• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. AGUNG PODOMORO LAND TBK DENGAN MENGGUNAKAN METODE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. AGUNG PODOMORO LAND TBK DENGAN MENGGUNAKAN METODE"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. AGUNG PODOMORO LAND TBK DENGAN MENGGUNAKAN

METODE DU PONT SYSTEM PERIODE 2016-2020 ANALYSIS OF FINANCIAL PERFORMANCE AT PT.

AGUNG PODOMORO LAND TBK USING THE DU PONT SYSTEM METHOD PERIOD 2016-2020

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Mengikuti Ujian Oral Comprehensive Sarjana Lengkap Pada Fakultas Ekonomi Universistas Lancang Kuning

Donni Suryadi

1761201250 MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU

2021

(2)
(3)

i ABSTRAK

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. AGUNG PODOMORO LAND TBK DENGAN MENGGUNAKAN METODE DU PONT SYSTEM

PERIODE 2016-2020 Oleh :

DONNI SURYADI 1761201250

Dibimbing oleh : Rita Wiyati, SE, MM., dan Idel Waldemi, SE, M.Si.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan PT. Agung Podomoro Land Tbk dengan menggunakan metode Du Pont System periode 2016- 2020. Data diperoleh berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan cara menghitung TATO (Total Assets Turnover), NPM ( Net Profit Margin), ROI (Return On Investment) dan ROE (Return On Equity).

Hasil dari penelitian dengan menggunakan metode Du Pont System ini menunjukkan kinerja keuangan pada PT. Agung Podomoro Land Tbk pada tahun 2016-2020 mengalami fluktuasi yang cenderung menurun dimana keempat indikator pada metode Du Pont System pada tahun 2019 memperoleh nilai TATO sebesar 0,13 kali, NPM sebesar 3,2%, ROI sebesar 0,41%, dan ROE 0,94%. Hal tersebut menandakan bahwa kinerja keuangan perusahaan masih kurang efesien baik dalam memanfaatkan nilai total asset dan total ekuitas perusahaan dalam membiayai kegiatan operasional sehingga penjualan terus mengalami penurunan dan mengakibatkan laba bersih perusahaan juga terus menurun.

Kata Kunci: Analisis Du Pont System, TATO, NPM, ROI, ROE

(4)

1

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Industri manufaktur merupakan industri yang menjual beberapa barang secara banyak dalam wujud benda yang telah siap gunakan sehingga dapat memperoleh banyak sekali keuntungan. Terdapat banyak sekali zona industri manufaktur mulai dari zona properti dan real estate, zona tekstil dan garmen, zona elektronika, zona rokok serta yang lain sebagainya.

Industri manufaktur merupakan salah satu zona yang menghadapi penyusutan akibat penyusutan perkembangan pertumbuhan perekonomian. Industri manufaktur merupakan industri yang menjual beberapa barang secara banyak dalam wujud benda yang telah siap gunakan sehingga dapat memperoleh banyak sekali keuntungan.

Salah satu industri manufaktur yang menghadapi penyusutan ialah di zona properti dan real estate. Zona properti dan real estate menyusut sebab hal ini merupakan salah satu zona perekonomian tersier ataupun dapat dikatakan benda mewah, sebab penyusutan daya beli warga yang diakibatkan oleh penyusutan perekonomian hingga pasti menyusut pula daya beli masyarakat dalam membeli benda mewah.

Dengan bergantinya presiden pada tahun 2015 hingga masyarakat cenderung berlagak menahan diri buat membeli produk properti serta memutuskan perilaku wait and see. Perihal ini diakibatkan sebab bermacam aspek, salah satu antara lain

(5)

2

merupakan kebijakan pemerintah di zona perpajakan. Bertepatan pada 20 mei 2015 Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan peraturan nomor 19/PJ/2015 tentang tata cara pemungutan pajak pemasukan (PPh). Pasal 22 penjualan benda sangat mewah dikenakan pajak 5%.

Sehingga perihal ini hendak membebani zona pajak properti sampai 45%

dengan perincian: PPN 10%, PPh 5%, PPnBM 20%, PPh Pasal 22 benda sangat mewah 5%, serta BPHTB 5%. Di sisi lain pemerintah pula membuat peraturan yang lumayan menguntungkan di zona properti ialah di zona perizinan. Pemerintah memangkas 33 perizinan jadi 11 perizinan serta kurangi waktu pengurusan 700 hari menjadi 44 hari.

