• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis keefektifan pembelajaran online

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "analisis keefektifan pembelajaran online"

Copied!
76
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Apa saja kendala selama proses pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 di MIN 1 Kota Bengkulu? Untuk menambah pengetahuan tentang efektivitas pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 di MIN 1 Kota Bengkulu.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

LANDASAN TEORI

Pengertian Analisis

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa (suatu karangan, tindakan, dan lain-lain) untuk mengetahui keadaan sebenarnya (sebab, keadaan masalah, dan sebagainya). Analisis adalah kemampuan untuk memecah sesuatu menjadi bagian-bagian sehingga bagian-bagian tersebut dapat dipahami.

E-Learning

Dalam teknologi E-Learning, semua proses pembelajaran yang biasa dilakukan di ruang kelas dilakukan secara langsung atau virtual. Secara etimologis, e-learning adalah suatu proses pembelajaran yang dilakukan melalui suatu jaringan (jaringan komputer), biasanya melalui internet atau intranet. Bahan pembelajaran tersebut berfungsi sebagai sumber belajar yang dapat digunakan baik di dalam kelas maupun di luar kelas.

Secara umum materi pembelajaran video merupakan materi pembelajaran yang memuat gambar dan suara dalam penyajiannya. Menurut Briggs, materi pembelajaran video merupakan alat fisik yang dapat menyajikan pesan-pesan stimulasi yang cocok untuk pembelajaran. Pembelajaran dengan menggunakan layanan internet akan mempengaruhi tugas guru dalam proses pembelajaran dan cara belajar siswa itu sendiri.

Selain itu materi pembelajaran dapat disimpan dalam komputer sehingga siswa dapat mengulang atau mempelajari kembali materi pembelajaran yang telah dipelajarinya kapanpun dan dimanapun sesuai dengan kebutuhannya. Siswa dapat menilai materi pembelajaran mana yang sudah dikuasainya dan dilanjutkan, atau materi pembelajaran mana yang belum dikuasainya, sehingga perlu mempelajari kembali sampai menguasainya atau berkonsultasi dengan guru.

Pengertian Keefektifan Pembelajaran Online

Upaya ini dapat dilakukan oleh perseorangan atau sekelompok orang yang mempunyai kemampuan atau kompetensi merancang atau mengembangkan sumber belajar yang diperlukan. Dapat juga dikatakan bahwa belajar adalah suatu usaha yang dilakukan oleh guru atau orang dewasa lainnya agar siswa dapat belajar. dan mencapai hasil belajar yang maksimal. Pembelajaran merupakan suatu upaya antara guru dan siswa, baik secara formal di sekolah maupun secara informal dan nonformal di rumah dan di masyarakat. Dalam konteks pendidikan formal di sekolah, menyelenggarakan pendidikan merupakan salah satu bagian dari kompetensi guru.

Menurut Oemar Hamalik, pembelajaran merupakan perpaduan antara unsur manusia, bahan, fasilitas, peralatan dan prosedur yang saling mempengaruhi terhadap tujuan pembelajaran. Wina Sanjaya mengatakan pembelajaran adalah suatu proses pengaturan lingkungan yang bertujuan untuk mengubah perilaku siswa ke arah yang positif dan lebih baik tergantung pada potensi dan perbedaan yang dimiliki siswa. Menurut penulis, pembelajaran adalah proses pengelolaan lingkungan yang meliputi unsur manusia, bahan, sarana, peralatan dan tata cara, secara tertib dan sistematis disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang mampu membentuk akhlak peserta didik, dan kebiasaan yang terbentuk adalah tindakan yang dilakukan secara berulang-ulang, tindakan tersebut akan menjadi kebiasaan, karena dua faktor, pertama, adanya keinginan untuk bekerja dan kedua, memperoleh persetujuan dan menimbulkan suatu tindakan.23.

Pandemi Covid-19

Akibat pandemi Covid-19, beberapa kebijakan dilakukan untuk memutus rantai penularan virus Covid-19 di Indonesia. Upaya ini ditujukan kepada masyarakat agar dapat dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 saat ini. Pendidikan di Indonesia juga menjadi salah satu daerah yang terdampak pandemi Covid-19.

25Sari, “Pandemi Covid-19 dan Tantangan Kebijakan Kesehatan Mental di Indonesia”, Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, Vol. Pertama, seorang guru telah menyiapkan model pembelajaran yang akan digunakan, kemudian ia harus mengubah model pembelajaran tersebut. 26 Dampak Covid-19 terhadap proses pembelajaran di sekolah Proses pembelajaran di sekolah merupakan instrumen kebijakan publik terbaik dalam upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan. 26Matdio Siahaan, “Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Dunia Pendidikan”, Jurnal Kajian Ilmiah (JKI), Edisi Khusus No.

