komunitas online Kaskus untuk dapat berinteraksi dengan admin periklanan online di Kaskus. Peneliti menemukan bahwa website komunitas Kaskus mengalami over traffic atau lalu lintas server yang terlalu padat, sehingga tidak demikian dengan situs Kaskus. Jika komunitas online Kaskus telah menciptakan tampilan yang menarik di halaman beranda, maka banyak pemasar yang ingin beriklan di situs komunitas online Kaskus.

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Sikap terhadap iklan online mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap sikap terhadap iklan interaktif.

Saran

Selain menggunakan kolom hot review, situs online komunitas Kaskus juga dapat membuat iklan online interaktif di kolom hot thread mereka sebagai alternatif pilihan bagi para pemasar untuk beriklan. Selain menjaga tampilan dan nuansa halaman utama tetap menghibur dan menarik, salah satu cara untuk menarik konsumen ke situs online Komunitas Kaskus adalah dengan mengarahkan trafik dari situs online Komunitas Kaskus itu sendiri. Selain itu, untuk memastikan merek yang diiklankan dapat tertanam di benak para pengguna situs online komunitas Kaskus dan menimbulkan kesan yang kuat di mata mereka, pihak pengelola komunitas online Kaskus dapat menyediakan periode iklan dan penawaran yang lebih sering. durasi yang lebih lama bagi pemasar untuk beriklan. secara online dan interaktif di situs online komunitas Kaskus.

Hal ini untuk memastikan pengguna Kaskusa sering terpapar iklan online dari pengiklan begitu masuk ke website komunitas Kaskusa, suka atau tidak. Terpaparnya iklan yang sering diterima oleh pengguna website Kaskus akan mengarahkan mereka untuk masuk ke thread iklan dan melihat produk yang diiklankan kemudian berinteraksi dengan pengelola produk yang diiklankan. Kemudian kembali ke poin 2 (dua), jika pemasar dapat memberikan kesan yang baik di mata pengguna website Kaskus sebagai calon konsumen, maka dapat mendorong mereka untuk mencoba produk tersebut dan melakukan pembelian di kemudian hari.

Bagi para pemasar yang ingin menggunakan layanan online Komunitas Kaskus juga harus menjaga kualitas produk, layanan dan tampilan iklan interaktif yang dibuatnya agar tetap menarik bagi pengguna online Komunitas Kaskus. Objek media iklan online lainnya di website komunitas online Kasku tentunya perlu dianalisis lebih lanjut oleh peneliti lain dengan mengubah variabel penelitian dan indikator untuk mengukur validitas variabel tersebut.

Gambar

Gambar 1.1 : situs www.kaskus.co.id
Gambar 1.2 : Kolom “Hot Review” pada situs kaskus
Gambar 2.1 : Conversation Prism (sumber: conversationprism.com)
Gambar 2.2 : Struktur jejaring sosial (Sumber : Wu, 2011)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk menguji sikap konsumen khususnya para mahasiswa pada situs instagram terhadap minat beli. Analisis yang digunakan dalam penelitian

BERBELANJA SECARA ONLINE MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (Studi Kasus pada Mahasiswa Pengguna Aktif Media Sosial Instagram) Menyatakan dengan sebenarnya bahwa skripsi yang

Jika sebuah perusahaan atau seseorang pemasar tidak mampu memberikan kualitas yang baik, baik dari segi pelayanan, produk, fasilitas dan sebagainya maka akan sulit untuk

Media online menjadi semacam senjata bagi para pemimpin muda Indonesia saat ini, sebab pada tahun 2024 para pemilih pemula, baik mereka yang akan pertama kali memilih di

Jika sebuah perusahaan atau seorang pemasar tidak mampu memberikan kualitas yang baik, baik dari segi pelayanan, produk, fasilitas dan sebagainya maka akan sulit

Jika sebuah perusahaan atau seorang pemasar tidak mampu memberikan kualitas yang baik, baik dari segi pelayanan, produk, fasilitas dan sebagainya maka akan sulit

Efficiency (efisiensi) berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan artinya jika efficiency yang dirasakan pengguna online reservation ticket Kereta Api Indonesia baik,

Di dalam penelitian ini, ditemukan bahwa mahasiswa FISIP Universitas Airlangga yang mendapatkan pacar melalui situs jejaring sosial memiliki beberapa proses interaksi