Pengurangan perizinan ini pastinya hendak memangkas biaya pengeluaran di zona properti sehingga biayanya dapat terjangkau oleh warga. Namun peraturan ini kerapkali tidak sinkron antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Faktor lokasi sangat menentukan, sebab keadaan ekonomi, sosial, serta politik di masing- masing provinsi itu berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan manajemen perusahaan-perusahaan real estate menunjukan proporsi pembeli properti 5 tahun sebelumnya ialah 60%

investor dan 40% pengguna. Sedangkan pada saat ini 80% pasar properti dikuasai oleh pengguna yang artinya berbanding terbalik dari tahun-tahun sebelumnya.

Penurunan ini disebabkan oleh kondisi pasar dan harga sewa sehingga investor harus lebih mempertimbangkan keputusannya.

(6)

PT. Agung Podomoro Land Tbk merupakan perusahaaan yang bergerak dibidang industri properti dan real estate yang mengalami fluktuasi. Menurut laporan keuangan PT.Agung Podomoro Land, Tbk perusahaan tersebut mengalami penurunan penjualan dan pendapatan usaha sebesar 12,01% yang turun dari tahun sebelumnya Rp. 1,95 triliun menjadi Rp. 1,72 triliun selama enam bulan pertama 2019.

Penurunan pendapatan dan penjualan perusahaan tersebut menandakan kondisi keuangan perusahaan sedang mengalami penurunan sehingga perlu dilakukan penilaian kinerja keuangan perusahaan. Pengukuran kinerja keuangan dapat dilakukan dengan analisis yang biasa disebut analisis laporan keuangan.

Analisis laporan keuangan sendiri meliputi tentang hubungan dan kecenderungan atau trend untuk mengetahui apakah keadaan keuangan, hasil usaha dan kemajuan perusahaan memuaskan atau tidak memuaskan.

Dalam melakukan analisis laporan keuangan penulis menggunakan metode Du Pont System. Metode Du Pont System ini memberikan informasi mengenai berbagai faktor yang menyebabkan naik turunnya kinerja keuangan sebuah perusahaan dan caranya hampir sama dengan analisis laporan keuangan biasa, namun pendekatannya lebih integratif (rancangan).

Metode du pont system merupakan alat ukur kinerja keuangan yang menyeluruh, karena mampu secara langsung menguraikan dua laporan pokok dari laporan keuangan neraca dan laba rugi. Metode du pont system adalah suatu metode analisis untuk mengetahui hubungan dari pos-pos tertentu dalam neraca dan laba rugi secara individu atau kombinasi kedua laporan tersebut.

(7)

4

Sehingga kesimpulannya du pont system adalah kinerja keuangan yang mampu mengkombinasi dan menguraikan dua laporan keuangan yaitu neraca dan laba rugi. Metode du pont system digunakan untuk mengetahui pendekatannya lebih integratif sehingga dapat menetapkan kemampuan dari total aktiva yang dimiliki perusahaan dalam menghasilkan laba, semakin besar ROI maka semakin baik pula kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba.

Dalam menilai kinerja keungan dengan menggunakan metode du pont system penulis menggunakan empat rasio yang terdiri dari Net Profit Margin (NPM), Total Asset Turnover (TATO), Return On Investment (ROI), Return On Equity (ROE).

Dimana empat rasio tersebut digunakan untuk membedah laporan keuangan perusahaan dan menilai kondisi keuangannya. Dengan memasukkan sebagian dari perhitungan pada tabel berikut ini:

Tabel 1.1

Data Kondisi Laporan Keuangan

PT. Agung Podomoro Land Tbk Periode 2016-2020 (Dalam Jutaan Rupiah)

Tahun Total Ekuitas Total Asset Penjualan Laba bersih 2016 9.970.762 25.711.953 6.006.952 939.737

2017 11.496.977 28.790.116 7.043.036 1.882.581

2018 12.128.831 29.583.829 5.035.325 205.780

2019 12.835.945 29.460.345 3.792.475 120.811

2020 11.355.225 30.391.359 4.956.324 180.144

Sumber : www.idx.co.id, 2021

(8)

Berdasarkan data uraian tabel diatas menunjukkan bahwa bagaimana pertumbuhan laba bersih kurang baik dalam kinerja keuangannya. PT. Agung Podomoro Land Tbk mengalami penurunan penjualan setiap tahunnya kecuali pada tahun 2017 maka kinerja keuangannya kurang baik. Dimana pada tahun 2017 berada pada titik yang positif dilihat pada kenaikan laba bersih pada tahun tersebut.