Namun dengan datangnya wabah Covid-19 secara tiba-tiba, dunia pendidikan Indonesia harus mengambil jalan yang dapat membantu kondisi sekolah dalam keadaan darurat. Kesejahteraan guru dan siswa membuat mereka tidak bisa sepenuhnya menikmati sarana dan prasarana teknologi informasi yang sangat dibutuhkan akibat bencana Covid-19.

Kajian Pustaka

Efektivitas e-learning sebagai alat pengajaran (studi evaluasi model e-learning di SMK Telkom Seandhy Putra Purwokerto). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas E-Learning sebagai media pembelajaran (studi evaluatif model e-learning di SMK Telkom Seandhy Putra Purwokerto), hasil penelitian yang dilakukan oleh Numiek Sulistyo Hanum yaitu E- Pembelajaran dengan judul “Efektivitas e-learning sebagai media pembelajaran” (Studi evaluasi model e-learning di SMK Telkom Seandhy Putra Purwokerto)” cukup efektif, kesamaan penelitian yang dilakukan peneliti membahas tentang efektivitas pembelajaran online di MIN 1 Kota Bengkulu. Tesis ini sama saja dengan pembahasan efektivitas pembelajaran daring, sedangkan perbedaannya terletak pada majalah Numiek Sulistyo Hanum yang fokus pada pembahasan efektivitas pembelajaran sebagai media pembelajaran (belajar.

28Khoirunnisa, “Pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 sebagai strategi pembelajaran dan pencapaian hasil belajar siswa kelas III B MI Al-Ittihaad Citrosono Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang Salatiga Tahun Pelajaran: IAIN Salatiga, 2020). model pembelajaran E-learning di SMK Telkom Seandhy Putra Purwokerto).29.Ajeng Putri Rahayu dengan judul Analisis Efektivitas Penerapan Pembelajaran Berbasis Online (E-learning) Pada Siswa Sekolah Dasar Dalam skripsi ini peneliti melakukan studi literatur penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan pembelajaran berbasis daring (E-Learning) pada siswa sekolah dasar.Penelitian yang dilakukan peneliti berjudul Analisis efektivitas Pembelajaran daring pada masa Covid- 19 pandemi di MIN 1 Kota Bengkulu.

30Ajeng Putri Rahayu, “Analisis efektivitas pelaksanaan pembelajaran berbasis online (e-learning) pada siswa sekolah dasar”, (Pasundan: Jawa Barat, 2020). Efektivitas e-learning sebagai media pembelajaran (studi evaluasi model pembelajaran e-learning di SMK Telkom Seandhy Putra Purwokerto). mendiskusikan efektivitas pembelajaran online.

Kerangka Berpikir

Jenis dan Pendekatan Penelitian

Tempat dan Waktu Penelitian

Sumber Data

Yakni sebagai data pendukung dalam penelitian ini yang diambil dari beberapa sumber bacaan seperti buku, dokumentasi dan observasi mengenai deskripsi kawasan.

Fokus Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Observasi dilakukan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran daring yang dilakukan di MIN 1 Kota Bengkulu sebagai data awal. Data yang dikumpulkan melalui observasi dihasilkan berdasarkan pernyataan kepala sekolah dan guru mengenai pembelajaran daring yang merupakan bentuk pembelajaran yang pertama kali diterapkan pada siswa di MIN 1 Kota Bengkulu. Bisa juga dikatakan bahwa wawancara adalah percakapan tatap muka antara pewawancara dengan sumber informasi, dimana pewawancara bertanya secara langsung mengenai suatu objek yang diteliti dan dirancang sebelumnya.34.

Dalam penelitian ini metode wawancara dilakukan untuk mencari data informasi tentang pembelajaran daring, strategi pembelajaran dan hasil belajar siswa MIN 1 Kota Bengkulu. Data informasi ini diperoleh dari wawancara dengan koresponden sebagai informan pada pembelajaran daring yang diterapkan pada siswa MIN 1 Kota Bengkulu. Yang dimaksud dengan dokumentasi di sini adalah materi seperti fotografi, video, film, memo, gambar, rekaman kasus klinis dan sejenisnya yang dapat digunakan sebagai informasi tambahan sebagai bagian dari studi kasus yang sumber data utamanya adalah observasi partisipan. atau wawancara kerja.35 .

Buku catatan digunakan untuk mencatat hasil wawancara dengan narasumber agar tidak lupa atau bahkan hilang. Sedangkan kamera berguna untuk mengabadikan kegiatan wawancara dengan koresponden sebagai bukti bahwa wawancara telah selesai.

Teknik Keabsahan Data

Teknik Analisis Data

Jumlah data yang diperoleh dari lapangan cukup banyak sehingga perlu dilakukan pencatatan secara cermat dan rinci. Dengan demikian, data yang direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan memudahkan peneliti dalam melakukan penelitian. Reduksi data dapat membantu peralatan elektronik seperti komputer dengan memberikan kode-kode pada aspek tertentu.