Dilihat dari penjualan dari tahun 2016 sebesar Rp. 6,006 miliar naik ditahun 2017 menjadi Rp. 7,043 miliar. Dengan naiknya penjualan maka laba bersih pada tahun tersebut mengalami kenaikan dari tahun 2016 sebesar 939 juta menjadi 1,882 miliar ditahun 2017.

PT. Agung Podomoro Land Tbk yang mengalami penurunan laba pada setiap tahunnya dan pada tahun 2017 mengalami peningkatan pendapatan, dan PT. Agung Podomoro Land Tbk tidak bisa mempertahankan kinerja perusahaannya sehingga pada tahun berikutnya mengalami kerugian kembali. Dari tabel diatas kita bisa mengatakan bahwa untuk pertumbuhan laba bersih PT. Agung Podomoro Land Tbk mengalami penurunan. PT. Agung Podomoro Land Tbk melakukan mengurangi penjualannya tahun berikutnya dan hasilnya laba bersih menurun pula.

Penelitian mengenai Du Pont System sudah banyak dilakukan antara lain penelitian yang dilakukan oleh Liliek (2017), yang berjudul Analisis Sistem Du Pont System Sebagai Alat Untuk Menilai Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Property dan Real Estate Yang Terdaftar di BEI Tahun 2010- 2014). dari 5 perusahaan yang telah dilakukan peneliti, perusahaan PT. Ciputra Development Tbk dalam menghasilkan laba yang sangat baik, hal ini dikarenakan setiap tahunnya mengalami peningkatan dari tahun 2010-2014. Penelitian yang

(9)

6

dilakukan oleh Dr. Cahyat (2020) dengan judul Analisis Du Pont System Untuk Menilai Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Kasus Pada Tiga Perusahaan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2015-2019, menunjukkan bahwa keadaan kinerja keuangan PT. Bumi Serpong Damai Tbk, PT.

Ciputra Development Tbk, serta PT. Pakuwon Jati Tbk terletak di dasar rata-rata industri berdasarkan perhitungan ROI (Du Pont System), hal ini menyatakan bahwa walaupun NPM ketiga perusahaan diatas rata-rata industri namun tidak didukung dengan TATO serta ROI yang besar menghasilkan kinerja keuangan yang kurang baik.

Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis tertarik melakukan penelitian yaitu analisis kinerja keuangan pada PT. Agung Podomoro Land periode 2016 sampai dengan periode 2019 dengan menggunakan metode Du Pont yang terdiri dari TATO, NPM, ROE, dan ROI. Dari uraian diatas maka penulis tertarik untuk mengambil judul penelitian “Analisis Kinerja Keuangan Pada PT. Agung Podomoro Land Tbk dengan menggunakan metode Du Pont System periode 2016-2020”.

1.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kinerja keuangan PT. Agung Podomoro Land, Tbk periode 2016-2020 dengan menggunakan metode Du Point System.

(10)

1.3. Tujuan Dan Manfaat Penulisan 1.3.1. Tujuan Penulisan

Dari latar belakang yang mendasari lahirnya pokok permasalahan dan rumusan masalah diatas maka tujuan penelitian untuk meneliti masalah ini, yaitu untuk mengetahui kinerja keuangan PT. Agung Podomoro Land, Tbk periode 2016- 2020 dengan menggunakan metode Du Point System.

1.3.2. Manfaat Penulisan

Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi berbagai pihak diantaranya :

1) Bagi perusahaan

Hasil penelitian ini diharapkan dapat dipergunakan sebagai bahan masukan/acuan dalam membuat kebijakan keuangan khususnya kebijakan yang berioentasi pada peningkatan nilai perusahaan di masa yang akan datang.

2) Bagi Peneliti Selanjutnya

Dalam penelitian ini, peneliti dapat memperoleh tambahan wawasan dan pengalaman untuk mengaplikasikan teori yang didapat selama ini yang berhubungan dengan kinerja keuangan perusahaan berdasarkan metode Du Pont System.

3) Bagi Pihak Lain

Sebagai bahan pertimbangan dan referensi bagi pihak lain, yang nantinya dapat memberikan perbandingan dalam mengadakan penelitian dimasa yang akan datang.

(11)

8

1.4. Sistematika Penulisan

Proses akhir dari penelitian ini setelah data terkumpul dan dianalisa adalah proses penyusunan data-data dalam bentuk laporan akhir dengan sistematika penulisan sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Pada bab ini beriti tentang mengenai latar belakang masalah penelitian, rumusan masalah penelitian, tujuan dan manfaat penelitian serta sistematika penulisan.

BAB II TELAAH PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN HIPOTESIS

Dalam bab ini penulis mencoba mengulas di dalam telaah pustaka, perdebatan teoritis tentang masalah-masalah yang berhubungan dengan objek penelitian melalui teori-teori yang mendukung serta relevan dari buku atau literatur yang berkaitan dengan masalah yang diteliti, penelitian terdahulu, serta menggambarkan kerangka pemikiran dan hipotesis.

BAB III METODE PENELITIAN

Pada bab ini berisi penjelasan mengenai objek penelitian,jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian, teknik pengumpulan data, identifikasi dan operasionalisasi variabel serta penjelasan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian.

(12)

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN.

Dalam bab ini menguraikan sejarah perusahaan, visi, misi, dan strategi, bidang usahan perusahaan serta struktur organisasi perusahaan tersebut.

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Dalam bab ini analisis data dan pembahasan hasil analisis serta pembahasannya yang disesuaikan dengan metode penelitian pada bab tiga, sehingga akan memberikan perbandingan hasil penelitian dengan kriteria yang ada dan pembuktian kebenaran dari hipotesis serta jawaban- jawaban dari pertanyaan yang telah disebutkan dalam perumusan masalah.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

Pada bab terakhir ini membuat kesimpulan dari keseluruhan pembahasan, refleksi untuk memberikan saran berdasarkan kesimpulan penelitian untuk mengkaji kebenaran hipotesis.

(13)

78

DAFTAR PUSTAKA

Anwar, Mokhamad, 2019, Dasar Dasar Manajemen Keuangan Perusahaan, Jakarta, Kencana Predana Media Group.

Asep Saeful Hamdi, E. Baharudin, 2014, Metode Penelitian Kualitatif, Yogyakarta, Deepublish.

Bambang, Riyanto, 2012, Dasar Dasar Pembelanjaan, Edisi 4, Yogyakarta, BPFE.

Daft, Richard L, 2012, Era Baru Manajemen, Edisi 9, Buku 2, Salemba Empat, Jakarta.

_____________, 2014, Era Baru Manajemen, Jakarta, Salemba empat.

Deanta, 2016, Memahami Pos-Pos dan Angka-Angka Dalam Laporan Keuangan Untuk Orang Awam, Yogyakarta, Penerbit Gava Media.

Fahmi, Irham, 2012, Analisis Kinerja Keuangan, Bandung, Alfabeta.

____________, 2014, Analisis Laporan Keuangan, Bandung, Penerbit Alfabeta.

Harah ap, Syafri, Sofyan, 2015, Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan, jakarta, PT, Rajagrafindo Persada.

Hasibuan, Malayu, (2016), Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta, Penerbit Bumi Aksara.

Hery, 2015, Analisis Laporan keuangan, Bandung, Pustaka.

_____, 2016, Analisis Laporan Keuangan, Jakarta, Grasindo.

Horne, James C. Van dan Jhon M Wachowich Jr, 2012, Prinsip-Prinsip Manajemen Keuangan, Edisi Tiga Ketiga Belas, Jakarta, Salemba Empat.

Idris Hengky, Zahrida.W, 2014, Pengantar Manajemen, Jakarta, In Media.

Kasmir, 2014, Analisis Laporan Keuangan, Edisi Pertama, Cetakan Ketujuh, Jakarta, PT. Rajagrafindo Persada.