Bagi peneliti baru, dalam melakukan reduksi data dapat mendiskusikannya dengan teman atau orang lain yang dianggap ahli. Dalam penelitian kualitatif, penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk uraian singkat, diagram, hubungan antar kategori, flowchart dan sejenisnya. Cara penyajian data yang paling banyak digunakan dalam penelitian kualitatif adalah teks naratif.

Kesimpulan awal yang diambil masih bersifat sementara dan akan berubah apabila tidak ditemukan bukti pendukung yang kuat pada tahap pengumpulan data berikutnya. Namun apabila kesimpulan yang diambil pada tahap awal didukung dengan bukti-bukti yang valid dan konsisten pada saat peneliti kembali ke lapangan untuk mengumpulkan data, maka kesimpulan yang diambil tersebut merupakan kesimpulan yang kredibel.

DESKRIPSI DAN ANALISA DATA

Analisis Data

Nama informan penelitian berjumlah 19 orang yang terdiri dari kepala madrasah, guru, siswa dan orang tua.

Keterbatasan Penelitian

Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil wawancara, guru telah menyiapkan bahan ajar yang telah dipersiapkan sebelum proses pembelajaran daring berlangsung. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan penulis pada saat pelaksanaan pembelajaran daring, terlihat bahwa guru menggunakan WhatsApp dan Google Classroom dalam pembelajaran daring. Dari hasil observasi yang dilakukan penulis diperoleh data bahwa ketersediaan jaringan internet di MIN 1 Kota Bengkulu sudah cukup untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran daring.

Dari hasil observasi yang dilakukan penulis terlihat bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran daring, para guru sudah mulai terbiasa dengan pelaksanaan pembelajaran daring. Tanggapan siswa mengenai pelaksanaan pembelajaran daring Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan penulis pada pelaksanaan pembelajaran daring melalui grup WhatsApp dan Google Classroom, siswa belum terbiasa belajar daring. Untuk memperoleh data yang lebih mendalam tentang pelaksanaan pembelajaran daring, penulis melakukan wawancara kepada siswa di MIN 1 Kota Bengkulu.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan penulis dalam pelaksanaan pembelajaran daring melalui grup WhatsApp dan Google Classroom terlihat bahwa siswa melakukan pembelajaran daring ini dengan cukup baik. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti terhadap siswa dalam proses pembelajaran melalui WhatsApp group dan Google Classroom terlihat bahwa siswa telah mempersiapkan diri sebelum memulai pembelajaran daring.

Pembahasan

PENUTUP

Saran

Sekolah hendaknya memberikan kemudahan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran tersebut, khususnya pembelajaran daring seperti yang saat ini sedang dilaksanakan. Pemerintah perlu lebih agresif dalam memberikan dukungan kepada siswa dan guru dalam melaksanakan pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Guru dapat lebih mengembangkan pengajaran yang dapat membuat kondisi pembelajaran tetap efektif meskipun dilakukan melalui internet dan lebih sering berkomunikasi dengan siswa.

Siswa mendapat motivasi lebih dalam belajar sehingga siswa tetap mempunyai semangat yang besar ketika belajar melalui jaringan internet dan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Strategi orang tua dalam mendidik dan mendidik anak saat homeschooling di masa pandemi Covid-19. Efektivitas kebijakan pembatasan sosial berskala besar pada masa pandemi virus corona tahun 2019 yang dilakukan pemerintah sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Gambar

Tabel 4.3  Keadaan Siswa  Tahun Pelajaran 2020-2021

Referensi

Dokumen terkait

Begitu juga yang terjadi di SMA Negeri 8 Palembang, berdasarkan kesimpulan dari wawancara terhadap beberapa guru yang mengajar mata pelajaran matematika bahwa pembelajaran

Jika anda belum memiliki account/akun pembelajaran PKB online, maka anda dapat mendaftarkan secara online pada sistem pembelajaran PKB online PPPPTK IPA, dengan

Berdasarkan uraian di atas, dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut; 1) Pembelajaran yang efektif adalah sebuah proses menghasilkan daya serap siswa

Keefektifan pengembangan teknologi pembelajaran di SMK Negeri 1 Bungoro masih belum efektif hal ini ditinjau dari aspek teknologi cetak, teknologi audiovisual,

Hasil wawancara menunjukkan bahwa aplikasi HSK Online ini sangat efektif dalam membantu pengayaan kosakata bahasa Mandarin karena terdapat contoh dan pelafalan yang mudah dipahami dan

Efektivitas Pembelajaran Online terhadap Minat Belajar Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Negeri Lembata sangat efektif dengan penyampaian materi pembelajaran sesuai RPP daring, interaksi

Berdasarkan hasil penelitian dari informan tentang transaksi jual beli secara online 70 % orang mengatakan bahwasanya transaksi dari jual beli secara online melalui apliksi Shopee belum

oleh guru, mengingat pembelajaran saat ini berbasis online atau daring yaitu dengan menerapkan pendekatan Realistic Mathematic Education RME berbantuan animasi dengan alasan bahwa