______, 2015, Analisis laporan keuangan, Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada.

(14)

Keown, Arthur J, Martin, Jhon D, Petty, J William, Scott, David F JR, 2012, Manajemen Keuangan: Prinsip dan Penerapan, Jakarta, PT. INDEKS.

Mustafa, 2017, Manajemen keuangan, Yogyakarta, CV. Andi Offset.

Nurmansyah, 2017, Manajemen Mutu, Pekanbaru, Unilak Press.

Prastowo, dwi, 2015, Analisis Laporan Keuangan, Yogyakarta, STIM YKPM.

Suad Husnan, Enny Pudjiastuti, 2012, Dasar-Dasar Manajemen Keuangan, Edisi Keenam, Yogyakarta, UPP STIM YPKN.

Subramanyan, K.R. dan Jhon, j. Wild, 2013, Analisis Laporan Keuangan, jakarta, Salemba Empat.

Sudana, I Made, 2012, Manajemen Keuangan Perusahaan (Teori dan Praktek), Jakarta, Erlangga.

Sule, Ernie Tisnawati, Kurniawan Saefullah, 2012, Pengantar Manajemen Keuangan, Bandung, Kencana.

Sutrisno, 2013, Manajemen Keuangan Teori, Konsep dan Aplikasi, Edisi Pertama, Cetakan Ketujuh, Penerbit Ekonisisa, Yogyakarta.

Syamsudin, Lukman, 2011, Manajemen Keuangan Perusahaan, Edisi Baru, Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada.

JURNAL

Liliek Nur Sulistiyo, Diah Ayu Retno Asih, 2017, Analisis Sistem Du Pont Sebagai Salah Satu Alat Untuk Menilai Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Property dan Real Estate Yang Terdaftar di BEI Tahun 2010- 2014) Jurnal Akuntansi, Oktober.

Dr. Cahyat Rohyana SE., MM., Pelinda Norsipa, 2020, Analisis Du Pont System Untuk Menilai Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Kasus Pada Tiga Perusahaan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode tahun 2015-2019), Jurnal Akuntansi, November.

Dwiningsih, Sri, 2018, Analisis Du Pont System Unttuk Menilai Kinerja Keuangan Perusahaan ( Studi Pada Perusahaan Property & Real Estate LQ45 Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2013-2015), Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia, Maret.

(15)

80

Surya Pratama Putra, Arlin Ferlina MT, 2015, Analisis Kinerja Keuangan pada Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Swasta Sektor Konstruksi yang Listing di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2013,e- Proceeding of management, Agustus.

WEBSITE www.idx.co.id

www.agungpodomoroland.com

Referensi

Dokumen terkait

Atas dasar inilah penulis mengambil judul: ”Analisis Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Metode Du Pont System Pada Perusahaan PT.Siantar Top.Tbk “. 1.2

Beberapa penelitian terdahulu yang telah dilakukan oleh Firda (2012), Ryandra (2014) dan Bambang (2009) memperoleh hasil bahwa, dengan menggunakan sistem Du Pont untuk

“ Analisis Laporan Keuangan Melalui Metode Rasio Keuangan Sistem Du Pont Pada PT.. Perkebunan Nusantara IV (Persero)

Tetapi hasil penelitian ini tidak sesuai dengan hasil penelitian Gunawan dan Made (2013) yang berjudul Kinerja Pasar Dan Kinerja Keuangan Sesudah Merger Dan Akuisisi Di Bursa

Sedangkan menurut penelitian yang dilakukan Gugum gumbira, dkk (2015) Analisis Sistem Du Pont pada PT United Tractors Tbk merupakan sebagai alat untuk mengukur

Dari hasil rekapitulasi data pada United Tractors cabang Pekanbaru dengan metode analisis Du Pont System diketahui secara keseluruhan kinerja perusahaan

Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi saya yang berjudul Evaluasi Kinerja Keuangan Perusahaan Berdasarkan Metode Du Pont Pada

Tracon Industri IV.2 Evaluasi Kinerja dengan Metode Sistem Du Pont Untuk mengevaluasi kinerja keuangan PT Tracon Industri dengan menggunakan metode sistem Du Pont dilakukan dengan